cover
Contact Name
Herlina
Contact Email
herlina.untad@gmail.com
Phone
+6282213291970
Journal Mail Official
herlina.untad@gmail.com
Editorial Address
PGSD, FKIP, Universitas Tadulako. Jl. Soekarno Hatta KM 9 Tondo, Mantikulore, Palu Timur Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Dikdas
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 23023945     EISSN : 26215217     DOI : -
Basic education or elementary school related to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning model, learning methods, and instructional media
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 149 Documents
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA TENTANG PEMBUATAN KOLASE DALAM MATERI SENI RUPA PADA PEMBELAJARAN SBK KELAS III DENGAN METODE LATIHAN TERBIMBING DI SDN NO. 1 LOLI TASIBURI Meifianti Fianti; Huber Yaspin Tandi; Andi Imrah Dewi
Jurnal Dikdas Vol 3, No 3 (2015): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meifianti (2015), Meningkatkan Hasil Belajar Siswa tentang Pembuatan Kolase dalam Materi Seni Rupa Pada Pembelajaran SBK Kelas III dengan Metode Latihan Terbimbing di SDN No.1 Loli Tasiburi. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Jurusan Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako. Pembimbing (1), Huber Yaspin Tandi Pembimbing (II) Andi Imrah Dewi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dalam membuat kolase pada siswa kelas III di SDN No.1 Loli Tasiburi melalui penerapan metode latihan terbimbing pada mata pelajaran SBK khususnya materi tentang seni rupa. Rumusan masalah yang diajukan yaitu apakah dengan menggunakan metode Latihan terbimbing  dapat meningkatkan hasil belajar dalam materi kolase pada pembelajaran Seni rupa di SDN No. 1 Loli Tasiburi? Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Adapun tahapan dalam penelitian ini meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini melputi hasil observasi aktivitas guru dan siswa diambil dari lembar observasi kegiatan guru dan lembar observasi aktivitas siswa serta data hasil belajar yang diambil dari tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada siklus I, pengamat melihat aktivitas siswa masuk dalam kategori penilaian cukup dan aktivitas guru masuk dalam kategori penilaian baik. Pada tindakan siklus II pengamat melihat rata-rata aktivitas siswa dan aktivitas guru sudah masuk dalam kategori penilaian sangat baik. Sedangkan untuk hasil belajar siswa pada tindakan siklus I daya serap klasikal mencapai  48,71%, sedangkan pada tindakan siklus II daya serap klasikal mencapai  84,93%. Berdasarkan data yang diperoleh pada pelaksanaan tindakan, terjadi peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan metode latihan terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran SBK khususnya materi seni rupa di kelas III SDN No.1 Loli Tasiburi mendapatkan hasil yang baik.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA MELALUI METODE EKSPERIMEN DI KELAS IV SD NURUL ISLAM NUPABOMBA Anjas Anjas; Yusuf Kendek; Yusdin Bin Gagaramusu
Jurnal Dikdas Vol 3, No 3 (2015): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anjas (2014). Meningkatkan Hasil Belajar Siswa kelas IV Pada Mata Pelajaran IPA Melalui Metode Eksperimen di Kelas IV SD Nurul Islam Nupabomba . Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Jurusan Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako. Pembimbing (I) Yusuf Kendek Pembimbing (II) Yusdin B.M. Gagaramusu Penelitian penerapan Metode Eksperimen untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada pembelajaran IPA di Kelas IV SD Nurul Islam Nupabomba ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA melalui metode Eksperimen di Kelas IV SD Nurul Islam Nupabomba Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan  kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Adapun tahapan dalam penelitian ini meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini meliputi hasil belajar siswa, hasil observasi aktivitas guru dan siswa diambil dari lembar observasi kegiatan guru dan lembar observasi aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tindakan siklus I diperoleh 11 orang siswa tuntas dari 19 jumlah siswa dengan persentase ketuntasan klasikal mencapai 57,89% dan daya serap klasikal adalah 