cover
Contact Name
Ekonobis
Contact Email
ekonobis@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
irwansuryadi@unram.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
EKONOBIS (JURNAL EKONOMI DAN BISNIS)
Published by Universitas Mataram
ISSN : 14127601     EISSN : 26548712     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Ekonobis adalah media untuk mempublikasikan kegaiatan penelitian dalam ilmu ekonomi, diantaranya perencanaan dan pembangunan daerah, ekonomi sumber daya manusia dan ketenagakerjaan, ekonomi islam, ekonomi moneter dan perbankan, keuangan daerah, dan bisnis pariwisata.
Arjuna Subject : -
Articles 180 Documents
Analisis Kecenderungan Penduduk Lanjut Usia Berpartisipasi Dalam Pasar Kerja Di Kota Mataram Gusti Ayu Arini
Journal of Economics and Business Vol 5 No 1 (2019): Ekonobis, Maret 2019
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v5i1.27

Abstract

Fenomena bertambahnya jumlah penduduk lansia di kota Mataram dari tahun ketahun dengan usia harapan hidup yang semakin meningkat dan masih banyaknya penduduk lansia yang berpartisipasi dalam pasar kerja yang informal merubah paradigma terhadap penduduk lansia yang dipandang sebagai penduduk yang tak berdaya , sakit-sakitan dan beban dalam pembangunan menjadi penduduk yang dapat menjadi aset pembangunan.Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis pengaruh faktor pendidikan, kesehatan, status perkawinan, jumlah tanggungan, jenis kelamin dan jaminan hari tua (pensiun) penduduk lansia memilih berpartisipasi dalam pasar kerja di kota Mataram. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksplanatif dan jumlah responden 60 orang. Model analisis dalam penelitian ini menggunakan Model Regresi Logistik (MRL). Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi kesehatan lansia dan adanya jaminan hari tua atau pensiunan menjadi pertimbangan yang utama dalam memutuskan berpartisipasi dalam pasar kerja di kota Mataram, disamping variabel lain seperti pendidikan, status perkawinan, jumlah tanggungan, dan jenis kelamin. Secara umum kondisi kesehatan responden lansia di kota Mataram berada dalam kondisi sehat dengan curahan jam kerja yang cukup panjang (lebih dari 35 jam perminggu), jenis pekerjaan responden lebih banyak pada sektor informal dan pendapatan yang diterima oleh responden lansia secara rata-rata melebihi upah minimun kota Mataram .
Analisis Kebijakan Pengelolaan Buruh Migran(Studi Kasus di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat) Jalaludin; Irwan Suriadi
Journal of Economics and Business Vol 5 No 1 (2019): Ekonobis, Maret 2019
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v5i1.28

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah pekerja migran terbesar kedua di ASEAN setelah Filipina. Setiap tahun tidak kurang dari 400.000 orang meninggalkan Indonesia untuk menjadi buruh migran. Di sisi lain meskipun buruh migran memberikan kontribusi penting terhadap pengembangan ekonomi lokal maupun nasional, perhatian terhadap perlindungan buruh migrant, masih belum memadai. Akibatnya kerentanan dan resiko dalam setiap siklus migrasi semakin tinggi karena lemahnya peran pemerintah. Kajian ini mencoba untuk mengungkap sekaligus menganalisis kebijakan pemerintah daerah dalam menangani persoalan-persoalan yang terkait dengan buruh migrant serta mengidentifikasi dampak ekonomi dari pengiriman buruh migran terhadap perekonomian daerah baik dalam skala mikro maupun makro. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan Observasi, Indepth Interview dan Desk review sebagai tehnik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan daerah terkait penanganan buruh migrant baik sebelum, masa penempatan maupun setelah kembali ke daerah asal masih lemah. Rendahnya kapasitas fiskal daerah menjadi kendala utama bagi pemerintah daerah dalam mengalokasikan anggaran untuk melakukan pembinaan dan perlindungan buruh migran secara memadai serta program pemberdayaan setelah kembali ke daerah asal
Analisis Tingkat Akurasi Penetapan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP)Tanah Terhadap Nilai Pasar Di Kota Mataram Tahun 2017 Sujadi
Journal of Economics and Business Vol 5 No 1 (2019): Ekonobis, Maret 2019
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v5i1.29

