cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 3,493 Documents
RESPON TANAMAN GANDUM (Triticum aestivum L.) PADA BERBAGAI JUMLAH DAN FREKUENSI PEMBERIAN AIR Sukresna, Surya Cahya; Suminarti, Nur Edy
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya antisipasi terjadinya kondisi rawan pangan perlu terus dilakukan.  Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa jumlah permintaan bahan pangan pokok (beras) belum dapat diimbangi dengan jumlah ketersediaannya sebagai akibat dari tingginya kegiatan alih fungsi lahan. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, dan dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan nasional, maka perlu digali sumber bahan pangan lain yang berpotensi sebagai penghasil karbohidrat salah satunya yaitu gandum. Tanaman gandum (Triticum aestivum L.) umumnya ditanam di wilayah dataran tinggi dengan ketinggian antara 900-2000 m dpl,  akan tetapi lahan yang tersedia sangat terbatas.  Sehubungan dengan permasalahan diatas maka perlu dilakukan adaptasi tanaman gandum di dataran lain, yang memiliki intensitas radiasi matahari yang lebih tinggi sehingga dapat meningkatkan hasil fotosintesis serta mempercepat umur panen. Meskipun demikian kendala yang dihadapi adalah tingginya suhu yang ada di dataran medium atau rendah, sehingga perlu dilakukan rekayasa lingkungan dengan mengatur jumlah air yang diberikan pada tanaman gandum. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh jumlah dan frekuensi pemberian air serta menentukan jumlah dan frekuensi pemberian air yang tepat pada pertumbuhan dan hasil tanaman gandum. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Februari 2015 hingga Mei 2016 di screen house Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian, yang terletak di Jl. Ichman Ridwan Rais, Tanjung Malang. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Petak Terbagi (RPT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi pemberian air satu hari sekali dengan diikuti berbagai jumlah pemberian air didapatkan pertumbuhan dan hasil yang tinggi pada tanaman gandum.
KAJIAN TANAMAN SISIPAN ANDEWI (Cichorium endivia) TERHADAP BAWANG DAUN (Allium porum L.) PADA MEDIA KARPET SISTEM VERTIKULTUR Dewi, Wening Tiara; Suryanto, Agus
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lahan sebagai salah satu faktor produksi dalam usaha tani, dari tahun ke tahun semakin berkurang karena digunakan untuk kegiatan pembangunan diluar sektor pertanian. Salah satu bentuk pemanfaatan ruang adalah sistem tanam secara vertikultur. Sistem vertikultur dapat dioptimalkan dengan menanam tanaman utama dan tanaman sisipan. Dengan demikian, selain didapatkan hasil tanaman utama, juga diperoleh keuntungan tambahan. Pada penelitian ini dilakukan penanaman tanaman bawang daun (Allium porum L.) secara vertikultur dengan tanaman sisipan andewi (Cichorium endivia) pada berbagai umur tanaman. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui produksi dan analisis usaha tani bawang daun tumpangsari andewi pada sistem vertikultur. Penelitian telah dilaksanakan di Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan dengan 5 kali ulangan. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), apabila terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan tumpangsari bawang daun dan andewi 50 dan 60 HST akan menurunkan komponen pertumbuhan bawang daun. Pada komponen hasil, tumpangsari bawang daun dan andewi 40 HST memberikan bobot segar yang sama dengan tumpangsari bawang daun dan andewi 30 HST serta monokultur, namun akan menurunkan hasil pada perlakuan tumpangsari bawang daun dan andewi 50 dan 60 HST. Perlakuan tumpangsari bawang daun dan andewi 40-60 HST memiliki nilai R/C di atas 1, sehingga usaha tani layak dilakukan dan dilanjutkan.
