cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Natural Science: Journal of Science and Technology
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 25411969     EISSN : 23380950     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Natural Science online diterbitkan oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universtas Tadulako. Jurnal ini menerbitkan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang-bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 254 Documents
VARIASI MORFOLOGI BUAH BEBERAPA KLON KAKAO DARI PERKEBUNAN RAKYAT KECAMATAN SIGI BIROMARU DAN PALOLO SULAWESI TENGAH Mutmainah, Mutmainah; Rifka, Rifka; Muslimin, Muslimin; Suwastika, I Nengah
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Number 3 (December 2014)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.981 KB)

Abstract

Karakter morfologi buah sangat bermanfaat dalam mengelompokan suatu klon, varietas, dan kultivar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi morfologi buah kakao pada klon Panter, Irian, ICS 60, Hibrida, Sulawesi 1 dan M01 yang dibudidayakan pada perkebunan kakao rakyat di Kecamatan Sigi Biromaru dan Palolo. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode pengambilan sampel secara purposive sampling.Data yang dikumpulkan bersifat kuantitatifyang meliputi hasil pengukuran terhadap panjang buah, diameter buah, panjang rongga buah, diameter rongga buah, tebal epikarp (eksokarp, mesokarp, dan endokarp), dan jumlah biji pada setiap buah serta ukuran biji (panjang, lebar dan tebal). Data yang bersifat kualitatifmeliputi bentuk buah, konstruksi apeks dan basal serta keadaan alur dan permukaan buah.Hasil penelitian menunjukan buah dari keenam klon menunjukkan ciri morfologi buah  yang bervarisi. Klon Panter merupakan klon dengan rata-rata ukuran buah paling besar dibandingkanklon lainnya. Jumlah biji yang dihasilkan klon ini paling banyak dengan kualitas biji AA.
KELIMPAHAN MIKROORGANISME TANAH PADA SISTEM PERKEBUNAN KAKAO (THEOBROMA CACAO L.)SEMI INTENSIF DAN NON INTENSIF Yunus, Fahrunnisa; Lambui, Orryani; Suwastika, I Nengah
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Number 3 (December 2017)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.181 KB)

Abstract

Mikroorganisme di dalam tanah berperan sebagai penyedia unsur hara bagi keberlangsungan hidup tumbuhan. Jumlah mikroorganisme tanah yang melimpah menggambarkan tingkat kesuburan tanah dan sifat tanah secara biologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah mikroorganisme tanah pada kedua sistem perkebunan kakao ?semi intensif? dan ?non intensif?, sekaligus munduga jumlah mikroba tanah berdasarkan genom total mikroorganisme tanah. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Agustus 2016 sampai dengan Maret 2017. Pengambilan sampel tanah dilakukan di perkebunan kakao rakyat di Desa Sidondo III, Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah. Dalam penelitian ini dilakukan dua metode yakni perhitungan jumlah mikroorganisme tanah berdasarkan total plate count dan isolasi genom mikroorganisme tanah. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah mikroorganisme  pada sampel tanah dari lahan perkebunan kakao semi intensif lebih tinggi dibandingkan pada lahan perkebunan kakao non intensif. Selain itu kedua metode yang digunakan juga menunjukan hasil yang signifikan pada perhitungan jumlah mikroorganisme tanah.
RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIPSIKOTIK PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI INSTALASI RAWAT INAP JIWA RSD MADANI PROVINSI SULAWESI TENGAH PERIODE JANUARI-APRIL 2014 Fahrul, Fahrul; Mukaddas, Alwiyah; Faustine, Ingrid
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Number 2 (August 2014)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.678 KB)

