cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
ISSN : 24428051     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 203 Documents
Hubungan antara Konsep Diri dan Religiusitas dengan Kepuasan Hidup pada Lansia di Desa Rendeng Kabupaten Kudus Sekar Asih, Nadia; Yuliadi, Istar; Arif Karyanta, Nugraha
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 4, No 1 Jun (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan antara Konsep Diri dan Religiusitas dengan Kepuasan Hidup pada Lansia di Desa Rendeng Kabupaten Kudus     The Relationship between Self Concept and Religiosity with Life Satisfaction in Elders of Rendeng Village in Kudus Regency     Nadia Sekar Asih, Istar Yuliadi, Nugraha Arif Karyanta Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret       ABSTRAK   Menjadi tua bukan suatu pilihan melainkan sesuatu yang pasti dialami. Seorang lansia hendaknya menerima masa tuanya dengan dengan wajar sehingga dapat tercapai kepuasan dalam hidupnya. Kepuasan hidup pada lanjut usia ditujukan dalam bentuk konsep diri yang positif. Religiusitas juga merupakan faktor pendukung dalam mencapai kepuasan hidup. Hubungan seseorang yang lebih dalam dengan Tuhan dapat menimbulkan perasaan puas terhadap hidupnya. Tujuan Penelitian ini adalah : 1. Untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dan religiusitas dengan kepuasan hidup pada lansia di Desa Rendeng Kabupaten Kudus. 2. Untuk mengetahui hubungan antara  konsep diri dengan  kepuasan hidup pada lansia di Desa Rendeng Kabupaten Kudus. 3. Untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan kepuasan hidup pada lansia di Desa Rendeng Kabupaten Kudus. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah warga lansia Desa Rendeng Kabupaten Kudus. Sampling yang digunakan adalah quota purposive insidental sampling. Sampel penelitian ini berjumah 63 orang lansia yaitu 15% dari jumlah populasi dengan kriteria : 1. Berusia ≥ 60 tahun. 2. Sehat secara Psikologis. 3. Sehat secara fisik yaitu tidak mempunyai cacat permanen atau penyakit yang parah. 4. Pendidikan minimal lulus SD. 5. Dapat membaca dan menulis. 6. Tinggal bersama keluarga. 7. Mempunyai agama. Pengumpulan data dilakukan dengan skala kepuasan hidup, skala konsep diri dan skala religiuisitas yang diberikan secara bersama-sama. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda, dengan nilai Fhitung = 9,210 > F tabel = 3,150  dan R 0,485, berarti terdapat hubungan antara konsep diri dan religiusitas dengan kepuasan hidup pada lansia di Desa Rendeng Kabupaten Kudus. Secara parsial, terdapat hubungan antara konsep diri dengan kepuasan hidup pada lansia di Desa Rendeng Kabupaten Kudus dengan thitung = 2,735 > t tabel = 2,000 dan signifikansi 0,02 (<0,05); serta terdapat hubungan antara religiusitas dengan kepuasan hidup pada lansia di Desa Rendeng Kabupaten Kudus dengan t hitung = 2,721 > t tabel = 2,000 dan signifikansi 0,03 (<0,05). Kesimpulannya yaitu: 1. Semakin tinggi konsep diri dan religiusitas, maka semakin tinggi kepuasan hidup. 2. Semakin tinggi konsep diri, maka semakin tinggi kepuasan hidup. 3. Semakin tinggi religiusitas, maka semakin tinggi kepuasan hidup. Kata Kunci: konsep diri, religiuistas, kepuasan hidup, lansia.
