cover
Contact Name
Erwin Hikmatiar
Contact Email
jurnal.salam@uinjkt.ac.id
Phone
+6281282648901
Journal Mail Official
jurnal.salam@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir. H. Juanda No. 90 Ciputa Tangsel
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i
ISSN : 23561459     EISSN : 26549050     DOI : 10.15408
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i (ISSN 2356-1459) is a national journal published by the Faculty Sharia and Law Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta, INDONESIA. The focus is to provide readers with a better understanding of Indonesia social and sharia culture and present developments through the publication of articles, research reports, and book reviews. SCOPE of SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i specializes in Indonesian social and sharia culture, and is intended to communicate original researches and current issues on the subject. This journal warmly welcomes contributions from scholars of related disciplines. SCOPE of SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i specializes in Indonesian social and sharia culture, and is intended to communicate original researches and current issues on the subject. This journal warmly welcomes contributions from scholars of related disciplines.
Articles 880 Documents
Konsistensi Hukum Atas Pembuatan Perjanjian Pemberian Amanat Nasabah Dalam Perdagangan Bursa Berjangka RR Dewi Anggraeni; Diah Yulinda Wulandari
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 8, No 4 (2021)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v8i4.21878

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa perjanjian yang dibuat telah memenuhi syarat sahnya perjanjian sesuai dengan Pasal 1320 KUHPerdata, yaitu adanya kata sepakat, kecakapan dalam membuat suatu perikatan, suatu hal tertentu dan sebab yang halal. Perjanjian dalam perdagangan bursa berjangka komoditi merupakan perjanjian pemberian amanat yang telah memenuhi asas-asas hukum perjanjian, yaitu asas konsensualisme, kebebasan berkontrak, pacta sunt servanda, kepribadian dan beritikad baik. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa pelaksanaan perjanjian nasabah atau pemberian amanat yang dibuat antara nasabah atau investor dengan pihak perusahaan telah memenuhi syarat sahnya perjanjian baik ditinjau dari segi peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagaimana diatur dalam Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Perdagangan berjangka yang lebih dikenal dengan Futures Trading merupakan produk kontrak yang berada didalam bursa berjangka yang terdapat didalam Undang – undang no. 32 tahun 1997 tentang Perdagangan Berjangka Komoditas yang kemudian diperbaharui di dalam Undang - undang No. 10 tahun 2011 tentang Perdagangan Berjangka Komoditas merupakan produk yang banyak diberlakukan di Dunia Internasional. Kepastian hukum perdagangan Berjangka harus menjamin perkembangan ekonomi berkelanjutan. Metode pendekatan yang digunakan adalah metode pendekatan Yuridis Normatif, yaitu suatu metode hukum yang dilakukan dengan meneliti bahan pustaka atau data sekunder. Saran penulis untuk pialang berjangka seharusnya dalam pelaksanaan kontrak berpedoman pada peraturan Perundang-undangan serta berdasarkan ketentuan yang telah diatur didalam perjanjian kontrak dengan investor. Investor hendaknya aktif memantau setiap aktifitas transaksi yang dilakukan oleh pialang berjangka untuk meminimalisir adanya penyimpangan dan transaksi diluar sepengetahuan investor. Bappebti sebagai badan pengawas tunggal hendaknya memiliki kepanjangan tangan yang ditempatkan disetiap provinsi guna memaksimalkan tugas Bappebti dalam melakukan pengawasan harian khususnya terhadap pialang berjangkaKata kunci : Kepastian Hukum Perjanjian, Perdagangan Berjangka, Komodit
Eksistensi Fatwa Majelis Ulama Indonesia dalam Pranata Hukum Islam di Indonesia Ahmad Fachrur; Siti Ngainnur Rohmah
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 6, No 5 (2019)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v6i5.20832

