cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
ISSN : 24428051     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 203 Documents
Hubungan antara Motivasi Intrinsik dan Self-Efficacy dengan Keterlibatan Kerja pada Karyawan Bagian Konveksi P.T. Dan Liris Sukoharjo Rafika Rahmi, Ema; Yusuf, Munawir; Nanda Priyatama, Aditya
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 2, No 5 Mar (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan antara Motivasi Intrinsik dan Self-Efficacy dengan Keterlibatan Kerja pada Karyawan Bagian Konveksi P.T. Dan Liris Sukoharjo The Relationship between Intrinsic Motivation and Self-Efficacy with Job Involvement on the Employees in Garment Division of P.T. Dan Liris Sukoharjo Ema Rafika Rahmi, Munawir Yusuf , Aditya Nanda Priyatama Program Studi Psikologi FakultasKedokteran UniversitasSebalasMaret ABSTRAK Keterlibatan kerja yang dimiliki karyawan merupakan salah satu hal yang berpengaruh terhadap kemajuan organisasi, berhasil atau tidak dalam mencapai tujuannya, karena karyawan yang mempunyai keterlibatan kerja yang tinggi akan menunjukkan sikap kerja yang penuh perhatian dan menghasilkan kualitas pekerjaan yang tinggi. Motivasi intrinsik dibutuhkan untuk mendorong karyawan melakukan pekerjaan secara tulus dengan tujuan memperoleh kepuasan dan memperoleh kesenangan dari partisipasi dalam bekerja tanpa memperhatikan reward yang diperoleh. Self-efficacy dibutuhkan untuk mendorong karyawan meyakini kemampuannya dalam mencapai tujuan atau hasil yang diharapkan.Motivasi intrinsik dan self-efficacy yang tinggi pada karyawan dapat berperan dalam meningkatkan keterlibatan kerja. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi intrinsik dan self-efficacy dengan keterlibatan kerja.Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan bagian konveksi P.T. Dan Liris Sukoharjo sejumlah 923 orang. Sampel penelitian ini adalah karyawan bagian konveksi P.T. Dan Liris Sukoharjo sejumlah 90 karyawan.Sampling penelitian ini adalah simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala keterlibatan kerja dengan jumlah aitem valid 25 dengan reliabilitas 0,859, skala motivasi intrinsik sejumlah 30 aitem valid dengan reliabilitas0,843, dan skala self-efficacysejumlah 26 aitem valid dengan reliabilitas sebesar 0,853. Analisis data menggunakan teknik analisis linear regresi berganda, diperoleh p-value sebesar 0,00 < 0,05 dan Fhitung49,480 >Ftabel= 3,104serta R sebesar0,729. Hal ini berarti terdapat hubungan antara motivasi intrinsik dan self-efficcay dengan keterlibatan kerja. Nilai koefisien determinan (R Square) sebesar 0,532 artinya motivasi intrinsik dan self-efficacysecara bersama-sama memberi sumbangan efektif (SE) sebesar 53,2% terhadap keterlibatan kerja. Sumbangan relatif motivasi intrinsik terhadap keterlibatan kerja adalah 52,93% dan sumbangan relatif self-efficacy terhadap keterlibatan kerja adalah 47,04%. Sumbangan efektif yang diberikan motivasi intrinsik terhadap keterlibatan kerja adalah 28,17% dan sumbangan efektif variabel self-efficacy terhadap keterlibatan kerja adalah 25,04%. Kata kunci: (keterlibatan kerja, motivasi intrinsik, self-efficacy, karyawan)
Hubungan antara Dukungan Keluarga dan Konsep Diri terhadap Kestabilan Emosi pada Remaja yang Mengalami Sindrom Pra Menstruasi di SMA Negeri 3 Akselerasi Surakarta Paramita Putri, Rediska; Lilik, Salmah; Yuliadi, Istar
