cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Pendidikan Sains
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 147 Documents
Mendorong Peminatan Pada Saintek Melalui Introduksi Program Super Sains Jepang di SMA Ramli, Murni -; Praseptiangga, Dana -; Saputro, Sulistyo -; Rinarto, Yudi -; -, Suciati -; -, Kusumawardani -; Saraswati, Teguh Endah
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains FKIP UNS Vol 1, No 1 (2014): Seminar Nasional Pendidikan Sains IV (SNPS IV 2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Super Science High School Project (SSHs) dilaksanakan pertama kali di Jepang pada tahun 2002, dan setelah kurang lebih dua belas tahun pelaksanaanya, peminatan terhadap sains dan budaya meneliti di kalangan siswa SMA di Jepang meningkat secara signifikan. SSHs telah mengubah mainstream pembelajaran sains dari pembelajaran teksbook menjadi pembelajaran yang lebih menyenangkan dengan pendekatan konstruktivis dan berfokus pada kegiatan inkuiri siswa. Program ini di Jepang dilaksanakan dengan me-link-kan pembelajaran sains di SMA dengan laboratorium di perguruan tinggi, dan dukungan data dari Japan Science and Technology (JST), serta didanai sepenuhnya oleh pemerintah. Melihat perkembangan yang positif dari program tersebut, maka Pusat Studi Jepang Universitas Sebelas Maret telah melaksanakan riset terkait kebijakan dan implementasi SSHs di Jepang pada tahun 2013, dan tahun 2014 mulai mengkaji kemungkinan mengitroduksikan SSHs ke SMA di Surakarta dan sekitarnya. Artikel ini mengkaji prinsip-prinsip SSHs, dan kemungkinan mengadaptasikannya ke sistem pendidikan sains di Indonesia. Melalui SSHs diharapkan  pembelajaran dan peminatan sains di kalangan siswa dan guru SMA dapat meningkat, dan pada akhirnya akan melahirkan budaya berpikir saintifik, dan budaya meneliti.  
POTENSI EKSTRAK ETIL ASETAT LERAK (Sapindus rarak) SEBAGAI ANTI Escherichia coli Puspitaningrum, Andriyani -; Silviani, Yusianti -
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains FKIP UNS Vol 1, No 1 (2014): Seminar Nasional Pendidikan Sains IV (SNPS IV 2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi ekstrak etil asetat Lerak (Sapindus rarak) sebagai anti Escherichia coli (Enterotoxigenic Escherichia coli dan Enterophatogenic Escheichia coli) Jenis penelitian ini adalah analitik eksperimental dengan desain posttest without control. Populasi penelitian ini adalah buah lerak (Sapindus rarak) yang dijual di kota Surakarta dengan teknik sampling kuota sampling. Uji hipotesis menggunakan one-way ANOVA untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak terhadap penghambatan pertumbuhan ETEC dan EPEC, serta uji T tidak berpasangan untuk mengetahui perbedaan potensi ekstrak sebagai anti EPEC dan ETEC. Hasil penelitian Kadar Hambat Minimal untuk EPEC dan ETEC tidak dapat ditentukan sedangkan Kadar Bunuh Minimum untuk ETEC sebesar 100%, dan  EPEC sebesar 25%. Diameter zona hambat terbesar untuk ETEC adalah 12,9 mm dan EPEC 31,2 mm. Berdasarkan hasil uji ANOVA didapatkan hasil p value = 0,000 untuk variasi konsentrasi lerak terhadap penghambatan pertumbuhan ETEC dan EPEC. Uji t-tidak berpasangan menunjukkan hasil p value =0,000. Ada perbedaan potensi ekstrak etil asetat lerak (Sapindus rarak) sebagai anti  ETEC dan EPEC.   
