cover
Contact Name
Nego Linuhung
Contact Email
aksioma.ummetro@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
aksioma.ummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
ISSN : 20898703     EISSN : 24425419     DOI : -
Core Subject : Education,
AKSIOMA JOURNAL, e-ISSN: 2442-5419, p-ISSN: 2089-8703 is an information container has scientific articles in the form of research, the study of literature, ideas, application of the theory, the study of critical analysis, and Islāmic studies in the field of science Mathematics Education. AKSIOMA JOURNAL published two times a year, the period from January to June and July to December, published by the Scientific Publication Unit FKIP University of Muhammadiyah Metro.
Arjuna Subject : -
Articles 1,528 Documents
DESCRIPTION OF THE DIFFICULTY OF STUDENTS' MATHEMATICS PROBLEM SOLVING ASSESSED FROM ADVERSITY QUOTIENT (AQ) Amiratih Siti Aisyah; Riyadi Riyadi; Sri Subanti
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (977.126 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i2.3663

Abstract

This study aims to determine the difficulty of solving mathematic problems among students AQ climbers, AQ campers, and AQ quitters. This type of research was qualitative research with a descriptive approach. The subject of this study is the 3rd grade of  XI MIPA Batik High School 2 Surakarta in the academic year 2020/2021 which constitutes 6 students. The subject taking was done by giving an adversity quotient questionnaire. From the results of filling out the questionnaire, the subjects were categorized based on their AQ. Furthermore, given a mathematic problem-solving test. After seeing the test results, three subjects representing AQ climbers, AQ campers, and AQ quitters were selected purposively for further interviews. The results showed: 1) The climbers subject experienced two difficulties in solving mathematic problems, namely difficulties in understanding problems and difficulties in implementing plans. 2) The subject of the campers has three difficulties in solving mathematic problems, namely difficulties in understanding problems, difficulties in implementing plans, and difficulties in reviewing. 3) The quitters subject experiences four difficulties in solving mathematic problems, namely difficulties in understanding problems, difficulties in planning, difficulties in implementing plans and difficulties in reviewing, and difficulties in revisiting.
DESKRIPSI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DITINJAU DARI GENDER PADA MATERI BANGUN RUANG Fitrianto Eko Subekti; Tri Krisdiani
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.19 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i2.3534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari gender pada materi bangun ruang sisi datar. Jenis penelitian yang dilakukan adalah studi deskriptif kualitatif. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling, yang terdiri dari tiga siswa laki-laki dan tiga siswa perempuan SMP N 2 Jatilawang. Pengambilan data menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah matematis, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan menggunakan tahapan, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji validasi menggunakan triangulasi teknik, yaitu menggunakan tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: siswa laki-laki cennderung dapat menyelesaikan permasalahan, hanya saja tidak melakukan cek kembali. Siswa perempuan cenderung menyelesaikan permasalahan sampai tahap mengecek kembali dengan benar. Perlu pembiasaan untuk mengecek kembali terhadap penyelesaian yang dilakukan agar setiap solusi yang diberikan terhindar dari kesalahan.
BAHAN AJAR MATEMATIKA BERBASIS KONTEKSTUAL PADA MATERI FUNGSI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS Yuherni Yuherni; Maimunah Maimunah; Putri Yuanita
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1694.772 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v9i4.2976

