cover
Contact Name
Nelfiyanti
Contact Email
nelfiyanti@ftumj.ac.id
Phone
+6281363155951
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Cempaka Putih Tengah 27 Jakarta Pusat
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
JISI UMJ (Jurnal Integrasi Sistem Industri UMJ)
ISSN : 23552085     EISSN : 2550083X     DOI : 10.24853/jisi
Core Subject : Engineering,
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Jurusan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta mengundang para dosen, peneliti, pengkaji, praktisi, industri, dan pemerhati serta mahasiswa S1/S2/S3, untuk mengirimkan paper atau artikel ilmiahnya. JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri bersifat terbuka. Paper yang masuk akan di-review secara peer-review. Setelah proses review selesai, hasil review akan diinformasikan kepada penulis paper melalui sistem Open Journal System (OJS). JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri terbit 2 kali dalam setahun. Secara berkala JISI UMJ: Jurnal Integrasi Sistem Industri terbit setiap bulan Februari dan Agustus.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2024): JISI UMJ" : 13 Documents clear
Peningkatan Produktivitas Maintenance Menggunakan Metode OEE dan MVSM pada Industri Jasa Penerbangan Nasional Roysen, Uti; Jaqin, Choesnul; Hasibuan, Sawarni; Juniawan, Singgih; Alam, Fachrul; Daruki, D
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 11, No 2 (2024): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.11.2.159-170

Abstract

Kegiatan perawatan dan pemeliharaan merupakan salah satu penyebab terjadinya keterlambatan jadwal penerbangan suatu maskapai. Berdasarkan laporan dari salah satu maskapai penerbangan nasional terdapat 39% pekerjaan maintenance tidak dapat terselesaikan pada periode Januari 2022 - Juni 2023. Peningkatan produktivitas maintenance diperlukan agar dapat meningkatkan jumlah pekerjaan selesai dan memperkecil kontibusinya terhadap keterlambatan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pada divisi maintenance. Penelitian ini menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) untuk mengetahui nilai perbaikan sebelum dan sesudah dilakukan perbaikan, metode Maintenance Value Stream Maping (MVSM) untuk membuat peta aliran proses kegiatan  maintenance sehingga dapat mengetahui penyebab efektivitas dan efisiensi yang tidak tercapai dengan metode fishbone diagram. Penelitian ini mengungkapkan bahwa efisiensi keseluruhan peralatan (OEE) yang pada awalnya hanya 29,38% sebelum dilakukannya perbaikan dapat meningkat secara signifikan mencapai nilai 54,49% pada akhir perbaikan. Setelah melakukan pemetaan proses dengan Current MVSM didapatkan nilai sebesar 38,70% yang disebabkan oleh faktor -faktor utama yang berkontribusi pada rendahnya efektivitas dan efisiensi termasuk kekurangan dalam keterampilan, pengalaman, dan motivasi tim, hambatan dalam komunikasi dan strategi perencanaan, kurangnya pemeriksaan terhadap peralatan dan penggunaan alat yang tidak efektif, manajemen persediaan sparepart yang tidak memadai, serta lingkungan kerja yang kurang mendukung. Melalui simulasi yang melibatkan sebuah tim kecil yang dikondisikan secara ideal, nilai Value Added dari pemetaan Future MVSM meningkat menjadi 45,54%.
Analisis Risiko Rantai Pasok Bahan Baku Dalam Memenuhi Permintaan Konsumen Pada Industri Pertambangan Andesit Di Cilegon L. Pettawali, Andi Fajaruddin; Dewita, Herna
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 11, No 2 (2024): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.11.2.227-248

Abstract

Persaingan yang ketat di industri pertambangan andesit menuntut perusahaan untuk terus berinovasi, menyediakan produk berkualitas, dan menjaga harga yang kompetitif. Rantai pasok merupakan bagian sentral dalam memastikan keberlangsungan sebuah industri. Dalam melakukan kegiatan operasional pada industri pertambangan andesit di Cilegon, berbagai risiko dapat mempengaruhijaringan rantai pasok secara keseluruhan. Risiko tersebut dapat dikendalikan dengan melakukan manajemen risiko yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko dalam rantai pasok menggunakan pendekatan Supply Chain Operations Reference (SCOR) dan House of Risk (HOR). SCOR digunakan untuk memetakan aktivitas rantai pasok, sementara HOR diterapkan untuk menentukan prioritas agen risiko dan strategi mitigasi risiko.Hasil identifikasi risiko rantai pasok terdapat 44 kejadian risiko (Risk event) dan 53 sumber risiko (Risk Agent) dari hasil analisis HOR Fase-1 dimana kurangnya transparansi rantai pasokan memiliki nilai ARP paling tertinggi sebesar 7224 dari total sumber risiko atau agen risiko. hal ini terjadi dikarenakan ketidakjelasan informasi dari pemasok dan produsen sehingga dapat merugikan visibilitas dalam aliran rantai pasok. Untuk mengurangi risiko tersebut perlu mengimplementasikan sistem manajemen rantai pasok yang terintegrasi dan penggunaan teknologi blockchain untuk melacak dan memastikan transparansi dalam rantai pasok. Dari hasil identifikasi strategi penangan terdapat 24 aksi mitigasi untuk mengurangi sumber risiko (Risk Agent). Analisis HOR Fase-2 menunjukkan melakukan pelatihan rutin bagi karyawan mengenai SOP (Standard Operating Procedures) merupakan preventive action dengan nilai ETD tertinggi sebesar 55317.
Analisis Sistem Informasi dan Proses Bisnis Untuk Penjualan Produk PT ASMI Nasihardani, Dana; Pujianto, Hendri
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 11, No 2 (2024): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.11.2.281-290

Abstract

PT Aristo Satria Mandiri Indonesia bergerak di industri precision part, die casting, die stamping, dan mould yang melayani perusahaan otomotif. Precision part adalah komponen dengan tingkat akurasi tinggi, di mana kesalahan kecil dapat mempengaruhi kinerja produk atau sistem. Untuk menjaga daya saing di tengah meningkatnya persaingan, PT Aristo Satria Mandiri Indonesia berupaya melakukan perbaikan berkelanjutan guna menjaga kualitas produk dan layanan. Sistem informasi yang efektif sangat penting untuk mendukung operasional perusahaan. Namun, ketidakintegrasian informasi sering menyebabkan keterlambatan pengiriman, yang berdampak pada kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem informasi penjualan yang terintegrasi di PT Aristo Satria Mandiri Indonesia. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi data, mempercepat penyediaan informasi, serta mendukung pengambilan keputusan manajemen. Hasil penerapan sistem ini dapat mengatasi keterlambatan pengiriman produk, meningkatkan efisiensi alur distribusi, dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Selain itu, penelitian ini juga memberikan manfaat jangka panjang berupa pengelolaan data yang lebih efektif, pengambilan keputusan yang lebih baik, serta keunggulan kompetitif di industri yang semakin ketat.
Analisis Manajemen Risiko Aset pada Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Sorong Rachmadhani, Mirga Maulana; Histiarini, Aprisa Rian; Kayatun, Siti Nur; Wahyudien, Mohammad Arief Nur; Ahistasari, Asih
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 11, No 2 (2024): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.11.2.171-182

Abstract

Pada penelitian ini, peneliti melihat pentingnya manajemen risiko dalam menangani, mengendalikan, dan melindungi aset biro administrasi akademik dan kemahasiswaan (BAAK) dengan melakukan penilaian risiko untuk menggabungkan risiko, menangani risiko, dan meminimalkan risiko yang mungkin terjadi pada BAAK tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko yang terjadi dan menemukan tindakan pengendalian risiko. Ini merupakan topik yang menarik untuk dibahas karena semua bidang bisnis pasti memiliki aset, termasuk di bidang pendidikan dan aset tersebut wajib untuk dijaga. Dengan menggunakan ISO 31010:2019, penelitian ini lebih pada penekanan terhadap proses penilaian risiko. Mulai dari tahap identifikasi risiko sampai pada evaluasi risiko. Hasilnya yakni terdapat 17 risiko yang telah teridentifikasi. Dimana dari ke 17 risiko tersebut 2 diantanya termasuk risiko besar dengan nilai level risiko 25 pada kode risiko A1 (tidak ada nya CCTV di dalam ruangan Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan) dan 20 pada kode risiko A5 (printer laser jet ijazah yang tintanya tidak menempel dengan baik), dan 4 diantaranya termasuk risiko kecil dengan nilai level risiko 4 pada kode risiko A3, A7 A11, dan nilai level risiko 3 pada kode risiko A9. Selain itu hasil ini diharapkan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang risiko yang terkait dengan aset dan memberikan rekomendasi pengendalian risiko untuk mengurangi dampak yang mungkin terjadi.
IMPLEMENTASI DATA MINING DENGAN ALGORITMA APRIORI UNTUK PENINGKATAN PENJUALAN MELALUI STRATEGI MIXED BUNDLING DI PT X Iskandar, Yelita Anggiane; Zulvia, Ferani Eva; Nissya, Agtandella Islamy
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 11, No 2 (2024): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.11.2.249-260

Abstract

Pada tahun 2021, PT X mengalami penurunan penjualan pada saluran penjualan melalui e-commerce. Untuk meningkatkannya kembali, diperlukan penerapan strategi bisnis selain yang sudah diterapkan sebelumnya, dengan mengetahui pola asosiasi antar item produk yang dibeli konsumen yang dapat menjadi dasar pembuatan rekomendasi berdasarkan salah satu prinsip customer relationship management yaitu strategi mixed bundling. Data yang digunakan adalah data transaksi penjualan produk melalui e-commerce PT X dari April hingga Oktober 2021, dengan jumlah sebanyak 5.673 transaksi. Metode yang digunakan adalah data mining association rule spesifiknya algoritma apriori. Dengan menggunakan minimum support sebesar 0,15 dan minimum confidence sebesar 0.5, maka didapatkan hasil yang telah divalidasi, yaitu terdapat 5 rules untuk family product dan 5 rules untuk item produk. Dari eksperimen diketahui bahwa produk Pasta sering dibeli bersamaan dengan produk Flour, produk Cookies dan Pasta sering dibeli bersamaan dengan produk Flour, produk Noodle sering dibeli bersamaan dengan produk Flour, produk Cookies dan Noodle sering dibeli bersamaan dengan produk Flour, serta produk Noodle dan Pasta sering dibeli bersamaan dengan produk Flour. Selanjutnya dilakukan penyusunan rekomendasi strategi penjualan, terdapat 4 produk mixed bundling yang dapat menjadi alternatif dalam strategi pemasaran PT X untuk meningkatkan penjualan, yaitu produk CBT01 dan CBM01, MBL01 dan MBT01, CPB01 dan CBM01, serta CPB01 dan CBT01.
Data Mining dan Aplikasi Six Sigma Dalam Meningkatkan Kualitas Batubara Pada Pembangkit Listrik Kawilarang, Ruth Dimitri Abigail; Fitriana, Rina
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 11, No 2 (2024): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.11.2.183-190

Abstract

PT Cikarang Listrindo merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pembangkit listrik tenaga uap. Batubara merupakan bahan bakar yang digunakan untuk mengubah air menjadi uap, uap yang dihasilkan digunakan untuk menggerakkan turbin untuk menghasilkan daya pada generator dan menghasilkan listrik. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan kualitas batubara agar sesuai standar spesifikasi umpan boiler. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah six sigma untuk menentukan permasalahan yang terjadi dan data mining digunakan untuk mengelompokkan data yang akan digunakan. Hasil penelitian six sigma dengan menggunakan pendekatan DMAIC ditemukan ukuran batubara yang masuk kedalam boiler pada titik sampling BC-12B tidak memenuhi standar spesifikasi umpan boiler,  data Analisa menggunakan fishbone minitab dan decision tree menggunakan weka untuk menentukan keputusan improvement kemudian pada tahap control menggunakan perbaikan SOP (Standard Operational Procedure) yang dilakukan secara periodic untuk menjaga kualitas batubara.
FAKTOR YANG BERPERAN DALAM MENDORONG MINAT PEMBELIAN POPOK RAMAH LINGKUNGAN Astuti, Reni Dwi; Jatiningrum, Wandhansari Sekar; Sumargiyani, Sumargiyani
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 11, No 2 (2024): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.11.2.213-226

Abstract

Diantara produk yang banyak dikonsumsi masyarakat yang berpotensi besar merusak lingkungan adalah popok sekali pakai karena komposisi bahan yang sulit terurai di alam seperti plastik dan Super Absorbent Polimer (SAP). Popok kain ini dianggap lebih ramah lingkungan. Hanya saja jumlah pengguna popok sekali pakai tetap lebih banyak, khususnya di daerah berkembang seperti Kabupaten Bantul. Untuk itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap niat penggunaan popok ramah lingkungan ini. Faktor yang diteliti adalah:  sikap terhadap penggunaan green product, norma subyektif, perceived behavioral control, kepedulian terhadap lingkungan, perceived risk, dan personal norm. Pengolahan data dielakukan dengan regresi berganda. Dari hasil penelitian diperoleh fungsi regresi: Niat= 0,058sikap + 0,284SN + 0,390PBC + 0,032KL – 0,026PR + 0,118Norm. Berdasarkan uji t didapat kesimpulan bahwa faktor yang signifikan berpengaruh adalah perceived behavioral control, norma subyektif, dan personal norm.
MODEL KONSEPTUAL FAKTOR PENDORONG NIAT SEBAGAI FASILITAS PENGUMPULAN MINYAK GORENG BEKAS SEBAGAI INISIASI JARINGAN REVERSE LOGISTICS Budijati, Siti Mahsanah; Astuti, Fatma Hermining; Jatiningrum, Wandhansari Sekar; Rini, Poppy Laksita
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 11, No 2 (2024): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.11.2.191-202

Abstract

The driving factors of intentions as a used cooking oil collection facility: a conceptual model. The reverse logistics (RL) flow characteristics include scattered supply sources and uncertain supply quantities. This characteristic also applies to the flow of used cooking oil, which is one of the ends of used products that can be managed through RL activities. In addition, there is no regular mechanism for collecting used cooking oil from food service businesses and households. The current collection process is handled by third parties whose main aim is for economic gain. On the other hand, to create a sustainable cooking oil supply chain that provides economic benefits and realizes environmental sustainability and social responsibility, it is necessary to take responsibility for food service business actors as producers of used cooking oil. This form of responsibility can be in the willingness to serve as a facility for collecting used cooking oil. The willingness of a food service business to serve as a collection facility is, of course, influenced by certain factors. This research proposes a conceptual model of the driving factors for the willingness of food service businesses to serve as used cooking oil collection facilities. This conceptual model was built based on a literature review and adjustments to the current RL flow conditions of the used cooking oil. The conceptual model formed can be used as a basis for empirical research on food service business actors. 
DESAIN ALAT BANTU PROSES PEMOTONGAN TAHU GUNA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PRODUKSI bidiawati, ayu; Muchtiar, Yesmizarti; Setiawati, Lestari; Suherman, Hendra; Desmiarti, Reni
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 11, No 2 (2024): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.11.2.261-270

Abstract

A company in the food industry that produces tofu has encountered issues with product size inconsistency in each batch. This is due to the very basic cutting process currently using only a knife and a wooden roller. As a result, errors can occur during production, leading to tofu pieces that are not uniform in size. To address this, a design for a cutting aid has been developed to increase the number of cut pieces and minimize the cutting process time. This cutting aid was designed using a rational method. The tofu cutting aid is ergonomically designed to make it easier for workers to perform their tasks. The goal of this tool is to produce tofu pieces that are uniform and of the same shape.
Pemetaan, Pengendalian Dan Sistem Pendukung Keputusan Mitigasi Risiko Rantai Pasok Proses Bisnis PT. XYZ Puji, Ari Andriyas; -, Satriardi
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 11, No 2 (2024): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.11.2.145-158

Abstract

Rantai pasok merupakan hal penting dalam operasi bisnis. Dalam hal biaya dan kualitas produk, rantai pasok merupakan faktor penting bagi banyak bisnis dalam memastikan kelancaran operasi mereka. Berdasarkan wawancara awal, saat ini terdapat berbagai permasalahan besar di PT. Lini proses bisnis rantai pasok XYZ. Prosedur produksi yang tidak sesuai harapan, kelelahan pekerja, pekerja yang sering lembur untuk memenuhi target, dan keterlambatan bahan baku. Tingginya permintaan perusahaan secara tidak langsung dapat berdampak pada efektivitas dan efisiensinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko-risiko yang terjadi pada proses bisnis rantai pasok dan menentukan langkah mitigasi risiko dengan menggunakan metode House of Risk dan Analytic Hierarchy Process . Dari hasil identifikasi risiko diperoleh 12 agen risiko dan 26 kejadian risiko yang dipetakan melalui Referensi Operasi Rantai pasok. Selanjutnya melalui house of risk tahap 1 dan diagram Pareto diperoleh 6 agen risiko yang harus diberikan tindakan mitigasi. kemudian menghitung House of Risk tahap 2 dengan mengkorelasikan antara 6 agen risiko dan 11 tindakan preventif sehingga menghasilkan prioritas tindakan mitigasi berdasarkan Ratio of Effectiveness to Difficulty. Selanjutnya pada perhitungan Analytic Hierarchy Process diperoleh hasil eigen vector tertinggi sebesar 13,2% dengan nilai konsistensi rasio (CR) sebesar 0.096, maka dianggap valid karena 0,1. Model ini dianggap konsisten dan dapat diterapkan.

Page 1 of 2 | Total Record : 13