cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 1,492 Documents
Tata Pencahayaan Alami pada Ruang Baca Perpustakaan Erlangga, Achmad Fikri; Haripradianto, Tito
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Mahasiswa Arsitektur UB
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya arus informasi global menuntut ketersediaan fasilitas pendidikan dan sumber informasi yang mudah diakses oleh masyarakat. Perpustakaan Daerah Kota Bontang hadir sebagai salah satu fasilitas publik penting yang menyediakan akses pembelajaran bagi masyarakat. Namun, efektivitas fungsinya sebagai ruang belajar dipengaruhi oleh kualitas pencahayaan, khususnya pencahayaan alami. Studi ini bertujuan mengevaluasi tata pencahayaan alami pada ruang baca Perpustakaan Daerah Kota Bontang guna memaksimalkan distribusinya dan meningkatkan kenyamanan visual pengguna. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif-deskriptif, menggunakan metode pengukuran langsung dengan luxmeter serta simulasi menggunakan perangkat lunak DiaLUX Evo 13. Fokus studi diarahkan pada ruang baca utama, dengan pengumpulan data dilakukan pada pagi, siang, dan sore hari. Hasil menunjukkan bahwa pencahayaan alami belum tersebar merata di seluruh ruang baca, dipengaruhi oleh posisi bukaan, penataan interior, serta elemen reflektif pada dinding, lantai, dan plafon. Rekomendasi desain yang diajukan mencakup pengaturan ulang tata perabot, peningkatan faktor refleksi elemen interior, serta penerapan strategi pencahayaan tambahan seperti skylight atau lightshelves untuk mencapai pencahayaan alami yang optimal sesuai standar SNI.     Kata kunci: Perpustakaan, Pencahayaan Alami, Ruang Baca, Luxmeter, DiaLUX Evo, Kenyamanan Visual
Perancangan Kembali Alun-Alun Kapuas Pontianak sebagai Ruang Publik Aksesibel Fadila, Ahmad Rifki; Adhitama, Muhammad Satya
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Arsitektur UB
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alun-Alun Kapuas Pontianak merupakan taman waterfront yang berlokasi di tepian Sungai Kapuas, tepatnya di Jl. Rahadi Usman, Pontianak. Alun-Alun Kapuas sebagai ruang publik belum aksesibel bagi penyandang disabilitas. Fasilitas ruang publik yang tersedia tidak memenuhi Permen PU 14 / PRT / M / 2017. Pada tanggal 3 Desember 2022 bertepatan dengan Peringatan Hari Disabilitas Internasional, Pemerintah Kota Pontianak bertujuan menciptakan Kota Pontianak yang ramah disabilitas. Berdasarkan kondisi eksisting Alun-Alun Kapuas Pontianak, diperlukan perancangan kembali Alun-Alun Kapuas Pontianak sebagai ruang publik yang aksesibel bagi penyandang disabilitas menggunakan pendekatan desain ruang publik aksesibel. Perancangan kembali menggunakan metode desain lanskap  Hakim (2004). Fokus perancangan kembali merupakan penyandang disabilitas fisik dan sensorik meliputi tunadaksa, tunarungu, dan tunanetra. Kriteria desain menggunakan prinsip dasar aksesibilitas oleh Hikmah (2020) yang terdiri dari keselamatan, kemudahan, kegunaan, kemandirian dan kenyamanan. Fasilitas ruang publik yang dievaluasi terdiri dari jalur pedestrian, jalur pemandu, area parkir, ram, toilet, serta rambu dan marka. Hasil perancangan kembali meliputi keterhubungan antar zona Alun-Alun Kapuas Pontianak, meningkatkan kemudahan dan kemandirian penyandang disabilitas untuk mencapai tiap zona dan beraktivitas dengan nyaman. Hasil perancangan kembali fasilitas ruang publik yang tersedia memenuhi kriteria desain ruang publik aksesibel untuk dapat digunakan oleh penyandang disabilitas dengan aman.   Kata kunci :  Ruang Publik, Aksesibilitas, Disabilitas, Alun-Alun Kapuas
