cover
Contact Name
Ahmad Shulhany
Contact Email
ahmad.s@untirta.ac.id
Phone
+62254-376712
Journal Mail Official
teknika@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl. Jendral Sudirman KM 03, Cilegon 42435
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Teknika: Jurnal Sains dan Teknologi
ISSN : 1693024X     EISSN : 26544113     DOI : http://dx.doi.org/10.36055/tjst
Core Subject : Engineering,
Teknika: Jurnal Sains dan Teknologi merupakan jurnal peer-reviewed dalam Bahasa Indonesia di bidang keteknikan, diantaranya bidang teknik sipil, bidang teknik mesin, bidang teknik industri, bidang teknik kimia, bidang teknik metalurgi, dan bidang teknik elektro.
Arjuna Subject : -
Articles 318 Documents
Perencanaan Tebal Lapis Perkerasan Kaku pada Underpass Cibubur dengan Metode Bina Marga dan NAASRA Fakhruriza Pradana; Rindu Twidi Bethary; Shally Ice Veronica
Jurnal Teknika Vol 12, No 1 (2016): Edisi Juni 2016
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v12i1.6623

Abstract

Jalan Trans Yogie, Cibubur sering mengalami kemacetan yang padatmaka pemerintah berencana membangun underpass di daerah Cibubur untuk mengantisipasi kemacetan.Perkerasan jalan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah perkerasan kaku (rigid pavement) yaitu perkerasan struktur yang terdiri dari plat beton semen yang bersambung (tidak menerus), atau menerus, tanpa atau dengan tulangan terletak diatas lapis pondasi bawah, tanpa atau dengan lapisan aspal sebagai lapis permukaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tebal lapis perkerasan kaku yang dibutuhkan, mengetahui perbedaan hasil perhitungan tebal lapis perkerasan kaku dengan metode Bina Marga Pd T-14-2003 dan metode National Associations of Australian State Road Authorities (NAASRA) 1987 dan mengetahui biaya pembangunan perkerasan kaku pada Underpass Cibubur. Pengumpulan data dilakukan melalui survey data lalu lintas harian pada jalur tersebut dan nilai CBR dari Kementerian Pekerjaan Umum.Data yang didapat digunakan untuk menghitung tebal perkerasan kaku dengan metode Bina Marga 2003 dan NAASRA 1987. Berdasarkan dari hasil perhitungan didapat tebal perkerasan kaku pada Bina Marga 2003 adalah 24 cm dengan biaya Rp. 1.360.097.000,00 dan tulangan berdiameter 16 mm dengan jarak 500 mm. Sedangkan NAASRA 1987 adalah 22 cm dengan biaya Rp. 1.269.563.000,00 dan tulangan berdiameter 16 mm dengan jarak 500 mm.
DETEKSI WAJAH PADA CITRA BERWARNA MENGGUNAKAN COLOR-BASED METHOD DAN FEATURE-BASED METHOD Endi Permata
Jurnal Teknika Vol 10, No 2 (2014): Edisi November 2014
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v10i2.6679

Abstract

Deteksi wajah merupakan tahapan awal yang penting dalam proses pengenalan wajah. Teknik-teknik pengenalan wajah yang dilakukan selama ini banyak yang menggunakan asumsi bahwa data wajah yang tersedia memiliki ukuran yang sama dan latar belakang yang seragam. Di dunia nyata, asumsi ini tidak selalu berlaku karena wajah dapat muncul dengan berbagai ukuran dan posisi di dalam citra dan dengan latar belakang yang bervariasi. Penelitian ini menggunakan kombinasi dari metode color-based dan feature-based. Terdapat dua tahapan utama dalam penelitian ini. Pertama, segmentasi kulit pada ruang warna YCbCr. Kedua, ekstraksi fitur wajah menggunakan rasio tinggi terhadap lebarkan di data wajah, pencarian area mulut dan pencarian area mata. Hasil dari penelitian ini, dari pendeteksian pada 45 citra warna dengan background kompleks didapat presentase keberhasilan sebesar 66,67%.
OLEORESIN BIJI PALA HASIL EKSTRAKSI MASERASI MENGGUNAKAN PELARUT METANOL Jayanudin Jayanudin; Rizkina Ika Aryana
Jurnal Teknika Vol 7, No 2 (2011): Edisi November 2011
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v8i2.6712

