Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Nilai Tambah Pengolahan Ikan Lemuru Menggunakan Metode Hayami Aji, Vania Putri; Yudhistira, Rasyid; Sutopo, Wahyudi
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 17, No. 1, Juni 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v17i1.5611

Abstract

This article is an improvement of the article Purwaningsih (2015) entitled Analysis of Added Value of Fishery Product of Muncar Port of Banyuwangi. In the Purwaningsih (2015), there is no calculation and analysis to determine the added value. The article only contains the calculation and analysis of recapitulation of the lemuru fish processing cost. Thus, this article is aimed to improve by explainin and exposure the calculation of value added of the lemuru fish processing using the hayami method. From the calculation of added value using the hayami method, the results obtained that the added value of fish canning as much as IDR 10.244.800,-/ton, cold storage of IDR 3.924.000,- /ton,and the processing of flour by IDR 8.030.500,- /ton. Thus the added value highest obtained in canning fish. 
Analisis Penerapan Activity Based Costing dalam Perhitungan Biaya Distribusi Saluran di PT. X Istiqomah, Silvi; Pramesti, Nidya Yutie; Fadlilah, Antika Adzary Sekar; Sutopo, Wahyudi
Tekinfo | Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Study Programme of Industrial Engineering, Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31001/tekinfo.v6i2.331

Abstract

PT. X adalah produsen perlengkapan kecantikan dan kosmetik. Sekarang ini, biaya pada supply chain dirasa meningkat, dan pihak manajemen berkeyakinan bahwa kenaikan biaya di rantai pasok ini dapat dikaitkan dengan naiknya penjualan, tapi mereka yakin bahwa faktor-faktor lain ada yang perlu ditangani. PT. X memasok produknya dengan tiga saluran berbeda: retail, convenient store dan mass merchant. Penerapan metode Activity Based Costing (ABC) ini dilakukan dengan tujuan untuk menghitung setiap biaya pada masingmasing aktivitas dengan dasar alokasi yang berbeda untuk masing-masing distribusi channel berdasarkan aktivitas sebenarnya. Sehingga dengan mencari faktor yang mempengaruhi biaya supply chain dan dilakukan pengolahan menggunakan metode ABC, maka dapat menghasilkan nilai profit yang dapat digunakan untuk menilai persentase kontribusi sebenarnya tiap saluran. Dari hasil perhitungan dapat dilihat bahwa distribusi convenient store sebenarnya tidak menghasilkan profit yang signifikan, sehingga saluran ini bisa tidak digunakan lagi oleh perusahaan dalam keputusan distribusi barangnya. Dengan demikian akan diperoleh akumulasi profit yang lebih besar dan dapat menurunkan biaya pada supply chain PT. X.
SATU DEKADE (2008-2017) RISET ERGONOMI DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF TEKNIK INDUSTRI: SUATU STUDI BIBLIOMETRIK Ishartomo, Farid; Sutopo, Wahyudi
Proceeding SENDI_U 2018: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.501 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai perkembangan tren riset ergonomi di Indonesia ditinjau dari perspektif teknik industri selama satu dekade terakhir. Metode penelitian dilakukan dengan analisis bibliometrik untuk artikel yang dipublikasikan pada periode tahun 2008-2017 melalui dua pendekatan: telaah artikel ilmiah ergonomi pada jurnal internasional, dan telaah artikel ilmiah ergonomi pada jurnal nasional. Telaah dilakukan terhadap 33 artikel ergonomi yang diterbitkan pada jurnal internasional bidang rekayasa dansains terindeks Scopus yang ditulis oleh peneliti yang berafiliasi dengan institusi bidang teknik industri asal Indonesia dan 93 artikel ergonomi yang diterbitkan pada tiga jurnal nasional bidang teknik industri terindeks Google Scholar yang tersedia secara daring pada periode tersebut. Dari hasil analisis, diketahui bahwa jumlah publikasi riset ergonomi di Indonesia cenderung meningkat dan mencapai puncaknya pada tahun 2017. Domain spesialisasi riset ergonomi yang populer dalam satu dekade terakhir adalah ergonomi fisik. Desain ergonomismenjadi area utama riset ergonomi yang paling banyak diminati. Analisis sitasi menunjukkan bahwa artikel ergonomi yang dipublikasikan di jurnal internasional lebih memberi kontribusi bagi penelitian lainnya dibandingkan dengan artikel yang dipublikasikan di jurnal nasional.
Perbaikan Keterlambatan Kedatangan Material Proyek Kereta 5TSK3 (Studi Kasus: PT. INKA) Aqidawati, Era Febriana; Sutopo, Wahyudi
Jurnal Rekayasa Sistem & Industri Vol 5 No 02 (2018): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri - Desember 2018
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jrsi.v5i01.289

Abstract

PT. INKA merupakan perusahaan yang memproduksi kereta api, baik untuk dipasarkan ke dalam negeri maupun diekspor ke luar negeri. Pada periode tahun 2016, keterlambatan kedatangan material yang paling banyak pada proyek 5TSK3. Hal ini akan menghambat proses produksi kereta. Dalam studi kasus ini, akar penyebab keterlambatan dianalisi menggunakan cause-effect diagram dan metode kipling untuk menghasilkan usulan perbaikan guna mengurangi resiko terjadinya keterlambatan datangnya barang untuk proyek di masa depan. Dari hasil identifikasi masalah, diperoleh lima faktor yang menjadi penyebab keterlambatan kedatangan material proyek kereta 5TSK3, yaitu faktor material, manusia, metode, mesin dan lingkungan. Selain itu, dari faktor-faktor yang menyebabkan keterlambatan kedatangan material, diperoleh beberapa usulan perbaikan yang dianalisis menggunakan pendekatan tools teknik industri dan aliran aktivitas pengadaan material. Berdasarkan analisis, diperoleh Standard Operation Procedure (SOP) usulan untuk pengadaan material.  Kata kunci:  keterlambatan, pengadaan material, SOP
SATU DEKADE (2008-2017) RISET ERGONOMI DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF TEKNIK INDUSTRI: SUATU STUDI BIBLIOMETRIK Ishartomo, Farid; Sutopo, Wahyudi
Proceeding SENDI_U 2018: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.501 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai perkembangan tren riset ergonomi di Indonesia ditinjau dari perspektif teknik industri selama satu dekade terakhir. Metode penelitian dilakukan dengan analisis bibliometrik untuk artikel yang dipublikasikan pada periode tahun 2008-2017 melalui dua pendekatan: telaah artikel ilmiah ergonomi pada jurnal internasional, dan telaah artikel ilmiah ergonomi pada jurnal nasional. Telaah dilakukan terhadap 33 artikel ergonomi yang diterbitkan pada jurnal internasional bidang rekayasa dansains terindeks Scopus yang ditulis oleh peneliti yang berafiliasi dengan institusi bidang teknik industri asal Indonesia dan 93 artikel ergonomi yang diterbitkan pada tiga jurnal nasional bidang teknik industri terindeks Google Scholar yang tersedia secara daring pada periode tersebut. Dari hasil analisis, diketahui bahwa jumlah publikasi riset ergonomi di Indonesia cenderung meningkat dan mencapai puncaknya pada tahun 2017. Domain spesialisasi riset ergonomi yang populer dalam satu dekade terakhir adalah ergonomi fisik. Desain ergonomismenjadi area utama riset ergonomi yang paling banyak diminati. Analisis sitasi menunjukkan bahwa artikel ergonomi yang dipublikasikan di jurnal internasional lebih memberi kontribusi bagi penelitian lainnya dibandingkan dengan artikel yang dipublikasikan di jurnal nasional.
INDUSTRI 4.0: TELAAH KLASIFIKASI ASPEK DAN ARAH PERKEMBANGAN RISET Prasetyo, Hoedi; Sutopo, Wahyudi
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Volume 13, No. 1, Januari 2018
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.658 KB) | DOI: 10.14710/jati.13.1.17-26

