Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

HEALTH RISK ANALYSIS OF LEAD LEVELS (Pb) IN GREEN LEAFY VEGETABLES FROM TRADITIONAL MARKETS AND SUPERMARKET IN SEMARANG CITY: A PRELIMINARY STUDY Puteri Inandin Nabiha; Ririn Arminsih Wulandari
Jurnal Riset Kesehatan Vol 9, No 1 (2020): MAY 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.972 KB) | DOI: 10.31983/jrk.v9i1.5736

Abstract

Samples of Green Spinach (Amaranthus gangeticus) Kale or Water Spinach (Ipomoea aquatica) and Green Mustards (Brassica rapa I. Subsp. Perviridis Bayley) were collected from three traditional markets and one supermarket in Semarang City, Central Java. The purpose of this descriptive study was to assess lead (Pb) contamination on raw and boiled vegetables and the health risks for residents in Semarang. The Pb of the samples was measured using atomic absorption spectrophotometer (AAS). The result showed Pb in all samples exceeded the standard values from WHO/FAO (0,3mg/kg), Indonesian National Standard (SNI) limit for Heavy Metals on Food (0,5 mg/kg) and The National Agency of Drug and Food Control of the Republic of Indonesia (BPOM) (0,2 mg/kg). The highest accumulation of Pb found in kale from ‘B’ Traditional Market with 6,123 mg/kg and the lowest was kale from supermarket 0,25 mg/kg. The boiling process for vegetables may increase the Pb concentration, considering the cookware materials. Results revealed that there is no risk of potential health problems for residents in the city with current Pb concentration.
Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan Konsentrasi Mangan dalam Sayuran dan Air terhadap Kesehatan Masyarakat Ukik Agustina; Yudi Iskandar; Fajar Nugraha; Puteri Inandin Nabiha; Sadono Setyoko; Dortua Lince Sidabalok; Anggun Emelia; Astrid Salome Evelina; Endang Krisnawaty; Devina Lenggo Putri; Fathimi Fathimi; Abdul Rahman
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 36, No 7 (2020)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.57264

Abstract

Purpose: The research aimed to analyze the environmental health risks of manganese concentration in vegetables and water on public health.Methods: The research used cross sectional study with 138 households. Water analysis using spectrophotometric methods and for vegetable samples using the wet destruction method. The environmental sample consisted of 3 vegetables (spinach, kale and mustard greens), 3 river water and 13 resident ground water.  Results: The Mangan concentration on 3 vegetable samples (spinach, kale and mustard greens) had the same result, 0.1 mg / L. The results of manganese measurements concentration in river water were 0.2 mg / L, 0.4 mg / L and 0.4 mg / L. The average manganese concentration in 13 groundwaters were 0.32 mg/L, 0 mg/L- 1.1 mg/L.Conclusion: The RQ calculation result for vegetables and drinking water was <1 which meant that the community's manganese intake from vegetables (spinach, kale, mustard greens) and drinking water were still within safe limits.
PEMBUDAYAAN GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT (GERMAS) DAN PERCEPATAN VAKSINASI COVID-19 DI JAWA TENGAH M. Choiroel Anwar; Sri Widiyati; Fauzan Ma&#039;ruf; Puteri Inandin Nabiha; Marichatul Jannah; Sunarto Sunarto
Jurnal LINK Vol 18, No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.052 KB) | DOI: 10.31983/link.v18i2.9240

Abstract

Pandemi COVID-19 yang menyerang sistem pernafasan pada manusia, yang telah menginfeksi jutaan orang di seluruh dunia, tidak terkecuali Indonesia. Salah satu usaha dari pemerintah dalam menjaga agar tidak terpapar wabah ini adalah dengan melaksanakan vaksinasi, meningkatkan promosi kesehatan dengan memberikan penyuluhan. Kegiatan Pengabdian Masyarkat bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal dan Puskesmas di wilayah kerja Kecamatan Adiwerna dan Suradadi. Rangkaian kegiatan diantaranya pemeriksaan kesehatan yaitu screening kesehatan pra vaksin, pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dosis 1 dan 2 maupun booster, serta pemberian materi penyuluhan bagi 400 warga dari 2 Desa Gembongdadi dan Desa Pedeslohor. Dari hasil kegiatan yang didapatkan pengetahuan warga di Desa Gembongdadi dan Desa Pedeslohor meningkat dan cakuipan vaksin COVID-19 juga ikut meningkat.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Kelurahan Sampangan Kota Semarang Melalui Edukasi Ecoenzym Skala Rumah Tangga Wahyuningsih, Nur Endah; Suhartono, Suhartono; Joko, Tri; Budiyono, Budiyono; Astorina, Nikie; Nabiha, Puteri Inandin
Jurnal LINK Vol 20, No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i2.12229

