cover
Contact Name
Agung Setia Budi
Contact Email
agungsetiabudi@ub.ac.id
Phone
+62341-577911
Journal Mail Official
jtiik@ub.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya Gedung F FILKOM Lt. 8, Ruang BPJ Jalan Veteran No. 8 Malang Indonesia - 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23557699     EISSN : 25286579     DOI : http://dx.doi.org/10.25126/jtiik
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) merupakan jurnal nasional yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya (UB), Malang sejak tahun 2014. JTIIK memuat artikel hasil-hasil penelitian di bidang Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer. JTIIK berkomitmen untuk menjadi jurnal nasional terbaik dengan mempublikasikan artikel berbahasa Indonesia yang berkualitas dan menjadi rujukan utama para peneliti. JTIIK di akreditasi oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor: 36/E/KPT/2019 yang berlaku sampai dengan Volume 11 Nomor 2 Tahun 2024.
Articles 1,288 Documents
Analisis Metode Estimasi Biaya pada Perangkat Lunak Beserta Faktor-Faktor yang Mempengaruhi : A Systematic Literature Review Ariyanto, Amelia Devi Putri; ‘Azizah, Lutfiyatul; Yuhana, Umi Laili
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 4: Agustus 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021864611

Abstract

Estimasi biaya sampai sekarang masih menjadi salah satu permasalahan utama dalam perencanaan proyek perangkat lunak. Estimasi biaya ini memiliki peran yang penting karena berpengaruh pada berjalannya proyek dan menjadi penentu keberhasilan suatu proyek perangkat lunak. Kegagalan estimasi biaya dalam perencanaan proyek perangkat lunak dapat menyebabkan proyek tidak berjalan dengan baik dan menimbulkan kerugian bagi perusahaan. Oleh karena itu, banyak peneliti sampai saat ini masih mencari dan melakukan penelitian untuk mendapatkan estimasi terbaik. Berbagai metode diusulkan untuk mendapatkan ketepatan akurasi dengan memperhatikan faktor-faktor estimasi biaya. Tujuan penelitian ini adalah membuat Systematic Literature Review (SLR) yang berisi rangkuman dan analisis perkembangan penelitian terbaru tentang estimasi biaya pada perangkat lunak, khususnya pada metode yang digunakan serta faktor-faktor yang mempengaruhi. Penelitian ini berhasil mengkaji 21 penelitian lain dalam lima tahun terakhir (2015-2020) dan didapatkan 24 metode usulan yang terbagi menjadi tiga jenis metode yang sering digunakan dalam melakukan estimasi biaya perangkat lunak yaitu nonparametrik, parametrik dan semiparametrik. Selain itu, penelitian ini juga berhasil menemukan metode dan kombinasi metode terbaik berdasarkan ketepatan akurasi beserta lima faktor utama yang mempengaruhi estimasi biaya sehingga dapat digunakan para peneliti atau praktisi lain untuk mengembangkan estimasi biaya pada proyek perangkat lunak. AbstractCost estimation has an important role because it affects the project’s progress and determines the success of a software project. Failure to estimate costs in software project planning can cause the project to not run well and cause losses to the company. Therefore, many researchers are still looking for and researching to get the best estimation by considering the cost estimation factors. The purpose of this study is to create a Systematic Literature Review (SLR) which contains a summary and analysis of the latest research developments on cost estimation in software, especially in the methods used and the factors that affect cost estimation. This study successfully reviewed 21 other studies in the last five years (2015-2020) and obtained 24 planning methods which are divided into three types of methods that are often used in conducting software cost research, namely nonparametric, parametric and semiparametric. Besides, this study also succeeded in finding the best method and combination of methods based on best accuracy, namely COCOMO II and the combination of Genetic Algorithm and Artificial Bee Colony, along with the five main factors that influence cost estimation so that it can be used by researchers or other practitioners to develop cost estimates for software projects.
Pengaruh Prediksi Missing Value pada Klasifikasi Decision Tree C4.5 Arifianto, Aji Seto; Dewi Safitri, Kursita; Agustianto, Khafidurrohman; Wiryawan, I Gede
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 4: Agustus 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022944778

Abstract

Pendekatan klasifikasi data bersifat supervised learning menuntut adanya dataset yang lengkap. Permasalahan yang muncul adanya missing value yaitu hilangnya nilai suatu atribut yang diakibatkan kesalahan dalam pengumpulan data, kesalahan saat memasukkan data, dan ketidakmampuan responden untuk memberikan jawaban yang akurat. Penelitian ini melakukan uji coba pengembangan rule decision tree C4.5 untuk data penyakit ginjal kronis. Dataset terdiri dari 400 record, 24 atribut dan 1 kelas target. Karakteristik data yang digunakan meliputi 11 data bertipe numerik dan 14 data bertipe nominal. Jumlah data kelas positif penyakit ginjal kronis 250, sedangkan negatif ginjal kronis 150. Total data yang tidak lengkap (missing value) 1012 records. Perlakuan pertama dibangun rule dengan menghitung entropy dan gain pada 360 data training yang terdapat missing value diperoleh 21 rules. Kemudian pada perlakuan kedua diterapkan prediksi missing value menggunakan rumus mean dan modus sebelum pembetukan rule tree, didapatkan 24 rules. Mengukur akurasi kedua rules tree C4.5 dilakukan menguji 40 data test, hasilnya 90% untuk rule dengan missing value dan 95% untuk dataset yang telah diprediksi nilainya. AbstractThe supervised learning approach to data classification requires a complete dataset. The problem that arises was the existence of missing value, namely the loss of the value of an attribute due to errors in data collection, errors when entering data, and the inability of respondents to provide accurate answers. This study conducted a trial on the development of the C4.5 rule decision tree for chronic kidney disease data. The dataset consisted of 400 records, 24 attributes and 1 target class. The data characteristics included 11 numeric data and 14 nominal data types. The number of positive data for kidney disease was 250, while the number of negative for kidney disease was 150 and the total of missing value was 1012 records. The first treatment was building a rule by calculating the entropy and gain on 360 training data where missing value was obtained, it was 21 rules. Then in the second treatment, the prediction of missing value was applied using the mean and mode formula before the formation of the rule tree, obtained 24 rules. Researcher was measuring the accuracy of the two rules tree C4.5 is done by using 40 data-testing, the result is 90% for rules with missing value and 95% for datasets whose value has been predicted.
Evaluasi Usability dan Perbaikan Antarmuka untuk Meningkatkan User Experience Menggunakan Metode Usability Testing (Studi Kasus: Aplikasi Warga Bali) Sukarsa, I Made; Buana, I Putu Wira; Arya Utama, I Putu Juliarta; Wisswani, Ni Wayan
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 5: Oktober 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022955408

