Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Costumer Value Creation Strategy Based On Company Internal Data Sukwadi, Ronald; Suef, Mokh; Widawati, Enny; Lucky, Novryan
Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 4 No. 16 Oktober - Desember 2015
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Globalisasi ekonomi dan ketatnya persaingan merupakan tantangan baru bagi setiap perusahaan, terutama untuk usaha kecil menengah (UKM). UKM seharusnya dapat memuaskan pelanggan dengan meningkatkan kualitas produk. Dalam memperbaiki kualitas produk, metode survei sering dilakukan untuk memeroleh pendapat dan kebutuhan pelanggan. Namun, UKM di Indonesia dan negara-negara berkembang lainnya menghadapi masalah terkait dengan sumber daya dan pengarahan. Studi ini meneliti penggunaan data internal perusahaan sebagai input alternatif suara pelanggan menggantikan survei pelanggan. Hasil studi kasus pada industri makanan dan minuman menunjukkan bahwa suara konsumen yang didapat dari data internal lebih mudah bagi UKM dibandingkan dari survei pelanggan. Selanjutnya, Blue Ocean Strategy (BOS) and refined Kano model digunakan untuk menciptakan nilai pelanggan dan juga untuk memperoleh nilai dari pelanggan. Kata kunci:  nilai pelanggan, data internal, model refined Kano,  Blue Ocean Strategy, UKM  Abstract Economic globalization and intense competition pose new challenges to all companies especially for small and medium enterprises (SMEs). SMEs should be able to satisfy their customers by improving the quality of their products. In improving the quality of products, survey methods are often conducted to obtain customer opinions and needs. However, SMEs in Indonesia and other developing countries often face problems implementing those survey methods due to lack of resources and direction. This study examines the use of company’s internal data as an alternative input for the voice of customer (VOC) replacing a customer survey. The results of this case study in food and beverage industries show that the VOC from the company’s internal data are much simpler than that of the customer need survey. Moreover, Blue Ocean Strategy (BOS) and refined Kano model are applied to create Customs value and to obtain value from the customers. Keywords: customer value, internal data, refined Kano model, Blue Ocean Strategy, SMEs
Analisis Perancangan dan Pembuatan Cetakan Rengginang untuk Mempermudah Pencetakan dan Memaksimalkan Bentuk Rengginang (Studi Kasus: Dusun Ponggang) Reflianto Iskandar; Enny Widawati; Stephanus Ivan Goenawan
Journal Industrial Servicess Vol 6, No 1 (2020): Oktober 2020
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v6i1.9471

