cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JURNAL JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar)
ISSN : 23563869     EISSN : 26140136     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar (JPSD) dengan ISSN : 2356-3869 (printed) e-ISSN: 2614-0136. JPSD mempublikasikan makalah yang berisi hasil penelitian tentang pendidikan dasar, gagasan konseptual, kajian dan aplikasi teori, tulisan praktis, pengajaran sekolah dasar. Naskah akan diterbitkan 2 kali dalam setahun (Februari dan Agustus).
Arjuna Subject : -
Articles 233 Documents
PROFIL PEMBELAJARAN TEMATIK DI SEKOLAH DASAR NEGERI KECAMATAN PANGKALAN BARU KABUPATEN BANGKA TENGAH Sasih Karnita Arafatun; Sri Sugiyarti
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 6, No 2: Agustus 2019
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jpsd.v6i2.14001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pembelajaran tematik yang telah diterapkan di Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah. Jenis penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Profil pembelajaran tematik yang dideskripsikan di SD Negeri 2 Pangkalanbaru (Jln. Raya Dul RT. 06), SD Negeri 4 Pangkalanbaru (Padang Baru), SD Negeri 11 Pangkalanbaru (Tanjung Gunung ), dan SD Negeri 13 Pangkalanbaru (Ds. Pedindang). Hasil penelitian menunjukkan pemberlakuan kurikulum 2013 di empat sekolah, dimulai tahun 2013. Namun, SD Negeri 2 Pangkalanbaru penerapan kurikulum 2013 baru dimulai pada tahun 2016, dan SD Negeri 4 Pangkalanbaru mulai diterapkan pada tahun 2014. Dampak yang dirasakan dalam pelaksanaan kurikulum 2013, terdapat kesulitan dalam pemberian nilai raport siswa,  minimnya kemahiran guru senior dalam mengaplikasikan komputer, dan sarana dan prasarana yang belum memadai. Upaya peningkatan kualitas diri dalam pelaksanaan kurikulum 2013, dengan cara memahami bagaimana prosedur dari kurikulum 2013, mengadakan breafing dengan guru-guru, mengikuti kegiatan pelatihan kurikulum 2013, meng-update informasi, dan melakukan pembinaan secara berjenjang. Bagi siswa mengalami kesulitan dalam membedakan muatan pembelajarannya dan pembelajaran yang bias (tidak fokus) sehingga sulit dipahami.
NILAI-NILAI ECOPRENEURSHIP PADA SISWA AUTIS DI SEKOLAH DASAR INKLUSIF Sani Aryanto; Vira Pratiwi; Nunuy Nurkaeti; Yosi Gumana
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 6, No 2: Agustus 2019
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jpsd.v6i2.13970

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran pengembangan program ecopreneurship secara eksplisit pada siswa autis sebagai upaya preventif menghadapi era disruptif, sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui internalisasi nilai-nilai ecopreneurship yang dialami siswa autis dalam melaksanakan program pembelajaran di SD Inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilakukan di SDN Cibabat Mandiri 2 Kota Cimahi. Subjek penelitian ini adalah dua siswa autis sebagai informan data primer yang ditunjang dengan informasi dari orthopedagog, guru kelas, dan guru ekstrakurikuler. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa siswa autis dapat mengikuti kegiatan pembelajaran intrakurikuler maupun ekstrakurikuler yang terintegrasi dengan nilai-nilai ecopreneurship walaupun dengan keterbatasan secara emosional. Nilai-nilai ecopreneurship yang paling dominan muncul pada siswa autis adalah nilai kedisiplinan, kreativitas, dan tanggungjawab. Secara motorik mereka terampil dalam memanfaatkan barang bekas menjadi barang-barang yang memiliki nilai jual. Oleh karena itu, siswa autis dianggap mampu melaksanakan prinsip green behaviour sebagai unsur fundamental dalam membangun konsep ecopreneurship. Hasil Penelitian ini menjadi temuan baru dan dapat dijadikan referensi bagi SD Inklusif dalam memberikan gambaran internalisasi nilai-nilai ecopreneurship pada siswa autis sebagai upaya antisipatif menghadapi era disruptif.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN PADA MATERI PERAN INDONESIA DI KAWASAN ASIA TENGGARA MELALUI PETA KONSEP SISWA KELAS VI SD NEGERI 7 MANGGAR TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Umi Fauzah
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 7, No 1: Februari 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jpsd.v7i1.15785

Abstract

Latarbelakang penelitian ini adalah siswa tidak memahami materi, terlalu banyak diberi tugas membaca, tidak suka pelajaran PKN. Hal ini disebabkan guru terlalu banyak ceramah, tidak ada rangkuman materi, penjelasan materi terlalu singkat, tidak ada alat peraga dalam menjelaskan materi, dan tidak ada diskusi kelompok, serta kenyataan dirasakan oleh guru kelas yang mengajar bidang studi PKn kelas VI di SD Negeri 7 Manggar, ternyata diperoleh data-data yang menunjukkan rendahnya perolehan hasil belajar siswa, diantaranya pada mata pelajaran Pkn tentang Peran Indonesia di Kawasan Asia Tenggara. Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk mengetahui bahwa penggunaan Peta Konsep mampu meningkatkan hasil belajar siswa, dan untuk mengetahui langkah-langkah penggunaan Peta Konsep pada materi Peran Indonesia di Kawasan Asia Tenggara di Kelas VI SD Negeri 7 Manggar. Metode penelitian dilakukan melalui teknik pengumpulan data yaitu observasi, dokumentasi, dan tes formatif. Penelitian Tindakan kelas ini dilakukan secara langsung di kelas dengan jumlah siswa 18 orang selama lima kali pertemuan yaitu satu kali prasiklus, siklus I dan siklus II. Setelah mengetahui hasil analisis yang dilakukan 3 kali, ternyata pada hasil analisis yang ketiga pada mata pelajaran PKn menunjukkan siswa sudah berhasil mencapai 84 %. Berdasarkan kegiatan pra siklus ditemukan 17 dari 18 siswa atau 94 % siswa yang memperoleh nilai < 7,5, sedangkan 1 dari 18 siswa atau 6 % siswa memperoleh nilai 7,5 dengan nilai rata-rata 4,4. Kegiatan siklus I ditemukan 10 dari 18 siswa atau 55 % yang memperoleh nilai < 75, sedangkan 8 dari 18 siswa atau 45 % memperoleh nilai 75 dengan nilai rata-rata 6,9. Sedangkan pembelajaran siklus II Pada pembelajaran PKn pengusaan materi oleh siswa mencapai 84 % untuk nilai 7,5 nilai rata-ratanya memuaskan yaitu 8,7. Dari hasil data tersebut mengalami terjadi peningkatan dari 6 % menjadi 84 % yang sangat memuaskan. Dengan persentase peningkatan tersebut dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
IMPLEMENTASI LANDASAN PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR DI SD NEGERI BACIRO DAN SDIT UKHUWAH ISLAMIYAH Ayu Nurwindasari; Sekar Arum Eka Ardana; Insanudin Oktafian; Miftahur Rohmah; Dinna Hidayatul Mutazam; Salma Azzahra Susilo; Dhimas Noersetiawan
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 7, No 1: Februari 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jpsd.v7i1.15006

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui keterlaksanaan landasan pendidikan yang ada di Sekolah Dasar dan keadaan sekolah yang menjadi objek observasi. Landasan pendidikan Sekolah Dasar merupakan suatu acuan bagi guru dalam membelajarkan anak di tingkat Sekolah Dasar. Penelitian ini menjelaskan keterlaksanaan landasan-landasan pendidikan yang diterapkan di kedua sekolah tersebut. Landasan pendidikan yang dimaksud di sini adalah landasan pendidikan yang menjadi acuan bagi guru agar dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran yang efektif guna meningkatkan prestasi siswa. Pada penelitian ini, kami menggunakan metode non eksperiment/survey yang di antaranya dengan melakukan observasi dan wawancara. Metode ini dilakukan di Sekolah Dasar untuk mengumpulkan data yang maksimal terkait implementasi landasan pendidikan dan keadaan sekolah yang menjadi objek observasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan deskriptif. Dengan pengumpulan data melalui wawancara kepala sekolah serta observasi lingkungan sekolah. Selanjutnya seluruh data diolah dengan tahapan analisis kualitatif dengan cara reduksi data dan penarikan kesimpulan.
E-MODUL ETNOKONTRUKTIVISME: IMPLEMENTASI PADA KELAS V SEKOLAH DASAR DITINJAU DARI MOTIVASI Suci Okta Piyana
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 7, No 1: Februari 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jpsd.v7i1.13792

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa bahan ajar dalam bentuk modul elektronik dengan menggunakan aplikasi software 3D Pageflip Professional untuk siswa kelas V Sekolah Dasar. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) yang mengadaptasi model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Berdasarkan hasil penilaian dalam penelitian ini pada angket motivasi diperoleh frekuensi sebanyak 22 siswa dengan persentase sebesar 100% dalam kategori baik. Dari data yang dihasilkan menunjukkan bahwa modul elektronik etnokontruktivisme berbasis software 3D Pageflip Professional yang dikembangkan dapat digunakan sebagai bahan ajar dalam proses pembelajaran.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA ANAK TUNARUNGU DI SD NEGERI 2 BENGKALA Putu Budiasa; Ni Komang Indah Diantari; A.A Ega Paramita; Kadek Suranata
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 7, No 1: Februari 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jpsd.v7i1.13282

Abstract

Siswa yang cacat akan cenderung mengalami kesulitan dalam proses penguasaan keterampilan dan kognitif. Salah satu anak yang mengalami hal seperti itu adalah anak tunarungu. Anak tunarungu adalah anak yang mengalami gangguan pendengaran yang mengakibatan hambatan dalam perkembanga bahasa. Hambatan perkembangan bahasa menimbulkan dampak-dampak lain yang sangat kompleks. Jika  hambatan perkembangan bahasanya tidak segera diatasi akan berakibat lebih buruk bagi perkembangan anak tunarungu secara keseluruhan. Tujuan dilaksanaknnya penelitian ini adalah untuk meningkatkan perkembangan bahasa anak tunarungu. Model pembelajaran yang digunakan yaitu model pembelajaran Make a Match. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan atau R &D (Research and Development). Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan perkembangan bahasa anak tunarungu dengan menggunakan model pembelajaran Make a Match. Hal ini dapat dibuktikan dengan rata-rata nilai yang diperoleh siswa pada tahap pretest yaitu sebesar 92.5 dan pada tahap posttest sebesar 100. Jadi, berdasarkan hal tersebut presentase perkembangan bahasa anak tunarungu yaitu 0.075%. Dengan demikian penerapan model pembelajaran Make a Match berbantuan media gambar sangat membantu anak tunarungu dalam meningkatkan perkembangan bahasa.
ANALISIS PERKEMBANGAN KARAKTERISTIK ANAK SEKOLAH DASAR DI SDN TELUK PUCUNG I BEKASI Husna Farhana
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 7, No 1: Februari 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jpsd.v7i1.15638

Abstract

This research was conducted to analyze the development of the characteristics of elementary school-age children, the aim is to find out the efforts made by the school, especially teachers in developing the characteristics of children in school, besides also to find out what obstacles the schools have especially teachers in applying the program To develop the characteristics of children in primary schools with these objectives, the researchers submitted a study entitled "Analysis of the Development of Characteristics of Elementary School Children in Sdn Teluk Pucung I".The results of this descriptive qualitative study illustrate the condition of student activities at school and also the infrastructure supporting the development of cognitive, social, and physical characteristics, which still lacks the improvement of facilities at school so that the activities carried out at school cannot be maximized.
KETERLAKSANAAN ASPEK LANDASAN PENDIDIKAN DI SD NEGERI PUREN Rizqa Noor Izzatunnisa; Tangguh Junior Riosaputra; Novida Zahrotul Kusnaning Tyas; Alfianita Ayu Larasati; Nurul Hafizhah Bahsaf; Eni Safitri
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 7, No 1: Februari 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jpsd.v7i1.15023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan aspek landasan pendidikan di Sekolah Dasar Negeri Puren. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Aspek landasan melalui pengamatan adalah, sebagai berikut: landasan filosofis, landasan teoritis, dan landasan pedagogis, serta landasan yuridis, landasan sosiokultural juga landasan psikologis. Pembelajaran yang kita observasi pada kelas rendah yaitu kelas II SD dan untuk kelas tinggi yaitu kelas IV SD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, keterlaksaanaan aspek landasan pendidikan sudah sebagian lebih diterapkan. Landasan filosofis yang digunakan berpedoman pada Pancasila dengan kurikulum 2013 sebagai landasan pendidikan SD. Selanjutnya, landasan teoritis menanamkan teori kognitivisme dalam pembelajaran. Kemudian, landasan pedagogis, guru kurang dalam membelajarkan siswa misalnya dengan media pembelajaran. Lalu, landasan yuridis dalam penerapannya, siswa sangat patuh dalam tata tertib di sekolah. Landasan sosiokultural yang diterapkan dengan menggunakan bahasa Jawa Krama berlaku seluruh warga SD Negeri Puren. Kemudian, perangkingan tidak diterapkan, hal tersebut karena akan mengganggu tingkat psikologis siswa, sehingga siswa tidak mudah berkembang.
PENTINGNYA MEMAHAMI KESULITAN BELAJAR PADA SISWA : STUDI KASUS DI SD MUHAMMADIYAH KARANGWARU YOGYAKARTA Ma&#039;ruf Husein
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 7, No 1: Februari 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jpsd.v7i1.15453

Abstract

Dalam kegiatan pembelajaran, tidak menutup kemungkinan adanya siswa yang mengalami kesulitan dalam belajar, bahkan siswa yang mengalami kesulitan belajar sering di labeli bodoh oleh orang yang berada di sekitarnya. Dalam penelitian ini penulis mengembanagkan Tes Skala Kesulitan Belajar V.1.1 untuk mendiagnosa kesulitan belajar yang dialami siswa. Penelitian ini ini merupakan penelitian lapangan berupa studi kasus. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, tes Draw a Person-IQ, dan tes Skala Kesulitan Belajar V.1.1. Dari hasil observasi proses pembelajaran serta wawancara dengan wali kelas, diperoleh data di kelas II SD Muhammadiyah Karangwaru terdapat siswa berinisial FI yang seringkali melamun dan kurang bisa mengerjakan tugas yang diberikan. Hal ini berdampak pada nilai akademik ananda yang cenderung lebih rendah dibandingkan teman-teman sekelasnya. Setelah mengidentifikasi kesulitan belajar siswa menggunakan tes Skala Kesulitan Belajar V.1.1, Dalam kasus siswa FI, ditemukan bahwa ia mengalami kesulitan belajar di bidang membaca dan menulis.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA TEMA SELAMATKAN MAKHLUK HIDUP DI PENDIDIKAN DASAR Asa Anfaida Maslina
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 7, No 1: Februari 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jpsd.v7i1.14467

Abstract

Thematic learning with a system in textbooks with various kinds of lesson content makes teachers and students experience material misunderstandings. The purpose of this study is to develop science teaching materials with audio visual media on the theme of saving sentient beings that are simple, easy to understand, effective, efficient, and easy to use.The results of this study are as follows: 1) a preliminary study that contains about real conditions, resulting in the use of science teaching materials with textbooks and assessment books. 2) the results of the need assessment in the form of questionnaires that indicate the value of 3.75 or really need. 3) developing printed teaching materials with audio-visual media supplements. 4) the results of the validation test with these science teaching materials are tested based on: a) Assessment of the suitability of the material coverage with a score of 96.9 or including "very feasible" to be used; b) The assessment of media experts is assessed based on the relevance of the media by getting a score of 89.2 or including "very reasonable" to use; c) Evaluation by Technology Science experts is assessed based on compatibility with technology science media by getting a score of 85.6 or including "very feasible" to use. 5) test the effectiveness of science teaching materials with audio visual media on the theme of saving sentient beings with a t test value of 6,798. then with these results that science teaching materials with audio visual media are effectively used for learning activities.