Abstract

Legal institutions are norms and laws that are considered important to support activities in the community. With it, peace and tranquility are created and good habits of behavior are created. MUI is a place to complain for Muslims in Indonesia about matters related to problems in society. With the fatwa produced by the MUI, it will answer the needs of Muslims, its existence can also help ease the task of the government. This study uses a qualitative descriptive research method, with a literature approach. The results of the study state that in legal institutions, the fatwa of the MUI ulama can become legally binding if it is formalized into laws or derivative regulations under it.Keywords: Islamic Law Institutions; Fatwa; MUI Abstrak:Pranata Hukum merupakan suatu norma dan hukum yang dianggap penting untuk mendukung kegiatan di masyarakat. Dengannya, tercipta ketenangan dan kedamaian serta kebiasaan perilaku yang baik. MUI merupakan tempat untuk mengadu bagi Umat Islam di Indonesia mengenai hal-hal yang terkait permasalahan di masyarakat. Dengan fatwa yang diproduksi oleh MUI akan terjawab kebutuhan umat Islam, keberadaanya juga dapat membantu meringankan tugas pemerintah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan pendekatan literature. Hasil penelitian menyatakan bahwa dalam pranata hukum, fatwa ulama MUI dapat menjadi legalitas hukum yang mengikat apabila diformalkan menjadi undang-undang atau peraturan turunan dibawahnya.Kata Kunci: Pranata Hukum Islam; Fatwa; MUI
Hukum dan Sistem Demokrasi; Telaah Kajian Dalam Konsep al-Syura Moh Ali Wafa
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v8i2.19698

Abstract

Alquran contains the order for deliberation, but it does not clearly explain the deliberation system. This article investigates several hadiths concerning al-Shura, the Prophet's deliberation practices, the issues discussed, and who to consult. The normative approach is used in this study, with a focus on the concept of Al-Shura and comparative democracy. The purpose of this article is to compare Islamic discourse and the concept of deliberation with Western-style democracy. Deliberation is one of the values of constitutional political ethics in the life of an Islamic state, according to this article. Similarly, there is a significant distinction between Western-style democracy and delusional democracy.Keywords: Law; Democracy; Al-Shura Abstrak:Perintah musyawarah terdapat dalam Alquran, namun tidak menjelaskan sistem bermusyawarah secara jelas. Artikel ini mengupas  beberapa hadits yang berhubungan dengan al-Syura, praktek-praktek musyawarah Rasulullah Saw, persoalan-persoalan yang dimusyawarahkan serta dengan siapa bermusyawarah. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif dengan fokus pembahasan pada analisa konsep Al-Syura dan demokrasi secara komparatif. Artikel ini bertujuan untuk membandingkan wacana dan konsep musyawarah dalam Islam dan demokrasi ala barat. Artikel ini menemukan bahwa musyawarah merupakan salah satu nilai etika politik yang konstitusional dalam kehidupan negara Islam. Demikian pula terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara demokrasi ala Barat dengan musyawarah dalam Islam.Kata kunci: Hukum; Demokrasi; Al-Syura
The Pandemic of Covid-19 and Muslim Consumer Behavior (Case Study in Kota Jayapura, Papua Province) Fachrudin Fiqri Affandy; Ira Eka Pratiwi
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 8, No 3 (2021)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v8i3.19597