Abstract

Oleoresin pala adalah cairan berbentuk kental yang berbau khas dan banyak dimanfaatkan untuk bahan-bahan kosmetik dan makanan. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh besarnya rendemen maksimal berdasarkan kondisi operasi ekstraksi maserasi.Penelitian ini dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama adalah ekstraksi 20 gram biji pala kering yang sudah dihaluskan dengan ukuran 20+30 mesh, -40+50 mesh dan -60+80 mesh menggunakan pelarut metanol. Perbandingan berat partikel pala dan metanol sebesar 1 : 4, 1 : 5, 1 : 6, suhu ekstraksi adalah 40oC, 50oC dengan kecepatan pengadukan sebesar 700 rpm selama 6 jam. Tahap kedua adalah proses pemurnian dengan distilasi pada suhu 62oC – 65oC selama 6 jam. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, % rendemen oleoresin pala terbesar adalah 3,2 gram dengan kondisi ektraksi maserasi pada suhu 40C, ukuran partikel -40+50 mesh dan perbandingan berat partikel dengan metanol adalah 1 : 6.
PENGUJIAN WEBSERVER EMBEDED SEBAGAI SISTEM MONITORING LINGKUNGAN TANAMAN SAYURAN BERBASIS AEROPONIK Irma Saraswati; Heri Haryanto
Jurnal Teknika Vol 14, No 2 (2018): Edisi November 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v14i2.5871

Abstract

Pengaruh kerenggangan celah dan pemilihan jenis busi pada mobil xenia 1.0 terhadap gas buang Budiyono Budiyono
Jurnal Teknika Vol 16, No 1 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v16i1.7701

Abstract

Tingkat pertumbuhan kendaraan roda empat yang sangat tinggi akan menimbulkan dampak polusi udara sangat serius. Emisi gas buang kendaraan bermotor memiliki kontribusi yang paling besar pada polusi udara. Artikel ini menyajikan hasil penelitian tentang pengaruh pemilihan kerenggangan celah busi dan pemilihan jenis busi pada mobil Xenia 1.0 terhadap gas buang. Pengujian dilakukan di Bengkel Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan dengan obyek uji adalah mobil Xenia 1.0 4 tak 1000 cc pada putaran 900 rpm dan 1500 rpm. Masing masing pengujian dilakukan pengulangan 3 kali untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat. Pengujian ini menggunakan dua jenis busi yaitu jenis DENSO K16PR- U11 dan NGK BKR5E-11 dengan variabel pengujian tujuh celah mulai dari 0.6 mm, 0.7 mm, 0.8 mm, 0.9 mm, 1 mm, 1.1 mm, dan 1.2 mm. Sebagai indikator hasil pengujian yaitu menggunakan gas hasil pembakaran, yaitu gas CO dan HC. Pengujian ini menggunakan alat uji emisi gas analyzer tecnotest stargas 898 global diagnostic system. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan didapatkan hasil pengaruh celah busi terhadap kadar emisi gas buang baik pada busi dengan DENSO K16PR- U11 maupun NGK BKR5E-11 cukup signifikan. Celah busi yang baik pada 1.0 mm dimana dapat menurunkan kadar CO dan HC. Penggunaan kedua jenis busi dalam menurunkan emisi gas buang hampir sama. The growth rate of four-wheeled vehicles is very high, which has a very serious air pollution impact. Motor vehicle exhaust emissions have the most significant contribution to air pollution. This article presents the results of research on the effect of spark gap selection and plug selection in Xenia 1.0 cars on exhaust gas. The test was carried out at the Mechanical Engineering Workshop of the University of Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan with the test object being the Xenia 1.0 4 stroke 1000 cc at 900 rpm and 1500 rpm. Each test was repeated three times to get more accurate results. This test uses two types of spark plugs, namely DENSO K16PR-U11 and NGK BKR5E-11 types with seven-gap test variants ranging from 0.6 mm, 0.7 mm, 0.8 mm, 0.9 mm, 1 mm, 1.1 mm, and 1.2 mm. As an indicator of the results of testing that uses combustion gases, namely CO and HC. This test uses a tecnotest stargas 898 global diagnostic system emission analyzer. From the results of tests that have been carried out, the influence of the spark plug gap on the level of exhaust emissions in the spark plug with DENSO K16PR-U11 and NGK BKR5E-11, the effect is quite significant. A good spark plug gap at 1.0 mm, which can reduce levels of CO and HC. The use of both types of spark plugs in reducing exhaust gas emissions is almost the same.
Pengaruh pengarah angin dan kecepatan angin pada turbin savonius tiga sudu terhadap energi listrik yang dihasilkan Sudirman Sudirman; Hadi Santoso
Jurnal Teknika Vol 16, No 2 (2020): Edisi November 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v16i2.9073

