cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
EL-HIKMAH
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 90 Documents
PERANAN PEMBELAJARAN ADAB AKHLAK DALAM MEMBENTUK AKHLAKUL KARIMAH SISWA DI MADRASAH ALIYAH PLUS (MAP) ABU HURAIRAH MATARAM Muhammad, Muhammad
EL-HIKMAH Vol 7, No 2 (2013): Desember
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembentukan manusia yang berakhlak mulia adalah melewati proses pembentukan kepribadian, yang tidak bisa tumbuh dengan tiba-tiba dan serta-merta. Di dalam proses pembentukan kepribadian itulah diperlukan strategi, wacana, metode yang tepat. Dalam upaya pembentukan akhlakul karimah siswa, MA Plus Abu Hurairah Mataram memasukkan mata pelajaran yang khas, sebagai pengawal akhlak siswa, yakni mata pelajaran Adab Akhlak. Tulisan ini mengungkap, setidaknya dua hal utama, yakni: (1) Bagaimana pelaksanaan pembelajaran Adab Akhlak di Madrasah Aliyah Plus (MAP) Abu Hurairah Mataram? (2) Bagaimana peranan pembelajaran Adab Akhlak dalam membentuk akhlakul karimah siswa di Madrasah Aliyah Plus (MAP) Abu Hurairah Mataram?. Berdasarkan hasil analisis peneliti, pembelajaran Adab Akhlak di MA Plus Abu Hurairah Mataram merupakan pembelajaran terpadu (integrated) yang melibatkan seluruh komponen madrasah dan asrama pondok sebagai pembimbing, pengontrol, sekaligus sebagai evaluator pencapaian tujuan pembelajaran yang menekankan terbentuknya akhlakul karimah dengan porsi 50% sebagai pertimbangan kelulusan siswa.
KORELASI TEKANAN DARAH DAN PROFESIONALITAS MENGAJAR GURU: Studi Kasus di MAN 1 Mataram Imtihan, Nurul
EL-HIKMAH Vol 8, No 1 (2014): Juni
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Profesionalisme guru merupakan salah satu syarat utama dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Artikel ini mengungkapkan korelasi antara tekanan darah dengan tuntutan profesi guru, antara beban kerja guru dengan profesionalitasnya, dan antara tekanan darah serta beban kerja guru dengan profesionalitasnya. Penelitian dilakukan di MAN 1 Mataram, Nusa Tenggara Barat. Total responden adalah sebanyak 38 orang. Data utama hasil penelitian merupakan hasil pengukuran terhadap tekanan darah responden dan data angket yang diisi oleh responden. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tekanan darah dan beban kerja terhadap profesionalitas guru. Dari kedua variabel bebas, variabel tekanan darah memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan dengan variabel beban kerja, dalam mempengaruhi profesionalitas guru.
Peran Awiq-awiq Pisuke dalam Meningkatkan Partisipasi Perempuan dalam Bidang Pendidikan di Desa Padamara Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur Padli, Erwin
EL-HIKMAH Vol 9, No 2 (2015): Desember
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pisuke merupakan ritual adat Masyarakat Sasak yang diselenggarakan baik pra maupun pasca pernikahan. Pisuke merupakan pemberian berbentuk barang atau materi dari pihak laki-laki kepada pihak perempuan sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak. artikel ini bertujuan untuk menguraikan konsep pisuke, penerapan, dan dampaknya pada masyarakat Desa Padamara, Sukamulia, Lombok Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Dalam penelitian ini, peneliti menemukan bahwa, masyarakat Desa Padamara memiliki konsepsi dan penerapan yang berbeda dengan masyarakat Lombok pada umumnya tentang pisuke. Awiq-awiq pisuke yang diterapkan memiliki banyak dampak. Salah satu dampak positif tradisi pisuke adalah memicu peningkatan partisipasi pendidikan perempuan di Desa  Padamara.
PERANAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBINA AKHLAK SISWA DI SMP NEGERI 2 GUNUNGSARI Cahyadi, Imam
EL-HIKMAH Vol 6, No 2 (2012): Desember
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menjadi muslim sejati, beriman teguh, beramal sholeh, berakhlak mulia serta berguna bagi masyarakat, agama dan Negara (insan al-kamil) adalah tujuan yang dikehendaki dalam sebuah proses pendidikan. Tugas guru, selain mengajar dan membekali murid dengan pengetahuan harus menyiapkan mereka agar mandiri, mendisiplinkan moral, membimbing hasrat dan menanamkan kebajikan dalam jiwa mereka. Oleh sebab itu, guru agama bertanggungjawab dalam pembinaan sikap, mental, dan kepribadian anak didiknya. Guru agama harus mampu menanamkan nilai-nilai agama kepada setiap siswa dengan berbagai cara. Namun, tetapi tujuan itu tidak akan tercapai apabila tidak ada kerjasama dengan semua pihak terutama dengan sesama guru dan antara guru dengan orang tua siswa. Sebab pendidikan agama dapat terbina apabila adanya kesinambungan atau keterpaduan antara pembinaan orang tua di dalam keluarga, masyarakat dan guru di sekolah.
