cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
ISSN : 24428051     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 203 Documents
Tingkat Burnout ditinjau dari Strategi Coping dan Efikasi Diri pada Perawat Rumah Sakit Jiwa Surakarta Widyo Retno, Nurasih; ., Machmuroch; Nanda Priyatama, Aditya
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 3, No 3 Des (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat Burnout ditinjau dari Strategi Coping dan Efikasi Diri pada Perawat Rumah Sakit Jiwa Surakarta     Level of Burnout Observed From Coping Strategy and Self Efficacy in Nurses of Surakarta Mental Hospital     Nurasih Widyo Retno, Machmuroch, Aditya Nanda Priyatama Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret       ABSTRAK   Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat burnout ditinjau dari strategi coping dan efikasi diri pada perawat rumah sakit jiwa Surakarta. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, dan menggunakan purposive quota incidental sampling sebagai teknik pengambilan sampel. Subjek penelitian ini berjumlah 40 orang perawat rumah sakit jiwa Surakarta. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan hasil Fhitung sebesar 7,162; p<0,00. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara strategi coping dan efikasi diri dengan burnout pada perawat rumah sakit jiwa Surakarta. Secara parsial, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara strategi coping dan efikasi diri dengan burnout. Sumbangan relatif yang diberikan strategi coping dan efikasi diri terhadap burnout adalah 27,9%. Sumbangan efektif yang diberikan strategi coping terhadap burnout sebesar 13,8%, sumbangan efektif yang diberikan efikasi diri terhadap burnout sebesar 14,1%, dan 72,1% dijelaskan oleh variabel lain. Kata kunci: (Burnout, Strategi Coping, Efikasi Diri)
Hubungan antara Efikasi Diri dan Aktualisasi Diri dengan Kecenderungan Menyontek pada Siswa MAN Karanganyar Rahmawati, Anisa; ., Hardjono; Adi Nugroho, Arista
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 3, No 3 Des (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan antara Efikasi Diri dan Aktualisasi Diri dengan Kecenderungan Menyontek pada Siswa MAN Karanganyar   The Correlation between Self-Efficacy and Self-Actualization toward Tendency of Academic Cheating on Students of Man Karanganyar Anisa Rahmawati, Hardjono, Arista Adi Nugroho Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret     ABSTRAK Sekolah merupakan tempat mengembangkan potensi yang dimiliki siswa agar dapat meraih prestasi tinggi dengan cara yang benar. Kenyataannya, banyak siswa yang menggunakan cara instan untuk mendapat prestasi tinggi. Salah satunya dengan menyontek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1. Hubungan antara efikasi diri dan aktualisasi diri dengan kecenderungan menyontek pada siswa MAN Karanganyar, 2. Hubungan antara efikasi diri dengan kecenderungan menyontek pada siswa MAN Karanganyar, dan 3. Hubungan antara aktualisasi diri dengan kecenderungan menyontek pada siswa MAN Karanganyar.   Populasi dalam penelitian ini adalah siswa MAN Karanganyar. Pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling, dari 30 kelas didapatkan 8 kelas untuk responden penelitian. Alat pengumpul data dalam penelitian ini adalah skala kecenderungan menyontek, skala efikasi diri, dan skala aktualisasi diri. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis pertama adalah analisis regresi dua prediktor, selanjutnya untuk menguji hipotesis kedua dan ketiga digunakan analisis korelasi parsial.   Berdasarkan hasil analisis regresi dua prediktor, diperoleh nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,524, p = 0,000 (p < 0,05), dan Fhitung 54,787 > Ftabel 3,027. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri dan aktualisasi diri dengan kecenderungan menyontek pada siswa MAN Karanganyar. Secara parsial menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara efikasi diri dengan kecenderungan menyontek pada siswa MAN Karanganyar (r = -0,273) serta terdapat hubungan negatif yang signifikan antara aktualisasi diri dengan kecenderungan menyontek pada siswa MAN Karanganyar (r = -0,179). Nilai R2 = 0,275 atau 27,5%, terdiri atas kontribusi efikasi diri terhadap kecenderungan menyontek sebesar 17,2% dan kontribusi aktualisasi diri terhadap kecenderungan menyontek sebesar 10,3%. Ini berarti masih terdapat 72,5% faktor lain yang mempengaruhi kecenderungan menyontek.   Kata kunci: efikasi diri, aktualisasi diri, kecenderungan menyontek, siswa
Meningkatkan Kemampuan Regulasi Emosi dengan Menggunakan Menulis Catatan Harian pada Mahasiswa Psikologi UNS yang sedang Mengerjakan Skripsi Rahmawati, Diah; Hardjajani, Tuti; Arif Karyanta, Nugraha
