cover
Contact Name
Anita Intan Nura Diana
Contact Email
anita@wiraraja.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalilmiahmitsu@wiraraja.ac.id
Editorial Address
Jl.Raya Sumenep-Pamekasan Km 5 Patean Sumenep 69451
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja)
ISSN : 26859173     EISSN : 23390719     DOI : 5876
Jurnal Ilmiah MITSU ISSN 2339-0719 adalah peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu teknik. Artikel-artikel yang dipublikasikan di jurnal Teknik meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli (prioritas utama), artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru (tidak prioritas). Jurnal Teknik diterbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Wiraraja Sumenep. Jurnal Teknik menerima manuskrip atau artikel dalam bidang teknik dari berbagai kalangan akademisi dan peneliti baik nasional maupun internasional.
Articles 188 Documents
ANALISA PERBANDINGAN PEKERJAAN INSTALASI UNIT AC CENTRAL BERBAHAN POLYURETHANE (PU) DAN BERBAHAN BAJA JENIS LAPIS SENG (BJLS) DITINJAU DARI SEGI WAKTU DAN BIAYA PADA PROYEK HOTEL SWISS BEL-INN JUANDA SURABAYA Teddy Soegiarto; Julistyana Tistogondo; Tony Hartono Bagio
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.377 KB) | DOI: 10.24929/ft.v6i1.415

Abstract

Ducting system berfungsi sebagai media untuk mensirkulasikan sejumlah udara dari suatu ruangan dengan bantuan Fan unit / blower pendingin udara (AC) Central dengan menggunakan sistem resirkulasi (Return Air). Jenis bahan dari ducting saat ini yang di gunakan ada 2 jenis, yaitu Polyurethane (PU) dan Baja Jenis Lapis Seng (BJLS). Instalasi ducting dengan material yang berbeda akan berdampak pada lama pengerjaan proyek dan biaya yang dikeluarkan sehingga akan mempengaruhi margin keuntungan proyek. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa perbandingan dari segi waktu dan biaya pengerjaan sistem ducting dengan kedua bahan diatas pada proyek Hotel Swiss Bel- Inn Juanda Surabaya. Instalasi ducting dengan bahan Polyurethane (PU) dari segi biaya lebih hemat 28,42% dibanding bahan BJLS, dan produktivitasnya pekerjaan dengan menggunakan bahan PU lebih tinggi (5,36 m²/orang/hari berbanding 3,57 m²/orang/hari).
EVALUASI BIAYA DAN WAKTU PEKERJAAN STRUKTUR PADA PROYEK MNC TOWER SURABAYA DENGAN METODE PERT Julistyana Tistogondo; Fidelis Rizky Setiawan
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.11 KB) | DOI: 10.24929/ft.v6i1.416

Abstract

Pada pelaksanaan proyek pembangunan MNC Tower Surabaya, mengalami keterlambatan waktu. Dari keterlambatan itu maka di lakukanlah review faktor dari keterlambatan yang terjadi dalam pembangunan proyek tersebut dengan hasil analisis biaya percepatan sebagai bahan pertimbangan untuk mengantisipasi terjadinya keterlambatan pembangunan proyek yang akan datang. Pada penelilian ini, dilakukan perencanaan langkah yang harus diambil untuk mengatasi keterlambatan tersebut dengan melakukan penyusun urutan kegiatan, menentukan durasi aktivitas dan menentukan besar biaya yang dikeluarkan sebagai konsekuensi percepatan pada proyek apartemen MNC TOWER 39 lantai. Data untuk penelitian didapat dari kontraktor yang bersangkutan. Didalam evaluasi ini ditekankan pada pembahasan pekerjaan basement sebagai item yang mengalami keterlambatan. Dari data schedule yang ada dan analisa dapat dibuat master schedule yang baru yang dapat digunakan untuk analisa percepatan dengan menggunakan metode PERT. Percepatan dilakukan pada pekerjaan yang berada pada lintasan kritis. Sehingga yang semula durasi pekerjaan struktur Basement adalah 450 hari dengan biaya sebesar Rp 45,035,612,198 menjadi 390 hari dengan biaya sebesar Rp 45,781,908,198. Percepatan dilakukan dengan menggunakan metode penambahan jam kerja atau lembur.
KINERJA SISTEMDRAINASE BERBASIS PARTISIAPASI MASYARAKAT DI PERUMAHAN BAPERTARUM DESA KOLOR KECAMATAN KOTA SUMENEP KABUPATEN SUMENEP Dhani Andika Prayudi; Cholilul Chayati
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (22.194 KB) | DOI: 10.24929/ft.v6i1.417

