cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23030011     EISSN : 27150690     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 545 Documents
Kinerja Fly Ash terhadap Stabilisasi Tanah Lunak sebagai Material Perbaikan Tanah Dasar (Subgrade) Wahyuni, Nanda Dwi; Putra, Andius Dasa; Syah, Aminudin; Iswan, Iswan
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 9 No. 3 (2021): Edisi September 2021
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v9i3.1976

Abstract

Subgrade has an important role in road construction work planning. However, a problem may appear because the soil which is used as the subgrade material has low quality, such as soft soil. One of the parameters to know the quality of the soil is by CBR testing and Atterberg Limit to know the index properties of soil that affect the quality. It is necessary to improve the subgrade soil through stabilization to produce construction materials based on standards by using additives in the form of fly ash. In this study, some variations of fly ash as a stabilization material are 0%, 5%, 10%, and 15% with curing time of 0 days, 7 days, and 14 days at room temperature. The results showed CBR value increased along with the increase in fly ash percentage as well as the length of curing time. The optimum CBR is 23.89% which is occurred in the addition of 15% fly ash with a 14-day curing time of at room temperature. The addition of fly ash percentage also affects the plasticity index of soils that have decreased from native soil by 28.19% to 9.02% in the addition of 15% fly ash.  Key words : fly ash, soil stabilization, soft soil, CBR
Analisis Data Curah Hujan yang Hilang dengan Menggunakan Metode Normal Ratio, Inversed Square Distance, Rata - Rata Aljabar dan Metode Modifikasi Prasetio, Rizki Lazuardi; Zakaria, Ahmad; Ashruri, Ashruri; Sumiharni, Sumiharni
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 9 No. 3 (2021): Edisi September 2021
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v9i3.1992

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menghitung korelasi data curah hujan terukur dengan data curah hujan hasil perhitungan dengan masing-masing metode menggunakan lima stasiun.Dari hasil penilitian menggunakan metode Rata-Rata Aljabar, metode Normal Ratio, metode Inversed Square Distance dan metode Modifikasi dengan data hujan harian satu tahun, data hujan kumulatif bulanan, maupun data hujan rata-rata bulanan, dapat diambil kesimpulan semakin banyak jumlah stasiun maka semakin baik nilai korelasinya. Nilai korelasi dengan data hujan kumulatif bulanan sertadata hujan rata-rata bulanan menggunakan beberapa jumlah stasiun yang berbeda setiap masing - masing metode tidak ada perbedaan yang signifikan dengan nilai rata-rata korelasi persentase perbedaannya 0,049% sampai dengan 0,059%.
Hubungan Pengujian Cbr Metode Tumbukan Dengan Alat Uji Cbr Metode Tekanan Berdasarkan Uji Pemadatan Standard Irwan, Devrisvansyah; Putra, Andius Dasa; Syah, Aminudin; Iswan, Iswan
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 9 No. 3 (2021): Edisi September 2021
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v9i3.1993

Abstract

The importance of soil as construction material needs to be considered carefully. With various soil conditions, a physical test is required to discover the characteristics of the soil and California Bearing Ratio (CBR) test in a laboratory to determine the bearing capacity of the basic land (subgrade). This research was conducted to assess the suitability of the CBR test value with two different compaction tools.The results of the CBR test with the collision method without immersion resulted in the design CBR value of 7.7% and the CBR value of the immersion sample of 3.6%. Meanwhile, the CBR test using a pressure modification device, the CBR values obtained in the samples not immersed at a pressure of 3 MPa, 6 MPa, 9 MPa, and 12 MPa, were 4.2%, 6.8%, 9.8%, and 11.4%. The CBR valuesfor the immersion samples were 2.95%, 4.2%, 4.45%, and 4.56%. The results obtained from the design CBR value of the pressure method with a pressure of 6MPa which is closest to the collision CBR value with a difference of 0.9% for no immersion and 0.6% for immersion. The assumption that the difference between the two methods is due to the compaction energy of 6 MPa strength is not the same as the energy produced from the use of hammer energy according to ASTM D 698, Test Method for Laboratory Compaction Characteristics.
Simulasi Tampungan Bendungan Sukamahi, Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor Kurniasih, Ayu; Wahono, Endro P; Zakaria, Ahmad; Purwadi, Opik Taufik
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 9 No. 3 (2021): Edisi September 2021
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v9i3.1994

