cover
Contact Name
Dr. Saiful, M.Ag
Contact Email
saiful.saiful@ar-raniry.ac.id
Phone
085361728880
Journal Mail Official
jurnal.mudarrisuna@ar-raniry.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam
ISSN : 20895127     EISSN : 24600733     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal MUDARRISUNA (JM) publishes scholarly articles on education science and Islamic education in particular, based on researches and project reports, book reviews. Jurnal MUDARRISUNA (JM) accepts submission in the field of education science and Islamic education science in scope Aqeedah, Morals, Jurisprudence, Islamic Law, Qoran, Hadith, History and Islamic Civilization to help spread new insights and concept, as well as highlights best-practices by and for many Islamic educational practitioners, teachers, lectures, and various education policy makers in the field. Published by Center for Research and Publication Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh in cooperation with Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh. This journal is published biannually in January-Juny and July-December. Registered with Print ISSN 2089-5127 and Online ISSN 2460-0733.
Arjuna Subject : -
Articles 445 Documents
Pengaruh Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Terhadap Kesadaran Beragama Peserta Didik SMP Islam Al Hikmah Pesanggrahan Salma, Hanjani; Zirmansyah, Zirmansyah
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v13i2.19253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hasil belajar Pendidikan Agama Islam sebagai variabel bebas (x) terhadap Kesadaran Beragama sebagai variabel terikat (y) peserta didik SMP Islam Al Hikmah Pesanggrahan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jumlah 31 sampel peserta didik dari 182 jumlah populasi peserta didik, yang diambil dengan teknik random sampling. Data tentang Pendidikan Agama Islam diperoleh dari hasil Ujian Akhir Semester mata pelajaran Pendidikan Agama Islam sementara data tentang Kesadaran Beragama diperoleh dari angket yang berjumlah 26 butir valid dan nilai realibilitas 0,842. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi sederhana. Hasil analisis data menunjukan bahwa tidak terdapatnya pengaruh hasil belajar Pendidikan Agama Islam (variabel x) terhadap Kesadaran Beragama (variabel y) peserta didik SMP Islam Al Hikmah Pesanggrahan yang didasarkan oleh uji hasil Fhitung (0,3540) < Ftabel (3,90) dengan signifikansi (0,553) > 0,05 dan Thitung (0,595) < (1,97601) Ttabel. Selain itu, ditunjukan juga dengan koefisien determinan (R2) bahwa Pendidikan Agama Islam hanya memberikan sumbangan pengaruh sebesar 0,02 (2%) terhadap Kesadaran Beragama dan sisanya sebanyak 98% dipengaruhi faktor lainnya (selain Pendidikan Agama Islam).
PENANGANAN RELIGIUSITAS SISWA MELALUI EFIKASI DIRI DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI DAN AGAMA Ristawati, Ristawati
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 13, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v13i4.22503

