cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Natural Science: Journal of Science and Technology
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 25411969     EISSN : 23380950     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Natural Science online diterbitkan oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universtas Tadulako. Jurnal ini menerbitkan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang-bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 254 Documents
PEMODELAN TUMPAHAN MINYAK DI TELUK LALONG KABUPATEN BANGGAI Sabhan, Sabhan; Mudin, Yutdam; Babanggai, Marianus
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Number 2 (August 2014)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.954 KB)

Abstract

Oil distribution  cause environmental problems that disrupt marine ecosystems and reduce the aesthetic value of coastal waters in Gulf  Lalong Banggai. The aims of this study to build a 2D hydrodynamics model to see the patterns  of water mass movement and models of oil spill distribution base on the hydrodynamic models in Gulf of Lalong Banggai Regency (0°57'17,3 "latitude and 122 ° 47'52 " E) with a potential spill, location, volume, and duration of discharge of oil spills. Based on the results of models oil spill distribution in Gulf Lalong Banggai such us waters prone to oil spills.
POLA PENYEBARAN BURUNG DI KAWASAN TAMAN WISATA ALAM WERA, SIGI, SULAWESI TENGAH, INDONESIA Sultika, Sultika; Annawaty, Annawaty; Pitopang, Ramadhanil; Ihsan, Mohammad
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Number 3 (December 2017)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.598 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ?Pola Penyebaran Burung di Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Wera Kecamatan Dolo Barat, Kab. Sigi. Sulawesi Tengah? Metode yang di gunakan yaitu metode Indeks Point of Abundance (IPA) dimana pengamat menempatkan diri pada suatu titik tertentu yang telah dipilih secara acak sesuai dengan kondisi habitat yang rapat sampai dengan 200 m pada habitat terbuka. Pengamatan dilakukan pada bulan Maret 2016. Dari hasil pengamatan terdapat 12 jenis burung yaitu Walet Polos (Colacalia vanikorensis), Walet Sapi (Colacalia esculenta), Burung Madu Sriganti (Nectarinia jugularis), Burung Madu Hitam (Nectarinia Aspasia), Cekakak Sungai (Halcyon chloris), Delimukan Zamrud (Chalcophaps indica), Elang Bondol (Haliastur Indus), Cucak Kutilang (Pynonotus aurigaster), Blibong Pendeta (Streptocitta albicollis), Srigunting Jambul Rambut (Dicrurus hottenttotus), Kacamata Laut (Zopterops chloris), Kadalan Sulawesi (Phaenicophaeus calyorhync), dan 2 jenis diantaranya merupakan burung endemik Sulawesi yaitu Blibong Pendeta (Streptocitta albicollis) dan Kadalan Sulawesi (Phaenicophaeus calyorhynchus). Dari dua belas jenis burung ini, delapan jenis memiliki pola penyebaran mengelompok dan empat jenis lainnya tidak teranalisis.
IDENTIFIKASI JALUR PATAHAN DENGAN METODE GEOLISTRIK HAMBATAN JENIS DI WILAYAH PALU BARAT Fitriani, Zelly Rizky; Rusydi H., Muhammad; Th Musa, Moh. Dahlan
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.421 KB)

Abstract

Research identify fault lines with resistivity geoelectric measurements in West Palu has been done. This study aimed to determine the geological structure, and also the type of rock layers below  the  surface  area  of  research.  This  measurement  was  carried  out  in  two  areas  in  the western district of Palu, the Kalora and Kabonena, using geoelectric methods resistance type with Wenner configuration. Data processing was done using software EarthImager 2D. From the results of treatment, obtained a description of the geological structure in line 2 at Kalora areas there resistance values between 1212-6000 ohm-m which allegedly was granite layer that  separated  by  a  layer  of  sandy  loam  with  a  resistance  value  of  200-1000  ohm-m  in coordinates of 119 °49'33,7? BT and 00 ° 52'42, 5" LS, which was characteristic of the fault.
PENGARUH KAPUR DAN DOLOMIT TERHADAP PERTUMBUHAN MISELIUM DAN PRODUKSI JAMUR TIRAM COKELAT (PLEUROTUS CYSTIDIOSUS O.K MILLER) Masefa, Lia; Nurmiati, Nurmiati; Periadnadi, Periadnadi
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Number 1 (March 2016)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.831 KB)