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 3, No 4 Mar (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatkan Kemampuan Regulasi Emosi dengan Menggunakan Menulis Catatan Harian pada Mahasiswa Psikologi UNS yang sedang Mengerjakan Skripsi Improving The Ability of  Emotional Regulation by Using Writing Diary for Students of Psychology to Accomplish Their Theses at Sebelas Maret University     Diah Rahmawati, Tuti Hardjajani, Nugraha Arif Karyanta Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret       ABSTRAK   Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui adanya pengaruh menulis catatan harian terhadap peningkatan kemampuan regulasi emosi pada mahasiswa Psikologi UNS yang sedang mengerjakan skripsi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuasi eksperimental dengan desain penelitian nonrandomized control group pretest and posttest design, serta menggunakan purposive sampling sebagai teknik pengambilan sampel. Subjek penelitian ini berjumlah 14 orang mahasiswa yang terbagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok control. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik independent sample/uncorrelated data t-test terhadap gain score. Hasil penelitian menunjukkan hasil menggunakan teknik Independent sample t-test dengan hasil perhitngan nilai t hitung = 2,191 dan ttabel = 0,1782. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh perlakuan menulis catatan harian terhadap kemampuan regulasi emosi pada mahasiswa Prodi Psikologi Fakultas Kedokteran UNS yang sedang mengerjakan skripsi. Sedangkan dengan Paired Sample t-test dengan hasil perhitungan nilai t hitung = 2.566 dengan pengujian 2 sisi, dan didapatkan ttabel sebesar 1,943. Hal ini menunjukkan adanya Terdapat perbedaan tingkat kemampuan regulasi emosi antara sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) diberikan perlakuan menulis catatan harian. Kata kunci: menulis catatan harian, kemampuan regulasi emosi
Perbedaan Tingkat Perkembangan Penalaran Moral Ditinjau dari Status Identitas Pada Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Angkatan 2012 Ruthdian Setiawati, Oktavia; ., Hardjono; Arif Karyanta, Nugraha
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 3, No 4 Mar (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbedaan Tingkat Perkembangan Penalaran Moral Ditinjau dari Status Identitas Pada Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Angkatan 2012     Differences Stages of Moral Reasoning Development Viewed by Identity Status on Students of Law Faculty Sebelas Maret University Class 2012     Oktavia Ruthdian Setiawati, Hardjono, Nugraha Arif Karyanta Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret     ABSTRAK   Salah satu tugas perkembangan pada remaja adalah mencari identitas dirinya. Pembentukan identitas berdasar atas eksplorasi terhadap berbagai pilihan untuk membuat komitmen terhadap pilihan tersebut. Eksplorasi yang dilakukan remaja dalam usahanya mencari identitas yang tepat bagi dirinya akan memberikan pengalaman berharga bagi remaja, sehingga dapat mengembangkan kemampuan pengambilan keputusan dalam menghadapi isu-isu etis. Seseorang yang memiliki pencapaian identitas diri akan memiliki penalaran moral pada tahap yang lebih tinggi dibanding seseorang yang masih mengalami kebingungan identitas. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat perkembangan penalaran moral ditinjau dari status identitas. Populasi penelitian adalah mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret angkatan 2012 yang masih tergolong remaja, sejumlah 390 mahasiswa. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Hukum UNS angkatan 2012 sejumlah 60 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik incidental quota sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala status identitas yang diadaptasi skala EOM-EIS II (Adams, 1998) sejumlah 43 aitem dengan nilai α untuk subskala achievement = 0,824, nilai α untuk subskala moratorium = 0,740, nilai α untuk subskala foreclosure = 0,820, nilai α untuk subskala diffusion = 0,660, serta skala penalaran moral yang diadaptasi dari MJT (Lind, 1999) sejumlah 24 aitem yang telah diuji coba terlebih dahulu. Analisis data menggunakan teknik analisis Kruskal-Wallis, diperoleh asymp.sig sebesar 0,673 > 0,05 dan nilai chi-square sebesar 3,173 < chi-square tabel 11,07. Hal ini berarti tidak ada perbedaan tingkat perkembangan penalaran moral ditinjau dari status identitas pada mahasiswa Fakultas Hukum UNS angkatan 2012. Hal-hal yang mempengaruhi tidak signifikannya penelitian ini adalah karena sebagian besar subjek berada pada transition dan low-profile identity status, sehingga mereka menggunakan alternatif sistem etis selain penalaran moral Kohlberg. Selain itu faktor usia dan pencapaian pendidikan subjek yang relatif sama mempengaruhi pencapaian penalaran moral pada responden. Kata kunci: penalaran moral, status identitas, mahasiswa.
