cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23030011     EISSN : 27150690     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 545 Documents
Peran Semen Portland Tipe I dan Portland Komposit Atas Ketidaksesuaian Perkembangan Kuat Tekan Pada Beton Normal Terhadap PBI 1971 Yonanda, Prima Sandy; DWSBU, Chatarina Niken; Noorhidana, Vera Agustriana
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 8 No. 3 (2020): Edisi September 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i3.1452

Abstract

The code about concrete compressive strength progress is presented on Table 4.1 of PBI 1971. But the concrete compressive strength development in many current concrete construction projects often face one similar major problem which is the incompability between concrete compressive strength progress compared to PBI 1971. To identify that problem, this research was done by creating 160 cube concrete samples from OPC and 120 cube concrete samples from PCC by using 4 different PCC and OPC brands that consist of Dynamix, Baturaja, Tigaroda and Padang. Moreover, the samples are consists of 2 different targeted concrete compressive strength which are K250 and K400 and the samples were tested in the age of 7, 14, 21, 28 and 56 days. Aside of that, the chemical properties in each of used cements that consist of Tricalcium Silicate (C3S), Dicalcium Silicate (C2S), Tricalcium Aluminate (C3A) and Tetracalcium Aluminoferrit (C4AF) were also tested to identify the impact of chemical properties of cements to the compressing strength progress of all samples.Based on the research, it was identified that the chemical properties of cements that consist of C3S, C2S, C3A and C4AF were very influential in the process of compressive strength progress of all samples. In addition, the coeffiecients presented on SNI-15-2049-2015 Chapter 5 Table 5 used to calculate the percentage of C3S, C2S, C3A and C4AF need further reviews. Last, it was known that the compressing strength development of both OPC and PCC samples were not aligned to the PBI 1971 estimation. Besides, the procedure of all samples have followed the British Standard and ASTM regulation. In conclution, based on the research PBI 1971 was no longer relevant to be used as the reference for concrete compressing strength progress. Keywords: Concrete, compressive strength progress, cement chemical properties, incompability, tricalcium silicate, dicalcium silicate, tricalcium aluminate, tetracalcium aluminoferrite.
Analisis Hubungan Antara Volume,Kecepatan Dan Kepadatan Terhadap Jalan Perkotaan Studi Kasus Jalan Zainal Abidin Pagar Alam Bandar Lampung Juliend m, Andya Firgi; Herianto, Dwi; Putra, Sasana
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 8 No. 3 (2020): Edisi September 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i3.1457

Abstract

AbstrakPerkembangan transportasi yang pesat pasti selalu muncul permasalahan lalu lintas yang kompleks dalam sarana dan prasarana transportasi, terutama pada transportasi perkotaan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis karakteristik jalan dan mengetahui hubungan antara volume, kecepatan dan kepadatan pada jalan perkotaan yang ada di Bandar Lampung jalan Zainal Abidin Pagar Alam.Penelitian ini menggunakan model Greenshield sebagai metodenya. Metode ini mendapatkan hasil bahwa hubungan antara kecepatan dan kepadatan bersifat linier sehinggadapat melihat bagaimana pola hubungan antara kecepatan, kepadatan dan volume.Hasil dari penelitian ini didapat volume arus lalu lintas puncak terjadi pada pagi dan sore hari sebesar 15528,75 smp/jam arah menuju unila dan 1313,06 smp/jam menuju kedaton pada pagi hari. Kecepatan lalu lintas tertinggi terjadi pada pagi dan sore hari sebesar 22,25 km/jam menuju arah unila dan 28,29 km/jam menuju arah kedaton dan kepadatan lalu lintas tertinggi terjadi pada pagi dan sore hari yaitu sebesar 617,09 smp/km menuju arah kedaton dan 752,91 smp/km menuju arah unila pada pagi hari. Kata kunci:Greenshield;JalanPerkotaan;Hubungan Volume 
Perilaku deformasi batuan lapuk ditinjau dari uji 1-D compression slaking test Laila, Ibnu Abi; Putra, Andius Dasa; Syah, Aminudin
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 8 No. 3 (2020): Edisi September 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i3.1463