Abstract

Banjir yang sering terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya yang hampir terjadi setiap tahunnya atau setiap musim penghujan datang menimbulkan kerugian harta benda, selain itu juga menggangu kegiatan perekonomian. Salah satu upaya untuk mengurangi pengaruh kerugian yang disebabkan oleh banjir di kota Jakarta tersebut yaitu membangun 2 (dua) buah bendungan di Daerah Aliran Sungai Ciliwung yang terletak di hulu sungai yang berada di Kabupaten Bogor, yaitu Bendungan Sukamahi yang berfungsi sebagai pengendalian banjir sungai ciliwung oleh sebab itu dilakukan simulasi tampungan menggunakan program HEC-HMS 4.5.Penelitian ini dibutuhkan beberapa analisis antara lain meliputi hujan harian maksimum, curah hujan rancangan, hujan efektif, hidrograf satuan banjir rancangan, dan simulasi tampungan menggunakan program HEC-HMS 4.5.Berdasarkan penelitian ini menunjjukan bahwa curah hujan yang mungkin terjadi (PMP) mrncapai 571,7967 mm, debit banjir 2, 5, 10, 20, dan 50 tahun mencapai 56,6853 m3/det, 72,8729 m3/det, 84,1311 m3/det, 110,5354 m3/det. Selain debit banjir, dalam penelitian ini berdasarkan terowongan tertutup didapat kapasitas pelimpah dan volume tampungan dalam kala ulang 50 tahun yaitu didapat tinggi muka air maksimum yaitu 597,4 m, dengan kelebihan 0,65 m diatas spillway dengan volume sebesar 969400 m3.Kata kunci : HEC-HMS, Bendungan, PMP, Simulasi Tampungan.
Analisis Pengaruh Pembagian SUB-DAS Terhadap Debit Puncak dengan Menggunakan Software HEC-HMS Aristiani, Widya; Kusumastuti, Dyah Indriana; Winarno, Dwi Joko; Wahono, Endro Prasetyo
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 9 No. 4 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v9i4.2003

Abstract

Sungai Way Besai yang terletak pada kecamatan Sumberjaya, kabupaten Lampung Barat memiliki DAS yang cukup besar sehingga DAS tersebut dapat dibagi dalam beberapa Sub-DAS. Pembagian jumlah Sub-DAS di sungai Way Besai dilakukan untuk mengetahui apakah terjadi perbedaan nilai debit puncak pada saat dilakukan perhitungan debit puncak pada beberapa jumlah sub-DAS yang berbeda. Model HEC-HMS merupakan model hidrologi numerik yang dikembangkan oleh Hidrologic Engineering Center (HEC) dari US Army Corps Of Engineers. Pada penelitian ini dilakukan 3 pembagian sub-DAS yaitu pembagian 5 sub-DAS, 11 sub-DAS, dan 25sub-DAS. Metode yang dilakukan pada software HEC-HMS yaitu metode user gage weighting untuk perhitungan precipitation, metode SCS curve number untuk perhitungan volume runoff, metode SCS unit hydrograph untuk perhitungan direct runoff, metode constant monthly untuk perhitungan baseflow, dan metode muskingum untuk perhitungan routing. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa semakin banyak jumlah pembagian sub-DAS semakin besar nilai debit puncak yang dihasilkan.
Evaluasi Kinerja Struktur Gedung Bertingkat Menggunakan Nonlinear Static Pushover Analysis dengan Capacity Spectrum Method (CSM) (Studi Kasus: Gedung B Rumah Sakit Umum Muhammadyah Metro) Kurniawati, Risa; Bayzoni, Bayzoni; Husni, Hasti Riakara; Isneini, Mohd
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 9 No. 4 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v9i4.2004

Abstract

AbstractIndonesia is an earthquake prone area. One of the efforts to anticipate these impacts is to meet the needs of earthquake-resistant buildings. The building must provide optimal performance. Therefore, we need an analysis of earthquake forces in this case pushover analysis. Pushover analysis is an analysis in which the influence of the design earthquake on the structure is considered as a static load that captures the center of mass of each floor.This research takes a case study in Muhammadyah Metro General Hospital Building (B). The purpose of this study to determine the performance point and building performance level using pushover analysis with the capacity spectrum method (CSM). The standard provisions used in this study refer to SNI 1727-2020, SNI 1726-2019, FEMA-440 (2005), and ATC-40 (1996).Based on the results, it can be concluded that this Building shows performance with a level of damage control . However, the structure of this building in the existing condition doesn’t meet the ideal collapse concept. Therefore, the partial ductile behavior of the building results in structural damage but doesn’t collapse. The earthquake has a probability of being exceeded during the life of the structure of 50 years is 10%. Keywords: Pushover Analysis, Earthquake-resistant Buildings, Performance Level AbstrakIndonesia merupakan wilayah rawan gempa bumi. Salah satu upaya untuk mengantisipasi dampak tersebutadalahdengan memenuhi kebutuhan bangunan tahan gempa. Bangunan harus memberikan kinerja yang optimal. Maka dari itu, diperlukan suatu analisis gaya gempa dalam hal ini analisis pushover. Analisis pushover adalah analisis yang mana pengaruh gempa rencana pada struktur dianggap sebagai beban statik yang menangkap pada pusat massa masing-masing lantai.Penelitian ini mengambil studi kasus pada Gedung B Rumah Sakit Umum Muhammadyah Metro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performance point dan kriteria level kinerja gedung menggunakan analisis pushover dengan capacity spectrum method (CSM). Adapun peraturan standar yang digunakan pada penelitian ini meliputi SNI 1727-2020, SNI 1726-2019, FEMA-440 (2005), serta ATC-40 (1996).Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa Gedung menunjukkan kinerja damage control . Namun, struktur gedung ini pada kondisi eksisting tidak memenuhi konsep keruntuhan ideal. Dengan demikian, perilaku daktail parsial mengakibatkan kerusakan struktur tetapi tidak runtuh. Gempa tersebut memiliki masa layan selama umur struktur bangunan 50 tahun adalah 10%.Kata Kunci : Analisis Pushover, Bangunan Tahan Gempa, Level Kinerja
Analisis Kedalaman Gerusan Lokal (Local Scouring) di Hilir Bangunan pelimpah (Stepped Modified Spillway) dengan Model Fisik 2D kuncoro, wahyu hadi; Wahono, Endro Prasetyo; Zakaria, Ahmad; Kusumastuti, Dyah Indriana
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 9 No. 4 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v9i4.2011

Abstract

Spillway is a hydraulic structure whose existence is very important because it is built to release excess water or flood discharge that cannot be accommodated in the dam. The hydraulics analysis of this study used a spillway design (Stepped modified Spillway) with a 2-D physical model and the sediment used was sand with a uniform diameter of 1.8 mm or passed sieve no. 16. This research was carried out 5 times for every 25 minutes of upstream water level observations.In the Stepped spillway spillway the maximum scour (dsmax) occurs at an upstream height (H0) of 3 cm of 0.125 m with an Lds of 0.09 m from the downstream of the spillway. Meanwhile, for the Stepped Modified Spillway spillway, the maximum scour (dsmax) occurs at an upstream height ( H0) 3 cm is 0.076 m with Lds of 0.221 m. This shows that the greater the flow rate, the greater the depth of scour that occurs. So it can be concluded that the Lacey method is the closest to the laboratory results. This is because a balance has been achieved. The deeper the local scour that occurs, the more volume of sediment carried downstream of the weir.Keywords: Stepped and stepped modified spillway, local scour, sediment.
Pengaruh Pertambahan Tekanan Terhadap Derajat Kepadatan Tanah Putri, Eki Wahyu; Putra, Andius D; Purwadi, Ofik T; Syah, Iswan
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 9 No. 4 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v9i4.2015

Abstract

AbstrakIndonesia memiliki jenis-jenis tanah sangat beragam yang disebabkan oleh berbagai faktor. Tanah merupakan unsur penting dalam pekerjaan teknik sipil, dimana tanah sebagai penopang beban struktur yang diteruskan dari pondasi suatu konstruksi. Tanah yang digunakan adalah tanah yang stabil dan daya dukung tanahnya mampu untuk menahan beban yang berada diatasnya. Stabilisasi tanah umumnya dilakukan dengan cara pemadatan tanah untuk meningkatkan stabilitas tanah. Oleh karena pentingnya mengetahui kondisi suatu tanah, penulis melakukan uji fisik dan mekanik menggunakan sampel tanah di daerah Ulu Belu, Kab. Tanggamus, dan melakukan perbandingan pemadatan tanah dilaboratorium dengan menggunakan Proctor Modified dan alat tekan pemadat dengan percobaan variasi tekanan 3 Mpa, 6 Mpa, 9 Mpa, 12 Mpa, dan 15 MPauntuk mengetahui berat volume kering maksimum yang diperoleh dari kedua alat pemadat tersebut.
Uji Pengaruh Kemiringan dan Tipe Pijakan (Tangga Sekat dan Vertical Pool Passes) pada Dasar Fishway terhadap Rasio Perpindahan Ikan Sidat (Anguilla bicolor, sp) Kusanti, Nency Dwi; Wahono, Endro P; Kusumastuti, Dyah Indriana; Zakaria, Ahmad
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 9 No. 4 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v9i4.2028

