cover
Contact Name
Herlina
Contact Email
herlina.untad@gmail.com
Phone
+6282213291970
Journal Mail Official
herlina.untad@gmail.com
Editorial Address
PGSD, FKIP, Universitas Tadulako. Jl. Soekarno Hatta KM 9 Tondo, Mantikulore, Palu Timur Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Dikdas
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 23023945     EISSN : 26215217     DOI : -
Basic education or elementary school related to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning model, learning methods, and instructional media
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 149 Documents
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PENYEBAB BENDA BERGERAK DI KELAS I SD KECIL PANGI KECAMATAN PARIGI UTARA KABUPATEN PARIGI MOUTONG Fatmin Ma’mur
Jurnal Dikdas Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1954.035 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan  kelas yangdilaksanakan di SD Kecil Pangi, melibatkan 10orang siswa terdiri atas 4 oranglaki-laki dan 6 orang perempuanyang terdaftar pada tahun ajaran 2011/2012.Penelitian  inimenggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri  atas dua siklus. Di mana pada setiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan di kelas dan setiap siklus terdiri empat  tahap  yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tindakan siklus I diperoleh ketuntasan klasikal 60% dan daya serap klasikal 65%. Pada tindakan siklus II diperoleh ketuntasan klasikal 100% dan daya serap klasikal 90%. Hal ini berarti pembelajaran pada siklus II telah memenuhi indikator keberhasilan dengan nilai daya serap klasikal minimal 65% dan ketuntasan belajar klasikal minimal 80%. Berdasarkan nilai rata-rata daya serap klasikal dan ketuntasan belajar klasikal pada kegiatan pembelajaran siklus II, maka dapat disimpulkan bahwa perbaikan pembelajaran dengan menggunakan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas I pada pembelajaran IPA pokok bahasan penyebab benda bergerak di SD Kecil Pangi.   Kata kunci: Peningkatan Hasil belajar Siswa, Metode Demonstrasi.
IMPROVING STUDENT LEARNING OUTCOMES THROUGH THE NHT LEARNING MODEL IN FIFTH GRADE ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Nuraini Nuraini
Jurnal Dikdas Vol 7, No 2 (2019): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.02 KB)

Abstract

The problem in this study is the low value of student learning outcomes in science subjects in the fifth grade of SD Inpres 1 Tomoli. One of the factors that causes is the method of teaching that is less attractive, so the results of teaching and learning activities become less effective. researchers used the NHT type cooperative learning model to improve class student learning outcomes. This research was conducted in two cycles and each cycle consisted of two meetings. The results of the study in the first cycle with the percentage of classical completeness of 62.96% with an average value of 69.96%. The results of observation of teacher activities in the first cycle amounted to 78.26% or in the good category and the results of observations of student activities in the first cycle amounted to 81.52% or in the very good category. The results of the first cycle have not reached the Minimum Completion Criteria in this study which is 70 and the Classical Learning Criteria is 70%, so that it is continued in cycle II. In the second cycle the percentage of classical completeness was 85.18% with a score of 79.62 and the results of observation of teacher activities were 84.78% or in the very good category and the results of observations of student activities were 89.18% or in the very category well. Based on the improvement in learning outcomes, it can be concluded that by using the NHT type cooperative learning model can improve student learning outcomes in class V SD Inpres 1 Tomoli.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PKN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT (NUMBER HEADS TOGETHER) PADA SISWA KELAS V SDN 2 BORA KECAMATAN BIROMARU Nadirah Nadirah
Jurnal Dikdas Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1494.728 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan  kelas. Terdiri beberapa aspek tindakan dan pengamatan utama yaitu  peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Adapun permasalahan dalam penelitian ini yaitu rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn di Kelas V SDN 2 Bora Kecamatan Biromaru. Penelitian dilaksanakan  di SDN 2 Bora Kecamatan Biromaru, melibatkan 25 orang siswa terdiri atas 15 orang laki-laki dan 10 orang perempuan yang terdaftar pada tahun ajaran 2012/2013. Penelitian  ini  menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri  atas dua siklus. Di mana pada setiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan di kelas dan setiap siklus terdiri empat  tahap  yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tindakan siklus I diperoleh ketuntasan klasikal 60% dan daya serap klasikal 61,6%. Pada tindakan siklus II diperoleh ketuntasan klasikal 96% dan daya serap klasikal 95,2%. Hal ini berarti pembelajaran pada siklus II telah memenuhi indikator keberhasilan dengan nilai ketuntasan belajar klasikal minimal 85% dan daya serap klasikal minimal 65%. Berdasarkan nilai rata-rata daya serap klasikal dan ketuntasan belajar klasikal pada kegiatan pembelajaran siklus II, maka dapat disimpulkan bahwa perbaikan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran PKn di SDN 2 Bora Kecamatan Biromaru. Kata Kunci :  Hasil Belajar Siswa, Kooperatif tipe NHT, PKn
IMPROVING THROWING-CATCHING SKILLS OF BASEBALL GAME BY USING INQUIRY LEARNING MODEL TO THE FOURTH GRADERS OF SDN NELAYAN OF CISOLOK SUKABUMI Eti Sumiati
Jurnal Dikdas Vol 7, No 2 (2019): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.736 KB)

