cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 3,493 Documents
Pengaruh Pengaturan Jarak Tanam dan Dosis Pupuk KCl terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Lobak (Raphanus sativus L.) Merdeka, Dhika Adhelya Eka; Aini, Nurul; Yurlisa, Kartika
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 04 (2025): April
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Tanaman lobak merupakan salah satu jenis tanaman berumur pendek sehingga dapat dipanen pada 40-90 hari setelah tanam. Penurunan produksi tanaman lobak dapat disebabkan karena pengaturan jarak tanam dan pemupukan yang kurang tepat sehingga diperlukan adanya upaya perbaikan teknik budidaya. Sementara itu, untuk mendukung pertumbuhan tanaman dapat didukung dengan adanya penambahan pupuk KCl. Percobaan dilaksanakan pada Agustus-Oktober 2023, di Desa Sumberejo, Kota Batu, Jawa Timur. Metode dengan RAK dua faktor yaitu jarak tanam dan dosis pupuk KCl. Analisis data dengan anova dilanjutkan dengan uji BNJ pada taraf 5%. Berdasarkan hasil percobaan, jarak tanam dan dosis pupuk KCl tidak saling mempengaruhi pada pertumbuhan dan hasil tanaman lobak. Jarak tanam 20 cm × 30 cm dan 15 cm × 30 cm memiliki hasil yang lebih tinggi dibandingkan jarak tanam 10 cm × 30 cm pada panjang tanaman, jumlah daun, luas daun, laju pertumbuhan, bobot umbi, panjang umbi, diameter umbi, dan bobot umbi per tanaman. Dosis pupuk KCl 150 kg ha-1, dan 175 kg ha-1 menghasilkan jumlah daun, luas daun, bobot umbi destruktif, diameter umbi, bobot umbi per tanaman bobot umbi per petak dan bobot umbi per hektar pada tanaman lobak lebih tinggi dibandingkan dosis pupuk KCl 100 kg ha-1.  
Pengaruh Warna Lampu LED terhadap Pertumbuhan dan Hasil Selada Romaine (Lactuca sativa var. longifolia) secara Akuaponik di Bone Bolango Rosalina, Imelda Pindi; Aini, Nurul
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 06 (2025): Juni
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2025.013.06.08

Abstract

Selada romaine (Lactuca sativa var. longifolia) merupakan salah satu tanaman hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi serta cocok dibudidayakan pada sistem akuaponik, yaitu perpaduan antara budidaya tanaman dengan budidaya ikan. Akuaponik ini merupakan salah satu bentuk dari urban farming (pertanian perkotaan) dalam memanfaatkan lahan yang terbatas sebagai upaya ketahanan pangan keluarga. Saat ini penanaman tanaman sudah banyak yang diterapkan secara indoor (lingkungan tertutup), dengan memanfaatkan cahaya lampu, dan umumnya digunakan lampu LED. Warna cahaya yang baik diserap oleh klorofil pada tanaman adalah warna biru dan merah. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh warna cahaya lampu LED terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada romaine pada sistem akuaponik. Penelitian dilaksanakan pada bulan September hingga November 2023 di lahan Taman Asmara Desa Bulotalangi Timur Kecamatan Bulango Timur Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan variabel bebas adalah perlakuan penyinaran yang berbeda. Parameter pengamatan terdiri dari panjang tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot segar total tanaman, bobot segar bernilai ekonomis, kandungan klorofil daun tanaman, serta kondisi lingkungan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan lampu LED merah-biru mendapatkan hasil yang rendah pada variabel pengamatan berupa jumlah daun tanaman, luas daun tanaman, bobot segar total maupun bobot segar ekonomis tanaman, dan kandungan klorofil daun tanaman. Pada pengamatan hasil dari lampu LED merah-biru tidak dapat mengimbangi hasil perlakuan cahaya matahari dikarenakan teknologi yang digunakan tidak layak yang menyebabkan meningkatnya suhu udara di dalam perlakuan sehingga tanaman tidak dapat tumbuh secara optimal.
Pengaruh Varietas dan Dosis Pupuk NPK pada Pertumbuhan Bibit Bud Chip Tebu (Saccharum officinarum L.) Hibatullah, Muhammad Rafi; Sudiarso
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 06 (2025): Juni
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2025.013.06.07

