cover
Contact Name
Ahmad Shulhany
Contact Email
ahmad.s@untirta.ac.id
Phone
+62254-376712
Journal Mail Official
teknika@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl. Jendral Sudirman KM 03, Cilegon 42435
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Teknika: Jurnal Sains dan Teknologi
ISSN : 1693024X     EISSN : 26544113     DOI : http://dx.doi.org/10.36055/tjst
Core Subject : Engineering,
Teknika: Jurnal Sains dan Teknologi merupakan jurnal peer-reviewed dalam Bahasa Indonesia di bidang keteknikan, diantaranya bidang teknik sipil, bidang teknik mesin, bidang teknik industri, bidang teknik kimia, bidang teknik metalurgi, dan bidang teknik elektro.
Arjuna Subject : -
Articles 318 Documents
Redesign Struktur Balok pada Gedung Kuliah FT. UNTIRTA berdasarkan SNI 1726-2012 dan SNI 2847-2013 Baehaki Baehaki; Soelarso Soelarso; Subandi Subandi
Jurnal Teknika Vol 15, No 1 (2019): Edisi Juni 2019
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v15i1.5961

Abstract

Penjadwalan distribusi produk dengan metode distribution requirement planning (Studi kasus produk air minum dalam kemasan) Kulsum Kulsum; Yusraini Muharni; Mochamad Rifky Mulyawan
Jurnal Teknika Vol 16, No 1 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v16i1.7800

Abstract

Studi kasus dilakukan di bidang produksi air minum dalam kemasan, produk yang diteliti adalah air minum kemasan cup berisi 240 ml. Permasalahan yang cukup sering terjadi di perusahaan ini adalah perusahaan mengalami keterlambatan dalam pengiriman produk ke salah satu DC (distribution center) karena tidak tersedianya produk jadi di dalam gudang pusat yang kosong sehingga pemenuhan permintaan konsumen di salah satu DC terganggu. Permasalahan tersebut ternyata terjadi karena kurang terintegrasinya proses pendistribusian produk ke setiap DC diakibatkan oleh perencanaan dan penjadwalan distribusi produk yang belum tersusun secara sistematis oleh perusahaan. Hal itu mengakibatkan biaya distribusi tambahan yang harus dikeluarkan perusahaan apabila pengiriman yang dilakukan melebihi kapasitas truk yang ada. Tujuan penelitian ini adalah menyelesaikan masalah tersebut menggunakan metode distribution requirement planning atau DRP. DRP sangat efektif diterapkan dalam saluran distribusi bertingkat karena metode tersebut dapat membantu merencanakan stock barang di setiap DC. Pada penelitian ini data diolah dalam beberapa langkah yaitu melakukan peramalan permintaan, menentukan safety stock dan order quantity dengan metode lot sizing LFL (lot for lot) dan EOQ (economic order quantity), serta membuat usulan penjadwalan DRP untuk periode satu tahun mendatang. Didapatkan total biaya distribusi DRP dengan LFL mengalami penurunan sebesar 3.12% dengan frekuensi pengiriman lebih sedikit yaitu 52 kali. The case study was carried out in producing bottled water. The product being investigated was a 240 ml cup of bottled drinking water. The problem that is quite common in this company is the company experiencing delays in sending products to one of the DC (distribution center) due to the unavailability of finished products in an empty central warehouse so that the fulfillment of consumer demand in one of the DCs is disrupted. The problem turned out to occur because of the lack of integration of the product distribution process to each DC caused by planning and scheduling product distribution that the company has not systematically arranged. This problem results in additional distribution costs incurred by the company if the shipments made exceed the capacity of the existing trucks. The purpose of this study is to solve the problem using the distribution requirements planning or DRP method. DRP is very effective in multilevel distribution channels because this method can help plan the stock of goods in each DC. In this study, the data is processed in several steps, namely forecasting demand, determining safety stock and order quantity using the lot sizing method LFL (lot for lot) and EOQ (economic order quantity), and making proposed DRP scheduling for the next one year period. Obtained the total cost of distribution of DRP with LFL decreased by 3.12%, with 52 times fewer delivery frequencies.
Pengaruh waktu solution treatment dan artificial aging aluminium matrix composite ADC12 terhadap sifat mekanik Indah Uswatun Hasanah; Suryana Suryana; Dinda Aulia Hapsari
Jurnal Teknika Vol 16, No 2 (2020): Edisi November 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v16i2.9191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sifat mekanik dari ADC12 untuk komponen automotif dan metode yang digunakan adalah pembuatan aluminium matrix composite (AMC) dengan matriks aluminum menggunakan stir casting. Kemudian AMC diberi perlakuan panas artificial aging dengan metode T6. Variasi yang dilakukan pada penelitian ini adalah waktu solutioning, yaitu selama 2, 4 dan 6 jam pada temperatur yang sama serta waktu aging yaitu selama 6, 8 dan 10 jam dengan temperatur yang sama. Semakin keras material maka akan semakin tinggi kuat tariknya, hal ini berkaitan dengan ukuran butir serta persentase fasa yang dihasilkan dari perlakuan panas. Hasil tertinggi yang diperoleh pada waktu solution treatment selama 2 jam dan waktu artificial aging selama 10 jam yakni dengan kekerasan mencapai 77 HRB serta kuat tarik 247 N/mm. This study aims to develop the mechanical properties of ADC12 for automotive components. The method used is the manufacture of aluminum matrix composite (AMC) with an aluminum matrix using stir casting. Then AMC was given artificial aging heat treatment with the T6 method. This research's variations were solutioning time, i.e. for 2, 4, and 6 hours at the same temperature, and aging time, i.e. for 6, 8, and 10 hours with the same temperature. The harder the material, the higher the tensile strength. This is related to the grain size and the percentage of phase resulting from the heat treatment. The highest results were obtained when the solution treatment was for 2 hours and the time for artificial aging was 10 hours, with hardness reaching 77 HRB and tensile strength of 247 N/mm.
IDENTIFIKASI POTENSI BAHAYA PADA LANTAI PRODUKSI DENGAN PENDEKATAN METODE HAZARD IDENTIFICATION AND RISK ASSESSTMENT (HIRA)DAN FAILURE MODE EFFECT ANALYZE (FMEA) DI PT. INDOFOOD CBP SUKSES MAKMUR TBK. PABRIK TANGERANG Kulsum Kulsum; Chaerunnisa H.N.
Jurnal Teknika Vol 10, No 2 (2014): Edisi November 2014
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v10i2.6672