Abstract

This research is motivated by the low student learning outcomes in the ball throwing material. Weaknesses and mistakes that often occur are when throwing is not right on target, is too far away and too high so it is difficult to catch. The purpose of this research is to improve the ability of catching throwers in baseball games through inquiry learning models in fourth graders of SDN Nelayan of Cisolok. This type of research is classroom action research, consisting of two cycles and in each cycle there are four actions: planning, implementing actions, observing and reflecting. Data collection techniques using observation. The data analysis technique consists of 3 steps: reduction, conclusion and follow-up. Based on the description of the results of research and discussion that has been stated, it can be concluded that in the first cycle experienced completeness of 41.17% and 58.82% incompleteness. While in the second cycle experienced 87.50% completeness and 17.64% incompleteness. The amount of improvement in students' ability in throwing and catching balls from cycle I to cycle II was 46.33%. The average value achieved by students is 73.16. This has exceeded the indicator of research success by 70%, so the study was not resumed and the proposed hypothesis of action could be accepted.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD ADVENT OLOBARU KECAMATAN PARIGI SELATAN DALAM MATA PELAJARAN IPS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW Eveline Rumoroy; Bonifasius Saneba; Charles Kapile
Jurnal Dikdas Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1010.82 KB)

Abstract

Rumusan masalah penelitian ini adalah Apakah dengan Menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dalam Pembelajaran IPS Dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Advent Olobaru? Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada pembelajaran IPS dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Advent Olobaru. Jumlah siswa yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah 14 orang. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus. Rancangan penelitian mengikuti tahap penelitian yang mengacu pada modifikasi diagram Kemmis dan Mc. Taggart, yaitu 1) Perencanaan tindakan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) Observasi, dan 4) Refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi guru dan siswa, serta tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian dan analisis data,dapat disimpulkan bahwapada  siklus I diperoleh ketuntasan belajar individu 8 siswa dari jumlah 14 siswa, dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 57,14% dan daya serap klasikal sebesar 64, 28%. Siklus II diperoleh siswa yang tuntas belajar individu 12 siswa dai 14 siswa, dengan jumlah persentase ketuntasan klasikal sebesar 85,71%dan daya serap klasikal sebesar 75%. Dengan demikian, berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa  penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPSdengan pokok bahasan Peran Tokoh Pejuang Dalam Persiapan Kemerdekaan di kelas V SD Advent Olobaru. Kata Kunci : Kooperatif, Tipe Jigsaw, IPS, Hasil Belajar
PENERAPAN COOPERATIF LEARNING TIPE JIGSAW DALAM PEMBELAJARAN IPA TENTANG PESAWAT SEDERHANA SISWA KELAS V SDN NO 1 LOLI SALURAN KECAMATAN BANAWA KABUPATEN DONGGALA Dewi Dewi; Nadjamuddin Laganing; Bustamin Bustamin
Jurnal Dikdas Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1170.131 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA tentang materi pesawat sederhana di kelas V SDN No. 1 Loli Saluran melalui  penerapan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan  kelas yang dilaksanakan secara bersiklus. Hasil penelitian menunjukkan pada tindakan siklus I, jumlah siswa yang mendapatkan nilai ≥ 70 adalah 13 orang dengan presentasi 46,43 %, sedangkan siswa yang mendapatkan nilai ≤ 70 adalah 15 orang dengan presentasi 53,57 %, maka disimpulkan bahwa pembelajaran masih belum berhasil sesuai yang telah ditetapkan yakni 75 % dari jumlah siswa mendapatkan nilai ≥ 70. Dengan demikian indikator