cover
Contact Name
Nego Linuhung
Contact Email
aksioma.ummetro@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
aksioma.ummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
ISSN : 20898703     EISSN : 24425419     DOI : -
Core Subject : Education,
AKSIOMA JOURNAL, e-ISSN: 2442-5419, p-ISSN: 2089-8703 is an information container has scientific articles in the form of research, the study of literature, ideas, application of the theory, the study of critical analysis, and Islāmic studies in the field of science Mathematics Education. AKSIOMA JOURNAL published two times a year, the period from January to June and July to December, published by the Scientific Publication Unit FKIP University of Muhammadiyah Metro.
Arjuna Subject : -
Articles 1,528 Documents
PENGEMBANGAN E-BOOK BERMUATAN HIGH ORDER THINKING SKILL (HOTS) Anindita Ekaning Saputri; Windia Hadi
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.586 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i2.3578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar matematika bermuatan High Order Thinking Skill (HOTS) berupa buku ajar elektronik pada materi Statistika untuk siswa SMP kelas VIII yang layak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluating). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMP kelas VIII dan guru matematika di SMPN 2 Gunung Putri Bogor. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi dan respon berupa angket, lalu teknik analisis datanya menggunakan skala likert. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa buku ajar yang dihasilkan memenuhi standar kelayakan, hal ini dilihat dari hasil validasi ahli materi yang memperoleh persentase 78% dengan kriteria baik dan hasil validasi ahli media juga ahli bahasa yang memperoleh persentase 88% dengan kriteria sangat baik. Selain itu, standar kelayakan dari buku ajar ini diperkuat dari hasil ujicoba produk kepada guru dan siswa yang memberikan respon positif terhadap bahan ajar ini. Dengan demikian, buku ajar elektronik matematika bermuatan HOTS ini dapat dikatakan layak dan dapat digunakan dalam pembelajaran.
ANALISIS KESULITAN DALAM MENYELESAIKAN MASALAH ABSTRAKSI MATEMATIS PADA POKOK BAHASAN FUNGSI Nor Khasanah; Tri Atmojo Kusmayadi; Farida Nurhasanah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.722 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i1.3445

Abstract

AbstractThe purpose of this study was to determine the types and factors that cause student difficulties in solving mathematical abstraction problems on the subject of functions. This research used a qualitative descriptive research type, with research subjects totaling 3 students of class VIII MTS Mada Nusantara Jepara in the academic year 2019/2020 who were taken by purposive sampling. The data collection techniques used were tests, interviews, and documentation. Data analysis used includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the research conclusions obtained are: 1) Types of difficulties in solving mathematical abstraction problems in the subject of functions, namely students having difficulty understanding the concept of functions, students having difficulty applying the right formula, students having difficulty connecting between concepts, and students having difficulty in carrying out operations. 2) Factors that cause students difficulty in solving mathematical abstraction problems on the subject of functions, namely students lack of practice in solving questions, students are confused about applying the right formula, students are less careful and in a hurry in solving questions, and students do not double-check their answers. Keywords: Causative Factor; Mathematical Abstraction; Student’s Difficulties
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI DISCOVERY LEARNING DENGAN GEOGEBRA PADA MATERI TRANSFORMASI Lilik Firdayati
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 3 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.211 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v9i3.2899