Abstract

PEMBUDAYAAN GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT (GERMAS) DAN PERCEPATAN VAKSINASI COVID-19 DI JAWA TENGAH Anwar, M. Choiroel; Widiyati, Sri; Ma'ruf, Fauzan; Nabiha, Puteri Inandin; Jannah, Marichatul; Sunarto, Sunarto
Jurnal LINK Vol 18 No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v18i2.9240

Abstract

Pandemi COVID-19 yang menyerang sistem pernafasan pada manusia, yang telah menginfeksi jutaan orang di seluruh dunia, tidak terkecuali Indonesia. Salah satu usaha dari pemerintah dalam menjaga agar tidak terpapar wabah ini adalah dengan melaksanakan vaksinasi, meningkatkan promosi kesehatan dengan memberikan penyuluhan. Kegiatan Pengabdian Masyarkat bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal dan Puskesmas di wilayah kerja Kecamatan Adiwerna dan Suradadi. Rangkaian kegiatan diantaranya pemeriksaan kesehatan yaitu screening kesehatan pra vaksin, pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dosis 1 dan 2 maupun booster, serta pemberian materi penyuluhan bagi 400 warga dari 2 Desa Gembongdadi dan Desa Pedeslohor. Dari hasil kegiatan yang didapatkan pengetahuan warga di Desa Gembongdadi dan Desa Pedeslohor meningkat dan cakuipan vaksin COVID-19 juga ikut meningkat.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Kelurahan Sampangan Kota Semarang Melalui Edukasi Ecoenzym Skala Rumah Tangga Wahyuningsih, Nur Endah; Suhartono, Suhartono; Joko, Tri; Budiyono, Budiyono; Astorina, Nikie; Nabiha, Puteri Inandin
Jurnal LINK Vol 20 No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i2.12229

Abstract

Pengelolaan sampah organik skala rumah tangga merupakan tantangan di Kelurahan Sampangan, Kota Semarang. Kegiatan bertujuan memperkenalkan metode ecoenzym sebagai pendekatan inovatif untuk mengatasi masalah tersebut, sekaligus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah organik. Metode pengabdian ini menggunakan pre-post test one group design dengan pendidikan infrastruktur pengolahan sampah meliputi identifikasi masalah, sosialisasi, pelatihan, implementasi, diskusi, dan evaluasi dengan partisipan terdiri dari 42 orang. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta, dengan perbedaan nilai pre-test dan post-test yang bermakna (t=-11,562; p<0,001). Meskipun demikian, hanya 40% responden menyatakan kesiapan masyarakat untuk mengadopsi metode ini secara mandiri. Evaluasi menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah organik, namun partisipasi masyarakat secara luas masih perlu ditingkatkan. Kesimpulannya, penerapan ecoenzym sebagai metode pengelolaan sampah organik terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Diperlukan upaya lanjutan untuk pengembangan program agar dapat diimplementasikan secara berkelanjutan di seluruh kelurahan.
STUDY ANALYSIS OF SELF-CARE PATTERNS IN PATIENTS WITH DRUG-RESISTANT TUBERCULOSIS IN SEMARANG CITY Widiyati, Sri; Hartati, Lucia Endang; Nabiha, Puteri Inandin
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 4 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i4.2831