Arsitektur Nusantara Kontemporer pada Desain Concert Hall di Kota Malang Fahriarahman Sahid, Arya; Suryasari, Noviani
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Arsitektur UB
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konser musik berskala sedang dan besar sering digelar, 25 kali sepanjang tahun 2024, di Kota Malang dengan penduduk kelompok umur remaja dan dewasa muda sebanyak 190.670 jiwa. Kota Malang sendiri tidak memiliki wadah pertunjukan musik indoor berskala sedang dan/atau besar untuk menampung konser musik yang sering digelar dan dihadiri oleh remaja dan dewasa muda. Dari sekian banyak bangunan publik di kota Malang belum ada yang menerapkan arsitektur nusantara kontemporer sebagai pendekatan desain. Metode desain yang digunakan adalah preseden dengan menggunakan satu objek bangunan memiliki fungsi concert hall dan satu objek bangunan yang menerapkan arsitektur nusantara kontemporer dengan tahapan eksplorasi desain bangunan berdasarkan input kriteria desain dari kriteria arsitektur nusantara kontemporer dan hasil kajian aspek objek-objek preseden, analisis kebutuhan pengguna, dan analisis tapak. Hasil eksplorasi tersebut menghasilkan rancangan tapak, struktur, selubung, interior serta bentuk dan tampilanbangunan yang menerapkan arsitektur nusantara kontemporer yang dapat menjadi penambah warna identitas baru terhadap kota Malang.
Klinik Rawat Inap Pratama Dengan Pendekatan Forest Healing Di Kepanjen Kabupaten Malang Syahputra, Rico Rizqi; Haripradiyanto, Tito
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Arsitektur UB
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres menjadi salah satu hal yang sering dijumpai dalam keseharian terutama yang bermukim di daerah perkotaan. Pada tahun 2024 Kabupaten Malang Satu Data menerbitkan data jumlah kasus 10 penyakit terbanyak di Kabupaten Malang 2023. Terdapat 5 penyakit memiliki keterkaitan yang mana salah satu penyebabnya adalah stres. Negara Jepang dalam menyikapi stres yang berdampak masyarakatnya telah lama menerapkan program forest healing yang sudah teruji bahwa memiliki dampak yang besar. Dimana hutan menjadi media jasa kesehatan untuk masyarakat dalam mengurangi stres, meningkatkan kualitas kesehatan, dan mempercepat proses penyembuhan. Dalam perhitungan kebutuhan tempat tidur fasilitas kesehatan, Kabupaten Malang belum memenuhi standar WHO mengenai kebutuhan tempat tidur fasilitas kesehatan tiap wilayah. Tahun 2023 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi mencanangkan Kabupaten Malang sebagai asosisasi Malang Health Tourism atau pariwisata berbasis kesehatan. Dalam perancangan desain ini klinik sebagai salah satu kebutuhan dan rencana pembangunan dalam Rencana Kerja Pemerintah Kabupaten Malang memiliki potensi untuk dibangun dengan menggunakan konsep forest healing sebagai salah satu cara penyembuhan yang dapat digunakan masyarakat. Metode perancangan yang digunakan yaitu Pragmatic Utopianism oleh Bjarke Ingles melalui buku Yes Is More. Hasil perancangan desain ini menunjukkan bahwa klinik dapat menunjang program Forest Healing sebagai fasilitas proses penyembuhan kesehatan karena ruang dalam dan ruang luar bangunan memiliki elemen alam dapat memberikan dampak kesehatan secara psikologis dan fisik.      Kata kunci: klinik, rawat inap, forest healing, hutan, stres
Factors Influencing Purchasing Decisions In Green Palace Housing Ponorogo Riyanto, Muhammad Iqbal
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Arsitektur UB