Abstract

Perkembangan industri yang semakin meningkat pesat membuat setiap industri harus siap berkompetisi dengan pesaing lainnya untuk mendapatkan suatu keunggulan. Keunggulan kompetisi dipengaruhi oleh beberapa faktor selain dilihat dari segi kualitas, keunggulan kompetisi tersebut dipengaruhi oleh manajemen sumber daya yang baik. Dimana apabila suatu perusahaan mempunyai sumber daya yang baik maka akan meningkatkan keuntungan secara tidak langsung dan dapat meningkatkan produktivitas. Oleh karena itu dalam meningkatkan sumber daya yang ada maka suatu perusahaan perlu adanya sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (SMK3) yang baik juga.Pada penelitian ini dilakukan kegiatan observasi identifikasi potensi bahaya kerja pada mesin dilantai produksi guna untuk mencegah bahaya kerja pada mesin dilantai produksi. Dimana dalam hal ini data input yang dibutuhkan data layoutperusahaan, data lingkungan fisik kerja, data observasi potensi bahaya. Data input tersebut digunakan untuk diolah dan dianalisis dengan menggunakan metode Hazard Identification and Risk Assesstment(HIRA) dan Failure Mode Effect Analyze(FMEA). Sehingga outputyang didapatkan untuk mengetahui kategori resiko potensi bahaya kerja di mesin lantai produksi, mengetahui nilai rankresiko terbesar dan penyebab resiko terbesar tersebut.
PENGARUH PENAMBAHAN ABU SEKAM PADI (ASP) DAN TAWAS PADA KUAT TEKAN BETON F’C 17,5 MPA Soelarso Soelarso; Zulmahdi Darwis
Jurnal Teknika Vol 7, No 1 (2011): Edisi Juni 2011
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v8i1.6707

Abstract

Indonesia dikenal sebagai daerah agraris dengan tanaman padi sebagai pertanian masyarakat. Pertanian padi menghasilkan limbah sekam padi yang saat ini hanya dimanfaatkan sebagai pembuatan abu gosok. Pemanfaatan tersebut hanya menggunakan sebagian kecil dari jumlah limbah sekam padi yang ada sehingga nilai ekonomis yang didapatkan juga masih relatif kecil. Tawas sendiri merupakan alumunium sulfat yang dapat digunakan sebagai penjernih air (water treatment) seperti sedimentasi karena tawas yang dilarutkan dalam air mampu mengikat kotoran dan mengendapkan kotoran dalam air sehingga menjadikan air menjadi jernih. Menurut penelitian yang pernah dilakukan tawas juga dapat mempercepat reaksi hidrasi semen.Penelitian dengan variasipenambahan tawas sebanyak 1,5%, 2,0% dan 2,5% dari berat semen dengan abu sekam padi sebanyak 15% dari berat semen.
PERLAKUAN PANAS PADUAN ALUMINIUM BERBUTIR HALUS ULTRAFINE GRAINED HASIL TEKNOLOGI SEVERE PLASTIC DEFORMATION Agus Pramono
Jurnal Teknika Vol 14, No 2 (2018): Edisi November 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v14i2.5866