PEMBELAJARAN KIMIA DENGAN STAD DAN JIGSAW DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN SIKAP PERCAYA DIRI PADA MATERI POKOK LAJU REAKSI KELAS XI.IPA SEMESTER 1 SMA N 1 POLOKARTO TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Suyono, Edi -; -, Ashadi -; Saputro, Sulistyo -
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains FKIP UNS Vol 1, No 1 (2014): Seminar Nasional Pendidikan Sains IV (SNPS IV 2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan model pembelajaran STAD dan jigsaw dengan kemampuan berpikir kritis dan sikap percaya diri terhadap prestasi belajar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu, sampelnya ditentukan dengan menggunakan teknik cluster random sampling, data dikumpulkan dengan tes untuk prestasi kognitif, kemampuan berpikir kritis, dan observasi untuk prestasi psikomotorik serta angket untuk prestasi afektif dan sikap percaya diri. Teknik analisis data menggunakan analisis non parametrik Kruskal Wallis. Kesimpulan hasil penelitian: 1) Pembelajaran model STAD dan jigsaw tidak memberikan perbedaan prestasi belajar ranah kognitif, afektif dan psikomotorik pada materi laju reaksi, 2) Kemampuan berpikir kritis tidak memberikan perbedaan prestasi belajar ranah kognitif, afektif dan psikomotorik pada materi laju reaksi, 3) Sikap percaya diri tidak memberikan perbedaan prestasi belajar ranah kognitif, afektif dan psikomotorik pada materi laju reaksi, 4) Tidak ada interaksi model pembelajaran STAD dan jigsaw dengan kemampuan berpikir kritis peserta didik terhadap prestasi belajar ranah kognitif, afektif dan psikomotorik materi laju reaksi, 5) Tidak ada interaksi antara model pembelajaran STAD dan jigsaw dengan sikap percaya diri peserta didik terhadap prestasi belajar untuk ranah kognitif dan psikomotorik, terdapat interaksi untuk ranah afektif, 6) Terdapat interaksi antara kemampuan berpikir kritis dengan sikap percaya diri peserta didik terhadap prestasi belajar materi laju reaksi pada ranah kognitif, tidak terdapat interaksi pada ranah afektif dan psikomotorik, 7) Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran STAD dan jigsaw, kemampuan berpikir kritis serta sikap percaya terhadap prestasi belajar kimia materi laju reaksi ranah kognitif, afektif dan psikomotorik.  
UPAYA MENINGKATKAN PARTISIPASI DAN PEMAHAMAN SISWA KONSEP WUJUD ZAT MELALUI PENGGUNAAN METODE DEMONTRASI DENGAN MEMANFAATKAN ALAT PERAGA PADA SISWA SMP NEGERI 3 SATU ATAP AYAH, KEBUMEN Salimah, Salimah
Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) 2015: Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kerja sama, peahaman siswa pada pembelajaran IPA konsep wujud zat. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Data dikumpulkan dengan metode observasi dan tes. Kerja sama di ukur menggunakan lembar observasi dan pemahaman siswa diukur menggunakan tes hasil belajar. Data dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan metode demonstrasi dengan memanfaatkan alat peraga dapat meningkatkan kerja sama siswa pada pembelajaran IPA konsep wujud zat. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil observasi siswa pada siklus 1, 78,5 menjadi 80 pada siklus 2. penggunaan metode demonstrasi dengan memanfaatkan alat peraga dapat meningkatkan pemahaman atau hasil belajar IPA konsep wujud zat. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil observasi pemahaman siswa pada siklus 1, 80 menjadi 85 pada siklus 2.
