cover
Contact Name
Ida Wiendijarti
Contact Email
ida.wiendijarti@upnyk.ac.id
Phone
+682137688150
Journal Mail Official
jik@upnyk.ac.id
Editorial Address
Kampus II UPN "Veteran" Yogyakarta, Jl. Babarsari 2, Tambakbayan, Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : 16933028     EISSN : 24078220     DOI : https://doi.org/10.31315/jik.v21i3
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmu Komunikasi focuses on writings that contain current research and thinking in the fields of: Communication Science, including media and journalism studies, audio and audiovisual broadcasting studies, public relations studies and advertising studies; Design of Visual Communication; Marketing Communications; Health Communication; Communication Psychology; Sociology of Communication;
Articles 504 Documents
Efek Paparan Tagar #KaburAjaDulu terhadap Intensi Bekerja ke Luar Negeri Mahasiswa Sarah Hanan; Hasanah, Khuswatun
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 23 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v23i2.15683

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola komunikasi masyarakat dan menjadikan media sosial sebagai ruang utama pembentukan opini publik serta perilaku sosial. Salah satu fenomena digital yang merepresentasikan dinamika sosial-ekonomi generasi muda Indonesia adalah viralnya tagar #KaburAjaDulu, yang mencerminkan kritik terhadap terbatasnya lapangan kerja dan ketidakpastian masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh paparan dua jenis narasi media sosial—narasi bela negara dan narasi pragmatis—terhadap intensi bekerja ke luar negeri pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta tahun akademik 2024/2025. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain post-test only control group melibatkan 90 responden yang dibagi ke dalam tiga kelompok perlakuan: narasi bela negara, narasi pragmatis, dan kelompok kontrol. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal–Wallis dan uji lanjut Dunn Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antar kelompok (p = 0,018). Kelompok yang terpapar narasi pragmatis memiliki intensi bekerja ke luar negeri tertinggi (M = 4,26), sedangkan kelompok bela negara terendah (M = 3,03). Temuan ini diinterpretasikan melalui Teori Pemrosesan Informasi (McGuire, 1985), yang menunjukkan bahwa pesan yang relevan secara emosional dan kontekstual lebih mudah diterima dan diinternalisasi. Penelitian ini menegaskan bahwa media sosial berperan sebagai arena ideologis tempat nilai-nilai nasionalisme dan pragmatisme ekonomi saling berinteraksi, serta menunjukkan perlunya strategi komunikasi bela negara yang adaptif terhadap realitas sosial generasi muda. Kata kunci: #KaburAjaDulu; intensi migrasi; bela negara; narasi media sosial
Masyarakat Tutur Siswa Beda Budaya di Sekolah Menengah Pertama Al Kautsar Bandar Lampung dalam Kajian Etnografi Komunikasi Kartika, Tina; Susrini, Pebriani Dwi; Besar, Ibrahim
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 20 No 1 (2022)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v20i1.3566

Abstract

Siswa SMP Al Kaustar 2019/2020 Bandar Lampung sebagai masyarakat tutur terdiri dari beragam etnik, etnik terbanyak adalah Lampung dan Jawa. Perbedaan etnik menjadikan siswa baru mengalami culture shock yang dapat menimbulkan dampak negatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi siswa yang dilatarbelakangi etnik berbeda, yaitu Etnik Lampung dan Etnik Jawa.  Penelitian ini menggunakan metode etnografi komunikasi dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan karakteristik informan, yaitu:siswa perantau kelas 7, 8 dan 9, Siswa perantau mengalami gegar budaya, siswa memiliki cukup banyak waktu dan kesempatan untuk dimintai keterangan, dan siswa tidak mengalami gegar budaya sebagai informan pembanding.Sehingga  responden berjumlah 11 orang siswa dan satu guru bimbingan konseling. Hasil penelitian menunjukkan pola komunikasi siswa di SMP Al Kautsar tentang penggunaan bahasa khas Kota Bandar Lampung sebagai bahasa pergaulan, hingga siswa mengalami culture shock.  Pola komunikasi merupakan penggabungan komponen komunikasi yang terdiri dari: genre, topik peristiwa komunikatif, tujuan dan fungsi peristiwa, setting, partisipan, isi pesan, urutan tindakan, kaidah interaksi, dan norma interpretasi. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa rekomendasi untuk para pihak sekolah untuk memberi materi pengenalan siswa baru tentang keberagaman budaya, kekhasan bahasa sebagai awal perilaku toleransi.
Komparasi Tiga Bingkai Media sebagai Implementasi Precede-Proceed untuk Kegiatan Game Lokal Kreasi Indonesia 2020 Marta, Rustono Farady; Kurniawan, Johannes; Kurniawati, Laurencia Steffanie Mega Wijaya; Bangun, Nurlina; Cholifah, Cholifah
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 20 No 1 (2022)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v20i1.4176

