cover
Contact Name
Teti Estiasih
Contact Email
-
Phone
+62341580106
Journal Mail Official
jpathp@ub.ac.id
Editorial Address
Jl. Veteran Malang 65145 Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pangan dan Agroindustri
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : 26852861     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.jpa
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 1,080 Documents
THE EFFECT OF ADDITION OF POLYSACCHARIDE ON CHARACTERISTICS OF LOW SUGAR CUCUMBER SORBET Syarifa Ramadhani Nurbaya; Lukman Hudi; Intan Rohma Nurmalasari; Awanda Rizky Amalia
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 9 No. 2: April 2021
Publisher : Department of Food Science and Biotechnology, Faculty of Agriculture Technology, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2021.009.02.2

Abstract

     The purpose of this study is to determine the effect of adding various types of polysaccharides (CMC, xanthan gum, pectin, agar) and the percentage of polysaccharides (0.5% and 1%) on the characteristics of cucumber sorbet with a low proportion of sugar. This study uses a Randomized Block Design (RBD) with eight treatments and three replications. The results show that the interaction between the types of polysaccharides and the percentage of polysaccharides significantly affects the value of brightness (L) and yellowness (b+) of the sorbet. Based on the results of this study, the best treatment for cucumber sorbet is the cucumber sorbet using 1% xanthan gum. Cucumber sorbet using polysaccharides and a low proportion of sugar can be made as a type of frozen snack that is beneficial to the human body.
QUALITATIVE IDENTIFICATION OF BORAX CONTENT IN MEATBALL SNACKS USING TURMERIC PAPER AND SHALLOT EXTRACT Cukri Rahma; Yusi Hidjrawan
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 9 No. 1: January 2021
Publisher : Department of Food Science and Biotechnology, Faculty of Agriculture Technology, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2021.009.01.6

Abstract

Borax as a food additive chemical is very dangerous. Borax is prohibited from being used in food because it can cause various diseases such as cancer, kidney damage, and even death. This study aims to identify the borax content in the meatballs sold in Meulaboh City. The study design uses purposive sampling with a total of 20 meatball samples from each seller collected and continued by a qualitative test using turmeric paper and shallot extract. The study results show that all samples tested were free of borax. This can be seen from the absence of changes in turmeric paper and shallot extract. Therefore, it can be concluded that the meatballs sold in Meulaboh do not contain borax and are safe to consume.
ISOLASI PROTEIN SORGUM SEBAGAI PRODUK SAMPING EKSTRAKSI PATI MENGGUNAKAN METODE PENGGILINGAN BASAH Endah Wulandari; Souvia Rahimah; Rivaldo Giovano Totos
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 9 No. 3: July 2021
Publisher : Department of Food Science and Biotechnology, Faculty of Agriculture Technology, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2021.009.03.2

Abstract

Sorgum merupakan serealia dengan kandungan protein yang cukup tinggi, namun, memiliki kandungan tanin. Perlu pengolahan lebih lanjut untuk dapat memanfaat sorgum sebagai sumber protein yaitu dengan mengisolasi proteinnya. Isolasi protein merupakan langkah untuk memurnikan protein dari bahan lainnya. Setelah dilakukan isolasi protein terhadap sorgum maka dapat diketahui karakteristik fungsional proteinnya. Metode isolasi protein dilakukan secara fisik yaitu metode penggilingan basah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui rasio perendaman dalam proses isolasi protein yang menghasilkan kadar protein tertinggi dengan metode penggilingan basah, menggunakan sorgum sebagai bahan utama. Metode penelitian adalah eksperimental yang dilanjutkan dengan analisis deskriptif. Hasil isolasi dengan kadar protein tertinggi didapat sebesar 61.69% dengan rasio perendaman sorgum : air = 1:4 menghasilkan rendemen sebesar 5.78%.
PENGARUH VARIETAS KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) DAN RASIO GULA AREN : GULA PASIR TERHADAP KARAKTERISTIK ENTING-ENTING GETI Nanda Triachdiani; Erni Sofia Murtini
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 9 No. 2: April 2021
Publisher : Department of Food Science and Biotechnology, Faculty of Agriculture Technology, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2021.009.02.4

Abstract

Produk enting-enting geti yang beredar di pasar saat ini masih memiliki karakteristik yang berbeda—beda. Karakteristiknya dapat ditentukan oleh penggunaan jenis kacang serta jenis dan rasio gula pada proses pembuatannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan varietas kacang tanah dan rasio gula aren : gula pasir terhadap karakteristik fisik, kimia, dan organoleptik dari produk enting-enting geti. Metode yang digunakan adalah RAK Faktorial dengan dua faktor yaitu varietas kacang tanah dan rasio gula aren : gula pasir. Data dianalisis dengan ANOVA dilanjutkan uji lanjut BNT atau DMRT dengan taraf kepercayaan 95%. Varietas kacang tanah berpengaruh nyata pada nilai kemerahan (a*). Rasio gula aren : gula pasir berpengaruh nyata pada daya patah, nilai kecerahan (L*), nilai kekuningan (b*), dan kadar air. Interaksi kedua faktor berpengaruh nyata pada daya patah. Enting-enting geti perlakuan terbaik didapatkan pada produk dengan varietas kacang tanah Sudan dan rasio gula aren : gula pasir (1:1).
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA COOKIES DENGAN VARIASI TEPUNG SORGUM DAN PATI JAGUNG SERTA VARIASI MARGARIN DAN WHEY Rinda Lestari Rahayu; Ahmad Zaki Mubarok; Nur Istianah
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 9 No. 2: April 2021
Publisher : Department of Food Science and Biotechnology, Faculty of Agriculture Technology, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2021.009.02.3

Abstract

Cookies dapat diformulasikan dari bahan baku lokal, misalnya tepung sorgum. Cookies sorgum berwarna gelap dan bertekstur keras sehingga perlu ditambahkan pati jagung untuk meningkatkan kecerahan dan kerenyahan. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh proporsi tepung sorgum : pati jagung dan proporsi margarin : whey terhadap karakteristik fisikokimia cookies. Penelitian dirancang dengan Rancangan Acak Kelompok Faktorial. Faktor I proporsi tepung sorgum : pati jagung (70:30; 50:50; 30:70) dan Faktor II proporsi margarin : whey (80:0; 70:10; 60:20 dalam satuan g). Analisis data menggunakan Anova (α=0.05), BNT, DMRT, dan Derringer’s Desirability Function. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan proporsi tepung sorgum menyebabkan peningkatan kadar air, ALB, kemerahan, daya patah, dan kekerasan tetapi menyebabkan penurunan kecerahan, kekuningan, dan penyusutan berat. Cookies perlakuan terbaik adalah tepung sorgum 50% dan whey 10g, dengan kecerahan 57.1, kemerahan 7.0, kekuningan 21.57, susut berat 18.0%, daya patah 8.4N, kekerasan 6.7N, kadar air 2.7%, dan ALB 0.2%.
EFFECT OF DEXTRIN CONCENTRATION AND DRYING TIME ON THE PHYSICAL, CHEMICAL AND ORGANOLEPTIC CHARACTERISTICS OF MUSHROOM BROTH POWDER Dego Yusa Ali; Bella Ayu Shafira; Yunianta Yunianta
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 9 No. 2: April 2021
Publisher : Department of Food Science and Biotechnology, Faculty of Agriculture Technology, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2021.009.02.5

Abstract

 Several types of mushrooms such as white oyster mushrooms, shiitake and straw have a protein content with a high proportion of glutamic acid so that they can be utilized as broth powder. The purpose of this study was to determine the interaction of dextrin concentration and drying time and the best treatment on the physicochemical and organoleptic characteristics of mushroom broth powder. The study used the factorial Randomized Block Design (RBD) method, where the first factor was dextrin concentration (7.50%, 12.50%, 17.50%) and the second factor was drying time (8 hours, 10 hours, 12 hours). The data were analyzed by using ANOVA and further tests used LSD or DMRT. The organoleptic test was carried out by using the Hedonic Scale Scoring test and the best treatment was chosen by using the Zeleny method. The results showed the addition of dextrin concentration and drying time gave significant interactions to the water content, water vapor absorption and yield. The best treatment was obtained in broth powder with a dextrin concentration of 7.50% and a drying time of 8 hours.
POTENSI MINUMAN FUNGSIONAL WEDANG UWUH SEBAGAI KONTROL BERAT BADAN DAN KONTROL KADAR GLUKOSA DARAH Harijono Harijono; Lulus Mualimin; Teti Estiasih; Siti Narsito Wulan; Hera Sisca Pramita
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 9 No. 3: July 2021
Publisher : Department of Food Science and Biotechnology, Faculty of Agriculture Technology, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2021.009.03.3

Abstract

Wedang uwuh merupakan minuman tradisional khas daerah Yogyakarta yang telah dilaporkan memiliki aktivitas tinggi antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk optimasi formula bahan herbal kayu secang, jahe, kayu manis, kapulaga dan cengkeh untuk pembuatan wedang uwuh yang mempunyai aktivitas tinggi antioksidan sebagai kontrol berat badan dan kadar glukosa darah. Rancangan percobaan ini menggunakan True Experimental Design: Post Test Only Control Group Design.  Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa formulasi wedang uwuh mampu sebagai kontrol berat badan dan kadar glukosa darah.
PROFIL SDS-PAGE DAN AKTIVITAS LISOZIM PUTIH TELUR AYAM LOKAL TERMODIFIKASI PANAS Syahrizal Nasution; Didah Nur Faridah; Eni Kusumaningtyas; Zakiah Wulandari; Harsi Dewantari Kusumaningrum
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 9 No. 1: January 2021
Publisher : Department of Food Science and Biotechnology, Faculty of Agriculture Technology, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2021.009.01.7

Abstract

Lisozim adalah enzim hidrolase yang bisa diisolasi dari putih telur ayam. Penelitian bertujuan untuk mengkarakterisasi lisozim termodifikasi dari putih telur ayam lokal dengan SDS-PAGE dan mengukur aktivitas lisozimnya. Lisozim dari putih telur ayam Sentul terisolasi dimodifikasi dengan perlakuan panas. Lisozim dikarakterisasi dengan SDS-PAGE. Aktivitas lisozim diujikan terhadap Micrococcus lysodeikticus. Profil SDS-PAGE menunjukkan lisozim masih memunculkan sedikit ovotransferin dan ovalbumin sebelum dimodifikasi. Perlakuan 60°C tidak mengubah profil SDS-PAGE dan hasilnya mirip seperti lisozim terisolasi awal tetapi perlakuan 75°C menyebabkan ovotransferin menghilang. Setelah perlakuan 90°C, selain ovotransverin menghilang, protein baru muncul yang diduga lisozim berbentuk dimer. Profil SDS-PAGE lisozim termodifikasi menjelaskan lisozim tetap mempertahankan aktivitasnya walaupun terjadi perubahan profil lisozim.
POTENSI EKSTRAK POLISAKARIDA LARUT AIR (PLA) DARI BIJI ASAM (Tamarindus indica L) SEBAGAI KONTROL BERAT BADAN DAN GLUKOSA DARAH Harijono Harijono; Aulia Azizah Syamsuri; Kiki Fibrianto; Siti Narsito Wulan; Hera Sisca Prasmita
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 9 No. 2: April 2021
Publisher : Department of Food Science and Biotechnology, Faculty of Agriculture Technology, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2021.009.02.6

Abstract

Biji asam jawa (Tamarindus indica L) merupakan salah satu potensi lokal Indonesia khususnya daerah Nusa Tenggara. Ekstrak polisakarida larut air (PLA) biji asam berperan sebagai sumber serat yang dapat mengendalikan berat badan dan glukosa darah. Tujuan penelitian yaitu untuk mengoptimasi ekstraksi PLA biji asam yang memiliki rendemen dan tingkat kelarutan yang paling baik sebagai kontrol berat badan dan glukosa darah. Proses optimasi menggunakan metode Box Behnken Design (BBD) dengan bantuan software  Design Expert 10.0. Hasil optimasi yang diperoleh diverifikasi dan dilakukan pengujian potensinya terhadap berat badan dan glukosa darah. Hasil menunjukkan bahwa pemberian ekstrak PLA biji asam pada pakan tikus diet tinggi lemak selama 40 hari memiliki pengaruh signifikan terhadap kelompok kontrol negatif dan kontrol positif pada kadar glukosa darah tikus. Sehingga dapat disimpulkan pemberian ekstrak kasar PLA biji asam dapat mengendalikan kadar glukosa tikus diet tinggi lemak.
PENGARUH METODE PENGERINGAN DAN PERSENTASE TEH KERING TERHADAP KARAKTERISTIK SEDUHAN TEH DAUN BIDARA (Ziziphus mauritiana L.) Adhamatika, Adhima; Murtini, Erni Sofia
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 9 No. 4: October 2021
Publisher : Department of Food Science and Biotechnology, Faculty of Agriculture Technology, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2021.009.04.1

Abstract

Bidara merupakan tanaman tradisonal yang daunnya mengandung tinggi polifenol sehingga berpotensi untuk dikembangkan menjadi produk teh herbal. Pengeringan daun bidara sangat berpengaruh terhadap kualitas rasa, warna, dan aroma teh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh – pengaruh yang dapat ditimbulkan dari metode pengeringan dan persentase teh kering terhadap karakteristik sampel seduhan teh bidara yang dibuat pada penelitian ini. Desain penelitian digunakan RAKF 2 faktor. Faktor pertama meliputi metode pengeringan yang sering digunakan dalam pengeringan teh yaitu pengeringan kabinet, sangrai, dan sinar matahari. Faktor 2 meliputi persentase penggunaan teh kering yaitu 1%, 3%, dan 5% dengan masing-masing 3 kali ulangan. Respon yang diuji meliputi warna, pH, fenol, flavonoid, aktivitas antioksidan, tanin, dan uji organoleptik yang dilakukan dengan uji hedonik. Penelitian ini menunjukkan bahwa teh daun bidara terbaik dihasilkan dari pengeringan sinar matahari dengan presentase penggunaan teh kering sebesar 5% dengan nilai fenol, flavonoid, tanin, antioksidan, dan skor hedonik paling optimal.

Page 99 of 108 | Total Record : 1080


Filter by Year

2013 2026