cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
P2M STKIP Siliwangi
ISSN : 23559004     EISSN : 25807706     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 201 Documents
TEACHING STUDENTS SPEAKING SKILL THROUGH FISHBOWL TECHNIQUE ON SUBJECT OF ENGLISH FOR TOURISM Acep Haryudin; Aseptiana Parmawati
Jurnal Ilmiah P2M STKIP Siliwangi Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 November 2019
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.839 KB) | DOI: 10.22460/p2m.v6i2p%p.1485

Abstract

The ability to speak is the main basis that must be possessed by every student, especially for students who majored in English education. However, most problems in the process of teaching English are closely related to the ability to speak itself. The formulation of the problem in this study are; is there a significant improvement in speaking skills when applying the fishbowl technique to the English for Tourist Guide course? and What are the classroom situations and conditions when the fishbowl technique is applied in the learning process in the English for Tourist Guide course? Therefore, the long-term goal of this research is to produce learning theories that can be applied by lecturers without changing their roles but can optimize the creativity and ability of students in good English and in accordance with applicable language rules. This research method is quantitative research and the design used in this study is Classroom Action Research (CAR) which consists of several cycles with a sample of one class, namely class A3 2016 IKIP SIliwangi. The results and conclusions in this study are the sum of all student scores in the pre-test is 122, and the total score in session 1 is 154, while the score in session 2 is 187, after averaged, the scores obtained are 4.5 for the scores pre-test, 5,7. for the value of session 1, and 6.9 for the value of session 2 from the analysis made, it can be concluded that the results obtained have not demonstrated the success of Fishbowl learning conducted by lecturers / researchers. Looking at the comparison of initial values, the value of the first cycle and the value of the second cycle, there was a significant increase, namely from the average initial value of 4.5 rising in cycle I to 6.3 and in cycle II rising to 7.9 This increase could not underestimated because this increase in value is from the maximum efforts carried out by researchers for the sake of improving the quality of education and the advancement of education, especially in English Language Study Program IKIP Siliwangi.
PENGAJARAN KETERAMPILAN MENULIS UNTUK MAHASISWA SEBAGAI PENUTUR ASING MELALUI MATA KULIAH WRITING FOR GENERAL COMMUNICATION Evi Kareviati; Rasi Yugafiati
Jurnal Ilmiah P2M STKIP Siliwangi Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 November 2019
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.217 KB) | DOI: 10.22460/p2m.v6i2p%p.1452

Abstract

Abstract Teaching English for Foreign Language has some obstacles. Hopefully the obstables can be decreased by arranging the appropriate strategies to deliver the materials. The stakeholders, the lecturers, and experts try to clasify the suitable subjects to help students in mastering the language skills. Those language skills hopefully helps the students as teachers to be. One of the subjects taught for freshmen of English Education Department is Writing for General Communication. The research wants to reveal the phenomenon of lecturers’ preparation  to lecture the subject. The reseacher uses descriptive qualitative method. The participants are the lecturers team who arrange the Writing For General Communication text book. Keywords:  Teaching English for Foreign Language, Writing for General Communication, Preparation  Abstrak Pengajaran bahasa Inggris untuk penutur asing memang memiliki berbagai tantangan. Dengan spesifikasi mata kuliah yang disusun oleh para pemangku kebijakan di prodi Bahasa Inggris, diharapkan para mahasiswa dapat menguasai keterampilan-keterampilan berbahasa. Keterampilan-keterampilan berbahasa ini diharapkan dapat menghantarkan para mahasiswa untuk menjadi para pendidik yang memiliki kualifikasi mumpuni. Salah satu mata kuliah yang diajarkan pada prodi Bahasa Inggris adalah Writing for General Communication. Mata kuliah ini diajarkan pada mahasiswa semester awal. Maka penelitian ini berusaha mengungkap fenomena terkait persiapan yang sebaiknya dilakukan oleh para dosen untuk mengajar mata kuliah Writing For General Communication. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Para partisipan dari penelitian ini adalah tiga orang dosen yang sedang menyusun buku teks Writing For General Communication. Kata Kunci: Persiapan Dosen, Pengajaran, Writing for General Communication 
ANALISIS HASIL OBSERVASI PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING DALAM MATA KULIAH MENULIS BAHAN AJAR Mekar Ismayani; Sary Sukawati; Aditya Permana
Jurnal Ilmiah P2M STKIP Siliwangi Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 November 2019
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.643 KB) | DOI: 10.22460/p2m.v6i2p%p.1421

