cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal e-Komunikasi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal e-Komunikasi adalah jurnal versi online yang ditulis oleh mahasiswa dalam rangka mempublikasikan karya skripsinya. Ruang lingkup topik kajian adalah komunikasi massa, komunikasi korporat, human communication, dan komunikasi new media
Arjuna Subject : -
Articles 1,336 Documents
Efektivitas Iklan Blockbuster Museum Surabaya Di Akun Instagram @blockbustermuseumsurabaya Pada Masyarakat Surabaya Kevin Gunawan; Felicia Goenawan; Astri Yogatama
Jurnal e-Komunikasi Vol 8, No 2 (2020): VOL 8, NO 2 AUGUST 2020
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efektivitas Iklan Blockbuster Museum Surabaya Di Instagram merupakan rumusan masalah yang dipilih dalam penelitian ini. Efektivitas iklan dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan Customer Response Index (CRI), dimana responden dikur melalui berbagai tingkatan, mulai dari awareness, comprehend, interest, intentions, dan action. Hasil dari tahapan – tahapan tersebut akan digunakan untuk mengukur efektivitas iklan pada Instagram Blockbuster Museum Surabaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode survei, dan dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden masyarakat Surabaya usia 15- 40 tahun, dimana sesuai dengan target market perusahaan. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa iklan Blockbuster Museum Surabaya di Instagram masih belum efektif.
Pengelolaan Konflik Pasangan Suami Istri Dalam Menjaga Kelanggengan Pernikahan Brian Henry; Fanny Lesmana; Desi Yoanita
Jurnal e-Komunikasi Vol 8, No 2 (2020): VOL 8, NO 2 AUGUST 2020
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menemukan bahwa peran visi dan poros pernikahan merupakan faktor terpenting dalam sebuah manajemen konflik. Visi dan poros pernikahan berperan sebagai pengingat bagi pasangan untuk membangun konflik kearah yang konstruktif meski sulit dikenedalikan. Manajemen konflik dilakukan dengan berdiskusi mengenai cara keduanya dapat bekerjasama untuk mencapai visi yang sudah ditetapkan. Konflik dalam komunikasi suami istri terjadi karena kurangnya pengenalan akan pasangan. Konflik akan terus muncul dan akan semakin kompleks, maka dari itu diperlukan keintiman pada pasangan untuk memperkuat komitmen dalam menyelesaikan konflik, sehingga kelanggengan pernikahan dapat dipertahankan, dengan tujuan merealisasikan visi dan poros pernikahan yang sudah disepakati.
Tingkat Brand Awareness Masyarakat Surabaya Terhadap Kollabora Michelle Michelle; Otto Bambang Wahyudi; Felicia Goenawan
Jurnal e-Komunikasi Vol 9, No 2 (2021): VOL 9, NO 2 SEPTEMBER 2021
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kollabora merupakan salah satu brand kafe sekaligus workspace yang baru di Surabaya. Sebagai brand baru, peneli tertarik untuk meneli brand awareness. Kollabora mengkomunikasikan mengenai brand -nya yang melipu empat Brand Elements yang terdiri dari Brand Name, Logo & Symbol, Slogan dan Packaging melalui media sosial Instagram. Penelian ini bertujuan untuk melihat brand awareness masyarakat Surabaya terhadap Kollabora yang diukur dari kesadaran masyarakat terhadap empat brand elements. Adapun penelian ini menggunakan penelian kuantaf dengan metode survei. Hasil penelian ini menunjukkan bahwa ngkat brand awareness masyarakat Surabaya terhadap Kollabora ada pada ngkat ternggi, yakni Top Of Mind.
Star Studies Terhadap Images Hotman Paris Hutapea Netta Christine Tjahjono; Fanny Lesmana; Chory Angela Wijayanti
Jurnal e-Komunikasi Vol 8, No 1 (2020): VOL 8, NO 1 FEBRUARY 2020
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian star studies terhadap pengacara yang merupakan presenter Hotman Paris Hutapea, dengan pendekatan kualitatif deskriptif dilakukan dengan melihat bagaimana konstruksi image yang dibentuk oleh Hotman Paris. Melalui analisa teks media di Youtube, Instagram, serta berita online dengan menggunakan metode star studies milik Richard Dyer, dan Jane Stokes ditemukan bahwa Hotman Paris membentuk image konsumerisme menggunakan status sosial simbol untuk menciptakan citra dirinya yang Histrionic Personality, narsis, Playboy, serta memiliki jiwa sosial yang tinggi. Image Hotman dikonstruksikan sebagai bintang iklan built-in product dalam program TV, dan pengacara professional untuk kepentingan branding lembaga media.
Proses Aktivitas Media Relations di WWF- Indonesia Veronica Maureein; Otto Bambang Wahyudi; Titi Nur Vidyarini
Jurnal e-Komunikasi Vol 8, No 2 (2020): VOL 8, NO 2 AUGUST 2020
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

WWF-Indonesia sebagai organisasi nirlaba Indonesia yang bergerak di bidang lingkungan hidup telah beroperasi di Indonesia sejak 1962. Pada strukturasi direktorat komunikasi WWF-Indonesia di tahun 2019 lalu sekaligus menandai pembentukan divisi Brand, Media, dan Public Relations WWF-Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif menggunakan metode studi kasus ingin melihat bagaimana proses aktivitas media relations di WWF-Indonesia. Bentuk aktivitas media relations terbagi ke dalam 3 program utama, yaitu: 1) Tatap; 2) Tidak tatap; 3) Kemitraan. Pada penelitian ini, peneliti fokus pada aktivitas yang dilakukan pada Oktober 2019 – Januari 2020 yang memuat aktivitas: media monitoring, wawancara media, media briefing, pembuatan siaran pers, dan media trip. Seluruh kegiatan tersebut dimulai dalam proses perencanaan yang termuat dalam Annual Work Plan (AWP). AWP ini akan menjadi panduan kerja dan pembuatan program dan aktivitas media relations selama 1 tahun, menyesuaikan juga dengan hari-hari peringatan yang dirayakan oleh WWF-Indonesia. Proses perencanaan aktivitas media relations biasanya dimulai dengan pembuatan TOR (Terms of References) dari proyek terkait yang membutuhkan. Meskipun begitu, WWF-Indonesia sebagai organisasi terbuka yang dinamis juga tidak menutup adanya aktivitas yang harus dilakukan diluar perencanaan awal. Pelaksanaan aktivitas berdasarkan SOP yang telah dibuat dan kemudian evaluasi kegiatan media relations secara umum kembali pada pelaksanaan media monitoring, dimana output kegiatan umumnya berupa liputan pemberitaan terkait WWF-Indonesia.
Studi Komparatif: Pesan Komunikasi Pemasaran pada Postingan Instagram Healthy Catering Di Indonesia Jessica Michelle Hartono; Jandy Edipson Luik; Felicia Goenawan
Jurnal e-Komunikasi Vol 9, No 2 (2021): VOL 9, NO 2 SEPTEMBER 2021
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui perbandingan penggambaran pesan pada dua akun Instagram healthy catering di Indonesia. Instagram merupakan media sosial yang digunakan oleh beberapa merek healthy catering sebagai media utama dalam menyampaikan pesan komunikasi pemasaran. Melalui Instagram, peneliti dapat melihat perbandingan penggambaran pesan yang disampaikan oleh merek healthy catering di Indonesia. Menggunakan metode analisis isi kuantitatif, hasil temuan menunjukkan bahwa kedua merek sebagai pengirim pesan memiliki persamaan, yaitu paling banyak menggunakan tema pesan Aspiration and Beliefs dan Avalanche about to Roll. Sedangkan, tema pesan David and Goliath tidak ditemukan pada postingan Instagram Hadi Kitchen. Postingan paling banyak diunggah pada hari Kamis oleh YellowFit Kitchen dan hari Senin oleh Hadi Kitchen. Selain itu, pesan disajikan dalam bentuk media yaitu image, hashtag, caption, dan tag. Jumlah comments terbanyak ditemukan pada tema Aspiration and Beliefs. Sementara, jumlah likes terbanyak pada YellowFit Kitchen ditemukan pada postingan yang mengandung tema pesan Aspiration and Beliefs dan pada Hadi Kitchen postingan dengan likes terbanyak yaitu tema Glitz and Glam.
Efektivitas Media Instagram sebagai Alat untuk Mengubah Persepsi Generasi Millenial Bahwa Minum Jamu Itu Tidak Pahit Felita Wibowo; Felicia Goenawan; Vita Monica
Jurnal e-Komunikasi Vol 9, No 1 (2021): VOL 9, NO 1 FEBRUARY 2021
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah efektivitas Instagram Jamu Iboe terhadap masyarakat millennials Surabaya. Efektivitas diukur menggunakan metode Customer Response Index (CRI). Responden diukur mulai dari tahap awareness, comprehend, interest, intention, dan action. Teori yang digunakan untuk mendukung penelitian ini adalah Marketing Public Relations, teori Iklan, Efektivitas iklan, new media, millennials, dan fitur-fitur Instagram. Penelitian ini menghasilkan bahwa pada tahap comprehend Instagram efektif dan efektivitas actions pada Instagram belum efektif.