Peningkatan Mutu Madrasah (PMM) Melalui Implementasi ESQ dalam Pelaksanaan Tugas Pembelajaran Guru Madrasah Aliyah Musari, Musari
EL-HIKMAH Vol 7, No 1 (2013): Juni
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru mata pelajaran (MP) selain disyaratkan memiliki manajemen juga dituntut pula memiliki aneka kompetensi pribadi yang disebut Inteligenti Quotient (IQ), Emotional Quotient (EQ), dan Emptional Spiritual Quotient (ESQ). Ketiga potensi kepribadian ini sangat diperlukan khususnya bagi Guru MP sebagai pemimpin, khususnya di depan kelas yang sangat rawan dengan urusan moral. Oleh karenanya, urusan potensi pribadi perlu mendapatkan perhatian serius dalam semua kegiatan. Dalam hal ini, guru MP berhubungan erat dengan pengembangan potensi tersebut untuk meningkatkan kesuksesan dalam meraih cita-cita dan berperilaku yang tulus ikhlas dan memiliki keterbukaan. Adanya tuntutan menanamkan materi ajar sebagai bidang yang menjadi tugas dan kewenangannya di masyarakat (madrasah) ke sehariannya memiliki amanah untuk mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, menerampilkan, mengevaluasi, dan menilai peserta didik. Guru MP dalam konsep Islam adalah pemimpin yang di dalamnya melekat fungsinya sebagai abdullah dan khalifah di bumi. Itu menuntut adanya kompetensi yang utuh. Untuk itu, sangat diperlukan adanya integrasi IQ, Eq, dan SQ.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSI DENGAN PRESTASI BELAJAR PAI SISWA SMP KELAS VIII DI SD-SMP SATAP 1 SURALAGA Syarifuddin, Syarifuddin
EL-HIKMAH Vol 8, No 1 (2014): Juni
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keseimbangan antara emotional quotient dan intelligence quotient merupakan kunci keberhasilan belajar siswa di sekolah. Tulisan ini mengungkap hubungan antara kecerdasan emosi dengan prestasi belajar PAI siswa SMP kelas VIII di SD-SMP Satap 1 Suralaga. Hasil temuan menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa SMP kelas VIII di SD-SMP Satap 1 Suralaga pada mata pelajaran PAI terbilang cukup baik. Nilai PAI siswa berkisar antara 67 sampai 90. Dan, tingkat kecerdasan emosi siswa berdasarkan skor angket yang disebarkan berkisar antara 64 sampai dengan 100 dari 120 skor maksimal. Temuan penelitian ini telah memperkuat hipotesis bahwa kecerdasan emosi memiliki memiliki hubungan yang erat dengan prestasi belajar siswa termasuk dalam mata pelajaran PAI.
USAHA ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MEMBACA AL-QUR’AN PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR Muhibah, Muhibah
EL-HIKMAH Vol 8, No 2 (2014): Desember
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga adalah lembaga pendidikan pertama dalam perspektif Islam. Di mana orang tua memiliki peran sentral dan strategis untuk menanamkan nilai-nilai pendidikan anak dimulai dari dan dalam lingkungan keluarga sejak dini. Tulisan ini menguraikan usaha-usaha orang tua dalam meningkatkan minat belajar membaca al-Qur‘an pada anak usia sekolah dasar, berikut berbagai kendala yang dihadapi. Studi dilakukan pada orang tua yang memiliki anak berusia sekolah dasar di Dusun Gegutu Telaga Desa Midang Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat. Hasil temuan menunjukkan adanya beberapa usaha yang dilakukan oleh orang tua dalam mendidik dan mengajarkan anaknya membaca al-Qur‘an, mulai dengan mengajar sendiri anaknya secara langsung hingga dengan cara menyerahkan ketempat pembelajaran al-Qur‘an seperti masjid dan rumah orang lain.
