cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
WIDYATAMA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 91 Documents
Wacana Peringatan Dalam Bahasa Indonesia Arumi, Sihindun
WIDYATAMA Vol 22, No 2 (2013): WIDYATAMA
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, tindak tutur, fungsi, dan faktor-faktor sosial yang terdapat dalam wacana peringatan berbahasa Indonesia. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yang mana data diperoleh secara kualitatif melalui observasi dan pencatatan. Data yang sudah dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan pendekatan struktural dan sosio-pragmatik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum peringatan dinyatakan secara tertulis dalam wacana singkat, baik dalam bentuk simbol ataupun kombinasi simbol dan kata-kata. Wacana ini bisa berupa kata, frase atau kalimat yang menunjukkan penggunaan tindak tutur direktif yang bisa dinyatakan dalam bentuk deklaratif, interogatif, imperatif, dan larangan. Untuk menunjukkan kehalusan dari tindak tutur direktif, banyak wacana peringatan yang menggunakan penanda kesantunan, seperti  mohon, harap, maaf, terima kasih, silahkan, and mari. Meski begitu, ada juga peringatan yang tidak menggunakan penanda kesantunan untuk menunjukkan ketegasan peringatan tersebut dengan menggunakan kata-kata seperti Awas, Hati-hati, Perhatian, Berbahaya, and Ingat Kata-kata kunci: Peringatan, tindak tutur, penanda kesantunan
Pembelajaran dengan Menggunakan Metode Demontratif Efektif untuk Meningkatkan Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris Hastuti, Endang Dwi
WIDYATAMA Vol 20, No 2 (2011)
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran  dengan  Menggunakan Metode Demontratif Efektif untuk Meningkatkan  Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris  Endang Dwi Hastuti Progdi Pend. Bahasa Inggris, FKIP, Univet Bantara Sukoharjo  Abstrak Pembelajaran adalah salah satu bentuk  penyelenggaraan pendidikan yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan. Dalam proses pembelajaran tersebut, guru   menciptakan suasana pembelajaran yang menarik dan tidak membosankan yakni dengan cara memberikan kesempatan kepada siswa untuk bereksplorasi dan mengembangkan diri. Pembelajaran bahasa Inggris bukanlah hal yang mudah karena bahasa Inggris adalah bahasa asing dan  kebanyakan siswa belum membiasakan diri untuk berkomunikasi dengan bahasa Inggris di dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini disebabkan karena minimnya kosa kata yang dimiliki. Penguasaan kosa kata  yang sangat minim menjadi faktor penghambat   dalam komunikasi verbal. Dengan demikian, guru dituntut untuk bisa menggunakan metode pengajaran yang  menarik. Ada beberapa teknik atau metode pembelajaran kosa kata  yang dapat dilakukan oleh guru dalam proses pembelajaran bahasa Inggris. Metode-metode tersebut adalah  metode visual, sentuhan, oral, demostratif, gambar, dan penjelasan. Di antara beberapa metode tersebut, metode demostratif lebih banyak diminati karena metode ini lebih fleksibel dan proses pembelajaran akan lebih menarik sebab siswa tidak hanya  sebagai pendengar, tetapi juga bisa melihat pada benda yang dimaksud.  Dengan melihat objek secara langsung, siswa memiliki kesempatan  untuk membandingkan teori dengan kenyataan sehingga kosa kata  yang mereka miliki  akan bertambah. Kata-kata kunci: Pembelajaran, Kosa kata, Metode demostratif efektif
Implikatur Percakapan Ditinjau dari Perspektif GRICE Astuti, Purwani Indri
WIDYATAMA Vol 19, No 2 (2010)
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implikatur Percakapan Ditinjau dari Perspektif GRICE Purwani Indri Astuti Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, FKIP, Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo, Jl. Let.Jend S. Humardani No. 1 Jombor, Sukoharjo 57512, Telp. (0271) 593156, Fax. (0271) 591065 AbstrakDalam melakukan proses komunikasi, orang-orang yang terlibat di dalam proses komunikasi tersebut diharapkan dapat mematuhi prinsip kerjasama yang dicetuskan oleh GRICE, untuk bisa menghasilkan komunikasi yang efektif dan efisien. Prinsip Kerjasama tersebut terdiri dari 4 bidal, yaitu bidal kuantitas, kualitas, relevan dan tingkah laku. Pada kenyataannya dalam percakapan sehari-hari banyak dijumpai pelanggaran   terhadap   keempat bidal   tersebut, yang mengakibatkan adanya interpretasi yang berbeda-beda dari para petutur. Suatu keadaan dimana penutur ingin menyampaikan suatu makna yang lebih daripada kata yang diujarkan, disebut dengan implikatur. Dalam percakapan, implikatur ini terbagi menjadi beberapa jenis tergantung dari latar belakang konteks yang menyertai percakapan tersebut. Kata-kata kunci: Bidal kuantitas, Kualitas, Relevan, Tingkah laku