Abstract

This study discusses the Muslim consumer behavior in the pandemic of COVID-19 in Indonesia. The study is a quantitative research using an online survey with a questionnaire to collect the data. The sample is 100 respondents in Jayapura, the capital city of Papua Province, Indonesia. There are 20 items of statements built related to consumer behavior in the questionnaire. Data analyzed using Exploratory Factor Analysis (EFA) to construct Muslim consumer behavior during COVID-19 pandemic. The result found that there are six consumer behaviors shaped from the extraction of the 20 variables, namely Changes in Needs and Consumption Patterns, More Selective and Well-Informed before Purchasing Goods, Adopting Digital Application in Purchasing Goods, Hoarding Behavior, Oriented to Priority, Brand and Quality, and Consult Doctor Online. These findings suggest the retailers to maintain the production for the essential products needed in the Pandemic, and for the governments to set a regulation for balancing the demand and supply of the essential products during the pandemic, and for the Muslim consumer itself to comply with the Islamic ethical consumption to achieve well-being both in the world and hereafter.Keywords:  Consumer Behavior, COVID-19, EFA. AbstrakPenelitian ini membahas mengenai perilaku konsumen Muslim ditengah pandemi COVID-19 di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan survei online berupa kuesioner dalam mengumpulkan data. Sampel dalam penelitian ini adalah 100 orang responden di Jayapura, Ibu Kota Provinsi Papua, Indonesia. Dalam kuisioner, terdapat 20 item pernyataan yang dirancang terkait dengan perilaku konsumen yang harus dijawab oleh responden. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Exploratory Factor Analysis (EFA) untuk menyusun perilaku konsumen Muslim selama masa pandemi. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat enam perilaku konsumen yang terbentuk dari ekstraksi 20 variabel yaitu Perubahan Pola Kebutuhan dan Konsumsi, Penelusuran Informasi Produk dan Lebih Selektif Sebelum Membeli Barang, Penggunaan Aplikasi Digital dalam Pembelian Barang, Perilaku Menimbun Barang, Berorientasi pada Prioritas, Merek, dan Kualitas, serta Penggunaan Jasa Konsultasi Dokter Online. Temuan penelitian ini merekomendasikan para produsen untuk mempertahankan produksi barang-barang yang penting selama masa pandemi, dan kepada pemerintah agar menetapkan kebijakan yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan permintaan dan penawaran barang selama pandemi, serta kepada konsumen Muslim agar dapat menerapkan etika konsumsi sesuai dengan ajaran Islam agar tercapai kesejahteraan baik di dunia maupun di akhirat.Kata Kunci: Perilaku Konsumen, COVID-19, PUS.
Metode Cina dalam Mengatasi Covid-19; Analisis dengan Menggunakan Teori The Law of non Transferability of Law Muhammad Asadurrohman; Fakhruddin Fakhruddin; Noer Yasin
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 8, No 4 (2021)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v8i4.21081

Abstract

AbstractThe ups and downs of COVID-19 were motivated by the neglect of the rule of law. China was the first country to be affected by COVID-19 as well as a country that managed to overcome it. This success is the result of the hard work of the Chinese government and its people. The theory initiated by Seidman emphasizes the existence of a good legal culture, but every rule of law that is successfully enforced in one place cannot necessarily be applied elsewhere. The purpose of this study was to find out the methods of preventing the spread of COVID-19 used by China and their relevance to other countries in the application of these methods. This is done by using Seidman's theory as an analytical knife. This research method is qualitative-normative literature-based. The results showed that China implemented a system of lockdown and Chinese Medicine (CM).Keywords: Coping with COVID-19, legal culture, Seidman's theory. AbstrakPasang-surut COVID-19 dilatarbelakangi adanya pengabaian aturan hukum. Cina merupakan negara yang pertama kali terkena dampak COVID-19 sekaligus sebagai negara yang berhasil menanggulanginya. Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari adanya kerja keras yang dilakukan oleh pemerintah Cina dan masyarakatnya. Teori yang digagas oleh Seidman menekankan adanya budaya hukum yang baik, namun setiap aturan hukum yang berhasil diberlakukan di suatu tempat tidak semerta-merta bisa terapkan oleh tempat lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui metode pencegahan penyebaran COVID-19 yang digunakan oleh Cina dan relevansinya dengan negara-negara lain dalam penerapan metode tersebut. Demikian dilakukan dengan menggunakan teori Seidman sebagai pisau analisis. Metode penelitian ini adalah kualitatif-normatif yang berbasis kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cina menerapkan sistem lockdown dan Chinese Medicine (CM).Kata Kunci: Penanggulangan COVID-19, budaya hukum, teori Seidman.
Pengaruh Pengembangan Sumber Daya Manusia Dan Religiusitas Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening Pada Bank Unit Usaha Syariah Di Kota Palembang Menik Lestari; Dinnul Alfian Akbar; Chandra Zaky Maulana
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v8i1.19551