Abstract

Penggunaan cetakan konvensional yang merupakan proses pencetakan yang sudah digunakan sangat lama turun temurun di desa ponggang, namun proses pencetakan tersebut menimbulkan beberapa masalah seperti jari - jari terasa pegal jika sudah melakukan proses produksi yang lama, serta hasil dari ketan yang sudah dibentuk untuk menjadi rengginang tidak menghasilkan bentuk yang bagus dan menarik, selain itu juga penggunaan pencetakan rengginang pada saat ini tidaklah efisien. Oleh karena itu perlu dibutuhkan rancangan keteknikan untuk meningkatkan efisiensinya. Rancangan cetakan rengginang ini merupakan salah satu inovasi pencetakan rengginang yang dapat membantu menyelesaikan permasalahan tersebut. Cetakan rengginang dirancang untuk meningkatkan efisiensi pencetakan ketan yang sudah matang, kombinasi dengan jumlah cetakan yang digunakan serta kemudahan pengaplikasian pada saat ingin melakukan pencetakan rengginang. Prinsip kerja dari cetakan rengginang ini adalah dengan memasukan ketan yang sudah matang kedalam lubang cetakan yang sudah berada di atas meja cetakan. Ketika ketan yang sudah matang dimasukan kedalam lubang cetaka, alat press pencetakan di lakukan penekanan, lalu di dorong kedepan dan ditekan menggunakan alat press pendorong hingga ketan matang yang dicetak terjatuh ke alas nampan. Sehingga ketan yang dihasilkan berbentuk mendekati bulat. Pada hasil uji coba yang telah dilakukan ternyata waktu yang dibutuhkan untuk mencetak ketan menggunakan cetakan rengginang ini jauh lebih efisien dibandingkat dengan pencetakan rengginang dengan cara konvensional dimana tingkat efisiensi yang dihasilkan sebesar 82.8%. Hasil ini dapat diperoleh karena proses pencetakan menjadi lebih mudah sehingga membuat proses pencetakan menjadi jauh lebih cepat di bandingkan pencentakan konvensional.
PENENTUAN PRIORITAS PERBAIKAN KUALITAS MELALUI PEMANFAATAN DATA INTERNAL PERUSAHAAN Ronald Sukwadi; Mokh. Suef; Enny Widawati; Handoko Cahyadi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN Prosiding Seminar Nasional Cendekiawan 2015 Buku II
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/semnas.v0i0.117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan atribut-atribut kualitas yang harus diperbaiki dan jugaprioritas perbaikannya. Awalnya dilakukan uji kesetaraan antara data internal perusahaan (complaint,claim, dan company envision) dengan hasil survai pelanggan melalui kuesioner Kano. Dari hasil ujikesetaraan, didapatkan bahwa complaint (keluhan) setara dengan atribut must be pada kategoriKano, claim (gugatan) setara dengan one dimensional, dan company envision setara dengan atributattractive. Oleh karena itu, data internal perusahaan ini dapat digunakan untuk menggantikan tekniksurvei. Selanjutnya, integrasi hasil dengan FMEA digunakan untuk menentukan prioritas atributkualitas. Kerangka penelitian ini diimplementasikan pada sebuah perusahaan manufaktur.
PEMANFAATAN ENERGI TERBARUKAN BIOGAS DAN BRIKET BIOMASSA DI MASYARAKAT DESA PONGGANG, SERANG PANJANG enny widawati widawati; febio Aulia Putra; Rizki Marnaek Marnaek; Melkisedek Suadi Surya
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v4i1.11914