Model-model Instrumen Diagnostik ., Suwarto
WIDYATAMA Vol 22, No 1 (2013): WIDYATAMA
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instrumen diagnostik untuk mengungkap kesulitan siswa dalam mempelajari suatu konsep tertentu dan memberikan petunjuk untuk memecahkan kesulitan yang dimiliki oleh siswa. Kesulitan yang dimiliki oleh siswa harus sesegera mungkin dihilangkan. Apabila kesulitan siswa tidak segera dihilangkan maka kesulitan tersebut akan menghambat perkembangan pemahaman siswa dalam mempelajarai konsep-konsep berikutnya. Masalah tersebut akan tampak nyata apabila konsep-konsep yang dipelajari oleh siswa adalah konsep-konsep yang bersifat hirarki. Untuk memahami konsep-konsep yang hirarki siswa harus memahami terlebih dahulu konsep-konsep yang menjadi prasyarat dalam mempelajari konsep tertentu. Ada bermacam-macam model instrumen diagnostik yang digunakan untuk mengungkap kesulitan belajar siswa. Model-model instrumen diagnostik yang penulis temukan: pilihan ganda, pilihan ganda yang disertai alasan, pilihan ganda yang disertai pilihan alasan, pilihan ganda dan uraian, uraian. Kata kunci: Instrumen Diagnostik
Pemilihan Proses Pembuatan Saribuah Jambu Biji (Psidium guajava L.) untuk Meningkatkan Ketahanan Waktu Saji Hartati, Sri
WIDYATAMA Vol 20, No 2 (2011)
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan Proses Pembuatan Saribuah Jambu Biji (Psidium guajava L.) untuk Meningkatkan Ketahanan Waktu  Saji Sri Hartati Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Universitas Veteran Bangun Nusantara SukoharjoJl. S. Humardani No. 1 Jombor Sukoharjo, e-mail: tatik_univet@yahoo.com Abstrak Jambu biji (Psidium guajava L.) sudah dikenal di masyarakat karena kemampuannya sebagai obat tradisional bahkan Balai POM merekomendasikan bahwa jambu biji dapat membantu penyembuhan demam berdarah. Konsumsi secara langsung sebagai buah segar dari jambu biji mempunyai kendala pada banyaknya biji yang terkandung dalam daging buah sehingga sering kali disajikan dalam bentuk jus/saribuah. Penelitian ini bertujuan untuk memilih proses pembuatan saribuah/jus jambu biji yang dapat memberikan waktu saji yang paling lama. Metode penelitian yang dijalankan adalah memilih sari buah dari 4 variasi proses pembuatan sari buah jambu biji yaitu tanpa perlakuan panas (JS), dengan perlakuan blanching (JB), dengan perlakuan pasteurisasi 70oC, 15 menit (JsP) serta kombinasi blanching dan pasteurisasi (JbP). Parameter yang diamati meliputi kadar vitamin C (titrasi Iod), uji sensoris (different test-ranking), serta total bakteri (Total plate count). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan saribuah jambu biji yang seketika dibuat lalu disajikan lebih diterima konsumen dan kadar vitamin C yang tinggi jika dibanding yang diberi perlakuan thermal baik blancing maupun pasteurisasi. Perlakuan termal baik blanching maupun pasteurisasi mampu mempertahankan saribuah jambu biji sampai 6 jam waktu penyajian ditinjau dari pengamatan total plate count. Kata-kata kunci : Jambu biji (Psidium guajava L.), Sari buah, Waktu saji
Kegiatan Komunikasi Pemasaran Harinta, Yos Wahyu
WIDYATAMA Vol 19, No 1 (2010)
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Komunikasi PemasaranJaringan Perempuan Usaha Kecil Kartini (Jarpuk)Kabupaten Sukoharjo Yos Wahyu Harinta Fakultas Pertanian, Universitas Veteran Bangun Nusantara,Jl.Letjen Sujono Humardani No.1, Sukoharjo 57521.Tel. +62-0271-593156, fak +62-0271-591065 Abstrak Penelitian ini mengarahkan kajian secara teliti untuk memahami dan mendeskripsikan mengenai pemahaman JARPUK Kartini Sukoharjo dan anggotanya tentang  kegiatan komunikasi pemasaran  di bidang  hubungan masyarakat, periklanan, promosi penjualan , personal selling , direct marketing. Lokasi penelitan berada di Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini merupakan studi kasus tunggal atau studi kasus terpancang dan termasuk jenis penelitian dasar dengan strategi deskriptif kualitatif. Data penelitian digali melalui wawancara mendalam, observasi berperan pasif dan analisis isi. Sumber data ditentukan dengan teknik snowball sampling sedang untuk pengembangan validitas dilakukan teknik triangulasi sumber dan triangulasi metode. Analisis data dilakukan secara induktif dengan metode analisis interaktif dari Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, penarikan simpulan dan verifikasi. Berdasar pada pembahasan terhadap temuan-temuan  diperoleh  bahwa  