64,21%. Hasil tersebut bila dibandingkan dengan nilai rata-rata sebelum tindakan yaitu sebesar 56,97%, terdapat peningkatan setelah menerapkan pembelajaran dengan metode eksperimen, karena ketuntasan klasikal belum mencapai 80% sehingga peneliti perlu melanjutkan ke siklus II. Sementara hasil yang diperoleh pada siklus II jauh lebih baik daripada hasil yang diperoleh pada siklus I. Dari analisis hasil belajar siklus II, diketahui bahwa semua siswa tuntas dengan persentase ketuntasan klasikal mencapai 100% dan daya serap klasikal mencapai 88,42%. maka dapat disimpulkan bahwa perbaikan pembelajaran dengan menggunakan Metode Eksperimen dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas IV Nurul Islam Nupabomba
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK PADA PENDEKATAN PAIKEM DI KELAS 1 SD NEGERI BOBO Nimsing Nimsing; Huber Yaspin Tandi; Sutji Rochaminah
Jurnal Dikdas Vol 3, No 3 (2015): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilakukan berdasarkan pada hasil observasi yang dilakukan pada siswa kelas I SDN Bobo terhadap hasil pembelajaran Tematik, dimana hasil observasi menunjukkan masih adanya kekurangan-kekurangan dalam proses pembelajaran sehingga menyebabkan rendahnya prestasi belajar siswa. Kesulitan yang dirasakan siswa dalam mengikuti pembelajaran Tematik, karena siswa terlalu banyak dituntut untuk menghafal dan proses pembelajaran yang dilakukan jarang melibatkan siswa secara aktif, sehingga membuat siswa merasa pembelajaran yang dilakukan kurang menarik minat siswa untuk belajar. Berdasarkan hal ini, maka peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan Model Pembelajaran Pendekatan Paikem pada pembelajaran Tematik. Pada pelaksanaan siklus satu, hasil belajar siswa kurang memuaskan terlihat dari 23 orang siswa yang mengikuti pembelajaran ada 11 orang siswa yang belum tuntas. Ini membuat peneliti melakukan refleksi terhadap penelitian yang dilaksanakan sehingga peneliti menemukan beberapa hal yang akan diperbaiki pada pelaksanaan siklus dua. Pelaksanaan siklus dua memberikan hasil yang baik, dimana aktifitas guru dan siswa yang diamati menggunakan lembar observasi memperlihatkan bahwa peran guru dan siswa dalam proses pembelajaran amat baik, sehingga hasil belajar yang diperoleh siswa cukup baik. Dari 23 orang siswa yang mengikuti proses pembelajaran ada 21 orang siswa tuntas dan hanya 2 orang siswa yang belum tuntas dengan persentase KBK 91,30 %. Ini menunjukan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Pendekatan Paikem dapat meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Tematik di kelas I SDN Bobo.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER PADA SISWA KELAS V SD INPRES TAVANJUKA (dibimbing oleh Herlina dan Hasdin) Orpalina Orpalina
Jurnal Dikdas Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1645.635 KB)

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar PKn siswa kelas V SD Inpres Tavanjuka. Alternatif pemecahan masalah adalah pemanfaatan pembelajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together. Penelitian ini dilakukan bersiklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Inpres Tavanjuka yang berjumlah 37 orang yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 24 siswa perempuan. Data dikumpulkan melalui lembar aktivitas siswa dan guru (observasi), tes hasil tindakan, wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa dan guru mengalami peningkatan yang cukup berarti dari siklus I ke siklus II. Tes hasil tindakan siklus I diperoleh ketuntasan klasikal  59,46% dan pada siklus II terjadi peningkatan yang signifikan pada ketuntasan belajar yaitu 91,89%. Hal ini menunjukkan persentase peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 32,43%. Hasil daya serap klasikal pada siklus I adalah 70,59% dan siklus II daya serap klasikal adalah 80,81% hal ini menunjukkan persentase peningkatan hasil belajar PKn dari siklus I ke siklus II sebesar 10,22%. Berdasarkan indikator kinerja, maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together yang dilakukan dalam pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar PKn pada siswa kelas V SD Inpres Tavanjuka.Kata Kunci: Hasil Belajar, Kooperatif Tipe Numbered Heads      Together