ANALYZING SKILL DAN REASONING SKILL SISWA MADRASAH ALIYAH DI KOTA YOGYAKARTA Winarti, Winarti; Cari, Cari; Sunarno, Widha; Istiyono, Edi
Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) 2015: Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Salah satu kecapakan hidup yang perlu dikembangkan dari pendidikan adalah kemampuan berpikir. Kemampuan menganalisis (analyzing skill) dan kemampuan penalaran  (reasoning skill)   merupakan bagian yang sangat penting dan diperlukan dalam pembelajaran fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  level kemampuan siswa dalam menganalisis dan penalaran dalam memberi alasan ketika menyelesaikan soal fisika. Jenis penelitian ini merupakan  penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh Madrasah Aliyah  di Kota Yogyakarta yang terdiri dari 5 Madrasah Aliyah yang ada di kota Yogyakarta. Sampel penelitian ini adalah 3 Madrasah Aliyah yang terdiri dari MAN I Yogyakarta, MA Mualimin dan  MA Nurul Ummah.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan analisis siswa madrasah aliyah di 3 MA masih rendah, dibuktikan dengan rata-rata skor siswa adalah 2,69 dari skor maksimal yaitu 12. Kemampuan penalaran pada siswa  3 MA tersebut juga berada pada level rendah dengan capaian skor sebesar 1,05
PROFIL KETUNTASAN BELAJAR BIOLOGI SMA NEGERI DI KABUPATEN MAGETAN, RELEVANSINYA DENGAN PROFIL PEMENUHAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN Sasmito, Anggit; Elisanti, Evi; Susilowati, Susilowati; Yuliati, Yuliati; Sajidan, Sajidan
Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) 2015: Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal dipandang memiliki kualitas yang baik apabila sekolah mampu memenuhi standar nasional dan sekolah mampu meluluskan 100% siswanya dengan nilai ujian nasional yang baik dan diatas rata-rata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil SMA Negeri di Kabupaten Magetan dalam pemenuhan Standar Nasional Pendidikan (SNP), ketuntasan belajar berbasis nilai UN, buku ajar siswa, dan pembelajaran biologi. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah survey, index interview, angket dan dokumentasi dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan terdapat tiga komponen yang memiliki GAP yang tinggi, yaitu Standar 4 (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) dengan GAP 3,71%, Standar 8 (Standar Penilaian) dengan GAP 3,25%, dan Standar 2 (Standar Proses) dengan GAP 3,25%. Terdapat 5 butir soal pada UN yang penguasaan ≤ 5,5 dengan kelulusan siswa 100%. Rata-rata nilai UN mata pelajaran Biologi di tingkat sekolah 7,05 sedangkan ditingkat kota/kabupaten 7,26 dan provinsi 7,24.Analisis buku ajar menunjukkan belum tercapainya buku siswa dari segi sistematika penulisan selisih 37%, uraian materi dengan selisih 28%, proses dan hasil belajar dengan selisih 25%. Analisis pembelajaran biologi yang kurang maksimal akibat kurangnya kreatifitas dalam mengemas pembelajaran sehingga siswa tidak terfokus, bermain sendiri, suasana kelas tidak kondusif, terkesan monoton.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS ANDROID TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMA Prasetyo, Yogo D.; Yektyastuti, Resti; Solihah, Mar’attus; Ikhsan, Jaslin; Sugiyarto, Kristian H.
Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) 2015: Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penggunaan media berbasis ICT (Information and Comunication Technology) pada perangkat android saat ini menjadi tren dalam penelitian pendidikan sains. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran kimia berbasis android dalam meningkatkan motivasi belajar siswa SMA. Desain penelitian yang digunakan adalah posttest-pretest-control group design. Subjek penelitian adalah SMAN 1 Banguntapan Yogyakarta yang terdiri atas satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Pengumpulan data menggunakan angket motivasi belajar dengan skala Likert. Data yang diperoleh dianalisis nilai gain-nya untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa SMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran kimia berbasis android dapatmemberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan motivasi belajar siswa SMA.