Abstract

This research uses quantitative research, the aim is to determine the influence of human resource development, religiosity, on employee performance with job satisfaction as an intervening variable. In this study, data was collected by distributing questionnaires to 100 employees using a purposive sampling method to determine respondents' responses to existing variables. The analysis was performed using the method of Structural Equation Modeling (SEM) based on partial least square (PLS). The results of the analysis show that human resource development has no effect on employee performance, religiosity has a positive and significant effect on employee performance. Human resource development has a positive and significant effect on job satisfaction, religiosity has a positive and significant effect on job satisfaction, and job satisfaction variables have a positive and significant effect in moderating human resource development on employee performance and religiosity on employee performance. This means that the more often human resource development is given, the higher the employee's performance and the higher the employee's religiosity, the higher the employee's performance will be and will result in job satisfaction for employees at the Sharia Business Unit Bank in Palembang City.  Keywords: Human Resources Development, Religiosity, Employee Performance, and Job Satisfaction.  AbstrakPenelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif, tujuannya yaitu untuk mengetahui besarnya pengaruh pengembangan sumber daya manusia, religiusitas, terhadap kinerja karyawan  dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Dalam penelitian ini data dikumpulkan dengan meyebarkan kuesioner terhadap 100 karyawan menggunakan metode purposive sampling untuk mengetahui tanggapan responden terhadap variabel yang ada. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode Structural Equation Modelling (SEM) berbasis partial least square (PLS). Hasil analisis menunjukkan bahwa pengembangan sumber daya manusia tidak terdapat pengaruh terhadap kinerja karyawan, religiusitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Pengembangan sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, religiusitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, Dan variabel kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan dalam memoderasi antara pengembangan sumber daya manusia terhadap kinerja karyawan dan religiusitas terhadap kinerja karyawan. Ini berarti semakin sering pengembangan sumber daya manusia diberikan maka semakin tinggi kinerja karyawan dan semakin tinggi religiusitas karyawan maka kinerja karyawan akan semakin tinggi dan akan menghasilkan kepuasan kerja bagi karyawan pada Bank Unit Usaha Syariah di Kota Palembang.  Kata Kunci: Pengembangan Sumber Daya Manusia, Religiusitas, Kinerja Karyawan, dan Kepuasan Kerja.
HUMAN TRAFFICKING; Implikasi Konstitusional Kejahatan Perdagangan Orang Terhadap Hak Hidup Warga Negara Nur Rohim Yunus
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v3i2.3675

Abstract

Masalah perdagangan orang atau Human Trafficking merupakan salah satu ancaman besar negara Indonesia. Setiap tahun hampir ribuan perempuan dan anak di Indonesia menjadi korban kejahatan trafficking. Tapi uniknya kejahatan ini, terkadang tidak menjadikan diri korban merasa dijadikan korban. Provinsi-provinsi di Indonesia menjadi sumber maupun tujuan perdagangan manusia terutama adalah Jawa diikuti kemudian oleh Kalimantan Barat, Lampung, Sumatra Utara, Banten Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Utara. Bahkan modus perdagangan gadis remaja terutama dari wilayah Kalimantan Barat ke Taiwan yang berpura-pura sebagai pengantin wanita ternyata dipaksa menjadi pelacur. Pemasalahan ini bukanlah masalah baru dan tidak hanya terjadi di Indonesia saja melainkan juga di negara-negara lain, seperti Saudi Arabia, Jepang, Malaysia, Hongkong, Taiwan, Singapura dan beragai negara lain. Hal ini menunjukkan bahwa Perdagangan orang tidak lagi terbatas pada batas-batas wilayah negara, akan tetapi berlangsung melalui lintas batas. DOI: 10.15408/sjsbs.v3i2.3675
Геноцид как Тяжкое Преступление (Genocide As Extraordinary Crime) Nur Rohim Yunus; Latipah Nasution; Siti Nurhalimah; Siti Romlah
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 8, No 3 (2021)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v8i3.21386