Abstract

Bendung merupakan suatu bangunan sungai yang mempunyai peranan penting bagi kehidupan. Dalam pembangunan suatu bendung, harus memperhatikan keseimbangan ekosistem yang ada agar ekosistem tetap terjaga, salah satunya dengan cara membangun bangunan pelengkap sungai berupa tangga ikan (fishway). Untuk mengetahui efisiensi bentuk fishway yang dapat dibangun, pada penelitian ini dilakukan percobaan dengan menggunakan ikan sidat (Anguilla bicolor, sp) yang kemudian akan dilakukan pengujian pada alat fishway dengan kemiringan dan dua tipe pijakan yang berbeda, yaitu tangga sekat dan vertical pool passes yang kemudian akan dibandingkan dengan tipe pijakan pipa PVC yang telah dilakukan pada penelitian sebelumnya. Dari penelitian yang telah dilakukan, terjadi penurunan rasio aktivitas seiring bertambahnya sudut kemiringan pada fishway dan diperoleh nilai rasio tertinggi pada percobaan dengan sudut kemiringan 25° dengan rasio sebesar 4,40 untuk tipe pijakan tangga sekat dan 3,72 untuk tipe pijakan vertical pool passes. Sedangkan jika dibandingkan antara tipe pijakan tangga sekat, vertical pool passes dan pipa PVC diperoleh nilai rasio tertinggi yaitu pada penggunaan pipa PVC 0,5 inch dengan rasio sebesar 4,50.
Analisis Struktur Gedung Bertingkat Rendah Akibat Pengaruh Beban Gempa Dengan Metode Riwayat Waktu Karima, Fadila Amelia; Isneini, Mohd.; Sebayang, Surya; Bayzoni, Bayzoni
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 9 No. 4 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v9i4.2061

Abstract

Bangunan bertingkat merupakan bangunan yang rentan apabila terjadi gempa bumi dan berpotensi menimbulkan korban jiwa. Pergerakan tanah akibat terjadinya gempa bumi dapat menimbulkan getaran dan deformasi yang dapat merusak struktur bangunan. Analisis serta evaluasi perlu dilakukan untuk meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur dalam memenuhi persyaratan keamanan berdasarkan SNI 1726:2019 dengan tinjauan simpangan antar tingkat dan ATC-40 yang ditinjau berdasarkan maximum total drift. Analisis struktur yang dilakukan menggunakan metode riwayat waktu dengan bantuan software SAP2000. Model gedung dianalisis dengan menggunakan 5 (lima) akselerogram gempa masukan. Percepatan akselerogram yang digunakan sebagai gempa masukan perlu diskalakan terlebih dahulu terhadap taraf gempa rencana sesuai objek penelitian. Dari hasil penelitian ini, didapatkan bahwa akibat pengaruh gempa masukan Imperial Valley, Kobe, Kocaeli, Northridge, dan San Fernando, simpangan antar tingkat yang terjadi masih dalam kategori aman karena tidak melebihi simpangan antar tingkat izin yaitu 48,4615 mm. Gedung termasuk dalam taraf kinerja Immediate Occupancy (IO) berdasarkan ATC-40, nilai maximum total drift berada dibawah batas 0,01.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2024): Edisi Maret 2024 Vol. 11 No. 4 (2023): Edisi Desember 2023 Vol. 11 No. 3 (2023): Edisi September 2023 Vol. 11 No. 2 (2023): Edisi Juni 2023 Vol. 11 No. 1 (2023): Edisi Maret 2023 Vol. 10 No. 4 (2022): Edisi Desember 2022 Vol. 10 No. 3 (2022): Edisi September 2022 Vol. 10 No. 2 (2022): Edisi Juni 2022 Vol. 10 No. 1 (2022): Edisi Maret 2022 Vol. 9 No. 4 (2021): Edisi Desember 2021 Vol. 9 No. 3 (2021): Edisi September 2021 Vol. 9 No. 2 (2021): Edisi Juni 2021 Vol. 9 No. 1 (2021): Edisi Maret 2021 Vol. 8 No. 4 (2020): Edisi Desember 2020 Vol. 8 No. 3 (2020): Edisi September 2020 Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020 Vol. 8 No. 1 (2020): Edisi Maret 2020 Vol. 7 No. 4 (2019): Edisi Desember 2019 Vol. 7 No. 3 (2019): Edisi September 2019 Vol. 7 No. 2 (2019): Edisi Juni 2019 Vol. 7 No. 1 (2019): Edisi Maret 2019 Vol. 6 No. 4 (2018): Edisi Desember 2018 Vol. 6 No. 3 (2018): Edisi September 2018 Vol. 6 No. 2 (2018): Edisi Juni 2018 Vol. 6 No. 1 (2018): Edisi Maret 2018 Vol. 5 No. 4 (2017): Edisi Desember 2017 Vol. 5 No. 3 (2017): Edisi September 2017 Vol. 5 No. 2 (2017): Edisi Juni 2017 Vol. 5 No. 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol. 4 No. 4 (2016): Edisi Desember 2016 Vol. 4 No. 3 (2016): Edisi September 2016 Vol. 4 No. 2 (2016): Edisi Juni 2016 Vol. 4 No. 1 (2016): Edisi Maret 2016 Vol. 3 No. 3 (2015): Edisi September 2015 Vol. 3 No. 2 (2015): Edisi Juni 2015 Vol. 3 No. 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol. 1 No. 1 (2013): Edisi Maret 2013 More Issue