Abstract

Artikel ini membahas hasil observasi pengimplementasian model project based learning (PjBL) pada mata kuliah menulis bahan ajar di sebuah Perguruan Tinggi Swasta di Kota Cimahi. Metode yang digunakan adalah deskriptif untuk menggambarkan hasil pengamatan observer. Instrumen yang digunakan lembar observasi langkah-langkah penerapan PjBL dan RPS yang telah disusun oleh dosen model. Pengamatan dilakukan selama proses pembelajaran mulai dari pembukaan sampai evaluasi selama empat pertemuan. Sasaran penelitian ini, mahasiswa regular semester ganjil yang sedang menempuh mata kuliah menulis bahan ajar sebanyak 35 orang. Hasil observasi menunjukkan peningkatan proses pemebelajaran menulis bahan ajar mahasiswa pertemuan ke-1 adalah ketercapaian keseluruhan kegiatan mencapai 92% untuk penilaian dari observer 1 dan 85% untuk penilaian dari observer 2. Temuan-temuan dalam pertemuan ke-2 adalah ketercapaian keseluruhan kegiatan mencapai 92% untuk penilaian dari observer 1 dan 90% untuk penilaian dari observer 2. Sementara pada  pertemuan ke-3, ketercapaian keseluruhan kegiatan mencapai 96% untuk penilaian dari observer 1 dan 94% untuk penilaian dari observer 2. Dengan demikian setiap pertemuan mengalami peningkatan.Kata Kunci: analisis hasil observasi, project based learning, menulis bahan ajar
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIK SISWA SMP PADA MATERI KUBUS DAN BALOK Siti Chotimah; Indah Puspita Sari; Luvy Sylviana Zanthy
Jurnal Ilmiah P2M STKIP Siliwangi Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 November 2019
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.237 KB) | DOI: 10.22460/p2m.v6i2p86-89.1283

Abstract

Dalam penelitian ini penulis menganalisis tentang kesulitan siswa dalam proses kemampuan pemecahan masalah matematik. Berdasarkan analisis, kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam mengerjakan soal pemecahan masalah matematik pada materi kubus dan balok pada indikator Mengidentifikasi strategi yang dapat ditempuh hanya mencapai 21% dan rata-rata persentase kemampuan pemecahan masalah matematik siswa yaitu 43%. Instrumen soal yang digunakan adalah soal yang sudah diuji realibilitas, validitas, daya beda dan indeks kesukarannya juga telah divalidasi oleh validator ahli. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif kualitatif untuk mengetahui sejauh mana pencapaian indikator dari kemampuan pemecahan masalah matematik pada tiap butir pernyataan. Berdasarkan hasil penelitian secara keseluruhan bahwa pencapaian indikator dari kemampuan pemecahan masalah matematik siswa tergolong masih rendah. 
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL GROUP INVESTIGATION PADA STANDAR KOMPETENSI MENYIAPKAN PRODUK ROTI UNTUK PATISERI Ismayani Ismayani
Jurnal Ilmiah P2M STKIP Siliwangi Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 November 2019
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.821 KB) | DOI: 10.22460/p2m.v6i2p%p.1413

Abstract

Abstrak: pendektan pembelajaran yang berkembang saat ini adalah pendekatan berpusat pada siswa. Pendekatan ini dianggap efektif dalam meningkatkan hasil belajar, pemahaman, dan keaktifan siswa. Akan tetapi, berdasarkan hasil observasi dan wawancara di SMKN 3 Cimahi pendekatan yang digunakan sebagian besar masih menggunakan pendekatan berpusat pada guru sehingga pembelajaran kurang maksimal terutama dalam mengembangkan keatifan siswa. Dalam memecahkan masalah tersebut pada penelitian ini dilaksanakan pembelajaran berpusat pada siswa dengan model group investigation. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitiannya yaitu siswa kelas X tata boga dengan jumlah 40 siswa. Intrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, wawancaa dan dokumentasi yang kemudian data yang diperoleh di analisis secara kualitatif. Hasil dari peneliian ini model group investigation dapat meningkatkan aktivitas dan kerjasama siswa pada saat pembelajaran.Kata Kunci: group investigation, patiseri Abstract: the learning approach developed at this time is student-centered learning. This assessment is considered effective in improving student learning outcomes, understanding, and activeness. However, based on the results of observations and interviews at SMK 3 Cimahi, most of them are still using teacher-centered learning so that learning is less than the maximum developed in developing student activity. In solving these problems in this study conducted student-centered learning with a group investigation model. The method used in this study is classroom action research with the subject of research, namely class X students with a total of 40 students. The instruments used in this study were observation, interviews and documentation, and then the data obtained were analyzed qualitatively. The results of this research group investigation model can increase student activity and collaboration during learning.Keywords: group investigation, patiseri
PENERAPAN PEMBELAJARAN METODE DEMONSTRASI PADA STANDAR KOMPETENSI MENYIAPKAN SANDWICH DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA NEGERI 2 CIMAHI Subandiyah Subandiyah
Jurnal Ilmiah P2M STKIP Siliwangi Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 November 2019
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.225 KB) | DOI: 10.22460/p2m.v6i2p%p.1463

