cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
ISSN : 24428051     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 203 Documents
Hubungan Antara Kecanduan Internet dan Depresi Pada Mahasiswa Pengguna Warnet di Kelurahan Jebres Surakarta Dewiratri, Tiarania Dewiratri; Murti Karini, Suci; ,, Machmuroch
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 3, No 2 Sep (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Correlation Between Internet Addiction and Depression On The College Students Who Used The Internet Cafe at Jebres Surakarta   Tiarania Dewiratri, Suci Murti Karini, Machmuroch Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret   ABSTRAK Berselancar di internet merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan bagi sebagian besar mahasiswa, tapi banyak yang tidak sadar bahwa kegiatan itu justru dapat membuat kecanduan internet dan berakibat timbulnya depresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar hubungan antara kecanduan internet dengan depresi pada mahasiswa pengguna warnet di kelurahan Jebres. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara kecanduan internet dan depresi. Sampel penelitian ini adalah pengguna warnet di kelurahan Jebres (area kampus UNS). Sampel penelitian berjumlah 142 mahasiswa yang di ambil menggunakan teknik purposive incidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan skala kecanduan internet dan skala Beck Depression Inventory (BDI) secara bersamaan. Validitas skala kecanduan internet yaitu antara 0,319 sampai 0,691 dan reliabilitas sebesar 0,923. Adapun BDI memiliki validitas 0,7 dan reliabilitas 0,9. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis korelasi Pearson. Berdasarkan perhitungan diperoleh hasil koefisien korelasi sebesar 0,859 dan diperoleh nilai R square sebesar 0,739. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara kecanduan internet dan depresi pada mahasiswa pengguna warnet di kelurahan Jebres Surakarta, yaitu jika kecanduan internet tinggi maka depresi yang dialami akan tinggi pula. Adapun untuk sumbangan pengaruh dari variabel bebas sebesar 73,9%.   Kata kunci: kecanduan internet, depresi, mahasiswa
Perbedaan Burnout Ditinjau dari Dukungan Sosial pada Atlet Women’s National Basketball League (WNBL) Indonesia Rianto, Yenny Rianto; ,, Hardjono; Arif Karyanta, Nugraha
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 3, No 2 Sep (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Differences of Burnout Viewed from Social Support on Women’s National Basketball League Athlete (WNBL) Indonesian     Yenny Rianto, Hardjono, Nugraha Arif Karyanta Program Studi Psikologi FakultasKedokteran UniversitasSebalasMaret       ABSTRAK   Burnout merupakan suatu keadaan keletihan fisik, emosional, depersonalisasi, dan rendahnya penghargaan terhadap diri sendiri yang terjadi karena stres yang diderita dalam jangka waktu yang lama, dalam situasi yang menuntut keterlibatan emosional yang tinggi dalam lingkungan klub. Seorang atlet rentan terhadap burnout karena atlet selalu berorientasi pada prestasi, berkomitmen tinggi, dan stres karena banyaknya tuntutan dari lingkungan klub. Untuk mengurangi terjadinya burnout pada atlet, maka diperlukan pemberian dukungan sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan burnout ditinjau dari dukungan sosial pada atlet Women’s National Basketball League (WNBL) Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet Women’s National Basketball League (WNBL) Indonesia dengan jumlah sampel 60 responden. Penelitian ini menggunakan seluruh populasi sebagai sampel karena terbatasnya jumlah sampel. Burnout diukur dengan Maslach Burnout Inventory (MBI) dengan nilai cronbach alfa sebesar 0,908 dan dengan rentang validitas (r hitung) 0,337 – 0,836 diatas nilai r tabel sedangkan skala dukungan sosial dengan nilai cronbach alfa sebesar 0,938 dan dengan validitas (r hitung) 0,313 – 0,780 diatas nilai r tabel. Analisis data menggunakan