Abstract

AbstrakIstilah Industri 4.0 lahir dari ide tentang revolusi industri keempat. Keberadaannya menawarkan banyak potensi manfaat. Guna mewujudkan Industri 4.0, diperlukan keterlibatan akademisi dalam bentuk riset. Artikel ini bertujuan untuk menelaah aspek dan arah perkembangan riset terkait Industri 4.0. Pendekatan yang digunakan adalah studi terhadap beragam definisi dan model kerangka Industri 4.0 serta pemetaan dan analisis terhadap sejumlah publikasi. Beberapa publikasi bertema Industri 4.0 dipilah menurut metode penelitian, aspek kajian dan bidang industri. Hasil studi menunjukkan Industri 4.0 memiliki empat belas aspek. Ditinjau dari metode penelitian, sebagian besar riset dilakukan melalui metode deskriptif dan konseptual. Ditinjau dari aspeknya, aspek bisnis dan teknologi menjadi fokus riset para peneliti. Ditinjau dari bidang industri penerapannya, sebagian besar riset dilakukan di bidang manufaktur. Ditinjau dari jumlahnya, riset terkait Industri 4.0 mengalami tren kenaikan yang signifikan. Artikel ini diharapkan dapat memberi gambaran mengenai apa itu Industri 4.0, perkembangan dan potensi riset yang ada di dalamnya. AbstractIndustry 4.0: Study of Aspects Classification and Future Research Direction. The term Industrial 4.0 refers to the idea about fourth industrial revolution. In order to realize Industry 4.0, academic involvement is required in the form of research. This article aims to define the aspects and future direction of research related to Industry 4.0. Literature review of various definition and concept models of Industry 4.0. was conducted to acquire the aspects. Mapping and analysis of several publications were conducted to determine the future direction of research. Publications were sorted according to research methods, aspects and type of industry. The result shows that Industry 4.0 has fourteen aspects. Based on research methods, most of the research is done through descriptive and conceptual methods. Business and technology aspects become the focus of the researchers and most of the research is done in manufacturing industry. Based on quantities, Industrial 4.0 research has experienced a significant upward trend. This article is expected to illustrate the concept, future development and research trend of Industry 4.0.Keywords: Industry 4.0; Literature Review; Research Trend
Usulan Perbaikan Sistem Handling Cargodoring Di Pelabuhan Peti Kemas Untuk Meminimalkan Biaya Distribusi Logistik Maryanie, Dwi Indah; Sutopo, Wahyudi
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Volume 6, No.3, September 2011
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.593 KB) | DOI: 10.12777/jati.6.3.171-178