JARPUK Kartini Sukoharjo dan anggotanya dalam memahami tentang  kegiatan komunikasi pemasaran  di bidang  hubungan masyarakat, periklanan, promosi penjualan, personal selling, direct marketing adalah  masih sangat minim. Kegiatannya didominasi oleh kegiatan hubungan masyarakat dan personal selling. Uuntuk aktifitas periklanan  dan direct marketing atau pemasaran langsung masih minim,  Bidang  pemasaran yang paling dipahami adalah  dengan cara penjualan langsung atau penjualan tatap muka , menawarkan langsung ke konsumen,  door to door, lewat pertemuan-pertemuan, menyetorkan ke warung atau hek, dan mengikuti pameran. Persepsi dan Partisipasi Pemerintah Daerah  Sukoharjo adalah tidak  berpijak pada PUK. Kata Kunci :  JARPUK , personal selling , direct marketing
Efektivitas Pelaksanaan Hukum Perlindungan Konsumen di Era Global Sudibyo, Lies
WIDYATAMA Vol 20, No 1 (2011)
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efektivitas Pelaksanaan Hukum Perlindungan Konsumen di Era Global Lies Sudibyo Program Studi PPKN – FKIP - Universitas Veteran Bangun NusantaraJl. Letjen Sudjono Humardani No 1 Sukoharjo 57521Telp. 0271-593156  Fax  0271-591065e-mail : pakliesudibyo@gmail.com Abstrak Perlindungan konsumen termasuk cabang hukum baru dalam peraturan perundangan di Indonesia, meskipun kesadaran perlunya peraturan perundangan yang komprehensif bagi konsumen sudah munsul sejak lama. Praktik monopoli dan tidak adanya perlindungan konsumen telah meletakkan posisi konsumen di tingkat rendah dalam menghadapi pelaku usaha. Ketidakberdayaan konsumen dalam menghadapi pelaku usaha jelas sangat merugikan kepentingan masyarakat. Pada umumnya pelaku usaha berlindung di balik standard contract (perjanjian baku). UU No. 8 Tahun 1999 telah mengatur tentang perlindungan konsumen terutama jaminan hak dan kewajiban konsumen serta cara penyelesaian sengketa antara konsumen dengan pelaku usaha. Untuk mengoptimalkan pelaksanaan undang-undang perlindungan konsumen ini telah dibentuk Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) dan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) di 54 kota besar di seluruh Indonesia.  Namun dalam pelaksanaannya, undang-undang perlindungan konsumen ini belum efektif. Hal ini antara lain disebabkan oleh kesadaran konsumen tentang substansi undang-undang perlindungan konsumen yang masih rendah, kesadaran terhadap hak-hak konsumen masih rendah, dan kepercayaan terhadap aparat pelaksana sengketa konsumen juga masih rendah. Kurang efektifnya pelaksanaan hukum perlindungan konsumen ini antara lain juga karena masih diberlakukannya asas locus delicti bagi konsumen yang akan mengadukan sengketa yang dideritanya.Kata Kunci :  Efektivitas, Perlindungan Konsumen 
Identifikasi Potensi dan Pendayagunaan Sumber Pangan Lokal untuk Penganekaragaman Pangan di Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah Hartati, Sri; Sulistyawati, Sulistyawati
WIDYATAMA Vol 19, No 1 (2010)
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Identifikasi  Potensi  dan  Pendayagunaan  Sumber Pangan Lokal untuk Penganekaragaman Pangan  di Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah Sri Hartati dan Sulistyawati Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, FAPERTA, Univet Bantara SukoharjoJl. Letjend S. Humardani No. 1 Kampus Jombor Sukoharjo Abstrak Industrialisasi pangan yang beraneka adalah wujud kongkrit pengembangan keanekaragaman pangan. Pengembangan keanekaragaman pangan terutama yang bersumberdaya pangan lokal (indigenous food) perlu mendapat dukungan Pemerintah Daerah. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan pendayagunaan sumber  pangan lokal untuk penganekaragaman pangan di Kabupaten Sukoharjo. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif. Data sekunder didapat dari survey kelembagaan (Institutional Survey) pada dinas terkait di Pemerintah Kabupaten Sukoharjo yakni Dinas Pertanian, Badan Pusat Statistis dan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi. Data yang diperoleh selanjutnya dilakukan verifikasi lokasi dan dianalisis. Hasil identifikasi ditinjau dari aspek produksi (ketersediaan) menunjukkan bahwa pangan lokal yang paling potensi dikembangkan untuk penganekaragaman pangan di kabupaten Sukoharjo adalah ubi kayu, kemudian jagung dan kacang tanah, sedang dari aspek pengolahan, industri yang paling siap untuk penganekaragaman adalah yang berbahan baku ketela pohon. Kata-kata  kunci : Penganekaragaman pangan, Ketahanan pangan, Pangan lokal
Analisis Biaya dan Profitabilitas Usaha Roti Pada “Ganep Bakery” di Surakarta Retnaningsih, Nugraheni .