teknik analisis varians satu jalur. Hasil analisis varians satu jalur untuk burnout ditinjau dari dukungan sosial pada atlet Women’s National Basketball League (WNBL) Indonesia, diperoleh F hitung > F tabel (34,703 > 3,159) dengan p-value 0,000 < 0,05. Hal ini berarti hipotesis alternatif diterima, terdapat perbedaan burnout yang signifikansi ditinjau dari dukungan sosial pada atlet Women’s National Basketball League (WNBL) Indonesia. Hasil analisis deskriptif menunjukkan adanya perbedaan rata-rata burnout ditinjau dari dukungan sosial. Perbedaan tersebut terlihat pada dukungan sosial rendah yang mempunyai rerata burnout paling tinggi dibandingkan dengan rerata burnout pada dukungan sosial sedang dan tinggi.   Kata kunci: burnout, dukungan sosial, atlet Women’s National Basketball League (WNBL) Indonesia
Hubungan antara Resiliensi dan Kepercayaan Diri dengan Motivasi Berprestasi pada Penyandang Cacat Tubuh di Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa Prof. Dr. Soeharso Surakarta Ramadhani, Fitri; ,, Machmuroch; Arif Karyanta, Nugraha
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 3, No 2 Sep (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Relationship between Resilience and Self-Confidence with Achievement Motivation in The Physically Disabled People at Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa Prof. Dr. Soeharso Surakarta     Fitri Ramadhani, Machmuroch, Nugraha Arif Karyanta Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret       ABSTRAK   Motivasi berprestasi merupakan dorongan dalam diri individu untuk mencapai keberhasilan dengan melakukan sesuatu lebih baik dari sebelumnya. Penyandang cacat tubuh yang memiliki resiliensi dan kepercayaan diri dapat menumbuhkan motivasi berprestasinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Hubungan antara resiliensi dan kepercayaan diri dengan motivasi berprestasi pada penyandang cacat tubuh, (2) Hubungan antara resiliensi dengan motivasi berprestasi pada penyandang cacat tubuh, (3) Hubungan antara kepercayaan diri dengan motivasi berprestasi pada penyandang cacat tubuh. Populasi dalam penelitian ini adalah penyandang cacat tubuh di BBRSBD Prof. Dr. Soeharso Surakarta dengan kriteria pria dan wanita, usia 20-40 tahun, pendidikan minimal SMP, IQ normal, mengalami kecacatan karena penyakit atau kecelakaan sebanyak 75 orang, tetapi pada pelaksanaan penelitian ada 7 orang tidak hadir, sehingga total responden menjadi 68 orang. Instrumen penelitian menggunakan skala motivasi berprestasi koefisien validitas 0,305 hingga 0,676 dan  reliabilitas 0,880, skala resiliensi koefisien validitas 0,277 hingga 0,632 dan reliabilitas 0,890, dan skala  kepercayaan diri koefisien validitas 0,280 hingga 0,732 dan reliabilitas 0,941.  Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis pertama analisis regresi linier berganda dan untuk menguji hipotesis kedua dan ketiga korelasi parsial. Hasil analisis regresi linier berganda diperoleh nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,821, p<0,05, dan Fhitung 67,454 > Ftabel 3,138. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ada hubungan antara resiliensi dan kepercayaan diri dengan motivasi berprestasi pada penyandang cacat tubuh. Hasil analisis korelasi parsial menunjukkan bahwa ada hubungan antara resiliensi dengan motivasi berprestasi pada penyandang cacat tubuh dengan koefisien korelasi sebesar 0,417, p<0,05, serta ada hubungan antara kepercayaan diri dengan motivasi berprestasi pada penyandang cacat tubuh dengan koefisien korelasi sebesar 0,249, p<0,05. Persentase sumbangan variabel resiliensi dan kepercayaan diri terhadap variabel motivasi berprestasi sebesar 67,5%. Kata Kunci: kematangan karir, penyesuaian diri, dukungan sosial keluarga
Hubungan antara Persepsi Kualitas Interaksi Atasan- Bawahan dan Motivasi Intrinsik Dengan Organizational Citizenship Behavior pada Karyawan Outsourcing Di PT. Coca-Cola Amatil Central Java Asmaradita, Novia; Yusuf, Munawir; Nanda Priyatama, Aditya