Abstract

Pembelajaran abad 21 memerlukan pemanfaatan media dalam pembelajaran, yang  mengakibatkan keinginan dan minat baru, meningkatkan motivasi dan rangsangan dalam pembelajaran, bahkan berpengaruh secara psikologis kepada siswa. Media pembelajaran berbasis teknologi dapat membuat pembelajaran lebih powerfull, karena penggunaan media dalam proses pembelajaran bukan merupakan fungsi tambahan, tetapi mempunyai fungsi sebagai alat bantu untuk mewujudkan situasi pembelajaran yang aktif, efektif dan menyenangkan. Arus globalisasi yang terjadi saat ini juga mencakup aspek kemajuan dalam penggunaan teknologi informasi, diharapkan tujuan dari penggunaan geogebra dapat meningkatkan motivasi belajar matematika yang divariasi dengan model pembelajaran Discovery Learning. Penelitian ini dilakukan pada kelas IX SMP Negeri 3 Metro pada bulan November 2018  menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas, adapun teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan angket motivasi. Analisisnya menggunakan teknik skala likert. Hasil penelitian  ini adalah melalui Discovery Learning dengan Geogebra dapat  meningkatkan motivasi belajar siswa, sehingga aktivitas belajar juga mengalami peningkatan dengan rata-rata 60,83% pada siklus I menjadi 89,38% pada siklus III. Oleh karena itu dalam pembelajaran hendaknya guru dapat berinovasi untuk memotivasi dan meningkatkan kualitas pembelajaran dengan model yang bervariasi dan media yang sesuai, sehingga hasil belajar dapat maksimal. Twenty first century instruction needs media application, which appear  new demand and need, improve learning motivation and stimulate, event it affected students pshycologically. Instructional media which based on technology can create powerfull instruction, because the use of them in instructional process is not as additional function, but they function as device to create active, effective and enjoyable instructional atmosphere. Globalisation streaming nowadays also included the improvement of information  technology  which hoped that the application of Geogebra can improve the motivation on learning mathematic which variated in learning model Discovery Learning. The study was applied at IX grade of State Junioe High School 3 Metro in Movwmber 2018 through Classroom Action Research, The data collection was done using motivation questionnaire, The Analysys was done through  likert scale. Discovery Learning of Geogebra can improve students' learning motivation so that learning activities can be improve too, the score's rate 60.83% at cycle I became 89.38% at cycle II. It can be said that teachers should do innovation to motivate and improve learning quality through variation of models and fixed media in order to gain maximum achievement of learning
PEMODELAN POT TANAMAN SUKULEN MELALUI PENGGABUNGAN BENDA GEOMETRI BIDANG DAN KURVA BEZIER Mutimmah, Dzurotul; Prayekti, Novi
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1055.78 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i2.3605

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk membuat model pot tanaman sukulen beralaskan lingkaran dan persegi melalui penggabungan benda geometri bidang dan kurva Bezier Kuadratik yang mencirikan kesimetrian dan terkomposisi dari keratan ellips dan kurva Bezier Kuadratik. Alasan pemilihan bentuk geometri bidang dan kurva Bezier tersebut dimaksudkan agar model pot yang dihasilkan lebih bervariasi dan menarik sehingga dapat meningkatkan nilai jual pot tersebut. Jenis penelitian ini merupakan penelitian terapan (applied research). Dalam penelitian ini, proses pemodelan pot tanaman sukulen dilakukan melalui penggabungan kurva Bezier Kuadratik dan bentuk geometri bidang, khususnya keratan ellips. Adapun prosedur modelisasi pot tanaman sukulen, yaitu pertama, membangun alas dan membagi ketinggian kerangka pot menjadi dua tingkatan dan tiga tingkatan. Kedua, untuk data awal lingkaran, setiap tingkatan akan diisi dengan kurva Bezier Kuadatrik. Sedangkan untuk data awal persegi, akan diisi dengan penggabungan keratan ellips dan kurva Bezier Kuadratik. Ketiga, menginterpolasi kurva Bezier Kuadratik dan keratan ellips. Keempat, menyusun hasil analisis menggunakan software Maple 15 sehingga dihasilkan beberapa pemodelan pot tanaman sukulen berkarakteristik cekung dan campuran.
ANALISIS KESALAHAN-KESALAHAN SISWA DALAM TES KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATERI PECAHAN BERDASARKAN ANALISIS NEWMAN Asri Dwita; Sugiman Sugiman
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.618 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i2.3462