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 2, No 5 Mar (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan antara Dukungan Keluarga dan Konsep Diri terhadap Kestabilan Emosi pada Remaja yang Mengalami Sindrom Pra Menstruasi di SMA Negeri 3 Akselerasi Surakarta     THE CORRELATION BETWEEN FAMILY SUPPORT AND SELF CONCEPT TOWARD EMOTIONAL STABILITY IN TEENAGER’S PREMENSTRUAL SYNDROME AT ACCELERATION STUDENT SMA NEGERI 3 SURAKARTA     Rediska Paramita Putri, Salmah Lilik, Istar Yuliadi Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret       ABSTRAK   Latar Belakang : Remaja mengalami perubahan suasana hati yang begitu cepat. Perubahan suasana hati yang begitu cepat dikenal juga dengan istilah ketidakstabilan emosi. Ketidakstabilan emosi dapat menyebabkan permasalahan relasional dan menurunnya prestasi belajar. Ketidakstabilan emosi merupakan salah satu gejala sindrom pra menstruasi yang dapat mengganggu kegiatan sehari-hari. Sindrom pra menstruasi adalah gejala-gejala fisik maupun psikis yang dirasakan 7 hari sebelum datangnya menstruasi. Tujuan Penelitian : untuk mengetahui: 1. Hubungan antara dukungan keluarga dan konsep diri dengan kestabilan emosi pada remaja yang mengalami dsindrom pra menstruasi di SMA Negeri 3 Akselerasi Surakarta; 2. Hubungan antara dukungan keluarga dengan kestabilan emosi pada remaja yang mengalami sindrom pra menstruasi di SMA Negeri 3 Akselerasi Surakarta; 3. Hubungan antara konsep diri dengan kestabilan emosi pada remaja yang mengalami sindrom pra menstruasi di SMA Negeri 3 Akselerasi Surakarta. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian korelasional yang dilakukan pada seluruh siswi SMA Negeri 3 Akselerasi Surakarta. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Shortened Premenstrual Asessment Form, Skala Kestabilan Emosi, Skala Dukungan Keluarga, dan Skala Konsep Diri. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda. Hasil Penelitian : Pada penelitian ini 55 siswi SMA Negeri 3 Akselerasi mengalami sindrom pra menstruasi dari 57 siswi yang menjadi subyek penelitian. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda diperoleh F hitung 10,576 > F tabel 2,79. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara dukungan keluarga dan konsep diri dengan kestabilan emosi pada remaja yang mengalami sindrom pra menstruasi di SMA Negeri 3 Akselerasi Surakarta. Secara parsial menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kestabilan emosi pada remaja yang mengalami sindrom pra menstruasi di SMA Negeri 3 Akselerasi Surakarta dengan standardized coefficients beta sebesar 0,402 dengan p = 0,003 (p<0,05) namun sumbangan sebesar 0,5%; serta terdapat hubungan positif yang signifikan antara konsep diri dengan kestabilan emosi pada remaja yang mengalami sindrom pra menstruasi di SMA Negeri 3 Akselerasi Surakarta dengan standardized coefficients beta sebesar 0,550 dengan p = 0,000 (p<0,05) dengan nilai sumbangan sebesar 29%. Kata kunci: Dukungan Keluarga, Konsep Diri, Kestabilan Emosi
Hubungan antara Penyesuaian Diri dan Dukungan Sosial Keluarga dengan Kematangan Karir pada Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNS Qoyimatun Nashriyah, Sifa; Yusuf, Munawir; Arif Karyanta, Nugraha
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 2, No 5 Mar (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan antara Penyesuaian Diri dan Dukungan Sosial Keluarga dengan Kematangan Karir pada Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNS     Relationship Between Self Adjustment and Family Social Support with Career Maturity on the Students of Communication Department FISIP UNS   Sifa Qoyimatun Nashriyah, Munawir Yusuf, Nugraha Arif Karyanta Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret       ABSTRAK   Remaja memiliki tugas perkembangan yang harus dilaluinya sebelum mencapai tahap dewasa. Salah satu tugas perkembangan remaja adalah memilih dan mempersiapkan karir. Kematangan karir yang dimiliki mahasiswa diduga terkait dengan penyesuaian diri dan dukungan sosial keluarga yang dimilikinya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui: (1) Hubungan antara penyesuaian diri dan dukungan sosial keluarga dengan kematangan karir pada mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNS; (2) Hubungan antara penyesuaian diri dengan kematangan karir pada mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNS; (3) Hubungan antara dukungan sosial keluarga dengan kematangan karir pada mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNS. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UNS angkatan 2011 dan 2012 dengan sampel penelitian sebanyak 77 responden yang diambil dengan teknik simple random sampling. Data penenelitian dikumpulkan dengan skala kematangan karir, skala penyesuaian diri, dan skala dukungan sosial keluarga. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis pertama menggunakan analisis regresi ganda, selanjutntya untuk menguji hipotesis kedua dan ketiga menggunakan analisis korelasi parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara penyesuaian diri dan dukungan sosial keluarga secara bersama-sama dengan kematangan karir yang ditunjukkan koefisien korelasi (R) regresi ganda sebesar 0,526, p<0,05 dan Fhitung 14,130 > Ftabel 3,120; ada hubungan positif antara penyesuaian diri dengan kematangan karir yang ditunjukkan dengan koefisien korelasi parsial sebesar 0,429, p<0,05; serta ada hubungan positif antara dukungan sosial keluarga dengan kematangan karir dengan koefisien korelasi parsial sebesar 0,266, p<0,05. Nilai R2 sebesar 0,276 artinya dalam penelitian ini penyesuaian diri dan dukungan keluarga secara bersama-sama memberi sumbangan efektif sebesar 27,6% terhadap kematangan karir. Kata Kunci: kematangan karir, penyesuaian diri, dukungan sosial keluarga
Hubungan antara Self-Regulated Learning dengan Prokrastinasi Penyusunan Skripsi pada Mahasiswa Fakultas Sastra dan Seni Rupa UNS Nugraheni L, Habibah; Lilik, Salmah; Nanda Priyatama, Aditya
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 2, No 5 Mar (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan antara Self-Regulated Learning dengan Prokrastinasi Penyusunan Skripsi pada Mahasiswa Fakultas Sastra dan Seni Rupa UNS   The Relationship between Self-Regulated Learning and Procrastination in Writing Minithesis among FSSR UNS Students     Habibah Nugraheni Lestari, Salmah Lilik, Aditya Nanda Priyatama Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret       ABSTRAK   Skripsi merupakan karya ilmiah yang wajib disusun mahasiswa Sastra-1 sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan gelar sarjana. Hasil penyusunan skripsi yang optimal dapat dicapai salah satunya melalui kemampuan mahasiswa untuk mengatur dirinya atau dengan istilah lain self-regulated learning. Self-regulated learning yang baik dapat membantu mahasiswa dalam mengatur, merencanakan, dan mengarahkan dirinya untuk mencapai tujuan tertentu, dalam penyusunan skripsi. Mahasiswa perlu memiliki self-regulated learning sebagai kemampuan untuk membantu mahasiswa dalam mengatasi prokrastinasi yang menghambat dalam penyusunan skripsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-regulated learning dengan prokrastinasi penyusunan skripsi pada mahasiswa FSSR UNS. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa FSSR UNS angkatan 2007. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 39 mahasiswa FSSR angkatan 2007 yang sedang dalam proses penyusunan skripsi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan purposive incidental sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah skala self-regulated learning dengan skala prokrastinasi penyusunan skripsi. Analisis data menggunakan teknik korelasi product moment Pearson. Berdasarkan hasil analisis teknik korelasi product moment Pearson diperoleh nilai koefisien korelasi (r= 0,662; p< 0,005) artinya ada hubungan positif antara self-regulated learning dengan prokrastinasi penyusunan skripsi pada mahasiswa FSSR UNS angkatan 2007, yang menunjukkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini ditolak. Peran self-regulated learning terhadap prokrastinasi penyusunan skripsi pada mahasiswa FSSR UNS sebesar 43,8%.   Kata kunci: self-regulated learning, prokrastinasi, skripsi, mahasiswa
Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Adversity Intelligence dengan Optimisme dalam Pengambilan Keputusan Berwirausaha Mustika, Ayunani; Wiyanti, Sri; Lilik, Salmah
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 3, No 1 Jun (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DAN ADVERSITY INTELLIGENCE DENGAN OPTIMISME DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERWIRAUSAHA PADA REMAJA PENYANDANG CACAT TUBUH DI BBRSBD PROF. DR. SOEHARSO SURAKARTA   The Relationship Between Social Support and Adversity Intelligence  with Optimism in Decision Making to be an Entrepreneur in Adolescent’s Physically Disabled at BBRSBD Prof. Dr. Soeharso Surakarta Ayunani Mustika, Sri Wiyanti, Salmah Lilik Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret     ABSTRAK Masa remaja merupakan masa pengambilan keputusan. Optimisme sangat diperlukan oleh remaja penyandang cacat tubuh untuk memutuskan masa depannya termasuk dalam berwirausaha. Dukungan sosial dan adversity intelligence diperlukan agar remaja penyandang cacat memiliki sikap optimisme dalam pengambilan keputusan berwirausaha. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui  hubungan antara dukungan sosial dan adversity intelligence dengan optimisme dalam pengambilan keputusan  berwirausaha, (2) hubungan antara dukungan sosial dengan optimisme  dalam pengambilan keputusan berwirausaha, serta (3) hubungan antara adversity intelligence dengan optimisme dalam pengambilan keputusan berwirausaha pada Remaja Penyandang Cacat Tubuh di BBRSBD Prof. Dr. Soeharso Surakarta. Populasi pada penelitian ini adalah remaja penyandang cacat tubuh di BBRSBD Prof DR. Soeharso Surakarta. Teknik sampling yang digunakan yakni purposive quota sampling, dengan karakteristik sampel yaitu yang berusia 17 s/d 21 tahun, sudah selesai mengikuti pelatihan keterampilan dan pelatihan kewirausahaan serta memiliki minat berwirausaha. Jumlah populasi pada penelitian ini adalah 30 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan skala dukungan sosial, skala adversity intelligence, dan skala optimisme dalam pengambilan keputusan berwirausaha. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda, dengan nilai F-hitung 24,734 > F tabel 3,354 dan R 0,804 berarti ada hubungan antara dukungan sosial dan adversity intelligence dengan optimisme dalam pengambilan keputusan berwirausaha. Secara parsial, ada hubungan antara dukungan sosial dengan optimisme dalam pengambilan keputusan berwirausaha dengan t hitung 2,335 > t tabel 2,052 dan r 0,410, serta ada hubungan antara adversity intelligence dengan optimisme dalam pengambilan keputusan berwirausaha dengan t hitung 2,121 > t tabel 2,052 dan r 0,378. Kesimpulannya yaitu (1) semakin tinggi dukungan sosial dan dan semakin tinggi adversity intelligence maka semakin tinggi pula optimisme dalam pengambilan keputusan berwirausaha (2) semakin tinggi dukungan sosial, maka semakin tinggi pula optimisme dalam pengambilan keputusan berwirausaha (3) semakin tinggi adversity intelligence, maka semakin tinggi optimisme dalam pengambilan keputusan berwirausaha.   Kata Kunci: Optimisme Pengambilan Keputusan Berwirausaha, Dukungan Sosial, Adversity Intelligence
Hubungan antara Pola Asuh Otoriter Orang Tua dengan Depresi pada Remaja di SMA N 2 Purworejo Madyarin, Puspa; Murti Karini, Suci; Arif Karyanta, Nugraha