Abstract

Tanah adalah salah satu harta berwujud yang memiliki nilai yang sangat cepat terpengaruh harganya olehperkembangan pembangunan, pemilik tanah atau wajib pajak harus membayar pajak bumi dan bangunan berdasarkan nilai jual objek pajak(NJOP). Penelitian ini dilakukan di Kota Mataram yang meliputi enam kecamatan dan 50 keluraham. Sampel yang digunakan sebanyak 100 SPPT dan data pasar dengan jumlah yang sama yang diperoleh dari pemilik tanah , masing masing sebanyak 20 lokasi per kelurahan.NJOPbiasanyadigunakansebagaidasarpengenaan pajak ketika adatransaksi penjualan tanahbaik bagi penjual(PPh) maupun bagi pembeli BPHTB),sedangkan harga pasar yang begitu pesat perkembangannya kadang berbeda dengan nilai NJOP. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif dengan teknik convenience sampling. Hasil yang diperoleh adalah Assesssment ratio di enam kecamatan di Kota Mataram rata rata 22,7%. Selanjutnya hasildari mean dibagi dengan median adalah 1,108 dan mean dibagi dengan weighted mean adalah 1,17>. Sedangkan COD dan COV diperoleh hasil masing-masing 52,34%dan 43,70%. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa Assessment ratio di Kota Mataram belum sesuai dengan assessment ratio yang ditetapkan serta bearada diluar interval standar IAAO
Analisis Pengalihan Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Kawasan Terbangun Di Kecamatan Sekarbela Kota Mataram Emi Salmah; Titi Yuniarti; Tuti Handayani
Journal of Economics and Business Vol 5 No 1 (2019): Ekonobis, Maret 2019
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v5i1.30

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk, 1) Menganalisis faktor – faktor apa yang menyebabkan terjadinya perubahan pemanfaatan lahan yang berada di Kecamatan Sekarbeka Kota Mataram, 2). Mengetahui seberapa besar pengaruh perubahan pemanfaatan lahan yang terjadi terhadap perekonomian masyarakat di Kecamatan Sekarbela Kota Mataram. Jenis penelitian yang digunakan adalah diskriptif. Kesimpulan yang dapat diambil adalah 1). faktor-faktor yang mempengaruhi konversi lahan pertanian menjadi kawasan terbangun di Kecamatan Sekarbera, Kota Mataram adalah ; faktor hukum, faktor fisik, faktor sosial ekonomi, faktor demografi, 2). Konversi lahan pertanian menjadi kawasan terbangun terhadap perekonomian masyarakat Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, mempengaruhi :harga lahan, mata pencaharian, pendapatan, dan produktivitas pertanian. Dari ke empat faktor tersebut maka faktor harga lahan, mata pencaharian, pendapatan dan produktivitas pertanian menjadi faktor yang paling signifikan mempengaruhi perekonomian masyarakat .
Analisis Pengaruh Kebijakan Dana Desa Terhadap Pengentasan Kemiskinan Di Kecamatan Terare Kabupaten Lombok Timur Tahun 2016-2017 Hadi Mahmudi; Muaidy Yasin; Lukman Hamim
Journal of Economics and Business Vol 5 No 2 (2019): Ekonobis, September 2019
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v5i2.31

Abstract

Penelitian ini merupakan penilitian kuantitatif deskriptif tentang kebijakan dana desadan pengentasan kemiskinan di KecamatanTerare Kabupaten lombokTimur tahun 2016-2017 dalam mendukung pelaksanaan otonomi daerah. Variabel yang digunakan dalam analisis ini adalah data Dana Desa (DD) dan data Alokasi Dana Desa (ADD) di Kecamatan Terare Kabupaten Lombok Timur tahun 2016-2017 . Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini Regresi berganda data panel. Hasil analisis regresi data panel memilih model terbaik ialah Common Effect Model, dengan varibel DD berpengaruh tidak signifikan terhadap angka kemiskinan sedangkan variabel ADD berpengaruh signifikan terhadap angka kemiskinan di Kecamatan Terara. nilai R2 Adjusted sebesar 0,519 atau 52% dari variabel kemiskinan desa di Kecamatan Terara mampu dijelaskan oleh variabel dana desa dan alokasi dana desa. Dana Desa dan Alokasi dana desa memiliki koefisien negatif, yang mana memiliki arti setiap penambahan dana desa dan alokasi dana desa akan menurunkan angka kemiskinan.
Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Dalam Rangka Pengembangan Pariwisata Melalui Pengelolaan Desa Wisata Pantai Gili Gede Sekotong Kabupaten Lombok Barat Masrun; Akhmad Jufri; M. Firmansyah
Journal of Economics and Business Vol 5 No 2 (2019): Ekonobis, September 2019
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v5i2.32