Abstract

Salah satu upaya untuk mendongkrak produksi gula nasional adalah penyediaan bibit tebu yang sesuai dengan program penataan varietas dan Standar Nasional Indonesia (SNI) 7312:2023. Proporsi antara bibit tebu varietas masak awal, tengah, dan lambat perlu diatur supaya seimbang. Pupuk NPK ditambahkan untuk memenuhi kebutuhan nitrogen, fosfor, dan kalium bibit, sehingga pertumbuhannya menjadi optimal dan mencapai standar mutu. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari interaksi dan pengaruh varietas dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan bibit bud chip. Penelitian dilaksanakan pada Maret sampai Juni 2023 di Rumah Kaca Kampus II Politeknik Pembangunan Pertanian, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Percobaan faktorial disusun berdasarkan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 3 ulangan. Faktor pertama yaitu varietas dengan 3 taraf dan faktor kedua yaitu dosis pupuk NPK dengan 4 taraf. Data pengamatan dianalisis menggunakan uji F dan beda nyata jujur (BNJ), masing-masing dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara varietas dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan bibit. Varietas Bululawang memiliki keunggulan pada karakter jumlah daun dan varietas Cenning pada karakter kandungan relatif klorofil. Dosis pupuk NPK tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bibit.
The Response of Microfertilizer Compound Application On Shallot Growth Result (Allium ascalonicum L.) var. Super Philip Novelyn, Ruth; Setiawan, Adi
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 05 (2025): Mei
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Shallots (Allium ascalonicum L.) are annual horticultural plants that have layered bulbs, fibrous roots, hollow cylindrical leaves and have an important role in the economy. The cause of the problem of decreasing shallot production results is due to the lack of knowledge of farmers who use chemical (inorganic) fertilizers incorrectly in the dosage used in shallot cultivation. The aim of this research is to determine the response to shallot growth results when using fertilizer with micro content. This research was conducted from October 2023 until January 2024 located in Semanding Village, Dau District, Malang Regency, East Java. This research used a Randomized Block Design (RBD) consisting of no fertilizer, 100% farmer treatment, 100% farmer treatment with 25% micro compound dose, 100% farmer treatment with 50% micro compound dose, 100% farmer treatment with 75% micro compound dose, 100% farmer treatment with 100% micro compound dose, 100% farmer treatment with 125% micro compound dose, 100% farmer treatment with 150% micro compound dose. The data obtained were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA) at the 5% level and if there was a significant effect, the Duncan Multiple Range Test (DMRT) was carried out at the 5% level. The research results showed that giving 100% of the farmer treatment with 125% micro dose was able to increase plant growth and yield variables. However, this treatment had no effect on dry weight of leaves and roots, dry weight of total plant dry weight, and harvest index.
Aplikasi PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) dan Pupuk Kandang Kambing terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kedelai (Glycine max L.) Ramadhan, Iqbal Fadlan; Islami , Titiek; Rahayu, Aldila Putri
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 05 (2025): Mei
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Pupuk kandang dan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) merupakan sumber penyediaan nutrisi untuk mendukung produksi kedelai. Tujuan penelitian ini yaitu mempelajari interaksi serta konsentrasi PGPR dan dosis pupuk kandang kambing yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli - September 2023 di Dadaprejo, Junrejo, Kota Batu. Adapun bahan yang digunakan yaitu kedelai varietas Grobogan, pupuk kandang kambing, Urea 75 kg ha-1, SP 36 100 kg ha-1 dan KCl 100 kg ha-1, PGPR, pestisida lamda sihalotrin. Penelitian ini merupakan percobaan faktorial dirancang dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 faktor diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama konsentrasi PGPR terdiri dari 3 taraf yaitu 0 ml l-1, 15 ml l-1, 20 ml l-1. Faktor kedua yaitu dosis pupuk kandang kambing terdiri dari 3 taraf: 0 ton ha-1, 10 ton ha-1, 15 ton ha-1. Variabel pengamatan: tinggi tanaman, jumlah, luas daun, umur berbunga, terbentuk polong, jumlah polong, bobot polong, biji, kering tanaman dan hasil panen. Data dianalisis menggunakan analisis ragam pada taraf 5%. Hasil berbeda nyata dilanjutkan uji lanjut BNJ 5%. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat interaksi antara konsentrasi PGPR dan pupuk kandang kambing. Konsentrasi PGPR 20 ml l-1 dapat meningkatkan variabel pertumbuhan kedelai: tinggi tanaman, jumlah, luas daun, umur berbunga dan terbentuk polong. Peningkatan variabel hasil: jumlah polong, bobot polong, bobot kering total dan bobot biji per tanaman. Pemberian dosis pupuk kandang kambing 15 ton ha-1 mampu meningkatkan variabel pertumbuhan kedelai: tinggi tanaman, jumlah daun dan luas daun. Variabel hasil diantaranya: jumlah polong, bobot polong, bobot kering total dan bobot biji per tanaman.
Pengaruh Populasi Tanaman dan Pupuk NPK Pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Lathifa, Santana; Sumarni, Titin
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 05 (2025): Mei
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu komoditas sayuran yang bernilai ekonomi tinggi. Permintaan cabai rawit disetiap tahunnya mengalami peningkatan, namun produktivitas cabai rawit mengalami penurunan. Penyebab turunnya produktivitas cabai rawit antara lain pemberian dosis pupuk yang kurang tepat dan pengaturan populasi yang terlalu banyak. Sehingga perlu adanya pengaturan jarak tanam dan pemberian dosis pupuk yang tepat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mempelajari pegaruh jumlah populasi yang berbeda terhadap perumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit, peran dari berbagai macam dosis pupuk N, P dan K terhadap respon tanaman cabai rawit dan tanggapan tanaman cabai rawit terhadap pemupukan N, P dan K dengan jumlah populasi yang berbeda. Hipotesis dari penelitian ini adalah pemberian pupuk N, P dan K yang berimbang dengan jumlah populasi tepat akan menghasilkan pertumbuhan dan hasil yang baik pada tanaman cabai rawit. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi. Apabila terdapat hasil berbeda nyata akan dilanjutkan dengan uji BNJ pada taraf 5%. Perlakuan populasi tanaman yang berbeda tidak memberikan pengaruh yang berbeda pada setiap dosis pupuk N, P dan K yang diberikan terhadap bobot buah ha-1. Pada populasi sedang mendapatkan hasil bobot buah 9,65 ton ha-1 lebih tinggi 16,85% dari populasi tanaman tinggi. Namun populasi sedang tidak berbeda nyata dengan perlakuan populasi rendah. Perlakuan dosis pupuk yang berbeda memberikan pengaruh nyata terhadap bobot buah ha-1. Pada dosis pupuk 100% dapat meningkatkan hasil 17,26% yaitu 9,99 ton ha-1 lebih tinggi dari dosis pupuk 75%. Dosis pupuk 75% memiliki hasil lebih tinggi dibandingkan perlakuan dosis pupuk 50%.
Pengaruh Pemberian Pupuk P dan K Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.) Tambun, Rani Leonita; Koesriharti
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 07 (2025): Juli
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2025.013.07.07