Perbedaan Prokrastinasi Akademik Ditinjau dari Tingkat Aktualisasi Diri pada Mahasiswa Program Studi Psikologi FK UNS Angkatan 2010 dan 2011 Sukma K, Pravesti; Murti Karini, Suci Murti Karini; Widya Agustin, Rin
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 3, No 4 Mar (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbedaan Prokrastinasi Akademik Ditinjau dari Tingkat Aktualisasi Diri pada Mahasiswa Program Studi Psikologi FK UNS Angkatan 2010 dan 2011     The Difference Between Academic Procrastination Observed from Levels of Self-actualization On Student of Department of Psychology Medical Faculty Sebelas Maret University Year of 2010 and 2011     Pravesti Sukma Kiswandini, Suci Murti Karini, Rin Widya Agustin Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret       ABSTRAK   Mahasiswa dalam menjalani perkuliahan akan dihadapkan oleh masalah akademik dan non akademik. Permasalahan tersebut dapat membuat mahasiswa melakukan prokrastinasi akademik. Dengan adanya aktualisasi diri, seseorang selalu memotivasi dirinya untuk mencapai suatu prestasi. Seseorang yang mempunyai aktualisasi diri tinggi akan mempunyai dedikasi yang tinggi terhadap pekerjaan yang dilakukan. Sehingga orang yang mempunyai aktualisasi diri tinggi tidak mempunyai kecenderungan untuk melakukan prokrastinasi akademik. Sebaliknya orang yang mempunyai aktualisasi diri rendah mempunyai kecenderungan untuk melakukan prokrastinasi akademik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan prokrastinasi akademik ditinjau dari tingkat aktualisasi diri. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan subjek penelitian sebanyak 61 mahasiswa Psikologi UNS yang sedang menempuh semester empat dan semester enam. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan Skala Prokrastinasi Akademik yang dimodifikasi dari skala Khamidah (2009), dengan nilai validitas bergerak antara 0,261 sampai dengan 0,661 dan nilai reliabilitas (α) 0,911, dan Skala Aktualisasi Diri yang dibuat sendiri oleh peneliti, dengan nilai validitas yang bergerak dari 0,264 sampai dengan 0,642 dan nilai reliabilitas (α) 0,834. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik non parametrik dengan uji Kruskal-Wallis serta bantuan program SPSS for windows versi 20.0. Berdasarkan uji hipotesis dengan uji Kruskal-Wallis didapatkan nilai X2hitung <X2tabel yaitu 34,443 < 42,557 dan phitung >pvalue yaitu 0,223 > 0,05 dengan taraf signifikansi 5% (0,05) maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara prokrastinasi akademik ditinjau dari tingkat aktualisasi diri. Berdasarkan nilai koefisien determinasi R2 menunjukkan peran tingkat aktualisasi diri terhadap prokrastinasi akademik adalah sebesar 12,2%, sedangkan 87,8% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya. Hal ini menunjukkan masih banyak faktor-faktor lain yang mempengaruhi prokrastinasi akademik
Hubungan antara Burnout dan Locus of Control Eksternal dengan Intensi Turnover pada Tenaga Penjualan P.T. Budimas Makmur Mulia Surakarta Hidayat, Taufik; Yusuf, Munawir; Arif Karyanta, Nugraha
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 3, No 4 Mar (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan antara Burnout dan Locus of Control Eksternal dengan Intensi Turnover pada Tenaga Penjualan P.T. Budimas Makmur Mulia Surakarta    The Relationship between Burnout and External Locus of Control with Turnover Intention on the Salespeople of P.T. Budimas Makmur Mulia Surakarta The Relationship between Burnout and External Locus of Control with Turnover Intention on the Salespeople of P.T. Budimas Makmur Mulia Surakarta     Taufik Hidayat, Munawir Yusuf, Nugraha Arif Karyanta Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret       ABSTRAK   Intensi turnover merupakan salah satu indikasi efektivitas dan stabilitas organisasi. Organisasi yang memiliki tingkat turnover tinggi, berarti kurang mampu mengelola