Abstract

Biogas is an alternative energy used for cooking and can replace the use of LPG, firewood, and other fuels. Ponggang Village, located at Serang Panjang, Subang Regency, West Java, has used biogas as an alternative energy source for cooking. However, there are obstacles such as the difficulty of distributing biogas to the residents 'stoves, due to the distance between the residents' houses so that a portable biogas container and manual biogas pump are needed. From the waste released by the biodigester, one example of another alternative energy source that can be renewed is Biomass Briquettes, Biomass Briquettes itself is an alternative energy that can replace firewood or LPG gas (Liquefied Petroleum Gas) with a conversion form that is carried out by museumization treatment for waste. organic and dodolization treatment for inorganic waste. The results of these two treatments make Biomass Briquettes emit heat when burned so that they can replace firewood or LPG gas as alternative energy sources in people's daily lives. In designing, researchers use the QFD (quality function deployment) method to obtain input from consumers and experts which is processed and put into a HOQ (house of quality) matrix. The results obtained are designed with a capacity of more than 300 liters in order to meet the cooking needs per day and the pump is made to support the speed of the biogas entering the portable biogas container. Whereas the biomass production tool is designed to provide production speed in order to increase briquette production and meet the needs of the Ponggang Village residents.ABSTRAK:Biogas merupakan energi alternatif yang dimanfaatkan untuk memasak dan dapat menggantikan pemakaian LPG, kayu bakar, dan bahan bakar lainnya. Di Desa Ponggang yang terletak di Serang Panjang, Kabupaten Subang, Jawa Barat, telah menggunakan biogas sebagai sumber energi alternatif untuk memasak. Namun adanya kendala seperti susahnya pendistribusian biogas ke kompor warga, dikarenakan jarak rumah warga berjauhan sehingga dibutuhkan wadah portable biogas dan pompa manual penyalur biogas. Dari limbah yang dikeluarkan oleh biodigester, salah satu contoh sumber energi alternatif lain yang dapat diperbarui adalah Briket Biomassa. Briket Biomassa itu sendiri merupakan energi alternatif yang dapat menggantikan kayu bakar ataupun gas LPG (Liquefied Petroleum Gas) dengan bentuk pengkonversian yang dilakukan perlakuan peyeumisasi untuk sampah organik dan perlakuan dodolisasi untuk sampah anorganik. Hasil    dari kedua perlakuan tersebut menjadikan Briket Biomassa dapat mengeluarkan kalor ketika dibakar sehingga dapat menggantikan kayu bakar ataupun gas LPG sebagai sumber energi alternatif dalam keseharian warga. Dalam perancangan desain alat, peneliti menggunakan metode QFD (quality function deployment) untuk mendapatkan masukan dari konsumen dan para ahli yang diolah dan dimasukan ke dalam suatu matriks HOQ (house of quality). Hasil yang didapatkan pada alat penampung portable biogas dirancang dengan kapasitas lebih dari 300 liter agar dapat memenuhi kebutuhan masak per harinya dan alat pompa dibuat agar dapat menunjang kecepatan biogas yang masuk ke dalam wadah portable biogas. Sedangkan pada alat produksi biomassa dirancang memberikan kecepatan produksi agar dapat menambah produksi briket dan memenuhi kebutuhan warga Desa Ponggang
Analisis Pengaruh Kelurusan Hoistway Terhadap Angka Kebutuhan Nyata Dudukan Rel Elevator Dibyo Setiawan; Enny Widawati; Marsellinus Bachtiar; Fisika Prasetyo Putra
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v6i1.1043

Abstract

Kenyamanan penumpang menggunakan elevator menjadi perhatian pengelola bangunan gedung. Adanya getaran saat elevator beroperasi menjadi keluhan pengguna, mengacu Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2017 bahwa rail guide car dan counterweight harus kuat memandu, menahan getaran, menahan beban tekanan car penuh dan beban pengereman. Tujuan PkM ini mengidentifikasi kelurusan hoistway, merancang dudukan dan menganalisa angka kebutuhan nyata produksi dudukan rail guide car dan counterweight. Metode pendekatan PkM diterapkan pendekatan konsultasi, pendidikan, mediasi dan advokasi sedangkan metode pelaksanaannya menggunakan pendekatan literasi, pengukuran dan analisis. Hasil pengukuran kelurusan hoistway diperoleh simpangan sebesar 1-20mm, rancangan dudukan disesuaikan kembali dan angka kebutuhan nyata produksi berpotensi kerja tambah sebesar Rp.14.850.800 atau 13% dari angka perencanaan pada aspek biaya dudukan rail guide car dan counterweight Elevator LP03, LP04 dan VIP. Saran yang dapat diberikan adalah diskusikan bersama tim peneliti kontrak dan penyedia jasa untuk menjadi kesepakatan, kegiatan sejenis tetap dilakukan pengukuran kelurusan hoistway dan pembangunan hoistway berikutnya agar di lakukan pengawasan lebih cermat.
Kajian Potensi Pengolahan Sampah (Studi Kasus : Kampung Banjarsari ) Enny Widawati; Harlianto Tanudjaja; Isdaryanto Iskandar; Carlos Budiono
Jurnal METRIS Vol. 15 No. 02 (2014): 2014
Publisher : Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik - Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Garbage are the result of human activity, whether in the form of solid, liquid and gas. Garbage are a common problem faced by the Government. Up to now, a heap of trash becomes a problem which cannot be resolved by the Government. There are some common activity in managing waste such as reuse, composting and landfill. The result obtained from this waste management study in kampung banjarsari are divided by two criteria, priority and weighted. In the priority aspect was found that social aspect has priority of 0,203, economical aspect has priority of 0,106, on the other hand, in the weighted aspect was found that environmental aspects having weight of 0,597 and the technical aspects having weight of 0,094. The results obtained from the calculation of alternative waste treatment technologies reuse equal to 0,485, composting equal to 0,278, and landfill equal to 0,237. From the above, the best waste treatment is reuse
Pemberdayaan Masyarakat Dusun Cigadog Melalui Penyuluhan Manfaat Limbah Kotoran Sapi Menjadi Biogas dan Teknologi Biodigester Daru Seto Bagus Anugrah; Enny Widawati; Usman Wijaya; Maria Marcella; Juan David Sinanu; Yohanes Lodovikus Karlos Wawo; Dave Christopher Tannomo; Pugoh Budi Kuncahyo; Korisabeth Eimiyani Paska Likun
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 3 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v3i3.3149

