cover
Contact Name
Dr. Saiful, M.Ag
Contact Email
saiful.saiful@ar-raniry.ac.id
Phone
085361728880
Journal Mail Official
jurnal.mudarrisuna@ar-raniry.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam
ISSN : 20895127     EISSN : 24600733     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal MUDARRISUNA (JM) publishes scholarly articles on education science and Islamic education in particular, based on researches and project reports, book reviews. Jurnal MUDARRISUNA (JM) accepts submission in the field of education science and Islamic education science in scope Aqeedah, Morals, Jurisprudence, Islamic Law, Qoran, Hadith, History and Islamic Civilization to help spread new insights and concept, as well as highlights best-practices by and for many Islamic educational practitioners, teachers, lectures, and various education policy makers in the field. Published by Center for Research and Publication Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh in cooperation with Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh. This journal is published biannually in January-Juny and July-December. Registered with Print ISSN 2089-5127 and Online ISSN 2460-0733.
Arjuna Subject : -
Articles 445 Documents
Spiritual Harmony in Boarding Schools: The Influence of Technology-Based Learning Models to Improve Students' Religious Character and Wellbeing Goselfa, Limason; Shodiq, Sadam Fajar
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v14i1.22455

Abstract

The objective of this study is to investigate the impact of technology-based learning models, represented as the independent variable (X), on the enhancement of religious character (Y1) and wellbeing (Y2), which serve as the dependent variables. This study used a quantitative research methodology, utilising a sample size of 259 participants who accurately completed the survey out of a total of 289 participants. Samples were collected utilising a method of random sampling. The data collected from 259 questionnaires, each including 31 statement items, was deemed legitimate based on a reliability value exceeding 0.7, indicating good reliability. The employed methodology for data analysis is basic regression analysis. The data analysis results indicate that variable (X) has a significant impact on increasing variables (Y1) and (Y2). This analysis is conducted using hypothesis testing. The original sample value (Y1) is determined to be 0.452. The t-statistic is calculated to be 5.236, which is more than the critical value of 1.96 at the 5% significance level. Additionally, the p-value is found to be 0.000, which is less than the significance level of 0.05. At the 5% level, the t-statistic of 5.007 for the (Y2) sample value of 0.442 is greater than 1.96. The p-value of 0.000 is statistically significant, as it is lower than the threshold of 0.05. The coefficient of determination (R Square) indicates a value of 0.692, which is comparable to 69.2%. This means that 69.2% of the variation in the dependent variable can be explained by the independent factors. The other variables, accounting for 30.8%, have an influence on the dependent variable. These results indicate that technology-based learning approaches have the potential to positively impact students' religious character and wellbeing.
Problematika Penurunan Kedisiplinan Beribadah Alumni Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah Medan Maulida, Sri Aqilah
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v14i3.23498

Abstract

Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kedisiplinan beribadah para santrinya. Namun, setelah meninggalkan pesantren dan memasuki lingkungan yang lebih luas, banyak alumni mengalami tantangan dalam mempertahankan kedisiplinan beribadah mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan penurunan kedisiplinan beribadah pada alumni pesantren setelah mereka meninggalkan lingkungan pesantren. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan 10 informan alumni Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah Medan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan analisis data yang mengikuti langkah-langkah reduksi data, sajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan tiga faktor utama yang menyebabkan penurunan kedisiplinan beribadah yaitu perubahan lingkungan, pengaruh teman sebaya, dan penggunaan gadget serta media sosial secara berlebihan. Untuk mengatasi tantangan ini, para alumni perlu meningkatkan kesadaran, mengembangkan strategi manajemen waktu, dan menciptakan lingkungan yang mendukung praktik keagamaan. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana alumni pesantren dapat mempertahankan kedisiplinan beribadah mereka setelah meninggalkan lingkungan pesantren.
GANGGUAN DALAM PEMBELAJARAN ONLINE PADA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (DISTRACTION IN ONLINE LEARNING OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION) Rakhmad Mulyana, Rakhmad Mulyana; Miswar Saputra, Miswar Saputra
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 13, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v13i3.20457