dan mempertahankan sumber daya manusia dengan baik sehingga keinginan individu untuk berhenti dan berpindah kerja meningkat. Tingginya tingkat intensi turnover pada tenaga penjualan dapat diprediksikan berhubungan dengan burnout yang dialami dan locus of control eksternal. Burnout adalah keadaan stres akumulatif yang ditandai kelelahan fisik-emosional serta sikap negatif terhadap pekerjaan. Locus of control eksternal merupakan kecenderungan atau keyakinan individu bahwa keberhasilan dan kegagalan disebabkan faktor di luar kontrol dirinya. Burnout dan locus of control eksternal diidentifikasikan sebagai faktor internal yang mempengaruhi intensi turnover. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif-korelasional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara burnout dan locus of control eksternal dengan intensi turnover. Penelitian ini merupakan penelitian populasi pada 61 tenaga penjualan. Penelitian ini menggunakan tiga instrumen pengumpulan data, antara lain skala intensi turnover, skala burnout, dan skala locus of control eksternal. Skala intensi turnover terdiri dari 38 aitem, dengan ri(x-1) 0,326 – 0,781 dan reliabilitas (α) = 0,952. Skala burnout terdiri dari 21 aitem, dengan ri(x-1) 0,325 – 0,779 dan reliabilitas (α) = 0,890. Skala locus of control eksternal terdiri dari 23 aitem, dengan ri(x-1) 0,325 – 0,597 dan reliabilitas (α) = 0,870. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan nilai F hitung = 16,166 > F tabel = 3,156 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) dan R = 0,598 yang berarti terdapat hubungan signifikan antara burnout dan locus of control eksternal dengan intensi turnover. Secara parsial, terdapat hubungan yang signifikan antara burnout dengan intensi turnover, dengan t hitung = 3,850 > t tabel = 2,002 dan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) ; serta tidak terdapat hubungan antara locus of control eksternal dengan intensi turnover, dengan t hitung = 0,634 < t tabel = 2,002 dan nilai signifikansi 0,528 (p > 0,05). Kesimpulannya, yaitu (1) semakin tinggi burnout dan locus of control eksternal, maka semakin tinggi pula intensi turnover, (2) semakin tinggi burnout, maka semakin tinggi intensi turnover, (3) locus of control eksternal yang tinggi, belum tentu intensi turnover juga tinggi. Selain itu, diketahui nilai R2 (R Square) sebesar 0,358 yang berarti total sumbangan efektif burnout dan locus of control eksternal terhadap intensi turnover adalah 35,8%. Kata kunci : intensi turnover, burnout, locus of control eksternal
Hubungan Antara Pesimisme dengan Prokrastinasi Akademik dalam Menyelesaikan Skripsi pada Mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Sebelas Maret Surakarta Agung N, Jaya; ., Machmuroch; Arif Karyanta, Nugraha
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 3, No 4 Mar (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan Antara Pesimisme dengan Prokrastinasi Akademik dalam Menyelesaikan Skripsi pada Mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Sebelas Maret Surakarta     Correlation Between Pessimism and Academic Procrastination In Completing Thesis On Students Of Psychology Medical Faculty Sebelas Maret University Surakarta     Jaya Agung Nugroho, Machmuroch, Nugraha Arif Karyanta Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret       ABSTRAK   Skripsi merupakan tugas akhir bagi mahasiswa S1 sebagai syarat untuk memperoleh gelar sarjana. Pengerjaan skripsi diharapkan dapat selesai dalam waktu satu semester, tetapi dalam pelaksanaannya tidak semua mahasiswa lancar menyelesaikan skripsi dalam jangka waktu tersebut. Pada saat mahasiswa merasa gagal dalam memenuhi target penyelesaian skripsi, maka akan muncul rasa takut akan gagal kembali dan menjadi pesimistik untuk dapat memenuhi target yang diharapkan. Sikap pesimitik ini dapat dilihat dari adanya perilaku prokrastinasi dalam menyelesaikan skripsi. Prokrastinasi menjadi strategi coping yang dilakukan mahasiswa untuk menghindari rasa takut gagal dan sikap pesimis yang mereka rasakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pesimisme dengan prokrastinasi akademik dalam menyelesaikan skripsi pada mahasiswa Prodi Psikologi FK UNS. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel incidental purposive sampling dengan subjek penelitian sebanyak 47 mahasiswa Psikologi FK UNS angkatan 2006 sampai 2008 yang sedang mengerjakan skripsi. Pengambilan data dilakukan menggunakan skala prokrastinasi akademik dalam menyelesaikan skripsi dengan nilai validitas bergerak antara 0,300 sampai dengan 0,779 dan nilai reliabilitas (α) 0,954; skala pesimisme dengan nilai validitas bergerak dari 0,288 sampai dengan 0,663 dan nilai reliabilitas (α) 0,827. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment Pearson dibantu program SPSS for windows versi 20.0. Berdasarkan hasil analisis dengan  product moment Pearson, diperoleh nilai koefisien korelasi (r) = 0,577; (p<0,05) dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara pesimisme dengan prokrastinasi akademik dalam menyelesaikan skripsi. Hal ini menunjukkan hipotesis dalam penelitian ini diterima. Peran pesimisme terhadap prokrastinasi akademik dalam menyelesaikan skripsi sebesar 33,3%.   Kata kunci: Pesimisme, Prokrastinasi Akademik, Skripsi, Mahasiswa
Hubungan Konsep Diri dengan Optimisme dalam Menyelesaikan Skripsi pada Mahasiswa Prodi Psikologi Fakultas Kedokteran UNS Kurniawan, Segendig; Nanda Priyatama, Aditya; Arif Karyanta, Nugraha
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 3, No 4 Mar (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan Konsep Diri dengan Optimisme dalam Menyelesaikan Skripsi pada Mahasiswa Prodi Psikologi Fakultas Kedokteran UNS     Relationship between Self Concept with Optimism in Preparation Thesis Among Students Of Psychology Medical Faculty Sebelas Maret University     Segendig Kurniawan,  Aditya Nanda Priyatama, Nugraha Arif Karyanta Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret       ABSTRAK   Skripsi adalah karya ilmiah yang diwajibkan sebagai bagian dari persyaratan pendidikan akademis di perguruan tinggi (Poerwadarminta, 1983). Mahasiswa yang menyusun skripsi dituntut dapat menyesuaikan diri dengan proses belajar yang ada dalam penyusunan skripsi. Salah satu penentu bagi keberhasilan dalam menyusun skripsi adalah sikap positif, yaitu merasa yakin bahwa masalah yang dihadapi dapat teratasi. Sikap positif ini disebut dengan optimism (Ginting, 2005). Salah satu faktor yang mempengaruhi optimisme dari dalam diri seseorang adalah unsur kepribadian, yaitu konsep diri. Konsep diri yang baik akan membuat mahasiswa merasa yakin dengan kemampuan yang dimilikinya, sehingga mampu mengoptimalkan kemampuannya dalam menghadapi permasalahan yang dihadapi dalam proses penyelesaian skripsi.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan optimisme dalam menyelesaikan skripsi pada mahasiswa Prodi Psikologi Fakultas Kedokteran UNS. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Prodi Psikologi Fakultas Kedokteran UNS angkatan 2006 sampai 2009. Sampel penelitian ini sejumlah 48  mahasiswa Prodi Psikologi Fakultas Kedokteran UNS angkatan 2006 sampai 2009 yang sedang dalam proses penyusunan skripsi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan purposive incidental sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah skala konsep diri dan skala optimisme dalam menyelesaikan Skripsi. Analisis data menggunakan teknik korelasi product moment Pearson.   Berdasarkan hasil analisis teknik korelasi product moment Pearson diperoleh nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,808 dan p = 0,000 (p < 0,05) artinya ada hubungan positif yang signifikan antara konsep diri dengan optimisme dalam menyelesaikan skripsi pada mahasiswa Prodi Psikologi Fakultas Kedokteran UNS, yang menunjukkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini diterima. Semakin tinggi konsep diri subjek, maka akan semakin tinggi optimisme mahasiswa Prodi Psikologi Fakultas Kedokteran UNS dalam menyelesaikan  skripsi. Konsep diri memiliki peran terhadap optimisme dalam meyelesaikan skripsi sebesar 65,4%.text   Kata kunci: konsep diri, optimisme, skripsi, mahasiswa.