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 3, No 1 Jun (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan antara Pola Asuh Otoriter Orang Tua dengan Depresi pada Remaja di SMA N 2 Purworejo     Relationship Between Authoritarian Parenting With AdolescentsDepression in SMA N 2 Purworejo     Puspa Madyarini, Suci Murti Karini, Nugraha Arif Karyanta Program Studi Psikologi FakultasKedokteran UniversitasSebalasMaret       ABSTRAK   Penelitian Depresi merupakan gangguan alam perasaan yang ditandai dengan munculnya pandangan negatif terhadap peristiwa yang terjadi.Depresi dapat menyerang semua kalangan.Namun, remaja lebih rentan mengalami depresi karena kondisi yang labil dan merupakan masa yang rentan terhadap goncangan. Remaja dengan orang tua otoriter akan mendapat dukungan yang sedikit, sehingga lebih rentan mengalami depresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap hubungan antara pola asuh otoriter orang tua dengan depresi pada remaja dan melihat sumbangan pola asuh otoriter terhadap depresi. Penelitian ini dilakukan di SMA N 2 Purworejo dan merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan 2 variabel, yaitu Pola Asuh Otoriter Orang Tua dan Depresi pada Remaja. Alat ukur pada penelitian ini menggunakan Skala Pola Asuh Otoriter dan Skala BDI. Skala Pola Asuh Otoriter disusun dengan memodifikasi skala dari Faizah (2011) berdasarkan aspek yang dikemukakan oleh Kohn (1963) yaitu pemberian disiplin, komunikasi, pemenuhan kebutuhan dan pandangan terhadap remaja, sedangkan Skala BDI dimodifikasi dari Skala BDI dari Aaron T. Beck. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling.Jumlah sampel yang dianalisis sebanyak 140 siswa.Teknik analisis menggunakan analisis Product Moment Pearson dengan bantuan SPSS versi 18.0. Berdasarkan dari hasil penelitian, diperoleh hasil bahwa uji hipotesis menghasilkan signifikansi (p-value) pada taraf signifikansi 5% sebesar 0,001 (0,001<0,05) sedangkan nilai r hitung = 0,281 >r tabel = 0,159. Dari hasil analisis yang dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima, yaitu ada hubungan positif yang signifikan antara Pola Asuh Otoriter Orang Tua dengan Depresi pada Remaja di SMA Negeri 2 Purworejo. Artinya, semakin orang tua bersikap otoriter maka akan semakin berat pula tingkat depresi pada remaja, sebaliknya semakin orang tua tidak bersikap otoriter maka semakin ringan pula tingkat depresi pada remaja. Sumbangan efektif atau koefisien determinasi (r2) variabel Pola Asuh Otoriter Orang Tua terhadap Depresi pada Remaja yaitu sebesar 7,9%, sisanya sebesar 92,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian. Kata kunci:Pola Asuh Otoriter Orang Tua, Depresi, Remaja
Resiliensi pada Remaja yang Hamil di Luar Nikah Drajat Haningrum, Redna; Lilik, Salmah; Widya Agustin, Rin
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 3, No 1 Jun (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Resiliensi pada Remaja yang Hamil di Luar Nikah Resilience of Teenager Who Had Premarital Pregnancy Redna Drajat Haningrum, Salmah Lilik, Rin Widya Agustin Program Studi Psikologi FakultasKedokteran UniversitasSebelasMaret ABSTRAK Kehamilan di luar nikah menimbulkan permasalahan-permasalahan yang mengarahkan pada situasi sulit dan menekan.Dalam berhadapan dengan berbagai situasi menekan, remaja diharapkan dapat bangkit untuk mencapai kehidupan yang lebih baik dengan sebuah kemampuan yang dinamakan resiliensi.Resiliensi merupakan sebuah kemampuan untuk memantul atau bangkit kembali dari situasi yang menekan dan penuh risiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran proses resiliensi pada remaja yang hamil di luar nikah dan bagaimana faktor-faktor lingkungan mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitiatif dengan desain fenomenologis yang diharapkan dapat memahami makna peristiwa dan interaksi dengan orang-orang dalam situasi tertentu.Penelitian ini menggunakan dua orang subjek. Keduanya adalah wanita yang mengalami kehamilan di luar nikah pada saat remaja, dalam rentang waktu usia 12-21 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah riwayat hidup, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menggambarkan adanya berbagai permasalahan sebagai