cover
Contact Name
Rusman Rasyid
Contact Email
humanounkhair@gmail.com
Phone
+6285382904237
Journal Mail Official
humanounkhair@gmail.com
Editorial Address
Gedung LPPM Lt. 2, Jl. Yusuf Abdulrahman Kampus 2 Kelurahan Gambesi Kecamatan Kota Ternate Selatan
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Humano: Research Journal
Published by Universitas Khairun
ISSN : 19786115     EISSN : 25979213     DOI : https://doi.org/10.33387/humano.v14i2
Humano: Jurnal Penelitian (HJP) adalah salah satu jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Khairun yang memuat tentang hasil riset di bidang ilmu noneksakta atau sosial humaniora meliputi aspek-aspek sosial, politik, ekonomi, hukum dan budaya. HJP terbit sebanyak dua kali dalam setahun yaitu bulan Juni dan November. HJP menerima tulisan berbentuk riset kuantitatif, kualitatif, maupun gabungan antara keduanya dari akademisi, praktisi, peneliti, dan mahasiswa yang relevan dengan topik ilmu noneksakta dan sosial humaniora.
Articles 177 Documents
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA PADA ANAK MELALUI MEDIA BONEKA TANGAN DI SISWA KELAS A PAUD TUAN GURU ALIM KOTA TERNATE Nurhamsa Mahmud
Humano: Jurnal Penelitian Vol 11, No 2 (2020): PERIODE NOVEMBER
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/hjp.v11i2.2507

Abstract

Usaha untuk meningkatkan keaktifan belajar sangatlah penting dilakukan oleh guru, untuk proses belajar mengajar yang efektif perlu adanya cara berpikir secara terarah dan jelas akan apa yang dipelajari banyak permasalahan yang muncul perlu adanya pembaharuan-pembaharuan dilingkungan pendidikan agar siswa dapat lebih aktif disinilah peran pendidikan semakin tergantung pada kualitas guru.  Berdasarkan observasi awal terdapat 6 anak  dari  8 anak yang belum memiliki kemampuan berbicara dengan baik, maka peneliti mencoba mengatasi masalah tersebut dengan menggunakan media boneka tangan, dengan maksud untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak tersebut membutuhkan  strategi pembelajaran yang tepat, strategi pembelajaran adalag cara-cara yang akan dipilih  dan digunakan oleh seorang pengajar untuk menyampaikan materi pelajaran  dengan tujuan memudahkan peseta didik dalam menerima dan memahami apa yang disampaikan oleh guru. Dengan rumusan masalah, Apakah media boneka tangan dapat meningkatkan kemampuan berbicara anak pada kelompok A pada Paud Tuan Guru Alim Kota Ternate?, dan tujuan penelitian untuk mengetahui kemampuam berbicara anak melalui media boneka tangan. Ketrampilan berbicara pada anak usia dini Berbicara adalah proses komunikasi atau penyampaiyan maksud atau tujuan, Soemarjadi, dkk, 1992: 2).  Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas, dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi dan dokuentasi, dan teknik analisis data , mendeskripsikan hasil penenlitian dan menggunaka persentase untukmengukur tingkat kemampuan anak dalam berbicara hasil penelitian kegiatan awal yaitu berbicara  dan peneliti memandu satu persatu. ternyata dalam pembelajaran masih perlu perbaikan hal ini terlihat pada hasil observasi baru  terdapat  5 siswa,   memperoleh nilai 45  atau (56%) dan 1 siswa memperoleh nilai 22 atau 27% sedangkan 5  lainnya masih kategori belum berkembang (BB). Kemudian pada siklus II sudah mulai menunjukan peningkatan yang signifikan  hal ini terlihat dari hasil observasi dan hasil refleksi pertemuan pertama pada siklus II yaitu terdapat 11 siswa  dari 7 siswa yang mengalami  kemajuan dengan memeroleh nilai 75 atau  (95,75%), dan dilihat  dan 2 siswa lainnya memperoleh nilai 40 atau 50%
USE OF COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION TO IMPROVE STUDENTS’ COMPREHENSION ON SYNTAX Abdulhalim Daud; Ali Ajam
Humano: Jurnal Penelitian Vol 12, No 1 (2021): PERIODE JUNI
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/humano.v12i1.2759