Abstract

Tujuan dari penelitian ini diharapkan tersusunnya program pemberdayaan masyarakat pesisir dalam rangka pengembangan pariwisata pada lokasi Desa Wisata Pantai dengan melibatkat masyarakat lokal. Penelitian dilakukan dengan metode survey lapangan dengan pendekatan Participatory Rural Apraisal (PRA) di Desa Gili Gede Sekotong Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan ini untuk mengidentifikasi seluruh potensi pengembangan pesisir dan laut DWP dan peluang dan kelayakan usaha dari pengusaha kecil mikro serta mengidentifikasi mental dan jiwa wirausaha dari pengusaha kecil mikro di kawasan Gili Gede. Selanjutnya dilakukan pelatihan dalam rangka untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan yang terkait dengan pengelolaan usaha kecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Berdasarkan hasil FGD untuk memecahkan permasalahan sebagai program pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan pariwisata dilakukan melalui : pengolahan sumberdaya alam secara proporsional, peningkatan sumberdaya manusia melalui pelatihan ketrampilan dan pengelolaan usaha (kewirausahaan) melalui pembinaan sikap mental/jiwa wirausaha dengan melibatkan Perguruan Tinggi, Pemda (instansi terkait), Stocholder, LSM dan Masyarakat, 2). Dari tiga bidang usaha yang dianalisis secara ekonomi menguntungkan dan juga layak/unggul dikembangkan untuk sementara di Desa Gili Gede Sekotong yaitu usaha abon ikan tongkol, ternak kambing dan usaha dagang.
Respon UMKM Kecamatan Ampenan Kota Mataram Atas Diberlakukannya Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 Mengenai Pengenaan Tarif Pajak 1% Siti Fatimah; I Dewa Ketut Yudha S; Muhammad Alwi; Yusuf Hasbullah
Journal of Economics and Business Vol 5 No 2 (2019): Ekonobis, September 2019
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v5i2.33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman dari Wajib Pajak UMKM tehadap pemberlakuan peraturan pemerintah no 46 tahun 2013 mengenai tarif pajak 1 % dari peredaran bruto, dan menganalisis respon UMKM terhadap Peraturan pemerintah tahun 2013 dengan menggunakan data kuantitatif dan kualitatif . Data diperoleh dari wancara langsung dengan mengisi kuiseuner oleh 25 responden pengusahaUMKM di Kecamatan Ampenan, selain itu juga diporeleh data kualitatif berupa informasi melalui Fokus Group Diccussion (FGD) . Metode yang digunakan dalam pemilihan responden adalah menggunakan metode purpose sampling yang dipadukan dengan dengan Snowball sampling yang disesuaikan kebutuhan dengan alasan mempunyai kharateristik yang sama diantarnya dalam hal peredaran bruto lebih kecil atau sama dengan Rp 4,8 Milyar. Di samping itu juga diperoleh dalam informasi pada Fokus Group discustion (FGD) pada waktu melakukan kegiatan pengabdian pada masyarakat sebanyak 21 peserta dari WP UMKM . Hasil penelitian menunjukan bahwa ; 1. Pada umumnya WP UMKM di Kecamatan Ampenan memahami peraturan pemerintah No 46 tahun 2013. 2. Respon Wajib pajakak UMKM terhada PP no 46 tahun 2013, ada positif dan ada yang negatif. Respon positif adalah terpenuhi asas kemudahan menghitung pajak dan respon negative adalah asas keadilan tidak terpenuhi karena WP UMKM merasa berat dalam penuhan kewajiban perpajakannya setiap bulan sehingga WP menjadi tidak patuh.
Dinamika Kependudukan Dan Dampaknya Terhadap Perubahan Lingkungan (Kasus Penambangan Batu Apung Ijobalit Kec. Labuan Haji Lombok Timur) Jalaludin; Irwan Suriadi
Journal of Economics and Business Vol 5 No 2 (2019): Ekonobis, September 2019
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v5i2.34

