cover
Contact Name
Darus Altin
Contact Email
darus_altin@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
darus_altin@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Sain Peternakan Indonesia
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 19783000     EISSN : 25287109     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Sain Peternakan Indonesia (JSPI) pISSN 1978 – 3000 dan eISSN 2528 – 7109 adalah majalah ilmiah resmi yang dikeluarkan oleh Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu, sebagai sumbangannya kepada pengembangan Ilmu Peternakan yang diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dan Inggris yang memuat hasil-hasil penelitian,telaah/tinjauan pustaka, kasus lapang atau gagasan dalam bidang peternakan.
Arjuna Subject : -
Articles 572 Documents
Pengaruh Pemberian Air Buah Mengkudu (Morinda citrijolia L) terhadap Performans dan Berat Organ Dalam Ayam Broiler Yosi Fenita; Hidayat Hidayat; M. Sukma
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 3, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.3.2.55-62

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi per formans (konsumsi ransum, berat hidup dan konversi ransum) dan organ dalam (persentase berat gizzard, persentase berat usus halus, persentase panjang usus halus dan persentase berat hati) ayam broiler dengan pemberian air buah mengkudu. Penelitian ini dilaksanakan di Kandang Jurusan Peternakan, Universitas Bengkulu. Sejumlah 64 ekor ayam dibagi dalam 4 perlakuan. Perlakuan tersebut adalah P0 (sebagai kontrol tanpa pemberian air mengkudu ke dalam 1 liter air minum), P1 (25 ml air mengkudu dalam l liter air minum), P2 (50 ml air mengkudu dalam 1 liter air minum) dan P3 (75 ml air mengkudu dalam 1 liter air minum). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap. Uji DMRT dilakukan untuk menguji perbedaan anter perlakuan. Terdapat perbedaan yang nyata (P<0,05) pemberian air  buah mengkudu dalam air minum ayam broiler terhadap konsumsi ransum, berat hidup dan konversi ransum, persentase beret gizzard,persentase berat usus halus, persentase panjang usus halus dan persentase berat hati ayam broiler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa air buah mengkudu hingga 75 ml dalam air minum tidak memberikanperformans yang baik pada ayam broiler.Kata Kunci: Morinda citrijolia, performans, broiler
Komposisi Proksimat Nikumi (Surimi-like) Curing pada Beberapa Jenis Daging yang Dicuci (Leached) dengan Cara Kominusi Berbeda Suharyanto Suharyanto
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 2, No 2 (2007)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.2.2.91-96

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh cara pencucian danjenis daging terhadap beberapa komponen proksimat nikumi (seperti surimi). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial (3 X 3) dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah cara pencucian dengan tiga taraf (tanpa pencucian [P1], pencucian dengan ukuran daging 1,5 X 1,5 X 1,5 cm [P2], dan pencucian pada daging giling [P3]). P1 digiling tanpa dicuci, P2 setelah dicuci dan diperas kemudian digiling sedangkan P3 digiling terlebih dahulu kemudian dicuci dan diperas. Pencucian dilakukan hanya sekali selama 1 menit dengan menggunakan air dingin (suhu 5 – 10oC). Faktor kedua adalah jenis daging: Kuda (D1), Domba (D2) dan Sapi (D3). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa baik interaksi antara pencucian dan jenis daging maupun faktor pencucian terhadap komposisi proksimat nikumi tidak menunjukkan pengaruh nyata (P>0,05). Jenis daging berpengaruh nyata terhadap kadar lemak kasar nikumi (P<0,01). Kadar lemak kasar nikumi domba lebih tinggi dibandingkan kadar lemak jenis daging lainnya (P<0,01).Kata kunci: Metode leaching, surimi-like, daging, proksimat.
Kualitas Organoleptik Kerupuk Kulit Kaki Ayam yang Diproduksi dari Jenis Ras Ayam dan Larutan Perendam Berbeda Muhammad Irfan Said; Effendi Abustam; Arifuddin Arif
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 9, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.9.2.72-80

Abstract

ABSTRAK Kerupuk merupakan salah satu jenis produk makanan yang banyak diminati oleh masyarakat saat ini.  Kerupuk dari kulit kaki ayam merupakan produk olahan asal ternak yang memanfaatkan hasil ikutan dari pemotongan ayam.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kerupuk dari kulit kaki ayam yang diproduksi menggunakan jenis larutan perendam dan ras ayam berbeda.  Penelitian dilaksanakan secara eksperimen laboratorium menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial 3x2x3.  Faktor  I adalah bahan baku dari 3 jenis ras ayam (ras pedaging ; ras petelur dan buras).  Faktor II adalah 2 jenis larutan perendam (asam (CH3COOH 1% v/v) dan basa (Ca(OH)2 1% b/v), masing-masing perlakuan diulang 3 kali. Data pengamatan diperoleh dengan menggunakan sistem skala yang dilakukan oleh panelis. Data diperoleh selanjutnya dianalisis secara sidik ragam.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan jenis ras ayam berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap penampilan warna maupun kesukaan kerupuk kulit berdasarkan persepsi konsumen, namun tidak berpengaruh (P>0,05) pada bau, cita rasa dan kerenyahan.  Perbedaan jenis bahan perendam berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap cita rasa, namun tidak berpengaruh (P>0,05) terhadap persepsi bau, kerenyahan dan kesukaan kerupuk kulit.  Secara umum panelis memberikan persepsi lebih baik pada produk kerupuk kulit yang diproduksi dari bahan baku kulit kaki ayam ras pedaging yang direndam dalam larutan basa (Ca(OH)2 1% b/v). Kata kunci :  kualitas organoleptik, kerupuk, kulit kaki ayam, larutan perendam  
Pengaruh Leaching terhadap Komposisi Nutrisi Bakso Itik Talang Benih Olfa Mega
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 4, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.4.1.51-56

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mempelajari komposisi nutrisi bakso itik talang benih yang dibuat dari bahan baku nikumi. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak lengkap, yang terdiri dari empat perlakuan yaitu P0 (tanpa pencucian), P1 (1 kali pencucian), P2 (2 kali pencucian) dan P3 (3 kali pencucian), masing-masing perlakuanterdiri dari 3 ulangan. Data dianalisis ragam dengan menggunakan prosedur General Linier Models (GLM) dari Statistical Analysis System (SAS) Program. Perbedaan antar perlakuan dilakukan uji lanjut dengan Duncan Muliple Range Test (Steel dan Torrie, 1995). Hasil penelitian menunjukkan leaching (pencucian) tidak nyata (P>0,05) berpengaruhi terhadap kadar air dan kadar abu bakso tetapi nyata (P<0,05) menurunkan kadar protein dan kadar lemak, sedangkan karbohidrat meningkat pada leaching 2 kali (21,79%) dan 3 kali (21,87%). Penurunan kadar protein berturut-turut pada P1, P2 dan P3 adalah 2%; 9% dan 14%, sedangkan untuk kadar lemak turunsebanyak 1%; 29% dan 27% dibanding P0.Kata-kata kunci : komposisi nutrisi,bakso, itik talang benih, leaching
Pengaruh Suplementasi Daun Katuk Terhadap Ukuran Ovarium dan Oviduk Serta Tampilan Produksi Telur Ayam Burgo Heri D. Putranto
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 6, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.6.2.103-114

Abstract

ABSTRAKAyam Burgo merupakan salah satu plasma nutfah Provinsi Bengkulu dan juga Indonesia yang hingga saat ini belum banyak diketahui tentang informasi fisiologi reproduksinya. Selain dikenal karena keindahan bulu dan suara ayam jantannya, ayam Burgo betina juga memiliki potensi sebagai penghasil telur. Pada studi ini, ayam Burgo betina mendapatkan suplementasi ekstrak daun katuk yang dibagi dalam 4 aras yaitu nonsuplementasi, 9, 18 dan 27 gr/ekor/hari selama 8 minggu. Studi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi ekstrak daun katuk yang diberikan melalui air minum terhadap ukuran ovarium, oviduk dan tampilan produksi telur ayam Burgo betina sebagai salah satu upaya mendapatkan informasi dasar fisiologi reproduksinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan suplementasi ekstrak daun katuk tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter yang diamati (P>0,05). Tetapi dengan adanya suplementasi ekstrak daun katuk, ayam Burgo betina memiliki kecenderungan untuk bisa menghasilkan produksi telur yang lebih tinggi serta ukuran ovarium dan oviduk yang lebih baik dibanding ayam nonsuplementasi. Hal ini disebabkan karena daun katuk memiliki kandungan prekursor yang berperan dalam biosintesa eicosanoids dan terlibat dalam proses reproduksi dan fisiologi serta kandungan senyawa aktif seperti estradiol-17? benzoat yang dapat meningkatkan fungsi reproduksi dan merangsang pertumbuhan folikel sehingga ayam dapat menghasilkan produksi telur yang lebih tinggi.Kata kunci: Ayam Burgo betina, ovarium, oviduk, produksi telur.
Pengaruh Pengencer Susu Skim dengan Sitrat Kuning Telur dan Lama Penyimpanan terhadap Kualitas Semen Kambing Persilangan Nubian dengan Peranakan Ettawa Tatik Suteky; Siwitri Kadarsih; Yuli Yanti Novitasari
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 3, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.3.2.81-88