Abstract

Pemanfaatan teknologi dan komunikasi berbasis daring tengah menjadi sorotan publik, mengingat semakin meningkatnya jumlah pengguna internet di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran hidup sehat dengan tema pencegahan COVID-19 yang diadakan oleh Kemenparekraf melalui media daring dengan bingkaian informasi sesuai kepentingan institusi yang berbeda-beda. Studi yang dikonduksi akan menggunakan Teori Precede Proceed dari Green Lawrence dan metode analisis framing Entman untuk memperlihatkan perencanaan penyajian informasi melalui Tirto,id, Agi.or.id, dan Jakpusnews.pikiran-rakyat.com yang diharapkan mampu memberikan persuasi kepada masyarakat khususnya orang tua kepada anak. Hal menarik yang tampak dalam data penelitian ini adalah ketiganya tetap mampu memberikan informasi mendukung tujuan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengenai apresiasinya terhadap permainan daring bagi anak masa kini dan upaya dalam sosialisasi pentingnya kebersihan untuk menjaga kesehatan tubuh dengan taat protokol kesehatan yang berlaku. Penelitian ini memberikan rekomendasi kepada komunikator media digital agar media daring dapat terus mengedepankan kegiatan edukatif seperti acara Gelora 2020 serta informasi mengenai pengenalan virus COVID-19 dan pencegahannya, serta kepada penulis karya ilmiah selanjutnya agar dapat mengembangkan penelitian terutama pada media daring yang terus mengedepankan kegiatan edukatif serta informasi mengenai pengenalan virus COVID-19 dan pencegahannya seperti beberapa permainan daring yang dibawakan dalam tiga portal berita diatas.
Upaya Komunikasi Publik Pemerintah Kota Cilegon dalam Mengedukasi Masyarakat Di Masa Pandemi COVID-19 Annisarizki, Annisarizki annisa; Surahman, Sigit
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 20 No 2 (2022)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v20i2.4344

Abstract

Komunikasi publik yang dilakukan Pemerintah Kota Cilegon diharapkan dapat memberikan pemahaman dan melindungi masyarakat Cilegon dari wabah virus corona yang telah membuat Kota Cilegon dua kali masuk status zona merah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus yang berfokus pada komunikasi publik pemerintah Kota Cilegon dalam mengedukasi masyarakat pada masa pandemi COVID-19. Penelitian ini berusaha untuk menemukan strategi komunikasi publik pemerintah Kota Cilegon selama masa pandemi COVID-19, dengan melihat bagaimana permasalahan komunikasi publik yang dilakukan Walikota Cilegon selaku pengambil kebijakan dan komunikator di daerah. Hasil penelitian ini, pemerintah Kota Cilegon melakukan komunikasi publik dengan: mengeluarkan peraturan walikota tentang pencegahan COVID-19, selain itu pemerintah Kota Cilegon melakukan sosialisasi tentang disiplin hidup sehat kepada masyarakat, dan mengubah kebiasaan masyarakat untuk tetap memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Adapun rekomendasi untuk Pemerintah Kota Cilegon agar melakukan komunikasi publik lebih masif lagi dengan memanfaatkan berbagai media dalam memaksimalkan jargon “Aje Kendor”.
Studi Kasus Opini Masyarakat Terkait Keterbukaan Komunikasi Pemerintah Desa dalam Penanganan COVID-19 Purnamasari, Novita Ika
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 21 No 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v21i3.4540