Abstract

Setiapa anak memiliki latar belakang dan tingkat kecerdasan yang berbeda-beda, untuk itu diperluakan penanganan yang tepat guna menyatukan perbedaan untuk mencapai tingkat regiliusitas secara bersama-sama. Penelitian ini menggunakan metode Library Research terhadap beberapa literatur yang terkait dengan penanganan regiliusitas siswa dan perspektif agama. Dari beberapa literatur  ditemukan bahwa dalam konsep pendidikan anak tidak dipandang sama dalam proses pembelajaran, meskipun dalam konsep fitrah, manusia dianggap memiliki potensi yang sama, namun tetap memberikan penjelasan bahwa lingkungan dan keluarga memberikan pengaruh terhadap kefitrahan seorang anak. Hal ini pula yang tergambarkan di sekolah dimana sekumpulan anak dengan latar belakang yang berbeda-beda berkumpul dengan tujuan yang sama yaitu mencapai perubahan, dalam praktiknya guru diberikan tanggung jawab lebih untuk memiliki kemampuan khusus agar memahami kondisi anak untuk menyatukan perbedaan baik perilaku maupun kemampuan agar menjadi capaian yang positif. Hal perlu dilakukan guru adalah guru melaksanakan proses pembelajaran dengan menginternalisasikan nilai religius dalam kehidupan sekolah melalui keteladaan dan pembiasaan. Selebihnya kaitannya dengan efikasi siswa guru perlu peran lebih melalui pendampingan khusus seperti coping spritual dan lainnya pada siswa yang bermasalah dengan penuh pertimbangan baik dalam kegiatan akademik maupun non akademik, yang paling penting lagi adalah kesungguhan guru memberikan pendampingan setelah mendeteksi persoalan yang memucu terjadinya perilaku negatif pada siswa secara sungguh-sungguh.
ANALISIS KOMPETENSI GURU FIKIH DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM MERDEKA DENGAN PENDEKATAN TPACK DI MAN 2 MODEL MEDAN Putri, Anisa; Mardianto, Mardianto
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v14i3.25386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi guru fikih dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka dengan pendekatan TPACK, (1) Bagaimana kompetensi guru fikih dalam menyusun pembelajaran berbasis TPACK (2) Bagaimana kompetensi guru fikih dalam mengimplementasikan pembelajaran fikih pada kurikulum merdeka dengan pendekatan TPACK (3) Bagaimana kompetensi guru fikih dalam mengevaluasi proses pembelajaran fikih berbasis TPACK. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Menyusun pembelajaran berbasis TPACK seorang guru terlebih dahalu harus memperhatikan beberapa aspek seperti, materi pembelajaran, siswa, dan fasilitas sekolah (2) Pembelajaran dilakukan menggunakan Media teknologi seperti Laptop, Handphone, Internet dll serta memanfaatkan platform dan aplikasi seperti Canva, Quizizz, Google Forms, YouTube, dll (3) Evaluasi pembelajaran dilakukan dengan mengambil soal dari buku pembelajaran dan dibuat sendiri oleh guru berdasarkan pembelajaran yang telah dilaksanakan lalu diintegrasikan kesalah satu platform atau aplikasi yang menawarkan program evaluasi. Pelaksanaan pembelajaran fikih dengan pendekatan TPACK di MAN 2 Model medan dapat dikatakan berjalan dengan baik dilihat dari kemapuan guru yang mahir dalam mengintegrasikan teknologi dengan kompetensi pedagogic guru  
Family Education Models Of Kiai‘S Pesantren: Transfer Of Lora/Ning’s Caracter In Pamekasan Rijal, Akh Syaiful; Thohir, Muhammad; Aliwafa, Aliwafa
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v14i3.23930

Abstract

The purpose of this study was to determine the educational model of the pesantren kiai's family in shaping the character of lora/ning in Pamekasan. By using a qualitative approach in the form of descriptive-analytic research, the researchers targeted several pesantren in Pamekasan Regency which were represented by various models of pesantren, that is pesantren of salaf, pesantren of semi modern and pesantren of Modern. The results of this study are that the educational model of the pesantren kiai's family to cultivate the character of lora/ning is; First the tarbawiah model in carrying out various activities that emphasize exemplary aspects, such as: worshiping, praying, reading the Qur'an, qiyamul lail, hanging out with pious people, obligatory fasting, sunnah fasting on Mondays and Thursdays, and multiplying dhikr every time, and the two models of ta'limiah in carrying out various activities that emphasize knowledge, such as: awakening from an early age to study, growing awareness of thinking, maintaining health ratios, and social education.
Pola Asuh Anak Perempuan Pada Keluarga Imran: Telaah Q.S Ali Imran Ayat 35-37 Iskandar, Riki; Munadi, Muhammad
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 13, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v13i3.17759