Abstract

Warga Bali adalah aplikasi lokal yang digunakan untuk mempermudah masyarakat untuk mencari informasi tentang kalender bali. Aplikasi Warga Bali juga merupakan aplikasi yang masih dalam proses pengembangan sehingga harus memperhatikan pengalaman pengguna khususnya aspek usability. Evaluasi usability pada penelitian ini untuk mengukur variabel efektivitas, efisiensi dan kepuasan pengguna dengan menggunakan 20 responden penelitian yang dipilih menggunakan simple random sampling dari masyarakat beragama hindu yang berdomisili di Provinsi Bali. Penelitian ini menggunakan  metode Usability Testing dengan mengkombinasikan teknik Performance Measurement untuk menghitung variabel efektifitas dan efesiensi serta teknik Think Aloud untuk mengevaluasi antarmuka Aplikasi Warga Bali berdasarkan hasil verbalisasi masukan dan masalah yang responden hadapi saat menjalankan skenario tugas. Data dikumpulkan menggunakan skenario tugas yang diberikan dan dari saran perbaikan yang diberikan oleh responden. Responden selanjutnya akan melakukan pengisian kusisioner SUS (System Usability Scale) yang akan digunakan untuk mengukur variabel kepuasan pengguna. Hasil pengujian responden kategori remaja dan dewasa menunjukan bahwa tingkat usability dari variabel efektivitas yang diperoleh sebesar 96% dan 93% yang berarti cukup tinggi, variabel efesiensi memiliki rata – rata 30 detik dan 38 detik, variabel kepuasan pengguna dari kuisioner SUS sebesar 46 dan 51 yang berarti masih dibawah standar nilai SUS yaitu 68 poin. Analisis dengan teknik Think Aloud menghasilkan 49 rekomendasi perbaikan dari Aplikasi Warga Bali. Penelitian selanjutnya dapat melakukan evaluasi lanjutan terhadap desain perbaikan yang telah dibuat. Hasil yang diperoleh oleh peneliti dapat digunakan sebagai acuan oleh pengembang aplikasi Warga Bali dalam melakukan perbaikan dari aspek usability. AbstractWarga Bali is a local application that is used to make it easier for people to find information about the Balinese calendar. Warga Bali application is also an application that is still in the development process so it must pay attention to the user experience, especially the usability aspect. The usability evaluation in this study was to measure the variables of effectiveness, efficiency and user satisfaction by using 20 research respondents who were selected using simple random sampling from Hindu religious communities domiciled in Bali Province. This study uses the Usability Testing method by combining the Performance Measurement technique to calculate the effectiveness and efficiency variables as well as the Think Aloud technique to evaluate Warga Bali Application interface based on the results of verbalizing input and problems that respondents face when carrying out task scenarios. Data were collected using the given task scenarios and from the suggestions for improvement given by the respondents. Respondents will then fill out the SUS (System Usability Scale) questionnaire which will be used to measure user satisfaction variables. The test results of respondents in the adolescent and adult categories show that the usability level of the effectiveness variable obtained is 96% and 93% which means it is quite high, the efficiency variable has an average of 30 seconds and 38 seconds, the user satisfaction variable from the SUS questionnaire is 46 and 51 which meaning that it is still below the standard SUS score of 68 points. The analysis using the Think Aloud technique resulted in 49 recommendations for improvement from the Warga Bali Application. Further research can carry out further evaluation of the improvement designs that have been made. The results obtained by the researchers can be used as a reference by the Balinese citizen application developers in making improvements from the usability aspect.
Analisis Keberterimaan Pengguna Taring Dukcapil Menggunakan Metode Technology Acceptance Model (TAM), Delone & Mclean dan Importance Performance Analysis (IPA) Winaya, Ayu Nyoman Waisantini; Setemen, Komang; Kesiman, Made WIndu Antara
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 5: Oktober 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022956255

Abstract

Permohonan layanan Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) di Kota Denpasar setiap harinya rata-rata 400 permohonan, sehingga terjadi penumpukan antrian setiap harinya. Untuk mengatasi hal tersebut Dinas Dukcapil Kota Denpasar mengembangkan aplikasi Taring Dukcapil (Pendaftaran Daring Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil), yaitu sistem informasi yang memfasilitasi layanan administrasi Dukcapil secara daring di Kota Denpasar. Namun pada implementasinya pengaduan terhadap penggunaan aplikasi Taring Dukcapil sangat tinggi. Dengan adanya hal tersebut, maka perlu dilakukan analisis terhadap keberterimaan pengguna aplikasi Taring Dukcapil. Keberterimaan pengguna terhadap penerapan suatu sistem informasi merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi kesuksesan implementasi sebuah sistem informasi. Penelitian ini menggunakan metode Technology Acceptance Model (TAM), DeLone & McLean dan Importance Performance Analysis (IPA). Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Incidental Sampling menggunakan instrumen kuesioner. Responden merupakan masyarakat yang mengambil hasil cetak dokumen di Dinas Dukcapil. Jumlah sampel sebanyak 395 responden, dihasilkan dari rumus Slovin berdasarkan populasi jumlah akun pada Taring Dukcapil sebanyak 33.175 pengguna. Hasil analisis IPA yaitu analisis kesesuaian sebesar 98% dan analisis kesenjangan kinerja terhadap kepentingan pengguna memiliki gap sebesar -0,06 serta analisis kuadran terdapat 2 indikator yang menjadi prioritas peningkatan kinerja. Beberapa rekomendasi yang dihasilkan yaitu menampilkan informasi Standar Operasional Prosedur (SOP) serta menerapkan Tanda Tangan Elektronik (TTE) hingga tingkat Kepala Desa / Lurah. AbstractApplications for Population and Civil Registry Administration (Dukcapil) services in Denpasar City are an average of 400 applications every day, resulting in a buildup of queues every day. To overcome this, the Denpasar City Dukcapil Service developed the Taring Dukcapil application (Online Registration for Population Administration and Civil Registration), which is an information system that facilitates Dukcapil administration services online in Denpasar City. However, in its implementation, complaints against the use of the Taring Dukcapil application are very high. With this in mind, it is necessary to analyze the user acceptance of the Taring Dukcapil application. User acceptance of the implementation of an information system is one of the important factors that affect the successful implementation of an information system. This study uses the Technology Acceptance Model (TAM), DeLone & McLean and Importance Performance Analysis (IPA) methods. Sampling was done by Incidental Sampling technique using a questionnaire instrument. Respondents are people who take printed documents at the Dukcapil Service. The number of samples is 395 respondents, resulting from the Slovin formula based on the population of 33,175 users accounts at Taring Dukcapil. The results of the IPA analysis, namely the conformity analysis of 98% and the analysis of the performance gap on the interests of the user have a gap of -0.06 and the quadrant analysis there are 2 indicators that are the priority of improving performance. Several recommendations were made, namely displaying information on Standard Operating Procedures (SOP) and applying Electronic Signatures (TTE) to the Village Head/Lurah level.
Rancang Bangun Aplikasi Mathgeo sebagai Media Pembelajaran Dimensi Tiga Berbasis Mobile Sufiana, Santi Yunika; Supianto, Ahmad Afif; Brata, Komang Candra
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 5: Oktober 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021864636