Hubungan Antara Kestabilan Emosi dengan Konsep Diri pada Jamaah Pengajian Haqqul Amindi Surakarta Alfikri, Fahma; Lilik, Salmah; Arif Karyanta, Nugraha
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 4, No 1 Jun (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan Antara Kestabilan Emosi  dengan Konsep Diri pada Jamaah Pengajian Haqqul Amindi Surakarta     Relationship between Emotional Stability and Self-Concept Experienced by the Followers of Islamic Training “Haqqul Amin” in Surakarta   Fahma Alfikri, Salmah Lilik, dan Nugraha Arif Karyanta Program Studi Psikologi FakultasKedokteran UniversitasSebalasMaret       ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan tingkat kestabilan emosi pada jamaah pengajian Haqqul Amin di wilayah Surakarta.Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive random sampling yang menggunakandata sebanyak 70 kuesioner. Subjek penelitian yang berjumlah 70 itu terdiri dari jamaah perempuan sebanyak 25 orang, sedangkan jamaah laki-laki sebanyak 45 orang; masing-masing dengan rata-rata umur antara 35 tahun sampai dengan 50 tahun. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah teknik korelasi product moment.Perhitungan dalam analisis ini dilakukan dengan program statistik SPSS 17.0 for Windows. Hasil analisis data menunjukkan hipotesis yang menyatakan bahwa ada hubungan positif antara konsep diri dengan kestabilan emosi pada jamaah Pengajian Haqqul Amin di Wilayah Surakarta dapat dibuktikan kebenarannya. Hal ini didukung dari hasil analisis korelasi sederhana (rxy) yang diperoleh, yaitu korelasi antara konsep diri dan kesetabilan emosi sebesar 0,658 dan didapatkan p value sebesar 0,000. Karena p value < 0,05, maka hipotesis diterima, sehingga dapat dinyatakan ada hubungan antara konsep diri dengan kesetabilan emosi. Hubungan positif antara kedua variabel tersebut menunjukkan bahwa hubungannya searah, artinya semakin tinggi konsep diri individu, maka semakin tinggi pula kesetabilan emosinya. Kata Kunci: Konsep diri, kestabilan emosi, korelasi product moment, SPSS
Hubungan antara Pola Asuh Otoriter Orangtua dengan Perfeksionisme Maladaptif pada Siswa SMA Negeri 7 Surakarta Herlina Sekartini, Rahayu; ., Machmuroch; Arif Karyanta, Nugraha
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 4, No 1 Jun (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan antara Pola Asuh Otoriter Orangtua dengan Perfeksionisme Maladaptif pada Siswa SMA Negeri 7 Surakarta   Correlation between Authoritarian Parenting Style and Maladaptive Perfectionism on students of SMA Negeri 7 Surakarta     Rahayu Herlina Sekartini, Machmuroch, Nugraha Arif Karyanta Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret     ABSTRAK Perfeksionisme adalah keyakinan bahwa seseorang harus menjadi sempurna pada segala aspek dan hasil atau pekerjaan yang tidak sempurna tidak dapat diterima. Perfeksionisme muncul berhubungan dengan orangtua yang suka menuntut, mengontrol, mengkritik, dan menghukum, yang merupakan karakteristik dari pola asuh otoriter. Orangtua otoriter mensyaratkan kesempurnaan bagi anaknya dengan menuntut tidak adanya kesalahan dan kecenderungan untuk memberi tanda penolakan dan hukuman. Hal ini menyebabkan anak membentuk standar kesempurnaan yang tinggi pada apa yang ia kerjakan, agar memperoleh penghargaan serta tidak mendapat kritik, dan hukuman dari orangtuanya. Ketika kesempurnaan itu menyebabkan gangguan, maka pada saat itulah perfeksionisme berubah menjadi maladaptif.