Abstract

The purpose of this study is to identify the background of Imran's wife vowing to give up her son to serve in Baitul Maqdis; describe the reaction of Imran's wife after learning that the child she gave birth to was a girl; find out the reason Imran's wife entrusted the care of Maryam to Zakaria as.  This research is a library research. Primary data sources in this study are Q.S Ali Imran verses 35-37 which are reviewed from Tafsir Al-Mishbah, Tafsir Ibn Katsir, Hurlock's Child Development book, and Santrock's Children book. While secondary data sources are obtained from other literature related to parenting girls. The data collection technique used is documentation. Data validity in this research is contingency technique. Furthermore, the technique used in analyzing this data is content analysis. The results showed that: 1) The parenting of girls in Imran's family can be observed from the efforts to fulfill the vow of Imran's wife who gave up her son to serve in Baitul Maqdis. In the perspective of psychology, Q.S Ali Imran [3]:35 describes the prenatal period. The parenting pattern that Hannah applied at that time, namely authoritarian parenting. 2) Then Q.S Ali Imran [3]:36 expresses the disappointment of Imran's wife for giving birth to a girl, trying to accept and give the best name for her child, and asking Allah Swt. so that the child and his descendants are protected from the temptation of the accursed devil. In general, this verse discusses the post-natal period. It is during this period that Hannah applies democratic parenting characterized by giving good names and praying for goodness to child. 3) Maryam was raised and educated under the care of Zakaria as by applying democratic parenting, which is supported by dialogue and supervision as stated in Q.S Ali Imran [3]:37.
Pengaruh Kompetensi Pedagogik Dan Kompetensi Profesional Pendidik Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Terhadap Literasi Digital Peserta Didik (Studi Di MTs Pembangunan UIN Jakarta) faisal, faisal; Kandedes, Iin; Aripin, Syamsul
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v14i2.23393

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui pengaruh antara kompetensi pedagogik terhadap kemampuan literasi digital peserta didik. 2) Mengetahui pengaruh antara kompetensi profesional terhadap kemampuan literasi digital peserta didik. 3) Mengetahui Pengaruh antara kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional secara bersama-sama terhadap kemampuan literasi digital peserta didik., penelitian ini dilaksanakan di MTs Pembangunan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Dalam pengumpulan data menggunakan metode angket dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII Tahun Pelajaran 2023/2024. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling.Hasil penelitian menunjukkan: 1) Terdapat pengaruh positif antara kompetensi pedagogik dengan kemampuan literasi digital didapatkan hasil sebesar 0,395 atau 39,5% yang berarti kontribusi pengaruh kompetensi pedagogik terhadap kemampuan literasi digital peserta didik sebesar 39,5% 2) Terdapat pengaruh positif antara kompetensi profesional dengan kemampuan literasi digital didapatkan hasil sebesar 0,416 atau 41,6% yang berarti kontribusi pengaruh kompetensi profesional terhadap kemampuan literasi digital peserta didik sebesar 41,6%  3) Terdapat pengaruh signifikan secara simultan atau bersama-sama antara variabel independen terhadap variabel dependen, dengan nilai Fhitung sebesar 32,941 dengan nilai p value (sig) sebesar 0,000 yang berada di bawah alpha 5% (0,05), yang mana nilai R square sebesar 0,496, yang berarti bahwa variabel-variabel independen mampu menjelaskan variabel dependen sebesar 49,6%. Kata Kunci: Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Profesional, Kemampuan Literasi, Literasi Digital
Modernisasi Kurikulum Pendidikan Dayah Pada Ma’had `Aly hanafiah, muhibuddin muhib
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 13, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v13i3.19234