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 3, No 2 Sep (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Relationship Between Perceveid Of Leader-Member Exchange  and Intrinsic Motivation with Organizational Citizenship Behavior in Outsourcing  Employee at PT. Coca-Cola Amatil Central Java   Novia Asmaradita, Munawir Yusuf, Aditya Nanda Priyatama Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret       ABSTRAK   Salah satu usaha untuk mendukung keberhasilan sebuah perusahaan adalah mengupayakan karyawan yang mampu berperilaku extra-role, yang disebut dengan Organizational Citizenship Behavior (OCB). Tingginya persepsi kualitas interaksi atasan-bawahan dan motivasi intrinsik akan membantu meningkatkan tingkat OCB pada karyawan outsourcing yang oleh banyak pihak dianggap memiliki posisi yang tidak menguntungkan dibandingkan dengan karyawan tetap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) hubungan antara persepsi kualitas interaksi atasan-bawahan dan motivasi intrinsik dengan OCB; 2) hubungan antara persepsi kualitas interaksi atasan-bawahan dengan OCB; 3) hubungan antara motivasi intrinsik dengan OCB pada karyawan outsourcing di PT. Coca-Cola Amatil Central Java. Subjek penelitian adalah karyawan outsourcing di PT. Coca-Cola Amatil Central Java sebanyak 77 orang. Sampling menggunakan proportionate stratified random sampling. Data penelitian dikumpulkan melalui Skala OCB yang terdiri dari 35 aitem dengan koefisien reliabilitas 0,915, Skala Persepsi Kualitas Interaksi Atasan-Bawahan yang terdiri dari 25 aitem dan koefisien reliabilitas 0,909, serta Skala Motivasi Intrinsik yang terdiri dari 40 aitem dan koefisien reliabilitas 0,936. Analisis data melalui teknik regresi linier berganda, diperoleh R sebesar 0,633; p=0,000 (p<0,05); dan Fhit 24,700 > Ftab 3,739 yang berarti, ada hubungan antara persepsi kualitas interaksi atasan-bawahan dan motivasi intrinsik dengan OCB. Hasil analisis korelasi parsial menunjukkan ada hubungan positif antara persepsi kualitas interaksi atasan-bawahan dengan OCB dengan nilai korelasi 0,335 dan p = 0,000 (p < 0,05) dan ada hubungan antara motivasi intrinsik dengan OCB dengan nilai korelasi 0,530 dan p = 0,000 (p < 0,05) . Nilai R2 (R square) sebesar 0,400 yang berarti dalam penelitian ini persepsi kualitas interaksi atasan-bawahan dan motivasi intrinsik secara serentak memberi sumbangan efektif sebesar 40% terhadap OCB. Kata Kunci: organizational citizenship behavior, persepsi kualitas interaksi atasan-bawahan, motivasi intrinsik
Hubungan antara Body Image dan Kecerdasan Interpersonal dengan Penyesuaian Diri terhadap Lawan Jenis pada Siswa Kelas VIII Reguler SMP Negeri 9 Surakarta Fitria F, Jehan; Lilik, Salmah; Arif Karyanta, Nugraha
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 3, No 2 Sep (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Relationship between Body Image and Interpersonal Intelligence with Adjustment to The Opposite Sex of The Eight Grade Students of SMP Negeri 9 Surakarta     Jehan Fitria Fadhillah, Salmah Lilik, Nugraha Arif Karyanta Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret       ABSTRAK   Ada banyak hal yang mempengaruhi kemampuan penyesuaian diri pada individu, termasuk dalam penyesuaian diri terhadap lawan jenis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara body image dan kecerdasan interpersonal dengan penyesuaian diri terhadap lawan jenis. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII Reguler SMP Negeri 9 Surakarta sejumlah 225 siswa. Sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Sampel penelitian sebanyak tiga kelas yang terdiri dari 87 siswa. Instrumen yang digunakan adalah skala penyesuaian diri terhadap lawan jenis, skala body image, dan skala kecerdasan interpersonal. Analisis data menggunakan teknik analisis regresi linear berganda, dengan nilai Fhitung 53,175 > Ftabel= 3,105 serta R sebesar 0,747, berarti terdapat hubungan antara body image dan kecerdasan interpersonal dengan penyesuaian diri terhadap lawan jenis. Secara parsial, terdapat hubungan antara body image dengan penyesuaian diri terhadap lawan jenis dengan rx1y sebesar 0,443, dan signifikansi 0,000 (p<0,05); serta terdapat hubungan antara kecerdasan interpersonal dengan penyesuaian diri terhadap lawan jenis dengan rx2y sebesar 0,423, dan signifikansi 0,000 (p<0,05). Hasil menunjukkan bahwa body image dan kecerdasan interpersonal memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan penyesuaian diri terhadap lawan jenis. Dengan demikian, semakin positif body image dan kecerdasan interpersonal, maka penyesuaian diri terhadap lawan jenis juga semakin tinggi. Kata kunci: penyesuaian diri terhadap lawan jenis, body image, kecerdasan  interpersonal
Hubungan antara Efikasi Diri dan Dukungan Sosial Keluarga dengan Kecemasan Menghadapi Dunia Kerja pada Siswa Kelas XII SMK Muhammadiyah 1 Wedi Klaten Nugrahaningtyas, Widhi; Wiyanti, Sri; Nanda Priyatama, Aditya
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 3, No 2 Sep (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Correlation between Self-Efficacy and Family Support Toward Anxiety in Encountering The Workplace on The 12th Grade Students of Muhammadiyah 1 Wedi Klaten Vocational High School     Widhi Nugrahaningtyas, Sri Wiyanti, Aditya Nanda Priyatama Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret       ABSTRAK   Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan bentuk pendidikan formal yang mempersiapkan para siswanya untuk memasuki dunia kerja setelah lulus dari bangku sekolah. Namun, persaingan di dunia kerja yang semakin sulit dapat menyebabkan timbulnya kecemasan dalam menghadapi dunia kerja pada para siswa. Oleh karena itu, selain bekal berupa kemampuan dan keterampilan, diperlukan pula keyakinan terhadap kemampuan diri dan dukungan dari keluarga agar para siswa semakin mantap dalam menghadapi dunia kerja. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Hubungan antara efikasi diri dan dukungan sosial keluarga dengan kecemasan menghadapi dunia kerja pada siswa kelas XII SMK Muhammadiyah 1 Wedi Klaten; (2) Hubungan antara efikasi diri dengan kecemasan menghadapi dunia kerja pada siswa kelas XII SMK Muhammadiyah 1 Wedi Klaten; (3) Hubungan antara dukungan sosial keluarga dengan kecemasan menghadapi dunia kerja pada siswa kelas XII SMK Muhammadiyah 1 Wedi Klaten. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII SMK Muhammadiyah 1 Wedi Klaten. Keseluruhan populasi yang berjumlah 74 siswa dilibatkan dalam penelitian. Alat ukur yang digunakan adalah skala kecemasan menghadapi dunia, skala efikasi diri, dan skala dukungan sosial keluarga. Hasil analisis regresi ganda menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara efikasi diri dan dukungan sosial keluarga dengan kecemasan menghadapi dunia kerja pada siswa kelas XII SMK Muhammadiyah 1 Wedi Klaten dengan Fhitung 42,911 > Ftabel 3,126 (p<0,05), serta nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,740. Berdasarkan hasil analisis korelasi parsial menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara efikasi diri dengan kecemasan menghadapi dunia kerja pada siswa kelas XII SMK Muhammadiyah 1 Wedi Klaten dengan koefisien korelasi (rx1y) sebesar -0,392 (p=0,001); serta terdapat hubungan negatif antara dukungan sosial keluarga dengan kecemasan menghadapi dunia kerja pada siswa kelas XII SMK Muhammadiyah 1 Wedi Klaten dengan koefisien korelasi (rx2y) sebesar -0,433 (p=0,000). Nilai R2 yang diperoleh adalah 0,547. Artinya, efikasi diri dan dukungan sosial keluarga secara bersama-sama memberi sumbangan pengaruh sebesar 54,7% terhadap kecemasan menghadapi dunia kerja, dengan sumbangan efektif (SE) masing-masing 25,38% untuk efikasi diri, dan 29,32% untuk dukungan sosial keluarga.   Kata kunci: kecemasan menghadapi dunia kerja, efikasi diri, dukungan sosial keluarga.
