cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Peternakan Indonesia
Published by Universitas Andalas
ISSN : 19071760     EISSN : 24606626     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Peternakan Indonesia (JPI) "Indonesian Journal of Animal Science". Jurnal Peternakan Indonesia (JPI) diterbitkan oleh Fakultas Peternakan Universitas Andalas, sebagai media publikasi hasil penelitian, pengkajian dan pendalaman literatur tentang ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang peternakan dan kehewanan. JPI diterbitkan untuk menyempurnakan dan melanjutkan Jurnal Peternakan dan Lingkungan (JPL) yang telah ada semenjak bulan Oktober 1994. JPI diterbitkan tiga kali dalam setahun pada bulan Februari, Juni dan Oktober. Tulisan/karya ilmiah yang diterima belum pernah dipublikasikan atau tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di jurnal lain.
Arjuna Subject : -
Articles 552 Documents
Kajian Kelayakan Pengembangan Usaha Ternak Sapi Tebu di Kabupaten Majalengka M. S. Harahap; Firsoni Firsoni; Yunilas Yunilas
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 16, No 2 (2014): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.16.2.104-113.2014

Abstract

Pengembangan usaha peternakan sapi di Indonesia perlu untuk meraih dua hal; (1) upaya memenuhi kebutuhan protein hewani dan (2) mengurangi impor daging. Karena investasi pengembangan cukup besar, perlu kajian kelayakan usaha integrasi ternak sapi di sekitar kebun tebu dan pabrik gula PG Jatitujuh Majalengka Propinsi Jawa Barat. Kegiatan ini bertujuan membangun sinergi peternakan sapi, perkebunan tebu dan pabrik gula. Pengambilan data dilakukan dengan metode survey dan wawancara. Analisis  kelayakan usaha meliputi aspek pasar, teknis, keuangan serta aspek sosial dan ekonomi. Hasil analisis menyimpulkan bahwa investasi usaha pembibitan layak untuk dikerjakan dalam waktu 10 tahun dengan analisa sensitifitas IRR 13,97%. Sedangkan usaha penggemukan layak dilakukan pada waktu 5 tahun dengan IRR 18,92%.
Kajian Inovasi Integrasi Tanaman – Ternak melalui Pemanfaatan Hasil Ikutan Tanaman Sawit untuk Meningkatkan Produksi Sapi Lokal Sumatera Barat A. M. Bamualim; F. Madarisa; Y. Pendra; E. Mawardi; Asmak Asmak
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 17, No 2 (2015): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.17.2.83-93.2015