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Green Palace Housing is located on Jalan Astokoro, Tambakbayan, Ponorogo. The selection of this research location was based on the results of interviews with the developer who stated that Green Palace is a non-subsidized housing, so there are various factors that influence the decision to purchase a unit there. Therefore, the author proposes an initial hypothesis that there are several factors that influence the decision to purchase a unit at Green Palace Housing Ponorogo. This study uses a quantitative approach with a survey method through the distribution of questionnaires. The sampling technique used is total sampling, so the number of respondents in this study was 100 people who are unit owners at Green Palace Housing. The data obtained were analyzed using multiple linear regression with the help of SPSS software version 25. The results of the study showed that the variables of location, building, and environment have a significant effect on purchasing decisions, while the price variable does not have a significant effect on purchasing decisions at Green Palace Housing Ponorogo. Keywords: Building, Price, Environment, Location, Purchase Decision
KAWASAN TAMAN REKREASI KOTA MALANG (TAREKOT): PERANCANGAN KEMBALI DENGAN PENDEKATAN DESAIN UNIVERSAL Sekar Alifia Rahma
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Arsitektur UB
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan Kawasan Taman Rekreasi Kota Malang, yang meliputi Jalan Majapahit dan area taman, bertujuan untuk mengatasi permasalahan aksesibilitas akibat kondisi kontur yang menjadi tantangan. Perancangan dilakukan dengan mengacu pada peraturan aksesibilitas bangunan gedung di Indonesia, seperti Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 14/PRT/M/2017 tentang Persyaratan Kemudahan Bangunan Gedung, serta mengadopsi seluruh kriteria desain universal, yaitu: Kesetaraan penggunaan ruang, Keselamatan dan keamanan bagi seluruh pengguna, Akses penggunaan yang sederhana dan intuitif, Akses terhadap informasi yang mudah diterima, Penggunaan ruang yang fleksibel dan mandiri, Efisiensi upaya pengguna, dan Kesesuaian Ukuran dan Ruang Pengguna. Hasil perancangan menghasilkan kawasan yang lebih menarik, fungsional, dan inklusif bagi seluruh pengguna, terutama mereka dengan keterbatasan fisik. Dengan pendekatan ini, kawasan rekreasi diharapkan dapat menjadi ruang publik yang nyaman, ramah disabilitas, dan berkelanjutan. Kata kunci: desain universal, ruang publik, aksesibilitas, kota malang.
Penerapan Prinsip Arsitektur Ekologi pada Taman Literasi Martha Christina Tiahahu Hadi, Radhin Falahikal
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Arsitektur UB
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan prinsip arsitektur ekologi di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu sebagai respons terhadap isu lingkungan perkotaan. Hasilnya menunjukkan keberhasilan signifikan pada prinsip adaptasi desain terhadap lingkungan, efisiensi sumber daya alam melalui pencahayaan pasif, dan pemilihan material, yang diapresiasi tinggi oleh pengguna. Namun, teridentifikasi kelemahan pada prinsip pengelolaan limbah berkelanjutan akibat infrastruktur tempat sampah yang tidak memadai. Selain itu, prinsip pemanfaatan energi terbarukan dan efisiensi air belum terealisasi, ditandai oleh ketergantungan penuh pada sumber daya konvensional. Disimpulkan bahwa taman ini unggul dalam penerapan desain fisik ekologis yang berorientasi kenyamanan pengguna, tetapi memiliki kesenjangan implementasi pada sistem pengelolaan sumber daya dan limbah.