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari dinamika kependudukan yang terjadi terhadap perubahan lingkungan yang terjadi di Kelurahan Ijobalit Kecamatan Labuhan Haji Lombok Timur. Metode atau pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menerapkan beberapa metode pengambilan data yaitu Observasi/Pengamatan, Indepth Interview dan Focus Group Discussion (FGD). Sementara analisis data dilakukan secara dekriftif kualitatif berdasarkan informasi lapangan. Beberapa kesimpulan penting dari kajian ini adalah : 1)Penambangan batu apung muncul sebagai implikasi dari tingginya pertumbuhan penduduk yang tidak diikuti dengan peningkatan kualitas sumberdaya manusia (SDM) dan penyediaan lapangan pekerjaan yang cukup. Kondisi ini memicu tekanan terhadap lingkungan sekitar untuk dijadikan sumber penghidupan yang paling memungkinkan karena tidak membutuhkan keterampilan khusus. 2). kegiatan penambangan batu apung di Kelurahan Ijobalit Kecamatan Labuhan Haji Kabupaten Lombok Timur secara umum tergolong penambangan rakyat dimana dalam kegiatan operasinya hanya menggunakan peralatan tradisional, bahkan dilakukan secara manual. 3). kegiatan penambangan batu apung Ijobalit menggunakan sistem penambangan terbuka (open pit mining) dengan mengupas lapisan top soil (tanah penutup) yang berdampak pada penurunan tingkat kesuburan dan kerusakan struktur tanah sehingga menyebabkan tanah mudah mengalami erosi.
Analisis Efisiensi Dan Nilai Tambah Usaha Agroindustri Pengolahan Dodol Nangka (Studi Kasus Industri Rumah Tangga di Kecamatan Narmada) Suprianto; I Gusti Ayu Eka Damayanti
Journal of Economics and Business Vol 5 No 2 (2019): Ekonobis, September 2019
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v5i2.35

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya-biaya yang dikeluarkan per satu kali proses produksi dalam usaha industri pengolahan dodol nangka , tingkat efisiensi serta Nilai Tambah yang diciptakan dari pengolahan buah nangka menjadi dodol nangka. Lokasi Penelitian di Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat dengan pengambilan sampel responden sebanyak 6 responden ditentukan dengan tanpa sengaja atau cara accidental sampling. Metode pengumpulan data dengan menggunakan data primer yang dilakukan dengan menggunakan kuesioner melalui wawancara meliputi data komponen biaya produksi, jenis peralatan dan harga input. Hasil analisis menunjukkan bahwa besarnya biaya rata-rata sekali produksi pengolahan dodol nangka dari ke enam responden adalah berkisar antara Rp 209.874, yang terendah dan tertinggi sebesar Rp 490.541,64 dengan rata-rata perolehan pendapatan mencapai antara Rp 357.513,67 sampai dengan Rp 807.583 . Tingkat efisiensi dari ke enam responden menunjukkan >1 , yang berarti usaha dodol nangka layak untuk diusahakan ( angka efisiensi terendah 2,46 tertinggi 3,17 ). Sedangkan nilai tambah yang diciptakan dari pengolahan buah nangka menjadi dodol nangka dariartinya bahwa ke enam responden menunjukkan bahwa Rata-rata Nilai Tambah agroindustri olahan dodol nangka sebesar Rp 82.520 , artinya bahwa untuk setiap 1 Kg buah nangka yang diolah menjadi dodol nangka dapat memberikan penambahan nilai sebesar 82.520, ini menunjukkanbahwa produk olahan dodol nangka memiliki prospek yang baik jika dilihat dari nilai tambah yang dihasilkan.
Analisis Perkembangan Realisasi Pendapatan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat Titiek Herwanti; M. Irwan; Putu Santika
Journal of Economics and Business Vol 5 No 2 (2019): Ekonobis, September 2019
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v5i2.36

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Perkembangan Pendapatan Daerah, Realisasi Pendapatan Daerah, dan Kontribusi Dari Komponen Pendapatan Daerah Terhadap Total Pendapatan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2008 – 2017. Metode Penelitian yang dipergunakan adalah metode deskriptif. Data yang dipergunakan data sekunder dan alat analisisnya adalah analisis varians, analisis ratio keuangan dan analisis pertumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komponen Pendapatan Transfer berkontribusi tertinggi terhadap pembentukan pendapatan daerah, persentase terbesar berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Tingkat realisasi pendapatan rata – rata mencapai 96,47 persen. Tingkat realisasi terbesar berasal dari komponen Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat. Struktur pendapatan daerah provinsi Nusa Tenggara barat masih lebih banyak berasal dari transfer pemerintah pusat. Kinerja keuangan pemerintah daerah provinsi Nusa Tenggara Barat dilihat dari Derajat desentralisasi masih relatif rendah. Ratio ketergantungan tergolong tinggi kepada pemerintah pusat. Ratio kemandirian relatif baik, meski belum maksimal. Ratio efektifitas rata – rata mencapai 95,94 persen, yang mengindikasikan tergolong cukup efektif pemerintah daerah untuk memobilisasi dana yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kontribusi pendapatan daerah terhadap total penerimaan daerah provinsi Nusa Tenggara Barat sebesar 96,12 persen.

Page 8 of 18 | Total Record : 180