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pengencer susu skim dengan sitrat kuning telur dan lama penyimpanan terhadap kualitas semen kambing persilangan Nubian dengan Peranakan Ettawa. Semenditampung dengan menggunakan vagina buatan dari 3 kambing jantan, setelah ditampung semen segar dievaluasi kemudian diencerkan dengan 5 kombinasi pengencer (P1 = 100% sitrat kuning telur), (P2 = 75% sitratkuning telur + 25% susu skim), (P3 = 50% sitrat kuning telur + 50% susu skim), (P4 = 25% sitrat kuning telur + 75% susu skim) dan (P5 = 100% susu skim), semen disimpan selama 3, 6, 9 dan 12 hari pada suhu 4-7 0C. Kualitas semen (pH, motilitas spermatozoa, persentase spermatozoa hidup, dan persentase abnormalitas spermatozoa)dihitung setiap 3, 6, 9 dan 12 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengencer terbaik terdapat pada kombinasi pengencer P2 (75% sitrat kuning telur + 25% susu skim) pada penyimpanan 3 hari dengan persentase hidup 72,79%, motilitas massa 2,3 ± 0,58, motilitas individu 2,67 ± 0,58 dan persentase abnormalitas 11,4 %.Kata kunci : Pengencer, susu skim, sitrat kuning telur, kambing Nubian x PE.
Produksi Susu Induk Terhadap Pengaruh Pertambahan Bobot Badan, Bobot Sapih Dan Daya Hidup Anak Domba Ekor Tipis Jawa Periode Prasapih Jarmuji Jarmuji
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 5, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.5.1.34-42

Abstract

ABSTRAKPenelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh produksi susu induk terhadap pertambahan bobot badan, bobot sapih dan daya hidup anak domba ekor tipis Jawa periode pra-sapih. Penelitian dilakukan di UnitPenelitian dan Pengajaran Ternak Jonggol (JASTRU), Desa Singasari, Jonggol Bogor tahun 2007. Domba yang digunakan adalah sebanyak 100 ekor dalam keadaan bunting dan laktasi yang berumur rata-rata 3-5 tahun. Domba dilepas untuk grazing dari pukul 9 hingga 16 dan malamnya dikandangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi susu secara nyata berpengaruh terhadap pertambahan berat badan, berat sapih pada 2 bulan dan daya hidup pra-sapih. Domba jantan memiliki rata-rata pertambahan berat badan, berat sapih dan daya hidup yang lebih tinggi dari pada betina.Kata kunci: domba betina, domba, produksi susu, berat sapih.
Nilai Nutrisi Gulma Sawah Dominan di Kawasan Pesisir Kota Bengkulu Sutriyono Sutriyono; Nanik Setyowati; Hardi Prakoso; Agus Iswanrijanto; Eko Suprijono
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 4, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.4.2.88-93

Abstract

ABSTRAKPenelitian bertujuan untuk memperoleh spesies-spesies gulma potensial sebagai sumber pakan ternak, berdasarkan pada produksi, dominansi, dan nilai nutrisi. Penelitian dilaksanakan di lahan sawah KecamatanSungai Serut, Kota Bengkulu. Dibuat petak sampel berukuran 1 m x 1 m sebanyak lima puluh petak sampel dengan metode jalur transek. Gulma dipanen dengan akarnya, kemudian dicuci, dipilah-pilahkan menurutjenisnya, dihitung jumlah jenis dan jumlah individu untuk setiap jenis, dihitung ditimbang, dianalisis kandungan nutrisinya (bahan kering, Protein kasar, kalsium, posfor) dan kandungan energi. Berdasarkanpenelitian ditemukan 23 spesies gulma, dan lima jenis dominan adalah Gulma X (Ordo Poales), Fymbristilis milliaceae, Lindernia anagalis, Cyperus halpan, Ludwigia perennis, dengan nilai SDR berturut-turut adalah 18,30 %; 11,92 %; 10,82 %; 8,94 %; 7,55%; produksi biomasa 495,96 kg/ha atau 27,87 %; 206,2 kg/ha atau 11,15 %, 127.9kg/ha atau 7,19 % , 94.08 kg/ha atau 5,29 %. Kandungan protein 5,28 %; 6,89 %; 5,97%; 6,01 %; 7,39. Kandungan kalsium : 0,02 %; 0,09 %; 0,13 %; 0,08 %; 0,06 %; kandungan posfor 0,16 %; 0,33%; 0.57%; 0,26 %; 0,296 %. Seluruh gulma dominan menyebar secara berkelompok. Dapat disimpulkan bahwa gulma dominan mempunyai potensi sebagai sumber pakan.Kata kunci : spesies, gulma sawah, dominansi, produksi, nutrisi
Efek Waktu Pemberian Pakan dan Level Energi terhadap Cekaman Panas Berdasarkan Suhu Rektal dan Kulit Sapi Dara Fries Holland Suherman, Dadang
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 9, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.003 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mengevaluasi respon suhu rektal dan kulit sapi dara FH pada waktu pemberian pakan berbeda yang diberi konsentrat dengan kandungan TDN berbeda pula. Enam perlakuan: P1 (waktu pemberian pakan pukul 5.00 &amp; 18.00), P2 (pukul 8.00 &amp; 16.00) dan R1 (level TDN konsentrat 70%), R2 (level TDN konsentrat 75%), R3 (TDN konsentrat 75% mengandung minyak kelapa 3,5%). Secara keseluruhan, enam perlakuan: P1R1 (A), P1R2 (B), P1R3 (C), P2R1 (D), P2R2 (E), dan P2R3 (F). Penelitian dilakukan selama enam periode dan setiap periode selama 14 hari. Pengambilan data dilakukan setiap jam pada hari ke 4, 8, 12, dan 14 dari pukul 05.00 hingga pukul 20.00. Parameter unsur cuaca (suhu udara, kelembaban udara, kecepatan angin, dan radiasi matahari), parameter respon fisiologias (suhu rektal dan suhu kulit). Rancangan digunakan Rancangan Bujur Sangkar Latin 6 x 6. Analisis lanjut menggunakan Uji Tukey dan Kontras Ortogonal. Hasil penelitian didapatkan bahwa ternak yang mengkonsumsi pakan pada pukul 05.00 dan 18.00 cenderung memiliki rataan respon suhu rektal dan suhu kulit lebih rendah saat ada cekaman panas siang hari. Kesimpulan dari penelitian ini adalah beban cekaman panas dari sapi dara dapat diatasi dengan pengaturan waktu pemberian pakan dan pemberian pakan dengan energi mudah dicerna.Kata kunci: Waktu pemberian pakan, suhu rektal, suhu kulit, sapi perah dara
Pengaruh Pengencer Kuning Telur dengan Air Kelapa dan Lama Penyimpanan terhadap Kualitas Semen Kambing Nubian Dwatmadji Dwatmadji; Siwitri Kadarsih; Edi Soetrisno; Yanti Fisniarsih
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 2, No 2 (2007)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.2.2.65-71

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pengencer kuning telur dengan air kelapa dan lama penyimpanan terhadap kualitas semen kambing Nubian. Kambing Nubian yang digunakan berjumlah dua ekor berumur + 6 tahun. Semen hasil koleksi diencerkan menggunakan berbagai level pengencer kuning telur dengan air kelapa (P1=100% kuning telur, P2=75% kuning telur + 25% air kelapa, P3=50% kuning telur + 50% air kelapa, P4=25% kuning telur + 75% air kelapa, P5=100% air kelapa), lalu disimpan untuk diuji kualitasnya baik secara makroskopik maupun mikroskopik pada saat lama penyimpanan 2 hari, 4 hari, 6 hari, dan 8 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semen kambing Nubian memenuhi syarat untuk diencerkan. Pengencer yang dapat mempertahankan kualitas semen kambing Nubian adalah pengencer 75% kuning telur dengan 25% air kelapa dan pengencer 50% kuning telur dengan 50% air kelapa, dan saat penyimpanan yang paling baik adalah selama dua hari.Kata kunci : kambing Nubian, pengencer, penyimpanan, kualitas semen

Page 5 of 58 | Total Record : 572