cover
Contact Name
-
Contact Email
aljamiah@uin-suka.ac.id
Phone
+62274-558186
Journal Mail Official
aljamiah@uin-suka.ac.id
Editorial Address
Gedung Wahab Hasbullah UIN Sunan Kalijaga Jln. Marsda Adisucipto No 1
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies
ISSN : 0126012X     EISSN : 2338557X     DOI : 10.14421
Al-Jamiah invites scholars, researchers, and students to contribute the result of their studies and researches in the areas related to Islam, Muslim society, and other religions which covers textual and fieldwork investigation with various perspectives of law, philosophy, mysticism, history, art, theology, sociology, anthropology, political science and others.
Articles 1,211 Documents
Tradisi Gereja Salam, Harith
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 17 (1977)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sesuai dengan surat edaran Rektor  IAIN Sunan Kalijaga No; 080/A.0/1977 tertanggal 7 februari 1977 kepada para dekan fakultas dalam lingkungan IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan tembusan kepada dosen yang bersangkutan, dimana untuk lebih memantapkan kedudukan dosen sebagai tenaga Edukatip, maka terhadap  Dosen yang naik golongan seyogyanya (ganti kata dari seharusnya) menyampaikan karya pengukuhan. Demikian juga sesuai dengan surat edaran dekan fakultas Ushuluddin IAIN Sunan Kalijaga No: 58/DK/Ush?1977 tertanggal 21 Februari 1977 kepada para dosen tetap dalam lingkungannya, yang breisi juklak (Petunjuk dan Pelaksanaan) pidato pengukuhan, kaepada kami diminta supaya mengisi kesempatan itu. Kesempatan yang pertama kalinya dilaksanakan dalam sejarah IAIN, khususnya Fakultas Ushuluddin IAIN Sunan Kalijaga, bagi kami merupakan suatu kehormatan yang luar biasa. Maka untuk maksud tersebut yang ada. Oleh karena itu kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Bapak Dekan Fakultas Ushuluddin IAIN Sunan Kalijaga mendapat kesempatan yang pertama kalinya untuk menyampaikan pidato pengukuhan didepan siding yang terhormat ini. Dalam kesempata ini kami akan mencoba secara sederhana menyoroti satu aspek dari pada salah satu agama yang hidup di negara kita ini yaitu bagaimana pemahaman Kristen tentang TRADISI GEREJA, sepanjang yang terdapat ataupun berlaku dalam Gereja Khatholik dan Gereja Reformasi (lebih sempit Gereja Protestant). Dengan maksud untuk memberi perbandingan.
Akhlaq Dalam Al-Qur’an Thaib, Ismail
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 17 (1977)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kata khuluq dua kali disebutkanal-Qur’an, yaitu pertama pada surat al-Qalam atay 4, artinya: “Dan sesungguhnya kamu berada diatas berbudi pekerti yang agung” Kedua, pada surat Asy Syura’ ayat 137, yang artinya: Didalam ayat pertama (S. Al Qalam : 4) dalam keadaan memuji, sedang yang kedua adalah ilustrasi perilaku yang telah dijalani orang terdahulu. Dapat kita katakana;yang pertama sebagai standard bagi prilaku yang pantas dan patut diperbuat sedang yang kedua sebagai keterangan mengenai perilaku yang telah terjadi. Sudah barang tentu akhlaq yang patut diperbuat adalah yang datangnya dari Allah yang tertuang dalam Al-Qur’an yang diperintahkan Rasullah agar menjadi orang yang pertama kali berbuat dengan itu sebagai teladan (Uswah) dan ikutan (Qudwah) bagi para umatnya. Apa yang kita kemukakan  ini ditampung oleh isi ayat 18 S. Al Qiyamah: “Apabila kami telah selesai membacanya maka ikutlah bacaan itu”. Ibnu Abbas yang terkenal sebagai Syaikhul Mufassirin, sehubungan dengan ayat tersebut memberikan komentar: “Yaitu apabila kami membacakan dan menetapkannya dalam hatimu wahai Muhammad, berbuatlah dengan yang kami bacakan itu”.  Karena itulah maka Langkah, jejak dan perlu disadari menafsirkan al-Qur’an dengan lidah lebih mudah, tetapi yang paling sulit dan sukar justru menafsirkannya dengan perilaku yang ditopang dengan hati yang Kholis.