Abstract

Genangan akhir-akhir ini mulai banyak terjadi diberbagai kota di Indonesia. System darinase sangatlah dapat untuk menampung suatu debit aliran yang terjadi pada musim penghujan. Sering kali terjadi pada saat musim penghujan, peningkatan debit aliran yang dikarenakan oleh berbagai faktor, sehingga suatu sistem yang sudah ada tidak bisa lagi atau tidak mampu untuk menampung suatu aliran debit yang selanjutnya terjadi suatu banjir di suatu kawasan atau pemukiman. Terjadinya suatu genangan atau banjir di suatu kawasan atau wilayah tidak hanya terlihat dari faktor teknis saja, juga terkait erat dengan faktor non teknis yaitu: kondisi sosial, budaya dan ekonomi masyarakat.
ANALISIS KARAKTERISTIK MANAJEMEN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI KABUPATEN SUMENEP TAHUN 2017 Anita Intan Nura Diana; Ach. Desmantri Rahmanto
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.514 KB) | DOI: 10.24929/ft.v6i1.418

Abstract

Industri jasa konstruksi merupakan industri yang memiliki karakteristik-karakteristik khusus yang sulit untuk diantisipasi karena unik, sumber daya fluktuatif, melibatkan banyak pihak dan kepentingan, masalah kondisi alam dan tidak adanya standart yang baku. Umumnya pihak-pihak yang terlibat dalam konstruksi adalah kontraktor, pemilik (owner), konsultan, tenaga kerja, asuransi, pemerintah, supplier material dan lainnya. Jenis penelitian ini termasuk jenis penelitian non eksperimen yaitu penelitian yang pengamatannya dilakukan terhadap sejumlah variable menurut apa adanya dengan menggunakan metode survei. Dimana dalam menentukan tingkat kualitas sumber daya tenaga kerja proyek konstruksi gedung diperlukan adanya pengumpulan data serta informasi terkait proyek konstruksi gedung di Kabupaten Sumenep. Dari hasil penyebaran kuisioner kepada 40 responden yang mewakili kontraktor masing-masing di peroleh informasi bahwa lebih dari 85% responden menjawab ya untuk masing-masing item pertayaan dan 15% responden menjawab tidak untuk masing-masing item pertanyaan. Hal ini berarti responden yang mewakili kontraktor masing-masing telah menerapkan manajemen proyek konstruksi dengan baik. Variable memiliki nilai Asymp.sig < 0,05, artinya terima Ha (variable yang diteliti memberikan kontribusi terhadap beberapa aspek manajemen proyek.
DESAIN BALOK DAN KOLOM MENGGUNAKAN MANUAL DAN PROGRAM DI TINJAU DARI SEGI KEKUATAN DAN BIAYA Dwi Deshariyanto; Subaidillah Fansuri
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.402 KB) | DOI: 10.24929/ft.v6i1.419

Abstract

Tahap pembangunan gedung kantor dinas kesehatan kabupaten SUMENEP dari segi structural ini mengacu pada perbandingan perhitungan manual dan program di tinjau dari segi kekuatan dan biaya. arsitektural yang didapat serta dipadukan dengan standar dan peraturan persyaratan struktur bangunan yang berlaku. Desain balok dan kolom ini diharapkan dapat memberi gambaran awal perencanaan yang aman dan nyaman tanpa mengesampingkan aspekarsitektural yang diinginkan dengan berpedoman pada peraturan dan tata cara perencanaan struktur balok dan kolom, agar nantinya dapat dipertanggung jawabkan dengan baik secara teknis dan ilmiah. Perbandinga besaran biaya desain pada balok dan kolom yang hitung menggunakan metode manual berdasarkan perhitungan biaya detail menggacu pada Analisa Harga satuan Pekerjaan Kabupaten Sumenep zona C: Kecamatan Kota adalah Rp. 11.666.372 (Terbilang :Sebelas juta enam ratus enam puluh enan ribu tiga ratus tuju puluh dua rupia). pada perhitungan manual, 8.553.173 (Terbilang : Delapan juta lima ratus lima puluh tiga ribu seratus tujuh puluh tiga rupiah). pada perhitungan program STAAD PRO dan 9.058.029 (Terbilang :Sembilan juta lima puluh delapan ribu dua puluh Sembilan rupiah). pada perhitungan program SAP 2000.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENAMBANGAN BATU DI TINJAU DARI ASPEK LINGKUNGAN (STUDI KASUS DESA DASUK LAOK KECAMATAN DASUK KABUPATEN SUMENEP) Subaidillah Fansuri; Dwi Deshariyanto
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.377 KB) | DOI: 10.24929/ft.v6i1.420