Abstract

Kemampuan penerimaan siswa baru SMA negeri dengan sistem zonasi di Kota Cilegon menggunakan metode simulasi sistem dinamik Achmad Bahauddin; Devi Wijaya Putri; Hanum Salsa Saufika; Indriani Agustini; Muhammad Ridho Latif
Jurnal Teknika Vol 16, No 1 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v16i1.7704

Abstract

Sistem zonasi sekolah adalah sistem penerimaan peserta didik yang baru diterapkan beberapa tahun terakhir di Indonesia. Sistem zonasi sekolah mengharuskan calon peserta didik untuk menempuh pendidikan di sekolah yang memiliki radius terdekat dari domisilinya. Oleh karena itu, diperlukan pengkajian tentang kemampuan sekolah menampung siswa dengan diterapkannya sistem zonasi ini. Penelitian dilakukan di Kota Cilegon, Banten dengan daya tampung yang dihitung adalah daya tampung sekolah menengah atas negeri (SMAN) yang ada di Kota Cilegon. Penelitian ini menggunakan metode simulasi sistem dinamik. Beberapa alternatif skenario dapat digunakan dalam pengambilan kebijakan menggunakan simulasi. Skenario yang disimulasikan terdiri dari kondisi existing, skenario pertama dengan mengubah peluang jalur zonasi menjadi 85% dan skenario kedua dengan membangun sebuah sekolah baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan daya tampung SMAN di Kota Cilegon dengan akan diterapkannya penerimaan peserta didik baru dengan sistem zonasi masih belum dapat menampung seluruh total pendaftar untuk tahun 2020 sampai dengan tahun 2023. The school zoning system is a new student admission system that has been implemented in recent years in Indonesia. The school zoning system requires prospective students to register in schools with the closest radius from their domicile. Therefore, an assessment of the school’s ability to accommodate students is needed by implementing this school zoning system. The study was conducted in Cilegon City, Banten with the calculated capacity is the capacity of state senior high school (SMAN) in Cilegon City. This study uses a system dynamics simulation method to solve the problem. Several alternative scenarios are designed that can be used in policymaking. The simulated scenario consists of existing conditions, scenario one by changing the zoning pathway opportunity to 85%, and scenario two by building a new school. The results showed that the capacity of state senior high school in Cilegon City with the adoption of new student admissions using the school zoning system still could not accommodate all total registrants for 2020 to 2023.
Pengaruh Laju Alir Udara Dan Ukuran Limbah Batang Daun Tembakau Terhadap Syngas Menggunakan Reaktor Gasifikasi Updaraft Endang Suhendi; Aisah Hasanah; Syaidah Anjariyah
Jurnal Teknika Vol 12, No 1 (2016): Edisi Juni 2016
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v12i1.6617

Abstract

Proses gasifikasi merupakan proses pemanfaatan biomassa yaitu dengan mengkonversi biomas (bahan padat) menjadi syngas. Biomassa salah satunya yaitu limbah batang daun tembakau karena jumlahnya yang melimpah dan belum dimanfaatkan dengan maksimal. Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut memanfaatkan limbah batang daun tembakau menjadi syngas (CO, H2, CH4) sebagai sumber energi baru dalam proses gasifikasi, mendapatkan kondisi optimum dari proses gasifikasi dengan memvariasikan laju alir udara dan ukuran limbah batang daun tembakau terhadap syngas yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan reaktor gasifikasi updraft dengan kapasitas 2 kg. Penelitian dilakukan secara batch dengan pengujian terhadap limbah batang daun tembakau secara proksimat dan ultimat dilanjutkan dengan proses preparasi bahan dan proses gasifikasi. Hasil dari proses gasifikasi dianalisa menggunakan metode gas chromatography. Identifikasi zona tahapan proses gasifikasi dilakukan dengan pemasangan 4 titik pengukuran temperatur sepanjang reaktor gasifikasi untuk mendapatkan zona pengeringan, zona pirolisis, zona oksidasi dan zona reduksi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa, hasil optimum didapatkan pada laju alir udara 0,178 lpm dan ukuran limbah batang daun tembakau 0,44-0,64 mm menghasilkan syngas yaitu CO = 10,2 %v, H2 = 3,61 %v, CH4 = 1,61 %.
Evaluasi penerapan manajemen rekayasa lalu lintas putaran balik arah (U-Turn) (Studi kasus: Jalan Lingkar Selatan Km. 1 Kota Cilegon, Banten) Telly Rosdiyani; Nila Prasetyo Artiwi
Jurnal Teknika Vol 16, No 2 (2020): Edisi November 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v16i2.9130