konsekuensi kehamilan di luar nikah seperti permasalahan psikologis, fisik, sosial, ekonomi, pendidikan, keluarga, dll. Selain itu, kedua subjek juga harus menghadapi adanya permasalahan berbeda lainnya yang menyertai permasalahan kehamilan di luar nikah.Penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan dalam aspek resiliensi internal yang dimiliki kedua subjek meliputi spiritual, kognisi, emosi, perilaku dan fisik. Kedua subjek dinilai mampu bertahan dan bangkit kembali serta mengfungsikan kembali aspek-aspek internal namun hasil keluaran yang ditunjukkan kedua subjek berbeda, setelah adanya disrupsi subjek pertama berintegrasi dan berada pada posisi homeostatis, keadaan yang sama sebelum kehamilan. Subjek kedua menunjukkan adanya reintegrasi yang baik setelah periode disrupsi namun melakukan penyesuaian berisiko yang kurang normatif sehingga berada pada posisi maladaptif.Dalam proses resiliensi, dukungan sosial memiliki pengaruh positif, dukungan yang paling berpengaruh bagi subjek pertama adalah suami, keluarga, tetangga dan teman-temansedangkan dukungan yang paling berpengaruh bagi subjek kedua adalah keluarga dan teman-teman. Kehadiran faktor risiko dan faktor protektif juga mempengaruhi perkembangan resiliensi pada masing-masing subjek.Faktor protektif mengarah ke hasil yang baik sedangkan faktor risiko mengarah ke hasil yang bermasalah.Faktor protektif dan risiko yang dimiliki kedua subjek menunjukkan adanya beberapa perbedaan Kata kunci: Resiliensi, Remaja, Hamil di Luar Nikah
Gambaran Perilaku Pengasuhan Orang Tua pada Anak yang Memiliki Riwayat Gangguan Skizofrenia Varadhila P, Sheilla; Murti Karini, Suci; Arif Karyanta, Nugraha
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 3, No 1 Jun (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gambaran Perilaku Pengasuhan Orang Tua pada Anak yang Memiliki Riwayat Gangguan Skizofrenia Description Of Parents Care Behavior on The Child With Schizophrenia Sheilla Varadhila Peristianto, Suci Murti Karini, Nugraha Arif Karyanta Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret     ABSTRAK Anak yang mengalami gangguan skizofrenia tidak dapat berfungsi secara optimal dalam kehidupannya dan terganggu dalam menilai realitas hidupnya sehingga keberadaan anak dengan riwayat gangguan skizofrenia sering dianggap berbahaya oleh masyarakat. Banyak orang tua yang menyerahkan sepenuhnya penanganan penderita kepada petugas medis karena adanya stigmatisasi masyarakat sehingga anak cenderung mengalami kekambuhan karena tidak adanya peran orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi yang utuh dan mendalam mengenai perilaku pengasuhan orang tua pada anak yang memiliki riwayat gangguan skizofrenia. Manfaat utama penelitian ini agar orang tua mampu melakukan upaya-upaya untuk memahami anak dan memberikan pengasuhan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan anak dalam rangka mengurangi resiko kekambuhan.   Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan rancangan studi kasus. Subyek penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak penderita skizofrenia dengan tipe yang berbeda dan significant others yakni orang terdekat dan perawat yang menangani anak. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara, observasi, riwayat hidup, dan data dokumen.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa perilaku pengasuhan orang tua pada anak yang memiliki riwayat gangguan skizofrenia dalam rangka mengurangi risiko kekambuhan. Perilaku pengasuhan yang tergambar yaitu secara fisik orang tua berusaha untuk melindungi anak dengan menyediakan kebutuhan dasar anak dan memberi kesempatan anak dalam beraktivitas sesuai dengan keinginan anak. Secara emosi, orang tua melindungi anak dengan memberikan pendampingan ketika anak mengalami kejadian-kejadian yang tidak menyenangkan seperti mendampingi anak saat kontrol dan menemani anak saat merasa takut, dan menuruti apapun keinginan anak. Secara sosial, orang tua berusaha mengembalikan anak ke lingkungan sekolah dan meminta agar pihak sekolah tidak memperlakukan anak dengan buruk, menghubungi pihak tertentu lainnya seperti perawat dan teman-teman anak untuk mengetahui kondisi anak, serta memberi kesempatan anak dalam bergaul dengan teman yang diinginkan anak. Perilaku pengasuhan yang tergambar pada orang tua dengan anak merupakan usaha orang tua rangka mengurangi risiko timbulnya kekambuhan pada anak dengan riwayat skizofrenia namun orang tua kurang memiliki pemahaman sehingga tidak mengajarkan anak terutama dalam kehidupan emosi yaitu untuk bertoleransi apabila anak tidak dapat mencapai keinginan yang diharapkan. Anak belajar bahwa setiap keinginan harus terpenuhi namun anak tidak belajar toleransi ketika keinginan tidak terpenuhi. Kondisi tersebut memunculkan stress emosional kembali pada anak yang mengarah pada timbulnya kekambuhan apabila keinginan atau kemauan anak tidak terpenuhi. Kata kunci : pengasuhan, skizofrenia
Pengaruh Pelatihan Penerimaan Diri Terhadap Peningkatan Kebermaknaan Hidup Remaja Tunadaksa karena Kecelakaan Solikhah, Khabibah Solikhah; Lilik, Salmah; Nanda Priyatama, Aditya
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 3, No 1 Jun (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Pelatihan Penerimaan Diri Terhadap Peningkatan Kebermaknaan Hidup Remaja Tunadaksa karena Kecelakaan     The Influence of Self Acceptance Training to Increase Meaningful of Life in Adolescence Who Have Physical Defect Caused by Accident in BBRSBD Prof. Dr. Soeharso Surakarta     Khabibah Solikhah, Salmah Lilik, Aditya Nanda Priyatama Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret       ABSTRAK   Kehilangan salah satu anggota tubuh pada usia remaja akan memunculkan berbagai permasalahan psikologis, diantaranya adalah adanya anggapan bahwa dirinya tidak berguna dan hanya menyusahkan orang lain. Terlebih lagi jika kehilangan anggota tubuh disebabkan karena kecelakaan. Permasalahan psikologis tersebut jika dibiarkan akan menyebabkan remaja tunadaksa karena kecelakaan rentan kehilangan makna hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan penerimaan diri terhadap peningkatan kebermaknaan hidup remaja tunadaksa karena kecelakaan. Pelatihan penerimaan diri merupakan suatu proses pendidikan jangka pendek yang bertujuan membantu remaja tunadaksa karena kecelakaan untuk dapat menerima diri tanpa syarat guna mencapai hidup yang bermakna dan bahagia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan kuasi eksperimen dengan desain penelitian adalah one group pretest-postest design. Jumlah subjek penelitian sebanyak 5 orang remaja tunadaksa karena kecelakaan. Pelatihan penerimaan diri diberikan oleh dua orang fasilitator sebanyak dua kali pertemuan dengan durasi setiap pertemuan selama 180 menit. Pelatihan penerimaan diri menggunakan metode ceramah, diskusi kasus, role play, dan simulasi. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan skala kebermaknaan hidup dengan indeks korelasi bergerak dari 0,300 sampai 0,646 dan koefisian reliabilitas (α) 0,896. Berdasarkan uji hipotesis dengan menggunakan Paired Sample T Test didapatkan nilai t hitung sebesar 4,097 dan probabilitas (p) signifikansi 0,0075 (uji satu sisi) dengan t tabel 2,132. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa t hitung lebih besar dari t tabel. Oleh karena probabilitas (p) 0,0075 lebih kecil dari  = 0,05 dan t hitung sebesar 4,097 > t tabel 2,132 maka dapat disimpulkan bahwa pelatihan penerimaan diri berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kebermaknaan hidup remaja tunadaksa karena kecelakaan.   Kata kunci : kebermaknaan hidup, remaja tunadaksa karena kecelakaan, pelatihan penerimaan diri.  