Abstract

ABSTRAKPembelajaran tatap muka di masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang lalu tidak optimal dilaksanakan, sehingga dialihkan dengan pembelajaran online secara jarak jauh yang terpisah antara pendidik dan peserta didik. Namun dalam pelaksanaan pembelajaran online didapati adanya gangguan terhadap lancarnya proses pelaksanaannya. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan landasan berfikir terhadap awal mula Pembelajaran online dilaksanakan dan menguraikan bentuk gangguan belajar online beserta alternatif solusi. Metode penulisan ini dilakukan melalui kajian pustaka dengan menjelajahi literatur-literatur secara manual dan online seperti buku, jurnal ilmiah maupun sumber bacaan lainnya terkait bahasan pembelajaran online beserta gangguan-gangguan yang terjadi dalam pelaksanaannya. Secara umum gangguan yang muncul terdapat pada tiga aspek, yaitu aspek pendidik yang masih minim penguasaan teknologi informasi, aspek peserta didik yang juga masih minim menguasai teknologi media belajar online maupun minimnya ekonomi keluarga, serta pada aspek belum meratanya ketersediaan layanan sinyal jaringan telekomunikasi informasi. Karena itu, perlu upaya pembenahan pengembangan sumber daya manusia pendidik dan peserta didik melalui pembinaan dan pelatihan penguasaan teknologi yang dilakukan oleh stakeholder pendidikan khususnya pendidikan agama Islam, serta upaya pemerataan dan penguatan sistem jaringan teknologi informasi oleh penyedia jasa telekomunikasi untuk mengatasi gangguan-gangguan yang terjadi pada pembelajaran online tersebut.
The Concept of Pious Children's Education in The Book Golden Ways Children Sholeh by Zainal Abidin bin Samsudin and Its Relevance To the Character of Adolescents Panggi, Fadlian; N. Hula, Ibnu Rawandhy; Wantu, Hasyim Mahmud
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v14i1.22544

Abstract

Damage to the character of children is caused by their distance from religious teachings and their lack of understanding of behaviour by Sharia. This study aims to determine the concept of pious child education in the book Golden Ways Children Sholeh by Zainal Abidin Bin Syamsuddin and its relevance to forming adolescent characters. This study used data collection techniques for library research and documentation studies. And analysis techniques using content analysis (content analysis). The results showed that the concept of pious children's education in the book Golden Ways Children Sholeh by Zainal Abidin Bin Syamsuddin refers to strengthening faith in children from an early age, such as certifying Allah Subhanah Wa ta'alah and familiarizing children to worship Allah. Some characteristics of pious children in the book Golden Ways of Sholeh Children include worshipping properly, praying diligently, loving the house of God, being fond of Infaq and giving alms.
LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM DAN TANTANGAN DUNIA GLOBAL ida mutiawati, ida mutiawati
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 13, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v13i3.20956

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi merupakan ciri dari era globalisasi. Globalisasi bisa menjelma menjadi peluang, bisa pula tantangan bagi pendidikan Islam. Era globalisasi menuntut untuk berkompetisi dalam semua aspek kehidupan. Globalisasi ditandai dengan kemajuan dan inovasi teknologi, arus informasi dan komunikasi yang tanpa batas, akumulasi kapital yang semakin tinggi intensitasnya, munculnya arus investasi keuangan dan perdagangan global, dan semakin tingginya intensitas pendidikan man usia, pertukaran budaya, nilai-nilai dan ide yang lintas batas negara. Untuk mengantisipasi era globalisasi ini  maka pendidikan Islam harus melakukan rekonstruksi paradigma pendidikan menuju paradigma pendidikan yang berbasis kontekstual kritis. Lembaga pendidikan Islam harus bisa menganalisa secara kritis dan bebas serta mengidentifikasi persoalan-persoalan yang melingkupi masyarakat global untuk transformasi sosial. Lembaga-lembaga pendidikan harus mengalami perubahan dari paradigma lama ke paradigma baru dalam menghadapi pengaruh globalisasi
Pentingnya Sikap Sabar Bagi Guru Pai Dalam Mengelola Kelas hazrullah, hazrullah
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v14i1.23292

Abstract

Sikap sabar merupakan aspek kunci dalam mengelola kelas. Sebagai guru pendidikan agama Islam tentunya harus menunjukkan sikap sabar dalam mengahadapi siswa pada saat pembelajaran di dalam kelas, oleh karenanya guru perlu memahami latar belakang siswa secara individual. Setiap siswa memiliki perbedaan dalam intelegensi, kemampuan kognitif dan bahasa, perkembangan kepribadian, dan perkembangan fisik. Dengan memahami latar belakang siswa secara individual, guru dapat merespons kebutuhan dan akhlakistik siswa dengan lebih baik, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik dan efektif. Kesabaran guru dalam menghadapi sikap dan perilaku siswa sangat penting. Apabila guru tidak memiliki sifat sabar, maka tujuan kegiatan belajar dan mengajar tidak akan tercapai dengan baik. Sikap sabar merupakan hal yang sangat penting bagi seorang guru dalam mengelola kelas, guru perlu memiliki sikap sabar yang tinggi dalam menghadapi berbagai tantangan dan situasi sulit yang mungkin terjadi selama proses pembelajaran didalam kelas. Sikap sabar ini memainkan peran penting dalam menciptakan suasana kelas yang kondusif, efektif, dan menyenangkan bagi siswa
The Effectiveness of Listening Team Learning Strategies to Improve the Results of class five in Fiqh Lesson at Islamic Boarding School Darussalam Gontor 2 for Female Zarkasyi, Ahmad Hidayatullah; Solihah, Dwi Aprilia; Khoiriyah, Dini Rofiatul
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v13i2.18268

Abstract

Listening Team Strategy cooperative learning model that requires students to think critically, and each group has a different task. So, students can play an active role in expressing their opinions. The low average result in fiqh lesson (bidayatul mujtahid) of class five in Fiqh lesson (Bidayatul Mujtahid) of Islamic Boarding School Darussalam Gontor 2 for female shows that students do not understand the material as whole. Based on the description above, this research aims to: (1) Know the result before and after using the methode from Listening Team in strategy for the experimental class and (2) know the result before and after using conventional learning in the control class (3) to know the effectiveness of listening team strategy on learning outcomes  (Bidayatul Mujtahid) of class five in Fiqh lesson at Islamic Boarding School Darussalam Gontor 2 for female. The type of research in this study is quantitative experiments using a quasi-experiment design, namely a nonequivalent control group design with the form of a pretest-posttest control group design. Test the initial and final tests in both classes. Based on the results of this study, researchers concluded that the Listening Team strategy effected to increase the learning outcomes of class five of Islamic teacher training college. Researchers hope that further research to deepen the learning tractor and improve student outcomes. It can help students to understand learning material, especially fiqh lesson.
INTERNALISASI PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DALAM MEMBENTUK KARAKTER PESERTA DIDIK MELALUI BUDAYA SEKOLAH RELIGIUS DI SMP WALISONGO Ni'mah, Zidny Farihatun; Saefudin, Ahmad
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 13, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v13i4.22162

Abstract

Penerapan pelaksanaan program literasi Al-Qur'an merupakan proses yang sudah diatur secara struktur. Tujuan dari penelitian ini yaitu membentuk karakter religius siswa SMP walisongo Pecangaan untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat from program literasi Al-Qur'an. This study employs a quantitative approach with a descriptive methodology. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan documentasi, teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang digunakan adalah triangulasi teknik, triangulasi sumber, dan triangulasi waktu. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa siswa tidak sangat disiplin ketika datang untuk memulai program membaca Al-Qur’an. Akibatnya, beberapa kegiatan dalam program membaca Al-Qur’an diimplementasikan, seperti: 1) pemanasan 10 menit sebelum memulai studi kelompok Al- Qur’an; 2) studi sholawat; 3) studi asmaul husna; dan 4) studi sholat dhuha. Apa yang mendukung keberhasilan kegiatan ini adalah: 1) sumber daya sekolah, 2) media dan bahan belajar, dan 3) sumber daya individu. Di sisi lain, apa yang menghalangi kegiatan adalah: 1) kurangnya disiplin siswa, 2) pidato dan presentasi yang kurang dipersiapkan.
Keberagaman Pola Asuh Anak Dalam Keluarga dan Efisiensi Kebutuhan Pendidikan di Era Society 5.0 Asman, Yunita; Mursyidah, Nelly; Raiyan, Raiyan; Syakbi, Syakbi
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v14i3.24461

Abstract

Pola asuh orangtua memiliki peran strategis terhadap pendidikan anak-anaknya di masa depan. Pola asuh yang baik mampu mempercepat pemenuhan pendidikan seorang anak. Beberapa pola asuh yang sering diterapkan dalam kelurga Indonesia seperti pola asuh permisif, demokratis dan otoriter. Kajian ini dilakukan untuk melihat keberagaman pola asuh dan efesiensi terhadap kebutuhan pendidikan saat ini. Penelitian ini merupakan kajian kepustakaan (library research) yang menggunakan buku, artikel dan sumber lainnya dalam pengumpulan data terkait.Hasil kajian dan temuan di beberapa penelitian sebelumnya ditemukan bahwa diantara berbagai pola asuh maka pola asuh demokratis yang paling banyak diterapkan pada keluaga Indonesia terutama pada keluarga berpendidikan menengah ke atas. Pola asuh demokratis orangtua berusaha mengarahkan anak agar dapat bertingkah laku secara rasional melalui penjelasan setiap perilaku pada anak, tetapi tetap menggunakan wewenangnya atau memberikan hukuman jika dianggap perlu. Orangtua memberlakukan serangkaian standar dan peraturan yang dilakukan secara sungguh-sungguh dan konsisten. Orangtua demokratis menggunakan kontrol yang tinggi disertai kehangatan yang tinggi. Dari pola asuh di atas dapat diketahui bahwa efesiensi pola asuh dalam ranah pendidikan sebagai orangtua berupaya untuk mengarahkan anak-anaknya untuk sekolah setinggi-tingginya dengan pengawasan yang normal melalui penerapan reward dan punishmet untuk memotivasinya. Pola asuh demokratis juga masih relevan dengan kebutuhan zaman di era society 5.0 saat ini untuk tidak melepaskan dan membiarkan anak sendirian dalam keputusan pendidikannya.
Distingsi Approaches, Strategies, Methods Dan Techniquies Dalam Pembelajaran PAI Suriana, Suriana; Silahuddin, Silahuddin; Habiburrahim, Habiburrahim; Mujiburrahman, Mujiburrahman
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v14i2.23412

Abstract

Pendidik sebagai komponen yang penting dari unsur pendidikan memiliki tugas untuk melaksanakan proses pembelajaran dengan baik agar tujuan pembelajaran tercapai. Untuk itu kajian ini menelaah tentang distingsi antara pendekatan, strategi, metode dan teknik pembelajaran. Kajian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang berusaha menelaah sumber-sumber penelitian ini. Temuannya, pendekatan dapat diartikan sebagai titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran. Pendekatan ada 2 yaitu pendekatan yang berpusat pada guru (teacher- centred-approach) dan pendekatan yang berpusat pada siswa (student-centred-approach). Setelah memilih pendekatan, maka baru menentukan strategi pembelajaran. Tetapi strategi pembelajaran berbeda dengan metode pembelajaran. Strategi pembelajaran dapat dipahami sebagai a plan of operation echieving something (rencana kegiatan untuk mencapai sesuatu). Sedangkan metode pembelajaran adalah a way in achieving something (cara untuk mencapai sesuatu). Metode adalah cara yang dilakukan guru dalam pembelajaran di kelas sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik. Lebih lanjut ada teknik pembelajaran, yaitu cara yang dilakukan seseorang dalam rangka mengimplementasikan suatu metode agar berjalan dengan baik.