Abstract

Turbin savonius adalah diantara jenis turbin yang dapat digunakan pada kecepatan angin rendah. Variasi jumlah sudu turbin savonius yaitu dua sudu, tiga sudu, dan empat sudu. Turbin savonius dengan tiga sudu memiliki performa yang lebih baik dalam menghasilkan kecepatan rotasi daripada dua dan empat sudu. Dimensi dan konstruksi yang sederhana dan murah serta perawatan yang mudah dapat dikembangkan dan digunakan oleh masyarakat. Pada penelitian ini penambahan pengarah angin dan kecepatan angin pada turbin savonius tiga sudu diamati untuk mengetahui pengaruhnya terhadap energi listrik yang dihasilkan. Pengamatan pada penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen. Pada kecepatan angin 5 m/s, prototipe turbin angin savonius tiga sudu menghasilkan tegangan listrik 2 Volt. Sedangkan saat menggunakan pengarah angin, tegangan listrik 2 Volt didapatkan pada kecepatan angin 4,5 m/s, sehingga penambahan pengarah angin pada prototipe turbin angin savonius tiga sudu dapat meningkatkan energi listrik yang dihasilkan. Selain itu variasi sudut pengarah angin terhadap arah datang angin juga mempengaruhi tegangan listrik yang dihasilkan. Pada variasi sudut 15, 20, 25, 30 derajat didapatkan sudut 20 derajat menghasilkan tegangan listrik maksimum untuk masing-masing kecepatan udara 1,8 m/s sampai dengan 4 m/s. Savonius turbines are among the types of turbines that can be used at low wind speeds. The variations in the number of savonius turbine blades are two blades, three blades, and four blades. The three-blade savonius turbine performs better at producing rotational speed than the two and four blades. The dimensions and construction are simple and cheap and easy maintenance of this turbine can be developed and used by the community. In this study, the addition of wind directors and wind speed on the three-blade savonius turbine were observed to determine their effect on the electrical energy produced. Observations in this study were carried out by using the experimental method. At a wind speed of 5 m/s, the prototype three-blade savonius wind turbine produces a 2 Volt electric voltage. Meanwhile, when using a wind direction, a 2 Volt electric voltage is obtained at a wind speed of 4.5 m/s, so that the addition of a wind direction to the three-blade savonius wind turbine prototype can increase the electrical energy produced. In addition, variations in the wind direction angle to the direction of the wind also affect the resulting electrical voltage. In the variation of angles of 15, 20, 25, 30 degrees, the angle of 20 degrees is obtained which produces the maximum electric voltage for each air velocity of 1.8 m/s to 4 m/s.
KAJIAN EKSTRAKSI BIJIH NIKEL LIMONIT BULI DENGAN ASAM SULFAT DAN KARAKTERISASI RESIDU HASIL EKSTRAKSI Tri Partuti; Johny Wahyuadi Soedarsono
Jurnal Teknika Vol 10, No 2 (2014): Edisi November 2014
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v10i2.6663

Abstract

Ekstraksi bijih nikel limonit untuk mendapatkan kondisi optimum ekstraksi telah dilakukan. Karakterisasi bijih nikel limonit dari daerah Buli, Halmahera menunjukkan deposit termasuk jenis oksida. Unsur nikel ditemukan bergabung dengan magnesium silikat dalam fasa liebenbergite (7,67 wt%). Ekstraksi dengan asam sulfat dilakukan pada temperature 60oC selama 4 jam. Kondisi optimum untuk ekstraksi bijih nikel limonit Buli adalah dengan ukuran partikel -100#, konsentrasi asam sulfat 30 vol%, volume asam sulfat sebanyak 200 ml dan pH filtrat pada kondisi asam (pH=2). Dengan volume asam sulfat sebanyak 200 ml, dapat mengekstraksi nikel sebesar 18,64% untuk 100 gram bijih limonit. Unsur nikel tidak ditemukan dalam residu hasil ekstraksi. Residu hasil ekstraksi mengandung fasa goethite (59,84 wt%), melanterite (22,99 wt%) dan kuarsa (17,17 wt%).
PEMBUATAN ELEKTRODA TIPE KAWAT TERLAPIS POLIPIROL-LISIN DAN STUDI PENGGUNAANNYA SEBAGAI SENSOR POTENSIOMETRIK LISIN Widya Ernayati; Buchari Buchari
Jurnal Teknika Vol 7, No 1 (2011): Edisi Juni 2011
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v8i1.6703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pembuatan elektroda termodifikasi film polipirol-lisin dan penerapannya untuk sensor potensiometrik lisin. Polipirol-lisin dilapiskan pada permukaan elektroda Pt dengan metode elektropolimerisasi dalam larutan air yang mengandung L-lisin HCl dan ion ClO pada pemindaian potensial 0 – 1.100 mV terhadap elektroda Ag/AgCl sebanyak 50 siklus. Kondisi optimum elektroda tipe kawat terlapis polipirol-lisin diperoleh pada komposisi pirol/lisin/ClO 0,05/0,05/0,1 M. Spektrum FTIR telah direkam dan menunjukan lisin terimobilisasi dalam film polipirol. Elektroda yang dibuat menunjukkan perilaku Nernstian dengan kemiringan 56,91± 1,75 mV per dekade (per 10 mV) pada daerah linier 10-3– 10-1 M, batas deteksi 10M lisin, waktu respon pada konsentrasi daerah linier dari 120 - 60 detik. Pemakaian selama 20 hari menunjukkan respon yang relatif konstan. Kedapatulangan elektroda cukup bagus ditunjukkan dengan koefisien variansi (%KV) sebesar 3,06.
PENGARUH WAKTU TAHAN DAN BINDER TERHADAP REDUKSI PASIR BESI CILACAP Soesaptri Oediyani; Elma Firdaus
Jurnal Teknika Vol 14, No 1 (2018): Edisi Juni 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v14i1.5861