Abstract

Syntex subject is one of the subjects that students of English Education Study Program should take it. Having online teaching in a pandemic situation is challenging for the instructor to build their students' comprehension of the concept of syntax, Structural Approach, and Syntactic Marker. Finding an appropriate tool is needed.  Computer-assisted instruction was designed to be applied in the teaching and learning process to enhance students’ comprehension of syntax subjects. There were 35 students involved in this study.  This study was conducted in 14 meetings. Data were collected through pre-test and post-test. In data analysis, descriptive and Inferential statistics (t-test) were applied. The result of data analysis shows that students have a good comprehension of syntax. Computer-assisted instruction is effective in helping students to improve their syntax comprehension related to the concept of syntax, Structural Approach, and Syntactic Marker. 
DARI BAHASA GALELA KE BAHASA TERNATE (STUDI TENTANG PERGESERAN BAHASA PADA MASYARAKAT TUTUR BAHASA GALELA DI DESA LEMO-LEMO) Dahrun Sarif; Umar Hi. Rajab
Humano: Jurnal Penelitian Vol 12, No 1 (2021): PERIODE JUNI
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/humano.v12i1.3282

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang pergeseran bahasa yang terjadi pada masyarakat tutur  bahasa Galela di desa Lemo-Lemo. Pergeseran bahasa pada masyarakat Lemo-Lemo merupakan suatu fenomena sosiolingusitik yang terjadi karena berbagai faktor, diantaranya adalah bilingualisme, multiilngualisme, migrasi dan  kontak bahas (language contact). Faktor-Faktor ini saling terkait satu sama lainnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini  metode kualitatif deskriptif.  Metode ini digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, dimana peneliti adalah sebagai instrument kunci, teknik pengumpulan data dilakukan dengan triangulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif/kualitatif, dan hasil penelitian lebih menekan makna dari pada generalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi pergeseran bahasa dari bahasa Galela ke bahasa Ternate. Etnis Galela di desa Lemo-Lemo tidak lagi menggunakan bahasa Galela tetapi bahasa Ternate.  Namun demikian, di antara mereka masih mengetahui bahasa Galela dengan baik. Bahasa Ternate kemudian menjadi bahasa utama (b1) bagi masyarakat Lemo-Lemo. Pergeseran bahasa  ini  disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu migrasi, kontak bahasa, presetise bahasa dan sikap bahasa.  Ranah pergeseran nampak pada hampir semua ranah komunikasi, yaitu ranah keluarga, formal maupun sosial.
IDENTIFIKASI POTENSI KOPI NYIRU SEBAGAI OLEH – OLEH KHAS TERNATE Sunaidin Ode Mulae; Betly Taghulihi
Humano: Jurnal Penelitian Vol 11, No 2 (2020): PERIODE NOVEMBER
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/humano.v11i2.2516