PENGARUH NAUNGAN DAN PEMBERIAN PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa (L.)) Maghfoer, Mochamad Dawam; Soelistyono, Roedy
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pakcoy merupakan sayuran yang mempunyai nilai komersial dan prospek yang cukup baik. Agar bisa ditanam dengan baik pada daerah yang beriklim tropis, perlu dilakukan penyesuaian iklim mikro agar sesuai dengan iklim tempat asal tanaman pakcoy. Cahaya matahari yang cukup terik di Indonesia kurang baik untuk pertumbuhan pakcoy, oleh karena itu dalam pembudidayaan tanaman pakcoy perlu dilakukan penaungan. Selain itu, hal yang dilakukan untuk meningkatan produktivitas tanaman pakcoy adalah dengan mengaplikasikan pupuk kandang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh naungan dan pemberian pupuk kandang serta menguji hubungan antara kedua perlakuan terhadap hasil dan kualitas tanaman pakcoy. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April – Mei 2015 di Dusun Dadapan, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) yang diulang 3 kali, dengan petak utama berupa naungan (N) yang terdiri dari 0% (N0), 25% (N1), 50% (N2) dan pemberian pupuk kandang (B) menjadi sub plot yang terdiri dari tanpa pupuk kandang (B0), pupuk kandang sapi (B1), pupuk kandang kambing (B2), pupuk kandang ayam (B3). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara perlakuan naungan dan pupuk kandang pada variabel panjang tanaman pada saat umur pengamatan 35 hst. Perlakuan pemberian naungan menunjukkan perbedaan yang nyata terhadap panjang tanaman, jumlah daun, luas daun, indeks klorofil, bobot segar total per tanaman dan bobot segar total per m2. Perlakuan pupuk kandang menunjukkan perbedaan nyata terhadap seluruh variabel.
STUDI VIABILITAS DAN FERTILITAS SERBUK SARI MUTAN MANDARIN SoE (Citrus reticulata Blanco) HASIL RADIASI SINAR GAMMA Aprilia, Gethar Windi; Mariana, Baiq Dina; Ashari, Sumeru
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jeruk tanpa biji merupakan karakter ekonomi yang penting yang diinginkan konsumsi buah segar. Selain tanpa biji, rasa serta ukuran dan ketebalan daging buah jeruk juga merupakan elemen penting dan sangat diharapkan. Mutasi dengan sinar gamma telah digunakan untuk perbaikan varietas jeruk Mandarin terutama pada jeruk Keprok SoE dan ditujukan untuk memper-baiki karakter jumlah biji. Penelitian dilaksanakan di Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika, Batu Jawa Timur selama 3 bulan pada bulan September 2015 hingga Desember 2015. Penelitian ini menggunakan dua jenis rancangan. Uji Viabilitas menggunakan Rancangan Acak Lengkap nonfaktorial, sedangkan pada uji Fertilitas menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan 5 kali ulangan. Tanaman yang diujikan terdapat 6 tanaman, tanaman kontrol SoE, dan 5 tanaman aksesi, diantaranya Aksesi 76.3; 76.27; 86.7; 86.6; dan 86.16. Lima tanaman aksesi secara nyata memiliki viabilitas, fertilitas dan panjang tabung sari lebih rendah dibandingkan dengan tanaman kontrol.
KAJIAN WAKTU DAN CARA PENYIMPANAN BIBIT TEBU (Saccharum officinarum L.) VARIETAS PS 881 METODE BUD CHIP PADA PERTUMBUHAN VEGETATIF AWAL Juprianto, Miki; Nugroho, Agung; Suryanto, Agus
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 3 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan produksi tebu nasional yang masih rendah dapat diupayakan dengan penggunaan bibit yang berkualitas. Bibit yang berkualitas dapat diperoleh dari teknik bud chip. Akan tetapi, penyimpanan dan pembuatan bud chip yang tidak tepat dapat menurunkan daya perkecambahan yang dapat berpengaruh pada pertumbuhan bud chip. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan bud chip tersebut ialah dengan memberikan waktu dan cara penyimpanan pada bud chip. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kajian waktu dan cara penyimpanan pada bibit tebu dengan metode bud chip. Hipotesis yang diajukan ialah pertumbuhan terbaik pada perlakuan disimpan 7 hari menggunakan kotak tisu. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret hingga Mei 2015, di CV. Joyo Rosan, Gurah, Kediri Jawa Timur. Alat dan bahan yang digunakan : kotak penyim-panan, polybag, alat HWT, wadah seed treatment, tisu, sekam, penggaris, jangka sorong, kamera, bud chip varietas PS 881. Penelitian dirancang dengan menggunakan RAK dengan 13 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan sehingga didapat 39 petak perlakuan percobaan. Penga-matan pertumbuhan bud chip dilakukan dengan metode non destruktif dengan parameter pengamatan daya perkecam-bahan, tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan dan diameter batang. Data yang diperoleh dianalisis (uji F) pada taraf 5%. Hasil yang berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji BNT dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penyim-panan bibit bud chip yang disimpan dengan tisu selama 5 hari memberikan waktu tumbuh tunas yang cepat yaitu 4 hari dengan persentase 89,12 %, selain itu pertumbuhan jumlah daun, tinggi tanaman, dan diameter batang juga lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan lain.