Abstract

Manusia sebagai makhluk hidup berinteraksi dengan lingkungan alam sekitarnya. Antara manusia dan lingkungan hidup terdapat hubungan timbal balik. Manusia mempengaruhi lingkungan hidupnya, dan sebaliknya manusia dipengaruhi oleh lingkungan hidiupnya. Manusia ada didalam lingkungan hidupnya dan ia tidak dapat terpisahkan dari lingkungan hidupnya. Pertambangan mempengaruhi kualitas lingkungan hidup jika pertambangan memperhatikan lingkungan maka kualitas lingkungan akan terjaga, dan sebaliknya jika pertambangan tanpa ijin dan tidak memperhatikan lingkungan maka kualitas lingkungan tercemar.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi masyarakat terhadap penambangan batu di tinjau dari aspek lingkungan. Dengan jumlah sampel 80KK yaitu Masyarakat Desa Dasuk Laok yang terkumpul di Dusun Maaddungan 40 KK dan Dusun Kombang 40 KK, data yang diperoleh lalu diolah melalui program SPSS, sehingga di ketahui frekuensi pertanyaan yang didapat dari kuesioner. Hasilnya penambangan batu lebih banyak menimbulkan dampak negatif dari pada dampak positif terhadap lingkungan, terbukti dari jawaban responden, sebesar 74% responden merasakan dampak negatif dari adanya penambangan. Karena penambangan menyebabkan kerusakan lingkungan dari jawaban responden sebesar 81,8% responden mengatakan penambangan menyebabkan kerusakan lingkungan.
STUDI PENERAPAN VALUE ENGINEERING PADA STRUKTUR ATAP PEMBANGUNAN GEDUNG ISLAMIC CENTER DI DRIYOREJO KABUPATEN GRESIK Pujianto Pujianto; Koespiadi Koespiadi
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1366.323 KB) | DOI: 10.24929/ft.v6i2.618

Abstract

Rekayasa Nilai (Value Engineering) adalah salah satu teknik untuk mengendalikan biaya yang memiliki potensi keberhasilan cukup besar, dengan menggunakan pendekatan analisa nilai terhadap fungsinya yang dilakukan dengan cara menekankan pengurangan biaya sejauh mungkin dengan tetap mempertahankan tingkat kualitas dan ketahanan sesuai yang diharapkan. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji Faktor-faktor yang dapat berperan secara signifikan dalam mewujudkan efisensi rangka atap, Berapa besarnya penghematan yang dilakukan bila menerapkan Value engineering pada tahap perencanaan atap, dan Apakah penerapan studi Value Engineering pada proyek pembangunan dapat meningkatkan efisiensi dari segi biaya, waktu serta kualitas. Penelitian ini menggunakan metode analisis 7 tahap yaitu tahap informasi, tahap analisiss fungsional, tahap kreatif, tahap evaluasi, tahap pengembangan, tahap penulisan dan tahap presentasi. Penerapan Value Engineering ini dilakukan pada konstruksi rangka atap baja WF diganti dengan baja ringan (galvalum). Setelah melalui analisis dengan tujuh tahap diatas maka didapatkan hasil perhitungan dari biaya awal sebesar Rp.5.199.091.117,14 dan biaya setelah dilakukan Value Engineering adalah sebesar Rp.4.850.834.967,94 maka penghematannya sebesar Rp.348.256.149,21 atau sekitar 6,7%.
PRODUK UNGGULAN BERNILAI EKONOMIS BERBAHAN DASAR SAMPAH NON ORGANIK DALAM MENCEGAH KERUSAKAN LINGKUNGAN DESA KARANGANYAR KABUPATEN SUMENEP Dwi Deshariyanto; Anita Intan Nura Diana; Aryo Wibisono
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8114 KB) | DOI: 10.24929/ft.v6i2.619