Abstract

Dimensi tiga terdiri atas elemen panjang, lebar dan tinggi yang digunakan untuk menggambarkan bentuk bangun ruang. Namun, kesulitan dalam mendeskripsikan bentuk dapat menjadi kendala bagi siswa dalam memahami materi dimensi tiga. Hal ini disebabkan kemampuan visualisasi siswa yang kurang. Apalagi belum diimbangi dengan pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran. Dalam mengatasi masalah tersebut diperlukan media pembelajaran digital untuk meningkatkan minat belajar dan pemahaman siswa terhadap materi dimensi tiga. Menggunakan aplikasi ini, pengguna dapat membaca materi, mengerjakan latihan, mengerjakan kuis, dan mengukur pemahaman materi secara mandiri. Aplikasi ini dibangun menggunakan Android Studio dengan metode pengembangan perangkat lunak Waterfall. Pengembangan dimulai dari analisis kebutuhan, perancangan, implementasi dan pengujian. Kebutuhan fungsional diuji menggunakan black-box testing, sedangkan kebutuhan non-fungsional diuji menggunakan compatibility testing dan usability testing. Black-Box Testing menghasilkan validitas 100%. Compatibility testing dilakukan menggunakan fitur Test Lab Firebase, menghasilkan 6 versi android dapat menjalankan aplikasi dengan baik pada versi minimum 7.0 (Nougat) dan versi maksimum 10 (Android Q). Usability testing dilakukan menggunakan metode System Usability Scale (SUS), diperoleh nilai SUS sebesar 87.5. Interpretasi yang diperoleh adalah Grade A+ dengan adjective Best Imagineable dan termasuk dalam kategori dapat diterima. AbstractThe third dimension consists of length, width and height which are used to describe three-dimensional shapes. However, difficulties in describing three-dimensional shapes can be an obstacle for students in understanding three-dimensional material. This is due to the student’s lack of visualization skills. Moreover, it has not been matched by the use of technology as a learning medium. In overcoming this problem, digital learning media is needed to increase student interest in learning and understanding of three-dimensional material. Using this application, users can read the material, do exercises, take quizzes, and measure understanding of the material independently. This application was built using Android Studio with the Waterfall software development life cycle. Development starts from requirement analysis, design, implementation and testing. Functional requirements are tested using black-box testing, while non-functional requirements are tested using compatibility testing and usability testing. Black-Box Testing yields 100% validity. Compatibility testing is carried out using the Firebase Test Lab feature, resulting in 6 android versions running the application well on a minimum version 7.0 (Nougat) and a maximum version 10 (Android Q). Usability testing was performed using the System Usability Scale (SUS) method, and the SUS value was 87.5. The interpretation obtained is Grade A + with the Adjective Best Imagineable and is included in the acceptable category.
Sistem Berbasis Private Blockchain sebagai Penyedia Layanan Autentikasi Publisher-Broker-Subscriber Pada Protokol Message Queue Telemetry Transport Dzakie, Muhammad Naufal; Bhawiyuga, Adhitya; Basuki, Achmad
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 4: Agustus 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022945752

