cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Arjuna Subject : -
Articles 729 Documents
PENGARUH MARKETING MIX (7P) TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIHAN PADA GUEST HOUSE DI SURABAYA Billy Tantra; Jesse Marcelina
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.897 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian pada guest house di Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif causal dengan uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, teknik analisis frekuensi dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian pada guest house di Surabaya adalah faktor price, promotion, place, people dan physical evidence yang berpengaruh secara positif dan signifikan.
PENGARUH JOB ENRICHMENT TERHADAP MOTIVASI KERJA DAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN PIZZA HUT SURABAYA Carissa Faustina Gondosiswanto; Silvia Florencia
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.788 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Pizza Hut Surabaya. Peneliti mengambil sampel sebanyak 100 responden yang diperoleh dengan menggunakan teknik cluster sampling. Tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui pengaruh job enrichment terhadap motivasi kerja dan kepuasan kerja pada karyawan Pizza Hut Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif studi kausal. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa job enrichment memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja dan kepuasan kerja.
ANALISA PERSEPSI LEADER MEMBER EXCHANGE PADA KAMPOENG ROTI Thaddeus Richardo Giyanto; Kenny Handoko; Endo Wijaya Kartika; Adriana Aprilia
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Hospitality dan Management Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.913 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa adanya perbedaan persepsi mengenai Leader Member Exchange pada Kampoeng Roti dilihat dari dua sudut pandang. Leader Member Exchange terdiri dari aspek afeksi, loyalitas, kontribusi, dan penghormatan profesional. Teknik analisa yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan one way Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, terdapat perbedaan persepsi mengenai kualitas hubungan Leader Member Exchange dilihat dari sudut pandang karyawan dan sudut pandang pemimpin. Perbedaan terletak pada aspek loyalitas. This research was conducted to analyze thedifference perception about Leader Member Exchange in Kampoeng Roti, from 2 points of view. Research methods that are used are descriptive quantitative and one way Anova. The result showed that there is a different perception about the Leader Member Exchange relationship quality from the employee’s point of view and leader’s point of view. The difference is found on loyalty aspect.
PENGARUH PROMOTION MIX TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN DI FAMILY FUN KARAOKE KELUARGA Vinnia Vionita Tristantin; Yunita Trihapsari Suwandi
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.657 KB)

Abstract

Kebutuhan manusia akan sebuah hiburan menimbulkan keinginan para pengusaha untuk membuka dan mengembangkan usaha di bidang hiburan, yaitu karaoke keluarga. Bauran Promosi sangat diperlukan oleh sebuah perusahaan jasa untuk menarik minat beli konsumen. Bauran promosi terdiri dari iklan, promosi penjualan, pemasaran langsung, penjualan secara pribadi dan hubungan masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh promotion mix terhadap minat beli konsumen di Family Fun karaoke keluarga. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode kuantitatif kausal dengan teknik analisis frekuensi,  uji validitas, uji reliabilitas serta regresi linear untuk mengetahui variabel bebas yang berpengaruh positif terhadap minat beli konsumen. Hasil analisa menunjukkan bahwa variabel iklan, promosi penjualan dan hubungan masyarakat mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen
ANALISA PENGARUH KEPERCAYAAN, KEMUDAHAN, KUALITAS INFORMASI, DAN TAMPILAN PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MELALUI PEMASARAN DI MEDIA SOSIAL (STUDI PADA PENGGUNA MEDIA SOSIAL DI SHAPEHARVE) Maria Carolina Pudjihardjo; Helen Wijaya; Markus Remiasa
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.291 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi berupa internet telah memungkinkan terjadinya transaksi jual-beli secara online. Tujuan dari penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kepercayaan, kemudahan, kualitas informasi, dan tampilan produk terhadap keputusan pembelian makanan di Shapeharve melalui pemasaran di media sosial. Keputusan pembelian secara online  dalam penelitian ini dilihat dari hasil pengaruh dimensi kepercayaan, kemudahan, kualitas informasi, dan tampilan produk yang dihitung menggunakan program SPSS. Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda dan hasilnya yang paling berpengaruh terhadap keputusan pembelian makanan di Shapeharve melalui pemasaran di media sosial adalah tampilan produk.
SELF-SERVICE TECHNOLOGY (SST) ACCEPTANCE ANALYSIS IN RESTAURANTS IN INDONESIA BY USING TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) Regina Hollyvia; Theresia Noverita Sie
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 6, No 1 (2018): Jurnal of Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.612 KB)

Abstract

Penerimaan Self-Service Technology (SST) pada Restoran di Indonesia dengan Menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerimaan konsumen mengenai penggunaan Self-Service Technology pada restoran di Indonesia. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 150 responden yang pernah menggunakan Self-Service Technology, baik yang sudah ada di Indonesia maupun di Luar Negeri. Hasil penelitian menunjukan bahwa hal yang paling mempengaruhi penerimaan seseorang terhadap Self-Service Technology (SST) pada restoran di Indonesia adalah  Perceived Ease of Use dan Perceived Enjoyment. Self-Service Technology (SST) pada restoran di Indonesia harus dapat mudah digunakan dan dapat memberikan kesenangan bagi penggunanya. Kata Kunci: Technology Acceptance Model (TAM), Self-Service Technology, RestoranSelf-Service Technology (SST) Acceptance Analysis in Restaurants in Indonesia by Using Technology Acceptance Model (TAM) This study aims to determine the acceptance of consumers regarding the use of Self-Service Technology in restaurants in Indonesia. The study was conducted by distributing questionnaires to 150 respondents who have used Self-Service Technology, both in Indonesia and abroad. The result of research shows that the most influence of one's acceptance to Self-Service Technology (SST) in restaurants in Indonesia is Perceived Ease of Use and Perceived Enjoyment. Self-Service Technology (SST) in restaurants in Indonesia should be easy to use and can provide fun for its users.  Keywords: Technology Acceptance Model (TAM), Self-Service Technology, Restaurant
PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN UNTUK MENGINAP DI HOTEL JAVA PARAGON SURABAYA Devina Florensia Genesius; Yorisha Yosefine Kurnia
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bauran pemasaran yang mempengaruhi keputusan konsumen untuk menginap di hotel Java Paragon Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif kausal dengan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen untuk menginap di hotel Java Paragon adalah faktor produk, harga, lokasi, dan promosi yang berpengaruh secara serempak maupun parsial. Faktor produk merupakan faktor yang paling dominan di antara keempat faktor tersebut.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PEMBENTUK EKUITAS MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN JASA HOTEL NARITA SURABAYA Maisie Levina Paramosa
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.33 KB)

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui adanya pengaruh faktor-faktor pembentuk ekuitas merek terhadap keputusan pembelian jasa Hotel Narita Surabaya. Variabel bebas (X) yang digunakan dalam penelitian ini adalah kesadaran merek, asosiasi merek, persepsi kualitas dan loyalitas merek. Data diambil dari 312 orang konsumen Hotel Narita Surabaya yang diperoleh dengan menggunakan teknik judgement sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan variabel bebas (X) mampu menjelaskan sebesar 51,3% keputusan pembelian jasa Hotel Narita Surabaya, sisanya sebesar 48,7% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam penelitian ini. Hasil uji parsial menunjukkan adanya pengaruh asosiasi merek, persepsi kualitas dan loyalitas merek terhadap keputusan pembelian. Sedangkan kesadaran merek tidak mempengaruhi keputusan pembelian. 
PENGARUH KUALITAS LAYANAN SELF-SERVICE TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DI RESTORAN GENKI SUSHI SURABAYA Ting Jessica Christabella; Jessica Della Tedjakusuma; Agung Harianto
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.958 KB)

Abstract

Abstrak - Perkembangan teknologi yang pesat mengakibatkan inovasi pada bisnis khususnya di bidang industri kuliner. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh dimensi kualitas layanan self-service (functionality, enjoyment, security/privacy, design, assurance, convenience, dan customization) terhadap kepuasan konsumen di restoran Genki Sushi surabaya, dan untuk mengetahui variabel kualitas layanan self-service mana yang paling berpengaruh terhadap kepuasan konsumen. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif kausal. Hasil analisa regresi linear berganda menunjukkan bahwa dimensi kualitas layanan self-service memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kepuasan konsumen di Genki Sushi Surabaya dan variabel functionality  memiliki pengaruh dominan terhadap kepuasan konsumen.Kata Kunci:Kulitas layanan self-service, kepuasan konsumen, restoran. Abstract - Rapid technological developments lead to innovation in business, especially in the culinary industry. The purpose of this research is to know how far the influence of service quality dimension of self service (functionality, enjoyment, security / privacy, design, assurance, convenience, and customization) to customer satisfaction in restaurant Genki Sushi surabaya, and to know the variable of service quality of self-service which is most influential on consumer satisfaction. Type of research used is quantitative causal. The result of multiple linear regression analysis shows that the quality dimension of self service has a significant influence on customer satisfaction in Genki Sushi Surabaya and variable functionality has dominant influence on customer satisfaction.Keywords:Quality of self-service, customer satisfaction, restaurant
MOTIVASI WISATAWAN MANCANEGARA LANJUT USIA BERWISATA DI BALI: STUDI KOMPARASI WISATAWAN MANCANEGARA ASIA DAN NON-ASIA Faustina Lianto
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.154 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor pendorong dan penarik motivasi wisatawan mancanegara lanjut usia Asia dan non-Asia dalam memilih Bali sebagai destinasi wisata, serta mengkaji apakah terdapat perbedaan faktor pendorong dan penarik antara 2 kelompok kebangsaan ini. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif deskriptif dengan metode analisa faktor, yang selanjutnya dilakukan analisis komparatif. Hasil analisis faktor membentuk 6 faktor pendorong, yaitu 1) explore and increase knowledge about the local culture, 2) quality time and visiting nostalgic places with close accompanies, 3) relaxation and having fun, 4) spending time with family members, 5) rejuvenation and health, 6) sharing destination experience. Selain itu terungkap 4 faktor penarik baru, yaitu 1) hospitality services and tourism attractions, 2) local culture, 3) natural scenery and climate, 4) quite rest area. Lebih lanjut, terdapat 2 faktor dengan perbedaan yang signifikan dan 4 faktor dengan perbedaan yang tidak signifikan pada analisis komparasi faktor pendorong, sedangkan untuk faktor penarik ditemukan tidak terdapat perbedaan yang signifikan faktor pendorong antara wisatawan mancanegara lanjut usia Asia dan non-Asia. This research focused on senior foreign travelers aiming to identify the push and pull factors of Asian and non-Asian travelers in choosing Bali as their travel destination. It also aimed to review whether there were differences between push and pull factors. Factor analysis was applied to identify the push and pull factors, while independent sample t-test was chosen to determine those significant differences between those 2 nationality groups. The results showed that there were 6 push factors, they were 1) explore and increase knowledge about the local culture, 2) quality time and visiting nostalgic places with close accompanies,3) relaxation and having fun, 4) spending time with family members, 5) rejuvenation and health, 6) sharing destination experience. And another 4 pull factors, they were 1) hospitality services and tourism attractions, 2) local culture, 3) natural scenery and climate, 4) quite rest area. Those are motivating respondents to choose Bali as their travel destination. The comparative analysis of the push factors also showed that there were significant differences of motivation; whereas for the pull motivational factors, there were no significant differences for the Asian and non-Asian senior tourists.