Abstract

Tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) merupakan tanaman merambat yang termasuk dalam keluarga Cucurbitaceae. Mentimun cukup digemari oleh masyarakat Indonesia karena mengandung banyak vitamin dan mineral. Produksi mentimun di Jawa Timur mengalami fluktuasi pada lima tahun terakhir. Produksi yang masih fluktuatif dapat disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu kesuburan tanah yang menurun, sehingga perlu dilakukan pemupukan P dan K untuk meningkatkan produksi tanaman mentimun. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari interaksi antara pupuk P dan pupuk K serta mendapatkan dosis pupuk yang tepat untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil buah mentimun (Cucumis sativus L.). Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus hingga Oktober 2023 di Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur. Penelitian merupakan percobaan faktorial yang disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari dua faktor dan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara pemberian dosis pupuk P dan K terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. Pemberian dosis fosfor dan kalium berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. Dosis pupuk fosfor 90 kg ha-1 dan 120 kg ha-1 memberikan hasil yang lebih tinggi pada bobot buah per buah, bobot buah per tanaman dan hasil per hektar dibandingkan dengan dosis 60 kg ha-1. Dosis pupuk kalium 200 kg ha-1 memberikan hasil yang lebih tinggi pada bobot buah per tanaman dan hasil per hektar dibandingkan dengan dosis 50 kg ha-1.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Bit Merah (Beta vulgaris L.) Terhadap Dosis Pupuk N dan K di Dataran Medium Wijayanti, Annisa Kartika; Roviq , Mochammad; Wardiyati, Tatik
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 07 (2025): Juli
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2025.013.07.03

Abstract

Budidaya tanaman bit merah di dataran medium masih jarang dilakukan karena tidak sesuainya syarat tumbuh. Penggunaan pupuk N dan K diharapkan dapat meningkatkan produktivitas tanaman bit merah di dataram medium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pupuk N dan K serta mendapatkan dosis yang optimum terhadap pertumbuhan dan hasil bit merah. Penelitian dilakukan di lahan Jatimulyo, Kota Malang pada bulan Juni hingga September 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi yang terdiri dari 2 faktor yaitu dosis pupuk nitrogen yang terdiri dari N1 (50 kg ha-1), N2 (100 kg ha-1) dan N3 (200 kg ha-1) serta pupuk kalium yang terdiri dari K1 (50 kg ha-1), K2 (100 kg ha-1) dan K3 (200 kg ha-1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi terhadap parameter bobot kering tanaman yaitu pada perlakuan dosis pupuk nitrogen sebesar 200 kg ha-1 dengan penambahan pupuk kalium sebesar 200 kg ha-1, pada volume umbi pada perlakuan dosis pupuk nitrogen sebesar 200 kg ha-1 dengan penambahan pupuk kalium sebesar 50 kg ha-1 dan 200 kg ha-1 serta pada betasianin total pada perlakuan dosis pupuk nitrogen sebesar 200 kg ha-1 dengan penambahan pupuk kalium sebesar 100 kg ha-1 dan 200 kg ha-1. Secara terpisah, nitrogen sebesar 200 kg ha-1 memberikan pengaruh nyata pada parameter panjang tanaman, luas daun, diameter dan volume umbi, bobot segar dan kering tanaman, bobot segar umbi per petak dan per hektar. Sedangkan secara terpisah kalium sebesar 200 kg ha-1 memberikan pengaruh nyata pada parameter luas daun, diameter umbi, volume umbi, bobot segar dan kering tanaman.
Pengaruh Dosis Pupuk Nitrogen dan Kalium terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi Pagoda (Brassica narinosa L.) Alfarisiy, Naufal Afif; Koesriharti, Koesriharti
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 07 (2025): Juli
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2025.013.07.04