Abstract

Protokol MQTT pada umumnya menggunakan username dan password untuk memvalidasi klien yang terhubung ke broker. Salah satu cara yang biasa dilakukan untuk melakukan hal ini adalah dengan membuat dedicated server yang berfungsi untuk memvalidasi klien yang terhubung pada broker. Akan tetapi hal ini membuat proses validasi klien bergantung pada entitas yang umumnya dibuat terpusat (centralized). Sistem yang terpusat rentan mengalami kegagalan yang dapat menyebabkan sistem kehilangan data dan ketersediaan yang rendah ketika ingin digunakan. Oleh karena itu, peneliti mengusulkan penggunaan Ethereum blockchain sebagai pengganti dari authentication server. Blockchain merupakan teknologi penyimpanan data terdistribusi secara peer to peer yang dapat mencegah perubahan data tanpa izin. Selain itu platform Ethereum blockchain mempunyai teknologi smart contract, dengan teknologi ini pengguna dapat mengunggah program kecil pada blockchain. Pada penelitian ini, smart contract akan dijadikan pengganti dari authentication server yang biasanya digunakan pada broker MQTT. Penulis berharap terciptanya authentication server yang terdistribusi guna membantu broker MQTT dalam memvalidasi klien setelah menerapkan teknologi blockchain dan smart contract pada MQTT authentication server. Hasil dari pengujian fungsional yang didapat bahwa implementasi MQTT authentication server pada platform blockchain sudah dapat berjalan sesuai dengan fungsinya dalam melakukan authentication dan authorization pada klien. Hasil dari pengujian non fungsional menunjukkan bahwa distribusi data sudah dapat dijaga konsistensi nya pada tiap – tiap node. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa sistem yang dibuat dapat dijadikan sebagai solusi permasalahan MQTT authentication server yang terpusat.AbstractNormally MQTT protocol uses username and password for klien validation with broker. One of many ways to this is to have a dedicated server that functions wholly on handling klien validation with broker. However, there were draw backs to this, as centralized server has a higher chance of failure, which can cause data loss. Therefore, in this study, we will propose a solution using Ethereum blockchain as a substitute for the authentication server. Blockchain is a peer-to-peer data storage technology that is distributed and immutable. With Ethereum blockchain user can upload a smart contract to the blockchain that acts as a mini program. Because of this the writer propose to make a smart contract that functions as an authentication server. If implemented correctly, the writer hopes to create a distributed authentication server that helps MQTT broker to validate kliens. The result of functional testing shows that the authentication server is running by its function to authenticate and authorize kliens that connects to the broker. While the result of non-functional testing shows that the system distributed function can maintain data consistency. Therefore, based on these results, this system can be a solution for a centralized MQTT authentication server.
Penerapan Metode Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation untuk Prediksi Tingkat Kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah Finaliamartha, Dian; Supriyadi, Didi; Fitriana, Gita Fadila
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 4: Agustus 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022934806