TOLERANSI GENOTIPE PADI (Oryza sativa L.) PADA FASE VEGETATIF DAN FASE GENERATIF TERHADAP CEKAMAN KEKERINGAN Afrianingsih, Siti; Susanto, Untung; Ardiarini, Noer Rahmi
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 3 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekeringan merupakan kendala utama pada budidaya padi lahan sawah gogo dan lahan tadah hujan. Kekeringan tolerant varietas padi diharapkan dapat meningkatkan produktivitas padi di lahan kering. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan kekeringan calon genotipe padi yang toleran kekeringan. Penelitian ini menggunakan dua rancangan percobaan yaitu pada fase vegetatif dan fase generatif untuk pemilihan pada 30 calon genotipe yang toleran terhadpa kekeringan. Digunakan rancangan pola tersarang di fase vegetative dan rancangan petak terbagi pada fase. Hasil seleksi pertama di fase vegetatif pada 30 genotipe  menunjukkan bahwa enam genotipe terpilih toleran kekeringan pada fase vegetatif adalah Dro1, Huanghuazan, Situ Bagendit, Gajah Mungkur, Salumpikit dan BP-14352e-2-3-3Op-JK-0. Pemilihan itu berdasarkan skoring dari karakter morfologi (menggulung daun, mengering daun dan tanaman recovery). Pada pemilihan fase generatif berdasarkan nilai STI (Stres Indeks Toleransi) (0,8) menunjukkan bahwa Dro1, Huanghuazan, Situ Bagendit, Gajah Mungkur, dan BP-14352e-2-3-3Op-JK-0 sebagai calon genotipe toleran kekeringan.
PENDUGAAN NILAI HERITABILITAS DAN KEMAJUAN GENETIK HARAPAN POPULASI F5 PADA TANAMAN CABAI BESAR(Capsicum annuum L.) Rohmatin, Anis; Soetopo, Lita; Respatijarti, Respatijari
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 3 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia pada tahun 2010-2012 berturut-turut produksi cabai besar mencapai 807.160 ton, 888.852 ton dan 954.363 ton. Peningkatan produksi cabai besar dapat dilakukan dengan perbaikan bahan tanam yaitu dengan menyilangkan cabai besar yang memiliki karakter tahan terhadap penyakit dan produksi tinggi. Tujuan dari penelitian ini untuk menduga nilai heritabilitas dan kemajuan genetik harapan 14 famili populasi F5 hasil persilangan cabai besar sebagai dasar untuk seleksi pada generasi selanjutnya dan memilih famili yang memiliki nilai daya hasil tinggi. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Brawijaya di Desa Sumber Kepuh, Kecamatan Karangploso, Malang, pada bulan April – Agustus 2015. Penelitian disusun dengan menggunakan sistem petak tunggal dengan metode pengamatan single plant, Masing-masing famili F5 ditanam sebanyak 60 individu tanaman dan masing-masing tetua ditanam sebanyak 40 individu tanaman. Hasil penelitian menunjukkan famili yang memiliki nilai heritabilitas dan kemajuan genetik harapan tinggi terdapat pada famili A1.8.14, A1.26.19, A1.54.14, B2.58.5, B5.27.20, A4.92.14 sehingga keenam famili tersebut dapat digunakan untuk bahan pertimbangan seleksi selanjutnya yaitu pada populasi F6.
