cover
Contact Name
Yanuar Burhanuddin
Contact Email
yanuar.burhanuddin@eng.unila.ac.id
Phone
+6285658980260
Journal Mail Official
jurnal.mechanical@eng.unila.ac.id
Editorial Address
Gd. H Lt.2 Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Lampung Jl. Prof. Soemantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Mechanical
Published by Universitas Lampung
ISSN : 20871880     EISSN : 24601888     DOI : https://doi.org/10.2960/mech
Jurnal Mechanical (eISSN 2460 1888 and pISSN 2087 1880), is a peer-reviewed journal that publishes scientific articles from the disciplines of mechanical engineering, which includes the field of study (peer) material, production and manufacturing, construction and energy conversion. Articles published in the journal Mechanical include results of original scientific research (original), and a scientific review article (review). Mechanical journal published by University of Lampung and managed by Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering for publishing two periods a year, in March and September .
Articles 234 Documents
KEMAMPUAN BENTONIT PELET TEKAN TERAKTIVASI FISIK SEBAGAI PENGGANTI ZEOLIT DALAM MENGHEMAT KONSUMSI BAHAN BAKAR MOTOR DIESEL 4-LANGKAH Herry Wardono
JURNAL MECHANICAL Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Propinsi Lampung merupakan salah satu produsen zeolit terbaik dan terbesar di Indonesia. Herry Wardono telah membuktikan kemampuan zeolit Lampung dalam meningkatkan prestasi motor bakar. Disamping zeolit, potensi bahan tambang bentonit juga tersedia melimpah di Propinsi Lampung.  Bentonit memiliki bentuk senyawa yang tidak jauh berbeda dengan zeolit, dan kesamaan sifat dengan zeolit yaitu dapat mengadsorbsi uap air dan nitrogen. Bentonit pellet tekan teraktivasi fisik diletakkan pada saringan udara motor diesel 4-langkah. Konsentrasi bentonit dalam bentonit pelet diaktivasi fisik adalah 70, 75, dan 80%, dan berat bentonit divariasi sebesar 25, 50, dan 100 gram. Hasil pengujian menunjukkan bahwa terjadi penurunan (penghematan) konsumsi bahan bakar spesifik engkol. Persentase penghematan konsumsi bahan bakar tertinggi terjadi pada konsentrasi 70 % yaitu sebesar 8,1331 % pada putaran mesin 3500 rpm dengan berat 25 gram dan diameter 15 mm, dan pada konsentrasi 80 % sebesar 9,4275 % pada putaran mesin 3000 rpm dengan berat 100 gram dan diameter 10 mm. Namun, secara rata-rata persentase penghematan konsumsi bahan bakar tertinggi terjadi pada konsentrasi 70 %, yaitu sebesar 3,6031%.Kata Kunci:  bentonit pelet tekan, adsorpsi nitrogen, prestasi mesin diesel.
Analisis Dinamik Tabung Kontinu dengan Metode Beda Hingga Nurcahya Nugraha; Jamiatul Akmal
JURNAL MECHANICAL Vol 12, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/mech.v12.n2.202109

Abstract

Struktur tabung kontinu telah digunakan di berbagai struktur bangunan seperti tiang, pipa, tunnel dan jembatan. Dibutuhkan analisis dinamik untuk mengetahui perilaku struktur terhadap beban yang diterimanya. Proses analisis dimulai dengan memformulasikan persamaan gerak struktur tabung kontinu berdasarkan teori Euler-Bernoulli beam. Disediakan studi kasus berupa struktur tabung kontinu dengan tumpuan sederhana yang diberikan beban harmonik terpusat. Solusi analitik diperoleh melalui metode pemisahan variabel atau superposisi mode. Sebagai alternatif, dilakukan penyelesaian secara numerik menggunakan metode beda hingga tengah. Displacement yang diperoleh dari metode pemisahan variabel menunjukkan hasil yang eksak. Metode beda hingga tengah menghasilkan hasil yang mendekati solusi analitik. Akurasi dari metode beda hingga sangat dipengaruhi oleh jarak grid   dan langkah waktu . 
A review on the potential of natural and synthetic composites for ballistic resistance Mohd Pazlin Bin Saion; Mohd Yuhazri Bin Yaakob; Mohd Amirhafizan Bin Husin
JURNAL MECHANICAL Vol 12, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/mech.v12.n2.202110