Abstract

Penelitian ini mengidentifikasi potensi kopi nyiru yang yang ada di kota ternate untuk dijadikan sebagai oleh–oleh khas Ternate karena selama ini wisatawan kesulitan menemukan oleh–oleh kopi yang merupakan khas dari kota Ternate. Diharapkan dari penelitian ini ditemukan model pengemasan kopi sebagai pendukung daya tarik wisata yang siap ditawarkan kepada pengunjung atau wisatawan yang datang ke kota Ternate. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu bagaimana proses pembuatan kopi nyiru, apa khasiat kopi nyiru dan bagaimana mengemas kopi nyiru untuk dijadikan sebagai oleh – oleh khas Ternate. Target luaran penelitian ini adalah: (1) publikasi ilmiah di jurnal lokal ber-ISSN atau jurnal nasional, (2) pengayaan bahan ajar di Program Studi Usaha Perjalanan Wisata Universitas Khairun sebagai wisata kuliner, (3) poster penelitian. Studi ini dilakukan di Kota Ternate dengan menggunakan metode kualitatif. Lokasi penelitian adalah di Taman Moya. Alasan pemilihan lokasi karena masyarakat lokal di Taman Moya menyediakan kopi nyiru untuk ditawarkan kepada pengunjung. Penelitian dilakukan selama enam bulan, sejak proposal penelitian dinyatakan disetujui. Jangka waktu penelitian mencakup keseluruhan tahapan penelitian, dari persiapan hingga penyusunan laporan akhir. Informan ditentukan secara sengaja berdasarkan fokus masalah penelitian. Kriteria informan meliputi: (i) Dinas Pariwisata Kota Ternate; (ii) Masyarakat Lokal; (iii) Pengunjung/Wisatawan; (iv) Industri pariwisata di Kota Ternate. Penentuan informan mempertimbangkan keterwakilan berdasarkan jenis kelamin, usia, agama, dan berbagai kategori lainnya. Teknik snowball digunakan untuk menentukan informan yang akan diwawancarai di lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan (observation), wawancara mendalam (indepth interview), dan studi dokumen (literature study). Temuan dalam penelitian ini menunjukan bahwa Kopi nyiru di Taman Moya tidak ada dalam bentuk kemasan hanya saja dalam bentuk penyajian pada saat ada konsumen memesan. Penyebaran kopi nyiru Moya di Kota Ternate yaitu sebagian besar kelurahan Moya dan sebagian pada warung-warung kopi yang ada di Kota Baru Pante. Khasiat kopi nyiru menurut narasumber untuk menghangatkan diri pada musim penghujan. Simpulan pada penelitian ini adalah kemasan Kopi nyiru di Taman Moya belum ada. Kopi nyiru Moya memiliki hasiat untuk menghangatkan tubuh saat musim penghujan. Kopi nyiru Moya sudah mendunia sehingga butuh perharian pemerintah kota untuk mempertahankan sebagai khas oleh-oleh wisat kuliner di Kota Ternate.   
KONSTRUKSI POSESIF DALAM BAHASA MELAYU TERNATE Ety Duwila; Nurain Jalaluddin
Humano: Jurnal Penelitian Vol 12, No 1 (2021): PERIODE JUNI
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/humano.v12i1.2631

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan bentuk posesif dalam bahasa Melayu Ternate dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pendekatan ini dipilih karena berkaitan dengan tujuan penelitian, yaitu mendeskripsikan bentuk konstruksi posesif dalam bahasa Melayu Ternate. Hasil penelitian menunjukkan adanya bentuk-bentuk posesif dalam bahasa Melayu Ternate yaitu frase nomina posesif yang terbentuk dari unsur kata ganti orang, sebutan, kekerabatan, nama diri, hewan, tumbuhan, profesi yang merupakan unsur penjelas atau yang menerangkan dalam frase yang diikuti bentuk pe yang merupakan penanda milik (kepunyaan) disertai nomina. Inti frase selalu berkategori nomina yang terbentuk baik dari unsur yang berkategori nomina maupun verba     yang diulang. Adapun konstruksi posesif dalam bahasa Melayu Ternate selalu berupa frase karena terdiri dari gabungan kata yang berupa unsur yang menerangkan, penanda milik, dan unsur yang diterangkan yang berkonstruksi: (1) kata ganti persona + pe + nomina; (2) kekerabatan + pe + nomina; (3) sebutan + pe + nomina; (4) hewan (-insani) + pe + nomina; (5) tumbuhan (-insani) + pe + nomina; (6) profesi + pe + nomina; (7) nama diri + pe + nomina; (8) kata ganti persona + pe + nomina + pe + nomina; dan (9) kekerabatan , nama diri + pe + kekerabatan + pe + kekerabatan + pe + frase nomina.
PENGEMBANGAN PUSAT INFORMASI WISATA (TOURISM INFORMATION CENTER) KASTELA DI PULAU TERNATE Sunaidin Ode Mulae; Jainul Yusup
Humano: Jurnal Penelitian Vol 11, No 1 (2020): : PERIODE JUNI
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/humano.v11i1.2545