Abstract

The state is a subject of international law who has power or power, so that the state is required not to abuse its authority. State obligations have been regulated in various international legal instruments. The protection of human rights has implications for the emergence of the fulfillment of human rights as a form of state responsibility. The state in this case must ensure to protect, to ensure, and to fulfill the human rights. Therefore, all acts of the state that discriminate against citizens of a certain ethnicity by committing genocide are serious human rights crimes that must be prosecuted by the International Court of Justice. This study uses qualitative research with a sociological and juridical approach. The results of the study state that the State of Indonesia has also regulated the behavior of preventing the crime of genocide in order to protect human rights.Keywords: Genocide; HAM; Extraordinary Crime Abstrak:Negara merupakan subjek hukum internasional yang memiliki kekuasaan atau power, sehingga negara dituntut tidak melakukan penyalahgunaan wewenang. Kewajiban negara telah diatur dalam berbagai instrumen hukum internasional. Perlindungan terhadap HAM berimplikasi terhadap munculnya pemenuhan HAM sebagai wujud tanggungjawab negara. Negara dalam hal ini harus memastikan to protect, to ensure, and to fulfill the human rights. Oleh karenanya, segala tindakan negara yang melakukan diskriminasi kepada warga negara dari etnis tertentu dengan melakukan genosida merupakan kejahatan HAM berat yang harus dituntut oleh Mahkamah Internasional. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan sosiologis dan yuridis. Hasil penelitian menyatakan bahwa Negara Indonesia juga telah mengatur perilaku pencegahan tindak kejahatan Genosida guna menjaga HAM.Kata Kunci: Genosida; HAM; Extraordinary Crime Аннотация:Государство является субъектом международного права, обладающим властью, поэтому от государства требуется не злоупотреблять своей властью. Обязательства государства регулируются различными международно-правовыми инструментами. Защита прав человека имеет значение для возникновения реализации прав человека как формы ответственности государства. Государство в этом случае должно гарантировать защиту, обеспечение и соблюдение прав человека. Следовательно, все действия государства, дискриминирующие граждан определенных этнических групп путем совершения геноцида, являются серьезными преступлениями в области прав человека, которые должны преследоваться Международным Судом. В данном исследовании используются качественные исследования с социологическим и юридическим подходом. Результаты исследования показывают, что государство Индонезия также регулирует действия по предотвращению преступления геноцида в целях защиты прав человека.Ключевые слова: геноцид; права человека; тяжкое преступление
KOMPETENSI DOSEN UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA DALAM PELAKSANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN: TELAAH ATAS KONSTRUKSI SOAL UAS PERSPEKTIF HIGHER EDUCATION Supriyadi Ahmad
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v2i1.2250

Abstract

 Abstract: Competency of Lecturers at Islamic State University (UIN) Syarif Hidayatullah  Jakarta in implementing the Teaching Evaluation. Before teaching, the important things that lecturer should do are to design teaching’s competence and decide the topics of the subject, choose the method and make authentic evaluation. In deciding teaching’s competence, lecturer’s competence in constructing the material of final examination (UAS) is essential. This article is aimed to identify the form of aforementioned materials constructed by the lecturer and to evaluate the conformity the materials with the “higher education” principles and also to identify efforts’ of leader in university in increasing lecturer’s competence. Population of the Research are all the lecturer of UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, academic year 2013/2014 110 lecturer from ten Faculties (13,10 %) with the purposive sampling technic and quota sampling. This research use descriptive analysis method with content analysis approach.Key Words: lecturer’s competence, material of final examination’s construction and higher education  Abstrak: Kompetensi Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran. Sebelum melakukan pembelajaran hal penting yang harus disiapkan dosen adalah merumuskan kompetensi pembelajaran, menentukan materi, memilih metode yang tepat, dan melakukan evaluasi autentik. Saat menentukan evaluasi pembelajaran, kompetensi dosen dalam mengkonstruksi soal UAS menjadi sangat urgen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk soal yang dikontruksi oleh dosen, mengevaluasi kesesuaian butir-butir soal tersebut dengan kaidah-kaidah higher education, dan mengidentifikasi usaha-usaha pejabat dalam peningkatan kompetensi dosen. Populasi penelitian ini adalah seluruh dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, tahun akademik 2013/2014 yang tersebar di sebelas fakultas yang berjumlah 833 orang (527 laki-laki dan 306 perempuan), dengan sampel sebanyak 110 orang (13,10 %) dengan teknik Purposive Sampling dan Quota Sampling. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif analisis dengan pendekatan content analysis. Kata Kunci: Kompetensi dosen, Konstruksi Soal, dan Higher Education DOI: 10.15408/sjsbs.v2i1.2250
Peran Uem Le’u dalam kehidupan masyarakat suku Amaf pada Sonaf Maubesi Kecamatan Insana Asti Yunita Benu
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v8i2.20193