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif merupakan kemampuan yang diperlukan di abad 21 sehingga kemampuan tersebut merupakan hal yang perlu diperhatikan. Penelitian ini akan membahas tentang kesalahan siswa dalam menjawab soal tes kemampuan berpikir kreatif matematis pada materi pecahan berdasarkan prosedur Newman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesalahan-kesalahan yang mungkin dilakukan siswa terkait soal-soal tes kemampuan berpikir kreatif materi pecahan. Subjek dalam penelitian ini adalah 13 siswa SMP di Pagaralam yang berada di kelas VII. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah descriptive-qualitative. Dalam hal ini, instrumen yang digunakan adalah soal-soal esai tes kemampuan berpikir kreatif dengan indikator-indikator yaitu kelancaran, fleksibilitas dan kebaruan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa melakukan kesalahan dalam Reading, Comprehension, Transformation, Process Skill, dan Encoding berdasarkan prosedur Newman. Penelitian ini menyatakan bahwa kesalahan dalam reading menyebabkan siswa tidak mencapai indikator kelancaran dengan maksimal. Kesalahan pada comprehension menyebabkan siswa tidak dapat mencapai indikator fleksibelitas dengan maksimal. Selain itu, pencapaian pada indikator kebaruan perlu didukung oleh kemampuan siswa untuk menjawab soal tanpa melakukan.kesalahan.
PENGARUH EDMODO TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA DAN KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA Rafika Dewi Satriani; Muhammad Nur Wangid; Purwono PA
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.149 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v9i4.3181

Abstract

Tujuan dari studi ini yakni untuk menguji pengaruh positif edmodo terhadap pemahaman konsep matematika serta kemandirian dalam belajar pada mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Yogyakarta secara terpisah dan secara bersama-sama. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen. Desain dalam penelitian ini memakai pretest-postest control group design. Sampel penelitian ini yakni 70 Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Yogyakarta. Sampel ditentukan menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pemahaman konsep matematika dan angket kemandirian belajar. Analisis data dilakukan dengan pengujian hipotesis menggunakan uji t dan uji MANOVA. Hasil penelitian memperlihatkan: (1) Ada pengaruh positif edmodo terhadap pemahaman konsep matematika mahasiswa berdasarkan taraf sig 0,00<0.05; (2) Ada pengaruh positif edmodo terhadap dan kemandirian belajar mahasiswa berdasarkan taraf sig 0,00<0.05; (3) Ada pengaruh positif edmodo terhadap pemahaman konsep matematika dan kemandirian belajar mahasiswa berdasarkan taraf sig 0,00<0.05.The purpose of this study is to examine the positive effect of Edmodo on understanding mathematical concepts and self regulated learning in students of Primary School Teacher Education Universitas Negeri Yogyakarta separately and collectively. This research is a quasi-experimental research. The design in this study used a pretest-posttest control group design. The sample of this research is 70 students of Primary School Teacher Education Universitas Negeri Yogyakarta. The sample was determined using cluster random sampling technique. The data collection technique used a test of understanding mathematical concepts and a questionnaire for independent learning. Data analysis was performed by testing the hypothesis using the t test and MANOVA test. The results showed: (1) There is a positive effect of Edmodo on students' understanding of mathematical concepts based on the sig level 0.00 <0.05; (2) There is a positive effect of Edmodo on and independent learning of students based on the sig level 0.00 <0.05; (3) There is a positive effect of Edmodo on the understanding of mathematical concepts and student learning independence based on the sig level 0.00 <0.05.
GENERALISASI DALAM PENALARAN KUANTITATIF SISWA MELALUI PEMECAHAN MASALAH PECAHAN Syarifuddin Syarifuddin
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.347 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i2.3255