Abstract

PKM mefokuskan pada satu objek wisata yang ada di kelurahan Kastela, kecamatan Pulau Ternate agar mampu menjawab dan mandorong sektor pariwisata menjadi solusi peningkatan ekonomi masyarakat di kelurahan kastela. Hal ini menjadi alasan karena tim berdasarkan survei objek wisata kastela belum melihat ada kemajuan dan kesejahteraan pada masyarakat terhadap sektor pariwisata. Padahal, kalau dikembangkan secara baik dan benar sektor pariwisata di kelurahan Kastela dapat meningkatkan ekonomi kesejahteraan masyarakat. Tujuan PKM ini adalah terdapatnya pusat inormasi wisata yang disediakan pada objek wisata Kastela. Terbentuknya masyarakat sadar wisata dalam komunitas kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Peningkatan SDM Masyarakat Objek Wisata Kastela agar mampu secara ekonomi untuk kehidupannya di dalam mengelola Objek Wisata. Tahapan PKM ini yakni Survei objek sejarah Kastela, Pertemuan bahas keberanjutan objek wisata kastela, Pelatihan tata kelola pusat informasi pariwisata, Publikasi wisata Kastela, Festival wisata Kastela. Luaran PKM ini adalah Jurnal/publikasi objek wisata Kastela Memiliki pengurus Pusat Informasi Pariwisata (Tourism Information center) event/festival wisata castela. Metode yang digunakan pada PKM ini adalah Metode pelaksanaan yang diterapkan dalam PKM ini yakni metode Community based tourism, pendampingan, dan pelatihan. Hasil menunjukan bahwa PKM ini mampu membuat pemetaan potensi kastela dan mengidentifikasi potensi objek wisata. Simpulan yang dapat diambil pada kegiatan PKM ini adalah potensi objek wisata Kastela memiliki kekuatan dan kelemahan untuk dapat dikembangkan. Kastela memiliki dua objek unggulan yakni objek wisata Pantai Gamlamo dan Benteng Castela. Dua objek ini memiliki sejumlah atraksi, amenitas, aksebilitas yang belum secara baik dikelola oleh masyarakat dan Dinas Pariwisata Kota Ternate.
CERITA RAKYAT SEBAGAI SUMBER NILAI DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER: STUDI ETNOPEDAGOGI PADA CERITA RAKYAT MASYARAKAT TERNATE Hudan Irsyadi; Sunaidin Ode Mulae
Humano: Jurnal Penelitian Vol 12, No 1 (2021): PERIODE JUNI
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/humano.v12i1.3297

Abstract

Artikel ini ingin mendiskusikan tentang cerita rakyat sebagai sumber nilai dalam pembentukan karakter. Sumber datanya pada cerita rakyat masyarakat Ternate. Cerita rakyat masyarakat Ternate  masih banyak tersebar di tengah-tengah masyarakatnya. Cerita rakyat seperti mitos maupun legenda masih sering diceritakan secara turun temurun  dalam  kehidupan  sosial budaya  masyarakat  Ternate.  Cerita rakyat  seperti Kapita Bajurante, Asal mula Mahkota Sultan Ternate, dan Tolire Gam Jaha masih diketahui sebagian masyarakat Ternate. Fokus masalah dalam artikel ini lebih ditilik pada nila-nilai yang terkandung dalam cerita rakyat masyarakat Ternate, dan bagaimana bentuk pemertahanan dalam lingkungan kehidupan sosial budaya. Adapun tujuannya adalah untuk mendeskripsikan dan mengekplanasik nila-nilai yang terkandung dalam cerita rakyat masyarakat Ternate, serta untuk mengetahui bentuk pemertahanan dalam lingkungan kehidupan sosial. Metode dalam artikel ini menggunakan jenis deskriptif kualitatif. Di mana, informasi dideskripsikan secara teliti dan analitis. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, perekaman, dan pencatatan, serta pengumpulan dokumen. Artikel ini menunjukkan bahwa cerita rakyat masyarakat Ternate yang terdapat dalam cerita Kapita Bajurante, Asal mula Mahkota Sultan Ternate, dan Tolire Gam Jaha banyak mengandung nilai-nilai sosial budaya dan pesan moral, sehingga dapat berfungsi sebagai pembentukan karakter.
VIDEO PEMBELAJARAN IPA SD/MI BERBASIS SUMBER DAYA ALAM LOKAL KOTA TERNATE Ade Haerullah; Darmawati Hadi
Humano: Jurnal Penelitian Vol 11, No 2 (2020): PERIODE NOVEMBER
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/humano.v11i2.2362