Perbedaan Kecerdasan Emosi Siswa Sekolah Dasar Ditinjau dari Model Pembelajaran Sekolah Reguler, Sekolah Alam, dan Homeschooling Nur Citra Din, An Nisaa; Murti Karini, Suci; Widya Agustin, Rin
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 4, No 1 Jun (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbedaan  Kecerdasan Emosi Siswa Sekolah Dasar Ditinjau dari Model Pembelajaran Sekolah Reguler, Sekolah Alam, dan Homeschooling   The Emotional Intelligence Differences of Elementary School Students Seen from Learning Model of Regular Schools, Nature Schools, and Homeschooling     An Nisaa Nur Citra Dien, Suci Murti Karini, Rin Widya Agustin Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret       ABSTRAK   Perkembangan kecerdasan emosi selain dipengaruhi kondisi fisik juga dipengaruhi oleh pengalaman emosi dalam konteks sosial kehidupannya. Pada masa anak tengah dan akhir, anak mulai berkembang dalam lingkungan sosial yang lebih luas, yaitu sekolah sehingga sekolah menjadi salah satu lingkungan yang banyak memberikan peran dalam proses perkembangan kecerdasan emosi anak. Pada saat ini banyak model pembelajaran yang berkembang selain bentuk sekolah reguler pada umumnya, antara lain sekolah alam dan homeschooling. Perbedaan model pembelajaran yang mencakup lingkungan dan aktivitas pembelajaran di sekolah reguler, sekolah alam, dan homeschooling ini mengarahkan pada pembentukan kecerdasan emosi yang berbeda di masing-masing model pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kecerdasan emosi pada siswa sekolah dasar ditinjau dari model pembelajaran di sekolah reguler, sekolah alam dan homeschooling. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian adalah siswa sekolah dasar (9-11 tahun) pada sekolah reguler, sekolah alam, dan homeschooling di Bogor dan telah menjalani model pembelajaran tersebut selama 3 tahun dengan jumlah 30 orang pada masing-masing model pembelajaran. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Alat pengumpulan data menggunakan skala kecerdasan emosi, observasi, dan wawancara. Analisis data menggunakan teknik analisis One Way Anova. Hasil uji One way anova untuk kecerdasan emosi ditinjau dari model pembelajaran di sekolah reguler, sekolah alam, dan homeschooling diperoleh  F hitung > F tabel (3,480 > 3,101) dengan probabilitas p-value< 0,05 (0,035 < 0,05). Hal ini berarti hipotesis diterima, terdapat perbedaan kecerdasan emosi ditinjau dari model pembelajaran di sekolah reguler, sekolah alam, dan homeschooling. Hasil analisis deskriptif menunjukkan perbedaan rata-rata kecerdasan emosi yang signifikan terdapat pada kelompok model pembelajaran sekolah reguler dan homeschooling Kata kunci : kecerdasan emosi, model pembelajaran, sekolah reguler, sekolah alam, homeschooling
Kecemasan Berbicara di Kelas Ditinjau dari Komunikasi dalam Keluarga dan Self-Efficacy pada Siswa Kelas VII SMP N 3 Widodaren Kabupaten Ngawi Laras Listiyani, Wulan; ., Machmuroch; ., Hardjono