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh otoriter orangtua dengan perfeksionisme maladaptif pada siswa SMA Negeri 7 Surakarta. Populasi penelitian adalah siswa kelas X dan XI SMA Negeri 7 Surakarta. Responden penelitian sebanyak 6 kelas dengan total 175 siswa, yang ditentukan menggunakan cluster random sampling. Alat pengumpul data dalam penelitian ini adalah skala perfeksionisme maladaptif (r=0,316-0,589, α=0,879) dan skala pola asuh otoriter orangtua (r=0,314-0,547, α=0,883). Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment Pearson. Berdasarkan hasil analisis korelasi product moment Pearson diperoleh nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,425; p=0,00 (p<0,01). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara pola asuh otoriter orangtua dengan perfeksionisme maladaptif pada siswa SMA Negeri 7 Surakarta. Nilai R2 dalam penelitian ini sebesar 0,180, hal ini menunjukkan bahwa kontribusi pola asuh otoriter orangtua terhadap perfeksionisme maladaptif sebesar 18%. Ini berarti, masih terdapat 82% variabel lain yang mempengaruhi perfeksionisme maladaptif selain pola asuh otoriter orangtua. Kata kunci: pola asuh otoriter orangtua, perfeksionisme, perfeksionisme maladaptif, siswa SMA
Hubungan antara Kualitas Tidur dan Kestabilan Emosi dengan Prestasi Akademik Mahasiswa Aktif Paduan Suara Voca Erudita UNS Ariyani P.S, Elizabeth; Yuliadi, Istar; Arif Karyanta, Nugraha
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 4, No 1 Jun (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan antara Kualitas Tidur dan Kestabilan Emosi dengan Prestasi Akademik Mahasiswa Aktif Paduan Suara Voca Erudita UNS   The Relationship between Sleep Quality and Emotional Stability with Academic Performance on Students Members of Voca Erudita Students Choir Sebelas Maret University Elizabeth Ariyani Puji Setyowati, Istar Yuliadi, Nugraha Arif Karyanta Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret   ABSTRAK   Fenomena kurang tidur dan keadaan fluktuatif kestabilan emosi mahasiswa yang aktif pada Paduan Suara Voca Erudita UNS memberikan dampak pada aktifitas dan kualitas perkuliahan mahasiswa, sehingga nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) tidak bisa mencapai nilai optimal. Penelitian ini penelitian kuantitatif yang bertujuan mengetahui hubungan antara kualitas tidur dan kestabilan emosi dengan prestasi akademik Mahasiswa Aktif Paduan Suara Voca Erudita UNS, sehingga hal ini menjadi perhatian peneliti untuk mengetahui apakah hubungan kedua faktor tersebut secara empirik berpengaruh terhadap nilai indeks prestasi kumulatifnya. Hipotesis pada penelitian ini terdapat hubungan antara kualitas tidur dan kestabilan emosi dengan prestasi akademik Mahasiswa Aktif Paduan Suara Voca Erudita Sebelas Maret Surakarta. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang tergabung dalam Paduan Suara Mahasiswa Voca Erudita UNS. Sampel penelitian ini ada 60 mahasiswa. Sampling yang digunakan pada penelitian ini purposive incidental sampling. Alat yang digunakan untuk mengumpulkan data skala kualitas tidur , skala kestabilan emosi dan transkrip nilai IPK. Skala kualitas tidur terdiri dari 19 aitem valid dengan koefisien reliabilitas (α)= 0,914 , skala kestabilan emosi terdiri dari 28 aitem valid dengan koefisien reliabilitas (α)= 0,918. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan nilai F-hitung 19,377 > F. tabel 3,15 dengan nilai signifikansi 0,004 (p < 0,05) dan R = 0,636 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dan kestabilan emosi dengan prestasi akademik. Secara parsial, terdapat hubungan yang signifikan  antara kualitas tidur dengan prestasi akademik dengan t-hitung = 2,978 > t-tabel= 2,000 dengan signifikansi 0,004 (p < 0,05); serta terdapat hubungan yang signifikan antara kestabilan emosi dengan prestasi akademik dengan t-hitung = 3,909 > t-tabel = 2,000 dengan nilai signifikansi 0,000 (p <0,05). Kesimpulannya, yaitu (1) semakin tinggi kualitas tidur dan semakin tinggi kestabilan emosi maka semakin tinggi prestasi akademik. (2) semakin tinggi kualitas tidur , maka semakin tinggi prestasi akademik. (3) semakin tinggi kestabilan emosi maka semakin tinggi prestasi akademik. Selain itu diketahui nilai R² (R Square) sebesar 0,405 yang berarti total sumbangan efektif kualitas tidur dan kestabilan emosi terhadap prestasi akademik mahasiswa aktif Voca Erudita Sebelas Maret Surakarta adalah sebesar 40,5 %.   Kata kunci: Kualitas Tidur, Kestabilan Emosi, Prestasi Akademik, Paduan Suara Voca Erudita UNS
Hubungan antara Kepercayaan Diri dengan Kecemasan Menghadapi Pertandingan Pada Atlet Karate Unit Kegiatan Mahasiswa Institut Karate-do Indonesia Universitas Sebelas Maret (UKM INKAI UNS) Putri Rachmawati, Lina; Murti Karini, Suci; Nanda Priyatama, Aditya
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 4, No 4 Mar (2016): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan antara Kepercayaan Diri dengan Kecemasan Menghadapi Pertandingan Pada Atlet Karate Unit Kegiatan Mahasiswa Institut Karate-do Indonesia Universitas Sebelas Maret (UKM INKAI UNS) Correlation between Self Confidence and Anxiety Before Match On Karate Atheletes At Students Activity Unit Institute Karate-Do Indonesia Sebelas Maret University (UKM INKAI UNS) Lina Putri Rachmawati, Suci Murti Karini, Aditya Nanda Priyatama Program Studi Psikologi FakultasKedokteran UniversitasSebalasMaret Kecemasan bertanding merupakan reaksi emosi negatif atlet terhadap keadaan tegang dalam menilai situasi pertandingan, yang ditandai dengan perasaan khawatir, was-was, dan disertai peningkatan system kerja faal tubuh, sehingga menyebabkan atlet merasa tidak berdaya dan mengalami kelelahan karena senantiasa berada dalam keadaan yang dipersepsi mengancam. Kepercayaan diri merupakan salah satu faktor yang mampu mengurangi kecemasan atlet pada saat menghadapi pertandingan. Kepercayaan diri yang dimiliki seorang atlet akan memberikan suatu keyakinan terhadap kemampuan dirinya untuk mencapai berbagai tujuan khususnya peningkatan prestasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dengan kecemasan menghadapi pertandingan pada atlet karate UKM INKAI UNS . Populasi penelitian adalah seluruh atlet karate UKM INKAI UNS dengan responden penelitian sebanyak 40 atlet. Pengumpulan data penelitian menggunakan skala kepercayaan diri (r = 0,322 - 0,637; α = 0,875), dan skala kecemasan menghadapi pertandingan (r = 0,329 - 0,534; α = 0,805). Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment Pearson. Hasil analisis teknik korelasi product moment Pearson diperoleh nilai koefisien korelasi (R) sebesar -0,528; p = 0,00 (p<0,01). Terdapat hubungan negatif antara kepercayaan diri dengan kecemasan menghadapi pertandingan pada atlet karate UKM INKAI UNS. Dengan hasil tersebut, maka hipotesis penelitian diterima dan menunjukkan bahwa kepercayaan diri dapat menjadi penentu timbulnya kecemasan menghadapi pertandingan. Kontribusi kepercayaan diri terhadap kecemasan menghadapi pertandingan adalah sebesar 27,9% yang ditunjukkan oleh nilai R square sebesar 0,279. Kata kunci: kepercayaan diri, kecemasan menghadapi pertandingan, atlet karate.