Hubungan Antara Ketidakamanan Kerja dan Ketidakpuasan Kerja dengan Intensi Turnover pada Karyawan Kontrak di PT. Dan Liris Sukoharjo Sundari, Purwi; Yusuf, Munawir; Nanda Priyatama, Aditya
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 3, No 1 Jun (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan Antara Ketidakamanan Kerja dan Ketidakpuasan Kerja dengan Intensi Turnover pada Karyawan Kontrak di PT. Dan Liris Sukoharjo       Correlation Between Job Insecurity and Job Dissatisfaction Toward Turnover Intention On Contract Employees In PT. Dan Liris Sukoharjo     Purwi Sundari, Munawir Yusuf, Aditya Nanda Priyatama Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret       ABSTRAK   Sumber daya manusia dalam sebuah perusahaan memiliki peran sentral dalam menggerakkan roda perkembangan dan laju produktivitas perusahaan, oleh karena itu perlu dipelihara agar tetap dapat berproduksi dengan baik. Keamanan kerja dan kepuasan kerja memiliki arti penting bagi karyawan kontrak. Apabila ketidakamanan kerja dan ketidakpuasan kerja dalam suatu perusahaan tinggi maka dapat menyebabkan meningkatnya angka turnover yang akan berdampak pada efisiensi dan efektivitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Hubungan antara ketidakamanan kerja dan ketidakpuasan kerja dengan intensi turnover pada karyawan kontrak di PT. Dan Liris Sukoharjo; 2) Hubungan antara ketidakamanan kerja dengan intensi turnover pada karyawan kontrak di PT. Dan Liris Sukoharjo; 3) Hubungan antara ketidakpuasan kerja dengan intensi turnover pada karyawan kontrak di PT. Dan Liris Sukoharjo. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan kontrak PT. Dan Liris Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan sampel yang berjumlah 193 karyawan kontrak. Teknik Sampling menggunakan Simple Random Sampling. Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Intensi Turnover dengan validitas sebesar 0,248-0,671 dan Reliabilitas Alpha 0,790; Skala Ketidakamanan Kerja dengan validitas 0,264-0,671 dan Reliabilitas Alpha 0,744; Skala Ketidakpuasan Kerja dengan validitas 0,281-0,624 dan Reliabilitas Alpha 0,799. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan nilai koefisien korelasi ganda (R) sebesar 0,617; p=0,000 (p<0,05) dan Fhitung 39,074 > Ftabel 3,07. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara ketidakamanan kerja dan ketidakpuasan kerja dengan intensi turnover. Secara parsial menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara ketidakamanan kerja dengan intensi turnover dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,242 dengan p=0,006 (p<0,05) serta nilai thitung= 2,805 (>ttabel= 1,979), dan terdapat hubungan positif yang signifikan antara ketidakpuasan kerja dengan intensi turnover yang ditunjukkan dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,409 dengan p=0,000 (p<0,05) serta nilai thitung= 5,054 (>ttabel= 1,979). Kata Kunci: intensi turnover, ketidakamanan kerja, ketidakpuasan kerja

Page 6 of 21 | Total Record : 203


Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 1 Jun (2021): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 5, No 1 Jun (2016): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 4, No 4 Mar (2016): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 4, No 4 Mar (2016): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 4, No 3 Des (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 4, No 2 Sep (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 4, No 1 Jun (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 4, No 1 Jun (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 4 Mar (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 4 Mar (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 3 Des (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 3 Des (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 2 Sep (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 2 Sep (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 1 Jun (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 1 Jun (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 5 Mar (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 5 Mar (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 4 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 4 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 3 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 3 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 4 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 4 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 3 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 3 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa More Issue