Abstract

Pada lokasi putaran balik arah setelah simpang empat PCI di ruas Jalan Lingkar Selatan KM 1 Kota Cilegon sering terjadi antrian dan kemudian berhenti. Arah utara merupakan jalan akses Tol Cilegon Timur, dan menuju ke Terminal Seruni, arah selatan merupakan Jalan Lingkar Selatan, sebagai alternatif jalan menuju Anyer serta kecamatan Ciwandan, arah timur merupakan Jalan Bojonegoro Serdang, menuju kota Serang, serta arah barat merupakan Jalan Ahmad Yani kota Cilegon. Secara visual, arus lalu lintas yang melewati simpang PCI sangat tinggi. Penelitian ini bermaksud mengevaluasi kinerja tingkat pelayanan jalan dan mencari solusi untuk rekomendasi alternatif pengaturan jalan tersebut dengan melakukan survei volume kendaraan. Analisis pada penelitian ini menggunakan metode deskritif kuantitatif yang berpedoman pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia tahun 1997. Hasil survey pukul 06.00-18.00 WIB menunjukkan bahwa volume arus lalu lintas yang paling besar terjadi pada arah Simpang Empat PCI-Jalan Lingkar Selatan pada hari Rabu, sebesar 2.813 SMP/Jam, headway rata-rata selama 10 detik, waktu kendaraan manuver minimum sebesar 5 detik serta waktu kendaraan manuver maksimum selama 35 detik. Derajat kejenuhan (DS) sebesar 0.77 menunjukan bahwa tingkat pelayanan ruas jalan menunjukan level C (arus masih stabil namun pengemudi tidak dapat memilih kecepatan yang diinginkan). At the location of a U-Turn after the intersection of four PCI on Jalan Lingkar Selatan Km. 1, Cilegon City, queues often occur and then stop. North direction is East Cilegon Toll access road, and leads to Seruni Terminal, South direction is South Ring Road, as an alternative road to Anyer and Ciwandan sub-district,  East  direction  is  Bojonegoro  Serdang  Street,  towards  Serang  city,  and  West  direction  is Ahmad Yani City Street Cilegon. Visually, the traffic flow passing through PCI intersections is very high.  This  study  aims  to  evaluate  the  performance  of  road  service  levels  and  seek  solutions  for recommendations for alternative traffic engineering regulatory systems on these roads by conducting a Traffic  Flow  Survey  and  Traffic.  Analysis  in  this  research  is  using  quantitative  descriptive  methods, based on the 1997 Indonesian Road Capacity Manual. Survey from 06.00-18.00 WIB that the largest volume of traffic flow occurs at the intersection of the PCI-South Ring Road on Wednesday, amounting to  2.813  PCU  /  hour,  the  average  headway  is  10  seconds,  the  minimum  vehicle  maneuver  time  is  5 seconds and the maximum vehicle maneuver time is 35 seconds. The degree of saturation (DS) of 0.77 indicates that the service level of the road is at level C (the current is still stable but the driver cannot choose the desired speed).
PENGARUH TEMPERATUR SINTERING TERHADAP KOMPOSIT (TiC - 25NiCr) dan (Ti0,7 - Mo0,23) 17C - 25NiCr HASIL PEMADUAN MEKANIN MENGGUNAKAN METODE PLANETARY BALL MILL Ali Alhamidi; Muhammad Luthfi Hilman
Jurnal Teknika Vol 11, No 2 (2015): Edisi November 2015
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v11i2.6650

Abstract

PENGARUH TEMPERATUR SINTERING TERHADAP KOMPOSIT (TiC - 25NiCr) dan (Ti0,7 - Mo0,23) 17C - 25NiCr HASIL PEMADUAN MEKANIN MENGGUNAKAN METODE PLANETARY BALL MILL