cover
Contact Name
Santosa Kusumah
Contact Email
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat
ISSN : 23028955     EISSN : 26142392     DOI : -
Jurnal Dharmakarya terbit 4 (empat) kali dalam satu tahun (Maret, Juni, September dan Desember)
Arjuna Subject : -
Articles 798 Documents
PENGENALAN KONSEP COMPUTATIONAL THINKING BAGI GURU DALAM MENGHADAPI KURIKULUM DENGAN PEMBELAJARAN ABAD XXI DI SEKOLAH DASAR Fahmi Candra Permana; Maya Purnama Sari; Sisilia Sylviani; Intan Permata Sari; Feri Hidayatullah Firmansyah; Dian Rinjani
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i2.36603

Abstract

Keterampilan Thinking Skills merupakan keterampilan dasar yang harus dikuasai siswa dalam Pembelajaran Abad XXI yang dirilis PBB. Kemampuan ini di dalamnya mengharuskan siswa untuk selalu berpikir kreatif dalam memecahkan suatu permasalahan. Metode Computational Thinking, yaitu di mana siswa dituntut untuk memformulasikan masalah menjadi bentuk masalah komputasi dan menyusun solusi komputasi dengan logika matematika dan informatika. Dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Kepakaran Bidang ilmu ini, telah diperkenalkan konsep Computational Thinking bagi Guru Sekolah Dasar (SD) dengan tujuan para Guru dapat memberikan keterampilan bagi siswa SD dalam menghadapi materi Pembelajaran Abad XXI. Dalam PKM ini telah digunakan metode tindak lanjut, dengan kegiatan pelatihan berkala, pendampingan secara intensif kepada guru sekolah dasar sebagai anggota pelatihan dan evaluasi kegiatan melalui uji kompetensi dasar bagi peserta terkait konsep Computational Thinking dengan hasil rata-rata dari seluruh peserta didapatkan nilai 70.25% terkait soal-soal dasar mengenai Computational Thinking. Hal tersebut menunjukan peserta cukup paham terkait konsep pengerjaan soal Computational Thinking untuk tingkat Sekolah Dasar.
AKSELERASI LITERASI DIGITAL SEBAGAI PENGEMBANGAN KOMUNIKASI PARIWISATA PADA KAWASAN GEOPARK BANDUNG Evi Novianti
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i2.43327

Abstract

Perkembangan teknologi digital turut berdampak pada perubahan informasi dan komunikasi secara digital. Penggunaan teknologi digital ini semakin meningkat dengan keberadaan Pandemi Covid-19 yang membatasi interaksi secara massal. Selain itu teknologi digital melalui internet pun dimanfaatkan oleh siswa-siswa yang belajar secara online. Sebagai pengguna internet tentunya perlu memiliki kecakapan dan keterampilan dalam memilah-milah suatu informasi yang memiliki validitas. Banyak dari pengguna internet yang masih belum bijak menerima informasi dan berkomunikasi melalui internet. Oleh sebab itu, melalui Kegiatan PPM yang bertajuk “Sosialisasi Pengembangan Kawasan Geopark Melalui Literasi Digital” dilaksanakan di SMK Pariwisata Telkom Bandung. Kegiatan ini dilakukan dengan metode hybrid melalui platform Zoom Meeting dengan tujuan mengedukasi masyarakat dan para siswa mengenai pentingnya kemapuan literasi digital dan bagaimana perkembagan teknologi digital melalui internet dapat menjadi sarana dalam melakukan komunikasi pariwisata. Pengetahuan tentang literasi digital perlu dipahami masyarakat sebagai pengguna internet. Kemampuan literasi digital juga dapat meningkatkan kemampuan dalam berkomunikasi melalui media digital atau internet. Dengan memanfaatkan perkembangan digital yang pesat dengan kegiatan pariwisata terutama pada dapat berdampak pada pengembangan komunikasi wisata. Pemanfaatan digital sebagai wadah komunikasi pariwisata ini diharapkan agar masyarakat lebih mengenal mengenai Geopark yang berada di wilayah Bandung.
UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 MELALUI DUTA “3M” ANAK SEKOLAH DI DESA BIRU KECAMATAN MAJALAYA Fanny Adistie; Khoirunnisa Khoirunnisa; Gusgus Ghraha Ramdhanie
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i2.37944