Abstract

Sistem handling pelabuhan peti kemas merupakan masalah krusial karena berkaitan dengan waktu, biaya, dan kepuasan konsumen. Sistem handling yang baik terlihat dari waktu melakukan bongkar muat. Apabila waktu yang dihabiskan relatif singkat, maka sistem handling tergolong baik. Tiga tahapan umum dalam sistem handling, yaitu (1) Stevedoring, (2) Cargodoring dan (3) Receiving. Dari keseluruhan tahapan tersebut, proses cargodoring merupakan proses yang paling banyak menghabiskan waktu bongkar muat, sehingga biaya logistik di Indonesia menjadi tinggi. Fokus penelitian untuk memberi solusi sistem handling cargodoring yang baik pada pelabuhan di Indonesia. Selain itu, akan dibahas pula pelabuhan logistik lain yakni Pelabuhan Fremantle, Australia sebagai pembanding agar diperoleh gambaran mengenai sistem handling cargodoring yang digunakan di sana. Metode benchmarking digunakan dalam pengambilan solusi perbaikan, serta kajian Container Management, Reverse Logistic, dan Layout Study untuk membantu menemukan solusi perbaikan. Hasil penelitian diketahui bahwa pelabuhan di Indonesia masih menggunakan head truck dalam proses cargodoring, sedangkan di Fremantle telah menggunakan kereta api, akibatnya waktu bongkar menjadi terlalu lama. Hasil penelitian ini adalah berupa gagasan perbaikan sistem handling cargodoring yakni dengan menggunakan kereta api seperti di Fremantle, tetapi dikembangkan menggunakan kereta semi otomatis tanpa kepala, yang memanfaatkan tenaga air laut dan sistem conveyor sebagai alat bantu pendorong peti kemas. Kata kunci: biaya distribusi logistik, cargodoring, peningkatan kinerja, pelabuhan peti kemas     Handling system at the container port is a crucial issue because it is related to time, logistics cost, and customer satisfaction. A good handling system can be seen from its time for loading and unloading. If the process takes short time, then this handling system is quite good. There are three general phases in the handling system, named (1) Stevedoring, (2) Cargodoring, and (3) Receiving. Based on the whole of those phases, cargodoring is process that spends the most time for loading and unloading, causing logistic cost of Indonesia high. This paper is focussed on efforts to give solution for good cargodoring handling system at the ports in Indonesia. In addition, this study will discuss about other logistics port which is Fremantle port, Australia to obtain as an overview of cargodoring handling system used there. Benchmarking method is used in making solution for this improvement, moreover, about Container Management System, Reverse Logistic, and Layout Study to help more in finding those solutions. Based on analysis, it is known that ports in Indonesia are still using head truck in cargodoring process, while Fremantle port has been using railway. This is a reason why handling time becomes so long. The result of this paper is an idea to make cargodoring system better by using railway like in Fremantle, but it is developed by using semi-automatic train without head, by using sea water as fuel and using conveyor system as a tool for driving containers. Key Words: logistics cost, cargodoring, performance improvement, container port
PEMILIHAN PEMASOK DAN PENENTUAN KUANTITAS PESAN PAKAN TERNAK MENGGUNAKAN MULTI OBJECTIVE LINEAR PROGRAMMING Ratnasari, Sintya; Diesya, Stephani; P., Yogie Budi; Yuniaristanto, Yuniaristanto; Sutopo, Wahyudi
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Vol 13, No 3 (2018): September 2018
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.488 KB) | DOI: 10.14710/jati.13.3.163-168

Abstract

Artikel ini merupakan pengembangan dari artikel Musyafak, dkk (2012) yang membahas mengenai penilaian kinerja supplier pakan ternak menggunakan Analytic Network Process(ANP) dan Rating Scale (Studi kasus PT. DMC, Malang, Jawa Timur). PT. DMC merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang peternakan yang memerlukan pakan ternak dari pihak ketiga. Dalam artikelnya, Musyaffak, dkk sudah melakukan penilaian kinerja dari masing-masing pemasok tetapi belum menggunakan penilaian tersebut sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan jumlah pesanan pakan ternak yang optimal.  Saat ini terdapat tiga pemasok yang bekerja sama dengan perusahaan sehingga pemilihan pemasok merupakan hal yang penting bagi departemen pembelian. Enterprise Resource Planning(ERP) sistem dalam proses pemilihan pemasok dapat menghasilkan penyimpanan biaya dan waktu. Artikel ini bertujuan untuk penentuan pemasok dan jumlah pakan ternak yang harus dipesan pada setiap pemasok dengan menggunakan Multi Objective Linear Programming. Model tersebut dikembangkan berdasarkan tiga kunci utama ERP. Fungsi Tujuan dari model untuk meminimasi biaya, defect rate, delivery delay rate dan supplier rate. Model dipecahkan dengan bantuan Microsoft Excel Solver Software. Hasil menunjukan, pesanan untuk ketiga pemasok adalah 100, 100 dan 32 tons.
ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI PENAMBAHAN MESIN FRAIS BARU PADA CV. XYZ Rachadian, Febri Muhammad; Agassi, Ereika Arie; Sutopo, Wahyudi
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Volume 8, No.1, Januari 2013
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.93 KB) | DOI: 10.12777/jati.8.1.15-20