Abstract

Proses pembelajaran sangat membutuhkan bahan ajar dan media sebagai alat untuk menyampaikan informasi dan pesan dari guru kepada siswa. Keunggulan media audio visual berupa video pembelajaran dengan memanfaatkan potensi lokal dapat menjembatani keterbatasan pengalaman siswa terhadap materi yang diajarkan oleh guru, serta memberikan pengalaman yang kontekstual kepada siswa. Selain itu, keunggulan media video juga memicu keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran pada materi atau konsep yang diajarkan oleh guru, mendorong munculnya pola pembelajaran yang bervariasi, dan sekaligus menciptakan pesan yang disampaikan oleh guru sulit dilupakan oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran IPA SD/MI berbasis sumber daya alam lokal kota Ternate. Tipe penelitian ini merupakan adalah penelitian survey dan pengembangan (Research of Development) yaitu jenis penelitian yang digunakan untuk menghasilkan suatu produk. Hasil valadasi ahli materi, pembelajaran, media dan pengguna menunjukkan bahwa rata-rata menyatakan valid. Dengan demikian maka hasil pengembangan video pembelajaran berbasis sumber daya alam lokal kota Ternate dapat dinyatakan layak untuk digunakan oleh guru maupun siswa sebagai bahan dan sumber pembelajaran IPA SD/MI.
KEPEMILIKAN TANAH ADAT SUATU KAJIAN PADA MASYARAKAT HUKUM ADAT TIDORE (STUDI KASUS DI KELURAHAN FOLARORA, KECAMATAN TIDORE, KOTA TIDORE KEPULAUAN) Nurizkha Arlina
Humano: Jurnal Penelitian Vol 12, No 1 (2021): PERIODE JUNI
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/humano.v12i1.2639

Abstract

Di kelurahan Folarora, Kecamatan Tidore terdapat tanah adat yang dikenal dengan Hale Gimalaha yang merupakan tanah pemberian kepada Gimalaha Tomayou. Menurut aturan adat Masyarakat Hukum Adat Tidore, Hale Gimalaha hanya dapat dikuasai oleh Gimalaha yang memimpin suatu wilayah tertentu dan akan diberikan kepada pemegang jabatan Gimalaha selanjutnya. Akan tetapi dalam perkembangannya Hale Gimalaha ini dijadikan sebagai hak milik pribadi dengan dibuatkan sertifikat hak milik. Menurut hukum adat, tanah dengan status hak komunal tidak boleh dijadikan sebagai hak milik individu tanpa persetujuan masyarakat adat lainnya karena merupakan hak bersama anggota masyarakat hukum adat. Terdapat kendala utama dari permasalahan tersebut yaitu masyarakat hukum adat Tidore pada umumnya tidak memiliki bukti kepemilikan secara tertulis. Masyarakat dalam memperoleh hak kepemilikan atas tanah adat sesuai dengan aturan adat yang berlaku dan berdasarkan informasi dari simo-simo. Dari permasalahan tersebut maka alternatif penyelesaiannya yaitu melalui Lembaga Peradilan Kesultanan atau diselesaikan secara internal oleh Gimalaha Tomayou. Mengingat permasalahan ini sudah berlangsung lama dan terjadi diantara generasi Gimalaha Tomayou, akhirnya timbul keengganan untuk menyelesaikan konflik karena masyarakat percaya akan timbul ketidakseimbangan magis saat permasalahan yang lama kembali dimunculkan ke permukaan.
TREN E-COMMERCE PADA ERA PANDEMI COVID-19 Syamsidarti Laming
Humano: Jurnal Penelitian Vol 11, No 2 (2020): PERIODE NOVEMBER
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/humano.v11i2.2323

Abstract

Pandemi COVID-19 yang menyebar hampir di seluruh negara di dunia berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi bahkan sektor bisnis mengalami penurunan drastis khususunya transaksi manual, namun bisnis e-commerce diperkirakan mengalami peningkatan selama pandemi. Paper ini bertujuan menganalisis peningkatan E-commerce selama pandemi melalui studi literatur. Hasil studi menunjukkan bahwa bisnis E-commerce selama pandemi mengalami peningkatan yang signifikan di dunia. E-commerce Indonesia meningkat 5-10 kali lipat dengan penambahan pelanggan baru mengcapai 51% selama pandemi, namun terjadi perlambatan dalam proses pengiriman barang akibat pembatasan trasportasi  selama lockdown. Peningkatan E-commerce selama pandemi berpotensi mempengaruhi peningkatan E-commerce kedepan termasuk setelah pandemi berakhir

Page 9 of 18 | Total Record : 177