cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi
Published by Universitas Andalas
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 94 Documents
Pengaruh Pemberian Kromium (III) Klorida Terhadap Kadar SGPT Darah Mencit Putih Dharma, Surya; BP, Zesfin; H, Irsan Ryanto; Zubir, Nasrul
Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi Vol 15 No 1 (2010)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The researh has been done on the influence of giving chromium (III) chloride on white mice blood SGPT.  The researh was divided into 5 groups, that is control,  doses ( 5,2; 6,37 and 7,8 ug/20 BW) with vitamin C and the dose of 7,8 ug/20 g BW without vitamin C. The observation was done for 42 days, that is day 7 th, 21 st and 42 nd with parameter SGPT concentration level. Results indicated that all doses showed the increase in SGPT concentration significantly (p<0,05).
Karakterisasi Simplisia dan Ekstrak Etanol Serta Uji Aktivitas Antioksidan Rimpang Jahe Merah (Zingiber Officinale Var. Vubrum Theilade) yang Diinokulasi Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) Suharti, Netty; Lenggogeni, Yossi Gustria; Husni, Elidahanum
Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi Vol 19 No Supl1 (2017): Vol 19 Supplement 1, December 2017
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum Theilade) merupakan salah satu tanaman temu-temuan dari famili Zingiberaceae yang telah dimanfaatkan secara tradisional dalam pengobatan penyakit rematik, asma, stroke, sakit gigi, diabetes, sakit otot, tenggorokan, kram, hipertensi, mual, demam dan infeksi. Rimpag tanaman ini mengandung banyak senyawa kimia seperti gingerol, shogaol, zingiberen yang memiliki berbagai aktivitas farmakologi seperti antiinflamasi, antioksidan dan antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakterisasi simplisia dan ekstrak etanol rimpang jahe merah yang diinokulasi mikoriza, menentukan kadar fenolat total dengan metoda Folin-Ciocalteau dan uji aktivitas antioksidan dengan metode Ferric Reducing Antioxidant Power (FRAP). Rimpang jahe merah diambil di desa Bari, Padang Pariaman, Sumatera Barat dan dimaserasi menggunakan pelarut etanol 70% hingga didapatkan ekstrak etanol rimpang jahe merah. Dari karakterisasi simplisia rimpang jahe merah didapatkan diketahui bahwa bentuknya irisan, warna kuning kecokelatan, rasa pedas dan bau yang khas. Parameter susut pengeringan simplisia diperoleh sebesar 6,01 % ± 0,22, kadar abu total 7,42 % ± 0,86, kadar abu tidak larut asam 0,94 % ± 0,26, kadar sari larut air 13,55 % ± 1,11, dan kadar sari larut etanol 5,31 % ± 0,25. Karakterisasi ekstrak etanol rimpang jahe merah secara organolpetis diketahui  bahwa bentuknya cairan kental, warna kuning kecokelatan, rasa pedas dan bau yang khas. Parameter kadar air ekstrak etanol rimpang jahe merah adalah 9,33 % ± 1,53, kadar abu total 14,79 % ± 0,86, dan kadar abu tidak larut asam 0,97 % ± 0,26. Hasil penentuan kadar fenolat total ekstrak etanol rimpang jahe merah adalah 26,73 g/100 g. Aktivitas antioksidan ekstrak rimpang jahe merah yaitu 1,65 mmol Fe(II)/100 g.
Analisis Pemeriksaan Kadar Glukosa Darah Pada Darah Kapiler dan Vena Pasien DMT2 di Bengkulu Tahun 2016 Meinisasti, Resva; Riyadi, Sunita; Sari, Rizki Amalia; Krisyanella, Krisyanella
Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi Vol 19 No Supl1 (2017): Vol 19 Supplement 1, December 2017
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi DM tipe 2 tinggi dikarenakan gejala klinik DM tipe 2 tidak jelas sehingga diagnosis sering terlambat ditegakkan. DMT2 dapat dikontrol dengan selalu menjaga kadar glukosa darah, bahan pemeriksaan sampel darah kapiler lebih sering digunakan dibandingkan dengan darah vena. Walaupun demikian kadar glukosa darah kapiler memiliki hasil yang berbeda dengan kadar glukosa darah vena dalam keadaan puasa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kadar glukosa darah puasa antara darah kapiler dengan darah vena menggunakan glukometer pada pasien DMT2. 
Development and Validation of Analysis Method For Anthraquinone by liquid Chromatography Tandem Mass Spectrometry Putra, Deddi Prima; Bakhtiar, Amri; Hajatri, Prima
Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi Vol 19 No Supl1 (2017): Vol 19 Supplement 1, December 2017
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia is one of the largest tea producer and exporter in the world. However, the European Union has issued Commission Regulation (EU) No.1146/2014 by setting the MRL (maximum residue limit) of anthraquinone in tea at 20 μg/kg, significantly limiting the amount of tea export from Indonesia to the European Union. Viewed from the side of the danger, especially for synthetic anthraquinone that is potential effect of human health then performed an analysis to determine the presence of anthraquinone in Indonesian tea. To find out anthraquinone concentrations in various tea products, anthraquinone was developed and validated analysis method using LC-MS/MS. anthraquinone was extracted from tea sample using dichlormethane with a soxhlet. Black tea and green tea samples were obtained from one of the tea plantation companies.The validated method was used for the determination of anthraquinone residues in black tea and green tea samples. Anthraquinone residues was detect in all of the test samples.
Perbandingan Efektifitas Antibakteri Ekstrak Daun dan Akar Mirabillis Jalapa L. Terhadap Bakteri S. aureus dan E. coli K, Fathnur Sani; Lestari, Gina; Aji, Nurwani Purnama
Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi Vol 19 No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun dan akar Mirabilis jalapa L. merupakan salah satu tanaman yang secara empiris digunakan di masyarakat sebagai obat untuk mengatasi penyakit infeksi saluran kemih dan bisul. Sehingga timbul dugaan bahwa kedua bagian tanaman memiliki kandungan kimia yang aktif sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas antibakteri ekstrak daun dan akar Mirabilis jalapa L. terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Penelitian ini dilakukan dengan mengekstraksi senyawa aktif dalam daun dan akar Mirabilis jalapa L. menggunakan pelarut etanol. Kemudian ekstrak masing-masing dibagi menjadi 5 konsentrasi yaitu 10 µg/ml, 50µg/ml, 100 µg/ml, 500 µg/ml, dan 1000 µg/mL. Uji efektivitas dilakukan dengan metode difusi agar menggunakan paper disc. Hasil uji dianalisa program SPSS metode Anova satu arah. Hasil pengujian menunjukkan daun kembang pukul empat memiliki efektivitas lebih baik dibandingkan dengan akar dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli dengan dosis terbaik adalah 1000 µg/mL.
Uji Dissolusi Terbanding Tablet Metilprednisolon Generik Bermerek dan Generik Berlogo Dibandingkan Dengan Tablet Metilprednisolon Paten Nasif, Hansen; Zaini, Erizal; S, Agnes
Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi Vol 19 No Supl1 (2017): Vol 19 Supplement 1, December 2017
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obat generik adalah obat yang telah habis masa patennya dan kemudian dapat diproduksi oleh industri yang berbeda dari perusahaan inovatornya. Kontroversi tentang penggunaan obat Paten/ obat original dan obat generik/ obat copyan telah berlangsung lama di masyarakat, termasuk pada praktisi kesehatan walaupun penelitian pada fase biofarmasetik dan farmakokinetik telah banyak dilakukan. Pada studi biofarmasetik, perbedaan formulasi dan proses produksi obat dapat mempengaruhi ketersediaan obat dalam darah yang pada tahap selanjutnya akan mempengaruhi efek obat. Penelitian ini bertujuan mempelajari disolusi metilprednisolon 4 mg tablet generik bermerek dari produsen obat PT.B , generik berlogo dari PT.I dan obat paten dari PT.P. Kadar terdisolusi diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 200-400nm. Profil disolusi menunjukkan tidak adanya perbedaan bermakna untuk jenis obat paten/ inovator, generik bermerek dan generik berlogo diatas dengan similarity factor (F2 ) produk paten dengan generik bermerek adalah 86,9 dan produk paten dengan generik berlogo adalah 81,2,sehingga dapat disimpulkan bahwa profil disolusi ketiga jenis obat ini adalah sama.
Perbedaan Kadar Glukosa Darah Puasa Sebelum dan Sesudah Konsumsi Gula Jagung Tahun 2016 Sunita, Raden; Meinisasti, Resva; Halimatussadiah, Halimatussadiah; Krisyanella, Krisyanella
Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi Vol 19 No Supl1 (2017): Vol 19 Supplement 1, December 2017
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gula jagung (fruktosa) memiliki jumlah kalori yang lebih rendah dibandingkan dengan gula biasa (sukrosa). konsumsi fruktosa dalam jumlah tinggi selama 7 hari sudah mampu untuk memicu terjadinya dislipidemia, deposisi lemak pada hepar dan menurunkan sensitifitas insulin pada manusia sehat dengan atau tanpa riwayat keluarga penderita Diabetes Melitus.Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar glukosa darah puasa sebelum dan sesudah konsumsi gula jagung Tahun 2016. Metode: Penelitian ini menggunakan metode total sampling. Sampel penelitian adalah 41 responden. Tes kadar glukosa darah dianalisis dengan glucometer. Data analisis menggunakan statistik deskriptif untuk melihat distribusi frekuensi masing-masing variabel dan mengunakan uji-T dependen untuk melihat perbedaan kadar glukosa darah sebelum dan sesudah konsumsi gula jagung dengan nilai p <0,05 sebagai batas signifikan.Hasil: Hasil statistik rata-rata kadar glukosa darah puasa sebelum konsumsi gula jagung lebih rendah dari pada kadar glukosa darah sesudah konsumsi gula jagung (74,04 mg/dL dan 81,41mg/dL). Kesimpulan: Ada perbedaan kadar glukosa darah puasa sebelum dan sesudah konsumsi gula jagung Tahun 2016.