Abstract

Schizophrenia is a severe mental disorder, that antipsychotics was effective therapy to treat it. There are 50 million sufferers in the world, 50% did not receive appropriate treatment and  90% of patients who did not receive the proper treatment  in developing country. This research is aimed to find out rationality of antipsychotic usage includes right indication, drug, patient, dosage, and frequency in Schizophrenia Patient Department of Mental health in Madani Hospital of Central Sulawesi, in the period of January-April 2014. This research is a descriptive study, prospectively done by collecting primary data which was observation and interview, and secondary data was from the schizophrenia patient medical record.  Data analysis was done by descriptive quantitative to provide an overview of the characteristic of each study variables including patient characteristic, clinical characteristic, and rational use of drug. The obtained results in rationality treatment was as follows : 100% precise indications, 90.4% right drug, 87.8% right patient, 81.6% right dosage and 90.4% appropriate frequency of antipsychotic use.  Antipsychotic usage in schizophrenia Patient at mental health department of Madani Hospital of Central Sulawesi cannot be stated as rational yet.
ANALISIS EFEKTIFITAS BIAYA PENGOBATAN KOMBINASI AMLODIPIN FUROSEMID DIBANDINGKAN DENGAN KOMBINASI AMLODIPIN BISOPROLOL PADA PASIEN HIPERTENSI RAWAT JALAN DI RSUD UNDATA PALU PERIODE AGUSTUS-OKTOBER TAHUN 2014 Wijayanti, Niken WIke; Makaddas, Alwiyah; Tandah, Muhammad Rinaldhi
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Number 1 (March 2016)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.551 KB)

Abstract

"> Penelitian ini dirancang untuk menganalisis efektivitas biaya pengobatan kombinasi amlodipin-furosemid dibandingkan dengan kombinasi amlodipin-bisoprolol pada pasien hipertensi rawat jalan di RSUD Undata Palu periode bulan Agustus-Oktober 2014 dengan melihat efektivitas pengobatan dan efektivitas biaya antara kedua kombinasi obat tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif yang dikerjakan secara prospektif dari baseline hingga evaluasi pada bulan pertama (sekitar 30-40 hari) dengan mengumpulkan data primer berupa wawancara dan data sekunder berupa rekam medik terhadap pasien hipertensi yang menjalani rawat jalan di RSUD Undata Palu periode Agustus-Oktober 2014. Efektivitas pengobatan yang diukur yaitu berdasarkan rata-rata selisih penurunan tekanan darah sisitolik dan diastolik mencapai target yaitu <140/90 mmHg (terkontrol) selama sekitar 30-40 hari setelah terapi, sedangkan efektivitas biaya dilihat berdasarkan nilai ACER (Average Cost Effectiveness Ratio) dan ICER (Incremental Cost Effectiveness Ratio). Hasil penelitian menunjukkan efektivitas pengobatan berdasarkan rata-rata selisih penurunan tekanan darah sistolik maupun diastolik untuk kelompok amlodipin-bisoprolol berturut-turut sebesar 13,91 mmHg dan 3,48 mmHg dan kelompok amlodipin-furosemid berturut-turut sebesar 12,00 mmHg dan 2,92 mmHg. Sedangkan efektivitas biaya berdasarkan nilai ACER pada kelompok amlodipin-furosemid dan kombinasi amlodipin-bisoprolol secara berurutan adalah Rp. 306,37 dan Rp.1.081,16 sedangkan nilai ICER adalah Rp. ?34.494,75. Dapat disimpulkan bahwa untuk efektivitas pengobatan, kombinasi amlodipin-bisoprolol yang memiliki pengobatan paling efektif dari pada kombinasi amlodipin-furosemid sedangkan untuk efektivitas biaya, kombinasi amlodipin-furosemid yang memiliki biaya paling efektif dari pada kombinasi amlodipin-bisoprolol.
KAJIAN ETNOBOTANI SUKU EUPHORBIACEAE YANG DIMANFAATKAN OLEH SUKU PEKUREHUA DI DESA WUASA DAN KADUWAA KECAMATAN LORE UTARA KABUPATEN POSO SULAWESI  TENGAH Adhil, Adhil; Iqbal, Moh.; Ramadanil, Ramadanil
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Number 1 (April 2019)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.73 KB)