Abstract

This review evaluates on the concept and essential of bio composite and the synthetic composite fabric positioned over the years from the previous studies. The sorts and features of matrix and fiber filler reinforcement materials in composites also are discussed. The main findings in this review show that the centre of composite relies on the natural fiber against synthetic and the impact of lamination between them. Therefore, the contemporary hybrid compound for synthetic fiber and bio composite fiber in a composite shape is anticipated performing higher in the issue of mechanical energy in particular within the application of high impact, besides decreased dependency on artificial fiber. The table and figure previous results are comparing the experimental parameters available inside the literature review. This paper goes over the present advancement structure and development procedures included and related works on upgrading low and high impact energy captivation and upgrading the mechanical tenacity for high impact resistance applications. 
Pengujian Variasi Sudut Blade Pada Kincir Angin Tipe Horizontal Untuk Pemompa Air Garam Badruzzaman Badruzzaman; Agus Sifa; Delffika Canra; Emin Haris; Kurniawan B.N.
JURNAL MECHANICAL Vol 12, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/mech.v12.n2.202106

Abstract

Indramayu merupakan salah satu daerah yang memiliki garis pantai yang begitu panjang sehingga dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat sekitar. Penggunaan kincir angin pemompa air asin di Indramayu masih belum optimal karena penggunaan baling-baling yang masih menggunakan bahan bekas seperti drum, kayu yang mempengaruhi produktivitas garam. Untuk dapat mengoptimalkan sudu-sudu kincir angin pemompa air garam, perlu dilakukan penelitian tentang sudu-sudu kincir angin dengan material komposit dan juga variasi kemiringan sudu yang diperlukan untuk meningkatkan produktivitas garam. Parameter yang digunakan untuk pengujian adalah memberikan kecepatan blower pada tombol 1, 2, dan 3 untuk setiap sudut sudu yaitu rata-rata 8,61 m/s, 10,19 m/s, dan 11,17 m/s. 3 jenis desain sudu akan diuji dengan variasi sudut sudu yang akan diberikan yaitu kemiringan 5o, 15o, 25o, 35o, 45o. Nilai putaran rotor dan Koefisien Daya (Cp) tertinggi untuk tombol 1 blower didapat pada desain blade 1 dengan nilai 25 rpm dan 27% pada kemiringan 15°, untuk tombol 2 blower didapat pada desain blade 1 dengan nilai 94,6 rpm dan 86% pada kemiringan 35o, sedangkan untuk tombol 3 blower didapat pada desain blade 1 dengan nilai 18,2 rpm dan 15% pada kemiringan 15o. Sehingga dapat disimpulkan untuk pemakaian kincir angin menggunakan desain 1 dengan kemiringan 15° dan 35o  sebagai desain terpilih, dikarenakan memiliki nilai putaran rotor dan Cp tertinggi sehingga dapat berputar dengan maksimal untuk menggerakkan blade fiberglass.
Perbandingan Weld Bead terhadap Contact Tip to Work Distance (CTWD) pada Mesin Welding Tractor GMAW Aulia Fajrin; Lalu Giat Juangsa Putra; Bima Rezkian
JURNAL MECHANICAL Vol 12, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/mech.v12.n2.202107