DEVELOPMENT OF A COMPUTER-BASED PICTURE MEDIA IN LESSON IPS CLASS V SDN GADDONG I BONTOALA MAKASSAR Muhammad Ikhsan; Syarifuddin Sida; Abd Azis Muslimin
Jurnal Dikdas Vol 7, No 2 (2019): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.576 KB)

Abstract

This research aims to develop computer-based image media. The subjects of this study were students and teachers of grade V of SD Negeri Gaddong I, Bontoala District, Makassar City who had carried out the development of computer-based image media. The development model used in this study was the Dick & Carey Development Model which consisted of 5 stages: (1) needs analysis, (2) product development design stage, (3) product development stage, (4) product evaluation and revision stage, (5) final product. Data The results of the study were analyzed with descriptive methods showing that the computer-based image media is valid and effective. Thus, the results of this study can be used and developed in the process of learning specifically on students of Gaddong I Elementary School, District of Bontoala, Makassar City. As the implications obtained from this study, it is recommended that researchers interested in developing further research be expected to examine the limitations of this study.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SDN 9 MAMBORO PADA MATA PELAJARAN IPA MELALUI METODE DEMONSTRASI Wahdania Wahdania; Lestari MP. Alibasyah; I Wayan Darmadi
Jurnal Dikdas Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1275.416 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 9 Mamboro pada mata pelajaran IPA  melalui metode demonstrasi. Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajatan IPA dengan nilai rata-rata yaitu 6,0. Penelitian ini adalah Penelitan Tindakan Kelas (PTK). Materi yang diajarkan mengenai Gaya dengan melibatkan objek penelitian sebanyak 17 siswa. 9 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan pemberian tes hasil belajar. Pada siklus I, yakni siswa yang tuntas sebanyak 10 orang dari 17 siswa atau presentase ketuntasan klasikal sebesar 58,82 % serta aktiviatas siswa dan guru dalam kategori baik. Pada siklus II  siswa yang tuntas sebanyak 16 orang dari 17 siswa dan diperoleh ketuntasan klasikal sebesar 94,11 %, serta aktivitas siswa dan guru dalam kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 9 Mamboro pada Mata Pelajaran IPA.Kata Kunci : Hasil Belajar, Metode Demostrasi
Penerapan Make A Match Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SDN Inpres 3 Tondo Ein Berkat; Kasmudin Mustapa
Jurnal Dikdas Vol 7, No 1 (2019): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.427 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match Pada pembelajaran IPA dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Inpres 3 Tondo. Jumlah siswa yang menjadi subjek dalam penelitian adalah 20 orang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Tahapan rancangan penelitian mengacu pada diagram Kemmis dan Mc. Taggart, yaitu Perencanaan, pelaksanaan tindakan, Observasi, dan Refleksi. Tehnik pengumpulan data yang digunakan ada dua yaitu lembar observasi guru dan siswa, serta tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian dan analisis data, diketahui bahwa pada siklus I diperoleh ketuntasan belajar individu 13 dari 20 siswa, dengan presentase ketuntasan klasikal sebesar 65% dan daya serap klasikal 63,5%. Dan hasil aktivitas siswa 84,18% dengan kategori baik serta hasil observasi aktivitas guru 83,33% dengan kategori baik. Siklus II diperoleh siswa yang tuntas 18 orang siswa dari 20 siswa, dengan presentase ketuntasan klasikal 90% dan daya serap klasikal 82,5%. Serta hasil observasi aktivitas siswa 93,18% dengan kategori sangat baik dan hasil observasi aktivitas guru 93,75% dengan kategori sangan baik. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA dengan pokok bahasan materi tentang Sumber Daya Alam di kelas V SD Inpres 3 Tondo
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA SISWA KELAS IV SDN 1 GIMPUBIA Bustaman Asis