Abstract

Penelitian mengenai Kajian Etnobotanisuku Euphorbiaceae yang dimanfaatkan oleh masyarakat suku Pekurehua di desa Wuasa dan Kaduwaa Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso Sulawesi Tengah dilakukan dengan metode snowball sampling pada bulan januari sampai Maret 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan jenis tumbuhan suku Euphorbiaceae di desa Wuasa dan desa Kaduwaa Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso  Sulawesi Tengah. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara mewawancarai, memberikan kuisioner dan pengamatan langsung di lapangan. Identifikasi Dilakukan Di Laboratorium Biodiversitas Jurusan Biologi FMIPA UNTAD. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 10 genus dari 17 jenis tumbuhan suku Euphorbiaceae yang dimanfaatkan oleh masyarakat suku Pekurehua sebagai bahan pangan, obat-obatan, bahan bangunan, kayu bakar dan sebagai tanaman hias.
UJI EFEKTIFITAS EKSTRAK DAUN DAN AKAR HARRISONIA PERFORATA MERR.TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI VIBRIO CHOLERAE Al Amrie, Amir Galeb; Ivan, Ivan; Anam, Syariful; Pitopang, Ramadhanil
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Number 3 (December 2014)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.568 KB)

Abstract

Penelitian tentang uji efektifitas ekstrak daun dan akarHarrisonia perforata Merr.terhadap pertumbuhan bakteri Vibrio cholerae telah dilaksanakan pada bulan Maret sampai Mei 2014. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui keefektifan ekstrak daun dan akarH. perforata Merr.dalam menghambat pertumbuhan bakteri V. cholerae. Metode ekstraksi yang digunakan dalam penelitian yaitu metode Maserasi dan Refluks.Sedangkan pengujian daya hambat ekstrak terhadap bakteri V. Cholerae dengan menggunakan metode difusi agar (metode sumur).Penelitian ini disusun dalam Rancang Acak Lengkap (RAL) dengan 7 perlakuan dan 3 kali ulangan (untuk masing-masing daun dan akar). Perlakuan yang dicobakan yaitu pemberian konsentrasi ekstrak (daun maupun akar) 10 %, 20 %, 40 %, 60 % dan 80 % serta antibiotik doxycycline 2 % sebagai kontrol positif dan NA-CMC 1 % sebagai kontrol negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak 80 % (daun maupun akar) tumbuhan H. perforata Merr.menghasilkan zona hambat yang paling besar dibanding kosentrasi lainnya dengan masing-masing sebesar (±26,53 mm dan±14,72 mm). Ekstrak daun H. perforata Merr.memiliki daya hambat yang lebih baik dibandingkan ekstrak akar.
KARAKTERISTIK SPERMATOZOA BEBERAPA SPESIES KURA-KURA (TESTUDINATA) DI SULAWESI TENGAH Tagunu, Nurul Fitri T.; Fahri, Fahri; Annawaty, Annawaty
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 7, No 1 (2018): Volume 7 Number 1 (March 2018)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.276 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sperma Cuora amboinensis dan dua spesies kura-kura endemik Sulawesi,Leucocephalon yuwonoi dan Indotestudo forstenii. Sperma dikoleksi menggunakan teknik maserasi pada bagian cauda epididimis.Pengamatanmakroskopis meliputi pemeriksaan warna, pH dan konsistensi, serta pemeriksaan mikroskopis meliputi, motilitas, morfologi, morfometri dan konsentrasi sperma.Hasil pengamatanmakroskopis pada sperma C. amboinensis yakni sperma berwarna putih, pH 6 dan konsistensi agak kental, sperma L. yuwonoi berwarna krem, pH 7 dan konsistensi agak kental sedangkan sperma I. forstenii berwarna putih susu, pH 7 dan konsistensi kental. Hasilpemeriksaan mikroskopis menunjukan bahwa motilitas sperma tertinggi adalah sampel dari I. forstenii,yakni 39,18 %. Morfologi kepala sperma pada ketiga spesies kura-kura berbentuk vermiform dan terdapat butiran sitoplasma pada midpiece. Abnormalitas tertinggi ditemukan pada spermaL. yuwonoi yaitu 60,80% . Konsentrasi sperma tertinggi adalah pada sampel dariI. forstenii, sebesar ± 1,52 × 108 sel/ml. Morfometri sperma C.amboinensismemiliki panjang35,2 ?m, sperma L. yuwonoi memiliki panjang 35,8 ?m, sedangkan sperma I. forstenii dengan panjang16,2?m
SINTESIS BIOSURFAKTAN PALMITIN ETANOLAMIDA MENGGUNAKAN BIOKATALIS LIPASE IMOBIL GETAH PEPAYA Hendra, Hendra; Rahman, Rahman; Nurhaeni, Nurhaeni
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Number 1 (March 2013)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.617 KB)

Abstract

Biosurfaktan palmitin etanolamida diperoleh dari reaksi antara asam palmitat dan etanolamina dengan menggunakan katalis enzim lipase imobil getah pepaya dan pelarut organik n-heksan. Pengaruh enzim lipase dapat dianalisa dengan menggunakan katalis enzim lipase ekstrak getah pepaya yang telah diimobilisasi dan reaksi tanpa katalis sebagai pembanding. Telah dilakukan tiga variasi untuk mendapatkan kondisi optimum reaksi masing-masing adalah variasi waktu, konsentrasi enzim imobil dan rasio asam palmitat terhadap etanol amida. Dari ketiga variasi tersebut maka waktu 72 jam, 12,5% enzim imobil dan rasio 1 : 7 memberikan hasil yang optimal dan hasil dilihat dari besarnya bilangan ester yang diperoleh
IDENTIFIKASI STRUKTUR PERLAPISAN BAWAH PERMUKAAN BERDASARKAN ANALISIS GELOMBANG GESER DI KECAMATAN PALU BARAT Tayeb, Musrifah Am; Efendi, Rustan; Kasim, Sandra
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 Number 2 (August 2016)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.749 KB)

Abstract

Penelitian dengan metode refraksi mikrotremor telah dilakukan di Kecamatan Palu Barat dengan merekam penjalaran gelombang yang terjadi di bawah permukaan. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi struktur perlapisan bawah permukaan berdasarkan analisis gelombang geser dengan menggunakan metode refraksi mikrotremor. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan 2 program yaitu menggunakan program Surface Wave Analysis Wizard dan program WaveEq (Surface Wave Analysis). Hasil estimasi nilai kecepatan gelombang geser pada lapangan SMA 4 berkisar antara 165 m/s sampai 670 m/s, untuk lapangan masjid agung berkisar antara 235 m/s sampai 735 m/s, untuk lapangan bola lasoso berkisar antara 100 m/s sampai 565 m/s, untuk lapangan bola durian berkisar antara 335 m/s sampai 595 m/s, untuk lapangan bola anggur berkisar antara 215 m/s sampai 670 m/s, untuk lapangan bolagajah mada berkisar antara 305 m/s sampai 640 m/s. Nilai kecepatan gelombang geser tersebut menunjukan bahwa pada Kecamatan Palu Barat didominasi oleh batuan aluvium, pasir tersaturasi dan lempung pasiran.
DISTRIBUSI DAN PREFERENSI HABITAT UDANG AIR TAWAR CARIDINA ENSIFERA SCHENKEL, 1902 PADA DUA INLET DANAU POSO, SULAWESI TENGAH Setiawati, Ni Luh; Annawaty, Annawaty
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 8, No 2 (2019): Volume 8 Number 2 (August 2019)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.915 KB)

Abstract

The distribution and habitat preference of freshwater shrimps Caridina ensifera Schenkel, 1902 on two inlets of Lake Poso, Central Sulawesi have been studied. Freshwater shrimps samples was collected in two streams, namely the Pomua Palandu Stream and Toinasa Stream. The sampling station on each streams is divided into three locations based on the distance of the stream flow from its mouth at Lake Poso. Sampling is done by purposive sampling method using the tray net tool. The obtained samples were preserved using 96% alcohol and than identification was carried out at the Laboratory of Animal Biosystematic and evolution, Department of Biology, Tadulako University. The results showed that Caridina ensifera was only distributed in the lower reaches of the Pomua Palandu Stream and Toinasa Stream, having habitat preferences between plant roots that dangled into the water with rocky sand and sand substrates and very slow current speeds. According to von Rintelen and Cai (2009) Caridina ensifera is distributed in Lake Poso.