KARAKTERISASI MORFOLOGI DAN HUBUNGAN KEKERABATAN 28 GENOTIP TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill.) Ramadhan, Alif Maulana; Saptadi, Darmawan; Yuliana, Izmi
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 3 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) adalah salah satu komoditas yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat dan telah lama diusahakan oleh petani sebagai usaha tani yang bersifat komersial. Dalam buah tomat banyak terkandung zat-zat yang berguna bagi tubuh manusia. Zat-zat yang terkandung didalamnya adalah vitamin C, vitamin A, protein, karbohidrat dan mineral.Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni sampai denganNovember 2015 berlokasi di Desa Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Penelitian disusun Metode Baris Tunggal dengan mengamati semua tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa genotip Costoluto Fiorentino memiliki rata-rata tinggi tanaman yang lebih tinggi dari genotip lainnya dan mampu menghasilkan 35,2 buah dengan fruit set 69,6%.Karakter kualitatif yang terlihat berbeda dari ke 28 genotip tomat ialah bentuk buah, warna buah dan tipe daun. Genotip Yellow Pear, Garden Pearl dan Red Pear memiliki bentuk buah serupa dengan buah pir. Hasil dendogram menunjukkan bahwa terdapat 2 kelompok pada tingkat kemiripan 0,763.
KORELASI ANTARA KARAKTER AGRONOMIS DENGAN HASIL PADA CABAI RAWIT (Capsicum frutescent) Idayanti, Idayanti; Purnamaningsih, Sri Lestari
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 3 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cabai rawit merupakan komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomi tinggi di Indonesia. Salah satu program pemuliaan tanaman untuk meningkatkan hasil adalah dengan seleksi. Seleksi secara simultan akan lebih efektif dilakukan untuk mendapatkan genotipe yang memiliki potensi hasil tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antar karakter agronomis dengan hasil sehingga dapat diketahui karakter yang dapat dijadikan kriteria seleksi. Penelitian ini dilakukan di lahan pertanian di desa Bunut, Kecamatan Pakis Kabupaten Malang pda bulan Desember 2015 sampai Juni 2016. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 8 genotipe sebagai perlakuan dan diulang sebanyak 4 kali, sehingga terdapat 32 petak percobaan dan setiap petak percobaan terdapat 10 sampel pengamatan. Keeratan hubungan antara dua karakter dianalisis menggunakan korelasi fenotipe dan korelasi genotipe. Hasil penelitian menunjukkan semakin meningkat jumlah buah, semakin lebar tajuk dan semakin lama umur panen, maka hasil cabai rawit akan meningkat.
UJI DAYA HASIL PENDAHULUAN ENAM GALUR CABAI RAWIT (Capsicum frustescens) Rahayu, Fefira Suci; Purnamaningsih, Sri Lestari
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 3 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan cabai rawit meningkat setiap tahun sehingga diperlukan upaya peningkatkan produktivitas melalui kegiatan perakitan varietas unggul yang berdaya hasil tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji daya hasil enam galur cabai rawit (Capsicum frutescens). Penelitian dilaksanakan di lahan pertanian Desa Bunut, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang pada 07 Desember 2015 sampai dengan 24 Juni 2016 menggunakan rancangan acak kelompok dengan 7 perlakuan dan 4 ulangan. Bahan tanam yang digunakan yaitu enam galur cabai rawit (g1, g3.3, g3.10, g4, g5, g8) dan varietas Inti Murni. Hasil penelitian menunjukkan ke enam galur memiliki daya hasil lebih tinggi dari varietas Inti Murni. Empat galur yang memiliki daya hasil lebih dari 16 ton ha-1 yaitu g3.3 (16.42 ton ha-1), g3.10 (16.83 ton ha-1), g4 (16.41 ton ha-1) dan g5 (16.22 ton ha-1). Karakter kualitatif menunjukkan keseragaman pada semua karakter seperti tipe pertumbuhan, bentuk batang, bentuk tangkai bunga, bentuk buah, bentuk ujung buah, warna buah muda dan warna buah masak.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 01 (2026): Januari Vol. 14 No. 2 (2026): Februari (In-Press) Vol. 13 No. 12 (2025): Desember Vol. 13 No. 11 (2025): November Vol. 13 No. 10 (2025): Oktober (In-Press) Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol. 10 No. 7 (2022) Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol 9, No 12 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol 8, No 12 (2020) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol 7, No 12 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol 6, No 12 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue