cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 358 Documents
NILAI-NILAI KARAKTER PADA SASTRA LISAN (GUNDUL- GUNDUL PACUL, LIR-ILIR, SLUKU-SLUKU BATHOK, PADANG WULAN) SERTA RELEVANSINYA DALAM PEMBELAJARAN DI TK NURUL HUDA Gustiningsih, Gustiningsih
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.107 KB)

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk (1) mengetahui nilai-nilai karakter pada sastra lisan (Gundul-gundul Pacul, Lir-ilir, Sluku-sluku Bathok, dan Padhang Wulan), (2). mengetahui relevansi nilai-nilai pendidikan karakter dalam pembelajaran di TK Nurul Huda. Subjek penelitian ini adalah anak-anak (peserta didik) TK Nurul Huda 1 Melaya, yang terdiri dari TK kelompok A dan PAUD (Pendidikan Anak-anak Usia Dini) sebanyak duapuluh dua anak. Objek dalam penelitian ini adalah pemerolehan pendidikan karakter yang terdapat pada anak-anak TK kelompok A dan PAUD beserta relevansinya dalam pembelajaran sastra lisan di TK Nurul Huda 1 Melaya. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan wawancara kepada guru yang mengajar di TK Nurul Huda dan beberapa tokoh masyarakat. Penelitian ini mengunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) penentuan subjek dan objek penelitian, (2) langkah kerja penelitian (mengolah data, melalukan observasi, wawancara, instrumen penelitian, penyajian hasil data (3) menarik kesimpulam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) nilai karakter pada sastra lisan di TK Nurul Huda nilai religius, kreatif, mandiri, kerja keras, rasa ingin tahu, dan toleransi dari 18 nilai karakter yang ada hal ini dikarenakan sastra lisan dianggap kuno (2) relevansi pendidikan karakter dalam pembelajaran di TK Nurul Huda belum efisien atau belum efektif karena anak yang berasal dari suku Jawa belum sepenuhnya paham dengan tembang-tembang Jawa. Nilai pendidikan karakter yang terdapat pada sastra lisan sangat kaya dengan pendidikan karakter yang saat ini keberadaan sastra lisan perlahan mulai mudar.
ANALISIS KRITIS TEKS BERITA FEATURE KARYA SISWA KELAS VII SMP BUDI UTAMA KEROBOKAN TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., PUTU ARYA SUDARMA PUTRA; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum; ., Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.411 KB)

Abstract

Penelitian dengan rancangan deskriptif kualitatif ini, bertujuan untuk: (1) untuk mengetahui struktur makro yang mendasari teks berita feature karya siswa kelas VII SMP Budi Utama Kerobokan tahun pelajaran 2013/2014. (2) untuk mengetahui struktur mikro yang digunakan siswa kelas VII SMP Budi Utama Kerobokan tahun pelajaran 2013/2014 untuk menyampaikan gagasan dalam teks berita feature. (3) untuk mengetahui struktur supra yang digunakan siswa kelas VII SMP Budi Utama Kerobokan tahun pelajaran 2013/2014 untuk menyampaikan gagasan dalam teks berita feature. Penelitian ini menggunakan metode dokumentasi untuk mengumpulkan 20 teks berita feature. Struktur makro yang mendasari teks berita feature: adanya topik tentang kisah hidup seseorang. Struktur mikro yang digunakan dalam teks berita feature: adanya latar, detail, nominaliasi, dan kata ganti. Struktur supra yang digunakan dalam teks berita feature: judul, lead, situasi, dan adanya komentar. Simpulkan dari penelitian ini, yaitu struktur Makro yang mendasari teks berita feature adalah unsur topik tentang kisah kehidupan. Struktur mikro yang terletak pada unsur latar, detail, maksud, nominalisasi, kata ganti, ekspresi. Struktur supra yang digunakan secara keseluruhan memiliki masing-masing judul teks berita, lead, story. Saran penelitian sebagai berikut: (1) agar memperhatikan struktur sosial yang membentuk sebuah wacana. (2) agar memperhatikan struktur pembentuk wacana (struktur makro, mikro, dan supra). (3) diharapkan dapat menganalisis teks berita feature dengan ranah yang berbeda. Misalnya, pragmatik, sintaksis, morfologi, dan analisis kebahasaan lainnya.Kata Kunci : Analisis wacana kritis, teks berita feature Research with this qualitative descriptive design, aims to: (1) to determine the structure of the underlying macro news text feature works of the seventh grade students of SMP Budi Utama Kerobokan 2013/2014 school year. (2) to determine the microstructure of the used class VII SMP Budi Utama Kerobokan school year 2013/2014 to convey ideas in a text message feature. (3) to determine the structure used supra seventh grade students of SMP Budi Utama Kerobokan school year 2013/2014 to convey ideas in a text message feature. This study uses documentation to collect 20 news text feature. The structure of the underlying macro news text feature: the presence of the topic of the story of one's life. Microstructure that is used in the report text features: the presence of background, detail, nominaliasi, and pronouns. Supra structure used in the report text features: titles, leads, situation, and any comments. Conclude from this study, which is the underlying structure of news text Macro feature is the topic of the story elements of life. Microstructure which is located on the background elements, detail, purpose, nominalizations, pronouns, expressions. Supra structure used as a whole has a text title of each news, leads, story. Suggestions research as follows: (1) to pay attention to the social structures that make up a discourse. (2) to consider the structure-forming discourse (structural macro, micro, and supra). (3) is expected to analyze the text message feature with a different realm. For example, pragmatics, syntax, morphology, and other linguistic analysis.keyword : critical discourse analysis, text message feature
PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA SISWA KELAS IX.3 SMP NEGERI 2 DENPASAR TAHUN 2012/2013 Wiastra, I N Gd.; Gosong, I. M.; Putrayasa, I.B.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.598 KB)

Abstract

ABSTRAK Salah satu upaya yang bisa dilakukan oleh guru mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa adalah dengan melakukan inovasi pembelajaran. Metode bermain peran  merupakan metode simulasi bermain peran secara berkelompok untuk melatih siswa berkomunikasi dalam bentuk peragaan peristiwa secara bergiliran yang dilaksanakan di dalam kelas atau di luar kelas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas  dengan subjek penelitian siswa kelas IX.3 SMP Negeri 2 Denpasar sebanyak 42 orang, dilaksanakan dalam dua siklus. Dengan prosedur penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa siklus I nilai rata-rata kelas 77,97 dengan ketuntasan kelas sebesar 66,66% meningkat menjadi nialai rata-rata 83,35 dengan ketuntasan 100% pada siklus II. Terjadi  peningkatan sebesar 33,34%. Kualitas pembelajaran pada siklus I sebesar 78,57 dengan kualitas sedang meningkat menjadi 84,16 pada siklus II termasuk kualitas tinggi. Kata kunci : penerapan, metode bermain peran (role palying), meningkatkan, kemampuan berbicara   ABSTRACT One of the efforts that the Indonesian teacher does to incraese the ability of the studens to speak is by doing the innovation in teaching and learning process. The role playing method was used get the students to communicate in the form of performing the events. They would take turns to perform  in or out the classroom. The reseacher used a ents of Classroom Action Reseach. The subject was 42 students of IX.3 SMP N 2 Denpasar. It was done in two cycles. The first cycles showed the average of class score as 77,97 with the class completeness of 66,66 % and would increase to the average of 83,35 with the class completeness of 100 % in the second cycle with the increasing of 33,34%. The quality of learning in the first cycles was 78,57. It was adequate. The result would be 84,16 and in the second cycles, it was considered to be the high quality.   Key words : implementation,the method of role playing, increasing, the ability of speaking
DEVELOPING RESEARCH AND DEVELOPMENT OF ENGLISH FOR SPECIFIC PURPOSES: SPECIFIC REFERENCE OF ENGLISH FOR SECRETARY ., I MADE SUTA WIJANA GIRI; ., DR. LUH PUTU ARTINI, M.A.; ., PROF. DR. NI NYOMAN PADMADEWI, M.A.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan, karena itu berfokus pada perancangan dan pengembangan bahasa Inggris untuk materi kursus khusus untuk Sekretaris di Bali. Ada dua tujuan dari penelitian ini: (1) Untuk mengetahui bahan ajar yang perlu dikembangkan untuk sekretaris dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka; (2) Untuk mengetahui kualitas materi ESP yang dikembangkan sebagai bahan ajar untuk sekretaris. Dalam membuat buku ini peneliti menggunakan model yang diusulkan oleh Sugiyono (2009). Kemudian dari hasil observasi, wawancara, dan kuesioner, peneliti membuat draft buku dengan terdiri dari 8 unit.kedelapan unit tersebut yaitu; (1) Ucapan Salam, (2) Menemukan orang, (3) Masyarakat di tempat kerja, (4) Berurusan dengan angka, (5) Mengambil dan Memberi pesan, (6) Menerima Pengunjung, (7) Form, Amplop, dan Surat, ( 8) Keterampilan membaca. Format yang ditetapkan pada setiap unit di buat sama dengan organisasi bahan dengan set gambar, grafik, audio dan proyek. Masing-masing unit memiliki fokus yang berbeda untuk meningkatkan masing-masing keterampilan berbahasa. Dalam setiap unit, ada juga informasi tambahan yang disediakan untuk memperluas pengetahuan topik tertentu. Kualitas buku ini dianalisa melalui kuesioner dari para ahli dan siswa. Evaluasi buku ini didasarkan pada model evaluasi Hutchinson dan Waters (1987) tentang buku ESP. Hasil dari kuesioner menunjukkan kualitas yang bagus dari buku ini, karena hanya ada sedikit revisi dari para ahli dan mendapat umpan balik yang positif oleh siswa. Kata Kunci : ESP, materi pengembangan, sekretaris This study is a Research and Developmentsince it focuses on designing and developing course material for English for Secretaries in Bali. Two purposes of this study are : (1) to find out the instructional materials need to be developed for secretaries in improving their English ability; (2) to find out the quality of the developed of ESP material for secretary. In designing this material, the researcher used the model proposed by Sugiyono (2009). From the result of observation, interview, and questionnaire, the researcher made draft of material in the form of a book which consists of 8 units : (1) Greeting, (2) Locating People, (3) People at Work, (4) Dealing with Numbers, (5) Taking and Giving Message, (6) Receiving Visitors, (7) Form, Envelopes, and Letter, (8) Reading Skill. The format was set on each unit to maintain the material organization with set of pictures, graphics, audio and projects. Each unit has different focus to enhance each of the language skills. In each of the unit, there is also additional information provided to broaden the knowledge of particular topic. The quality of the course book was driven from questionnaire from expert judges and prospective students. The evaluation of the course book was based on Hutchinson and Waters (1987) on ESP book evaluation. The questionnaire resulted to a high quality of the course book because there were only minor revisions from the experts and there were some positive feedbacks by the prospective students. keyword : ESP, material development, secretaries.
“Use of ICT in Teaching-Learning & Evaluation” Yasa, Made Semadi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The writer of the article explained briefly the history of teaching learning process in India which applied the ?Gurukul System of Education? which were dedicated and knowledgeable teachers, individualized and learner center teaching, and self-motivated students eager to learn. And it moved toward to the use of Audio-Video aids in supporting teaching learning process till the use of ICT as the media in that process. ?Gurukul System of Education was in vogue in India. The main characteristics of Gurukul System were dedicated and knowledgeable teachers, individualized and learner centre teaching, and self-motivated students eager to learn. This system changed due to increase in number of students. Consequently, the number of teachers increased. Some teachers are born but rests of them have to be given rigorous training so as to develop required competency to become a teacher. Teachers have been conscious about the quality of their teaching. To enhance the quality, some teachers use teaching aids, like, charts, models ? static & working, specimen, slides, etc. because teachers are given training both in preparation and use of Audio-visual Aids. It is a known fact that majority of schools do not have appropriate teaching aids related to the school content. So teachers have no facility to use A ? V Aids during teaching. . . . . This is the age of INFORMATION dominated by the Digital Technology. The Digital Technology has influenced all aspects of human life. Education is not an exception. . . . . One such device is Computer. The Computer is an electronic device that has the capacity to store, retrieve & process both qualitative & quantitative information fast and accurately. The computers were never developed for improving quality of teaching ? learning process. But researchers started using Computers for teaching purpose. It gave birth to Computer Assisted Instruction (CAI), Computer Managed Instruction (CMI), Computer Based Instruction (CBI), etc. People started developing CAI for teaching different subjects at School as well as Higher Education level.?
Motivasi dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Berbasis Teks dengan Pendekatan Saintifik dalam Implementasi Kurikulum 2013 di SMA Negeri 2 Semarapura Tahun Pelajaran 2014/2015 ., DEWA MADE TIRTA; ., Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd; ., Dr.Gde Artawan,M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.344 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui motivasi belajar bahasa Indonesia berbasis teks dengan pendekatan saintifik dalam implementasi Kurikulum 2013; 2) mendeskripsikan ketercapaian KKM hasil belajar bahasa Indonesia berbasis teks dengan pendekatan saintifik dalam implementasi Kurikulum 2013; 3) menganalisis korelasi motivasi pada hasil belajar bahasa Indonesia berbasis teks dengan pendekatan saintifik dalam impelentasi Kurikulum 2013 di SMA Negeri 2 Semaraputa tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Sampel terdiri atas kelas XI MIPA, kelas XI IIBB, dan Kelas XI IIS. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner motivasi belajar dan hasil penilaian (tes) dari tiga kali penyajian Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) teks cerita bahasa Indonesia berbasis teks dengan pendekatan saintifik dalam implementasi Kurikulum 2013 di kelas XI SMA Negeri 2 Semarapura tahun pelajaran 2014/2015. Instrumentasi yang disusun dikolaborasikan untuk mengetahui validitas dan realibilitasnya, dan pengolahan data dilakukan dengan analisis regresi sederhanaKata Kunci : Motivasi belajar, hasil belajar, dan pendekatan saintifik This rescarch is intended to : 1) know motivation of learning text based Indonesian Language through sciencetific approach in 2013 curriculum implementation; 2) describe the achievement of KKM in the learning of text based Indonesian Language through sciencetific approach in 2013 curriculum implementation; 3) analize the corelation of achievement of learning text based Indonesian Language at SMA Negeri 2 Semarapura academic year 2014/2015. This study is a descriptive research. The sample of this study are students of year XI MIPA, XI IPIB, and XI IIS. The collection of the data was done by questioner motivation and achievement test after 3 times of classroom teaching on text based Indonesian through sciencetific approach in 2013 curriculum implementation for year XI SMA Negeri 2 Semarapura academic year 2014/2015. The intrument was arranged and colaborated to the validity and the reliability, and the data management was done by analysis of simple regressionanlysis.keyword : learning motivation, learning achievement, scientific approach
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATA KULIAH BERBICARA II BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER DI JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA, UNDIKSHASINGARAJA Wisudariani, N .M. Rai; Rasna, I W.; Gosong, I M.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.929 KB)

Abstract

Abstrak   Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) rancangan bahan ajar MK Berbicara II berbasis pendidikan karakter berdasarkan kebutuhan mahasiswa; (2) tingkat validitas bahan ajar berdasarkan validasi ahli; dan (3) respons pengguna bahan ajar berdasarkan hasil uji lapangan. Subjeknya adalah ahli isi bahan ajar, ahli media dan desain pembelajaran, dosen pengampu mata kuliah Berbicara II dan mahasiswa kelas 2a, 2b Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Undiksha tahun ajaran 2012/2013. Prosedur penelitian ini mengadaptasi prosedur penelitian dari Borg dan Gall.  Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi, observasi, angket, wawancara, dan tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) bahan ajar dirancang secara sistematis dan dilandasi oleh nilai pendidikan karakter, (2) tingkat validitas  bahan ajar  berada pada kualifikasi sangat baik, dan (3) respons pengguna bahan ajar dalam tahap uji lapangan tergolong sangat baik.   Kata kunci : pengembangan bahan ajar, pendidikan karakter         Abstract This study aims to describe the development of (1) the design of instructional materials Talking MK II based character education based on student needs, (2) the validity of teaching materials based on the expert validation, and (3) user response teaching materials based on field test results. Subject is the content expert instructional materials, media and instructional design expert, lecturer of the course students Speaking II and class 2a, 2b Language and Literature Department of Education of Indonesia, Undiksha academic year 2012/2013. This study adapted the procedure of the research procedures Borg and Gall. The method used to collect data in this study is documentation, observation, questionnaires, interviews, and tests. Results of this study indicate that (1) systematically designed instructional materials and some components of instructional materials containing the value of character education, (2) the validity of teaching materials are in very good qualifications, and (3) user response materials in the test phase field is in excellent condition. Keywords: development of teaching materials, educational character
Eka Juniani, Ni Putu (2016). The Effect of Think Pair Share Technique on the Students’ Achievement Motivation and Writing Competency of the Seventh Grade Students of SMP N 2 Kuta Selatan ., NI PUTU EKA JUNIANI; ., DR. NI MADE RATMININGSIH, M.A.; ., DR. LUH PUTU ARTINI, M.A.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed at: (a) finding out whether or not there is a significant effect of Think Pair Share Technique on the students? achievement motivation, (b) finding out whether or not there is a significant effect of Think Pair Share Technique on the students? writing competency, (c) finding out whether or not there is a simultaneous significant effect of Think Pair Share Technique on the students? achievement motivation and writing competency. This study was an experimental study which use Post-test only control group design. The population of the study was 10 classes of which consisted of 380 students and four classes were selected as the sample of the study which consisted of 152 students. The data of the study was analyzed by using one-way ANOVA and MANOVA. The result of the data showed that there is a significant effect of Think Pair Share Technique on the students? achievement motivation, there is a significant effect of Think Pair Share Technique on the students? writing competency, and there is a simultaneous significant effect of Think Pair Share Technique on the students? achievement motivation and writing competency.Kata Kunci : Think Pair Share Technique (TPS), Achievement Motivation, Writing Competency Penelitian ini bertujuan untuk: (a) mencari tahu pengaruh teknik Think Pair Share terhadap motivasi belajar siswa, (b) mencari tahu pengaruh teknik Think Pair Share terhadap kemampuan menulis siswa,, (c) mencari tahu pengaruh teknik Think Pair Share terhadap motivasi belajar siswa dan kemampuan menulis siswa. Penelitian ini adalah penelitian experimen yang hanya menggunakan desain Post-test only control group. Populasi penelitian ini yaitu 10 kelas yang terdiri dari 380 orang murid dan 4 kelas di pilih sebagai sampel yang terdiri dari 152 murid. Data dari penelitian ini di analisis dengan menggunakan one-way ANOVA dan MANOVA. Hasil dari data yang telah di dapat menunjukkan bahwa terdapat pengaruh teknik Think Pair Share terhadap motivasi belajar siswa, terdapat pengaruh teknik Think Pair Share terhadap kemampuan menulis siswa, dan terdapat pengaruh teknik Think Pair Share terhadap motivasi belajar siswa dan kemampuan menulis siswa.keyword : Teknik Think Pair Share (TPS), Motivasi belajar, Kemampuan menulis
Korelasi antara Disiplin, Motivasi, dan Semangat Kerja Guru dengan Kemampuan Mengajarkan Bahasa Indonesia di Kelas XI SMAN Se kota Denpasar Mudana, I.G.A.Md.Gd.; Rasna, I. W.; Suandi, N.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.954 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan disiplin, motivasi dan semangat kerja guru dengan kemampuan mengajarkan bahasa Indonesia pada SMA Negeri  sekota Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian expost facto. Sampel penelitian berjumlah 24 orang. Data didapatkan dengan memberikan kuesioner kepada responden, kemudian dianalisis dengan regresi sederhana, regresi ganda, dan korelasi ganda. Dari hasil analisis data, diperoleh beberapa temuan yaitu; (1)  terdapat hubungan yang signifikan antara disiplin kerja guru dengan kemampuan guru mengajarkan bahasa Indonesia dengan kontribusi 35,0%; (2) terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi kerja guru dengan kemampuan guru mengajarkan bahasa Indonesia dengan kontribusi sebesar 36,5%; (3) terdapat hubungan yang signifikan antara semangat kerja guru dengan kemampuan guru mengajarkan bahasa Indonesia  dengan kontribusi sebesar 41,8%. Kesimpulan dari penelitian ini disiplin, motivasi dan semangat kerja guru berhubungan positif dengan kemampuan  mengajarkan bahasa Indonesia pada SMA Negeri  sekota Denpasar dengan kontribusi  57,5%.   Kata kunci : disiplin, motivasi, semangat kerja mengajarkan bahasa Indonesia       Abstract This study was aimed at finding out the correlation between teacher?s discipline, teacher?s work motivation and teacher?s work ethic  and  teacher?s ability in teaching Indonesian at SMANs  throughout Denpasar This study was an expost facto research. The respondents were determined through  random sampling with a sample size of 24 Indonesian teachers of SMANs throughout Denpasar. The data were collected with questionnaires that were analyzed with simple regression, multiple regression and multiple correlation. On the basis of  the data analysis it was found that there was a significant correlation between teacher?s work discipline and teacher?s ability in teaching with 35.0% contribution; there was a significant correlation between teacher?s work motivation and teacher?s ability in teaching Indonesian  with 36.5% contribution; there was  a significant correlation between teacher?s work ethic and teacher?s ability in teaching Indonesian with 41.8% contribution; and there was a significant contribution between  teacher?s work discipline, teacher?s work motivation, teacher?s work ethics and teacher?s ability in teaching Indonesian with 57.5% contribution.   Keywords: discipline, motivation, work ethic in teaching Indonesian.
PEMBELAJARAN BAHASA BALI BERDASARKAN KURIKULUM 2013 DI KELAS XI SMA NEGERI 1 SINGARAJA ., KOMANG SUJANA; ., PROF.DR. I WAYAN RASNA, MPd.; ., PROF.DR. IDA BAGUS PUTRAYASA, M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 4, No 1 (2015):
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, dan (3) penilaian pembelajaran bahasa Bali berdasarkan Kurikulum 2013 (K-13) di kelas XI MIA SMA Negeri 1 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Bali kelas XI MIA 2 dan XI MIA 3. Objek penelitian ini adalah perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran bahasa Bali berdasarkan K-13. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi, observasi, dan wawancara. Data dianalisis dengan teknik analisis model Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perencanaan pembelajaran bahasa Bali disusun berdasarkan prinsip RPP K-13. Namun, ada beberapa komponen RPP yang kurang sesuai, seperti KD sikap religius dan sosial, indikator KD sikap religius dan sosial, materi, alat, dan langkah-langkah pembelajaran, serta perencanaan penilaian kompetensi keterampilan. (2) Pelaksanaan pembelajaran sesuai RPP dan berbasis pendekatan saintifik-teks. Kegiatan yang tidak dilakukan, seperti memberikan pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari, memfasilitasi siswa mengomunikasikan teks secara mandiri, dan merangkum pembelajaran. (3) Penilaian pelaksanaan pembelajaran mencakup penilaian kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan mengacu pedoman penilaian. Jadi, dapat disimpulkan bahwa persentase kesesuaian perencanaan pembelajaran sebesar 91%, pelaksanaan pembelajaran sebesar 84%, dan penilaian pembelajaran sebesar 94%. Semuanya terkualifikasi sangat sesuai dengan prinsip K-13. Guru bahasa Bali sebaiknya mencermati temuan ini untuk menyempurnakan tiga tugas pokoknya. Kata Kunci : Kurikulum 2013, pembelajaran, bahasa Bali This study aims to describe (1) planning, (2) implementation, and (3) assessment of Balinese language learning based on Curriculum 2013 (C-13) in XI MIA grade of SMA Negeri 1 Singaraja. The subject in this research is the Balinese teacher in XI MIA 2 and XI MIA 3. The research objects are planning, implementation, and assessment of Balinese language learning based on C-13. Research data was collected with the guidance documentation, observation, and interview. Data were analyzed with Miles and Huberman analysis techniques model that are data reduction, data display, and conclusion drawing. The result of this research showed that (1) lesson planning of Balinese language is based on lesson planning in C-13 principle. However, there are several components of the lesson planning are less correct, such as basic competence of attitudes (religious and social), indicator for basic competence religious and social attitude, material, tools, and steps of learning. (2) Implementation of attitude, knowledge, and skill competence learning is based on lesson planning based on scientific-text approach. Activities were not done, such as, give students a question that linking the previous knowledge with the material to be learned, facilitate students to communicate text independently, and conclude of learning. (3) Assessment was done based on authentic approach and comprehensive includes an assessment of the attitude, knowledge, and skills competence refers to the guidelines in the lesson planning. So, it can be concluded that percentage the suitability of lesson planning is 91%, learning implementation is 84%, and learning assessment is 94%. All of them qualified very suitable with the principle of C-13. Balinese language teacher should look carefully this research result to accomplish three main tasks.keyword : Curriculum 2013, learning, Balinese language