Abstract

Dalam rangka mengemplementasikan pengurangan sampah plastik, Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam hal ini adalah Badan Lingkungan Hidup (BLH) mencanangkan untuk memberlakukan plastik berbayar kepada pelaku usaha seperti pusat perbelanjaan (Jar, 2016). Walaupun program pemerintah ini dapat mengurangi timbulan sampah yang semakin meningkat tiap tahunnya, tetapi butuh inovasi kreatif yang didominasi oleh masyarakat untuk mengurangi timbulan sampah serta meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Produk ekonomi kreatif ini akan mendukung program pemerintah tahun 2018 yaitu Visit Sumenep 2018. Menurut Kepala Disbudparpora Kabupaten Sumenep, pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap beberapa lokasi wisata yang ada di Kabupaten Sumenep, contohnya pantai slopeng, yang berada di Kecamatan Dasuk. Tempat wisata yang dikelilingi oleh pohon kelapa dan gunung pasirnya akan menjadi kawasan mainan di laut. Pantai lombang yang dikenal pasir putihnya dan pohon cemara udangnya ini akan menjadi wisata alam. Pulau Gili Iyang yang kaya akan oksigen, mencapai 20,9 persen akan menjadi wisata kesehatan. Pulau Gili Labak di Kecamatan Talango yang terkenal dengan ekosistem lautnya, akan menjadi wisata alam dan kerajinan (News Madura, 2017). Walaupun pihak Disbudparpora hanya memetakan beberapa daerah saja sebagai kawasan wisata, kawasan lain yang berada disekeliling juga dapat memperlihatkan potensi yang dimiliki. Hasil analisis baik secara kualitatif maupun kuantitatif yang dilakukan mulai tahap persiapan sampai tahap pelaksanaan, semuanya berjalan lancar. Warga Desa Karanganyar sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sosialisasi dan pelatihan, hal ini dapat dilihat dari beberapa dokumentasi di bab sebelumnya. Secara kuantitatif pemahaman warga tentang kebersihan lingkungan, prosedur pembuatan miniatur kerapan sapi, dan prosedur pembuatan website secara garis besar ada peningkatan yang cukup signifikan, hal ini dapat dilihat pada hasil analisis yang dijelaskan pada bab sebelumnya baik berupa tabel rekapitulasi kuisioner pra dan pasca sosialisasi/pelatihan maupun pie chart. Adapun rencana selanjutnya yang akan dilaksanakan adalah monitoring dan pendampingan, publikasi media elektronik sebanyak mungkin, dan penyusunan laporan akhir.
PEMANFAATAN AIR HUJAN DALAM UPAYA MENGURANGI DAMPAK KRISIS AIR BERSIH DI DESA LANGSAR KECAMATAN SARONGGI KABUPATEN SUMENEP Dhani Andika Prayudi; Ach. Desmantri Rahmanto
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4164.907 KB) | DOI: 10.24929/ft.v6i2.620

Abstract

Desa Langsar kecamatan Saronggi merupakan salah satu desa yang sering terjadi kekeringan dan kekurangan air bersih saat musim kemarau dari tahun ke tahun. Untuk itulah dibutuhkan manajemen bencana kekeringan dengan sistem manajemen air yang terpadu sehingga dapat tercipta keseimbangan dalam pemanfaatan air. Salah satu cara untuk mewujudkan gagasan tersebut adalah dengan menerapkan konsep sistem pemanfaatan air hujan (SPAH) di Dusun Cemmanis Desa Langsar. Peneliti mencoba untuk mengkaji secara mendalam terkait dengan tema manajemen bencana dengan metode pemanfaatan air hujan, dimulai dengan deskripsi dari pandangan terbuka dan data yang dikumpulkan dari literatur yang berkaitan dengan tema dan isu – isu sumber daya air di wilayah Desa Langsar, kemudian dilakukan analisis lebih lanjut dan kesimpulan yang diambil adalah terkait dengan aspek konservasi air dan pengelolaan sumber daya air untuk pasokan air di Desa Langsar Kecamatan Saronggi. Dari hasil perhitungan dengan data yang ada.,persentase (%) suplai air hujan yang terayani terhadap kebutuhan air bersih pada tahun 2018 sebesar 15% atau setara dengan 1.334 m3 dari total kebutuhan air bersih sebesar 8.672 m3 dengan total jumlah luasan daerah tangkapan air hujan (atap rumah) yaitu sebesar 3.950 m2 dan pada tahun 2028 hanya mampu terlayani sebesar 15% atau setara dengan jumlah suplai air hujan sebesar 1.758 m3 dari total kebutuhan air bersih sebesar 11.388 m3 dengan total jumlah luasan daerah tangkapan air hujan (atap rumah) untuk 10 tahun kedepan yaitu sebesar 5.206 m2.
KARAKTERISTIK KOMODITAS BATU KERIKIL DAN PASIR HITAM UNTUK BAHAN BANGUNAN DI KABUPATEN SUMENEP Subaidillah Fansuri; Anita Intan Nura Diana
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5574.965 KB) | DOI: 10.24929/ft.v6i2.621

Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk Indonesia yang semakin bertambah, berbanding lurus dengan pertambahan kebutuhan penduduk terhadap sandang, pangan dan papan. Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk maka semakin meningkat jumlah kebutuhan masyarakat dalam meningkatkan taraf hidup yang layak misalnya pembangunan infrastruktur jalan, bangunan gedung dsb. Pembangunan infrastruktur pasti membutuhkan material yang bermacam-macam seperti bahan campuran beton, membutuhkan pasir, kerikil, semen dan air. Karakteristik sifat beton memiliki kuat tekan tinggi namun lemah dalam kuat tarik maka dari itu dalam proses pembuatan beton dibutuhkan bahan yang bermutu untuk menjaga kualitas beton. Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah data primer. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah metode eksperimental. Dalam hal ini peneliti melakukan uji laboratorium yaitu percobaan kadar air pasir; percobaan berat jenis pasir; percobaan berat voleme pasir; test kebersihan pasir terhadap lumpur (endapan); test kebersihan pasir terhadap lumpur (pencucian); percobaan kadar air batu pecah; percobaan berat jenis batu pecah; percobaan berat voleme batu pecah; test kebersihan batu pecah terhadap lumpur (pencucian); Test Keausan Agregat Kasar. Teknik analisis data akan dilakukan dengan langkah-langkah berikut : 1) Survey lokasi; 2) Pengambilan sampel; 3) Uji laboratorium. Hasil percobaan kadar air agregat kasar untuk Desa Batuan 5,02%; Desa Batu Putih 1,83%; Desa Dasuk 2,08%; Desa Rubaru 1,93%; Desa Lenteng 2,04%. Hasil percobaan berat jenis kering agregat kasar untuk Desa Batuan 2,42 gr; Desa Batu Putih 2,39 gr; Desa Dasuk 2,45 gr; Desa Rubaru 2,53 gr; Desa Lenteng 2,32 gr. Hasil percobaan berat volume agregat kasar untuk Desa Batuan 1814,5 Kg/m3; Desa Batu Putih 2230,5 Kg/m3; Desa Dasuk 1977,5 Kg/m3; Desa Rubaru 2075,5 Kg/m3; Desa Lenteng 1852,5 Kg/m3. Hasil percobaan kebersihan agregat terhadap kadar lumpur agregat kasar untuk Desa Batuan 1 %; Desa Batu Putih 0,5 % ; Desa Dasuk 0,5 %; Desa Rubaru 0,5 %; Desa Lenteng 0,7 %. Hasil percobaan keausan agregat kasar untuk Desa Batuan 19,8 %; Desa Batu Putih 29,6 % ; Desa Dasuk 26,2 %; Desa Rubaru 24,8 %; Desa Lenteng 25,6 %. Hasil percobaan kadar air agregat halus untuk pasir pasuruan 14,15%; dan pasir pasirian 8,93%. Hasil percobaan berat jenis kering agregat halus untuk pasir pasuruan 2,27gr ; dan pasir pasirian 2,8 gr. Hasil percobaan berat volume agregat halus untuk pasir pasuruan 1459,3Kg/m3 ; dan pasir pasirian 1749,3 Kg/m3. Hasil percobaan kadar lumpur (pengendapan) agregat halus untuk pasir pasuruan 5,26 %; dan pasir pasirian 9 %. Hasil percobaan kadar lumpur (pencucian) agregat halus untuk pasir pasuruan 6,26 %; dan pasir pasirian 7,9 %.

Page 6 of 19 | Total Record : 188