Abstract

Program pemberdayaan masyarakat di Dusun Cigadog, Desa Ponggang, Jawa Barat, bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan limbah peternakan sapi dan pemanfaatannya dalam produksi biogas melalui teknologi biodigester. Limbah kotoran sapi yang tidak dikelola dengan baik telah menyebabkan pencemaran lingkungan dan masalah kesehatan di wilayah ini. Dengan melibatkan masyarakat aktif dalam pelatihan dan penyuluhan, program ini berhasil meningkatkan pemahaman warga mengenai manfaat biogas, biodigester, dan pengolahan limbah peternakan. Hasil analisis pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat setelah penyuluhan dilakukan.
PERHITUNGAN DAYA DUKUNG TIANG PANCANG PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG P4TK MEDAN TAHAP-III Semangat Marudut Tua Debataraja; Enny Widawati; Jimmy Chandra
Jurnal Sains dan Teknologi ISTP Vol. 19 No. 1 (2023): Juni
Publisher : LPPM ISTP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan Profesionalismeyangdiambildalamstudikasusini mengenai praktek keinsiyiuran tentang metoda dan cara menghitumg daya dukung pondasi tiang pancang di proyek. Pondasi pada proyek Pembangunan Gedung Pusat Pengembangan Dan Pemberdayaan Pendidikan Dan Tenaga Kerja Kependidikan Bidang Bangunan Dan Listrik (P4TK-BBL) Medan, terletak di Jalan Setia Budi No. 75 Kapten Sumarsono Helvetia Medan 20124 terdiri dari pondsi tiang pancang yang disatukan dengan pile cap untuk dapat menahan beban-beban gedung yang bekerja. Dalam perencanaan pile cap harus diketahui beban struktur dan daya dukung pondasi agar sesuai dengan yang direncanakan. Beban yang bekerja pada gedung ditransfer langsung oleh kolom ke pondasi yang diikat oleh pile cap. Pondasi tiang harus di hitung dengan teliti dan sebaik mungkin. Setiap pondasi harus mampu mendukung beban sampai bats keamanan yang telah ditentukan termasuk mendukung beban maksimum yang mungkin terjadi. Untuk menghitung daya dukung tiang pancang digunakan data Standart Penetration Test (SPT) menggunakan metode Mayerhoff. Berdasarkan daya dukung ultimit tiang diperoleh nilai Qijin sebesar 188,62 Ton, kapasitas daya dukung pondasi kelompok yang di tinjau sebesar 860,09 Ton untuk pondasi P6D50 dengan efisiensi 0,76 menggunakan metode Converse-Labarre, dengan menggukan Metode Feld di dapat 685,81 Ton untuk pondasi P6D50 dengan efisiensi 0,606.
PERBAIKAN TANAH LUNAK UNTUK KONSTRUKSI JALAN PADA PROYEK JALAN LINGKAR UTARA BREBES TEGAL Agus Bambang Siswanto; Usman Wijaya; Enny Widawati
Journal of Civil Engineering and Technology Sciences Vol. 2 No. 1 (2023): April: Journal of Civil Engineering and Technology Sciences
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Lingkar Utara Brebes-Tegal merupakan jalan arteri primer yang terletak di koridor Pantai Utara Jawa (Pantura) Jawa Tengah yang melintasi Kabupaten Brebes (12,385 km) dan Kota Tegal (4,715 km), jalan ini dibangun dengan tujuan untuk memecah kepadatan lalu lintas yang terjadi di Pusat Kota Brebes dan Kota Tegal. Pada tahun 2010, pembangunan Jalan Lingkar Utara Brebes-Tegal mulai dilaksanakan. Namun pada tahun 2013 kegiatan pembangunan untuk sementara berhenti karena adanya beberapa permasalahan, salah satunya adalah kondisi tanah pada sebagian lokasi pembangunan berupa rawa-rawa dan tambak sehingga daya dukung tanah rendah yang mempengaruhi konsstruksi jalan diatasnya. Kondisi ini dimulai dari STA. 8+800 sampai dengan STA.17+377 dari arah Brebes ke arah Tegal. Oleh karena itu, pada desember 2019 proyek dilanjutkan kembali dengan perubahan design adanya perbaikan tanah dasar agar dapat menahan beban konstruksi jalan dan lalu lintas yang melintas. Perbaikan tanah yang dilakukan dengan menggunakan geotekstil, PVD dan PHD dalam proses pekerjaan timbunan tanah pilihan sehingga mampu meningkatkan nilai CBR pada subgrade menjadi lebih baik (CBR lebih tinggi). Selain itu dalam pekerjaan konstruksi jembatan perlu menggunakan pile slab untuk mencegah kegagalan timbunan yang tinggi.
PERBAIKAN TANAH LUNAK UNTUK KONSTRUKSI JALAN PADA PROYEK JALAN LINGKAR UTARA BREBES TEGAL Agus Bambang Siswanto; Usman Wijaya; Enny Widawati
Journal of Civil Engineering and Technology Sciences Vol. 2 No. 1 (2023): April: Journal of Civil Engineering and Technology Sciences
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/jcets.v2i1.1018