WIDYATAMA Vol 21, No 2 (2012): WIDYATAMA
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Biaya dan Profitabilitas Usaha Roti Pada “Ganep Bakery” di Surakarta Nugraheni Retnaningsih Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Univet Bantara Sukoharjo, Jl. Lj. S. Humardani No.1 Jombor Sukoharjo 57512. Telp (0271)593156 Fax (0271)591065  Abstrak Penelitian bertujuan mengetahui struktur biaya produksi yang disebabkan oleh kenaikan harga bahan baku seperti tepung terigu dan bahan lainnya, serta tingkat profitabilitas yang dicapai perusahaan “Ganep Bakery” dalam satu periode produksi (1 bulan). Penelitian dilakukan di perusahaan “Ganep Bakery” Surakarta, dengan pertimbangan bahwa “Ganep Bakery” oleh Pemda dijadikan percontohan usaha roti di kota Surakarta. Produk yang diteliti meliputi roti basah dan roti kering karena memiliki variasi produksi banyak. Roti basah memiliki nilai penjualan terbesar, karena paling laku dijual dan diproduksi setiap hari rata-rata 50 kg tepung terigu. Metode digunakan untuk menentukan harga pokok produksi (HPP) adalah Full Costing, metode ini memperhitungkan semua unsur biaya produksi dan non produksi. Ratio Profitabilitas untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba. Dari data yang dikumpulkan dengan menggunakan kuestioner diperoleh hasil bahwa besaran biaya variabel mencapai 65% dari keseluruhan biaya produksi setiap bulannya, sedangkan biaya tetap sebesar 35% setiap bulan selama Februari-Maret 2013. Dari keseluruhan struktur biaya yang ada, biaya variabel (bahan baku) merupakan biaya terbesar mencapai 37%. Sedang pendapatan perusahaan “Ganep Bakery” didominasi dari hasil penjualan roti basah sebesar 99% dari total pendapatan perusahaan, sedangkan sisanya berasal dari hasil penjualan roti kering sebesar 1%. Ratio profitabilitas sebesar 42%, ini menunjukkan bahwa perusahaan “Ganep Bakery” mempunyai kemampuan untuk menghasilkan laba atau keuntungan usaha cukup tinggi.  Kata Kunci: Struktur Biaya Produksi, Profitabilitas Usaha Bakery 
Efektivitas Undang Undang No 35 Tahun 2009 Untuk Menekan Penyalahgunaan Narkotika Rahayu, MH Sri
WIDYATAMA Vol 22, No 2 (2013): WIDYATAMA
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Narkoba merupakan zat atau obat yang sangat bermanfaat dan diperlukan untuk pengobatan penyakit tertentu. Namun, jika disalahgunakan atau digunakan tidak sesuai dengan standar pengobatan dapat menimbulkan akibat yang sangat merugikan bagi perseorangan atau masyarakat khususnya generasi muda. Hal ini akan lebih merugikan jika disertai dengan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba yang dapat mengakibatkan bahaya yang lebih besar bagi kehidupan dan nilai-nilai budaya bangsa yang pada akhirnya akan dapat melemahkan ketahanan nasional. Di Indonesia, penyalahgunaan Narkoba mendapatkan perhatian serius dari pemerintah dengan diberlakukannya UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan UU No 5 Tahun1997 tentang Psikotropika yang bertujuan untuk mengawasi secara ketat  penggunaan dan peredaran narkotika dan psikotropika tanpa izin dan pengawasan dokter dikategorikan sebagai tindakan melanggar Undang-Undang. Kata-kata Kunci : Narkoba, penyalahgunaan, efektivitas undang-undang 

Page 7 of 10 | Total Record : 91