Abstract

Penelitian ini didasari dari ditemukannya fakta dalam menyampaikan informasi pasien COVID-19, pemerintah desa enggan membuka data yang dibutuhkan masyarakat dengan alasan mengurangi kegelisahan. Mengejutkannya, ditemukan beberapa pengelola pemerintah desa yang secara diam-diam menyampaikan informasi COVID-19 hanya pada orang-orang terdekat dan meminta mereka untuk tutup mulut. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis permasalahan keterbukaan informasi yang menjadi penghambat pemerintah desa untuk menjalankan keterbukaan informasi dengan didasari dari opini masyarakat kecamatan Sumbermulyo maupun sebagian anggota pemerintah desa terkait COVID-19. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan rentang pengamatan Juni 2020 hingga Februari 2021 serta melibatkan enam informan. Melalui penelitian ini diketahui bahwa problem komunikasi terjadi pada sistem yang memiliki kuasa yaitu pemerintah desa di mana masing-masing satuan unit tugas memiliki aturan dan kebijakan berbeda, faktor kedekatan personal menjadi alasan longgarnya penanganan COVID-19 dan kesediaan mengungkap informasi hanya pada beberapa orang terdekat secara diam-diam, adanya keinginan agar data pasien tidak diungkap transparan karena dikhawatirkan berpengaruh pada skor sebaran COVID-19 kecamatan, dan tidak adanya komunikasi terstruktur yang membuat masyarakat harus membuat kebijakan sendiri.
Identitas Budaya Banyumasan dalam Dialek Ngapak Nugroho, Catur; Kusuma, Ilham Pria
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 21 No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v21i2.4556

Abstract

Fenomena malu untuk menggunakan bahasa Jawa Banyumasan atau dialek ngapak di luar daerah asal mulai dirasakan oleh sebagian mahasiswa yang berdomisili di kota Bandung. Tujuan penelitian mengevaluasi aktivitas komunikasi dan pemilihan penggunaan dialek ngapak sebagai identitas budaya Banyumasan yang terjadi pada mahasiswa asli Banyumas di lingkungan Universitas Telkom yang tergabung dalam komunitas IWAKMAS. Mahasiswa asal Banyumas menggunakan dialek ngapak ketika berinteraksi dengan teman yang berasal dari wilayah yang sama dan menciptakan sebuah komunitas bernama IWAKMAS sebagai bentuk identitas mereka. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi komunikasi. Data diperoleh dengan observasi partisipan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Terdapat sepuluh orang informan yang merupakan mahasiswa asli Banyumas yang menggunakan dialek ngapak dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian menemukan bahwa penggunaan bahasa Jawa Banyumasan dilakukan oleh para mahasiswa secara fleksibel disesuaikan dengan lawan berbicara. Komunikasi dan interaksi yang berjalan dengan spontan, mengikuti kebutuhan komunikasi, dan melibatkan semua individu yang terlibat dalam situasi komunikasi tertentu. Penggunaan dialek ngapak khas Banyumasan secara konsisten berperandalam membentuk identitas budaya Jawa Banyumasan, merupakan salah satu strategi dalam menjaga keberlanjutan identitas budaya di antara mahasiswa. Kontribusi penelitian ini menjadi rujukan bagi para pemangku kepentingan yang terlibat dalam pewarisan dan pemajuan budaya, terutama terkait bahasa daerah sebagai simbol dan identitas budaya.
The Construction of Identity of “Sultan” and Hedonism on TikTok @indrakenz Karunianingsih, Diyah Ayu
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 20 No 1 (2022)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v20i1.4562

Abstract

The number of TikTok users has increased significantly. The phenomenon of influencers and TikTok stars competing to present content to go viral and appear on the For Your Page (FYP). One of them is the content of luxury life, hedonism, and showing off branded goods. TikTok has become an arena for spectacle and construction of "sultan" identity and hedonism. Indra Kesuma is an Indonesian TikTok star and influencer who is viral among teenagers by presenting luxurious and hedonistic life and showing off branded goods, with the famous words “murah banget”. This is the background for the author to analyze TikTok as a spectacles media and the construction of the identity of “sultan” and hedonism on TikTok @indrakenz. The qualitative descriptive method with an analytical model, namely analyzing the words in the caption, the hashtags, the words spoken by Indra Kesuma, and the activities shown in the video with the theory construction of identity, hedonism, and spectacle. The results show that the construction of the identity of “sultan” and hedonism is carried out by writing the caption “sultan”, hashtag #sultan, the word “sultan” spoken by Indra Kesuma, as well as activities of the sultan such as buying luxurious cars, having luxurious dishes, and wearing fancy apparels. TikTok has become a media of spectacle for the spread of ideology about role models and standards of living for teenagers, namely the hedonistic life of the sultan. The research contribution provides knowledge that TikTok as a medium for teenagers to construct the identity of “sultan”, as well as being the spectacle of spreading ideology about the role model of the sultan.
Persepsi Dosen dan Mahasiswa terhadap Isu Efektivitas Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi COVID-19 Utami, Meilizza; Febrina, Diah
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 21 No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v21i2.4612