Abstract

Las GMAW (Gas Metal Arc Welding) merupakan proses penyambungan dua material atau lebih menjadi satu menggunakan arus listrik dengan menggunakan elektroda sebagai bahan tambahan (filler metal). Elektroda tersebut sama dengan bahan dasar logam yang akan disambung. Pengelasan ini juga dilengkapi dengan gas pelindung untuk melindungi hasil pengelasan. Welding tractor adalah alat bantu las yang bertujuan untuk menghasilkan weld bead lebih baik dibandingkan dengan manual welding. Penelitian ini dilakuan dengan membandingkan hasil las (weld bead) dari pengelasan yang jarak contact tipnya berbeda. Hasil las (weld bead) harus sesuai dengan acceptance criteria, dimana weld width maksimal 13 mm dan excess weld maksimal 3 mm. Material yang digunakan adalah plat dengan steel number S550MC. Pengujian dilakuan dengan travel speed sama dan dibantu dengan alat ukur berupa welding guage dan mistar baja untuk mengukur hasil las (weld bead). Penelitian ini dilakukan dengan tiga pengujian contact tip to work distance (CTWD) yang berbeda, yaitu dengan jarak 15 mm, 20 mm, dan 25 mm.
Kajian Potensi dan Pengembangan Turbin Angin Daerah Urban Akhmad Nurdin; Muhammad Munadi; Rustam Sidiq
JURNAL MECHANICAL Vol 12, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/mech.v12.n2.202108

Abstract

Pada wilayah perkotaan atau wilayah urban turbin angin dapat diintregasikan pada bangunan atau disebut building integrated wind turbine. Disisi lain, pola angin pada daerah urban bersifat turbulen dan memiliki masalah lebih kompleks, Karakteristik angin suatu wilayah berbeda, hal ini dipengaruhi oleh kondisi permukaan tanah. Kondisi nilai roughness length yang tinggi seperti daerah perkotaan menimbulkan zona turbulen yang besar, selain itu pada saat bersamaan angin  menumbuk bangunan dan obyek lain akan menimbulkan profil pusaran angin. Kajian studi ini membahas tentang karakteristik angin serta kelayakan potensi penerapan turbin angin pada daerah perkotaan atau urban. Tujuan studi ini dilakukan untuk membahas fenomena dan potensi angin pada daerah urban serta me-review beberapa kajian tentang aplikasi turbin angin di daerah urban. 
Perancangan Kotak Pendingin dan Pemanas Mengggunakan Modul Thermoelectric Cooling Sebagai Sumber Kalor Azridjal Aziz; Dani Ikhsan Putra; Afdhal Kurniawan Mainil; Rahmat Iman Mainil
JURNAL MECHANICAL Vol 13, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/mech.v13.n1.202201

Abstract

Modul thermoelectric cooling (TEC) adalah salah satu jenis pompa kalor berbentuk padatan (solid-state) yang membutuhkan penukar kalor untuk membuang kalor sebagai efek Peltier. Termoelektrik dapat memanaskan dan mendinginkan hanya dengan membalikkan polaritas, yang mengubah arah perpindahan kalor. Sisi yang dingin dapat digunakan sebagai pendingin dan sisi yang panas dapat digunakan sebagai pemanas. Penelitian ini bertujuan merancang kotak pendingin dan pemanas yang memanfaatkan modul termoelektrik sebagai sumber kalornya dengan menentukan daya yang dibutuhkan dan pemilihan rancangan terbaik. Tahapan pemilihan rancangan kotak pendingin dan pemanas (cool and hot box) adalah melakukan analisa beban kalor, perbandingan massa, perbandingan daya listrik, dan jumlah modul TEC yang digunakan, untuk menentukan desain optimum kotak pendingin dan pemanas. Hasil rancangan diperoleh ruang kotak pendingin dan pemanas dengan dimensi: 0,26 m x 0,20 m x 0.15 m dengan ketebalan polyurethane foam 25,7 mm sebagai isolator kotak  pendingin, dan ketebalan 15,3 mm untuk isolator box pemanas. Daya yang dibutuhkan untuk mendinginkan minuman selama 30 menit dengan target temperatur ruang pendingin 15 ℃ adalah sebesar 86,07 W
Pengaruh Variasi Temperatur Artificial Aging 150ᵒC, 170ᵒC dan 190ᵒC Terhadap Sifat Kekerasan dan Struktur Mikro Al-2024 Okta Rianda; Zulhanif Zulhanif; Harnowo Supriadi
JURNAL MECHANICAL Vol 13, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/mech.v13.n1.202203