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penalaran kuantitatif dalam proses generalisasi dan cara siswa dalam menghubungkan kuantitas. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif eksploratif. Penelitian dilakukan pada siswa sekolah menengah (kelas 9) di daerah kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini melibatkan 35 orang siswa yang telah memperoleh materi pecahan sebagai subjek penelitian. Subjek yang deskripsikan pada hasil penelitian sebanyak 2 orang yang merepresentasikan dari subjek penelitian dan dilakukan proses seleksi dengan memberikan tes berupa soal pemecahan masalah pecahan sebanyak 2 nomor. Siswa yang terpilih berdasarkan representasi pemecahan masalah dan atas rekomendasi dari guru matematika terhadap siswa yang memiliki kemampuan menjelaskan secara lisan. Data penelitian dikumpulkan dari hasil representasi siswa dan hasil wawancara, kemudian dianalisis secara komprehensif untuk mengidentifikasi penalaran kuantitatif siswa. Hasil penelitian menunjukan: 1) penalaran kuantitatif siswa dapat menghasilkan generalisasi pola bilangan; 2) siswa menghubungkan kuantitas dengan menggunakan rasio ekuivalen; 3) siswa merepresentasikan masalah pecahan dapat menggunakan bentuk kesetaraan. Penelitian ini menemukan bahwa kuantitas atau unit dari pecahan matematika dapat membentuk suatu pola bilangan melalui proses perbandingan kuantitas.
ANALISIS PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE GURU MATEMATIKA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DITINJAU DARI SEGI GENDER Khumaeroh Dwi Nur&#039;aini; Sadrack Luden Pagiling
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.729 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v9i4.3171

Abstract

Tujuan penelitian  ini adalah untuk mendeskripsikan pedagogical content knowledge (PCK) guru matematika SMP di kabupaten Merauke pada materi segiempat yang ditinjau dari segi gender. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek terdiri atas dua guru perempuan dan dua guru laki-laki. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penyebaran kuesioner PCK dan wawancara. Teknik  analisis  data  yang  digunakan  yaitu  triangulasi teknik yang meliputi reduksi  data,  penyajian data, dan menarik kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan pengetahuan konten guru perempuan lebih baik daripada guru laki-laki. Untuk pengetahuan pedagogik keempat guru menunjukkan penguasaan tentang kurikulum dan kemampuan siswanya dengan sangat baik. Namun terkait rencana pembelajaran masing-masing guru memiliki rencana yang berbeda, ada yang menyusun RPP berdasarkan anjuran Kemendikbud 2020 dan ada pula yang menyusun RPP berdasarkan Kurikulum 2013, namun inti pembelajarannya sama, menggunakan metode pembelajaran diskusi dan tanya jawab untuk mengeksplorasi pengetahuan dan menemukan penyelesaian. Untuk pelaksanaan pembelajaran baik guru laki-laki maupun guru perempuan sama-sama representasi berupa benda-benda di sekitar siswa dengan harapan siswa dapat lebih mudah memahami materi bangun segiempat. Untuk pengetahuan terkait teknik evaluasi pembelajaran, baik guru laki-laki maupun guru perempuan memiliki pengetahuan dalam penilaian proses dan hasil belajar yang baik dengan mempertimbangkan tingkat pemahaman dan kemampuan siswa. The purpose of this paper is to describe the pedagogical content knowledge (PCK) of junior high school mathematics teachers in Merauke district on quadrilateral in terms of gender. This type of research is descriptive qualitative. Subjects consisted of one female teacher and one male teacher. Data collection techniques used in this study were distributing PCK questionnaires and interviews. The data analysis technique used is the triangulation technique which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions or verification. The results of this study indicate that female teachers' content knowledge is better than male teachers. For pedagogic knowledge, both female and male teachers demonstrated excellent mastery of the curriculum and the abilities of their students. However, regarding the learning plan, each teacher has a different plan, there are those who prepare lesson plans based on recommendations from the Ministry of Education and Culture 2020 and some are compiling lesson plans based on the 2013 Curriculum, but the core of learning is the same, using discussion and question and answer learning methods to explore knowledge and find solutions. For the implementation of learning, both male and female teachers are representations of objects around students with the hope that students can more easily understand the material of rectangular shapes. For knowledge related to learning evaluation techniques, both male and female teachers have good knowledge in assessing learning processes and outcomes by considering the level of understanding and ability of students
HUBUNGAN KETERAMPILAN PROSES BERPIKIR MATEMATIS DENGAN HASIL BELAJAR MAHASISWA Himmatul Ulya; Ratri Rahayu
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.489 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i1.3361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara keterampilan proses berpikir matematis mahasiswa dengan hasil belajar mahasiswa dan mendeskripsikan keterampilan proses berpikir matematis mahasiswa program studi Pendidikan Matematika semester VI dalam mata kuliah Analisis Kompleks. Subjek dalam penelitian adalah mahasiswa semester VI Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muria Kudus yang berjumlah 27 mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui teknik tes. Teknik tes digunakan untuk mendapatkan hasil belajar mahasiswa aspek kognitif dan keterampilan proses berpikir matematis mahasiswa. Dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data yang meliputi analisis inferensial untuk menguji korelasi antarvariabel dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara keterampilan proses berpikir matematis mahasiswa dengan hasil belajar mahasiswa. Sebagian besar keterampilan proses berpikir matematis mahasiswa hanya mencapai predikat B yaitu sebesar 48,15% mahasiswa, rata-rata keterampilan proses berpikir matematis mahasiswa adalah 62,96 dan secara klasikal tergolong pada predikat BC, serta berdasarkan indikator, keterampilan proses berpikir matematis mahasiswa belum optimal karena hanya mencapai rata-rata 57,87 %.
ANALISIS UJI KOMPETENSI GURU KABUPATEN BANGKA TENGAH TERHADAP HASIL UJIAN NASIONAL MATEMATIKA SISWA SMP Vika Martahayu; Ayen Arsisari
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 3 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.68 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v9i3.2485