Abstract

Sekolah merupakan tempat yang berpotensi terjadinya penularan virus COVID-19. Proses pembelajaran tatap muka terbatas perlu pengawasan yang ketat agar tidak meningkatkan angka kejadian kasus COVID-19 di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pencegahan penularan COVID-19 melalui kegiatan edukasi kepada para siswa SD di Desa Biru Kecamatan Majalaya. Kegiatan pengabdian pada masyarakat dilaksanakan secara luring terdiri dari dua kegiatan, yaitu edukasi dan pemantauan tingkat kepatuhan. Pemantauan tingkat kepatuhan dilakukan sebelum dan setelah edukasi untuk melihat perubahan perilaku para siswa. Hasil kegiatan ini menunjukkan tidak adanya perubahan perilaku pada para siswa terkait penerapan protokol kesehatan di lingkungan sekolah. Tingkat pengetahuan dan ketersediaan fasilitas menjadi salah satu fakftor yang berpengaruh dalam penerapan protokol kesehatan agar dapat berjalan optimal.
PELATIHAN KOMUNIKASI EFEKTIF UNTUK PENGENALAN OBJEK WISATA CILETUH-PALABUHANRATU UNESCO GLOBAL GEOPARK (UGGp) Hadi Suprapto Arifin; Weny Widyowati; Ari Agung Prastowo; Meria Octavianti
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i2.39127

Abstract

Rangkaian kegiatan Pengabdian pada Masyarakat atau PPM adalah media yang memberikan kesempatan pada para dosen dan juga mahasiswa untuk dapat turut serta belajar dari masyarakat dan mengembangkan pemikiran dalam membantu mencari solusi dari masalah yang terjadi dalam kehidupan masyarakat setempat. Melalui analisis situasi kondisi ditemukan kurangnya pemahaman masyarakat tentang geopark dan kurangnya pemahaman komunikasi efektif dari para pelaku wisata terutama dalam memperkenalkan kekayaan geopark pada para wisatawan. Dalam upaya meningkatkan kemampuan komunikasi masyarakat di kawasan wisata Geopark Ciletuh, namun juga menimbang kondisi pandemi Covid-19, pada periode ini Tim Pelaksana PPM Universitas Padjadjaran menyelenggarakan kegiatan pelatihan komunikasi yang dilakukan secara daring, dengan mengangkat tema “Pelatihan Komunikasi Efektif untuk Pengenalan Objek Wisata Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark”. Pelatihan daring ini menyasar para pemandu wisata, pelaku wisata, dan siswa sekolah di kawasan Ciletuh-Palabuhanratu UGGp dengan tujuan mengedukasi agar para peserta pelatihan dapat meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara efektif dalam konteks komunikasi pariwisata, terutama dalam upaya memperkenalkan objek wisata di kawasan Ciletuh-Palabuhanratu UGGp.  
PENGARUH VIRTUAL HEALTH EDUCATION TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG ARV ANAK DAN DEWASA Ikeu Nurhidayah
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i2.36744

Abstract

Menurut data yang diperoleh, kepatuhan orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di negara maju terhadap pengobatan ARV hanya sebesar 50% dan memiliki persentase yang lebih rendah di negara berkembang. Hal tersebut dapat memberikan dampak yang kurang baik bagi para orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Maka dari itu diperlukan upaya yang bertujuan untuk peningkatan kepatuhan pengobatan ARV. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran untuk mendorong dan memotivasi keluarga, komunitas yang berhubungan dengan ODHA agar dapat meningkatkan kepatuhan terhadap pengobatan ARV melalui pendidikan kesehatan secara virtual. Metode pelaksanaan pendidikan kesehatan ini adalah ceramah disertai pre test dan post test. Jumlah partisipan sebanyak 168 yang dihadiri oleh dosen, mahasiswa, tenaga kesehatan serta masyarakat umum. Uji analisis yang digunakan adalah Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Dari hasil uji menunjukkan hasil pre test 52,56 dan post test 85,54 untuk rata-rata pengetahuan. Maka dari itu terdapat pengaruh yang signifikan dari pengetahuan peserta dengan p-value (0.000) sebelum dan sesudah kegiatan. Dengan adanya pendidikan kesehatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan pengobatan ARV.
UPAYA MENURUNKAN ANGKA KEJADIAN TALASEMIA MAYOR PADA MASYARAKAT MELALUI EDUKASI DAN PEMERIKSAAN DARAH: MENUJU ZERO GROWTH TALASEMIA MAYOR DI INDONESIA Ramdan Panigoro; Edhyana Sahiratmadja
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i2.37317

Abstract

Talasemia mayor adalah kelainan darah merah akibat adanya mutasi pada gen globin ­alfa atau beta. Penyandang talasemia mayor membutuhkan transfusi darah setiap bulan seumur hidupnya. Di Indonesia, pembiayaan pengobatan talasemia mayor menjadi beban kelima dalam pembiayaan BPJS. Untuk itu, pencegahan talasemia mayor perlu dilakukan, salah satunya adalah dengan tidak menikah dengan sesama pembawa sifat talasemia (talasemia minor). Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat sebagai upaya pencegahan dalam menurunkan angka kejadian atau prevalensi talasemia mayor dengan melakukan edukasi melalui video. Selain itu dilakukan pemeriksaan status talasemia minor untuk mengetahui besarnya prevalensi pembawa sifat talasemia di masyarakat. Metode perekrutan responden dimulai dari penyebaran ajakan tentang donor darah dan skrining status pembawa sifat talasemia. Setelah melihat tayangan video, responden diminta untuk menandatangani informed consent dan bila bersedia maka responden akan diperiksa status pembawa sifat talasemia dengan pemeriksaan darah lengkap. Bagi responden yang terduga membawa sifat talasemia dilanjutkan dengan pemeriksaan Hb-elektroforesis. Sejumlah 112 orang datang di gedung Eijkman Bandung, 27 Mei 2021, yang terdiri dari 51 orang yang hadir secara individual dan 60 orang yang hadir dengan anggota keluarga lainnya. Hasil menunjukkan bahwa prevalensi pembawa sifat talasemia pada masyarakat umum adalah sebesar 6,8%, sementara pada klaster keluarga sebesar 52,3%. Simpulan, penyuluhan tentang talasemia perlu terus ditingkatkan sehingga semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya pengetahuan mengenai talasemia dan kegunaan pemeriksaan status talasemia pra nikah. Pemeriksaan darah perlu dilakukan kepada semua lapisan masyarakat terutama pada keluarga besar penyandang talasemia mayor dengan prevalensi yang cukup tinggi. Selain itu perlu digaungkan pentingnya berdonor untuk sesama.
DISEMINASI INFORMASI BUDAYA KABUPATEN CIAMIS JAWA BARAT Wina Erwina
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i2.38044

Abstract

Budaya negeri Indonesia sangat beragam, wisata budaya nya pun sering menjadi tempat yang bermanfaat untuk pembelajaran, salah satunya di Kabupaten Ciamis. Terdapat tempat peninggalan sejarah seperti  Situs Astana Gede Kawali, Situs Bojong Galuh Karangkamulyan, dan Kampung Adat Kuta. Namun adanya wisata budaya ini belum dibarengi dengan pendokumentasian budaya dan perlunya kerjasama dengan masyarakat agar proses pelestarian terjaga dengan baik. Salah satu prosesnya yaitu dengan diseminasi informasi di Kabupaten Ciamis. Metode Pengambdian Pada Masyarakat ini dilakukan dengan Seminar virtual dengan forum Taman Baca Masyarakat dan masyarakat luas, dan juga pembuatan video yang di-upload di platform Youtube. Proses dan upaya ini dilakukan untuk mengedukasi masyarakat serta menumbuhkan rasa peduli atas pelestarian situs sejarah di Kabupaten Ciamis.
PELATIHAN PEMANFAATAN THIBBUN NABAWI UNTUK MEMBANTU TERAPI DIABETES MELITUS DI KELURAHAN TAMANSARI BANDUNG Sani Ega Priani
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i2.39432

Abstract

Diabetes melitus adalah slah satu penyakit gangguan metabolik dengan prevalensi yang terus meningkat baik di dunia ataupun di Indonesia, termasuk di kota Bandung. Penggunaan bahan herbal sudah banyak diteliti mampu membantu terapi diabetes melitus, termasuk diantaranya bahan herbal yang masuk ke dalam kategori thibbun Nabawi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman/keterampilan masyarakat terkait pemanfaatan thibbun Nabawi untuk membantu terapi diabetes melitus. Kegiatan dilakukan terhadap kader PKK di Keluarahan Tamansari. Kegiatan dibagi menjadi tiga tahapan yakni pemberian materi tentang pemanfaatan thibbun Nabawi untuk terapi diabetes melitus, pelatihan pembuatan ramuan herbal berbasis thibbun Nabawi, dan penyebaran e-booklet untuk masyarakat luas terkait materi pengabdian melalui perantara kader PKK. Evaluasi keberhasilan kegiatan dilakukan dengan pemberian pre-test dan post-test. Berdasarkan kegiatan yang dilakukan diketahui terjadi peningkatan pengetahuan mitra sebesar 253,42% tentang pemanfaatan thibbun nabawi untuk membantu terapi diabetes melitus dan 92,59% untuk pelatihan pembuatan ramuan herbal. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan PKM yang dilakukan berhasil peningkatkan pemahaman dan atau keterampilan masyarakat terkait pemanfaatan thibbun Nabawi untuk membantu terapi diabetes melitus. 
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PERTANIAN HAMPARAN BERBASIS WEB GIS (Studi Kasus Di Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kuburaya) Agus Sugiarto
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i2.37010

Abstract

ABSTRAK. Perencanaan pembangunan pertanian memerlukan basis data yang akurat dan realtime. Hal ini penting dalam rangka melihat perkembangan aktivitas pertanian dan kesejahteraan petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan. Jumlah Penyuluh Pertanian Lapangan yang tidak sebanding dengan jumlah petani menyebabkan sulitnya monitoring kegiatan pertanian. Penyajian informasi dalam bentuk Web GIS diharapkan menjadi solusi sehingga bantuan, pembinaan dan penyuluhan oleh pemerintah melalui dinas pertanian bisa tepat sasaran. Tujuan penelitian ini adalah terbangunnya Sistem Informasi Pertanian Hamparan Berbasis Web GIS di Kecamatan Sungai Kakap sehingga dapat dijadikan model untuk kegiatan monitoring pertanian di kawasan lain. Metode perekayasaan dalam kegiatan ini adalah dengan melakukan rancang bangun system informasi berdasarkan analisis kebutuhan para Penguluh Pertanian Lapangan. Hasil dari karya ini adalah Rekayasa Perangkat Lunak berupa Aplikasi Sistem Informasi Pertanian hamparan berbasis Web GIS. Aplikasi Web GIS ini selanjutnya dapat digunakan sebagai alat untuk monitoring kegiatan pertanian di Kecamatan Sungai kakap Kabupaten Kuburaya.
PENINGKATAN KAPASITAS KELEMBAGAAN TANI DAN PENINGKATAN PRODUKTIVITAS LAHAN BERDASARKAN KARAKTERISTIK TANAH DAN LINGKUNGANNYA Adi Nugraha; Iwan Setiawan; Ahmad Choibar Tridakusumah; Hepi Hapsari; Ganjar Kurnia
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i2.45687

Abstract

ABSTRAK.  Sustainable Development Goals (SDGs) memasukkan ketahanan pangan sebagai salah satu dari 17 indikator keberhasilan. Namun, naiknya angka kelaparan dunia menyebabkan perlunya peningkatan produksi tanaman pangan, terutama di daerah tropis seperti Indonesia. Salah satu penyebab utama penurunan produktivitas tanaman pangan adalah penurunan kesuburan tanah yang drastis, yang selanjutnya diperparah dengan kurangnya pemahaman di kalangan petani. Hal ini menyebabkan kebingungan di kalangan petani mengenai dosis pupuk organik dan anorganik yang tepat untuk digunakan untuk meningkatkan kesuburan tanah. Desa Ciburuy yang terletak di Kecamatan Padalarang Jawa Barat merupakan salah satu desa di Kabupaten Bandung Barat yang perekonomiannya sangat bergantung pada produksi komoditas pertanian. Namun, terjadi penurunan produktivitas padi akibat pemupukan yang tidak seimbang yang kemungkinan disebabkan oleh defisiensi unsur hara yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman yang optimal. Untuk mengatasi masalah ini, program seminar dan pelatihan dilakukan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam memahami defisiensi unsur hara dan melatih mereka menghitung dosis pupuk berimbang yang tepat agar mendapatkan efisiensi secara agronomi dan ekonomi. Program ini menyasar anggota kelompok tani yang membudidayakan tanaman pangan khususnya padi di Desa Ciburuy dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi padi. Uji tanah yang dilakukan di laboratorium menunjukkan bahwa tanah di Desa Ciburuy adalah Inceptisols dengan kandungan karbon organik (C-Organik) rendah (<2%), nitrogen total rendah (<0,2%), dan kalium tersedia rendah (<20 mg/100g). Program ini diharapkan dapat menghasilkan peningkatan kesadaran di kalangan petani tentang kesuburan tanah dan penggunaan pupuk berimbang. Program pelatihan ini merupakan langkah penting untuk mencapai tujuan ketahanan pangan di Indonesia dan memastikan pertanian berkelanjutan di masa depan. Kata kunci: pemberdayaan, kesuburan lahan, peningkatan produktivitas ABSTRACT. The Sustainable Development Goals (SDGs) include food security as one of the 17 indicators of success. However, the increasing number of hungry people in the world requires an increase in food crop production, particularly in tropical regions such as Indonesia. One of the main causes of the decline in productivity of food crops is the drastic decrease in soil fertility, which is further compounded by a lack of understanding among farmers. This leads to confusion among farmers regarding the appropriate doses of organic and inorganic fertilizers to use to improve soil fertility. Ciburuy village, located in Padalarang district, West Java, is one of the villages in West Bandung Regency whose economy depends heavily on agricultural commodity production. However, there has been a decline in rice productivity due to imbalanced fertilization, which may be caused by nutrient deficiencies required for optimal plant growth. To address this problem, a seminar and training program was conducted to enhance farmers' capacity in understanding nutrient deficiencies and train them to calculate the appropriate balanced fertilizer doses for optimal agronomic and economic efficiency. This program targeted members of the farmer group who cultivate food crops, particularly rice, in Ciburuy village with the aim of improving the quality and quantity of rice production. Soil tests conducted in the laboratory showed that the soil in Ciburuy village is Inceptisols with low organic carbon content (<2%), low total nitrogen (<0.2%), and low available potassium (<20 mg/100g). This program is expected to generate increased awareness among farmers regarding soil fertility and the use of balanced fertilizers. This training program is an important step in achieving food security goals in Indonesia and ensuring sustainable agriculture in the future.Keywords: Community Development, Soil Quality, Productivity 

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 1 (2025): Dharmakarya Maret 2025 Vol 13, No 4 (2024): Desember : 2024 Vol 13, No 3 (2024): September : 2024 Vol 13, No 2 (2024): Juni : 2024 Vol 13, No 1 (2024): Maret, 2024 Vol 12, No 4 (2023): Desember, 2023 Vol 12, No 3 (2023): September, 2023 Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023 Vol 12, No 1 (2023): Maret, 2023 Vol 11, No 4 (2022): Desember, 2022 Vol 11, No 3 (2022): September, 2022 Vol 11, No 2 (2022): Juni. 2022 Vol 11, No 1 (2022): Maret, 2022 Vol 10, No 4 (2021): Desember, 2021 Vol 10, No 3 (2021): September, 2021 Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021 Vol 10, No 1 (2021): Maret, 2021 Vol 9, No 4 (2020): Desember, 2020 Vol 9, No 3 (2020): September, 2020 Vol 9, No 2 (2020): Juni, 2020 Vol 9, No 1 (2020): Maret, 2020 Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): September 2019 Vol 8, No 2 (2019): Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): Desember Vol 7, No 3 (2018): September Vol 7, No 2 (2018): Juni Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 4, No 2 (2015): DHARMAKARYA Vol 4, No 2 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): DHARMAKARYA Vol 4, No 1 (2015): Dharmakarya Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya More Issue