Abstract

Salah satu alternatif solusi yang dapat diterapkan pada standar kompetensi menyiapkan sandwich adalah pembelajarannya dengan menggunakan metode demonstrasi. Dengan metode tersebut pembelajaran ini diharapkan dapat memposisikan guru sebagai perancang media, fasilitator dan instruktur pembelajaran sehingga siswa memiliki kesempatan untuk lebih kreatif dalam memahami dan memaknai tata boga melalui aktivitas belajar. Pengumpulan data ini diperlukan cara-cara dan teknik tertentu sehingga data dapat terkumpul dengan baik. Proses pembelajaran pada Standar Kompetensi Menyiapkan Sandwich  dengan menerapkan pembelajaran metode pembelajaran demonstrasi dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa, karena pembelajaran metode pembelajaran demonstrasi menuntut siswa untuk aktif dalam belajar. Metode pembelajaran demonstrasi dapat meningkatkan kedisiplinan siswa untuk belajar, suasana keakraban dalam belajar antar siswa maupun dengan guru, serta siswa aktif dalam proses belajarnya. Hal tersebut terlihat dari hasil observasi berupa peningkatan aktivitas belajar siswa, dimana terjadi peningkatan pada siklus III sebesar  12,6 % dibandingkan siklus I, untuk aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran yang ada prakteknya pada siklus III meningkat sebesar  23,2 %  dibandingkan siklus I. One alternative solution that can be applied to the competency standard in preparing sandwiches is learning using the demonstration method. With this learning method it is expected to position the teacher as a media designer, facilitator and instructor of learning so that students have the opportunity to be more creative in understanding and interpreting catering through learning activities. This data collection needs certain methods and techniques so that the data can be collected properly. Sandwich Learning with Learning Methods on Learning about Learning about Learning Materials, because learning methods Learning Movements require students to be active in learning. Demonstration learning methods can improve student discipline for learning, learning intimacy in learning between students and with teachers, and students are active in the learning process. This can be seen from the results of observations in the form of an increase in student learning activities, where there was an increase in cycle III by 12.6% compared to cycle I, for student learning activities in subjects that practice in cycle III increased by 23.2% compared to cycle I.
MENGEMBANGKAN SELF CONFIDENCE MATEMATIK SISWA SD BANTARAN CITARUM MELALUI PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION Sukma Murni; Sylvia Rabbani
Jurnal Ilmiah P2M STKIP Siliwangi Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 November 2019
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.849 KB) | DOI: 10.22460/p2m.v6i2p%p.1453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengembangan  Self confidence matematik Siswa SD Bantaran Citarum melalui pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) lebih baik daripada yang menggunakan pembelajaran biasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen yang dilaksanakan di salah satu SD di Kecamatan Dayeuh Kolot, Kabupaten Bandung. Untuk mendapatkan data hasil penelitian digunakan instrumen berupa tes   Self confidence matematik. Analisis data dilakukan secara kuantitatif, analisis kuantitatif dilakukan terhadap  Self confidence. Dalam perhitungan pengolahan data menggunakan program microsoft excel dan SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan  Self confidence matematik yang pembelajarannya menggunakan pendekatan RME lebih baik daripada yang menggunakan pembelajaran biasa. Kata kunci: Self confidence, Realistic Mathematics Education
PENYUSUNAN BAHAN AJAR INTERAKTIF BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGAJAR KETERAMPILAN BERBAHASA SISWA SEKOLAH DASAR Agni Muftianti
Jurnal Ilmiah P2M STKIP Siliwangi Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 November 2019
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.154 KB) | DOI: 10.22460/p2m.v6i2p%p.1422