Abstract

One of the cultural results in people's life that is thick with cultural heritage is the traditional house. Houses in general have a function as a place of shelter, rest and activity. The house, as a place where a group of people has lived for a long time, has undergone various changes. The changes that occur are seen in the form, meaning, function and value of the house. The traditional houses of the people in East Nusa Tenggara are diverse in form and function and are integrated into social life. One of them is a traditional house which is also called a sacred house as a form of community culture in North Central Timor Regency. This study aims to identify and describe the perspective of the Amaf tribe in Sonaf Maubesi, Insana District towards the existence of Uem Le'u and the role of Uem L'eu in various aspects of the life of the Amaf tribe in Sonaf Maubesi, Insana District. This study uses a qualitative approach that is descriptive. The type of data needed in this study is primary data and secondary data and the instruments used to obtain data in this study are the researchers themselves because researchers are the primary data collection tools. Data collection techniques used were interview techniques, questionnaires and documentation. While the data analysis technique used in this study is a qualitative descriptive analysis technique. This technique will be developed by means of Interpretative Versthehen, meaning that all the data obtained are grouped based on themes or categories and then analyzed partially. From the research carried out, the results of this study show that the Amaf tribe in Sonaf Maubesi, Insana TTU sub-district still has a sacred perspective, which is full of meanings and customs and beliefs in the existence of Uem Le'u. In the aspect of religion or belief, the people of the Amaf tribe today still believe that Uem Le'u is the place where God is believed to reside and the dwelling place of the ancestors who inhabited heaven or the final resting place. Meanwhile, in the social aspect, Uem Le'u is still a gathering place for the Amaf people from various groups or strata of society to carry out a traditional ceremony related to the beliefs of the local community.Keywords: Culture; Custom home Abstrak:Salah satu hasil kebudayaan dalam kehidupan masyarakat yang kental akan pewarisan budaya yaitu rumah adat. Rumah pada umumnya memiliki fungsi sebagai tempat berteduh, beristrahat dan beraktifitas. Rumah sebagai tempat yang ditinggali sekolompok manusia dalam jangka waktu yang lama, telah mengalami berbagai perubahan. Perubahan yang terjadi dilihat pada bentuk, makna, fungsi serta nilai dari rumah tersebut. Rumah adat masyarakat di Nusa Tenggara Timur memiliki keberagaman dalam bentuk dan fungsi serta menyatu dalam kehidupan bermasyarakat. Salah satunya adalah rumah adat yang juga disebut rumah keramat sebagai wujud budaya masyarakat di Kabupaten Timor Tengah Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan tentang Perspektif suku Amafdi Sonaf Maubesi Kecamatan Insana terhadap eksistensi Uem Le’u dan Peran Uem L’eu dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat suku Amaf di Sonaf Maubesi Kecamatan Insana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Jenis data yang dibutuhkan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder serta instrumen yang dipakai untuk mendapatkan data dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri karena peneliti merupakan alat pengumpul data utama. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara, angket dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif kualitatif. Teknik ini akan dikembangkan dengan cara verstheheninterpretative artinya semua data yang diperoleh dikelompokkan berdasarkan tema atau kategori kemudian dianalisis secara parsial. Dari penelitian yang dilaksanakan maka hasil penelitian ini yaitu masyarakat suku Amaf di Sonaf Maubesi Kecamatan Insana TTU masih memiliki perspektif yang sakral, yang sarat akan makna dan adat istiadat serta kepercayaan terhadap eksistensi Uem Le’u. Dalam aspek agama atau kepercayaan, masyarakat suku Amaf pada saat ini masih percaya bahwa Uem Le’u merupakan tempat bersemayamnya Tuhan yang dipercayai dan tempat tinggalnya para leluhur yang mendiami surga atau tempat peristirahatan terakhir. Sedangkan pada aspek sosial Uem Le’u masih merupakan tempat berkumpulnya masyarakat suku Amaf dari berbagai golongan atau strata masyarakat guna melaksanakan suatu upacara adat yang berkaitan dengan kepercayaan masyarakat setempat.Kata Kunci: Kebudayaan; Rumah Adat