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan bahan ajar berbasis kontekstual pada materi fungsi untuk  meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Rambah. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan (Research & Development)  menggunakan  model pengembangan Bord and Gall  Instrumen penelitian berupa lembar validasi, lembar angket respon peserta didik dan tes kemampuan pemecahan masalah matematis (KPMM).Persentase rata-rata hasil validasi bahan ajar panduan peserta didik  adalah 81,09 % dengan kategori sangat valid dan persentase bahan ajar panduan guru adalah 87,01% dengan kategori sangat valid. Hasil angket repon peserta didik terhadap bahan ajar sebesar 84,05 % dengan kategori sangat praktis dan tidak ada revisi lagi sehingga bahan ajar praktis digunakan dalam pembelajaran matematika materi fungsi. Hasil uji coba  bahan ajar berdasarkan tes KPMM peserta didik menunjukkan bahwa nilai rata-rata KPMM peserta didik kelas eksperimen (89,16) lebih tinggi dari pada kelas kontrol (67,97). Berdasarkan tingkat kevalidan, kepraktisan dan keefektifan maka pengembangan bahan ajar matematika berbasis kontekstual dapat meningkatkan KPMM peserta didik pada  materi fungsi.The purpose of this study is to produce contextual-based teaching materials on function materials to improve the mathematical problem solving capabilities of students in Grade X of Sma Negeri 1 Rambah. This type of research isresearch & development using Bord and Gall development model. Research instruments in the form of validation sheets, questionnaires of students' responses and tests of mathematical problem solving skills (KPMM). The percentageof rata-average teacher guide teaching material validation results is 81.09% with a very valid category and the percentage of teacher guide teaching materials is 87.01% with a very valid category. The results of the student repon questionnaire on teaching materials amounted to 84.05% with very practical categories and no revisions so that practical teaching materials were used in the learning of mathematical function materials. The results of the teaching materials trial based on the KPMM test of the learners showed that the average score of the experiment class students (89.16) was higher than in the control class (67.97). Based on the level of validity, practicality and effectiveness, the development of contextual-based mathematical teachingmaterials can increase the KPMM of students in fungsi materials.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POP UP BOOK BERBASIS DISCOVERY LEARNING MEMBUKTIKAN LUAS DAN KELILING LINGKARAN Timbul Yuwono; Arik Dwi Indah Ningrum; Djoko Adi Susilo
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.035 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i2.3091

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah adalah untuk memperoleh media pembalajaran pop up book yang valid, praktis dan efektif dalam pembelajaran matematika. Peneliti menggunakan Model ADDIE dengan instrumen, yaitu angket dan post test berupa jawaban soal evaluasi untuk mengetahui keefektifan media. Uji coba dilakukan di SMP Taman Siswa Kesamben Blitar dan SMP PGRI 02 Kesamben Blitar. Berdasarkan hasil validasi darii validator memperoleh kriteria valid  dari ahli materi memperoleh skor 3,58,  ahli media memperoleh skor 3,43, dan validator dua ahli pembelajaran memperoleh skor 3,45 dengan kriteria valid. Kepraktisan media diperoleh dari hasil uji coba lapangan terbatas skor kepraktisan (Pk) 3,32 dengan kriteria praktis. Uji coba lapangan luas memperoleh skor kepraktisan (Pk) 3,37 dengan kriteria praktis. Keefektifan media dari siswa uji lapangan terbatas 100%,  Keefektifan media dari tes siswa pada uji lapangan terbatas, yaitu 100%, sedangkan uji lapangan luas, yaitu  92,8% dengan kriteria efektif. Dilihat dari skornya, bahwa media hasil pengembangan dapat digunakan secara efektif dalam pembelajaran matematika.Abstract The purpose of this study was to obtain a valid, practical and effective pop up book learning medium in learning mathematics. Researchers used the ADDIE Model with instruments, namely questionnaires and post tests in the form of answers to evaluation questions to determine the effectiveness of the media. The trial was conducted at SMP Taman Siswa Kesamben Blitar and SMP PGRI 02 Kesamben Blitar. Based on the validation results, the validator obtained valid criteria from the material expert obtaining a score of 3.58, the media expert obtained a score of 3.43, and the validator of two learning experts obtained a score of 3.45 with valid criteria. The practicality of the media was obtained from the results of a limited field trial of a practicality score (Pk) of 3.32 with practical criteria. The broad field trial obtained a practicality score (Pk) of 3.37 with practical criteria. The effectiveness of the media from the students in the field test was limited to 100%, the effectiveness of the media from the student tests on the limited field test, namely 100%, while the broad field test was 92.8% with effective criteria. Judging from the score, that the developed media can be used effectively in learning mathematics.
MELEJITKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN DAN PRESTASI SISWA MELAUI PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) Muhyani Nasukha; Muhyani Muhyani; Iis Durotun Nafisah; Sutisna Sutisna
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.512 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v9i4.3159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan jiwa kewirausahaan dan prestasi belajar siswa melalui pembelajaran matematika berbasis HOTS. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian adalah quasi experimental design jenis nonequivalent control group design. Subjek penelitian adalah 34 siswa kelas 3 di MI Mathlaul Anwar tahun Pelajaran 2019-2020. Instrument penelitian berupa tabel observasi dan tes yang diberikan sebelum dan sesudah kegiatan pembelajaran. Pada kelas eksperimen kegiatan pembelajaran matematika berbasis HOTS, sedang pada kelas kontrol kegiatan pembelajaran matematika konvensional. Hasil analisis uji Independent Samples T-Test pada nilai posttest jiwa kewirausahaan kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol menunjukkan adanya peningkatan jiwa kewirausahaan siswa dengan menggunakan pembelajaran matematika berbasis HOTS bahkan peningkatannya lebih dari 200%.  Demikian juga prestasi belajar siswa melaui uji Independent Samples T-Test pada nilai posttest  kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol menunjukkan adanya  peningkatan prestasi belajar siswa dengan menggunakan pembelajaran matematika berbasis HOTS. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika berbasis Higher Order Thingking Skills (HOTS) mampu melejitkan jiwa kewirausahaan dan prestasi belajar siswa.AbstractThis study aims to determine the increase in entrepreneurial spirit and student achievement through HOTS-based mathematics learning. This research is a quantitative research design with a quasi experimental design type nonequivalent control group design. The research subjects were 34 grade 3 students at MI Mathlaul Anwar for the 2019-2020 academic year. Research instruments in the form of observation tables and tests given before and after learning activities. In the experimental class HOTS-based mathematics learning activities, while in the control class conventional mathematics learning activities. The results of the analysis of the Independent Samples T-Test on the posttest scores of the entrepreneurial spirit of the experimental group with the control group showed an increase in the entrepreneurial spirit of students using HOTS-based mathematics learning even the increase was more than 200%. Likewise, student learning achievement through the Independent Samples T-Test on the posttest scores of the experimental group with the control group showed an increase in student achievement using HOTS-based mathematics learning. Based on data analysis, it can be concluded that Mathematics learning based on Higher Order Thingking Skills (HOTS) is able to boost entrepreneurial spirit and student learning achievement. 
IDENTIFIKASI HOMBO BATU SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DITINJAU SECARA MATEMATIS Rohpinus Sarumaha; Efrata Gee
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.689 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i1.3163