Abstract

Abstrak: Perkembangan Sains dan Teknologi saat ini berkembang pesat, dan penggunaannya semakin mudah digunakan oleh masyarakat luas. Dengan teknologi, pembelajaran bahasa Indonesia akan lebih mudah untuk memahami dan memberikan pengalaman belajar yang luas. Dalam penelitian ini, Teknologi digunakan untuk menciptakan sumber belajar bahasa berbasis Teknologi Informasi untuk menciptakan pembelajaran yang kreatif, inovatif, interaktif, dan bermakna karena memberikan pengalaman belajar yang luas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain one shoot case, dimana penelitian dilakukan melalui pendekatan yang menggunakan pengumpulan data pada suatu waktu yang kemudian dianalisis secara kualitatif untuk mengukur efektivitas bahan ajar yang dibuat berdasarkan analisis penggunaan media Teknologi Informasi sebagai sumber pengajaran untuk keterampilan mengajar bahasa. Dilihat dari hasil analisis data yang diperoleh, keterampilan mengajar mahasiswa berkembang dengan baik setelah menerima penguatan bahan ajar berbasis teknologi informasi. Dengan bahan ajar berbasis teknologi informasi, lebih banyak membantu mahasiswa dalam menyampaikan pembelajaran dan memfasilitasi siswa dalam menguasai beberapa keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang guru.
SUPERVISI AKADEMIK DAPAT MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PRODUK KREATIF KEWIRAUSAHAAN DI SMK NEGERI 1 CIMAHI Daud Saleh
Jurnal Ilmiah P2M STKIP Siliwangi Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 November 2019
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1063.549 KB) | DOI: 10.22460/p2m.v6i2p%p.1404

Abstract

Abstrak: Tujuan pendidikan nasional salahsatunya yaitu mengembangkan potensi-potensi peserta didik. Dalam upaya mewujudkan hal tersebut guru sebagai ujung tombak pendidikan di lapangan mempunyai peranan penting. Oleh karena itu dalam mewujudkan guru yang berkualitas di SMKN 1 Cimahi dilaksanakan supervisi oleh kepala sekolah kepada guru-guru SMKN I Cimahi dalam mewujudkan proses pembelajaran yang berkualitas terutama dalam pembelajaran produk kewirausahaan yang masih belum maksimal. Metode penilitian yang dilaksanakan adalah metode penelitian tindakan sekolah (PTS) dengan subjek tiga guru dan tiga kelas di lingkungan SMKN I Cimahi. Instrumen yang digunkan adalah tes dan observasi. Hasil dari hasil pengolahan data yang diperoleh instrumen tersebut menunjukan terdapat peningkatan kualitas pembelajaran produk kewirausahaan di SMKN I Cimahi. Abstract: One of the goals of national education is to develop students' potentials. To realize this the teacher as the spearhead of education in the field has an important role. Therefore, in realizing quality teachers at SMK 1 Cimahi, supervision was carried out by the school principal to the teachers of SMK 1 Cimahi in realizing a quality learning process, especially in learning entrepreneurial products that were still not maximized. The research method implemented was the school action research method (PTS) with the subject of three teachers and three classes in Cimahi I National Vocational School. The instruments used are tests and observations. The results of data processing obtained by the instrument show that there is an increase in the quality of learning entrepreneurship products in SMK I Cimahi.
IMPROVING WRITING ABILITY OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS BY USING THE HANDS ON ACTIVITY METHOD Ruli Setiyadi; Yosi Indriastuti
Jurnal Ilmiah P2M STKIP Siliwangi Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 November 2019
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.208 KB) | DOI: 10.22460/p2m.v6i2p%p.1414

Abstract

The study entitled Improving the Writing Ability of Elementary School Students by Using the Hands on Activity Method was motivated by the low ability to write students at the Elementary School level. The purpose of this study is to improve writing skills in elementary school students. The use of the method in this study is Classroom Action Research as much as two cycles to maximize student learning outcomes in writing skills. The results of this study are the increasing ability to write elementary school students which is indicated by the value of learning outcomes above the KKM standard. In addition, the results of this study also revealed that the Hands on Activity method can improve students' writing abilities and have a good impact on learning Indonesian in Elementary Schools. 

Page 9 of 21 | Total Record : 201