KETERAMPILAN SOSIAL DALAM PEMBELAJARAN INKUIRI PADA PELAJARAN IPA DI SMP Widoretno, Sri; Susilo, H; Abdurrajak, Y.; Amin, M
Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) 2015: Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Keterampilan sosial dalam pembelajaran inkuiri adalah latihan untuk membangun net-works dalam dunia kerja yang multi disiplin di era pengetahuan. Mengukur dan membandingkan keterampilan sosial peserta didik yang teridentifikasi pada pelajaran IPA di sekolah yang mempunyai kemampuan akademiknya berbeda, diperlukan untuk mendapatkan dukungan penilaian yang lebih komprehensif. Penelitian merupakan quasi eksperiment dengan pretest-posttest non-equivalent control group design. Populasi penelitian adalah peserta didik SMPN Surakarta yang berkategori kemampuan baik dan kurang. Penentuan sampel di setiap kategori menggunakan purposive random sampling, Alat ukur keterampilan sosial menggunakan performance assesment dengan indikator: komunikasi lisan dan tertulis, kerjasama dan empati. Analisis data menggunkan anacova. Hasil penelitian menunjukkan: 1) pembelajaran inkuiri lebih melatihkan keterampilan sosial dibandingkan pembelajaran konvensional; 2) melalui pembelajaran inkuiri keterampilan sosial peserta didik berkemampuan kurang mengalami peningkatan lebih besar dibandingkan peserta didik berkemampuan baik.
PEMBELAJARAN KONSEP DASAR IPA MODEL STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DAN NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA Eksan, Moh. Budi Susilo
Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) 2015: Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) Perbedaan prestasi belajar mahasiswa yang diberi metode pembelajaran STAD dan NHT, 2) Perbedaan prestasi belajar mahasiswa yang mempunyai motivasi  tinggi dan rendah,  3) Interaksi antara metode dan motivasi terhadap prestasi belajar mahasiswa Penelitian dilaksanakan mulai bulan januari 2015, dengan populasi mahasiswa tingkat I PGSD Universitas Nusantara PGRI Kediri Tahun Ajaran 2014/2015. Sampel penelitian menggunakan sampel acak mengambil 2 kelas. Kelas pertama 1B yang diberi metode STAD dan kelas kedua 1F yang diberi metode NHT. Tes soal diberikan untuk prestasi belajar aspek kognitif, dan angket untuk motivasi,  mahasiswa. Hipotesis menggunakan Anava  2x2 dan uji lanjut menggunakan GLM (General Linier Model). Berdasarkan data yang diperoleh dapat disimpulkan : 1) tidak ada perbedaan prestasi belajar mahasiswa yang diberi metode STAD dan NHT (P-Value = 0,580), 2) tidak ada perbedaan prestasi belajar mahasiswa yang memiliki motivasi tinggi dan rendah (P-Value = 0,624) 3) ada interaksi antara metode dan motivasi terhadap prestasi belajar (P-Value = 0,004)
KEEFEKTIFAN PENGETAHUAN INKUIRI GURU SEKOLAH DASAR KOTA BANDAR LAMPUNG DALAM PEMBELAJARAN SAINS Ertikanto, Chandra; Viyanti, Viyanti; Wahyudi, Ismu
Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) 2015: Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas pengetahuan inkuiri guru dalam pembelajaran sains, dan untuk meningkatkan pengetahuan konsep ilmu pengetahuan alam melalui pemodelan.  Peneliti sebagai model dan guru Sains sebagai siswa.  Teknik sampling yang digunakan adalah Quota Sampling yaitu pengambilan unsur sampel secara sembarang sampai terpenuhi jumlah yang diinginkan. Penelitian ini dilakukan pada empat puluh delapan orang guru SD di Kota Bandar Lampung yang dilaksanakan dari April sampai Juni 2015. Guru yang dilibatkan berasal dari SD yang berlokasi di kota, semi-kota dan pinggiran-kota Bandar Lampung. Variabel yang diamati yaitu; konsepsi awal, hasil belajar, dan kemampuan inkuiri. Data kuantitatif diperoleh melalui tes, dan data kualitatif diperoleh melalui kuesioner, dan dianalisis dengan statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Kemampuan konsep sains guru yang mengalami pembelajaran melalui inkuiri secara signifikan lebih baik dibandingkan dengan kemampuan konsep sains guru yang mengalami pembelajan konvensional.

Page 8 of 15 | Total Record : 147