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) menghitung kompetensi guru Matematika tingkat SMP tahun 2015 di Bangka Tengah, (2) menghitung rata-rata nilai UN Matematika SMP tahun 2017, (3) menentukan korelasi antara hasil UKG guru Matematika terhadap hasil belajar Matematika siswa SMP pada UN tahun 2017. Metode yang digunakan  adalah deskriprif kuantitatif. Subjek penelitian adalah guru dan siswa tingkat SMP. Waktu penelitian dilakukan di tahun 2019 selama 2 bulan yang berlokasi di Dinas Pendidikan Bangka dan beberapa SMP di Bangka Tengah.  Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, dan studi pustaka. Adapun hasil yang diperoleh yaitu rata-rata UKG guru ada pada kategori cukup yaitu pedagogik ada pada kategori tinggi dengan skor rata-rata  66,29 dan profesional ada pada kategori cukup dengan  rata-rata 64,04. Untuk hasil ujian nasional  kabupaten Bangka Tengah siswa SMP pada tahun 2017 diperoleh rata-rata  64,19. Hasil penelitian menunjukkan diperoleh  nilai korelasi adalah 0,306. Nilai ini dapat diinterpretasikan bahwa hubungan kedua variabel penelitian lemah, selanjutnya diperoleh R Square atau koefisien determinasi (KD) sebesar  9,4 %  yang dapat ditafsirkan bahwa hasil UKG di Kabupaten Bangka Tengah  memiliki pengaruh kontribusi sebesar 9,4 % terhadap nilai UN siswa dan 90,6% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain, diantaranya minat, bakat kecerdasan intelektual, kecemasan, kesiapan mental dalam diri siswa. AbstractIn this study, we want to see (1) the results of the mathematics teacher competency test in Central Bangka on the results of students' national exams in junior high school on mathematics subjects; (2) calculating the average value of the 2017 SMP Mathematics National Examination; (3) determining the correlation between the results of the UKG Mathematics teacher and the mathematics learning outcomes of junior high school students at the 2017 National Exam. The method used is quantitative descriptive. Research subjects were teachers and junior high school students. When the research was conducted in 2019 for 2 months located in the Bangka Education Office and several junior high schools in Central Bangka. Data collection techniques used were interviews, and literature study. As for the results obtained, the average UKG of teachers is in the sufficient category, namely pedagogics in the high category with an average score of 66.29, and professionals in the moderate category with an average of 64.04. For the results of the Central Bangka district national examination, junior high school students in 2017 obtained an average of 64.19. The results showed the correlation value obtained was 0.306. This value can be interpreted that the relationship between the two research variables is weak, then obtained R Square or a coefficient of determination (KD) of 9.4% which can be interpreted that the UKG results in Central Bangka Regency have a 9.4% contribution effect on students' UN scores and 90 Another 6% is influenced by other factors, including interest, intellectual intelligence, anxiety, mental readiness in students

Page 36 of 153 | Total Record : 1528