Hubungan antara Body Image dan Imaginary Audience dengan Kepercayaan Diri pada Siswi Kelas X SMA Negeri 2 Nganjuk Arum D.M., Gita; Yuliadi, Istar; Arif Karyanta, Nugraha
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 3, No 3 Des (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan antara Body Image dan Imaginary Audience dengan Kepercayaan Diri pada Siswi Kelas X SMA Negeri 2 Nganjuk     Relationship between Body Image and Imaginary Audience toward Self Confidence of the Tenth Grade Female Students of SMA Negeri 2 Nganjuk     Gita Arum Dwi Marita , Istar Yuliadi, Nugraha Arif Karyanta Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret       ABSTRAK   Masa remaja adalah salah satu tahap dalam kehidupan manusia yang merupakan masa transisi dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa. Pada tahap ini remaja akan mengalami perubahan baik dari segi fisik, kognitif dan psikososial. Sejalan dengan perubahan fisik, remaja putri cenderung mengembangkan kepedulian yang tinggi terhadap perubahan fisiknya. Cara pandang remaja terhadap keadaan fisiknya akan mempengaruhi rasa kepercayaan diri. Dengan body image positif dan imaginary audience yang positif akan meningkatkan kepercayaan diri remaja tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui : (i) Hubungan antara body image dan imaginary audience dengan kepercayaan diri pada siswi kelas X SMA Negeri 2 Nganjuk; (ii) Hubungan antara body image dengan kepercayaan diri pada siswi SMA Negeri 2 Nganjuk; (iii) Hubungan antara imaginary audience dengan kepercayaan diri pada siswi kelas X SMA Negeri 2 Nganjuk. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi kelas X SMA Negeri 2 Nganjuk. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 siswi. Sampling menggunakan cluster random sampling. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan skala kepercayaan diri, skala body image, skala imaginary audience. Skala kepercayaan diri terdiri dari 30 aitem valid dengan koefisien reliabilitas 0,905. Skala body image terdiri dari 23 aitem valid dengan koefisien reliabilitas 0,868. Skala imaginary audience terdiri dari 21 aitem valid dengan koefisien reliabilitas 0,870. Berdasarkan teknik analisis regresi ganda diperoleh F hitung 462.581 > F Tabel 3.159 ; p = 0,000 (p<0,05). Koefisien determinasi (R²) variabel prediktor terhadap variabel kriterium sebesar 94% dan sisanya (6%) dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diikutkan dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara body image dan imaginary audience dengan kepercayaan diri pada siswi kelas X SMA Negeri 2 Nganjuk. Secara parsial menunjukan ada hubungan positif yang signifikan antara body image dengan kepercayaan diri dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,613; p=0,000 (p<0,05) dan ada hubungan positif antara imaginary audience dengan kepercayaan diri dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,860; p=0,000 (p<0,05).   Kata kunci: body image, imaginary audience, kepercayaan diri
Studi Kasus Konflik Beragama Pada Anak Yang Berasal Dari Keluarga Beda Agama Hanindya, Afny; Yuliadi, Istar; Arif Karyanta, Nugraha
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 3, No 3 Des (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi Kasus Konflik Beragama Pada Anak Yang Berasal Dari Keluarga Beda Agama     A Case Studi About Religious Conflict Within Children in Multireligion Family   Afny Hanindya, Istar Yuliadi, Nugraha Arif Karyanta Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret       ABSTRAK   Pengaruh lingkungan, terutama keluarga sangatlah dominan bagi perkembangan keberagamaan seseorang. Pada keluarga beda agama, anak diajarkan pada dua buah ajaran agama berbeda, yakni ajaran agama yang dianut oleh ayah dan ajaran agama yang dianut oleh ibu. Kondisi keberagamaan tersebut memungkinkan terjadinya konflik beragama dalam diri anak yaitu berupa suatu pergumulan yang terjadi di dalam diri individu terkait dengan permasalahan agama yang diyakininya Tujuan utama dari penelitian ini yakni untuk mengetahui proses konflik beragama yang terjadi pada anak yang berasal dari keluarga beda agama beserta resolusi dari konflik beragama tersebut. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan rancangan studi kasus yang diharapkan dapat menggali data secara mendalam serta mengembangkan pemahaman mengenai konflik beragama pada anak yang berasal dari keluarga beda agama. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara mendalam (in depth interview) dan observasi. Jumlah subjek dalam penelitian ini berjumlah dua orang yang merupakan anak yang berasal dari keluarga beda agama serta dua orang significant other yang merupakan orang terdekat dari anak tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik beragama yang dialami oleh anak yang berasal dari keluarga beda agama disebabkan oleh adanya dua ajaran agama berbeda yang ditanamkan oleh kedua orangtua. Jenis konflik yang terjadi pada kedua subjek penelitian hampir sama yakni adanya konflik intrapersonal dan konflik interpersonal. Dalam penelitian ini, kedua subjek mengalami kebingungan dalam hal pemilihan agama yang akan dianut. Di satu sisi, subjek tersebut ingin melaksanakan perintah agama sesuai dengan agama yang dianut oleh salah satu orangtua, namun di sisi lain subjek merasa sungkan pada orangtua yang berlainan agama dengannya. Adanya dominasi dari salah satu orangtua membuat anak merasa takut dalam memutuskan agama yang akan dianutnya kelak sehingga konflik beragama yang dialami pun berlangsung dalam waktu yang cukup lama.   Kata Kunci : Konflik Beragama, Keluarga Beda Agama
Hubungan antara Kematangan Emosi dan Dukungan Emosi dengan Penerimaan pada Ibu yang Memiliki Anak Autis di SLB Negeri Semarang Widhi R, Erna; Murti Karini, Suci; Arif Karyanta, Nugraha
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 3, No 3 Des (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan antara Kematangan Emosi dan Dukungan Emosi dengan Penerimaan pada Ibu yang Memiliki Anak Autis di SLB Negeri Semarang     The Relationship between Emotional Maturity and Emotional Support with Acceptance of Mother Who Own Autism Children in SLB Negeri Semarang     Erna Widhi Rahayu, Suci Murti Karini, Nugraha Arif Karyanta Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret       ABSTRAK   Ibu yang memiliki anak penyandang autisme dituntut untuk mengasuh anak dengan cara yang berbeda dari anak pada umumnya, karena anak autis mengalami berbagai hambatan dalam perkembangannya. Banyaknya kesulitan yang harus dihadapi dan dirasakan berat oleh ibu dalam pengasuhan anak autis berimplikasi terhadap keadaan psikologis di dalam diri ibu. Diperlukan penerimaan ibu terhadap keadaan anak agar ibu dapat mengupayakan yang terbaik bagi anak sehingga anak berkembang secara optimal. Kematangan emosi dan dukungan emosi diprediksikan akan mendorong ibu untuk mencapai tahap penerimaan terhadap keadaan yang dialami oleh anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kematangan emosi dan dukungan emosi dengan penerimaan pada ibu yang memiliki anak autis. Responden penelitian adalah ibu yang memiliki anak penyandang autis di SLB Negeri Semarang. Sampel penelitian ini sebanyak 40 ibu. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive quota incidental sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah skala penerimaan ibu (rn = 0,907), skala kematangan emosi (rn = 0,890), dan skala dukungan emosi (rn = 0,895). Analisis data menggunakan teknik analisis regresi berganda, dengan nilai Fhitung 44,794 > Ftabel= 3,252 serta R sebesar 0,841, berarti terdapat hubungan antara kematangan emosi dan dukungan emosi dengan penerimaan pada ibu yang memiliki anak autis. Secara parsial, terdapat hubungan antara kematangan emosi dengan penerimaan pada ibu yang memiliki anak autis dengan rx1y sebesar 0,817, dan signifikansi 0,000 (p<0,05); serta terdapat hubungan antara dukungan emosi dengan penerimaan pada ibu yang memiliki anak autis dengan rx2y sebesar 0,670, dan signifikansi 0,000 (p<0,05). Sumbangan efektif kematangan emosi dan dukungan emosi dengan penerimaan pada ibu yang memiliki anak autis dilihat dari koefisien determinan () sebesar 0,708 atau 70,8% yang berarti terdapat 29,2% faktor lain yang mempengaruhi penerimaan pada ibu yang memiliki anak autis selain kematangan emosi dan dukungan emosi. Kata kunci: penerimaan ibu, kematangan emosi, dukungan emosi, autisme
Hubungan antara Kematangan Emosi dan Penyesuaian Sosial dengan Alienasi pada Siswi SMP Islam Terpadu Ihsanul Fikri Boarding School Magelang Kartika Ningrum, Winda; Hardjajani, Tuti; Arif Karyanta, Nugraha
