cover
Contact Name
Bayu Saputra
Contact Email
bayudesmonn@gmail.com
Phone
+628992290175
Journal Mail Official
bayudesmonn@gmail.com
Editorial Address
Pendidikan Kimia, FKIP Universitas Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia (JPPK)
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23021772     EISSN : 27149595     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/jppk
Core Subject : Science, Education,
Focus and Scope Assessment and evaluation of chemistry learning Chemistry learning technology and innovation Chemistry learning based on Problem Solving, SiMaYang, PJBL, Didactic, Lesson Study, Discovery Learning, etc. HOT-based chemistry learning Inquiry-based learning includes inquiry, structured, controlled and guided strategies. Integrated chemistry learning The Scientific Approach includes the scientific method as an ongoing method; Blended learning
Articles 780 Documents
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENGELOMPOKKAN DAN PENGUASAAN KONSEP HIDROKARBON DENGAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING Rina Agustia; Nina Kadaritna; Noor Fadiawati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.824 KB)

Abstract

The objective of this research was to determine effectiveness of guided inqurylearning model in improving skill in classyfing and concept mastery at hydrocarbons matters. Population was all students of Grade XMAN 1 Bandar Lampung in the even of academic year 2011-2012 with class X7 dan X8 as the samples.This research used non equivalent control group design wasthe quasi-experiment design with pretest and posttest seen the difference between the experimental class and the control class.  The results showed that average value of n-Gain skill in classyfing in experimentaland control class were respectively 0.42 and 0.80; and average value of n-Gain for concept mastery inexperimental and control class were 0.22 and 0.55Based on hypotesis test, it can be seen that class that usedguided inqury learning model had higher skill in classyfing and concept mastery than class with conventional learning model. It was showed that guided inqury learning was more effective to improve  skill in classyfing and concept mastery than conventional learning model.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas model pembelajaran inkuiri terbimbing dalam meningkatkan keterampilan mengelompokkan dan penguasaan konsep pada materi pokok hidrokarbon.  Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MA Negeri 1 Bandar Lampung semester genaptahun ajaran 2011-2012.Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling yaitu berdasarkan pertimbangan peneliti, dan didapat kelas X 7 dan X 8 sebagai sampel.Penelitian ini menggunakan Non EquivalentControl Group Design yaitu desain kuasi eksperimen dengan melihat perbedaan pretest maupun posttest antara kelas kontrol dan eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan nilai rerata n-Gain keterampilan mengelompokkan untuk kelas kontrol dan eksperimen adalah0,42 dan 0,80. Sedangkan nilai rerata n-Gain penguasaan konsep untuk kelas kontrol dan eksperimen adalah 0,22 dan 0,55.  Berdasarkan pengujian hipotesis, disimpulkan bahwa kelas dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing memiliki keterampilan mengelompokkan dan penguasaan konsep yang lebih tinggi dibandingkan kelas dengan pembelajaran konvensional. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi hidrokarbonlebih efektif dalam meningkatkan keterampilan mengelompokkan dan penguasaan konsep dibandingkan pembelajaran konvensional.Kata Kunci: inkuiri terbimbing, mengelompokkan, penguasaan konsep
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR ORISINIL MELALUI MODEL INKUIRI TERBIMBING Agus Winarti; Noor Fadiawati; Lisa Tania
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.283 KB)

Abstract

This research aimed to describe the guided inquiry model that are effective in improving the originality thinking skill in the subject of colloid. The samples of this research were the students of SMAN 7 Bandar Lampung class XI IPA2 and XI IPA3 at even semester year of 2012-2013. This research used quasi experiment method by non equivalent control group design. Effectiveness of guided inquiry learning model measured based on significant n-Gain difference between control class and experiment class. The result of this research showed the average of originality thinking skill n-Gain for control class and experimental class were 0,52 and 0,60. Based on the hypothesis testing, it was concluded that the guided inquiry learning model effective in improving originality thinking skill on colloid subject.                              Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas model inkuiri terbimbing  dalam meningkatkan keterampilan berpikir orisinil pada materi koloid. Sample dalam penelitian ini adalah siswa SMAN 7 Bandar Lampung kelas  XI IPA2dan XI IPA3 semester genap Tahun Ajaran 2012-2013. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan non equivalent control group design. Efektivitas model inkuiri terbimbing diukur berdasarkan perbedaan n-Gain yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen.Hasil penelitian menunjukkan nilai rerata n-Gain keterampilan berpikir orisinil untuk kelas kontrol dan eksperimen yaitu 0,52 dan 0,60. Berdasarkan pengujian hipotesis, didapat kesimpulan bahwa pembelajaran inkuiri terbimbing efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir orisinil pada materi koloid.Kata kunci: berpikir orisinil,inkuiri terbimbing, koloid.
Penerapan Discovery Learning Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Orisinil Materi Elektrolit/Non Elektrolit Elya Rosa Kartika; Ratu Betta Rudibyani; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.558 KB)

Abstract

This research was aimed to describe the practicality, effectiveness, and effect size of discovery learning model to improve the ability of the students original thinking of solution electrolyte and non electrolyte topics. The research sample was X.2 class at SMAN 6 Metro which it was obtained by using cluster random sampling. This research used poor experimental method with one group pretest-posttest design. Practicality was measured by implementation of discovery learning model and students response. Effectiveness was measured by basis of teacher ability, students activity, and the ability of the students original thinking used difference of two average test and effect size test. The result of this research shown that the practicality and effectivity of discovery learning model had high criteria, n-gain average was 0.70 and effect size was 0.98.Based on them, discovery learning model was practical, effective, and big effect size to improve the ability of the students original thinking of solution electrolyte and non electrolyte topics.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kepraktisan, keefektivan, dan ukuran pengaruh modeldiscovery learningdalam meningkatkan kemampuan berpikir orisinil siswa pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas X.2 di SMAN 6 Metro yang diperoleh dengan menggunakancluster random sampling. Penelitian ini menggunakan metodepoor experimentaldenganone group pretest-posttest design. Kepraktisan ditentukan berdasarkan keterlaksanaan modeldiscovery learningdan respon siswa. Keefektivan ditentukan berdasarkan kemampuan guru, aktivitas siswa, dan kemampuan berpikir orisinil siswa menggunakan uji perbedaan dua rata-rata dan uji ukuran pengaruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepraktisan dan keefektivan modeldiscovery learningberkriteria tinggi, nilai rata-ratan-gain sebesar 0,70 dan ukuran pengaruh sebesar 0,98. Berdasarkan hal tersebut, modeldiscovery learningpraktis, efektif dan memiliki ukuran pengaruh yang besar dalam meningkatkan kemampuan berpikir original siswa pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit.Kata kunci:discovery learning, elektrolit dan non elektrolit, kemampuan berpikir orisinil
Penerapan Model Inkuiri Terbimbing dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Lancar Siswa pada Materi Asam Basa Yanna Kristina Nainggolan; Ratu Betta Rudibyani; Sunyono Sunyono
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.25 KB)

Abstract

The research was aimed to describe practicality, effectiveness, and effect size of guided inqury model in improve the ability of the fluent thinking of acid base topics. This research used poor experimental method with one group pretest-posttest design. The sample of the research was XI IPA 3 class of SMAN 12 Bandarlampung as the experimental class by cluster random sampling. The instruments that used were pretest and postest equestions. Based on the results showed that the practicality and the effectiveness of guided inguiry model had a very high criteria. This research concluded that guided inqury model has practicality, effective, and big effect size in order to improve the ability of the fluent thinking in improve the ability of the fluent thinking on acid base topics. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kepraktisan, keefektifan, dan ukuran pengaruh model inkuiri terbimbing dalam meningkatkan kemampuan berpikir lancar pada materi asam basa. Penelitian ini menggunakan metode poor experimental dengan one group pretest-posttest design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas XI IPA 3 SMAN 12 Bandarlampung , yang diperoleh dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan adalah soal pretes dan postes. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kepraktisan dan keefektivan model Inkuiri Terbimbing memiliki kriteria sangat tinggi. Kesimpulan penelitian ini adalah model Inkuiri Terbimbing memiliki kepraktisan, keefektivan,dan ukuran pengaruh yang besar dalam meningkatkan kemampuan berpikir lancar pada materi asam basa.Kata kunci: asam basa, inkuiri terbimbing, kemampuan berpikir lancar
EFEKTIVITAS PRE-LECTURE QUIZ UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA Esti Utami; Ratu Betta Rudibyani; Sunyono Sunyono
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.593 KB)

Abstract

This research was aimed to describe the effectiveness of Pre-Lecture Quiz to improving student’s creativity thinking skill on Arrhenius acid-base topic. The research method used was quasi experimental with non-equivalen pretest-postest control group design. The sample selection was done by cluster random sampling, obtained XI IPA 3 as experimental class and XI IPA 6 as control class. The effectiveness of Pre-Lecture Quiz was showed by the significant difference for average n-Gain of flexible thinking skill between the experiment and control class, for experiment class was 0.70 with high categorize and for control class was 0.48 with middle cateogorize. The conclusion of this research is effective Pre-Lecture Quiz and has a high effect size to improving the ability of creative thinking on Arrhenius acid-base topic.Keywords: creative thinking, Pre-Lecture Quiz, Arrhenius acid-base Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas Pre-Lecture Quiz untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa pada materi asam basa Arrhenius. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan non-equivalen pretest-postest control group design. Pemilihan sampel dilakukan secara cluster random sampling, diperoleh kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen dan XI IPA 6 sebagai kelas kontrol. Efektivitas Pre-Lecture Quiz ditunjukkan oleh perbedaan rata-rata n-Gain keterampilan berpikir kreatif yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, yaitu kelas eksperimen sebesar 0,70 dengan kategori “tinggi” dan kelas kontrol sebesar 0,48 dengan kategori “sedang”. Kesimpulan penelitian ini yaitu Pre-Lecture Quiz efektif dan mempunyai ukuran pengaruh yang besar untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa pada materi asam basa Arrhenius.Kata Kunci: keterampilan berpikir kreatif, Pre-Lecture Quiz, asam basa Arrhenius
EFEKTIVITAS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI LAJU REAKSI DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR ORISINIL Mardiana Juwita Pasaribu; Ila Rosilawati; Ratu Betta Rudibyani
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.072 KB)

Abstract

This research aimed to describe the effectiveness of guided inquiry learning model to increase students originality thinking skills in rate of chemical reactions. This research is done in SMAN 5 Bandar Lampung on academic year 2014-2015 with sample was taken used is purposive sampling technique. The samples in this research were class XI MIA5 as control class and XI MIA3 as experimental class. The method used is quasi experiment with Non-Equivalent (Pretest and Posttest) Control-Group Design. The results showed that the average n-Gain of students originality thinking skills of control class and experimental class were 0.58 and 0.62, respectively. Based on the results of hypothesis testing, guided inquiry learning model was effective to improve students originality thinking skills in rate of chemical reactions.Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan efektivitas model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi laju reaksi dalam meningkatkan keterampilan berpikir orisinil. Penelitian ini dilakukan di SMAN 5 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2014-2015 dengan pengambilan sampel yang menggunakan teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah XI MIA5 sebagai kelas kontroldan XI MIA3 sebagai kelas eksperimen. Metode penelitian ini adalah kuasi eksperimen menggunakan Non Equivalent (Pretest and Postest) Control-Group Design. Dari hasil penelitian diperoleh rata-rata n-Gain keterampilan berpikir orisinil pada kelas kontrol dan eksperimen 0,58 dan 0,62. Berdasarkan pengujian hipotesis disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi laju reaksi efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir orisinil.Kata kunci: keterampilan berpikir orisinil, laju reaksi, model pembelajaran inkuiri terbimbing
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS MULTIPEL REPRESENTASI PADA MATERI GARAM HIDROLISIS Desi Julia; Ila Rosilawati; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.52 KB)

Abstract

This study was aimed to describe the validity and practicality of the module. This research used methods of Borg and Galls research and development. This module was developed through the study of literature and field study. Validity of module was measured base on results of expert validation. Practicality module was measured base on the response of educators, learners feedback, and observations on the enforceability of the module. Validator given high validity and it was said to be valid. Based on limited testing of the module educators given respons to the module, on the appropriateness of the contents to the curriculum aspect, constructs, legibility, and the graphics have a very high criteria, as well as the responses of students in aspects of the graphic arts and legibility have very high criteria. Based on observations and the positive response of students to the learning with module, the results was said to be practical. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas dan kepraktisan modul. Penelitian ini mengunakan metode penelitian dan pengembangan Borg and Gall. Pengembangan modul ini melalui hasil studi literatur dan studi lapangan. Kevalidan modul hasil pengembangan diukur berdasarkan hasil validasi ahli. Kepraktisan modul diukur berdasarkan tanggapan pendidik, tanggapan peserta didik, dan hasil observasi terhadap keterlaksanaan modul. Validator memberikan penilaian validitas tinggi dan dikatakan valid. Berdasarkan uji coba terbatas tanggapan pendidik terhadap modul, pada aspek kesesuaian isi dengan kurikulum, konstruk, keterbacaan, dan grafika memiliki kriteria sangat tinggi, serta tanggapan peserta didik pada aspek grafika dan keterbacaan memiliki kriteria sangat tinggi. Berdasarkan hasil observasi dan respon positif peserta didik terhadap pembelajaran dengan modul dikatakan praktis.Kata kunci: modul, multipel representasi, garam hidrolisis
PENERAPAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR LANCAR PADA MATERI ASAM BASA Annisha Noor Diena; Ratu Betta Rudibyani; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.411 KB)

Abstract

This research were intended to describe the practicality, effectivility, and effect size of problem solving model to improve fluency thinking abiltiy on Arrhenius acid base theory. This research used one group pretest postttest design in which the 11th grade of science-5, was choosen as sample based on cluster random sampling . The aspect of practicality was determined by lesson plan study implementation based on teacher observation and conspicuousness of model based on students response. The aspect of effectivi-lity was determined by average n-Gain of students`s concept mastery in exami-niation and student activity during the learning process. The aspect of effect size(r) was determined by mean of pretest and posttest in which r score was calculated by using Cohen`s formula. The result that problem solving model has high criteria of practicality and effectivility and large effect size to improve fluency thinking ability.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepraktisan, keefektifan, dan ukuran pengaruh model problem solving dalam meningkatkan kemampuan berpikir lancar siswa pada materi asam basa Arrhenius. Penelitian ini menggunakan one group pretest posttest design dengan menggunakan teknik cluster random sampling diperoleh sampel kelas XI IPA5. Aspek kepraktisan ditentukan dari keterlaksanaan RPP berdasarkan obser-vasi guru dan kemenarikan model berdasarkan respon siswa. Aspek keefektifan ditentukan dari rata-rata n-Gain hasil penguasaan konsep di awal dan akhir pem-belajaran dan aktivitas siswa selama proses pembelajaran. Ukuran pengaruh(r) ditentukan dari rata-rata nilai pretes dan postes dengan nilai r dihitung meng-gunakan rumus cohen. Hasil penelitian menunjukan bahwa model problem solving memiliki kepraktisan dan keefektivan sangat tinggi serta memiliki ukuran pengaruh besar dalam meningkatkan kemampuan berpikir lancar siswa.Kata kunci :kepraktisan, keefektivitasan, problem solving, ukuran pengaruh
PEMBELAJARAN ASAM BASA MENGGUNAKAN PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR LUWES Rapika Dewi; Nina Kadaritna; Lisa Tania
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.577 KB)

Abstract

This research was aimed to describe the effectiveness of learning by using the scientific approach in acid base subject matter in increasing the student’s flexibility thinking skills. The population in this research was students of grade X1 Science class SMA Negeri 3 Metro in the Academic Year 2013-2014.  Sampling was done by purposive sampling technique and obtained X13 and X15 as research classes.  The method of the research was quasi experimental with Non Equivalent Control Group Design.  The effectiveness of scientific approach was showed by the significant difference of n-gain score between control and experiment class.  The result showed that the n-gain average of student’s flexibility thinking skills for control class and experiment class were 0,33 and 0,54 respectively.  From hypothesis testing was known that scientific approach was effective in increasing student’s flexibility thinking skills. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik pada materi asam basa dalam meningkatkan keterampilan berpikir luwes siswa.  Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 3 Metro Tahun Pelajaran 2013-2014.  Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dan didapatkan  kelas XI IPA3dan XI IPA5  sebagai kelas penelitian.  Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan Non Equivalent Control Group Design.  Efektivitas pendekatan saintifik ditunjukkan berdasarkan perbedaan n-gain yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-ratan-gain keterampilan berpikir luwes siswa pada kelas kontrol sebesar 0,33 dan pada kelas eksperimen sebesar 0,54.  Berdasarkan pengujian hipotesis, disimpulkan bahwa pendekatan saintifik efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir luwes siswa.Kata kunci: keterampilan berpikir luwes siswa, materi asam basa, pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik
PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN KINERJA PADA PRAKTIKUM PENGARUH LUAS PERMUKAAN TERHADAP LAJU REAKSI Tendy Oktriawan; Noor Fadiawati; Ila Rosilawati; M Mahfudz Fauzi Syamsuri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.39 KB)

Abstract

This study which was using research and development (RD) method was conducted with the purposes to develop assessment performance instrument, and to describe its characteristics, the teachers responses, the supporting factors and constraints encountered during the research. The characteristics of developed product were included task, scoring rubric with two performance that so representative, scoring method which simple and easy, so that it was possible to use when assessing the performance of students in experiment activities. The teachers gave a very good responses to the content legibility, construction, and product used aspect of developed assessment performance instrument which the percentage of them were 88.15%, 89.33%, and 84.44%, respectively.Penelitian dengan menggunakan metode penelitian dan pengembangan ini telah dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan instrument asesmen kinerja yang sederhana pada praktikum pengaruh luas permukaan terhadap laju reaksi, mendeskripsikan karakteristiknya, tanggapan pendidik kimia, faktor-faktor pendukung dan kendala-kendala yang dihadapi dalam penelitian ini. Karakterisitik dari produk yang dikembangkan ini terdiri dari task dan rubrik penilaian dengan dua kinerja yang paling mewakili dan cara penskoran yang mudah dan praktis, sehingga memungkinkan untuk digunakan ketika menilai kinerja siswa pada kegiatan praktikum. Pendidik telah memberikan tanggapan dengan sangat baik terhadap aspek keterbacaan, konstruksi dan keterpakaian produk dengan persentase dari masing-masing aspek secara berturut-turut 88,15%, 89,33%, dan 84,44%.Kata kunci: instrumen asesmen kinerja praktikum, pengembangan, pengaruh luas permukaan terhadap laju reaksi

Page 4 of 78 | Total Record : 780


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 11, No 3 (2022): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia In Progress ... Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 10, No 3 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Kimia Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Pendidikan & Pembelajaran Kimia Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia More Issue