Pendidikan Didalam Hukum Islam Tauhied, Abu
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 17 (1977)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan adalah suatu aktivitas manusia dalam proses tertentu yaitu “Proses Pendidikan”. Dan proses ini menuju kesuatu tujuan yakni tujuan Pendidikan yang hendak dicapai. Sebagai suatu proses hidup, Pendidikan berlangsung melalui pergaulan yakni antara pihak pendidik dan pihak siterdidik. Dengan demikian tidak setiap pergaulan itu dapat menimbulkan situasi Pendidikan, kecuali jika berupa pergaulan antara pendidik sebagai orang yang sudah dewasa dengan anak didik sebagai orang yang belum dewasa. Dalam pada itu, harus dimaklumi bahwa untuk proses Pendidikan diperlukan landasan bertindak. Dengan norma-norma itulah yang membatasi gerak pergaulan antara kedua belah pihak tersebut. Sudah barang tentu norma-norma/ peraturan tersebut adalah berada dipihak pendidik yaitu sebagai landasan bertindak dan membimbing anak didiknya. Itulah sebabnya dikatakan bahwa Pendidikan itu suatu aktivitas dan proses hidup yang normative. Sedang Ilmu Pendidikan disebut ilmu yang normative. Oleh karena itu norma-norma hidup itu memegang peranan yang menentukan dalam proses Pendidikan. Tanpa norma-norma hukum tertentu, suatu pergaulan antara orang dewasa dan anak-anak belum dapat dikatakan situasi Pendidikan. Pendidikan sebagai  suatu aktivitas sudah barang tentu mempunyai motif dan tujuaan. Dan kedua hal ini terutama berada pada pihak pendidik.
Beberapa Catatan Tentang Penulisan Sejarah Islam Indonesia Putuhena, M. Shaleh
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 16 (1977)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah penulisan sejarah -dalam disiplin sejarah- bila dilihat dari sudut penulisan termasuk bidang Historiografi, sedangkan jika ditinjau dari proses kegiatan penulisan menjadi lapangan studi metode sejarah. Dengan demikian topik “Penulisan Sejarah Islam Indonesia” dalam orasi dies natalis ini akan disorot dari sudut Analisa historiografi dan prinsip-prinsip metode sejarah. Historiografi (penulisan Sejarah) menarik perhatiaan sejarawan, karena manfaatnya tak dapat disangkal. Melalui historiografi kita dapat memiliki pengetahuaan dan pengertian tentang masa lampau suatu bangsa atau ummat. Dengan historiografi kita dapat mengetahui keadaan kebudayaan suatu bangsa pada masa tertentu dan kita sanggup memahami garis pertumbuhan kebudayaan dan perkembangan suatu masyarakat. Selain itu dari historiografi dapat diketahui “pengaruh-pengaruh apakah dari lingkungan yang membentuk pemikiran serta prinsip-prinsip yang dipergunakannya dalam penulisan sejarah sangat perlu diketahui.
Kritik Sebagai Aktivitas Utama Dari Cendikiawan Ali, A.
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 16 (1977)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Marilah memanjatkan syukur kehadirat Allah swt. Karena pada pagi hari ini kita dapat menutup dengan selamat Studi Purna Sarjana ke III dan Program Latihan Penelitiaan Agama ke 1 Studi Purna Sarjana diadakan di IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Program Latihan Penelitiaan Agama diadakan di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Tetapi penutupannya digabungkan menjadi satu di adakan di IAIN Yogyakarta ini. Sebagaimana kita mengetahui, maka Studi Purna Sarjana itu memusatkan perhatiannya kepada filsafat, Sejarah dan Penelitian Sosial dan Agama. Dalam waktu dua tahun Study Purna Sarjana telah dapat Menyusun Pengantar Metodologi Penelitiaan Agama, 1976. Dan Latihan Penelitian Agama itu dimaksudkan untuk mendidik dan melatih calon-calon peneliti Agama. Alhamdulillah kedua program itu berjalan sesuai dengan rencana. Tentang arti Penelitian Agama, tujuan dan sasarannya, methode dan sebagainya, telah kita kaji dalam dua tahun itu, baik di Studi Purna Sarjana  maupun di Program Latihan Penelitian Agama. Uraian-uraian itu belum memadai, tetapi dengan ketekunan saudara-saudara sekalian dalam mengkritik, membahas dan memperluas, kami percaya berangsur-angsur Penelitian Agama itu akan jelas roman dan wajahnya dan sedikit demi sedikit akan mengambil tempat dalam rentetan penelitian-penelitian dalam dunia Ilmu pengetahuaan.