Abstract

Wabah COVID-19 telah mengubah banyak hal pada kehidupan manusia tidak terkecuali dalam proses belajar mengajar. Selama masa pandemi, semua lembaga pendidikan melaksanakan kegiatan pembelajaran secara daring. Isu efektivitas menjadi sebuah hal yang patut untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menemukan koorientasi dosen dan mahasiswa dengan mengukur tingkat kesepakatan, kongruen dan akurasi antara persepsi dosen dan mahasiswa terhadap isu efektivitas pembelajaran daring. Teori koorientasi digunakan dalam penelitian ini sebagai kerangka teori. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner sebagai instrumen penelitian. Kuesioner disebarkan kepada 122 responden yang terdiri dari dosen dan mahasiswa yang melakukan pembelajaran daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat koorientasi antara dosen dan mahasiswa terhadap isu efektivitaspembelajaran daring. Hal ini disebabkan oleh kongruen mahasiswa dan akurasi dosen pada isu efektivitas pembelajaran daring. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa masukan bahwa dalam hal pembelajaran daring kedua pihak yaitu dosen dan mahasiswa perlu membangun komunikasi untuk menemukan cara yang efektif di masa pandemi COVID-19.
Pengambilalihan Fungsi Kehumasan di Instalasi Humas Rumah Sakit Jiwa Daerah Dr. Arif Zainudin Surakarta Andhita, Pundra Rengga; Rahmawati, Yossi Adilia
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 20 No 2 (2022)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v20i2.4689

Abstract

Problematika kehumasan sering terjadi di instansi publik. Khususnya ketika fungsi humas hanya ditempatkan sebatas tingkat pelaksana komunikasi, sedangkan fungsi manajemen strategisnya diambil alih personel yang tidak memiliki latar belakang relevan. Praktik inilah yang disinyalir terjadi pada Instalasi Humas dan Pemasaran RSJD Dr. Arif Zainudin. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengambilalihan (Encroachment) fungsi kehumasan di Instalasi Humas dan Pemasaran RSJD Dr. Arif Zainudin. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menekankan perspektif encroachment theory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instalasi Humas dan Pemasaran RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta memiliki persoalan unik, yakni peran manajerial kehumasan dipegang personel dengan latar belakang pendidikan non-kehumasan (Ilmu komunikasi) dan letak posisi Instalasi Humas dan Pemasaran tidak strategis, terletak di struktur organisasi terbawah. Kedua permasalahan tersebut berimplikasi pada pengambilalihan wewenang, struktural dan fungsi kehumasan di bagian Instalasi Humas dan Pemasaran. Dalam tahap lebih lanjut, jika kondisi ini tidak ditindaklanjuti dengan baik dan cepat oleh manajemen maka akan memengaruhi kinerja organisasi. Kontribusi penelitian ini ingin memberikan masukan bagi RSJD Dr. Arif Zainudin agar lebih mengoptimalkan peran kehumasan di Instalasi Humas dan Pemasaran dengan cara melakukan perubahan holistik terkait penguatan wewenang, struktural dan fungsional dari Instalasi Humas dan Pemasaran.
Yowis Ben’s Agency Changing Structure of Hegemonic Language in Indonesia Cinemas Becomes a Critique of Jakarta’s Culture Industry Akbar, Moh. Rifaldi
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 20 No 1 (2022)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v20i1.4782

Abstract

This study describes cinema production by the Jakarta cultural industry that engages in anti-diversity practices. Cinema production in Jakarta is an industry that standardizes language in the social formation of Indonesian society, which has a variety of vernacular languages. This study aims to evaluate the centralization of the Jakarta Cultural Industry, especially the language practice in film. This study uses the desk research method with data collection techniques in the form of literature studies and digital observations. This research takes the case of Yowis Ben's agency social practice, which has carried out language structuring in the film industry in Indonesia. This study finds that Indonesian is a structure that alienates local languages in the industry and communication style that Jakarta dominates. Jakarta uses Indonesian in its cinematic style of speech as a form of standardization that Jakarta production houses do for for-profit purposes. This research is novel because it discusses the Indonesian language as the hegemony of the cultural industry centralization in Jakarta, which also explains the oppression of ethnic languages in Indonesia in terms of structure and agency theory.

Filter by Year

2008 2025