cover
Contact Name
Bayu Saputra
Contact Email
bayudesmonn@gmail.com
Phone
+628992290175
Journal Mail Official
bayudesmonn@gmail.com
Editorial Address
Pendidikan Kimia, FKIP Universitas Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia (JPPK)
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23021772     EISSN : 27149595     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/jppk
Core Subject : Science, Education,
Focus and Scope Assessment and evaluation of chemistry learning Chemistry learning technology and innovation Chemistry learning based on Problem Solving, SiMaYang, PJBL, Didactic, Lesson Study, Discovery Learning, etc. HOT-based chemistry learning Inquiry-based learning includes inquiry, structured, controlled and guided strategies. Integrated chemistry learning The Scientific Approach includes the scientific method as an ongoing method; Blended learning
Articles 780 Documents
PENGEMBANGAN E-BOOK INTERAKTIF BERBASIS REPRESENTASI KIMIA PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT Fajar Arrasyid; Nina Kadaritna; Lisa Tania
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.229 KB)

Abstract

This study aimed to develop and describe the characteristic, the teacher and students responses, constraints and supporting factors on developing interactive e-book based on chemical representation. This study used RD method by Borg Gall which interactive e-book based on chemical representation as research subjects. Based on expert judgment in validity testing, this e-book wasin very high level for content suitability and attractiveness aspect. The teachers responses to those aspects was in very high level. The students responses to attractiveness aspect also in very high level with positive responses from teacher and students. Based on the result, this e-book was valid and feasible to be used.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, mendeskripsikan karakteristik e-book, respon guru dan siswa terhadap e-book interaktif berbasis representasi kimia, kendala-kendala dan faktor pendukung pengembangan e-book. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan menurut Borg Gall dengan subyek penelitian yaitu e-book interaktif berbasis representasi kimia. Berdasarkan hasil validasi ahli terhadap e-book yang dikembangkan, diperoleh kategori sangat tinggi pada aspek kesesuaian isi dengan kurikulum dan aspek kemenarikan. Hasil respon guru terhadap kedua aspek tersebut memiliki kategori sangat tinggi. Hasil respon siswa terhadap aspek kemenarikan dari segi desain, perpaduan warna, gambar, dan animasi juga memiliki kategori sangat tinggi dengan respon positif yang diberikan dari guru dan siswa. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan e-book hasil pengembangan valid dan layak untuk digunakan.Kata Kunci: E-book, larutan elektrolit dan nonelektrolit, representasi kimia.
Efektivitas LKS Berbasis Multipel Representasi dalam Meningkatkan Penguasaan Konsep Materi Larutan Elektrolit-Non Elektrolit Dewi Yuliana; Ratu Betta Rudibiyani; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.351 KB)

Abstract

This research was aimed to describe the effectiveness of students worksheets in improving concept mastery on electrolyte/non electrolyte topic. This research used quasi experimental method with Non Equivalent (pretest-posttest) Control Group Design. The Population in this research were students of class X MIA A and X MIA B at MA Al-Fatah Natar for 2017-2018 academic years. The sample in this research were students of class X MIA A and X MIA B that was taken by total sampling technique. The instruments in this research were students worksheets based on multiple representation and conventional, pretest-postest questions, and activity assessment sheets and teachers skills in managing learning. n-Gain test were used as data analysis technique. The results showed that any different between experiment class and control class. Based on them, student worksheet based on multiple representation was effective to increase concept mastery on electrolyte/ non electrolyte topic. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas LKS berbasis multipel representasi dalam meningkatkan penguasaan konsep pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan Non Eqiuvalent (pretest-posttest) Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA A dan X MIA B di MA Al-Fatah Natar tahun pelajaran 2017-2018. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA A dan X MIA B yang diperoleh melalui teknik total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah LKS berbasis multipel representasi dan konvensional, soal pretes-postes, serta lembar penilaian aktivitas siswa dan lmbar penilaian kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran. Teknik analisis data yang dilakukan adalah uji n-Gain. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata n-Gain antara kelas eksperimen dan kelas kontrol Berdasarkan hal tersebut, LKS berbasis multipel representasi efektif dalam meningkatkan penguasaan konsep pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit.Kata kunci: elektrolit non elektrolit, LKS, multipel representasi, penguasaan konsep
EFEKTIVITAS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KPS TERPADU PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT Febry Zahara; Emmawaty Sofya; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.499 KB)

Abstract

The aim of this research was to describe the effectiveness of guided inquiry learning model to the integrated  process science skills of electrolyte and non electrolyte solution material. The population of this study was all of classes X MIA in one of the high schools in Natar, while the sample of this study was class X MIA 2 and X MIA 3, this research used Quasi Experimental method with Pretest-Posttest Control Group Design.  The results showed that the average n-Gain value of the experiment class was higher than the control class, with a large measure of influence.  The results showed that learning with guided inquiry models is effective for increasing students' integrated proces secience skill on electrolyte and non electrolyte solution matery. Keywords: guided inquiry, electrolyte and non electrolyte solutions, integrated process science skills. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektivan model pembelajaran inkuiri terbimbing untuk meningkatkan keterampilan proses sains terpadu materi larutan elektrolit dan non elektrolit.  Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas X MIA di salah satu SMA di Natar, sedangkan sampel penelitian ini adalah kelas X MIA 2 dan X MIA 3, menggunakan metode Quasi Eksperimendengan Pretest-Posttest Control Group Design.  Hasil penelitian menujukkan rata-rata nilai n-Gain kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol, dengan ukuran pengaruh yang besar. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model inkuiri terbimbing efektif untuk meningkatkan KPS terpadu siswa pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit.Kata kunci: inkuiri terbimbing, larutan elektrolit dan non elektrolit, KPS terpadu.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN KINERJA PRAKTIKUM PADA MATERI TITRASI ASAM BASA Sevi Karviyani; Ila Rosilawati; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.03 KB)

Abstract

This study with Research and Development (RD) method by Borg and Gall was aimed to: (1) develop the performance assessment instrument on the practice of acid-base titration and (2) describe teachers responses of the practice-performance assessment instrument as development product. The research implementation processes were research and information collecting, planning, develop preliminary form of product, preliminary field testing, main product revision. Descriptive statistics was used for analyzing the data. The results showed that the aspect of compatibility contents, the aspect of construction, and the aspect of legibility are 83.30%, 83.00%, and 84.00%, respectively. Based on the result, it was concluded that the performance assessment instrument on the practice acid-base titration as development product has very good criteria.Penelitian ini menggunakan metode Research Development (RD) menurut Borg dan Gall yang bertujuan untuk: (1) mengembangkan instrumen penilaian kinerja praktikum pada materi titrasi asam basa dan (2) mendeskripsikan tanggapan guru terhadap instrumen penilaian kinerja praktikum yang dikembangkan. Tahap pelaksanaan penelitian ini yaitu penelitian dan pengumpulan informasi (analisis kebutuhan), perencanaan, pengembangan draf produk, uji coba terbatas, dan revisi hasil uji coba. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan persentase aspek kesesuaian isi, aspek konstruksi, dan aspek keterbacaan masing-masing adalah 83,30%, 83%, dan 84,00%. Kesimpulan penelitian ini adalah instrumen penilaian kinerja praktikum titrasi asam basa yang dikembangkan memiliki kriteria sangat baik.Kata kunci: instrumen penilaian kinerja praktikum, pengembangan, titrasi asam basa
PERBANDINGAN SIMAYANG TIPE-II DENGAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN METAKOGNISI DAN PENGUASAAN KONSEP Tugiyah Tugiyah; Sunyono Sunyono; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.974 KB)

Abstract

The research aimed to compare between the SiMaYang type II learning model and discovery learning to improve metacognition ability and concept mastery has been done. This research used non equivalent control group design in which the 10th grade-2 and the 10th grade-12 was chose as research sample based on cluster random sampling. The results showed that the average n-Gain of metacognitions ability and concept mastery for the 10th grade-2 have "high" category and on the 10th grade-12 have "medium" category. The research concluded that SiMaYang type II learning model is better than discovery learning in improving metacognition ability and concept mastery.Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk membandingkan antara model pembelajaran SiMaYang tipe II dan discovery learning untuk meningkatkan kemampuan metakognisi dan penguasaan konsep. Penelitian ini menggunakan non equivalent control group design dimana kelas (X2 dan X12) digunakan sebagai sampel penelitian yang dipilih berdasarkan cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata n-Gain kemampuan metakognisi dan penguasaan konsep pada kelas X2 berkategori tinggi, dan pada kelas X12 berkategori sedang. Kesimpulan pada penelitian ini adalah model pembelajaran SiMaYang tipe II lebih baik dari pada discovery learning dalam meningkatkan kemampuan metakognisi dan penguasaan konsep.Kata kunci: discovery learning, SiMaYang tipe II, kemampuan metakognisi
PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA MATERI GARAM HIDROLISIS Suci Lestari; Ila Rosilawati; Nina Kadaritna
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.326 KB)

Abstract

This research were aimed to describe the validity of assessment instrument of science process skill on the salt hydrolisys topic and to describe responses teachers and to describe the level of difficulty of the questions in the assessments, about the validity item and reliability. This research used RD method of Borg and Gall which steps start from research and information collecting until main field revision. This product was an instrument categories in the form essay written tests that measure the basic science process skills of students. The validation results were valid instrument developed by the high category in conformity aspects of content, very high category on aspects of construct and readability. And the result of responses teachers indicated that very high on content suitability and readability aspects. The empirical testing showed that this assessment instrument have high level of reliability, modest level of difficulty, and modest validity.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas instrumen asesmen keterampilan proses sains (KPS) pada materi garam hidrolisis, mendeskripsikan tanggapan pendidik, serta mendeskripsikan tingkat kesukaran soal-soal dalam asesmen, validitas butir soal dan reliabilitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah RD menurut Borg and Gall dari tahap studi pendahuluan sampai tahap revisi hasil uji coba lapangan awal. Instrumen asesmen ini merupakan instrumen dengan kategori tes tertulis dalam bentuk esai yang mengukur KPS dasar peserta didik. Hasil validasi ahli pada aspek kesesuaian isi memiliki kategori tinggi, pada aspek konstruks dan aspek keterbacaan berkategori sangat tinggi dan dikatakan valid. Tanggapan pendidik pada aspek kesesuaian isi dan keterbacaan menunjukkan kategori sangat tinggi. Uji empiris menunjukkan asesmen memiliki reliabilitas tinggi, tingkat kesukaran soal sedang dan validitas butir sedang.Kata kunci: asesmen, KPS, garam hidrolisis, validitas, reliabilitas
INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT NONELEKTROLIT DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR LANCAR Debie Maulidayanti; Ila Rosilawati; lisa Tania
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.554 KB)

Abstract

This research was aimed to describe the effectiveness of guide inquiry learning model in increasing student’s fluency thinking skills in electrolyte-nonelectrolyte subject matter.  The population of this research was students of class X SMA Negeri 2 Metro on academic semester 2013/2014.  Sample was taken by purposive sampling and obtained class X1 and X2as sample.  The method of the research was quasi experimental with non equivalent pretest-postest control group design.  The effectiveness of guide inquiry learning model was showed by the significant difference of n-Gain between control class and experiment class.  The results showed that the average n-Gain of fluency thinking skills of control class and experiment class were 0,36 and 0,54 respectively.  The result of hypothesis testing showed that guide inquiry learning model was effective n improving student’s fluency thinking skills in electrolyte-nonelectrolyte subject matter.                                    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas model pembelajaran inkuiri terbimbing dalam meningkatkan keterampilan berpikir lancar pada materi larutan elektrolit-nonelektrolit.  Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 2 Metro Tahun Pelajaran 2013/2014.  Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling.  Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X1 dan X2.  Metode pada penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan non equivalent pretest-postest group design.  Efektivitas model pembelajaran inkuiri terbimbing ditunjukkan oleh perbedaan n-Gain yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata n-Gain keterampilan berpikir lancar pada kelas kontrol dan kelas eksperimen sebesar 0,36 dan 0,54.  Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi larutan elektrolit-nonelektrolit efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir lancar. Kata kunci : keterampilan berpikir lancar, larutan elektrolit-nonelektrolit, model pembelajaran inkuiri terbimbing
PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN KINERJA PADA PRAKTIKUM PEMISAHAN CAMPURAN Gusti Ayu Putu Tiana Lestari; Noor Fadiawati; Lisa Tania
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.097 KB)

Abstract

This research which used Research and Development method was conducted with the aims to develop the instrument of performance assessment on the experiment activity of mixture separation and to describe teachers responses about it. The research implementation steps were research and collecting the information, planning, developing of preliminary product, preliminary field testing, and main product revision. The characteristics of developed performance assessment instrument were consist of task and the scoring rubric of the most important assessed performance with scoring method that it could help the teachers to solve difficulties when scoring the performance of students simultaneously. The percentage of teachers responses about the product usability, construction, and readability aspect from developed product were 92,00%, 98,09%, and 95,11% respectively. The teachers responses of it was in best criteria.Penelitian ini telah dilakukan dengan menggunakan metode penelitian dan pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan instrumen asesmen kinerja pada praktikum pemisahan campuran dan mendeskripsikan tanggapan guru. Tahap pelaksanaan dari penelitian ini yaitu penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba lapangan awal, dan revisi hasil uji coba. Karakteristik dari instrumen asesmen kinerja yang dikembangkan yaitu terdiri dari tugas dan rubrik penilaian dari kinerja yang paling penting untuk dinilai dengan metode penilaian yang bisa membantu guru dalam mengatasi kesulitannya ketika menilai kinerja seluruh siswa secara bersamaan. Persentase tanggapan guru terhadap aspek keterpakaian produk, konstruksi, dan keterbacaan dari produk yang dikembangkan berturut-turut adalah 92,00%, 93,33% dan 95,11%. Tanggapan guru tersebut termasuk dalam kriteria sangat baik.Kata kunci: asesmen kinerja, pemisahan campuran, pengembangan instrumen asesmen
PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR LANCAR SISWA PADA REAKSI REDOKS Yudha Franstya; Ratu Betta Rudibyani; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.032 KB)

Abstract

The aim of this research was to describe the effectiveness of problem solving learning to increase students’ fluency thinking ability through redox reactions material.  This research used Non Equivalent Control Group Design. The sampling technique was using purposive sampling.  Population of the research was tenth grade student’s of SMA Negeri 3 Bandar Lampung at second semester in the 2013/ 2014 year, the sample were, X science 1 and X science 2.  The effectiveness of problem solving learning analyzed based on the differences of significant n-Gain  between experiment and control classes.  The results showed that the average n-Gain score in experimental and control were 0,70 and 0,45. Based on hyphothesis testing, it can be concluded that problem solving learning is effective to increase students’ fluency thinking ability through redox reactions material. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas model pembelajaran problem solving dalam meningkatkan kemampuan berpikir lancar siswa pada materi reaksi redoks.  Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen Non Equivalent Control Group Design.  Teknik pemilihan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling.  Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 3 Bandar Lampung semester genap tahun ajaran 2013/2014 dengan sampel penelitian adalah kelas X IPA1 dan kelas X IPA2.  Efektivitas model pembelajaran problem solving diukur berdasarkan perbedaan rata-rata nilai n-Gain yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.  Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai n-Gain kemampuan berpikir lancar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol yaitu 0,70 dan 0,45.  Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran problem solving efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir lancar siswa pada materi reaksi redoks. Kata kunci: kemampuan berpikir lancar, pembelajaran problem solving, reaksi redoks
EFEKTIVITAS DISCOVERY LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN ORGANIZING PADA MATERI ELEKTROLIT DAN NON-ELEKTROLIT Yeni Deva Pratika; Noor Fadiawati; Ratu Betta Rudibyani
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.451 KB)

Abstract

This research aimed to describe the effectiveness of discovery learning to increase students organizing ability on electrolyte and non-electrolyte topic. Population in this research was all of students in the 10th grade of SMA Negeri 7 Bandar Lampung for 2014-2015 academic year. The 1st and 4th of the 10th grade were appointed as sample class by using purposive sampling. This research used quasi experimental method with non equivalent (pretest and postest) control-group design. The effectiveness of discovery learning was showed by the significant difference of the n-Gain in the control and experimental class. The results showed that the average n-Gain of organizing ability of control and experimental class were 0.43 and 0.53, respectively. Based on statistic analysis, discovery learning was effective to improve students organizing ability on electrolyte and non-electrolyte topic.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas discovery learning dalam meningkatkan kemampuan organizing pada materi larutan elektrolit dan non-elektrolit. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMA Negeri 7 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2013-2014. Kelas X1 dan X4 digunakan sebagai kelas sampel yang diambil menggunanakan purposive sampling. Metode pada penelitian ini menggunakan kuasi eksperimen dengan Non Equivalent (Pretest and Postest) Control-Group Design. Efektivitas model pembelajaran discovery learning ditunjukkan oleh perbedaan n-Gain yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing rata-rata n-Gain kemampuan organizing pada kelas kontrol dan kelas eksperimen sebesar 0,43 dan 0,53. Hasil analisis statistik, disimpulkan bahwa discovery learning efektif meningkatkan kemampuan organizing pada materi larutan elektrolit dan non-elektrolit.Kata kunci: discovery learning, elektrolit dan non-elektrolit, kemampuan organizing

Page 3 of 78 | Total Record : 780


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 11, No 3 (2022): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia In Progress ... Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 10, No 3 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Kimia Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Pendidikan & Pembelajaran Kimia Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia More Issue