Abstract

Meningkatnya kasus tuberkulosis resistan obat (TB-RO) pada populasi menghadirkan tantangan yang signifikan, khususnya di daerah dengan sumber daya terbatas seperti Semarang, Indonesia, dimana praktik perawatan mandiri sangat penting untuk keberhasilan hasil pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pola perawatan diri pada pasien TB-RO di Semarang. Studi analitik cross-sectional dilakukan pada Bulan Juli-November 2024 yang melibatkan 30 kasus penderita TB-RO dari fasilitas kesehatan terpilih di Semarang. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dengan pasien dan keluarga pasien, menilai informasi demografi, status sosial ekonomi, kepatuhan minum obat, sikap, dan dukungan tenaga kesehatan. Perilaku perawatan diri dievaluasi menggunakan kuesioner yang divalidasi. Analisis statistik secara deskriptif dilakukan menjelaskan gambaran self-care pada penderita TB-RO serta keluarganya. Penelitian ini menunjukkan adanya kesenjangan yang signifikan antara tingginya tingkat pengetahuan pasien dan rendahnya kepatuhan mereka terhadap pengobatan TBC. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan saja tidak cukup untuk memastikan kepatuhan. Selain itu, tingginya prevalensi efek samping pengobatan (83,3%) muncul sebagai hambatan utama terhadap kepatuhan, sehingga menekankan perlunya strategi manajemen yang lebih baik untuk mendukung retensi pasien dalam pengobatan. Penelitian ini menemukan bahwa meningkatkan kepatuhan pengobatan TBC memerlukan pendekatan komprehensif yang mengatasi hambatan medis, psikologis, dan sosial ekonomi melalui perawatan terpadu, peningkatan dukungan pasien, dan intervensi yang disesuaikan.
Effectiveness of Pre-Harvest Feed Treatments and Post-Harvest Processing in Reducing Escherichia coli Contamination in Catfish (Clarias gariepinus) Nur Endah Wahyuningsih; Sutopo Patriajati; Ayun Sriatmi; Antono Suryoputro; Puteri Inandin Nabiha; Mahalul Azam
JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN Vol. 18 No. 1 (2026): JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jkl.v18i1.2026.10-18

Abstract

Introduction: The presence of Escherichia coli strains in freshwater fish like catfish (Clarias gariepinus) populations has caused contamination, particularly in Indonesian aquaculture areas where domestic garbage is the primary source of contamination. In order to determine the appropriate handling of E. coli and fecal Coliform contamination before and after harvesting, this study examined the effects of treatment on safety measures for consumption. Methods: Between March and November 2022, a posttest-only control design was used in 126 catfish samples from Bumiayu, Central Java for an experimental study that was quasi-quantitative. There were two types of feed used during growth, followed by six treatments post-harvest (washing; soaking; fry; grill). The MPN method was employed in microbiology testing. Results and Discussion: There was no significant difference in microbial load variation before harvesting the food, with a pre-harvest feed variation of p > 0.05 (indicating that environmental contamination may have been more important). Thermal treatments that completely eradicated E. coli and fecal coliforms (0 MPN/g) by cooking at high temperature for 4-6 minutes and grilling for 5-7 minutes, were the only alternative to post-harvest treatment. Washing and soaking alone remained ineffective. Conclusion: This study demonstrates that high-temperature processing is a reliable method to ensure microbiological safety of catfish, whereas feed variation before harvest has minimal influence under environmentally contaminated conditions. The findings provide practical guidance on safe cooking time–temperature combinations to prevent E. coli exposure from aquaculture products.
Peningkatan Keterampilan Kader Posyandu Melalui Pelatihan dan Asesmen Berbasis Kompetensi Sugiyanto; Bedjo Santoso; Supriyadi; Esti Handayani; Runjati; Sri Widiyanti; Muflihah Isnawati; Puteri Inandin Nabiha; Rr Sri Endang Pujiastuti; Shinta Dhian Hasna Atifah; Nurul Aeni
Jurnal LINK Vol 21 No 2 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v21i2.14144

Abstract

Posyandu cadres play a strategic role in supporting the transformation of primary health services. However, variations in their abilities in measurement, early detection, health education, and record-keeping remain a challenge. This community engagement program aimed to improve cadre skills through a refresher training based on the five core competencies outlined in the 2024 Ministry of Health Posyandu Cadre Skills Guidelines, while also assessing their competencies. The program was conducted from August to November 2025 in the working area of Puskesmas, Brebes District, involving 91 active cadres from 15 posyandu. A competency-based community empowerment approach was applied using hands-on practice, simulations, and field exercises supervised by health professionals. Skill assessments used structured observation checklists across the five core competency areas. Most cadres were at skill levels equivalent to Purwa to Madya, indicating readiness for formal certification. This competency-based training effectively strengthened cadres’ promotive and preventive skills and is recommended as a tiered training model at the puskesmas level to support primary care transformation indicators and accelerate stunting reduction.