Hubungan Motivasi Berprestasi dan Iklim Organisasi dengan Komitmen Organisasi pada Karyawan P.T.Bank X Cabang Y Agni Ayu P, Karmelita; Yusuf, Munawir; Arif Karyanta, Nugraha
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 4, No 4 Mar (2016): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan Motivasi Berprestasi dan Iklim Organisasi dengan Komitmen Organisasi pada Karyawan P.T.Bank X Cabang Y Correlation among Achievement Motivation and Organizational Climate with Organizational Commitment on Permanent Employees of P.T. Bank X Area Y Karmelita Agni Ayu Pratiwi, Munawir Yusuf, Nugraha Arif Karyanta Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret ABSTRAK Persaingan bisnis yang semakin ketat menuntut perusahaan memiliki SDM yang berkualitas dan berkomitmen penuh pada perusahaan. Perusahaan dan karyawan harus secara bersama-sama menciptakan kondisi yang kondusif untuk mencapai komitmen organisasi. Komitmen organisasi dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal berasal dari dalam diri karyawan, yakni bagaimana karyawan memiliki motivasi berprestasi untuk mencapai tujuan perusahaan. Faktor eksternal berasal dari luar diri karyawan yakni perasaan nyaman bekerja di lingkungan perusahaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi berprestasi dan iklim organisasi dengan komitmen organisasi pada karyawan tetap. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan positif antara motivasi berprestasi dan iklim organisasi dengan komitmen organisasi pada karyawan tetap. Subjek penelitian ini adalah seluruh karyawan tetap P.T. Bank X Cabang Y. Sampel penelitian sebanyak 67 orang karyawan. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan proportionate stratified random sampling. Alat pengumpul data menggunakan kuesioner berupa skala komitmen organisasi adaptasi dari OCQ Meyer dan Allen (1990) terdiri atas 21 aitem dengan koefisien reliabilitas 0,929, skala motivasi berprestasi terdiri atas 38 aitem dengan koefisien reliabilitas 0,931 dan skala iklim organisasi terdiri atas 29 aitem dengan koefisien reliabilitas 0,895. Analisis data menggunakan teknik analisis regresi berganda, diperoleh p-value 0,00 < 0,05 dan F hitung 130,674 > F Tabel 3,134 serta R sebesar 0,896. Hal ini berarti ada hubungan positif yang signifikan antara motivasi berprestasi dan iklim organisasi dengan komitmen organisasi pada karyawan tetap PT Bank X Cabang Y. Nilai R2 (R Square) sebesar 0,803 artinya bahwa dalam penelitian ini motivasi berprestasi dan iklim organisasi memberi sumbangan sebesar 80,3% terhadap komitmen organisasi. Kata kunci : Komitmen organisasi, Motivasi berprestasi, Iklim organisasi
Hubungan antara Job Insecurity dan Burnout dengan Intensi Turnover pada Karyawan Bagian Konveksi III PT Dan Liris Sukoharjo Kristiana, Bhakti
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 4, No 4 Mar (2016): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan antara Job Insecurity dan Burnout dengan Intensi Turnover pada Karyawan Bagian Konveksi III PT Dan Liris Sukoharjo The Correlation between Job Insecurity and Burnout towards Turnover Intention on The Employees of Garment III Division PT Dan Liris Sukoharjo Bhakti Kristiana , Munawir Yusuf, Aditya Nanda Priyatama Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret ABSTRAK Peranan sumber daya manusia dalam perusahaan sangatlah penting karena sebagai penggerak utama seluruh kegiatan perusahaan. Sumber daya manusia perlu diperhatikan dan dipelihara agar dapat berproduksi dengan baik. Organisasi yang memiliki tingkat turnover tinggi, berarti kurang mampu mengelola dan mempertahankan sumber daya manusia dengan baik sehingga keinginan individu untuk berhenti dan berpindah kerja meningkat. Job insecurity dan burnout diidentifikasikan sebagai faktor yang mempengaruhi intensi turnover. Apabila tingkat job insecurity dan burnout yang dirasakan karyawan tinggi menyebabkan intensi turnover. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) hubungan antara job insecurity dan burnout dengan intensi turnover; 2) hubungan antara job insecurity dengan intensi turnover; 3) hubungan antara burnout dengan intensi turnover pada karyawan bagian konveksi III PT Dan Liris Sukoharjo. Sampel penelitian adalah karyawan konveksi III PT Dan Liris Sukoharjo sebanyak 100 karyawan. Teknik sampling menggunakan simple ramdom sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah skala intensi turnover yang terdiri dari 26 aitem dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,885. Skala job insecurity yang terdiri dari 31 aitem dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,963. Skala burnout yang terdiri dari 26 aitem dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,793. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan nilai Fhitung = 44,507 > Ftabel = 3,090 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) dan R = 0,692 yang berarti terdapat hubungan signifikan antara job insecurity dan burnout dengan intensi turnover. Secara parsial, terdapat hubungan yang signifikan antara job insecurity dengan intensi turnover, dengan thitung = 7,359 > ttabel = 1,985 dan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Terdapat hubungan antara burnout dengan intensi turnover dengan thitung = 2,543 > ttabel = 1,985 dan nilai signifikansi 0,013 (p < 0,05). Nilai R2 (R Square) sebesar 0,479 yang berarti dalam penelitian ini job insecurity dan burnout secara serentak memberikan sumbangan efektif sebesar 47,9% terhadap intensi turnover. Sumbangan masing-masing 39,09 % untuk variabel job insecurity dan 8,77% untuk variabel burnout. Kata Kunci : Intensi Turnover, Job Insecurity, Burnout
Efektivitas Teknik Self contracting dan self reinforcement untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Pada Siswa Kelas V SDN Pandes Wedi Klaten Ratnaningtyas, Pritta; Legowo, Edy; Wiyanti, Sri
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 4, No 4 Mar (2016): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efektivitas Teknik Self contracting dan self reinforcement untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Pada Siswa Kelas V SDN Pandes Wedi Klaten Self Contracting and Self Reinforcement Technique to Improve The Mathematic Achievement In The V Graders of SDN Pandes Wedi Klaten Pritta Ratnaningtyas, Edy Legowo, Sri Wiyanti Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret ABSTRAK Prestasi belajar matematika menjadi cerminan keberhasilan seorang siswa dalam mengikuti proses belajar matematika. Matematika sebagai mata pelajaran yang dirasakan sulit dan dapat membuat siswa kurang termotivasi untuk belajar. Sebagaimana ditunjukkan oleh data dokumentasi nilai harian matematika, sebanyak 61% siswa memiliki capaian nilai rata-rata ulangan harian kurang dari kriteria ketuntasan minimal. Salah satu teknik untuk meningkatkan prestasi belajar matematika pada siswa sekolah dasar adalah teknik self contracting and self reinforcement. Teknik self contracting dan self reinforcement merupakan salah satu teknik dari metode self control untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Penelitian ini, bertujuan menguji efektivitas teknik self contracting and self reinforcement untuk meningkatkan prestasi belajar matematika pada siswa kelas V SD. Subjek penelitian sebanyak enam orang yang diambil melalui purposive sampling. Alat pengumpulan data prestasi belajar matematika menggunakan tes buatan guru. Teknik analisis data menggunakan statistik persentase, split-midlle technique dan analisis klinis dengan subjective evaluation method. Hasil analisis data menggunakan teknik statistik persentase menunjukkan bahwa rata-rata perubahan persentase subjek sebesar 65%. Visual inspection pada split-midlle technique menunjukkan peningkatan rata-rata perubahan point slope sebesar 1, 2 dan peningkatan perubahan rata-rata point level data sebesar 1,49. Analisis Klinis menunjukkan bahwa terjadi peningkatan nilai rata-rata ulangan harian matematika sehingga dapat disimpulkan bahwa teknik self contracting and self reinforcement efektif untuk meningkatkan prestasi belajar matematika pada siswa kelas V SDN Pandes Wedi Klaten. Kata Kunci: Prestasi Belajar Matematika, Teknik Self contracting and Self Reinforcement
Hubungan antara Self-Disclosure dengan Stres pada Remaja Siswa SMP Negeri 8 Surakarta Suryaningsih, Fajar; Murti Karini, Suci; Arif Karyanta, Nugraha
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 4, No 4 Mar (2016): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan antara Self-Disclosure dengan Stres pada Remaja Siswa SMP Negeri 8 Surakarta     The Relationship between Self-Disclosure with Stress on Adolescents in Students of SMP Negeri 8 Surakarta     Fajar Suryaningsih, Suci Murti Karini, Nugraha Arif Karyanta Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret       ABSTRAK   Remaja adalah fase perkembangan yang rentan terhadap stres. Stres pada remaja disebabkan permasalahan dalam penyelesaian tugas-tugas perkembangan dengan pola kehidupan baru yang kompleks sebagai seorang remaja. permasalahan yang timbul dalam keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar juga menimbulkan stres pada remaja. ketika berada dalam situasi stres, remaja membutukan keadiran orang lain. Kecenderungan remaja berada dalam kelompok sebaya mendorong mereka melakukan self-disclosure untuk mengungkapkan pemikiran dan perasaan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-disclosure dengan stres pada remaja. subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Surakarta yang masi berusia remaja (12-18 tahun). Teknik pengambilan sampel dengan cluster random sampling terhadap enam kelas sehingga diperoleh tiga kelas sebagai sampel try-out dan tiga kelas sebagai sampel penelitian yang berjumlah 84 siswa. Alat pengumpulan data menggunakan skala self-disclosure dan skala stres. Indeks daya beda aitem skala stres adalah 0,265 – 0,649 dan reliabilitasnya 0,877. Indeks daya beda aitem skala stres adalah 0,297-0,733 dan reliabilitasnya 0,894. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis korelasi product moment Pearson. Hasil analisis diperoleh nilai koefisien korelasi antara variabel self-disclosure dengan stres pada remaja (r) = 0,219 dan p = 0,045 (p<0,05), sehingga menunjukkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini ditolak. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif antara self-disclosure dengan stres pada remaja. angka koefisien korelasi menandakan hubungan antarvariabel memiliki tingkat keeratan yang rendah.   Kata kunci: self-disclosure, stres, remaja
Hubungan Antara Tingkat Maskulinitas dengan Perilaku Prososial Pada Perawat Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Soeroyo Magelang Pitayani, Piti; ., Hardjono; Nanda Priyatama, Aditya
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 4, No 4 Mar (2016): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan  Antara  Tingkat  Maskulinitas dengan Perilaku Prososial Pada Perawat Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Soeroyo Magelang   Correlation Between Masculinity Level With Prosocial Behaviour On Nurses At Prof. Dr. Soeroyo Magelang Insanitarium     Piti Pitayani, Hardjono, Aditya Nanda Priyatama Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta   ABSTRAK Rumah sakit sebagai fasilitas pelayanan kesehatan berperan dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat, termasuk rumah sakit jiwa.  Perawat adalah salah satu profesi di rumah sakit yang dituntut untuk memberikan pelayanan kepada pasien yang didasari oleh perilaku prososial.  Namun, perilaku prososial tiap orang berbeda, tergantung situasi, karakteristik penolong, dalam hal ini termasuk karakteristik yang bersifat maskulin atau feminin, serta orang yang ditolong.  Tindakan agresi fisik ataupun verbal, kompetisi antar perawat, dan individualisme merupakan beberapa hal yang dikeluhkan sebagian masyarakat ataupun rekan kerja.  Hal-hal tersebut merupakan ciri karakteristik maskulin.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan negatif antara tingkat maskulinitas dengan perilaku prososial. Jumlah populasi penelitian sebanyak 430 perawat Rumah Sakit Jiwa Prof. dr. Soeroyo Magelang dengan jumlah sampel 54 perawat yang diambil secara simple random sampling.  Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan Skala Perilaku Prososial (validitas 0,320-0,854, reliabilitas 0,939), dan Bem Sex Role Inventory khusus pada ciri karakteristik maskulin (reliabilitas 0,86).   Kata kunci: maskulinitas, perilaku prososial, perawat

Page 9 of 21 | Total Record : 203


Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 1 Jun (2021): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 5, No 1 Jun (2016): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 4, No 4 Mar (2016): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 4, No 4 Mar (2016): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 4, No 3 Des (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 4, No 2 Sep (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 4, No 1 Jun (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 4, No 1 Jun (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 4 Mar (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 4 Mar (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 3 Des (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 3 Des (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 2 Sep (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 2 Sep (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 1 Jun (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 1 Jun (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 5 Mar (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 5 Mar (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 4 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 4 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 3 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 3 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 4 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 4 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 3 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 3 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa More Issue