Abstract

Kemiskinan merupakan permasalahan yang semestinya dipandang sebagai suatu masalah sosial yang kompleks (multidimensional). Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, presentase kemiskinan nasional pada Maret 2019 sebesar 9,41 persen. Sementara, Provinsi Jawa Tengah memiliki tingkat kemiskinan lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat kemiskinan nasional yakni sebesar 10,8 persen. Tingginya tingkat kemiskinan dapat menyebabkan tindak kriminal, tingginya angka pengangguran, kekacauan sosial, politik dan lain sebagainya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemiskinan dengan menentukan model yang tepat yang selanjutnya dapat digunakan untuk melakukan prediksi tingkat kemiskinan menurut kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah dari tahun 2010 sampai dengan 2019 yang terdiri dari data Laju Pertumbuhan Ekonomi, Tingkat Pengangguran Terbuka, Indeks Pembangunan Manusia, dan Tingkat Kemiskinan menurut kabupaten/kota. Metode yang digunakan yaitu Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation. Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation memiliki kinerja yang baik dalam menyelesaikan permasalahan, salah satunya masalah prediksi. Berdasarkan model arsitektur terbaik yang dihasilkan pada penelitian ini, yaitu model arsitektur 3-35-1 dapat dihasilkan tingkat akurasi sebesar 95,2% menggunakan MSE pada proses pengujian menggunakan data pengujian. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation dengan menerapkan model yang tepat dapat menghasilkan tingkat akurasi yang baik yang selanjutnya dapat digunakan sebagai alternatif untuk melakukan prediksi tingkat kemiskinan menurut kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah di masa mendatang. Abstract
Pendekatan Soft System Methodology (SSM) untuk membangun SIMOKAUD Holistik Integratif Krisnanik, Erly; Rahayu, Tri; Tambun, Kraugusteeliana
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 5: Oktober 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022945117

Abstract

Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2013 tentang PAUD Holistik Integratif untuk digunakan oleh sekolah PAUD yang digunakan sebagai aturan dan pedoman dalam menjalankan program kerja PAUD. Salah satu bentuk pengembangan holistik integratif adalah perawatan kesehatan pada anak PAUD yang meliputi kebutuhan pemenuhan gizi, penjadwalan imunisasi dan perawatan perkembangan anak paud. Sistem pendidikan di PAUD Kuntum Mekar telah menggunakan pendekatan Holistik Integratif sesuai dengan arahan pemerintah. Permasalahan yang dihadapi oleh PAUD Kuntum Mekar adalah belum adanya sistem untuk merekam semua kegiatan, hal ini mengakitbatkan guru PAUD kesulitan dalam mengontrol perkembangan kesehatan anak didiknya. Mereka juga kesulitan dalam mendapatkan data tentang kegiatan apa saja yang sudah dan belum dilaksanakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Soft System Methodology (SSM). Tujuan dari penelitian ini adalah mempermudah sekolah PAUD dan orang tua PAUD dalam memonitoring perkembangan kesehatan anak didiknya melalui program kegiatan yang ada pada holistik integratif. Kontribusi dari penelitian ini adalah berupa Sistem Informasi Monitoring Kesehatan Anak Usia Dini (SIMOKAUD) Holistik Integratif yang dapat di gunakan oleh PAUD Kuntum Mekar untuk memonitoring perkembangan kesehatan anak didiknya. AbstractThe Government of Indonesia has issued Presidential Regulation Number 60 of 2013 concerning Integrative Holistic PAUD for use by early childhood schools which is used as a rule and guideline in carrying out PAUD work programs. The education system at Kuntum Mekar PAUD has used an integrative holistic approach in accordance with government directives. One form of integrative holistic development is health care for PAUD children which includes nutritional needs, immunization scheduling and early childhood development care. The problem with PAUD Kuntum Mekar is that there is no system to record all activities, this makes it difficult for PAUD teachers to control the health development of their students. They also have difficulty in obtaining data on what activities have and have not been implemented. The method used in this study is the Soft System Methodology (SSM) approach. The purpose of this study is to facilitate early childhood schools and early childhood parents in monitoring the health development of their students through an integrated holistic program of activities. The contribution of this research is in the form of an Integrative Holistic Early Childhood Health Monitoring Information System (SIMOKAUD) which can be used by Kuntum Mekar PAUD to monitor the health development of their students.
Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pengiriman Barang PT. GST Trisno, Indra Budi; Darmanto, Darmanto; Elvianto, Dimas Febrian
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 5: Oktober 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022955390