Abstract

Satu kajian telah dilakukan tentang inovasi integrasi tanaman-ternak melalui pemanfaatan hasil ikutan sawit untuk meningkatkan produksi sapi potong lokal Sumatera Barat tahun 2014. Tiga kategori data dikumpulkan, yaitu (1) aspek sosial ekonomi peternak, (2) pertambahan berat badan harian sapi dan (3) produksi kelapa sawit. Semua data diambil dari kelompok Sri Langgeng (13 responden) di Dharmasraya dan kelompok Tanjung Keramat (10 responden) di Pasaman Barat. Hasilnya menunjukan bahwa rataan umur peternak adalah 39 tahun, mempunyai kebun sawit seluas 2,2 ha dan 4,1 ha dengan 4,2 ekor dan 6,2 ekor sapi masing masing di Tanjung Keramat dan Sri Langgeng. Penerimaan bulanan mereka ialah Rp 1,63 juta dan seputar Rp 1,05 juta merupakan sumbangan dari ternak sapi di kedua kelompok. Pemberian pakan tambahan dengan hasil ikutan sawit menaikan berat badan sapi 0,14 dan 0,09 kg/ekor/hari, masing masing di Sri Langgeng dan Tanjung Keramat. Sebaliknya ternak kontrol justru berkurang beratnya sebesar -0,17 dan -0,11 kg/ekor/hari. Penggunaan pupuk organik dari kotoran sapi – diatas dari hasil pupuk buatan – menambah buah sawit sebesar 39,4 % dan 48,4 % di kedua kelompok. Kajian membuktikan bahwa ada peluang untuk mempercepat proses adopsi integrasi sapi dengan tanaman diarea perkebunan kelapa sawit Sumatera Barat.
Jumlah Coliform, BAL dan Total Bakteri Usus Halus Ayam Broiler yang Diberi Kunyit (Curcuma domestica) R. Halimatunnisroh; T. Yudiarti; Sugiharto Sugiharto
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 19, No 2 (2017): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.19.2.79-84.2017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air rebusan kunyit terhadap total bakteri coliform, bakteri asam laktat (BAL) dan total bakteri dalam usus halus ayam broiler. Materi yang digunakan yaitu 200 ekor ayam broiler DOC (Day Old Chick), strain Lohman, bobot badan rata-rata 41,48 ± 0,99 g. Ternak dipelihara selama 35 hari dan perlakuan pemberian air rebusan kunyit pada air minum mulai diberikan pada umur 11 hari. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan, setiap ulangan terdiri dari 8 ekor. Perlakuan yang digunakan yaitu T0 (100% air), T1 (25% air rebusan kunyit : 75% air), T2 (50% air rebusan kunyit : 50% air), T3 (75% air rebusan kunyit : 25% air), dan T4 (100% air rebusan kunyit). Parameter yang diamati yaitu jumlah coliform, BAL, dan total bakteri dalam usus halus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian air rebusan kunyit pada air minum ayam broiler berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap jumlah BAL dan total bakteri, tetapi tidak berpengaruh (p>0,05) terhadap jumlah coliform. Keimpulannya, bahwa pemberian air rebusan kunyit tidak meningkatkan/menurunkan total bakteri coliform tetapi menurunkan total bakteri dan meningkatkan total BAL.
Analisis Keragaman Exon-1 Gen Hormon Pertumbuhan pada Itik Lokal (Bayang) Sumatera Barat Menggunakan Metoda PCR-RFLP Sarbaini Sarbaini; Yurnalis Yurnalis; Hendri Hendri
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 20, No 2 (2018): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.20.2.124-129.2018

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi polimorfisme BfmI ekson-1 gen hormon pertumbuhan itik Bayang. Sebanyak 100 sampel DNA genom diekstrak dari sampel darah individu itik. Prosedur PCR digunakan untuk mengamplifikasi fragmen ekson-1 gen hormon pertumbuhan sepanjang 801 bp menggunakan sepasang primer F: 5’-CTGGAGCAGGCAGGAAAATT-3’ dan R: 5’-TCCAGGGACAGTGACTCAAC-3’. DNA produk amplifikasi kemudian direstriksi menggunakan enzim restriksi BfmI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identifikasi keragaman itik Bayang menggunakan GH/BfmI bersifat monomorfik dengan frekuensi alel T adalah 1,00 dan frekuensi alel A adalah 0,00.
Pengaruh Penggantian Sebagian Ransum Komersil dengan Bungkil Kelapa Hasil Fermentasi dengan Effective Microorganism-4 (Em-4) terhadap Bobot Karkas Ayam Pedaging Mairizal Mairizal
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 15, No 1 (2013): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.15.1.46-51.2013

Abstract

This study aimed to examine the effect of partial replacement of commercial ration with fermented coconut meal with effective microorganism-4 (EM-4) on the carcass weight of broilers. This study used 100 chicks aged 3 days old. The design used was a completely randomized design (CRD) with 5 kinds of treatment of rations containing 0, 5, 10, 15 and 20% coconut meal fermented with EM-4 under four replications. Chickens reared for 4 weeks and at the end of the study two chickens were taken from each unit of the cage to cut and the carcas were analyzed. Parameters observed were feed intake, slaughter weight, and percentage of carcas. The data were processed using analysis of variance with Duncan's advanced test. The results showed that the use of coconut meal fermented with EM-4 in the ration of broiler was significant (P <0,05) in reducing feed intake and slaughter weight but it had no significant effect (P> 0,05) on the percentage of carcass weight. It was concluded that the use of coconut meal fermented with EM-4 in broiler rations may be used only to the extent of 15%.
Kajian Pengaruh Pemberian Pakan Lengkap Berbahan Baku Fermentasi Tongkol Jagung terhadap Produktivitas Ternak Sapi PO di Kabupaten Majalengka E. Gustiani; K. Permadi
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 17, No 1 (2015): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.17.1.12-18.2015

Abstract

Tongkol jagung merupakan produk samping pertanian yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan alternatif  untuk ternak ruminansia. Nilai nutrisi serta palatabilitasnya rendah, sehingga perlu diupayakan dengan pengolahan terlebih dahulu. Tujuan pengkajian yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan lengkap berbahan baku fermentasi tongkol jagung terhadap produktivitas ternak sapi. Pengkajian dilaksanakan bulan Oktober 2014 di Kelompok Tani Ternak Lengo, Kelurahan Sindangkasih, Kecamatan Majalengka.Perlakuan dibagi kedalam dua kelompok. Perlakuan A = kontrol/kebiasaan peternak dan B= pemberian pakan lengkap dengan bahan baku tongkol jagung fermentasi + leguminosa + dedak + mineral. Parameter yang diamati adalah 1). Kualitas fermentasi tongkol jagung, 2) Kualitas pakan lengkap, 3) Bobot badan ternak, 4) pertambahan bobot badan harian (pbbh). Data yang diperoleh dianalisis dengan uji t dan secara deskriptif. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa: 1) fermentasi pada tongkol jagung meningkatkan kandungan protein kasar dari 1,92 menjadi 2,4%; 2) Kandungan Protein Kasar Pakan Lengkap 11,76%; dan 3) pemberian pakan lengkap pada sapi PO di Kelompok Lengo  menunjukkan rataan pertambahan berat badan harian (pbbh) yang lebih tinggi (0,4–0,82 kg/ekor/hari) dibandingkan dengan perlakuan pada kelompok A/kontrol (0,10–0,39 kg/ekor/hari).
Pengaruh Frekuensi dan Periode Pemberian Pakan Terhadap Produksi Karkas Ayam Buras Super I. Darmawan; E. Suprijatna; U. Atmomarsono
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 19, No 1 (2017): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.19.1.10-15.2017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produksi karkas ayam buras super yang optimal dengan manajemen pemberian pakan yang berbeda. Materi yang digunakan adalah 252 ekor anak ayam buras super unsex umur 1 hari dengan bobot badan awal rata-rata 37,88 ± 1,89 g. Ransum yang digunakan adalah ransum komersial. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Split Plot Design dengan 4 ulangan sehingga terdapat 36 unit percobaan, tiap unit percobaan terdiri dari 7 ekor ayam.  Split Plot Design terdiri dari main plot yaitu 3 taraf frekuensi pemberian pakan dan sub plot yaitu 3 taraf periode pemberian pakan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan sidik ragam dan uji F pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh interaksi antara frekuensi pemberian pakan dengan periode pemberian pakan tidak nyata (p>0,05), demikian pula masing-masing perlakuan tidak menunjukkan pengaruh yang nyata (p>0,05) terhadap produksi karkas ayam buras super. Kesimpulan dari penelitian ini adalah persentase karkas yang tinggi adalah tidak ada interaksi frekuensi pemberian pakan dan periode pemberian pakan terhadap produksi karkas.
Halaman Belakang JPI Vol 20 No 1 Februari 2018 Jurnal Peternakan Indonesia
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 20, No 1 (2018): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.20.1.0-0.2018