Masyarakat R.T.005 Dan 007 Kelurahan Ciputat (Suatu Study Pengaruh Timbal Balik Antara Agama dan Masyarakat) Rasyad, Aminuddin; Daud, Alfani; Supardi, Ahmad; Putuhena, M. Saleh
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 16 (1977)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelurahan ciputat adalah salah satu dari 13 desa yang berada dalam lingkungan kecamatan ciputat, kabupaten Tangerang. Desa ini dilalui oleh kendaraan yang menuju arah ke Bogor dan Jakarta. Ciputat adalah ibu kota kecamatan yang mempunyai luas daerah kurang 400 ha dengan penduduk yang berjumlah 10.237 jiwa. Ciputat sebagai daerah peralihan dan sedang memekarkan diri mempunyai berbagai macam lingkungan social dan fasilitas modern seperti pasar, bioskop, puskesmas, apotik, masjid, gereja, terminal bus, madrasah, P.GA., SD, SMP, SMA, IAIN, dan sebagainya. Daerah ini tidak luput dari pengaruh yang dating dari luar, khususnya RT 005 dan RT 007 yang menjadi objek penelitiaan ini, Masyarakat Ciputat adalah masyarakat religious dengan penduduk mayoritas beragama islam 95%, sedang agama lain: Kristen dan Budha 5% masyarakat ini sedang dihadapkan dengan berbagai macam pengaruh, hal ini sangat terasa setelah daerah ini terbuka bagi pendatang-pendatang baru dan tergolong kedalam salah satu desa atau kecamatan yang tergolong baik menurut penelitiaan team kemajuan daerah tahun 1976 dalam hal pembinaan tempat-tempat ibadah, sehingga memenangkan juara pertama lomba tempat ibadah, yaitu dengan masjid jami’ yang berarsitek modern. Masjid ini dapat menampung lebih kurang 1400 orang jamaah.
Azas Nullum Delictum Ma’some, Mas’ad
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 16 (1977)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dibawah ini akan diuraikan salah satu azas hukum yang sangat penting dalam lapangan hukum pidana dan masalah yang timbul bertalian dengan azas hukum tersebut. Dan untuk memudahkan pemahamannya, uraikan ini dibagi dalam 4 bab sbb. 1. Sejarah timbul dan perkembangan azas Nullum Delictum. 2. Pengertian-pengertiaan yang terkandung dalam azas Nullum Delictim. 3. Masalah yang timbul bertalian dengan azas Nullum Delictum.
Metodologi Penelitian Agama (Suatu Pengantar Menuju Pengembangan Metodologi Penelitiaan Agama) Mastury, M.; Simuh, Simuh; Luthfi, Amir; Aly, Abdullah
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 12 (1976)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahwa dunia kita telah cukup lama mengalami kegoncangan dan krisis. Kegoncangan ini terjadi karena adanya perkembangan yang tidak selaras/sejajar antara nilai kehidupan rohani dan jasmani. Perkembangan tehnologi dan ilmu pengetahuaan sedemikian pesatnya, akan tetapi sebaiknya nilai-nilai keagamaan kerokhanian berkembang sangat lamban atau justru mengalami kemerosotan yang paling parah didunia barat lantaran terdesak oleh perkembangan tehnologi dan ilmu pengetahuaan. Kepincangan dalam perkembangan peradaban ini telah menimbulkan berbagai macam krisis, dan terutama adalah: 1. Kemerosotan nilai kemanusiaan yang akibat pendangkalan pandangan hidup manusia. Bahwa perkembangan tehnologi telah memberkati dunia dengan berbagai macam alat-alat dan perlengkapan-perlengkapan hidup materil  yang tak terkirakan banyaknya. Hal ini mengakibatkan seluruh kegiatan hidup manusia selalu terputus untuk berlomba-lomba dalam memperebutkan hasil-hasil tehnologi diatas; sehingga tidak banyakmempunyai waktu untuk pemikiaran dan mengembangan nilai-nilai keagamaan dan kerokhanian. Dengan demikian terjadinya proses pendangkalan pandangan hidup manusia tak terhindarkan lagi. Oleh karena itu segera terdengar keluhan-keluhan mengapa justru kehidupan manusia jadi diperalat dan diperbudak oleh hasil-hasil tehnologi dan bukan sebaliknya. 2. Pendangkalan pandangan hidup manusia diatas mengakibatkan terjahuinya dari kehidupan yang tentram dan berbahagia yang sebenar-benarnya. Perkembangan tehnologi yang melimpah-ruah ternyata tidak dapat membahagiakan hidup manusia, tetapi justru sebaliknya malah menciptakan kehidupan yang serba tergesa-gesa dan terburu-buru. Penuh bermacam-macam kegoncangan, tidak ada ketentraman dan ketenangan. Ternyata kebahagiaan tidak tergantung  atas banyaknya perhiasan-perhiasan kebendaan, akan tetapi ditentukan oleh sikap mental orang-orang yang ada dibelakang harta kebendaan itu.