Abstract

Kebudayaan merupakan wujud dari norma, nilai dan adat istiadat berperan penting pada dunia pendidikan secara khusus dalam pembelajaran matematika. Nias Selatan yang kaya akan budaya dapat menjadi referensi bagi guru matematika untuk menciptakan media pembelajaran. Kebudayaan yang sangat menarik untuk dijadikan sebagai media pembelajaran matematika yaitu budaya “hombo batu”. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hombo batu dan mendeskripsikan konsep matematika yang terdapat di dalamnya sehingga dapat digunakan sebagai media pembalajaran matematika. Pendekatan Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian etnografi. Fokus penelitian ini adalah budaya hombo batu di Kabupaten Nias Selatan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, hombo batu memiliki 4 konsep-konsep matematika secara umum yaitu konsep limas persegi panjang terpancung masing-masing titik sudut, rusuk, sisi atau bidang, diagonal sisi, diagonal ruang, bidang diagonal, persegi panjang, trapesium, jaring-jaring, luas permukaan dan volume; konsep kesebangunan masing-masing sebangun dan kongruen; konsep geometri transformasi masing-masing refleksi dan dilatasi; serta konsep pola bilangan, sehingga budaya hombo batu dapat dijadikan sebagai media pembelajaran matematika.Kata Kunci: Hombo batu; konsep matematika; media pembelajaran matematika.  AbstractCulture is the realization of norms, values, and customs that takes important role in education field particularly in the learning of mathematics. South Nias with rich cultures can become reference for mathematics teacher to create media of learning. The very interesting culture that can be used as the media of learning of mathematics is culture which named “hombo batu”. This research aims at identifying hombo batu and describing the mathematics concept that found within it so it can be used as the media of learning of mathematics. This research is designed in qualitative research design through ethnography research approach. The focus of this research is culture “hombo batu” in South Nias Regency. The techniques of data collection that used are observation, intervew and documentation. Based on the results of research and discussion, hombo batu has four mathematical concepts in general, they are truncated rectangular pyramid off at each corner points, edges, side or field, diagonal side, diagonal space, rectangle, trapezoid, nets surface area and volume; the similarities are congruent and congruent respectively, the transformation geometry of each reflection and dilatation, and number patterns, so that the hombo batu culture can be used as a medium for learning mathematics.Keywords: Hombo batu; mathematical concepts; media of learning of mathematics.
PEGARUH PEMBELAJARAN DARING DENGAN GOOGLE CLASSROOM DAN GOOGLE MEET TERHADAP MINAT BELAJAR MATEMATIKA DISKRIT LILIA SINTA WAHYUNIAR; Siti Rochana; Umi Mahdiyah; Niska Shofia; Suryo Widodo
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.795 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i2.3635