Abstract

Sawi Pagoda (Brassica narinosa L.) merupakan tanaman yang memiliki ekonomi yang tinggi dimana komoditas tersebut belum banyak dibudidayakan secara konvensional. Minimnya penelitian tentang dosis N dan K menyebabkan belum banyak acuan dosis yang tepat untuk sawi pagoda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis nitrogen dan kalium yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pagoda. Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan Jatimulyo Universitas Brawijaya, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang pada bulan Agustus hingga september 2023. Penelitian ini dilaksanakan secara faktorial menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Ada dua faktor dalam pelaksaanan penelitian ini, yaitu faktor 1 yang terdiri dari N1 (30 kg ha-1), N2 (100 kg ha-1), dan N3 (170 kg ha-1) dan faktor 2 yang terdiri dari K1 (0 kg ha-1), K2 (60 kg ha-1), K3 (120 kg ha-1), dan K4 (180 kg ha-1). Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil bahwa tidak terdapat interaksi antara nitrogen dan kalium pada pertumbuhan maupun hasil tanaman sawi pagoda. Bobot segar total per tanaman dan bobot segar konsumsi per tanaman pada perlakuan nitrogen dengan dosis 170 kg ha-1 memperoleh hasil terbaik. Dosis kalium sebanyak 180 kg ha-1 merupakan dosis terbaik untuk memperoleh bobot segar konsumsi yang maksimal.
Pengaruh Pemangkasan Pucuk dan Dosis Pupuk Urea terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.) Putri Fadilla Anggreani; Paramyta Nila Permanasari; Bambang Guritno
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 07 (2025): Juli
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2025.013.07.05

Abstract

Mentimun (Cucumis sativus L.) merupakan salah satu tanaman sayuran yang termasuk ke dalam famili Cucurbitaceae yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Kebutuhan buah mentimun cenderung terus meningkat sejalan dengan pertambahan penduduk, peningkatan taraf hidup, tingkat pendidikan, dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya nilai gizi sedangkan produktivitas mentimun secara nasional masih rendah. Upaya untuk meningkatkan produksi mentimun dapat dilakukan dengan teknik pemangkasan dan pemberian pupuk urea yang tepat. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari dan memperoleh informasi kombinasi waktu pemangkasan pucuk dan dosis pupuk urea yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli - September 2023 di Desa Sidowarek, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan P0 = Tanpa pemangkasan + Urea 0 kg/ha; P1 = Pemangkasan pucuk 14 HST + Urea 100 kg/ha; P2 = Pemangkasan pucuk 14 HST + Urea 150 kg/ha; P3 = Pemangkasan pucuk 20 HST + Urea 100 kg/ha; P4 = Pemangkasan pucuk 20 HST + Urea 150 kg/ha. Analisis data dengan ANOVA dan uji lanjut BNJ pada taraf 5%. Perlakuan pemangkasan pucuk 14 HST dan 20 HST dengan dosis pupuk urea 150 kg/ha memberikan hasil yang lebih baik pada jumlah buah panen per tanaman, bobot buah per tanaman dan panen per hektar. Perlakuan pemangkasan pucuk 20 HST + urea 150 kg/ha memberikan jumlah cabang produktif dan nilai R/C ratio yang paling tinggi. Sedangkan perlakuan 14 HST dan 20 HST dengan urea 100 kg/ha memberikan bobot 100 benih yang lebih tinggi.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 01 (2026): Januari Vol. 14 No. 2 (2026): Februari (In-Press) Vol. 13 No. 12 (2025): Desember Vol. 13 No. 11 (2025): November Vol. 13 No. 10 (2025): Oktober (In-Press) Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol. 10 No. 7 (2022) Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 12 (2021) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 12 (2020) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 12 (2019) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol 6, No 12 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue