cover
Contact Name
Nelfiyanti
Contact Email
nelfiyanti@ftumj.ac.id
Phone
+6281363155951
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Cempaka Putih Tengah 27 Jakarta Pusat
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
JISI UMJ (Jurnal Integrasi Sistem Industri UMJ)
ISSN : 23552085     EISSN : 2550083X     DOI : 10.24853/jisi
Core Subject : Engineering,
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Jurusan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta mengundang para dosen, peneliti, pengkaji, praktisi, industri, dan pemerhati serta mahasiswa S1/S2/S3, untuk mengirimkan paper atau artikel ilmiahnya. JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri bersifat terbuka. Paper yang masuk akan di-review secara peer-review. Setelah proses review selesai, hasil review akan diinformasikan kepada penulis paper melalui sistem Open Journal System (OJS). JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri terbit 2 kali dalam setahun. Secara berkala JISI UMJ: Jurnal Integrasi Sistem Industri terbit setiap bulan Februari dan Agustus.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 2 (2025): JISI UMJ" : 13 Documents clear
USULAN PERBAIKAN KUALITAS PAINTING BOOTH DENGAN METODE SIX SIGMA PADA PT. FOSTA UNGGUL PERDANA Sukwadi, Ronald; Wibowo, Alfian Adhi Setyo; Silitonga, Riana Magdalena; Widawati, Enny; Silalahi, Agustinus; Thu, Nguyen Thi Bich
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 12 No. 2 (2025): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.12.2.153-166

Abstract

PT. Fosta Unggul Perdana merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur khusus dalam pembuatan painting booth. Tujuan dari penelitian ini yaitu membuat sebuah metode perbaikan di mana dapat mengetahui jenis – jenis kecacatan dan tingkat kecacatan yang terjadi pada proses produksi di PT. Fosta Unggul Perdana. Di mana metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan metode Six Sigma. Metode yang digunakan yaitu melakukan pengumpulan data, yang hasilnya yaitu ditemukan 5 kecacatan yang terjadi pada proses produksi painting booth pada perusahaan yaitu kecacatan salah melubangi material, kecacatan salah menekuk material, kecacatan pengelasan tidak rapih, kecacatan penghalusan tidak rapih, dan kecacatan salah dalam pemasangan benda dalam perakitan akhir. Dengan tingkat kecacatan yang cukup banyak, maka metode perbaikan akan menggunakan Six Sigma guna memudahkan dalam menjabarkan dan menganalisa tiap kecacatan yang terjadi dan dapat mengetahui aspek mana yang paling sering terjadi cacat dalam proses produksi. Dengan menggunakan Six Sigma, diketahui untuk nilai Sigma yang diperoleh sebelum dilakukan perbaikan yaitu sebesar 3,144 Sigma dengan Nilai DPMO (Defect Per Million Opportunities) sebesar 50.133,11. Berdasarkan hasil tersebut, dibuat sebuah perbaikan dengan menggunakan salah satu tools yaitu FMEA dan juga pembuatan SOP baru sehingga setelah dilakukan penerapan pada perusahaan nilai Sigma dari sebelumnya 3,144 Sigma meningkat menjadi 3,625 Sigma dengan Nilai DPMO (Defect Per Million Opportunities) yang turun dari yang sebelumnya 50.133,11 menjadi 16.800.
Analisis Persediaan Bahan Baku Menggunakan Metode EOQ Multi-Item Di PT. XYZ Azalia, Cheryl; Royan, Sumiati
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 12 No. 2 (2025): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.12.2.167-176

Abstract

Semakin tingginya kebutuhan implan tulang di Indonesia hingga mencapai 120 ribu per tahun 2021 memberi dampak terhadap perkembangan industri kesehatan lokal yang mendorong industri medis khususnya produsen implan dalam menyusun strategi yang tepat, salah satunya mengontrol persediaan bahan baku di PT. XYZ. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian persediaan bahan baku implant screw berupa as stainless steel melalui metode Economic Order Quantity (EOQ) Multi-Item sehingga menghasilkan total biaya persediaan paling optimal. Dalam mengendalikan persediaan, perusahaan harus mampu meminimalisasi terjadinya overstock maupun outstock bahan baku agar operasional berjalan dengan efektif. Berdasarkan hasil penelitian ini, diketahui bahwa melalui metode EOQ Multi-Item perusahaan menghemat total biaya persediaan hingga sebesar Rp47.666 dari metode yang digunakan perusahaan yaitu sebesar Rp Rp6.577.300 sehingga metode EOQ Multi-Item dianggap cukup untuk dijadikan pertimbangan dalam pengendalian persediaan bahan baku.
Analisis Aliran Reverse Logistics pada Industri Perlengkapan Medis untuk Meminimalisir Biaya Retur Produk Aflah, Rifka Mauliana; Pulansari, Farida; Nugraha, Isna
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 12 No. 2 (2025): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.12.2.199-210

Abstract

Reverse logistics adalah proses pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengelolaan pergerakan barang jadi, persediaan barang dalam proses, bahan mentah, dan informasi terkait secara ekonomis dan efisien dari titik asal ke titik konsumsi. Permasalahan yang terjadi pada industri perlengkapan medis diwakili PT XYZ yaitu adanya penumpukan produk kasa retur reject yang dapat menyebabkan biaya simpan gudang yang semakin membengkak. Hal ini disebabkan karena produk tersebut tidak dapat digunakan kembali. Namun, jika dimanfaatkan dengan baik, produk kasa retur tersebut masih terdapat beberapa produk yang bisa digunakan kembali dan dapat meminimalkan biaya reverse logistics produk. Pada penelitian ini, seluruh komponen biaya reverse logistics akan dihitung menggunakan metode VMI dengan tujuan untuk mengetahui Total Reverse Logistics Cost dari keseluruhan retur produk kasa pada PT XYZ periode tahun 2022-2023. Hasilnya menunjukkan bahwa TRLC yang didapatkan sebesar Rp 148.556.914 dan 79% dari keseluruhan biaya tersebut berasal dari biaya simpan. Keterbatasan dalam penelitian ini, perusahaan belum menerapkan pengelolaan produk retur dengan tepat seperti aktivitas recovery. Tentunya jika hal ini dapat diterapkan, maka perusahaan dapat mengurangi biaya reverse logistics dan meningkatkan pendapatan perusahaan.
ANALISIS RUTE DISTRIBUSI TERPENDEK UNTUK MEMINIMUMKAN BIAYA DISTRIBUSI DENGAN METODE TRAVELLING SALESMAN PROBLEM (TSP) DI PT. XYZ Nugroho, Rosa Novarian Agninditya; Rochmoeljati, Rr.
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 12 No. 2 (2025): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.12.2.177-186

Abstract

PT. XYZ adalah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang industri produksi kapas dan kasa. Produk PT. XYZ dikenal di seluruh wilayah Indonesia melalui beberapa distributor besar yang tersebar di semua wilayah Indonesia. Maka dari itu, diperlukan lintasan minimum yang tepat agar sistem pendistribusiannya menjadi lebih cepat dan efisien. Masalah yang muncul dalam perusahaan yaitu penentuan rute distribusi yang ditentukan secara manual berlandaskan pemahaman dan pengalaman supir menyebabkan konsumsi bahan bakar melebihi kebutuhan yang seharusnya dan mengakibatkan tingginya biaya distribusi. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan rute distribusi terpendek dan meminimumkan biaya distribusi produk kasa hidrofil steril 16x16 cm dengan menggunakan metode Travelling Salesman Problem (TSP) Algoritma Branch and Bound. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Traveling Salesman Problem (TSP) Algoritma Branch and Bound lebih baik dan lebih optimal dibandingkan rute awal perusahaan karena dapat menghasilkan usulan perbaikan rute distribusi terpendek dengan penghematan jarak tempuh sebesar 59,4 km dan penghematan biaya distribusi sebesar Rp. 336.600 dengan persentase penghematan jarak tempuh sebesar 16,32% dan persentase penghematan biaya distribusi sebesar 5,74%.
Optimasi Pengendalian Persediaan Bahan Baku Karton Box Menggunakan Multi-Item Economic Order Quantity (EOQ) di PT. XYZ Amalia, Rochmatul; Rochmoeljati, Rr.
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 12 No. 2 (2025): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.12.2.187-198

Abstract

PT. XYZ adalah perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur pembuatan karton kotak bergelombang. Tidak optimalnya frekuensi pembelian bahan baku mengakibatkan tingginya biaya pemesanan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah optimal persediaan bahan baku dan meminimumkan total biaya persediaan. Berdasarkan hasil penelitian, metode Multi-Item EOQ memperoleh kuantitas pemesanan yang optimal, frekuensi pembelian, biaya pemesanan dan biaya simpan yang optimal. Hal ini dapat dilihat pada kondisi optimal pada PT. XYZ karena dapat menekan frekuensi pembelian dan biaya simpan yang berlebihan. Dengan jumlah pemesanan optimal setiap bahan baku adalah kertas kraft liner 125 GSM sebesar 18 ton, kertas kraft liner 150 GSM sebesar 18 ton, kertas kraft liner 200 GSM sebesar 18 ton, kertas medium 150 GSM sebesar 24 ton, lem sebesar 2337 Kg, Stiching/Kawat sebesar 1056 Kg, Tinta sebesar 2716 Kg. Penggunakan metode EOQ Multi-Item didapatkan total biaya persediaan minimum sebesar Rp. 131.123.896,-.
PROSES RELAYOUT PENGELASAN INCONEL 625 UNTUK MENGURANGI REJECT POROSITY DI PT CLADTEK BI MANUFACTURING syahputra, Edi; Irwan, Hery
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 12 No. 2 (2025): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.12.2.223-234

Abstract

Tata letak mesin yang kurang optimal dalam suatu proses produksi tidak hanya menyebabkan ketidakefisienan aliran material, tetapi juga dapat meningkatkan risiko cacat produk seperti porosity disebabkan oleh angin, hal ini disebabkan oleh kedekatan dua mesin utama dengan pintu utama. Penelitian ini dilakukan di PT Cladtek BI Metal, sebuah perusahaan multinasional yang bergerak di bidang pembuatan pipa bawah laut untuk industri minyak dan gas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk perbaikan tata letak mesin menggunakan metode Activity Relationship Chart (ARC). Hasil analisis menunjukkan bahwa sebelum perbaikan, total jarak aliran material dalam proses produksi mencapai 365 meter. Setelah dilakukan perancangan ulang tata letak menggunakan metode ARC, jarak tersebut berhasil dikurangi menjadi 42 meter. Selain menghasilkan efisiensi jarak sejauh 323 meter, perancangan ulang ini juga bertujuan untuk meminimalisir dampak lingkungan luar terhadap proses produksi, khususnya pada mesin-mesin yang rentan terhadap porosity. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan dalam upaya peningkatan efisiensi dan kualitas produksi. Kata kunci: Activity Relationship Chart (ARC), efisiensi produksi,porosity.
Perencanaan Pemeliharaan Mesin Nitrogen Berdasarkan Repair Complexity dan Future Value: Pendekatan ISMO Ihsan, Tiaradia; Damur Rochman, Didit; Ferdian, Rendiyatna
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 12 No. 2 (2025): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.12.2.211-222

Abstract

Keandalan mesin memainkan peran penting dalam konsistensi layanan dan efisiensi operasional. Penelitian ini mengusulkan model perencanaan pemeliharaan jangka panjang yang terstruktur untuk unit mesin nitrogen di AHASS Delima Motor, sebuah bengkel sepeda motor skala kecil di Jawa Barat. Metode ISMO yang terdiri dari Inspection (Inspeksi), Small Repair (Perbaikan Ringan), Medium Repair (Perbaikan Sedang), dan Overhaul (Perbaikan Total) digunakan untuk menentukan frekuensi aktivitas pemeliharaan berdasarkan skor repair complexity mesin, yang dinilai pada level 8 melalui evaluasi lapangan. Skor ini menghasilkan siklus aktivitas selama 9,5 tahun, terdiri dari 9 inspeksi, 5 perbaikan ringan, 2 perbaikan sedang, dan 1 overhaul. Setiap aktivitas dijadwalkan dalam garis waktu bulanan dan dikonversi menjadi estimasi biaya tahunan menggunakan metode Future Value (FV), dengan asumsi tingkat inflasi tahunan sebesar 20,02%. Total biaya pemeliharaan yang diproyeksikan untuk seluruh siklus adalah sebesar Rp 25.552.627. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa model ini responsif terhadap variasi inflasi. Model ini menghasilkan alat perencanaan yang sederhana dan ekonomis untuk penganggaran pemeliharaan di bengkel skala kecil tanpa memerlukan sistem digital atau komputerisasi. Kata kunci: Perencanaan pemeliharaan, metode ISMO, mesin nitrogen, proyeksi biaya, future value
Optimasi Pemilihan Rute Terpendek Distribusi Gas LPG 3 Kg Menggunakan Algoritma Sweep Berbasis Python Setiawan, Andry; Nensi, Sri Wahyu; Rizani, Nataya Charoonsri; Bryan Matutina, Tarcisius Yodris; Hamidi, Kurniawan
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 12 No. 2 (2025): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.12.2.235-248

Abstract

Distribusi gas LPG 3 Kg memerlukan perencanaan rute yang efisien untuk menekan biaya operasional, menghemat waktu, dan meningkatkan keamanan pengiriman. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemilihan rute terpendek distribusi gas LPG 3 Kg dengan menerapkan Algoritma Sweep berbasis Python pada kasus Capacitated Vehicle Routing Problem (CVRP). Data yang digunakan meliputi lokasi pelanggan, jarak antar titik, dan kapasitas angkut truk. Algoritma Sweep digunakan untuk mengelompokkan pelanggan berdasarkan sudut polar relatif terhadap depot, dilanjutkan dengan penentuan urutan kunjungan yang meminimalkan jarak tempuh sambil memenuhi batas kapasitas kendaraan. Hasil optimasi menunjukkan bahwa metode ini mampu menghasilkan tiga rute distribusi dengan total jarak tempuh 98,7 km, mengalami pengurangan sebesar 26,18 km atau sekitar 21% dibandingkan kondisi awal yang mencapai 124,88 km. Selain itu, jumlah armada dapat ditekan menjadi tiga truk tanpa melanggar batas kapasitas angkut. Implementasi berbasis Python memungkinkan proses penghitungan dan pemodelan rute dilakukan secara cepat, akurat, dan dapat diulang untuk berbagai skenario distribusi.
ANALISIS PENGARUH PARAMETER MESIN CNC FLAME CUTTING TERHADAP KUALITAS PEMOTONGAN BAJA SS400 MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI Prasetya, Reihan Rafly; Tranggono, Tranggono; Condro Winursito, Yekti
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 12 No. 2 (2025): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.12.2.249-258

Abstract

Pengaturan parameter proses yang tepat dalam proses CNC Flame Cutting sangat berpengaruh terhadap kualitas hasil pemotongan. Dalam praktik industri, kualitas hasil potongan terutama kekasaran permukaan dan ketidakakuratan dimensi menjadi perhatian utama. Permukaan yang terlalu kasar dapat menyulitkan proses penyambungan pelat dan menurunkan kualitas sambungan, sedangkan ketidaksesuaian dimensi dapat berdampak pada efisiensi biaya serta waktu pemesinan. Oleh karena itu, perusahaan sangat menekankan pentingnya kualitas pemotongan yang optimal dan stabil dalam setiap proses produksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh parameter mesin CNC Flame Cutting terhadap kualitas pemotongan baja SS400 menggunakan metode Taguchi. Parameter yang diteliti meliputi kecepatan potong, tekanan gas, dan tekanan oksigen. Desain eksperimen menggunakan orthogonal array L9 (3³) dan hasilnya dianalisis dengan rasio sinyal terhadap noise serta ANOVA. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi optimal untuk meminimalkan ketidakakuratan dimensi adalah kecepatan potong 312 mm/menit, tekanan gas 4 bar, dan tekanan oksigen 6 bar. Sedangkan untuk kekasaran permukaan, kombinasi terbaik adalah kecepatan potong 431 mm/menit, tekanan gas 5 bar, dan tekanan oksigen 5 bar. Tekanan gas menjadi faktor yang berpengaruh paling dominan dalam memengaruhi hasil pemotongan terhadap ketidakakuratan dimensi dan kekasaran permukaan.
PENERAPAN STANDARD NORDIC QUESTIONNAIRE DAN METODE ANTROPOMETRI DALAM PERANCANGAN ALAT BANTU PROSES PENGOLAHAN KELAPA PARUT Widarta, Fajar Okta; Putra, Gaustama; Lestari, Suci Ayu; Abubakar, Rahmad
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 12 No. 2 (2025): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.12.2.273-282

Abstract

Proses pengolahan kelapa parut menjadi patarana di UMKM X masih menggunakan cara manual. Patarana adalah bumbu masakan tradisional Aceh yang bahan bakunya berasal dari kelapa yang sudah tua. Pengolahan kelapa parut menjadi patarana dilakukan berulang-ulang dalam waktu yang lama, sehingga pekerja beresiko mengalami Musculoskeletal Disorders (MSDs). Selain itu, proses pengolahan kelapa parut menjadi patarana yang dilakukan selama ini dirasa belum efisien karena membutuhkan waktu yang relatif lama. Oleh karena itu dilakukan perancangan alat bantu kerja yang ergonomis untuk proses pengolahan kelapa parut tersebut. Sehingga, dari penelitian ini dihasilkan usulan rancangan alat bantu proses pengolahan kelapa parut menjadi patarana khususnya pada tahap pengepresan. Alat ini bersifat ergonomis karena dirancang dengan menerapkan antropometri, sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya Musculoskeletal Disorders (MSDs) serta membuat proses pengolahan kelapa parut menjadi patarana semakin efektif dan efisien.

Page 1 of 2 | Total Record : 13