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2025): Summer Edition Vol. 12 No. 2 (2025): Summer Edition Vol. 12 No. 1 (2025): Spring Edition Vol 12, No 1 (2025): Spring Edition Vol 11, No 4 (2024): Winter Edition Vol. 11 No. 4 (2024): Winter Edition Vol 11, No 3 (2024): Autum Edition Vol. 11 No. 3 (2024): Autum Edition Vol 11, No 2 (2024): Summer Edition Vol. 11 No. 2 (2024): Summer Edition Vol 11, No 1 (2024): Spring Edition Vol. 11 No. 1 (2024): Spring Edition Vol 10, No 6 (2023) Vol. 10 No. 6 (2023) Vol 10, No 5 (2023) Vol 10, No 5 (2023): Article-in-Press Vol 10, No 4 (2023) Vol. 10 No. 3 (2023) Vol 10, No 3 (2023): Article-in-Press Vol 10, No 3 (2023) Vol 10, No 2 (2023) Vol 10, No 1 (2023) Vol 10, No 1 (2023): Article-in-Press Vol 9, No 6 (2022) Vol. 9 No. 6 (2022) Vol 9, No 5 (2022) Vol 9, No 4 (2022) Vol 9, No 3 (2022) Vol 9, No 3 (2022): Mei - Juni Vol 9, No 2 (2022): Maret-April Vol 9, No 2 (2022) Vol 9, No 1 (2022): Januari-Februari Vol 9, No 1 (2022) Vol 8, No 6 (2021): November-Desember Vol 8, No 6 (2021) Vol 8, No 5 (2021): September - Oktober Vol 8, No 5 (2021) Vol 8, No 4 (2021) Vol 8, No 4 (2021): Juli - Agustus Vol 8, No 3 (2021) Vol 8, No 3 (2021): Mei-Juni Vol 8, No 2 (2021): Maret-April Vol 8, No 2 (2021) Vol 8, No 1 (2021): Januari-Februari Vol 8, No 1 (2021) Vol 7, No 10 (2020): Special Issue Coronavirus Covid-19 Vol 7, No 8 (2020): Special Issue Coronavirus Covid-19 Vol 7, No 7 (2020): Special Issue Coronavirus Covid-19 Vol 7, No 6 (2020): Special Issue Coronavirus Covid-19 Vol 7, No 5 (2020): Special Issue Coronavirus Covid-19 Vol 7, No 3 (2020): Special Issue Coronavirus Covid-19 Vol 7, No 12 (2020) Vol 7, No 11 (2020) Vol 7, No 9 (2020) Vol. 7 No. 6 (2020) Vol 7, No 6 (2020) Vol 7, No 5 (2020) Vol 7, No 4 (2020) Vol 7, No 2 (2020) Vol 7, No 1 (2020) Vol 6, No 5 (2019) Vol 6, No 4 (2019) Vol 6, No 3 (2019) Vol 6, No 2 (2019) Vol 6, No 1 (2019) Vol 5, No 4 (2018) Vol 5, No 3 (2018) Vol 5, No 2 (2018) Vol 5, No 1 (2018) Vol 4, No 3 (2017) Vol 4, No 2 (2017) Vol 4, No 1 (2017) Vol 3, No 3 (2016) Vol 3, No 2 (2016) Vol 3, No 1 (2016) Vol 2, No 2 (2015) Vol 2, No 1 (2015) Vol 1, No 2 (2014) Vol 1, No 1 (2014) More Issue