Abstract

The use of aluminum in the automotive industry has increased since 1980 and continues to increase in line with the increase in the number of motorized vehicles in Indonesia. Automotive components derived from aluminum alloys are required to have good strength. To have good strength, aluminum is usually combined with elements such as: Cu, Si, Mg, Zn, Mn, Ni, and so on. Aluminum-Copper Alloy (Al-Cu) is widely used in automotive components such as engine components that work at high temperatures, for example in the piston and cylinder head of the combustion motor. The mechanical properties of Al-Cu are needed and fulfilled in automotive components, therefore it is necessary to increase the mechanical properties of the Aluminum-Copper (Al-Cu) alloy. This research will be carried out using aluminum alloy Al-Cu with 2024 series which will receive heat treatment at a temperature of 4500C with quenching cooling method and then receive artificial aging treatment with temperature variations of 1500C, 1700C and 1900C. This research was conducted to determine the comparison of hardness and microstructure of aluminum before and before receiving artificial aging treatment. In this study, the results of the chemical composition test were obtained with the percentage of Al of 90.6% and the percentage of Cu being 5, 90%. The highest hardness value is found in Al-Cu material with artificial aging process with a temperature variation of 1900 C, the hardness value is 74.4 (HRB) which has an increase of 24% from the hardness value of the material without heat treatment. The results of the microstructure test showed that the Al-Cu material after the artificial aging process at a temperature of 1900C had more black grains and the Al-Cu grain boundaries tended to be more dense and regular. This can be interpreted that in materials that are treated with artificial aging there are precipitates or the formation of a second phase which causes the material to be harder and have better mechanical properties.Keywords: Alluminium Alloy, Artificial Aging, Hardness, Micro Structure
Jurnal Mechanical, Volume 13, Nomor 1, Maret 2022 Amrizal Amrizal
JURNAL MECHANICAL Vol 13, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh penggunaan mesin press jerami untuk peningkatan produktifitas pada budidaya jamur merang di Indramayu Ahmad Maulana K
JURNAL MECHANICAL Vol 13, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/mech.v13.n1.202202

Abstract

Usaha budidaya jamur merang yang ada di Indramayu memerlukan proses pembuatan kompos dari limbah jerami yang akan digunakan sebagai media tanam jamurnya. Jumlah jerami yang dibutuhkan untuk sekali siklus budidaya tersebut cukup banyak yaitu sekitar 1000 kg atau 1 ton. Jerami sebanyak itu harus di rendam dalam air dan di injak – injak untuk memberikan penekanan agar air dapat meresap ke dalam jerami dengan sempurna. Proses penekanan secara manual tersebut kurang efektif karena memerlukan waktu yang lama sekitar 8 jam dan hasilnya pun kurang merata. Untuk itu perlu adanya mesin press Jerami pada budidaya jamur merang tersebut agar pembuatan media limbah jeraminya dapat berlangsung cepat dan efisien. Mesin press limbah Jerami tersebut jika diterapkan pada proses budidaya jamur merang, akan meningkatkan produktifitas yang dihasilkan serta mengurangi waktu proses pembuatannya menjadi lebih cepat. Penelitian dilakukan dengan cara menerapkan mesin press Jerami tersebut pada salah satu petani jamur merang yang ada di Indramayu, kemudian membandingkan hasil kualitas media tanamnya dengan sistem konvensional serta membandingkan biaya produksi yang dihasilkan. Dari pengujian yang telah dilakukan, didapatkan bahwa media tanam yang dihasilkan oleh mesin memang memiliki kualitas yang sama dengan media tanam yang dihasilkan dengan cara konvensional, hanya saja proses pembuatannya jauh lebih cepat. Sehingga dengan adanya mesin press jerami tersebut dapat meningkatkan produktifitasnya sebesar 9.0% bila dibandingkan dengan sistem sebelumnya.