Penggunaan Obat Alternatif dan Komplementer Pada Pasien Kanker Payudara di Suatu Rumah Sakit Pemerintah di Kota Padang, Indonesia: Pengaruh Sosiodemografi Almasdy, Dedy; Septiyeni, Elsa; Khambri, Daan; Kurniasih, Nina
Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi Vol 19 No Supl1 (2017): Vol 19 Supplement 1, December 2017
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi penggunaan terapi alternatif komplementer (complementary alternative medicine / CAM) pada penderita kanker, khususnya pada penderita kanker payudara cukup tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan CAM pada penderita kanker payudara pada suatu rumah sakit pemerintah di Kota Padang, Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian potong lintang dengan pendekatan wawancara terstruktur. Responden penelitian ini adalah pasien yang didiagnosa sebagai penderita kanker payudara, sedangkan analisis dilakukan analisa secara deskriptif-analitik. 85 orang total responden dalam penelitian ini menunjukkan 9.41% (n=8) tidak pernah menggunakan CAM, 25.88% (n=22) telah menghentikan penggunaan CAM dan 64.71% (n=55) menggunakan CAM setidaknya satu jenis. Responden yang menggunakan CAM paling banyak pada tingkat pendidikan SMA, usia lansia akhir (56-65 tahun), bekerja sebagai ibu rumah tangga dan berpenghasilan kecil dari Rp 2.500.000,-. Tidak ada perbedaan yang signifikan antara penggunaan CAM dengan umur, pendidikan, pekerjaan dan pendapatan responden.
Isolasi Senyawa Antimikroba dari Spon Laut Pseudoceratina Purpurea Carter Handayani, Dian; Sririta, Martha; Mukhtar, M. Husni
Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi Vol 15 No 1 (2010)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

An antibacterial compound (HC 2) has been isolated from the n-hexane fraction of marine sponge Pseudoceratina purpurea Carter. Isolation of  HC 2 compound was done by chromatographic method followed by recrystalization. The antimicrobial assay was guided by diffusion method. The compound HC 2 was white needle crystals with melting point 125-127oC. HC 2 compound was tested for an antibacterial activity at concentrations of 5%, 3% and 1% against Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis bacterials, respectively. Results showed that HC 2 compound had low activity against all bacteria. Identification and characterization of the active compound was confirmed by chemical reactions and infrared spectrum data. HC 2 compound was identified as steroid.
Analisis α-Mangostin Dalam Minuman Herbal Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) dengan Metode Kromatografi Lapis Tipis-Densitometri Andayani, Regina; Friardi, Friardi
Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi Vol 19 No Supl1 (2017): Vol 19 Supplement 1, December 2017
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini, jus manggis menjadi “minuman herbal” yang populer. Beberapa produsen mengklaim bahwa jus manggis dapat mengobati diare, masalah menstruasi, infeksi saluran kemih, tuberkulosis, dan berbagai kondisi lainnya. Namun, tidak ada bukti ilmiah yang dapat diandalkan untuk mendukung klaim ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis α-mangostin dalam minuman herbal kulit buah manggis yang terdapat di pasaran dengan metode kromatografi lapis tipis densitometri. Analisis dilakukan dengan TLC Scanner menggunakan Camag TLC Scanner 4 dengan software Wincats, panjang gelombang maksimum α-mangostin adalah 316 nm, dilihat menggunakan lampu UV Camag 254 nm dan 366 nm, Camag Nanomat 4, Camag pipet kapiler ukuran 2 µL, Camag Twin Chamber, plat silika gel 60 F254 (Merck) ukuran 20 x 20 cm. Fase gerak yang digunakan adalah kloroform dan etil asetat (9:1). Setelah dilihat di bawah lampu UV 254 nm, standar α-mangostin, sampel B dan C memiliki nilai Rf yang sama yaitu 0,48. Deret konsentrasi yang digunakan 50, 100, 150, 300 dan 400 ppm menghasilkan persamaan regresi y = 1326,1658 + 19,7647x dengan koefisien korelasi (r) = 0,99415. Koefisien korelasi ini menunjukkan hasil yang linear. Batas deteksi (LOD) dan batas kuantifikasi (LOQ) yang diperoleh 54,38 µg/mL dan 181,28 µg/mL. Persentase Recovery yang diperoleh dari analisis sebesar 90,04 %, metode validasi ini memberikan hasil yang akurat dan tepat (nilai intraday presisi RSD/Relatif Standar Deviasi adalah  1,28 %, sedangkan uji presisi interday adalah  2,39 %). Hasil kadar rata-rata yang diperoleh untuk sampel B dan C berturut-turut adalah 0,040% b/v dan 0,118% b/v. Penelitian ini murah, akurat, tepat, linier dan cepat. Metode KLT densitometri memenuhi kriteria validasi untuk penetapan kuantitatif α-mangostin dalam minuman herbal kulit buah manggis.

Page 7 of 10 | Total Record : 94