Psychologi Agama dan Sejarah Perkembangannya Di Indonesia Wasyim, Alef
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 14 (1976)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mengenangkan kehidupan Instutut Agama Islam Negeri sebagai suatu Lembaga Perguruan Tinggi Agama yang saat ini telah menginjak usia duapuluh lima tahun maka sudah selayaknyalah bila mana kita semua mengamati apa yang telah dilakukan oleh segenap civitas academica dalam penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuaan. Maka,  pada kesempatan ini izinkanlah kami mengajak untuk mengamati usaha-usaha yang telah dan sedang dilakukan oleh beberapa sarjana Psychologi agama dimana usaha-usaha tersebut telah menghasilkan karya yang bukan kecil artinya, sekalipun karya tersebut masih belum memuaskan semua ahli/sarjana agama manupun para scientist. Akan tetapi kami merasa perlu memperkenalkan karya-karya tersebut untuk dapat dikembangkan lebih lanjut, perlu diketahui, bahwa banyak sarjana agama yang merasa berkeberatan bilamana tingkah laku agama diteliti secara ilmiyah; karena tingkah laku keagamaan belum menjamin pencerminan nilai agama itu sendiri. Akan tetapi sekalipun demikian tidak sedikit sementara sarjana agama yang merasa tidak berkeberatan bilamana tingkah laku keagamaan ini diteliti secara ilmiah, karena bagaimanapun juga penelitian terhadap tingkah laku keagamaan secara ilmiyah akan membantu menjelaskan dalam memahami nilai-nilai yang merupakan demensi-demensi ajaran agama.
Riwayat Penyelidikan Kepurbakalaan Islam Di Indonesia Tjandrasasmita, Uka
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 14 (1976)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekurangan penerbitan atau bacaan mengenai kepurbakalaan Islam di Indonesia baik ytang bersifat populer maupun ilmiah tidak dapat kita pisahkan dari Riwayat penyelidikan terhadap obyek itu sendiri yang ternyata sejak masa-masa lampau hingga dewasa ini kurang mendapat perhatiaan. Beberapa buah penerbitan terutama yang berasal dari sebelum abad kit aini, misalnya hasil-hasil perjalanan atau uraiaan-uraiaan lainnya dari Fr. Valentijn 1), Th. St. Raffles 2), Van Hoevell 3), Veth 4), pada umumnya bersifat laporan atau pemberitaan dari pada bersifat penyelidikan. Kecuali dari pada itu uraian-uraian obyek-obyek pengetahuan lainnya: sejarah, adat-Istiadat, hukum, agama dsb. tetapi meskipun demikian uraian-uraian yang bersifat pemberitaan atau pelaporan dan sangat fragmentaris itu seringkali juga memberi dorongan untuk mengadakan penyelidikan obyek kepurbakalaan Islam di Indonesia secara khusus. Perhatian terhadap penyelidikan obyek-obyek kepurbakalaan Islam di negeri ini mulai timbul pada tahun 1884 yaitu Ketika museum di Jakarta pada waktu itu menerima laporan tentang temuaan beberapa buah nisan kuno di kampung Blangmeh (pasai) Samudra di daerah Lhokseumawee (Aceh) 5). Hasrat dan perhatiaan akan penyelidikan kepurbakalaan islam tersebut semakin Nampak pada instansi tsb. Dan pemerintah pada waktu itu berhubung dengan laporan dan saran serta kunjungan Dr. C. Sn. Hurgronje pada tahun 1899 dan Mulert tanggal 31 Maret 1901 6). Pada waktu itu juga telah direncanakan untuk mengadakan pemotretan, pemugaran, penggambaran, pembuatan abklatsch terhadap peninggalan-peninggalan Islam terutama nisan-nisan yang terdapat di daerah Blangmeh dan Samudra. Tetapi rencana itu ternyata belum dapat dilaksanakan dengan segera dan untuk sementara ditangguhkan hingga selesai pembuatan jalan kereta-api Lhokseumawe-Idi 7).