Jurnal Dikdas Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.025 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan  kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 1 Gimpubia pada mata pelajaran IPS dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw. Terdiri beberapa aspek perlakuan dan pengamatan utama yaitu  peningkatan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw. Penelitian  ini  menggunakan desain penelitian Kemmis dan McTaggart yang terdiri  atas dua siklus dan setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan  di SDN 1 Gimpubia dengan melibatkan 16 orang siswa terdiri atas 6 orang laki-laki dan 10 orang perempuan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tindakan siklus I diperoleh ketuntasan klasikal 50% dan daya serap klasikal 65,25%. Pada tindakan siklus II diperoleh ketuntasan klasikal 93,75% dan daya serap klasikal 71,75%. Hal ini berarti pembelajaran pada siklus II telah memenuhi indikator keberhasilan dengan nilai daya serap klasikal minimal 70% dan ketuntasan belajar klasikal minimal 80%. Berdasarkan nilai rata-rata daya serap klasikal dan ketuntasan belajar klasikal pada kegiatan pembelajaran siklus II, hasil penelitian bahwa perbaikan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada pembelajaran IPS di SDN 1 Gimpubia. Kata –kata Kunci :    Hasil belajar; IPS; Pembelajaran Kooperatif  Tipe Jigsaw
Inquiring Minds Want To Know Untuk Meningkatkan Hasil Belajar SDN Inpres 3 Tondo Danti Angraeni; Rizal Rizal
Jurnal Dikdas Vol 7, No 1 (2019): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.173 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS melalui penggunaan strategi Inquiring Minds Want to Know di Kelas V SDN Inpres 3 Tondo. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak dua siklus, setiap siklus terdiri dari 4 fase yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian yaitu siswa kelas V SDN Inpres 3 Tondo dengan jumlah 24 orang siswa, yang terdiri dari 16 orang siswa laki-laki dan 8 orang perempuan. Sumber data yaitu tes awal dan tes akhir tindakan pembelajaran, yang mencakup observasi aktivitas guru dan siswa. hasil tindakan siklus I diperoleh ketuntasan belajar klasikal sebesar 66,67% dengan nilai rata-rata 69,83% hasil tindakan siklus II diperoleh ketuntasan belajar klasikal 95,83% dengan nilai rata-rata 85%. Hasil observasi aktivitas guru siklus I memperoleh persentase 84,09% dan meningkatkan pada siklus II dengan prensetase 66,67% dan pada siklus II meningkat dengan prsentase 80,56%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan strategi Inquiring minds want to know dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS di kelas V SDN Inpres 3 Tondo
MENINGKAT MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS DI KELAS IV SDN NO. 3 TONDO Ifrida Ifrida
Jurnal Dikdas Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1026.119 KB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah ada peningkatan motivasi  belajar siswa kelas IV SDN NO.3 Tondo dengan menggunakan metode Tanya jawab. Dengan tujuan menggambarkan motivasi belajar siswa kelas IV SDN NO.3 Tondo Kecamatan Sirenja dalam pelajaran IPS melalui penggunaan metode Tanya jawab. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa cara untuk mengumpulkan, mengolah, dan menganalisa data, untuk mengolah data yang objektif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan evaluasi. Setting penelitian ini di laksanakan di SDN NO. 3 Tondo Kecamatan Sirenja dengan jumlah 33 orang siswa. Data yang diperoleh adalah data kuantitatif dan data kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari hasil tes belajar siswa. Sedangkan data kualitatif diperoleh dari hasil observasi guru dan motivasi siswa dalam kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan metode tanya jawab. Berdasarkan hasil observasi siswa diperoleh dalam penelitian ini menunjukan bahwa pada observasi sebelum tindakan banyak siswa yang meningkat motivasinya  9 orang dengan persentase 27,27 %, siklus I banyak siswa yang meningkat 14 orang dengan persentase 42,42 %. Karena belum mencapai 80 % siswa yang meningkat maka penelitian ini dilanjutkan dengan siklus II siklus ini banyak siswa yang meningkat 29 orang dengan persentase 87,87 %. Berdasarkan banyak siswa yang meningkat tersebut dapat disimpulkan bahwa dalam penggunaan metode tanya jawab pada pelajaran IPS di kelas IV dapat meningkatkan motivasi belajar siswa di SDN No. 3 Tondo.Kata kunci       : Metode Tanya jawab dan Motivasi Belajar.

Page 9 of 15 | Total Record : 149