Abstract

"> Penelitian mengenai ?Pengaruh Kapur dan Dolomit terhadap Pertumbuhan Miselium dan Produksi Jamur Tiram Cokelat (Pleurotus cystidiosus O.K Miller) telah dilaksanakan dari bulan Mei sampai Oktober 2014 di Laboratorium Mikrobiologi/Mikologi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Andalas, Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kapur dan dolomit terhadap pertumbuhan miselium dan produksi jamur tiram cokelat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dalam dua penelitian, masing-masing perlakuan terdiri dari 4 perlakuan, yaitu 0%, 1%, 2% dan 3% kapur dan juga dolomit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapur 1% dan dolomit 1% memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan miselium maupun terhadap berat tubuh buah. Pertumbuhan miselium pada perlakuan kapur yaitu 0,75 cm/hari dan 0,48 cm/hari pada perlakuan dolomit. Hasil produksi terbaik terdapat pada perlakuan kapur 1%.
JENIS - JENIS LAMUN (SEAGRASS) DI KECAMATAN TINANGKUNG, BANGGAI KEPULAUAN, SULAWESI TENGAH Pranata, Adhi; Suwastika, I Nengah; Paserang, Asri Pirade
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 7, No 3 (2018): Volume 7 Number 3 (December 2018)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.567 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis lamun (seagrass) di Kecamatan Tinangkung, Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah. Pengambilan sampel lamun (seagrass) dilakukan dengan metode jelajah pada saat air menjelang surut. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa Lamun di lokasi penelitian terdiri dari 9 jenis yakni: Cymodocea rotundata dan Cymodcea serulata, Enhalus acoroides, Halodule pinifolia, Halodule uninervis, Halophila ovalis, Syringodium isoetifolium, Thalasia hemprichi, dan Thalasodendron ciliatum. Dari 9 spesies yang saya dapatkan ada beberapa jenis lamun yang masih jarang ditemukan di tempat lain, seperti Halophila Ovalis dan Thalasodendron Ciliatum
KARAKTERISTIK BALITA STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TEKU KECAMATAN BALANTAK UTARA KABUPATEN BANGGAI Sattu, Marselina
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Number 3 (December 2014)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.471 KB)

Abstract

Stunting atau malnutrisi kronik merupakan bentuk lain dari kegagalan pertumbuhan. Berdasarkan indeks antropometri TB/U, dikatakan stunting jika indeks Z-Score -3 SD s/d < -2 SD. Puskesmas Teku Kecamatan Balantak Utara merupakan wilayah kerja Puskesmas yang memiliki jumlah balita stunting yang cukup tinggi dari 22 Kecamatan yang ada di Kabupaten Banggai yakni sebesar 68,0%. Penelitian ini bertujuan untuk melihat beberapa karakteristik balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Teku Kecamatan Balantak Utara Kabupaten Banggai. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Penarikan sampel dilakukan secara purposive sampling sebanyak 24 balita. Pengolahan data dilakukan secara komputerisasi dengan program Excell 2007. Analisis data yang digunakan secara univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik balita stunting berkaitan dengan pemberian ASI yang tidak ekslusif, jenis makanan yang tidak baik dan riwayat penyakit infeksi diare. Untuk itu disarankan perlu adanya perhatian orang tua terhadap pentingnya pemberian ASI Ekslusif dan konsumsi makanan yang seimbang bagi balita.
NVENTARISASI JENIS-JENIS NYAMUK DI DESA ALINDAU, DONGGALA, SULAWESI TENGAH Sabir, Moh.; Annawaty, Annawaty; Fahri, Fahri
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Number 3 (December 2017)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.713 KB)

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis nyamuk yang terdapat di Desa Alindau Kecamatan Sindue Tobata Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah. Koleksi sampel dilakukan pada bulan Februari sampai Maret 2015menggunakan metode landing collection technique. Lokasi sampling dibagi menjadi 4 habitat yang berbeda yaitu sawah, kebun, pantai dan pemukiman yang berada di Desa Alindau.Berdasarkan koleksi spesimen nyamuk sebanyak 232 individu, diperoleh 11 jenis yang tergolong kedalam 4 genus yaitu Aedes, Anopheles, Armigeres, dan Culex. Genus Aedesyang ditemukan terdiri dari 2 spesies yaitu Ae.albopictusdanAe.vexans sedangkangenus Anopheles sebanyak 3 spesies yaitu Anopheles indefinitus, An. peditaeniatus, dan An. vagus. Genus Armigeres ditemukan sebanyak 2 spesies yaitu Ar. kuchingensis dan Ar. subalbatus dan genus yang anggotanya paling banyak ditemukan adalah genus Culex sebanyak 4 jenis yaitu Cx. gellidus, Cx. hutchinsoni, Cx. qunquefasciatus dan Cx. vishnui.
ORGANOGENESIS TANAMAN ANGGUR HIJAU (VITIS VINIFERA L.) PADA MEDIUM MSDENGAN PENAMBAHAN IAA (INDOLE ACETID ACID) DANBERBAGAI KONSENTRASI BAP (BENZIL AMINO PURIN) Tajuddin, Riska; Suwastika, I Nengah; Muslimin, muslimin
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.967 KB)