Restorasi Citra Kobe Bryant Di Pemberitaan Espn.Com Dan Nytimes Pada Tahun 2003 – 2004 Dandy Andresta; Ido Prijana Hadi; Astri Yogatama
Jurnal e-Komunikasi Vol 9, No 2 (2021): VOL 9, NO 2 SEPTEMBER 2021
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Restorasi Citra Kobe Bryant di Pemberitaan ESPN.com dan NYTimes pada tahun 2003 hingga 2004. Terdapat 5 indikator Restorasi Citra dalam Public Relations dalam pemberitaan mengenai Kobe Bryant. 5 indikator tersebut adalah Teknik Menyangkal, Teknik Menghindari Tanggung Jawab, Stretegi Mengurangi Serangan, Tindakan Korektif, Menanggung Akibat Krisis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis isi dengan pendekatan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini, peneliti melihat bahwa fungsi yang paling banyak terimplementasi adalah Teknik menghindari tanggung jawab.
Brand Awareness ETC's Finest Terhadap Masyarakat Surabaya Adrian Iskandar; Ido Prijana Hadi; Felicia Goenawan
Jurnal e-Komunikasi Vol 8, No 2 (2020): VOL 8, NO 2 AUGUST 2020
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ETC's Finest merupakan sebuah brand dimana menyediakan jasa custom dan laundry outfit. Sebagai suatu brand yang sudah eksis sejak tahun 2017 silam, peneliti tertarik untuk meneliti Tingkat brand awareness brand ETC's Finest selama ini. ETC's Finest telah mengkomunikasikan brand mereka dimana meliputi lima brand elements yang terdiri dari Brand Name, URL, Logo & Symbol, Slogan, dan Packaging melalui seluruh media komunikasi dari ETC's Finest. Brand Awareness juga merupakan aset yang dapat bertahan lama dan berkelanjutan, dimana dapat memberikan timbal balik bagi perusahaan. Maka dari itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat brand awareness ETC's Finest terhadap masyarakat Surabaya. Hal ini diukur dari kesadaran masyarakat terhadap lima brand elements ETC's Finest. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan menggunakan metode survei. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa tingkat brand awareness masyarakat Surabaya terhadap brand ETC's Finest berada pada tingkat tinggi tetapi belum maksimal, yaitu Brand Recall
Motif dan Kepuasan Subscriber Menonton Channel Deddy Corbuzier di Youtube Dhea Dithya Senduk; Lady Joanne Tjahyana; Daniel Budiana
Jurnal e-Komunikasi Vol 8, No 2 (2020): VOL 8, NO 2 AUGUST 2020
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif dan kepuasan subscriber dalam menonton channel Youtube Deddy Corbuzier. Channel ini mendapati julukan “father of Youtube” dan salah satu channel dengan konten video podcast yang konsisten mengunggah konten tersebut dibandingkan dengan Youtubers lain. Meskipun Deddy bukan orang pertama dengan konten tersebut. Peneliti menggunakan teori Uses and Gratification dengan empat indikator yang diambil dari jurnal milik Xinchen Xu yaitu novelty (keterbaruan), bandwagon (aktivitas dalam channel), ownness (kepemilikan), dan dynamic control (kontrol). Metode penelitian ini adalah survei dengan jenis penelitian deskriptif, eksplanatif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini juga menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji korelasi, uji-T berpasangan, serta tabulasi silang (crosstab) untuk melihat hubungan profil respoden dengan indikator motif dan kepuasan. Secara keseluruhan dapat dikatakan bahwa subscriber tidak mendapatkan kepuasan karena total rata-rata mean GS lebih besar dari total rata-rata mean GO, yaitu mean GS sebesar 3.99 dan mean GO sebesar 3.88. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif tertinggi adalah indikator bandwagon. Hal yang membuat subscriber tidak puas karena mayoritas adalah millennial. Mereka sudah terbiasa dengan teknologi, dan juga mereka tidak mendapatkan sudut pandang baru dari sesama subscriber. Hasil crosstab mengatakan bahwa semua profil responden memiliki hubungan yang tinggi dengan masing-masing indikator. Namun ternyata hal tersebut tidak membuktikan bahwa responden merasa puas.