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 3, No 3 Des (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan antara Kematangan Emosi dan Penyesuaian Sosial dengan Alienasi pada Siswi SMP Islam Terpadu Ihsanul Fikri Boarding School Magelang     Relationship Between Emotional Maturity and Social Adjustment with Alienation on the Schoolgirls of SMP Islam Terpadu Ihsanul Fikri Boarding School Magelang   Winda Kartika Ningrum, Tuti Hardjajani, Nugraha Arif Karyanta Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret       ABSTRAK   Alienasi merupakan suatu kondisi individu merasa terasing dan tidak berarti di lingkungan sosial. Tingginya kematangan emosi dan penyesuaian sosial akan membantu menurunkan tingkat alienasi pada siswi boarding school yang dianggap menghadapi berbagai kondisi sosial yang berpotensi menimbulkan alienasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) hubungan antara kematangan emosi dan penyesuaian sosial dengan alienasi; 2) hubungan antara kematangan emosi dengan alienasi; 3) hubungan antara penyesuaian sosial dengan alienasi pada siswi SMP IT Ihsanul Fikri Boarding School Magelang. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi SMP IT Ihsanul Fikri Boarding School Magelang kelas VII dan VIII yang berjumlah 5 kelas. Sampel penelitian sebanyak 3 kelas, yaitu 2 kelas VII dan 1 kelas VIII. Sampling menggunakan cluster sampling. Alat ukur yang digunakan disusun sendiri oleh peneliti yaitu Skala Alienasi yang terdiri dari 28 aitem dengan koefisien reliabilitas 0,872; Skala Kematangan Emosi yang terdiri dari 29 aitem dengan koefisien reliabilitas 0,863; dan Skala Penyesuaian Sosial yang terdiri dari 30 aitem dengan koefisien reliabilitas 0,912. Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda diperoleh nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,788; p=0,000 (p<0,05) dan Fhitung=72,084>Ftabel=3,95. Hasil tersebut berarti bahwa ada hubungan yang signifikan antara kematangan emosi dan penyesuaian sosial dengan alienasi pada siswi. Secara parsial menunjukkan ada hubungan negatif yang sedang antara kematangan emosi dengan alienasi pada siswi dengan koefisien korelasi (r) sebesar -0,467 dan menunjukkan ada hubungan negatif yang sedang antara penyesuaian sosial dengan alienasi pada siswi dengan koefisien korelasi (r) sebesar -0,533. Nilai R2 (R Square) sebesar 0,621 atau 62,1% terdiri atas sumbangan efektif kematangan emosi terhadap alienasi sebesar 27,6% dan sumbangan efektif penyesuaian sosial terhadap alienasi sebesar 34,5%. Kata kunci : alienasi, kematangan emosi, penyesuaian sosial, boarding school

Page 7 of 21 | Total Record : 203


Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 1 Jun (2021): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 5, No 1 Jun (2016): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 4, No 4 Mar (2016): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 4, No 4 Mar (2016): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 4, No 3 Des (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 4, No 2 Sep (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 4, No 1 Jun (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 4, No 1 Jun (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 4 Mar (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 4 Mar (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 3 Des (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 3 Des (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 2 Sep (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 2 Sep (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 1 Jun (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 1 Jun (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 5 Mar (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 5 Mar (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 4 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 4 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 3 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 3 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 4 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 4 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 3 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 3 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa More Issue