Abstract

Jalan Lingkar Utara Brebes-Tegal merupakan jalan arteri primer yang terletak di koridor Pantai Utara Jawa (Pantura) Jawa Tengah yang melintasi Kabupaten Brebes (12,385 km) dan Kota Tegal (4,715 km), jalan ini dibangun dengan tujuan untuk memecah kepadatan lalu lintas yang terjadi di Pusat Kota Brebes dan Kota Tegal. Pada tahun 2010, pembangunan Jalan Lingkar Utara Brebes-Tegal mulai dilaksanakan. Namun pada tahun 2013 kegiatan pembangunan untuk sementara berhenti karena adanya beberapa permasalahan, salah satunya adalah kondisi tanah pada sebagian lokasi pembangunan berupa rawa-rawa dan tambak sehingga daya dukung tanah rendah yang mempengaruhi konsstruksi jalan diatasnya. Kondisi ini dimulai dari STA. 8+800 sampai dengan STA.17+377 dari arah Brebes ke arah Tegal. Oleh karena itu, pada desember 2019 proyek dilanjutkan kembali dengan perubahan design adanya perbaikan tanah dasar agar dapat menahan beban konstruksi jalan dan lalu lintas yang melintas. Perbaikan tanah yang dilakukan dengan menggunakan geotekstil, PVD dan PHD dalam proses pekerjaan timbunan tanah pilihan sehingga mampu meningkatkan nilai CBR pada subgrade menjadi lebih baik (CBR lebih tinggi). Selain itu dalam pekerjaan konstruksi jembatan perlu menggunakan pile slab untuk mencegah kegagalan timbunan yang tinggi.