Abstract

PT. GST melayani  pengiriman barang sesuai kebutuhan pelanggan. Saat ini perusahaan, tidak jarang dihadapkan pada persoalan keterlambatan administrasi surat perintah angkut yang berdampak pada penaltinya. Perhitungan struktur komisi sopir, kebutuhan dan permintaan persediaan suku cadang armada secara manual  berpeluang terjadi kesalahan, menambah beban administrasi dan kurang efisien. Aplikasi penagihan, pembelian dan pemakaian suku cadang yang ada saat ini masih berdiri sendiri dengan database terpisah belum terintegrasi. Luaran yang dihasilkan kurang memberikan dukungan laporan bagi manajemen. Mengatasi kendala tersebut perusahaan membutuhkan perangkat aplikasi manajemen pengiriman barang terpadu. Tujuan penelitian ini menghasilkan aplikasi sistem informasi manajemen untuk mendukung mutu pelayanan pengiriman dan menghasilkan laporan kinerja untuk membantu manajemen dalam memahami permasalahan dan membuat keputusan yang lebih baik. Metode penelitian untuk mengatasi masalah ini terdiri dari 5 tahap, yaitu studi pendahuluan, rumusan masalah dan tujuan, analisa dan perancangan, implementasi dan uji coba sistem, dan deployment sistem. Metode pengembangan aplikasi ini menggunakan metode Waterfall dengan tahapan analisa kebutuhan, perancangan, implementasi dan uji coba serta perawatannya. Berdasarkan hasil uji coba, secara fungsional aplikasi berjalan sebagaimana yang diharapkan atau valid. Sementara uji peneriman user terhadap aplikasi dilakukan melalui media kuesioner dengan skala Likert 1 - 5. Skor rata-rata penerimaan user dari hasil pengolahan data kuesioner adalah 89, 62 % (4,48 Skala Likert). Mengacu pada umpan balik user,  menyatakan bahwa aplikasi yang dibuat sudah baik dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. AbstractPT GST serves freight forwarding based on customer need. The company encountered a lot of administration issues such as delay in administration of transport orders. It impacted on penalty fee that the company must have paid. The drivers calculation fee, the need and demand for fleet spare parts inventory were being done manually. It had a high risk to increase error which cause by human. Billing application, purchase and use of spare parts were using separated databases. The outcome of the application did not produce good report for the management. In order to overcome the issues, the company needed an integrated application. The objective of the research was to develop a management information system to give better support for delivery service quality and produce performance report in order to assist management to give better insight about company issues, so they can decide better policy. The research methodology contained 5 stages such as preliminary study, formulation of goals and problems of the research, system analyst and design, system implementation and testing, deploying the system. The application was developed by using Waterfall. The tested result of the application showed the application could run based on the necessities of the management. The user acceptance level was calculated by using Likert and used 1 – 5 scale. The average score of the user acceptance was 89, 62% (4,48 Likert scale). The user said the application could fulfill the management necessities.
Model Analisis Aktivitas Tutor Dalam Learning Management System Berdasarkan Data Log Menggunakan K-Means Dan Deteksi Outlier Agusriandi, Agusriandi; Elihami, Elihami; Syarif, Irman; Samad, Ita Sarmita
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 4: Agustus 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022934764