Filter by Year

1975 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 63, No 1 (2025) Vol 62, No 2 (2024) Vol 62, No 1 (2024) Vol 61, No 2 (2023) Vol 61, No 1 (2023) Vol 60, No 2 (2022) Vol 60, No 1 (2022) Vol 59, No 2 (2021) Vol 59, No 1 (2021) Vol 58, No 2 (2020) Vol 58, No 1 (2020) Vol 57, No 2 (2019) Vol 57, No 1 (2019) Vol 56, No 2 (2018) Vol 56, No 1 (2018) Vol 56, No 1 (2018) Vol 55, No 2 (2017) Vol 55, No 2 (2017) Vol 55, No 1 (2017) Vol 55, No 1 (2017) Vol 54, No 2 (2016) Vol 54, No 2 (2016) Vol 54, No 1 (2016) Vol 54, No 1 (2016) Vol 53, No 2 (2015) Vol 53, No 2 (2015) Vol 53, No 1 (2015) Vol 53, No 1 (2015) Vol 52, No 2 (2014) Vol 52, No 2 (2014) Vol 52, No 1 (2014) Vol 52, No 1 (2014) Vol 51, No 2 (2013) Vol 51, No 2 (2013) Vol 51, No 1 (2013) Vol 51, No 1 (2013) Vol 50, No 2 (2012) Vol 50, No 2 (2012) Vol 50, No 1 (2012) Vol 50, No 1 (2012) Vol 49, No 2 (2011) Vol 49, No 2 (2011) Vol 49, No 1 (2011) Vol 49, No 1 (2011) Vol 48, No 2 (2010) Vol 48, No 2 (2010) Vol 48, No 1 (2010) Vol 48, No 1 (2010) Vol 47, No 2 (2009) Vol 47, No 2 (2009) Vol 47, No 1 (2009) Vol 47, No 1 (2009) Vol 46, No 2 (2008) Vol 46, No 2 (2008) Vol 46, No 1 (2008) Vol 46, No 1 (2008) Vol 45, No 2 (2007) Vol 45, No 2 (2007) Vol 45, No 1 (2007) Vol 45, No 1 (2007) Vol 44, No 2 (2006) Vol 44, No 2 (2006) Vol 44, No 1 (2006) Vol 44, No 1 (2006) Vol 43, No 2 (2005) Vol 43, No 2 (2005) Vol 43, No 1 (2005) Vol 43, No 1 (2005) Vol 42, No 2 (2004) Vol 42, No 2 (2004) Vol 42, No 1 (2004) Vol 42, No 1 (2004) Vol 41, No 2 (2003) Vol 41, No 1 (2003) Vol 41, No 1 (2003) Vol 40, No 2 (2002) Vol 40, No 1 (2002) Vol 39, No 2 (2001) Vol 39, No 1 (2001) Vol 38, No 2 (2000) Vol 38, No 1 (2000) No 64 (1999) No 63 (1999) No 62 (1998) No 61 (1998) No 60 (1997) No 59 (1996) No 58 (1995) No 57 (1994) No 56 (1994) No 55 (1994) No 54 (1994) No 53 (1993) No 52 (1993) No 51 (1993) No 50 (1992) No 49 (1992) No 48 (1992) No 47 (1991) No 46 (1991) No 45 (1991) No 44 (1991) No 43 (1990) No 42 (1990) No 41 (1990) No 40 (1990) No 39 (1989) No 38 (1989) No 37 (1989) No 36 (1988) No 35 (1987) No 34 (1986) No 33 (1985) No 32 (1984) No 31 (1984) No 30 (1983) No 29 (1983) No 28 (1982) No 27 (1982) No 26 (1981) No 25 (1981) No 24 (1980) No 23 (1980) No 22 (1980) No 21 (1979) No 20 (1978) No 19 (1978) No 18 (1978) No 17 (1977) No 16 (1977) No 14 (1976) No 12 (1976) No 11 (1975) No 10 (1975) No 9 (1975) More Issue