Abstract

Mitigasi banjir dan alternatif pemeliharaan infrastruktur keairan pada sub-DAS code Yogyakarta Rian Mantasa Salve Prastica; Dwi Angga Rizki Adi; Niken Famila
Jurnal Teknika Vol 16, No 1 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v16i1.7316

Abstract

Pemeliharaan infrastruktur keairan merupakan hal vital yang perlu menjadi prioritas sebagai tindakan mitigasi bencana banjir. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara penilaian kondisi saluran sungai di suatu DAS yang perlu dimodelkan dan upaya struktural yang dapat dilakukan dalam mereduksi banjir. Sebagai wilayah perkotaan, Yogyakarta menjadi DAS yang dapat dijadikan studi kasus pemodelan banjir. Dalam pemodelan banjir, penelitian ini menggunakan metode analisis banjir dan pemodelan 2-D HEC-RAS untuk membuat visualisasi profil aliran sungai. Analisis banjir dilakukan menggunakan metode Thiessen dan Nakayasu, sedangkan visualisasi profil aliran sungai dilakukan menggunakan perangkat lunak HEC-RAS. Upaya struktural dalam pengendalian banjir adalah pembuatan grey infrastructure yaitu berupa bendungan dimodelkan sebagai upaya mitigasi bencana dan pemeliharaan infrastruktur keairan di daerah tinjauan. Kesimpulan penelitian ini adalah Sungai Code sangat rentan terhadap banjir yang terjadi. Banjir meluap di titik-titik tinjauan pemodelan dan pemeliharaan perlu dilakukan untuk mitigasi bencana banjir. Rencana desain bendungan diusulkan menggunakan grey infrastructure dengan pemodelan Geo-Studio dalam analisis seepage dan faktor keamanan. Rancangan bendungan memiliki faktor keamanan yang mendukung sebesar 2,267. Dengan metode flood routing, kalkulasi persentase reduksi banjir yang terjadi dengan bendungan dapat mencapai 10%. Maintenance of water infrastructure is a vital thing that needs to be a priority as a flood disaster mitigation measure. This condition could be conducted by doing river capacity assessment in a watershed with modeling approach and structural mitigation to reduce flood volume. As an urban area, Yogyakarta is a watershed that can be used as a case study of flood modeling. To conduct flood modeling, this study uses the flood analysis method and the 2-D HEC-RAS modeling to create a visualization of river flow profiles. Flood analysis is carried out using Thiessen and Nakayasu methods, whereas river flow profiles are figured out by HEC-RAS software. Structural effort to control flooding is the construction of grey infrastructure like dam or other civil infrastructures which are not categorized as green infrastructure. Grey infrastructure in the form of dam is modeled as an effort to mitigate disasters and maintain water infrastructure in the review area. The conclusion of this research is that Code River is very vulnerable to flooding that occurs. Floods overflowed at the point of review modeling, so the maintenance needs to be done. Dam designs are proposed using grey infrastructure with Geo-Studio modelling to analyze seepage and safety factor. The dam design alternative has supporting safety factor of 2.267. Flood routing analysis is then conducted to predict the percentage of flood reduction, which is known to reach 10%.