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 4, No 1 Jun (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan Berbicara di Kelas Ditinjau dari Komunikasi dalam Keluarga dan Self-Efficacy pada Siswa Kelas VII SMP N 3 Widodaren Kabupaten Ngawi     Speaking Anxiety in the Classroom Observed From Family Communication and Self-Efficacy in the VII Grader of SMP N 3 Widodaren of Ngawi Regency     Wulan Laras Listiyani, Machmuroch, Hardjono Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret       ABSTRAK   Proses pembelajaran yang efektif memerlukan interaksi timbal-balik antara guru dan siswa maupun antarsiswa di dalam kelas. Proses pembelajaran siswa di kelas dapat dilakukan melalui kegiatan berbicara dalam bentuk bertanya, menjawab, berpendapat, berdiskusi, bercerita, dan mempresentasikan tugas. Situasi kelas yang formal dan lingkungan sekolah yang baru dapat membuat siswa merasa cemas, sehingga dapat memengaruhi partisipasi siswa di kelas termasuk dalam hal berbicara. Kecemasan berbicara di kelas yang dirasakan oleh siswa diduga terkait dengan self-efficacy dan komunikasi dalam keluarga yang dimilikinya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui: 1. Hubungan antara self-efficacy dan komunikasi dalam keluarga dengan kecemasan berbicara di kelas pada siswa kelas VII SMP N 3 Widodaren Kabupaten Ngawi, 2. Hubungan antara self-efficacy dengan kecemasan berbicara di kelas pada siswa kelas VII SMP N 3 Widodaren Kabupaten Ngawi, dan 3. Hubungan antara komunikasi dalam keluarga dengan kecemasan berbicara di kelas pada siswa kelas VII SMP N 3 Widodaren Kabupaten Ngawi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP N 3 Widodaren Kabupaten Ngawi. Teknik sampling penelitian ini adalah total sampling. Data penelitian dikumpulkan menggunakan skala kecemasan berbicara di kelas, skala self-efficacy, dan skala komunikasi dalam keluarga. Teknik analisis untuk menguji hipotesis pertama analisis regresi ganda, adapun untuk menguji hipotesis kedua dan ketiga digunakan analisis korelasi parsial. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan negatif yang signifikan antara self-efficacy dan komunikasi dalam keluarga secara bersama-sama dengan kecemasan berbicara di kelas (R= 0,820, p<0,05, dan Fhitung 66,629 > Ftabel 3,138). Ada hubungan negatif yang signifikan antara self-efficacy dengan kecemasan berbicara di kelas (r= -0,684, p<0,05). Ada hubungan negatif yang signifikan antara komunikasi dalam keluarga dengan kecemasan berbicara di kelas (r=-0,396, p<0,05). Self-efficacy dan komunikasi dalam keluarga secara bersama-sama memberi sumbangan efektif sebesar 67,2% terhadap kecemasan berbicara di kelas (R2= 0,672). Kata Kunci: kecemasan berbicara di kelas, self-efficacy, komunikasi dalam keluarga, siswa kelas VII

Page 8 of 21 | Total Record : 203


Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 1 Jun (2021): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 5, No 1 Jun (2016): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 4, No 4 Mar (2016): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 4, No 4 Mar (2016): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 4, No 3 Des (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 4, No 2 Sep (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 4, No 1 Jun (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 4, No 1 Jun (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 4 Mar (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 4 Mar (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 3 Des (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 3 Des (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 2 Sep (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 2 Sep (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 1 Jun (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 1 Jun (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 5 Mar (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 5 Mar (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 4 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 4 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 3 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 3 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 4 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 4 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 3 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 3 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa More Issue