cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Arbitrer
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23391162     EISSN : 25501011     DOI : -
Core Subject : Education,
ARBITRER Jurnal Masyarakat Linguistik Indonesia, merupakan jurnal ilmiah yang menyajikan artikel orisinil tentang pengetahuan dan informasi penelitian atau aplikasi penelitian dan pengembangan terkini dalam bidang ilmu bahasa (linguistik). Jurnal ini merupakan sarana publikasi dan ajang berbagi informasi keilmuan terkait dan pengembangannya di bidang humaniora khususnya linguistic, yang diterbitkan oleh program studi Linguistik Unand. Pemuatan artikel di jurnal ini dialamatkan ke alamat editor. Informasi lengkap untuk pemuatan artikel dan petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan. Artikel yang diterbitkan telah melalui proses seleksi oleh editior dan reviewer. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun (April dan Oktober). Artikel yang lolos seleksi akan dipungut biaya guna keberlanjutan jurnal, sedangkan pengiriman naskah tidak dipungut biaya. Diharapkan ARBITRER Jurnal Masyarakat Linguistik Indonesia cabang Universitas Andalas dengan tampilan baru ini akan terbit berkelanjutan dan terakreditasi.
Arjuna Subject : -
Articles 256 Documents
POLA-POLA PERUBAHAN FONEM VOKAL DAN KONSONAN DALAM PENYERAPAN KATA-KATA BAHASA ASING KE DALAM BAHASA INDONESIA: KAJIAN FONOLOGI Asisda Wahyu Asri Putradi
JURNAL ARBITRER Vol. 3 No. 2 (2016)
Publisher : Masyarakat Linguistik Indonesia Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/ar.3.2.95-112.2016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan-perubahan fonem yang terjadi dalam kata-kata serapan bahasa Indonesia dari bahasa asing. Perubahan ini dilihat dari perubahan fonem vokal dan fonem konsonan. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik kajian pustaka. Data yang diperoleh diambil dari berbagai sumber pustaka untuk kemudian dikelompokkan berdasarkan kriteria tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima pola fonetik penyerapan kata--kata bahasa asing dalam bahasa Indonesia, yaitu pola penyerapan satu dan dua vokal, pola penyerapan satu konsonan, pola penyerapan dua konsonan, pola penyerapan tiga konsonan, serta pola penyerapan vokal dan konsonan. Salain itu, juga terdapat kata-kata serapan yang diserap secara utuh dari bahasa sumbernya tanpa mengalami perubahan.
Analisa Kalimat Ergatif dalam Tajuk Berita Detik.com Handoko Handoko
JURNAL ARBITRER Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Masyarakat Linguistik Indonesia Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/ar.2.2.135-153.2015

Abstract

Penelitian ini merupakan analisis terhadap penggunaan kalimat ergatif dalam tajuk berita Detik.com. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan metode simak terhadap penggunaan kalimat ergatif dalam tajuk berita Detik.com. Data kemudian dianalis dengan menggunakan pendekan sitaksis menggunakan teori Goverment and Binding (Chomsky 1981). Hasil analysis terhadap penggunaan kalimat ergatif menujukkan bahwa penggunaan kalimat ergatif  bukanlah penambahan afiks atau penggunaan leksikal tertentu, tapi adalah perlakuan FN S sama dengan FN O dan berbeda dengan FN A dengan pivot S/O. Penggunaan kalimat ergatif dalam tajuk berita bertujuan untuk mengedepankan atau menekankan peran objek sebagai inti kalimat. 
English Lecturer's Attitude Toward English Variety In English Learning Rahma Yanti; Handoko Handoko; Rabbi Antaridha
JURNAL ARBITRER Vol. 5 No. 1 (2018)
Publisher : Masyarakat Linguistik Indonesia Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/ar.5.1.31-36.2018

Abstract

This research investigates English lecturers' attitude toward the variation of English in the process of English learning. The purpose of this study is to discuss the types of English variations uttered by English lecturers who are considered as respondents in this study and their attitudes toward the variations of language that appear to their own speech during the teaching-learning process. This research is descriptive by using qualitative approach. The data to be presented in this research is taken from several words of Indonesian lecturers at several universities in Padang West Sumatra by distributing some questionnaires and also interviews. The method of data analysis is divided into two types, first, methods which related to the correlation of external language objects with a non-linguistic element called correlation method or method of matching, and secondly, methods which related to surgical, processing or internal verbal tampering called the method of operation or distribution method.
STUDENT'S ABILITY IN USING LEXICAL COLLOCATIONS IN DESCRIPTIVE WRITING AT THE ENGLISH DEPARTMENT OF PADANG STATE POLYTECHNIC Yalmiadi Yalmiadi
JURNAL ARBITRER Vol. 3 No. 1 (2016)
Publisher : Masyarakat Linguistik Indonesia Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/ar.3.1.78-87.2016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jenis kolokasi leksikal yang digunakan oleh mahasiswa dalam tulisan deskriptif, dan yang banyak salah dalam penggunaannya serta menjelaskan penyebab kesalahan tersebut. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester genap tahun akademik 2011/2012 sebanyak 22 mahasiswa yang dipilih menggunakan random sampling technic. Data diperoleh dari tulisan deskriptif mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketujuh jenis kolokasi leksikal yang ada seperti; Verb [creation and or activation] + Noun (L1), Verb [eradictionand or nullification] + Noun (L2), Adjective + Noun (L3), Noun + Verb (L4), N1 + of + N2 (L5), Adverb + Adjective (L6), and Verb + Adverb (L7) dapat ditemukan dalam tulisan mahasiswa tersebut. Jenis kolokasi yang banyak salah adalah (L3), (L1), dan (L4), sedangkan (L5), (L7), dan (L2) lebih sedikit, selanjutnya (L6) paling sedikit ditemukan. Penyebab terjadinya kesalahan tersebut adalah: intervensi bahasa kedua, perbendaharaan kata, terjemahan per kata, terjemahan langsung, tidak memperhatikan aturan, serta kurangnya pengetahuan siswa tentang kolokasi itu sendiri.
Language Error Analysis on Verified Twitter Timeline Fajar Kurniadi
JURNAL ARBITRER Vol. 4 No. 2 (2017)
Publisher : Masyarakat Linguistik Indonesia Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/ar.4.2.58-64.2017

Abstract

Human is a part of language development. Human use language in every aspects of life, including in cyberspace. Cyberspace give a lot of ease in interaction and expressing yourself that sometimes people didn't realize breaking the rules of language use. Twitter is one of social media that provided in cyberspace. Verified twitter account is an account that is consider to have part or influence in the society. The owner of the account can be individual or institution. The objective of this research is to get information about language error in verified twitter account, explain the error and correct it. The research method that used is descriptive analysis. The researcher collect evidences as much as possible and then analyze them. The result of the research is that there are language errors in verified twitter posts, especially in the use of standardized Indonesian language Keyword: Error, Language, Twitter, Verified
TINDAK TUTUR DALAM PROGRAM INTERAKTIF ANTARA PENELPON DAN PENYIAR RADIO DI KOTA PADANG Helmita Helmita; Andi Asrizal
JURNAL ARBITRER Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : Masyarakat Linguistik Indonesia Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/ar.2.2.154-169.2015

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan jangka panjang, yaitu dapat memperkaya informasi tentang bahasa dan penggunaan bahasa dari kacamata sosiolinguistik. Informasi yang terangkum dalam penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dan pertimbangan bagi pengguna bahasa Indonesia. Selain itu, bagi mahasiswa Indonesia yang tertarik memperdalam pengetahuan akan bahasa Indonesia atau broadcast, pemerhati bahasa, dan para peneliti bahasa. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan untuk penelitian selanjutnya. Metode yang dipakai dalam pencapaian tujuan penelitian ini adalah pengumpulan data, metode analisis data, dan penyajian hasil analisis. Pengumpulan data dilakukan di daerah Padang karena siaran radio-radio yang ada di Kota Padang dapat didengar jelas. Sedangkan untuk metode analisis data, terdiri dari beberapa tahap, yaitu penyortiran data, pengidentifikasian data, dan menjawab permasalahan. Pada metode yang terakhir, yaitu penyajian hasil analisis data dilakukan dalam bentuk narasi. Penyajian ke dalam bentuk narasi dibagi atas dua jenis, vaitu metode formal dan metode informal.Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan salah satu. bentuk kebahasaan dalam berkomunikasi yang dilakukan oleh pendengar radio yang menjadi penelpon pada saat program berlangsung. Dengan demikian, teori dalam Sosiolinguistik, Pragmatik, atau Sosiopragmatik dapat diterapkan. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui ilokusi apa saja yang terdapat dalam tindak tutur yang dilakukan oleh penyiar dan penelpon dalam program interaktif tersebut; 2) mengetauhui perlolusi apa saja yang terdapat dalam tindak tutur yang dilakukan oleh penyiar dan penelpon dalam program interaktif tersebut; dan 3) Mengetahui tipe-tipe tindak tutur apa saja yang dilakukan oleh penyiar dan penelpon dalam program interaktif tersebut.
ANALISIS ABSOLUTE DAN OBLIQUE DALAM BAHASA KERINCI ISOLEK PULAU TENGAH Nova Rina; Fadlul Rahman
JURNAL ARBITRER Vol. 3 No. 2 (2016)
Publisher : Masyarakat Linguistik Indonesia Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/ar.3.2.152-165.2016