pembelajaran belum tercapai sesuai dengan harapan peneliti. Pada tindakan siklus II, jumlah siswa yang mendapatkan nilai ≥ 70 adalah 18 orang dengan presentasi 64,29 %, sedangkan siswa yang mendapatkan nilai ≤ 70 adalah 10 orang dengan presentasi 35,71 %, maka disimpulkan bahwa pembelajaran masih belum berhasil sesuai yang telah dditetapkan yakni 75 % dari jumlah siswa mendapatkan nilai ≥ 70. Pada tindakan siklus III dalam proses dan akhir pembelajaran diperoleh data sebagai berikut: (1) siswa memiliki keberanian mengemukakan ide/ pendapat pada saat diskusi kelompok, (2) siswa sangat antusias dalam menyelesaikan soal yang ada pada lembar pengamatan dan lembar tugas, dan (3) pengelolaan kelas berjalan secara optimal dan pengelolaan waktu sudah efisien, sehingga kemampuan siswa dalam menyerap dan memberikan pandangan/pendapat  sampai pada tahap yang diinginkan. Kondisi pembelajaran pada tindakan siklus II berpengaruh pada hasil tes tes formatif  siswa. Jumlah siswa yang mendapatkan nilai ≥ 70 adalah 28 orang dengan presentasi 100 %, maka disimpulkan bahwa pembelajaran berhasil sesuai yang telah dditetapkan yakni 75 % dari jumlah siswa mendapatkan nilai ≥ 70. Dengan demikian indikator pembelajaran telah tercapai sesuai dengan harapan peneliti dan dapat disimpulkan bahwa penerapan cooperative learning tipe JIGSAW dalam pembelajaran IPA tentang pesawat sederhana dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN No. 1 Loli Saluran. Kata Kunci :  Cooperatif Learning tipe Jigsaw, IPA, Peta Konsep
PENINGKATAN KEMAMPUAN SISWA KELAS V SD IMANUEL PALU MEMBACA TEKS PERCAKAPAN MELALUI METODE LATIHAN Hosiana Walenta; Gazali Gazali; Nurhaya Kangiden
Jurnal Dikdas Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1056.683 KB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini, apakah kemampuan membaca teks percakapan siswa kelas V SD Imanuel Palu dapat ditingkatkan melalui  metode latihan? Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca teks percakapan siswa kelas V SD Imanuel Palu melalui metode latihan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, teknik pengumpulan data melalui observasi dan evaluasi, sedangkan teknik pelaksanaan penelitian yaitu melalui perencanaan, pelaksanaan, orservasi, dan refleksi. Jenis data yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu: Data kualitatif diperoleh melalui hasil observasi dan data kuantitatif diperoleh melalui hasil evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: nilai rata-rata pada pratindakan yaitu 57,2. Kemudian pada siklus pertama diketahui bahwa siswa yang dinyatakan tuntas sebanyak 12 orang (48%), dan siswa yang belum tuntas sebanyak 13 orang (52%) dan nilai rata-rata 67,8. Persentase ketuntasan dan nilai rata-rata pada siklus pertama belum mencapai indikator ketuntasan yang dijadikan acuan dalam penelitian ini. Setelah dilakukan siklus kedua diketahui bahwa siswa yang tuntas sebanyak 25 orang (100%) dengan nilai rata-rata 80. Perolehan persentase ketuntasan dan nilai rata-rata pada siklus kedua telah mencapai indikator kinerja yang dijadikan acuan dalam penelitian ini, sehingga tidak dilanjutkan pada siklus berikutnya.       Kata kunci: Peningkatan,  Kemampuan, Membaca Teks Percakapan
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY PADA MATA PELAJARAN SAINS DI KELAS III SDN INPRES 5 BIROBULI Wildan Wildan; Muhammad Ali; Fatma Dhafir
Jurnal Dikdas Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (928.888 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif two stay two stray pada mata pelajaran sains di kelas III SDN inpres 5 Birobuli yang berjumlah 36 orang. Penelitian tindakan kelas ini mengikuti tahap penelitian tindakan yang tiap tahap disebut siklus. Model penelitian ini mengacu pada modifikasi diagram yang dikemukakan oleh Kemmis dan Mc. Taggart. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi topik untuk siklus I yaitu  prilaku ciri-ciri dan kebutuhan makhluk hidup. Sedangkan untuk siklus II yaitu perubahan makhluk hidup dan faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan manusia. Hasil dari pelaksanaan tindakan menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran ini baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi aktivitas siswa dan guru dalam kegiatan pembelajaran siklus I yang berada dalam kategori baik dan siklus II dalam kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tes siklus I siswa yang tuntas individu 28 orang dari 36 siswa, tuntas klasikal 77,77%. Pada siklus II, yang tuntas individu sebanyak 35 orang dari 36 siswa, sedangkan tuntas klasikal mencapai 97,22%. Berdasarkan indikator kinerja keberhasilan penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal di kelas III SDN Inpres 5 Birobuli Kata Kunci: Kooperatif, Two Stay Two Stray, Hasil Belajar, Sains
PENERAPAN MODEL INQUIRY DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS IV SDN 27 AMPANA Dg Masese Faradilla; Suleman Samsurizal; Said Irwan
Jurnal Dikdas Vol 2, No 3 (2014): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang diteliti dalam penelitian ini adalah apakah model inquiry dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajar IPA di kelas IV SDN 27 Ampana. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa  pada mata pelajaran IPA di kelas IV  SDN 27 Ampana dengan menggunakan model inquiry. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan  kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Adapun tahapan dalam penelitian ini meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini meliputi hasil belajar siswa, hasil observasi aktivitas guru dan siswa diambil dari lembar observasi kegiatan guru dan lembar observasi aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tindakan siklus I yang tuntas secara individu berjumlah 19 orang dari 30 siswa sehingga diperoleh ketuntasan belajar klasikal 63,33% dan daya serap klasikal sebesar 69,33%. Pada tindakan siklus II diperoleh ketuntasan klasikal 80% dan daya serap klasikal 76,74%. Hal ini berarti pembelajaran pada siklus II telah memenuhi indikator keberhasilan dengan daya serap klasikal minimal 65% dan ketuntasan belajar klasikal minimal 80%. Berdasarkan daya serap klasikal dan ketuntasan belajar klasikal pada kegiatan pembelajaran siklus II, maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model inquiry dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV di SDN 27 Ampana.
HUBUNGAN KEAKTIFAN DIKELAS DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KELAS V DI SDN 25 PALU Pembeu Olfin; Laganing Najamuddin
Jurnal Dikdas Vol 2, No 3 (2014): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan keaktifan dikelas Dengan Hasil Belajar Siswa pada Kelas V di SDN 25 Palu. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini yaitu penulis memberikan gambaran secara jelas dan rinci mengenai hubungan keaktifan dengan prestasi belajar siswa pada kelas V di SDN 25 Palu Kecamatan Palu Timur. Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek dan subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik untuk di pelajari dan kemudian ditarik kesimpulan. Populasi dalam penelitian ini adalah Siswa kelas V di SDN 25 Palu Kecamatan Palu Timur, yang berjumlah 21 siswa. Berdasarkan hasil pengamatan diperoleh data bahwa pengamatan aktivitas siswa, yang berada pada kategori sangat baik sebanyak 6 orang siswa, dan yang berada pada kategori baik sebanyak 15 siswa. Berdasarkan data hasil nilai rapor siswa masih terdapat 4 orang siswa yang memperoleh prestasi belajar yang belum mencapai ketuntasan, dengan peroleh nilai rata-rata hasil belajarnya, yaitu 55, 57, Bahwa tingkat keaktifan siswa dalam kegiatan pembelajaran, memiliki hubungan yang sangat erat dengan pencapaian prestasi belajar siswa. Hal ini terlihat pada Presentase keaktifan siswa yang tinggi, memiliki hubungan dengan prestasi belajar siswa yang tinggi. Apabila siswa berada pada kategori cukup dan kurang, maka akan terlihat prestasi belajar yang rendah pula. Dengan demikian penulis menyimpulkan bahwa hubungan keaktifan siswa dalam kelas dapat meningkatkan prestasi  belajar siswa di SDN 25 Palu.

Page 8 of 15 | Total Record : 149