Abstract

Halaman Belakang JPI Vol 20 No 1 Februari 2018
Kecernaan In Vitro Fraksi Serat (NDF, ADF dan Selulosa) Lima Jenis Rumput Laut Coklat dari Pantai Sungai Nipah Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat Y.L. Dewi; R. Herawati; M.E. Mahata
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 17, No 3 (2015): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.17.3.210-218.2015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecernaan fraksi serat (NDF, ADF dan Selulosa) lima jenis rumput laut coklat dari Pantai Sungai Nipah Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat secara in vitro. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari lima perlakuan rumput laut coklat yang berbeda jenis ( A = Padina australis, B = Turbinaria decurrens, C = Turbinaria murayana, D = Sargassum crassifolium dan E = Sargassum binderi) dan masing-masing perlakuan diulang 3 kali sebagai kelompok.  Kelompok didasarkan atas tiga kali pengambilan cairan rumen kambing yang berbeda. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah kecernaan NDF, kecernaan ADF dan kecernaan selulosa. Hasil penelitian menunjukkan 5 jenis rumput laut coklat berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kecernaan NDF, kecernaan ADF dan kecernaan selulosa. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa rumput laut Sargassum crassifolium dan Sargassum binderi memiliki kecernaan NDF tertinggi (15,65% dan 20,56%) dan ADF tertinggi (15,43% dan 17,80%) dibandingkan dengan jenis rumput laut coklat lainnya.
Bauran Pemasaran Susu Sapi dan Susu Kambing Segar di Kota Padang W. Sartika; J. Hellyward
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 19, No 3 (2017): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.19.3.178-184.2017

Abstract

Pemasaran merupakan ujung tombak dalam suatu kegiatan usaha. Proses pengambilan keputusan untuk membeli suatu produk dipengaruhi oleh beberapa faktor dalam bauran pemasaran (marketing mix) yang terdiri dari produk, harga, promosi, dan tempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh bauran pemasaran (4P) terhadap kepuasan pembelian susu sapi dan susu kambing segar di Kota Padang. Lokasi penelitian berada di Kota Padang dimana metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Variabel yang digunakan adalah Produk (bentuk kemasan, kepraktisan kemasan, bahan kemasan, aroma susu, label kadaluarsa), Harga (harga produk, kesetujuan harga), Promosi (daya tarik iklan yang dilakukan dan sumber informasi produk), Tempat dan pelayanan (kenyamanan tempat, keramahan, dan letak lokasi). Analisa data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bauran pemasaran susu sapi yang terdiri dari produk, harga, promosi dan tempat (4P) menghasilkan nilai R2 sebesar 41,2%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel 4P hanya berpengaruh sebesar 41,2% terhadap kepuasan konsumen dalam melakukan pembelian susu sapi segar sedangkan sisanya 58,8% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar 4P. Sedangkan untuk pembelian susu kambing, R2 sebesar 22,7% artinya variabel produk, harga, promosi dan tempat hanya mampu mempengaruhi kepuasan konsumen terhadap pembelian susu kambing sebesar 22,7%.

Filter by Year

2006 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 27 No 3 (2025): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 27 No 2 (2025): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 27 No 1 (2025): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 26 No 3 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 26, No 3 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 26 No 2 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 26, No 2 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 26 No 1 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 26, No 1 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 25, No 3 (2023): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 25 No 3 (2023): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 25, No 2 (2023): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 25 No 2 (2023): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 25 No 1 (2023): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 25, No 1 (2023): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 24, No 3 (2022): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 24, No 2 (2022): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 24, No 1 (2022): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 23, No 3 (2021): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 23, No 2 (2021): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 23, No 1 (2021): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 22, No 3 (2020): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 22, No 2 (2020): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 22, No 1 (2020): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 21, No 3 (2019): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 21, No 2 (2019): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 21, No 1 (2019): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 20, No 3 (2018): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 20, No 2 (2018): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 20, No 1 (2018): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 19, No 3 (2017): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 19, No 2 (2017): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 19, No 1 (2017): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 18, No 1 (2016): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 17, No 3 (2015): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 17, No 2 (2015): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 17, No 1 (2015): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 16, No 3 (2014): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 16, No 2 (2014): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 16 No 2 (2014): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 16, No 1 (2014): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 15, No 1 (2013): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 14, No 3 (2012): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 14, No 2 (2012): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 14, No 1 (2012): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 13, No 3 (2011): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 13, No 2 (2011): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 13, No 2 (2011): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 13, No 1 (2011): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 12, No 3 (2007): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 12, No 2 (2007): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 12, No 1 (2007): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 11, No 3 (2006): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 11, No 2 (2006): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 11, No 1 (2006): Jurnal Peternakan Indonesia More Issue