Abstract

Pembelajaran tutor di LMS menyimpan data berupa log yang dapat dimanfaatkan menjadi pengetahuan tentang kinerja tutor. Kinerja tutor yang lemah akan berdampak pada kinerja mahasiswa, dan kinerja institusi secara keseluruhan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini untuk (1) mendeskripsikan dan memantau kinerja tutor yang lemah pada aplikasi LMS berbasis moodle berdasarkan data log, (2) mendeteksi tutor yang termasuk dalam kategori outlier berdasarkan aktivitas yang dilakukan di LMS. Tahapan penelitian ini terdiri atas 4 tahap, yaitu melakukan pengambilan data log aktivitas tutor selama satu semester (n =25), melakukan analisis deskriptif, dan analisis clustering dengan k-means dan deteksi outlier. Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar tutor memanfaatkan LMS hanya untuk mengumpulkan tugas, menampilkan materi dan sedikit yang disertai dengan aktivitas-aktivitas lain seperti forum, diskusi, quiz dan lainnya. Tutor dalam menampilkan standar isi atau konten hanya memberikan instruksi pengumpulan tugas dan menampilkan materi dengan menyertakan link atau video dari sumber lain. Fakta lain menunjukkan bahwa tutor jarang memberikan feedback (umpan balik) baik secara narasi maupun penilaian ketika memberikan tugas sehingga totur dalam melakukan pembelajaran online belum memenuhi standar proses pada pembelajaran online. Oleh karena itu, sebagian besar tutor underperformed karena isi dan proses pembelajaran onlinenya belum sesuai standar. AbstractThe Tutors’ learning in LMS stores data in logs which can be used as knowledge to find out about tutor performance. The tutors were weak performance have been an impact on student performance, and the performance of the institution as a whole. Therefore, this study aims to (1) describe and monitor the weak performance of tutors in the LMS application based on log data, (2) detect tutors who are included in the outlier category based on the activities in the LMS. The stages of this research were 4 stages, namely collected log data of tutors' activities for one semester (n = 25), conducted descriptive analysis, clustered analysis with K-means, and outlier detection. The results were most tutors used LMS only to collected assignments, presented material and a few were activities such as forums, discussions, quizzes and others. Tutors presented standard content was only provide instructions for submitted assignments and displayed material by including links or videos from other sources. Another fact showed who were tutors rarely provided feedback both in narrative and assessment when giving assignments so that the tutors in doing online learning has not met the standard process in online learning. Therefore, most of the tutors have underperformed because the content and learning process have not up to standard.

Page 77 of 129 | Total Record : 1288


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 6: Desember 2025 Vol 12 No 5: Oktober 2025 Vol 12 No 4: Agustus 2025 Vol 12 No 3: Juni 2025 Vol 12 No 2: April 2025 Vol 12 No 1: Februari 2025 Vol 11 No 6: Desember 2024 Vol 11 No 5: Oktober 2024 Vol 11 No 4: Agustus 2024 Vol 11 No 3: Juni 2024 Vol 11 No 2: April 2024 Vol 11 No 1: Februari 2024 Vol 10 No 6: Desember 2023 Vol 10 No 5: Oktober 2023 Vol 10 No 4: Agustus 2023 Vol 10 No 3: Juni 2023 Vol 10 No 2: April 2023 Vol 10 No 1: Februari 2023 Vol 9 No 7: Spesial Issue Seminar Nasional Teknologi dan Rekayasa Informasi (SENTRIN) 2022 Vol 9 No 6: Desember 2022 Vol 9 No 5: Oktober 2022 Vol 9 No 4: Agustus 2022 Vol 9 No 3: Juni 2022 Vol 9 No 2: April 2022 Vol 9 No 1: Februari 2022 Vol 8 No 6: Desember 2021 Vol 8 No 5: Oktober 2021 Vol 8 No 4: Agustus 2021 Vol 8 No 3: Juni 2021 Vol 8 No 2: April 2021 Vol 8 No 1: Februari 2021 Vol 7 No 6: Desember 2020 Vol 7 No 5: Oktober 2020 Vol 7 No 4: Agustus 2020 Vol 7 No 3: Juni 2020 Vol 7 No 2: April 2020 Vol 7 No 1: Februari 2020 Vol 6 No 6: Desember 2019 Vol 6 No 5: Oktober 2019 Vol 6 No 4: Agustus 2019 Vol 6 No 3: Juni 2019 Vol 6 No 2: April 2019 Vol 6 No 1: Februari 2019 Vol 5 No 6: Desember 2018 Vol 5 No 5: Oktober 2018 Vol 5 No 4: Agustus 2018 Vol 5 No 3: Juni 2018 Vol 5 No 2: April 2018 Vol 5 No 1: Februari 2018 Vol 4 No 4: Desember 2017 Vol 4 No 3: September 2017 Vol 4 No 2: Juni 2017 Vol 4 No 1: Maret 2017 Vol 3 No 4: Desember 2016 Vol 3 No 3: September 2016 Vol 3 No 2: Juni 2016 Vol 3 No 1: Maret 2016 Vol 2, No 2 (2015) Vol 2 No 2: Oktober 2015 Vol 2, No 1 (2015) Vol 2 No 1: April 2015 Vol 1, No 2 (2014) Vol 1 No 2: Oktober 2014 Vol 1, No 1 (2014) Vol 1 No 1: April 2014 More Issue