Abstract

Research onorganogenesisof Grape (Vitis viniferaL.) on MS medium supplemented with IAA and various sconcentrations of BAP, was conducted at the Tissue Culture Laboratory, Faculty of Forestry Untad Palu, during periode of Januari and April 2012.This research was aimed to obtain the best combination ofIAA and BA Pin MS medium that stimulate organogenesis of Grape. This experiment was arranged in completely randomized design with 4 treatments and 3 replications.The treatmentswere: MS medium+ 0.1ppm IAA+ 0.1 ppm BAP(B1), MS medium+ 0.1 ppm IAA +0.3 ppm BAP (B2), MS medium + 0.1ppm IAA + 0.5ppm BAP(B3) and MS medium+ 0.1 ppm IAA+0.7BAP(B4). Parameters observed in this study were the days appear of shoots, the days appear of leaves, percentage of explant producing shoots (%), and the presence or absence of roots. The results showedthat MS medium+ 0.1 ppm IAA+0.7ppm BAP(B4) gived the best results in speedupof shootsandleaves,in 7 days after induction.
OPTIMALISASI KONDISI PEMURNIAN ASAM LEMAK TAK JENUH DARI MINYAK IKAN LELE SANGKURIANG (CLARIAS BATRACUS) DENGAN METODE KRISTALISASI UREA Hoiriyah, Aini; Mappiratu, Mappiratu; Ridhay, Ahmad
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Number 1 (March 2016)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.047 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang optimalisasi kondisi pemurnian asam lemak tak jenuh dari minyak ikan lele (Clarias batrachus). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasio urea terhadap asam lemak baik pada proses kristalisasi yang menghasilkan konsentrat asam lemak tak jenuh tinggi maupun pada waktu kristalisasi yang menghasilkan asam lemak tak jenuh tinggi. Perlakuan pengaruh rasio urea terhadap asam lemak adalah dengan lima tingkatan rasio masing-masing 1,5:1, 2:1, 2,5:1, 3:1, 3,5:1 dan perlakuan waktu kristalisasi yang terdiri atas tiga taraf masing-masing waktu kristalisasi 24, 30,dan 36 jam. Tiap perlakuan diulang tiga kali. Kadar asam lemak tak jenuh hasil kristalisasirasio urea dianalisis menggunakan metode kromatiografi gas.Hasil yang diperoleh menunjukan bahwarasio urea terhadap asam lemak (2,5:1) menghasilkan asam lemak tak jenuh tertinggi, yakni mencapai 85,59% dengan waktu kristalisasi 24 jam.
IDENTIFIKASI BATUAN MEGALIT TERPENDAM MENGGUNAKAN METODE GEOMAGNET DI SITUS MEGALITIK TADULAKO KECAMATAN LORE TENGAH KABUPATEN POSO Soro, Bernald Marco; Sandra, Sandra; Rugayya, Sitti; Badaruddin, Badaruddin
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Number 1 (April 2019)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.867 KB)

Abstract

Penelitian tentang identifikasi batuan megalit terpendam menggunakan metode geomagnet telah dilakukan di Situs Megalitik Tadulako Kecamatan Lore Tengah Kabupaten Poso. Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasi posisi dan kedalaman keberadaan batuan megalit terpendam. Pengambilan data dengan menggunakan metode geomagnet akan memperoleh kontur yang menggambarkan distribusi intensitas medan magnetik di bawah permukaan. Pengolahan data dilakukan dengan koreksi harian dan koreksi IGRF, sehingga diperoleh anomali magnetik total. Interpretasi data magnetik dilakukan dengan pemodelan kedepan 2D menggunakan software GM-SYS yang efektif untuk menentukan posisi dan kedalaman berdasarkan nilai suseptibilitas batuan. Hasil yang diperoleh dari ke 4 lintasan menunjukkan posisi keberadaan batuan beku granit di bawah permukaan yang diduga sebagai batuan megalit berada pada arah Barat Laut, Barat, dan Tenggara lokasi penelitian, dengan nilai suseptibilitas batuan 0,05 SI yang berada pada kedalaman 11-72 m bmt.