Abstract

Perkembangan teknologi sangat pesat sehingga dunia perindustrian harus mengikuti perkembangannya. Penerapan teknologi diharapkan dapat meningkatkan proses produksi sehingga dapat menghasilkan produk yang berkualitas. Pada industri pembuatan mesin cetak di CV XYZ, mesin-mesin yang digunakan telah hampir lebih dari 20 tahun. Ada indikasi bahwa mesin-mesin tersebut sudah lewat umur pakainya. Alternatif yang digunakan selama ini ialah penggantian komponen yang rusak. Peneliti ingin membandingkan alternative tersebut dengan  penambahan mesin frais baru. Untuk itu diperlukan analisis kelayakan investasi penambahan mesin baru. Dalam perkiraan kurun waktu 10 tahun dan suku bunganya 15 % dengan menggunakan NPV, penambahan mesin frais menarik sebesar Rp 461.201.000 dibandingkan penggantian komponen yang rusak sebesar Rp 211.227.000. Sebaliknya pada PBP, penggantian komponen yang rusak masih mengungguli dengan 1 tahun 4 bulan dibandingkan penambahan mesin frais baru selama 2 tahun 1 bulan. Begitupun juga PI penggantian komponen yang rusak masih menarik sebesar 4,2 dibandingkan PI penambahan mesin frais baru sebesar 2,56. Dapat disimpulkan bahwa dalam jangka waktu 10 tahun, alternatif penggantian komponen yang rusak masih lebih baik dibandingkan penambahan mesin frais baru. Namun, untuk investasi jangka panjang, mungkin saja alternatif penambahan mesin frais baru lebih menarik. Kata Kunci: penggantian komponen rusak, mesin frais baru, mesin cetak Abstract The rapid development of technology makes the world of industry must follow its development. Application of technology is expected to improve the production process so it can be produce a quality product. On the industrial manufacture of printing machines in CV XYZ, the machines have been used almost more than 20 years. There are indications that those machines passed the age lifetime. The alternatives that have been used during this time are the replacement of defective parts. Researchers wanted to compare these alternatives with the addition of a new milling machine. It required the addition of investment feasibility analysis of a new machine. The approximate period of 10 years and interest rates of 15% by using the NPV, the addition of milling machines attract Rp 461.201 million compared to replacement of defective parts of Rp 211.227 million. In contrast to the PBP and PI, the replacement of defective parts that are still ahead for 1 year 4 months and 4.2 compared to the addition of a new milling machine for 2 years and 1 month and 2.56. That can be concluded within 10 years, the alternative replacement of defective parts is still better than the addition of a new milling machine. However, for long-term investment it may be an alternative addition of a new milling machine more interesting. Key word: replacement of defective parts, new milling machine, printing machine
PERANCANGAN SISTEM PEMILIHAN MODEL DISKON UNTUK BUYER PRODUK TEXTILE PT ABC DENGAN PENDEKATAN AHP Sari, Anita Andria; Yuniaristanto, Yuniaristanto; Sutopo, Wahyudi
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Volume 8, No.1, Januari 2013
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.274 KB) | DOI: 10.12777/jati.8.1.51-58

Abstract

Sebuah perusahaan textile PT ABC mengalami penurunan volume penjualan lebih dari 14% dari volume penjualan normal per tahun selama periode 200x-200y. Bagi perusahaan, penurunan volume penjualan ini mengakibatkan menumpuknya stok di gudang serta berhentinya perputaran uang perusahaan. Perusahaan menduga bahwa penurunan volume penjualan ini disebabkan oleh semakin ketatnya persaingan pada bisnis ini. Diskon yang tepat dapat mendorong buyer meningkatkan volume pembeliannya. Perusahaan harus memilih model diskon yang sesuai dengan sistem bisnis perusahaan dan yang sesuai dengan preferensi dari para buyer agar model diskon yang diterapkan dapat efektif mendukung program promosi perusahaan. Untuk mengembangkan model hubungan buyer-suplier terkait dengan pemilihan sistem diskon, dibagi dalam tiga langkah utama.  Langkah Pertama adalah pembangkitan kriteria mengenai faktor yang dipertimbangkan buyer dalam mengambil keputusan mengenai diskon yang diberikan supplier. Langkah kedua, dilakukan uji validitas dan reliabilitas terhadap faktor-faktor yang dibangkitkan. Langkah ketiga, dilakukan pembobotan terhadap hasil langkah kedua menggunakan pendekatan AHP. Selanjutnya, diberikan usulan Standard Operation Procedure (SOP) sebagai dasar perusahaan mengimplementasikan sistem diskon yang diusulkan pada penelitian ini. Kata kunci: sistem diskon, analytic hierarchy process, standard operation procedure, hubungan buyer-supplier   Abstract PT ABC is one of Textile Company that suffered degradation of sales volume more than 14% from normal sales volume per year during period  200x-200y. This condition impacted the heaping of stocks in warehouse and also intrudes company’s cash flow.  The Company guesses that degradation of this sales volume caused by the tightness of competition in textile business. In this paper, we propose discount schema to help company increasing sales revenues. We designed a system to choose discount model for textile buyer-supplier relationship.  As pre elimenary, we  identified the characteristics of buter used questionnare. Company have to choose model discounted matching with company business system and matching with preference from buyer discounted by which applied can effective support company promotion program. To develop a model the first step is evocation of criterion considered buyer preference. Second, we test and validity the factors. Third step weighted the factor used AHP. Finally, the model decided based on criterion that have biggest priority from buyer. Hereinafter, we propose Standard Operation Procedure (SOP) as a base for the company to implement a new discount system. Keywords:  discount system, analytic hierarchy process, standard operation procedure, buyer-supplier relationship
Co-Authors -, Febrinata Ahad Ali Ahmad Rafi Adnanta Aji, Vania Putri Anita Andria Sari Apriliana, Frisheila Sely Aqidawati, Era Febriana Aqidawati, Era Febriana Aqil, Hilmy Ardiansyah, Rakhman Arien Heryansyah Astuti, Rina Wiji Atsiila, Resia Ayusya Khoirun Nisa Azizah Aisyati Chrissandhi, Erico Sofyan Christa Dian Pratiwi Danang Miftahudin Pratama Dewi Handayani Dewiningrum, Ayu Purnama Diah Rahmanasari Didiek Sri Wiyono Diesya, Stephani Dwi Indah Maryanie Dwi Setyo Sulistyono Eko Pujiyanto Eko Supriyanto Ereika Arie Agassi Erliza, Ayu Euis Nurlathifah Evizal Abdul Kadir Fadlilah, Antika Adzary Sekar Fahma, Fakhrina Fakhrina Fahma Fakhrina Fahma Farid Ishartomo Fathin Kusumo Pramesti Pudjiantoro Fauziah Amelia Ananda Febri Muhammad Rachadian Fitri Purnamasari Frisca Pomalia Hanun, Ilza Athiyatamimy Hastuti, Tiwik Tri Hidayat, Fadhil Rafi Hisjam, Muh Hisjam, Muh. Hisjam, Muhammad I Wayan Suletra Ihwan Susila Jeehad Muhammad Joshua Vicky Kristiawan, Stefanus A. Levinia Dian Laraswati, Levinia Dian Louhenapessy, Bendjamin Lsa Aldira Hafidza Mahesa Jenar Maisyaroh, Anis Mandala, Amelia Rahma Dhani Marhana, Laily Martha Widhi Dela Utami Maya Revanola Zainida Meidiana Faras Isnafitri Muh. Hisjam, Muh. Muhammad Hisjam Muhammad Hisyam Munifah Munifah, Munifah Nabilah Nabilah Nancy Octyajati Natalianto, Yosua Naufal Ammar Novitria Arie Prabarini Nugraheni, Diyah Dwi Nur Atikah Nuryanto - P., Yogie Budi Pramesti, Nidya Yutie Pramono, Wakit Prasetyo, Hoedi Pratiwi, Ayu Prianjani, Dana Primadian, Romi Priyandari , Yusuf Pujiyanto, Eko Rahmatullah, Hasan Ravi Ratnasari, Sintya Renny Rochani Restiannisa, Kinanti Rinanto, Andhy Rochani, Renny Roni Zakaria Roni Zakaria Raung Shamsuddin, Siti Mariyam Silvi Istiqomah Siti Mariyam Shamsuddin Sri Listia Rosa Supriyanto, Eko Wahyu Ani Maulidiyah Wardayanti, Ari Widi Hartono Yasmine Husna Arsyifa Yosua Natalianto Yudhistira, Rasyid Yuniaristanto Yuniaristanto Yusuf Priyandari Zakaria, Roni Zakaria, Roni Zakariya, Roni