Abstract

A number of major pesantrens (Islamic boarding schools) in Indonesia have already had an Islamic religious education unit at the higher education level, known as Ma’had Aly. According to the PMA No. 71 of 2015, Ma’had Aly refers to an Islamic religious college that organizes academic education in the field of mastery of Islamic religious knowledge (tafaqquh fi al-din) based on the kitab kuning (traditionally religious text books printed in yellow papers) administered by and used within the pesantren environment. Ma’had Aly is an institution established for high-level ulama (Islamic clerical) education as a continuation of diniyah education at the Ulya/Madrasah Aliyah level or equivalent education. The learning system implementated at Ma’had Aly follows the curriculum guidelines as decreed in the Decree of the Director General of Islamic Religious Institutional Development. In the Ma’had Aly curriculum guidelines, the curriculum is described as study plans and learning programs to achieve the quality for professional competency and the quality of academic competencies. The quality standards are predetermined by relevant Ma’had Aly administrator and negotiated with the Majlis Masyaikh. The standard academic quality aims at creating Ma’had Aly graduates to have competences as the ulama who can carry out their functions for community development in counselling, role modelling, educating, and giving religious fatwas in response to global challenges in the future. Ma’had Aly is one of the latest developments in the world of Islamic education in Indonesia.
Peran Guru Akidah Akhlak dalam Menanggulangi Perilaku Menyimpang Peserta Didik di MTsN 4 Aceh Besar Musfirah, AM. Riska; Silahuddin, Silahuddin; Zulfatmi, Zulfatmi
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v14i1.20789

Abstract

Guru Akidah Akhlak memiliki peran yang sangat penting dalam membantu peserta didik membentuk karakter dan mendampingi mereka dalam pembentukan disiplin dan tanggung jawab. Guru melakukan banyak upaya untuk menghentikan perilaku menyimpang peserta didik, Namun pada kenyataannya, masih terdapat banyak keluhan tentang perilaku menyimpang peserta didik. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan datanya adalah wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah: (1) Terdapat beberapa perilaku menyimpang di MTsN 4 Aceh Besar yaitu tidak sopan dan berkata kasar, telambat ke sekolah, bullying, dan keluar masuk kelas ketika pembelajaran berlangsung. (2) Peran guru Akidah Akhlak dalam menanggulangi perilaku menyimpang peserta didik di MTsN 4 Aceh Besar dilakukan dengan menasehati peserta didik yang melakukan perilaku menyimpang dengan memberikan penanaman nilai-nilai akhlak, memahami masalah peserta didik dengan berbicara secara langsung, dan memberikan hukuman sebagai bentuk pembinaan. (3) Faktor yang mempengaruhi perilaku menyimpang di MTsN 4 Aceh Besar ada dua yaitu faktor keluarga dan faktor teman. Faktor keluarga terjadi karena kurangnya perhatian orang tua terhadap anaknya. Faktor teman karena peserta didik mengikuti apa yang dilakukan oleh temannya.
PEMBENTUKAN AKHLAK SISWA MELALUI SANKSI EDUKATIF DI MTsS MADRASAH ISLAM NURUL AZIZI KABUPATEN ASAHAN, SUMATERA UTARA Pangaribuan, M. Yusuf; Marzuki, Marzuki; Mawaddah, Sri; Sofia, Ana
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 13, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v13i1.20123

Abstract

ABSTRAKAkhlak merupakan hal yang sangat penting dalam agama Islam. Sama halnya ketika siswa berada di madrasah, akhlak menjadi perhatian serius dari keberhasilan orang tua dan guru dalam mendidik anak/siswanya. Berbagai upaya sudah dilakukan guna membentuk akhlak siswa, akan tetapi masih ada sebagian siswa di MTsS MINA Asahan yang memiliki akhlak kurang baik atau melanggar peraturan sekolah. Pertanyaan penelitian dalam skripsi ini, Apa saja bentuk sanksi edukatif yang mempengaruhi pembentukan akhlak siswa di MTsS MINA Kabupaten Asahan? Bagaimana hasil dari penerapan sanksi edukatif terhadap pembentukan akhlak siswa yang melanggar aturan di MTsS MINA Kabupaten Asahan?. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan metode kualitatif. Data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian data tersebut dianalisis dengan tiga tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ditemukan bahwa ada 4 bentuk sanksi edukatif di MTsS MINA Asahan, yaitu 1). Membuat surat perjanjian, 2). Menghafal surah yang ada di juz ‘Amma, 3). Membaca istighfar 100 X, 4). Guru memberikan nasihat. Hasil dari penerapan sanksi edukatif terhadap pembentukan akhlak sangat berdampak positif, bahkan dampaknya mencakup tiga hal, yaitu perubahan afektif, perubahan kognitif, perubahan psikomotorik. Sanksi edukatif ini dinilai sangat membantu dalam pembentukan akhlak dan memiliki dampak lebih luas. Walaupun setiap sanksi yang di implementasikan itu ada kelebihan dan kekurangannya.Kata Kunci: Pembentukan Akhlak, Sanksi Edukatif.
PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA MADRASAH BERBASIS RISET YMPI TANJUNG BALAI SUMATERA UTARA Budiman, T. Yusril Hari
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 13, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v13i3.22009

Abstract

ABSTRACKOne approach that has emerged as a response to the challenges of today is the development of PAI curriculum in research-based Madrasahs. This approach places emphasis on the use of scientific evidence, empirical data, and research methods in curriculum design and implementation. Research-based curriculum development allows Islamic education to be more adaptive and responsive to social change and contemporary challenges, while still adhering to the core values of Islam.This study used a qualitative approach with a descriptive method. This research attempts to describe the development of PAI curriculum at YMPI Tanjung Balai, covering the subjects of Al-Qur'an Hadis, Akidah Akhlak, Fikih, and History of Islamic Culture. The development of research-based PAI curriculum at YMPI Tanjung Balai is not much different from the development of PAI curriculum in other madrasas. The difference is that at the stages of curriculum development, YMPI Tanjung Balai has: (1) Basic formulation and clear objectives (2) Adequate facilities and infrastructure. (3) Experienced educators in the field of religious research. (4) The strategy used to implement the research curriculum is to create a program that is oriented towards the formation of research (5) The Islamic Religious Education curriculum at YMPI Tanjung Balai has not been fully developed using a research-based curriculum, but is still much adapted to the development in the 2013 curriculum, which uses other learning models that encourage the creation of a research culture, such as the How to Learn Active Students (CBSA) learning model. Keywords: PAI Curriculum, Research-Based Madrasah, Curriculum Development ABSTRAKSalah satu pendekatan yang muncul sebagai respons terhadap tantangan di zaman sekarang adalah pengembangan kurikulum PAI pada Madrasah berbasis riset. Pendekatan ini menempatkan penekanan pada penggunaan bukti ilmiah, data empiris, dan metode penelitian dalam perancangan dan implementasi kurikulum. Pengembangan kurikulum berbasis riset memungkinkan pendidikan Agama Islam menjadi lebih adaptif dan responsif terhadap perubahan sosial dan tantangan kontemporer, sambil tetap berpegang pada nilai-nilai inti agama Islam.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini berupaya mendeskripsikan pengembangan kurikulum PAI di YMPI Tanjung Balai, meliputi mata pelajaran Al-Qur’an Hadis, Akidah Akhlak, Fikih, dan Sejarah Kebudayaan Islampengembangan kurikulum PAI berbasis riset di YMPI Tanjung Balai tidak jauh berbeda dengan pengembangan kurikulum PAI pada madrasah lain. Yang membedakan di antaranya pada tahap-tahap pengembangan kurikulum, YMPI Tanjung Balai mempunyai: (1) Rumusan dasar dan tujuan yang jelas (2) Sarana dan prasarana yang memadai. (3) Tenaga pendidik yang berpengalaman di bidang riset keagamaan. (4) Strategi yang digunakan untuk menerapkan kurikulum riset yaitu dengan membuat program yang berorientasi pada terbentuknya riset (5) Kurikulum Pendidikan Agama Islam di YMPI Tanjung Balai belum sepenuhnya dikembangkan menggunakan kurikulum berbasis riset, melainkan masih banyak disesuaikan dengan pengembangan yang ada di kurikulum 2013, yang mana menggunakan model pembelajaran lain yang mendorong terciptanya budaya riset, seperti model pembelajaran Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA). Keyword: Kurikulum PAI, Madrasah Berbasis Riset, Pengembangan Kurikulum