Abstract

Masa pandemi, semua sekolah dan universitas menerapkan pembelajaran daring. Pembelajaran daring  dapat dilakukan dengan berbagai cara diantaranya dengan menggunakan google classroom dan google meet. Perkuliahan matematika diskrit dilaksanakan dengan menggunakan google classroom dan google meet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pegaruh pembelajaran daring dengan google classroom dan pengaruh pembelajaran darng dengan google meet terhadap minat belajar mahasiswa pada mata kuliah matematika diskrit serta untuk mengetahui pengaruh pembelajaran daring dengan google clasroom dan google meet secara bersama-sama terhadap minat belajar matematika diskrit. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah menggunakan Simple Random Sampling. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan angket/kuisioner dengan menggunakan skala likert 1 sampai 4. Variabel pada penelitian ini terdiri dari variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas terdiri dari 2 variabel yaitu variabel pertama pembelajaran daring dengan google classroom (X1) dengan 3 indikator, variabel kedua pembelajaran daring dengan google meet (X2) dengan 4 indikator. Variabel terikat dari penelitian ini adalah minat belajar (Y) dengan 4 indikator. Hasil dari penelitian ini adalah pembelajaran daring dengan google classroom memberikan pengaruh positif sebesar 1,354 terhadap minat belajar matematika diskrit, pembelajaran daring dengan google meet memberikan pengaruh sebesar -0,540 terhadap minat belajar matematika diskrit. Pembelajaran daring dengan google classroom dan pembelajaran daring dengan google meet secara bersama-sama mempunyai pengaruh sebesar 55% terhadap minat belajar matematika diskrit, sedangkan sisanya 45% dipengaruhi oleh variabel di luar penelitian ini.
PROFIL TINGKATAN BERPIKIR STATISTIS SISWA DALAM MENGANALISIS DAN MENGINTERPRETASIKAN DATA Novi Dya Meylasari; Imam Sujadi; Sri Subanti
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.198 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i1.3463

Abstract

Berpikir statistis merupakan proses berpikir seseorang mengenai kemampuan untuk mengerti dan memahami bagaimana cara mendeskripsikan data, mengorganisasikan dan mereduksi data, merepresentasikan data serta menganalisis dan menginterpretasikan data, yang diimplementasikan  pada  permasalahan  nyata.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil tingkatan berpikir statistis siswa yang berkemampuan awal rendah dalam menganalisis dan menginterpretasikan data. Subjek penelitian ini adalah tiga siswa berkemampuan awal rendah di kelas VIII SMP Walisongo 1, Semarang. Metode Think Aloud diterapkan untuk mengumpulkan data. Data diperoleh melalui data lisan dan data tertulis berupa instrumen masalah statistik pada materi statistika (pemusatan data dan penyebaran data).Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat berpikir statistis siswayang berkemampuan awal rendah berada pada tingkat 1:Idiosyncratic, siswa menggunakan pemikiran subjektif, menggunakan isyarat visual untuk mendapatkan informasi atau membuat keputusan, sehingga menghambat kemampuan subjek untuk menentukan ukuran pusat atau ukuran penyebaran. Kata kunci: Berpikir statistis; menganalisis dan menginterpretasi data; tingkatan berpikir statistis. AbstractStatistical thinking is a thinking process related to the ability to understand how to describe, organize, reduce, present, analyze and interpret the data, which is implemented in real problems. This research aims to describe the profile of the level of statistical thinking of students with low initial abilities in analyzing and interpreting data. The subjects of this study were three students with low initial abilities in Junior High School of Walisongo 1, Semarang. The Think Aloud method is applied to collect data. The data obtained through verbal data and written data in the form of statistical problem instruments on statistical materials (center data and spread data).The results showed that the statistical thinking level of students with low initial abilities was at 1th level: Idiosyncratic, students used subjective thinking, used visual cues to obtain information or make decisions, thus inhibiting the subject's ability to determine the size of the center or the size of the spread. Keywords: analyzing and interpreting data construct; statistical thinking; statistical thinking level.
PENGEMBANGAN MEDIA ISLAMIC MATH COMICS DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATEMATIS DAN KARAKTER SISWA Mochamad Abdul Basir; Kurnia Vera Alif Hazira; Imam Kusmaryono
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 3 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.112 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v9i3.2539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  tingkat kelayakan media Islamic Math Comics materi perbandingan SMP. Penelitian ini berbentuk penelitian pengembangan R&D (research & development) menggunakan metode ADDIE (analyze, design, develop, implement, and evaluate). Dalam penelitian ini hanya dibatasi sampai tahap design saja. Media ini dikembangkan dengan mendesain gambar manual, scan, dan adobe photoshop. Islamic Math Comics merupakan komik matematika materi perbandingan bernuansa islami mengandung bimbingan karakter dan meningkatkan pemahaman matematis siswa. Setelah dihasilkan produk awal akan dilakukan validasi dari ahli materi, ahli media, dan guru matematika. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini dari aspek materi diperoleh skor 3,19 “Sangat Layak”, aspek bahasa diperoleh skor 3,33 “Sangat Layak”, dan aspek penyajian diperoleh skor 3,30 “Sangat Layak”. Jadi media ini berada dalam kategori “Sangat Layak” digunakan dan tidak terlepas dari saran atau masukan validator seperti mengembangkan isinya agar lebih sinkron, menambahkan soal tantangan, dan mencantumkan KD/KI secara tertulis. This study aims to determine the level of feasibility of Islamic Math Comics media for comparison SMP material. This research is in the form of R&D development research (research & development) using the ADDIE method (analyze, design, develop, implement, and evaluate). In this study only limited to the design stage. This media was developed by designing manual images, scans, and Adobe Photoshop. Islamic Math Comics is an Islamic comic comparison material containing Islamic character guidance and improving students' mathematical understanding. After the initial product is produced, validation will be carried out from the material experts, media experts, and mathematics teachers. Data analysis using descriptive qualitative. The results of this study from the material aspects obtained a score of 3.19 "Very Feasible", the aspect of language obtained a score of 3.33 "Very Feasible", and the aspect of presentation obtained a score of 3.30 "Very Feasible". So this media is in the category of "Very Eligible" to be used and is inseparable from validator suggestions or input such as developing its contents to be more synchronous, adding challenge questions, and including KD / KI in writing. 
PENGEMBANGAN MODUL MATEMATIKA BERBASIS KONTEKSTUAL PADA MATERI ALJABAR Heni Pujiastuti; Rudi Haryadi; Ely Solihati
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.097 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i1.3392