PELAKSANAAN PENDIDIKAN AQIDAH AKHLAK DI MTs. NURUL AROFAH NW KEL. GERANTUNG KEC. PRAYA TENGAH KAB. LOMBOK TENGAH TAHUN PELAJARAN 2011/2012 Mulki, Khaerul
EL-HIKMAH Vol 6, No 1 (2012): Juni
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan agama merupakan bagian pendidikan yang sangat penting yang berkenaan dengan aspek-aspek sikap dan nilai, antara lain akhlak, keagamaan dan sosial masyarakat. Sebagaimana dipahami bahwa para siswa berkembang secara integral, dalam arti fungsi–fungsi jiwanya saling mempengaruhi secara organik. Karenanya sepanjang perkembangannya membutuhkan bimbingan sebaik–baiknya dari orang yang lebih dewasa dan bertanggung jawab terhadap jiwa para remaja yang menurut kodratnya terbuka terhadap pengaruh dari luar. Namun tidak jarang para remaja mengambil jalan pintas untuk mengatasi kemelut batin yang mereka alami itu. Pelarian batin ini terkadang akan mengarah ke perbuatan negatif dan merusak. Di sini posisi yang dapat diperankan oleh pendidikan akidah akhlak dengan niat memberikan modal bagi peserta didik nilai-nilai esensil bagi aspek relijiusitas siswa. Dengan demikian tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa pendidikan aqidah dan akhlak mutlak diberikan, terutama di lembaga-lembaga pendidikan Islam yang sasaran utamanya adalah untuk membentuk anak didik memiliki kemantapan iman/aqidah dan memiliki kebermaknaan yang mantap atas akhlaknya sehingga hubungan dengan Tuhannya berjalan dengan baik dan hubungan dengan manusia/alam sekitar berjalan secara harmonis. Berikut ini, penulis akan memaparkan pelaksanaan pendidikan Aqidah Akhlak di MTS. Nnurul Arofah NW Kelurahan Gerantung Kecamatan Praya Tengah Kabupaten Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2011/2012.
Telaah Nilai Pendidikan Karakter dalam Konsep Pendidikan Akhlak (Kajian Pendidikan Akhlak di Madrasah) Marlina, Dina
EL-HIKMAH Vol 6, No 2 (2012): Desember
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari pendidikan Islam secara tersurat sudah memberikan kesan bahwa dalam pendidikan Islam, selain tercapainya keterampilan-keterampilan tertentu, juga yang menjadi fokus dari sebuah proses pendidikan itu sendiri adalah pembentukan karakter yang tercermin dalam perbuatan atau tingkah laku yang baik. Hal tersebut dapat dilihat dari tujuan akhir pendidikan Islam yang disebutkan yakni terwujudnya kepribadian muslim, yaitu kepribadian yang seluruh aspek-aspeknya merealisasikan atau mencerminkan ajaran Islam, yakni dalam sikap, keterampilan, dan perbuatan seseorang. Hal tersebut senada dengan apa yang diharapkan dari pencanangan pendidikan karakter oleh pemerintah. Inti dari pembangunan karakter adalah terwujudnya sikap hidup yang baik dari adanya seperangkat nilai yang diyakini, dan pendidikan Islam pun menghendaki hal serupa dengan tujuan pendidikan karakter tersebut. Berdasarkan pemaparan di atas, maka penulis tertarik untuk mengangkat tema tersebut dengan judul Bagaimana dasar normatif-filosofis pendidikan karakter perspektif Islam? Bagaimana implementasi nilai-nilai pendidikan karakter dalam pendidikan akhlak? Bagaimana implikasi pendidikan karakter terhadap pendidikan akhlak di madrasah?
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN (STUDI KASUS DI MADRASAH TSANAWIYAH DARUL ISTIQOMAH NW JUET DESA LEPAK TIMUR LOMBOK TIMUR) Ramdhani, Dirayu Akhir
EL-HIKMAH Vol 7, No 2 (2013): Desember
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya perubahan paradigma pemerintah dari sentralisasi ke desentralisasi tersebut menghendaki adanya partisipasi masyarakat untuk membantu pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi daerah di bidang pendidikan. Hal ini merupakan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia yang merupakan prasyarat mutlak untuk mencapai tujuan pembangunan dimana pendidikan merupakan salah satu wahana untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia dimana partisipasi masyarakat dan orang tua murid memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Darul Istiqomah NW Juet. Hal ini disebabkan karena masyarakat dan orang tua murid ikut terlibat dalam pengembangan madrasah, baik secara moril maupun materil. Maka dalam tulisan aini akan membahas tihal poko terkait pasrtisipasi masyarakat di dalam meningkatkan mutu pendidikan, yaitu: 1. Bagaimana bentuk-bentuk partisipasi masyarakat terhadap peningkatan mutu pendidikan di Madrasah Tsanawiyah? 2. Bagaimana upaya pihak madrasah dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap pendidikan di Madrasah Tsanawiyah?