Abstract

This research study in phonological field, aims of this research to discribe rhyme alternation on form of absolute and oblique in Kerinci language isolect pulau tengah. The purpose of this research are 1) to documenting Kerinci language isolect Pulau Tengah that threatened by Indonesian standart, Jakarta Indonesia, Minangkabau language, and most seriously threathened by Kerinci koine 2) the result of this research about description of Kerinci language isolect Pulau Tengah will be useful for other Malayic language researcher especially in remote areas of Sumatera and 3) give langauge contribution significantly for Kerinci society especially for Pulau Tengah society. This research found 19 rhyme alternation in G-words, 20 rhyme alternation in K-words, 16 vocal sequences, 28 consonant clusters, 12 consonant sequences, and base on silable phonotactic rules in Kerinci language isolect Pulau Tengah, it found six rules; V, VC, CV, CVC, CCV, and CCVC.
HUBUNGAN FUNGSIONAL ANTARUNSUR DALAM FRASE BAHASA INDONESIA Efri Yades; Leni Syafyahya
JURNAL ARBITRER Vol. 3 No. 1 (2016)
Publisher : Masyarakat Linguistik Indonesia Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/ar.3.1.12-20.2016

Abstract

This article aims to explain the phrase Indonesian. In this case will be described functional relationship between elements in the phrase and  meaning that occur as a result of relationship. To achieve the objectives of this study, collected from spoken and written language. On the data is collected, analyzed by a unified and distributional. After data analysis has been done, in the presence of a functional relationship bet ween elements found in the phrase. Functional relationships between elements in the phrase endocentric is the core and modifiers, while the phrase exocentric is the relator and the axis. Meaning generated as a result of functional  relationship between elements in endocentric phrases such as: property, amount, type, state, and processes. However, the meaning of which is generated in the phrase exocentric among others: the direction, places, destination, origin, and sustainability.
Phonological Variation in Serawai Language Used by Minangkabaunese and Serawainese in Kota Manna, South Bengkulu. Lydia Gustina; Nadra Nadra; Rina Marnita
JURNAL ARBITRER Vol. 5 No. 1 (2018)
Publisher : Masyarakat Linguistik Indonesia Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/ar.5.1.8-16.2018

Abstract

This research aims to describe the phonological variation in Serawai language used by Minangkabaunese and Serawainese. This research is a descriptive research with a qualitative approach. The method that used in this research is method that proposed by Sudaryanto. The data are collected by using observational method, the technique applied in collecting data are interview, recording and taking field notes. In analyzing data, the researcher used a distributional method. The presenting the result is by using formal (signs and symbols) and informal method (descriptive of ordinary word). The result of this research is the phonological variation in Serawai language that used by Minangkabaunese and Serawainese consist of 8 differential. They are 4 vocoid variations and 4 contoid variations. The vocoid variations are [ə]~[e], [i]~[e], [u]~[o], and [a:]~[a]. The contoid variations are [w]~[Ø], [y]~[Ø], [b]~[Ø], and [ɤ]~r]. There are phonologycal variations in Serawai language that used by Minangkabaunese and Serawainese because there are soundsthat unusual used in Minangkabau language, for example [ə] and [ɤ]. Furthemore, The variation is not change the meaning at all.
Character of Diction of Headline News in West Sumatra Mass Media Elly Delfia
JURNAL ARBITRER Vol. 4 No. 1 (2017)
Publisher : Masyarakat Linguistik Indonesia Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/ar.4.1.17-26.2017

Abstract

Diction headline mass media is important because it describes the overall news content. The mass media has a moral responsibility to provide learning for the reader about the correct use of language. That's called character diction. Diction character or character choice of words used in the title of the news media can influence the character speaking readers for diction has meaning and soul. Diction used in the mass media headlines West Sumatra, including euphimisme, sarcasm, regional language (language Minangkabau), foreign language (English), idioms, abbreviations and acronyms, Indonesian non standard, and nicknames

Page 6 of 26 | Total Record : 256