cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Studi Sosial Program Pascasarjana P-IPS
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 245 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Dapriansyah Dapriansyah; R. Gunawan Sudarmanto; Eddy Purnomo
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 1, No 4 (2013): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research used quantitative approach. To collecting the data used questionnaire and documentation. To evaluate the hypothesis, the research used simple regression analysis and multiple regression analysis. Population of research learners about 130 learners by sampling random technique and sample 97 learners. The result of research there is positive influence and learner perception about teaching method of teacher through social science study ambition significantly, positive influence and school condition through social science study ambition significantly, positive influence and emotional management through social science study ambition significantly, positive influence and study ways through social science study ambition significantly, positive influence and learners perception about teaching method of teacher, school condition, emotional management, and study ways together through social science study ambition.Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Untuk menguji hipotesis penelitian dengan menggunakan analisis regresi sederhana dan analisis regresi berganda. Populasi penelitian ini adalah peserta didik sejumlah 130 dengan jumlah sampel 97 peserta. Hasil penelitian terdapat pengaruh positif dan signifikan persepsi peserta didik tentang metode mengajar guru terhadap minat belajar IPS, terdapat pengaruh positif dan signifikan iklim sekolah terhadap minat belajar IPS, terdapat pengaruh positif dan signifikan pengelolaan emosi terhadap minat belajar IPS, terdapat pengaruh positif dan signifikan cara belajar terhadap minat belajar IPS, terdapat pengaruh positif dan signifikan persepsi peserta didik tentang metode mengajar guru, iklim sekolah, pengelolaan emosi dan cara belajar secara bersama-sama terhadap minat belajar IPS.Kata kunci:  persepsi peserta didik, iklim sekolah, pengelolaan emosi, cara belajar, minat belajar IPS
PEMBELAJARAN IPS BERBASIS MULTIPLE INTELLIGENCE UNTUK PENINGKATAN KOMPETENSI INTELEKTUAL DAN SOSIAL Zainul Mubtadiin; Darsono Darsono; Herpratiwi Herpratiwi
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lack of intellectual and social competence of students form the basis of this research. This research  aims to analyze the social studies learning based multiple intelligence in improving students' intellectual and social competence eighth grade junior Darul Ulum Sekampung.  The approach of this study is action research with three cycles. The first cycle with PPKB-Cooperative Learning Models, The Second cycles with PPKB-CTL models, and the third cycles with PPKB-dramatic models. The data collection tool include: testing, observation and questionnaires attitude. Data were analyzed by descriptive qualitative. Results of this study show that there is an increase of 91% intellectual competence and there is an increasing social competence as big as 88% to 91% consistency in cycle three. Keyword: multiple intelligence, kompetensi intelektual, sosial
PENGEMBANGAN MEDIA FILM KARTUN PADA MATA PELAJARAN EKONOMI Fatma Rossa; Pargito Pargito; R Gunawan Sudarmanto
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to develop learning media cartoon movies in economics and tested the effectiveness by comparing the pre test and post test average score of learning result between experimental class and control class. This research began with need assessment, the development of learning media and product test on students. From the result of research development, it can be concluded: the result of need assessment made the writer to develop cartoon movie media in economics, economics learning in experimental class which was given treatment by using cartoon movie media was more effective than control class which was not given  cartoon movie media, based on the result of t test, the effectiveness formula and classical accomplishment comparison that cartoon movie media on economics could be stated effective.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran film kartun pada mata pelajaran ekonomi serta menguji efektifitas dengan membandingkan rata-rata nilai pre-test dan post-test hasil belajar ekonomi antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian ini diawali dengan need asessment, pengembangan media pembelajaran dan pengujian produk pada peserta didik. Hasil penelitian need assesment mengugagah peneliti untuk mengembangan media film kartun pada mata pelajaran ekonomi, pembelajaran ekonomi pada kelas eksperimen yang diberi perlakuan dengan menggunakan media film kartun lebih efektif dari pada kelas konrol yang tidak menggunakan media film kartun, hasil perhitungan uji t, rumus efektifitas dan perbandingan ketuntasan klasikal menunjukan bahwa media film kartun pada mata pelajaran ekonomi dapat dikatakan efektif. Kata kunci: ekonomi, media film kartun, pengembangan 
PENGGUNAAN DISKUSI KELOMPOK BERBASIS INTERNET UNTUK MENINGKATKAN SIKAP NASIONALISME DAN PENGETAHUAN KESEJARAHAN Heri Wahono; Darsono Darsono; Hendry Susanto
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aimed of this research is to describe the method of learning by using Internet-based discussion groups in schools to increase the  students' attitudes nationalism in teaching history and describing the increase in the students historical  knowledge. This research is a classroom action research (CAR), which consists of three cycles, each cycle consisting of four activities include planning, implementation, observation, and reflection. Data collection techniques used observation, questionnaires, and tests. Based on the results showed that the use of Internet-based discussion group  accompanied by images of nationalism can increase the students' attitudes and historical knowledge.Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan metode pembelajaran dengan menggunakan diskusi kelompok berbasis internet (hotspot) di sekolah untuk meningkatkan sikap nasionalisme siswa dalam pembelajaran sejarah dan sekaligus mendeskripsikan peningkatan pengetahuan kesejarahan siswa. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan pada 36 siswa kelas XII.IPS.4  semester ganjil di SMA Negeri 5 Bandar Lampung tahun pelajaran 2012 / 2013. Metode dalam penelitian ini Penelitian Tindakan Kelas dengan 3 siklus, pada setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan lembar observasi, angket dan tes hasil belajar. Berdasarkan data-data dari hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan diskusi kelompok berbasis internet dapat meningkatkan sikap nasionalisme siswa dan pengetahuan kesejarahan.Kata kunci: diskusi, sikap, prestasi
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN NILAI ANAK DENGAN FERTILITAS PASANGAN PERKAWINAN USIA MUDA Apriyanti Apriyanti; Darsono Darsono; Trisnaningsih Trisnaningsih
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research aims to know the relation of education level with fertility, relation of childrens value with fertility and relation of educations level,childrens value and first age marriage with fertility.The method used in the research is survey method. The population in this research are 250 respondents with a total sample of 125 respondents, taken with the random sampling technique. Data collection techniques used were questioners, interviews and observation. To outher using SPSS.The approach of the research is quantitative research with survey method. Data analysis is using multiple correlation with 95% significance. The result of research shows that there is a relation of educations level, childrens value and first age marriage with fertility F count (23,782) F table (2,679), there is a relation of educations level, childrens value and first age marriage with fertilty.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan dengan jumlah anak lahir hidup, hubungan nilai anak dengan jumlah anak lahir hidup, hubungan usia kawin pertama dengan jumlah anak lahir hidup dan hubungan tingkat pendidikan, nilai anak dan usia kawin pertama dengan jumlah anak lahir hidup. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Populasi berjumlah 250 pasangan perkawinan usia muda dengan jumlah sampel sebanyak 125 wanita pasangan perkawinan usia muda yang diambil dengan teknik random sampling jenis simple random sampling dengan metode undian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, wawancara terstruktur dan observasi.Analisis data menggunakan korelasi ganda dengan signifikansi 95%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif tingkat pendidikan, nilai anak dan usia kawin pertama dengan jumlah anak lahir hidup diperoleh nilai F hitung (23,782) Ftabel (2,679). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan negatif tingkat pendidikan, nilai anak dan usia kawin pertama dengan jumlah anak lahir hidup.Kata kunci: fertilitas, nilai anak, tingkat pendidikan
KOMPARATIF HASIL BELAJAR IPS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN MEMPERHATIKAN KEMAMPUAN MENGELOLA EMOSIONAL Siswati Handayani; Darsono Darsono; Tedi Rusman
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed at finding out;1).Interaction between models of cooperative learning, the ability to manage emotional and learning result,2) Differences learning result the model of TGT and TAI,3) Differences learning result that have the ability to manage high progess and low emotional,4)Differences learning result are model TGT and TAI who have the ability to manage the high emotional,5)Difference in learning result model TGT and TAI who have the ability to manage low emotional. Based on data analysis results are;1).There was interaction between models of cooperative learning, the ability to manage emotional and learning result,2).There is difference of TGT and TAI learning result of ability to manage emotional high and low ability students manage emotional,3)There is differences between ability to manage the high emotional and low emotional of learning result that used both TGT and TAI,4).There is a differences in average learning result TGT and TAI model who have the ability to manage emotional,5).There is a differences in average learning result TGT and TAI model who have the ability to manage emotional,6)which model is more effective between the TGT and for the subject of social studiesKeywords:  cooperative learning model , the ability of student’s emotional management, learning result 
PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY DAN SNOWBALL THROWING TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS Apriliani Rahmawati; Pargito Pargito; Darsono Darsono
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 1, No 5 (2013): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze differences of students critical thinking skills in social studies (Two Stay Two Stray and Snowball Throwing). The method used is the quasi-experimental design to provide treatment to different classes. The result showed that there are differences of students’ critical thinking skills in social studies (Two Stay two Stray and Snowball Throwing) learning models and initial ability (high and low), there are differences in students’ critical thinking skills in social studies which the learning used Two Stay two Stray and Snowball Throwing without regarding to students initial ability, there are differences in students’ critical thingking skills that have high and low initial ability without considering the learning model, there is an interaction between the learning with initial ability of the students critical thinking skills.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kemampuan berfikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS antarmodel pembelajaran (Two Stay Two Stray dan Snowball Throwing). Metode yang digunakan yaitu menggunakan rancangan eksperimen semu dengan memberikan perlakuan pada dua kelas yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan kemampuan berfikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS antarmodel pembelajaran (Two Stay Two Stray dan Snowball Throwing)  dan antar kemampuan awal (tinggi dan rendah), ada  perbedaan kemampuan berfikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS yang pembelajarannya menggunakan pembelajaran Two Stay Two Stray dan Snowball Throwing  tanpa memperhatikan kemampuan awal siswa, ada perbedaan kemampuan berfikir kritis pada mata pelajaran IPS yang memiliki kemampuan awal tinggi  dan rendah tanpa mempertimbangkan model pembelajaran, ada interaksi antara model  pembelajaran dengan kemampuan awal  terhadap  kemampuan berfikir kritis.Kata kunci: kemampuan berfikir kritis, snowball throwing, two stay two stray
PERUBAHAN PERILAKU BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PKn MENGGUNAKAN MODEL PERTEMUAN KELAS Umi Tarsih; Sudjarwo Sudjarwo; Adelina Hasyim
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this study is to examine the changes of students’ behavior in civic education learning by using class meeting model in order to become good and responsible citizens. This study is a classroom action research that conducted in four cycles with a class meeting model. This study results show that the changes in students’ behavior with class meeting model has been pursued through the planning, action, observation, reflection and revision. The research shows that there is an increasing of the students’ behavior changes at each cycle. Behavioral changes actions performed through increasing independent problem solving skills as well as groups of students as an experts team who able to provide an explanation, and students as a team member in a group get around to the other experts team to be able to informal discussion with an experts team so that each student is responsible for the task.Penelitian bertujuan mengkaji perubahan belajar siswa dalam pembelajaraan PKn dengan model pertemuan kelas agar menjadi warga negara yang baik dan bertanggungjawab. Penelitian ini merupakan penelitan tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 4 siklus dengan model pertemuan kelas. Hasil penelitian menunjukkan perubahan perilaku belajar siswa dengan model pertemuan kelas telah ditempuh melalui tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi dan revisi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan perubahan perilaku belajar pada setiap siklus. Tindakan perubahan perilaku dilakukan dengan menumbuhkan keterampilan pemecahan masalah secara mandiri maupun kelompok  yaitu siswa sebagai tim ahli mampu memberikan penjelasan, dan siswa sebagai anggota tim secara berkelompok berkeliling ke tim ahli yang lain agar mampu berdiskusi bersama tim ahli, sehingga setiap siswa bertanggungjawab terhadap tugasnya.Kata kunci: desain pembelajaran, perilaku belajar, pertemuan kelas, perubahan perilaku belajar, pkn 
PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN PRESTASI BELAJAR IPS Agus Pujianto; Darsono Darsono; Pujiati Pujiati
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 1, No 4 (2013): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to apply inquiry learning that can increase student’s critical thinking ability and student’s learning achievement. To increase student’s critical thinking ability and student’s learning achievement with classroom action research by using inquiry learning. The data collecting technique was through observation, questionnaire and written test. Based on the observation and the questionnaire of critical thinking ability the students got an increase in each cycles. Based on the result of written test it was known that students’ learning achievement got an increase that in cycle 1 the percentage of completion reached 51,85 %, after the application of cycle 2 the percentage of completion reached 70,37% and after the application of cycle 3 the percentage of completion reached 92,59%.Tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan pembelajaran inkuiri yang dapat meningkatkan  kemampuan berpikir kritis siswa dan prestasi belajar siswa. Untuk meningkatakan kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar siswa dengan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan pembelajaran inkuiri. Teknik pengumpulan data dengan observasi, angket dan tes tertulis. Berdasarkan observasi dan angket  kemampuan berpikir kritis siswa mengalami  peningkatan untuk setiap siklusnya.  Berdasarkan hasil tes tertulis diketahui prestasi belajar siswa mengalami peningkatan yaitu  pada saat siklus 1 persentase ketuntasan mencapai 51,85 %, setelah pelaksanaan tindakan pada siklus 2 persentase ketuntasan mencapai 70,37 % dan setelah pelaksanaan tindakan siklus 3 persentase ketuntasan mencapai 92,59 %.Kata kunci: pembelajaran inkuiri, kemampuan berpikir kritis, prestasi belajar
INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN IPS UNTUK PENGAMALAN NILAI MORAL SISWA Dadang Purwatmaja; Sudjarwo Sudjarwo; Pargito Pargito
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to investigate teacher’s attempts to build student’s characters, the integration of character education into social learning, and supporting and hindering factors in the process of building student’s characters. This study employed the qualitative descriptive method involving a variety of procedures. The result in the classrooms are conducted, first, by integrating character education into social science learning. The methods that have effects on learning are the lecturing and disccutions methods, because  the students ore motivated by a variety of medhods. Meanwhile, the programs outside the classrooms are conducted throught a variety of activities, such as intracurricular and extracurricular activities.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru dalam pembentukan karakter siswa, bagaimana mengintegrasikan pendidikan karakter dalam pembelajaran IPS, dan melihat faktor pendukung dan penghambat dalam proses pembentukan karakter siswa. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, deskriptif dengan berbagai macam prosedur. Hasil penelitian ini adalah guru mengupayakan pembentukan karater siswa, dengan melakukan berbagai macam program antara lain diadakan oleh kepala sekolah kepada guru, oleh guru kepada siswa. Metode yang berpengaruh dalam pembelajaran tersebut adalah ceramah dan diskusi, karena dengan metode yang bervariasi siswa termotivasi sedangkan diluar kelas dilakukan dengan berbagai macam program antara lain kegiatan intrakurikuler dan ektrakurikuler.Kata kunci: integrasi, karakter, nilai moral

Page 2 of 25 | Total Record : 245