Abstract

Tujuan pengembangan modul matematika berbasis kontekstual ini untuk mempermudah peserta didik dalam memahami materi aljabar. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE. Model ini terdiri dari lima buah tahapan yaitu assessment analysis, design, development, implementation dan evaluation. Subjek penelitian ini adalah siswa SMP kelas VII. Data yang diolah dalam penelitian ini dikumpulkan melalui lembar validasi ahli materi dan ahli media, serta angket respon siswa dengan skala likert. Berdasarkan keseluruhan  penilaian produk  oleh  ahli  materi  diperoleh  skor  85,4%, yang  termasuk  dalam  kriteria  nilai sangat layak. Sedangkan  keseluruhan penilaian  produk  oleh  ahli  media diperoleh skor 78,5%, yang termasuk dalam kriteria nilai layak. Dari hasil yang didapatkan dari angket pernyataan terkait minat siswa terhadap modul mendapatkan skor rata-rata dari kesepuluh siswa tersebut yaitu 46.2. Berdasarkan dari  hasil  penilaian  tersebut  maka modul  yang  dikembangkan  dengan pendekatan  kontekstual  dinyatakan sangat layak untuk digunakan pada pembelajaran materi aljabar serta dapat meningkatkan minat belajar siswa.Kata kunci: Aljabar; kontekstual; minat belajar; modul matematika. AbstractThe purpose of developing this contextual-based mathematics module is to make it easier for students to understand algebraic material. This research is a development research with the research method used in this study is the ADDIE model. This model consists of five stages, namely assessment analysis, design, development, implementation and evaluation. The subjects of this study were class VII junior high school students. The data processed in this study were collected through validation sheets of material experts and media experts, as well as student response questionnaires with a Likert scale. Based on the overall assessment of the product by material experts, it was obtained a score of 85.4%, which is included in the very feasible score criteria. While the overall product assessment by media experts obtained a score of 78.5%, which is included in the criteria for a decent score. And the results obtained from the questionnaire statement related to students' interest in the module got the average score of the ten students, namely 46.2. Based on the results of this assessment, the module developed with a contextual approach is declared feasible for use in learning algebraic material and it can increase student interest in learning.Keywords: Algebra; contextual; learning interest; mathematics module

Page 37 of 153 | Total Record : 1528