Efektivitas Desain Fasad Pengurang Beban Pendinginan Bangunan Gran Rubina Tower 1 Aldorino, Gilberto
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Arsitektur UB
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas desain fasad terhadap pengurangan beban energi pendinginan akibat radiasi matahari pada bangunan tinggi di iklim tropis, dengan studi kasus Gran Rubina Tower 1 (Generali Tower), Jakarta Selatan. Permasalahan utama adalah tingginya konsumsi energi sistem pendinginan yang dipicu oleh perolehan panas dari radiasi matahari. Fokus penelitian terletak pada elemen peneduh fasad (catwalk dan fin) sebagai strategi desain pasif. Metode yang digunakan adalah simulasi numerik berbasis perangkat lunak Rhino + Grasshopper dengan plugin Ladybug dan Honeybee. Empat skenario diuji: eksisting (catwalk+fin), hanya catwalk, hanya fin, dan tanpa peneduh (baseline). Hasil menunjukkan bahwa skenario eksisting mampu menurunkan konsumsi energi pendinginan sebesar ±30% dibandingkan baseline. Elemen catwalk memiliki kontribusi lebih besar dibandingkan fin dalam mereduksi perolehan panas. Penelitian ini membuktikan bahwa desain fasad yang tepat berperan signifikan dalam efisiensi energi bangunan, serta memberikan dasar rekomendasi bagi pengembangan bangunan tinggi yang berkelanjutan di iklim tropis.
Pelestarian Bangunan Rumah Gadang Gajah Maram di Kawasan Saribu Rumah Gadang Solok Selatan Riska Putri, Firlyatul
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Arsitektur UB
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK Rumah Gadang Gajah Maram merupakan salah satu Rumah Gadang generasi pertama yang ada di Kawasan Saribu Rumah Gadang, Kabupaten Solok Selatan yang dibangun pada tahun 1794. Saat ini, Rumah Gadang Gajah Maram tidak lagi berfungsi sebagai tempat tinggal, melainkan sebagai museum dan tempat upacara adat berlangsung. Perubahan fungsi dan usia dari bangunan inilah yang mengakibatkan terjadinya perubahan pada karakter visual. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakter visual bangunan sebagai upaya pelestarian nilai visual Rumah Gadang Gajah Maram. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode pendekatan deskriptif-analitis, metode evaluatif, dan metode development. Hasil studi menunjukkan bahwa karakter visual Rumah gadang Gajah Maram merupakan representasi dari arsitektur tradisional khas Minangkabau, walaupun telah mengalami beberapa perubahan, renovasi, atau penambahan. Strategi pelestarian pada karakter visual bangunan diklasifikasikan menjadi tiga kelas potensial, yaitu potensial tinggi, sedang, dan rendah. Dari kelas potensial tersebut dapat diketahui strategi yang tepat untuk setiap elemen pada karakter visual Rumah Gadang Gajah Maram. Kata kunci: pelestarian bangunan, rumah gadang, karakter visual
Transformasi Arsitektur Lokal pada Bale Budaya Kota Baru Parahyangan Bintang Thaleeta Keisya Aditya; Prof. Ir. Antariksa, M.Eng., Ph.D
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Arsitektur UB
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arsitektur lokal merupakan bagian dari identitas suatu budaya daerah, namun akibat pengaruh perkembangan dan modernisasi penggunaan arsitektur lokal sangat jarang ditemui. Bale Budaya sebagai sebuah bangunan yang terletak pada kawasan modern Kota Baru Parahyangan memilih konsep menggunakan rancangan arsitektur lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui transformasi arsitektur lokal dengan melakukan analisis fungsi, ruang, dan bentuk. Metode analisis kualitatif dan komparatif diterapkan untuk pengolahan data yang terbagi atas aspek visual dan spasial objek studi. Setelah melakukan analisis fungsi, bentuk, dan ruang Bale Budaya, selanjutnya akan diterapkan penyandingan dengan dua teori acuan yakni, arsitektur Jawa dan arsitektur Sunda. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa Bale Budaya Kota Baru Parahyangan menerapkan konsep arsitektur lokal Jawa dengan mengimplementasikan  dua strategi transformasi, dua macam media transformasi, jenis transformasi tidak langsung, dan unsur arsitektur lokal Jawa yang memiliki sifat dominan.   Kata kunci: Arsitektur Lokal, Bale Budaya, Transformasi Arsitektur