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perilaku deformasi akibat crushing dan slaking melalui uji 1-D Compression Slaking Test terhadap batuan lapuk. Slaking merupakan keadaan tanah atau batuan yang tidak dapat mempertahankan konsistensinya akibat adanya gangguan air.  Penelitian ini dilakukan pada sampel batuan lapuk melalui pengujian 1-D Compression Slaking Test dan pengujian X-Ray Diffraction (XRD) untuk mengetahui mineral yang terkandung pada setiap batuan. Uji 1-D Compression Slaking Test dilakukan pada tekanan sebesar 9,8; 19,6; 39,2; 78,5; 157; 314 kPa. Hasil pengujian 1-D Compression Slaking Test didapatkan perilaku deformasi yang diakibatkan crushing(∆e1) optimum terjadi pada batuan Bukit Kemuning sebesar 0,510 dan perilaku deformasi yang diakibatkan slaking(∆e2) optimum terjadi pada batuan Pemancar sebesar 0,483.
Analisis Perbandingan Data Pemodelan Pasang Surut BIG Dengan Data Pengukuran Pasang Surut UHSLC Pada Stasiun Tanjung Lesung Sitanaya, Brigitha Cindy; Zakaria, Ahmad; Winarno, Dwi Joko
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 8 No. 3 (2020): Edisi September 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i3.1466

Abstract

Data pasang surut diperlukan untuk menentukan elevasi bangunan pantai. Badan Informasi Geospasial (BIG) telah menyediakan data pemodelan pasang surut yang dapat diunduh secara gratis. Namun untuk mengetahui keakuratannya, dilakukan perbandingan data BIG dengan data pengukuran tide gauge yang dipublikasikan oleh University of Hawaii Sea Level Centre (UHSLC). Data yang digunakan yaitu data pasang surut 30 harian dari stasiun Tanjung Lesung periode waktu 2008-2012 yang dianalisis menggunakan metode Least Squares dan 9 komponen harmonik pasang surut melalui program ANFOR. Hasil analisis ANFOR diolah sehingga didapat nilai penyimpangan serta keakuratan dari data pasang surut yang dibandingkan. Dari hasil penelitian ini, didapat nilai penyimpangan berdasarkan elevasi yaitu 3,3906 %, nilai koefisien korelasi langsung berdasarkan elevasi sebesar 0,9673, nilai penyimpangan berdasarkan amplitudo komponen pasut K1 sebesar 15,7853 %, O1 sebesar 4,8253 %, P1sebesar 28,1752 %, M2 sebesar 3,2388 %, S2 sebesar 10,6345 %, N2 sebesar 10,5147 %, K2 sebesar 41,3055 %, M4sebesar 97,4340 %, dan MS4 sebesar 97,2310 %, sementara nilai koefisien korelasi berdasarkan amplitudo komponen pasut yaitu 0,9898. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa antara data pemodelan BIG dan data pengukuran UHSLC memiliki tingkat keakuratan tinggi.
Analisis Perbandingan Data Pemodelan Pasang Surut BIG Dengan Data Pengukuran Pasang Surut UHSLC Pada Stasiun Sadeng Ayuningsih, Titik; Zakaria, Ahmad; Kusumastuti, Dyah Indriana
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 8 No. 3 (2020): Edisi September 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i3.1481

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik pasang surut dan membandingkan data peramalan pasang surut dengan data terukur. Data yang digunakan merupakan data pasang surut jam-jaman periode tahun 2011-2015 yang diunduh dari website BIG dan UHSLC pada wilayah stasiun Sadeng, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Data yang digunakan untuk setiap analisis adalah data 30 harian atau 720 jam. Hasil perbandingan dalam penelitian ini diperoleh berdasarkan analisis data elevasi langsung dan besaran nilai amplitudonya. Untuk besaran nilai amplitudo komponen pasang surut didapatkan menggunakan program ANFOR yang mengaplikasikan metode Least Square. Berdasarkan pada hasil penelitian dapat diketahui bahwa tipe pasang surut yang terjadi pada stasiun Sadeng tergolong pasang surut campuran condong harian ganda. Berdasarkan data elevasi langsungnya, nilai kesalahan relatif dari perbandingan kedua sumber data sebesar 5,7748 % dengan selisih elevasi rata-rata 15,99 cm. Nilai koefisien korelasi langsung berdasarkan elevasinya sebesar 0,9838. Sedangkan berdasarkan perbandingan amplitudo komponen pasang surutnya didapatkan nilai kesalahan relatif yang bervariasi sebagai berikut: K1 sebesar 7,8981 %, O1 sebesar 3,8318 %, P1 sebesar 23,2832 %, M2 sebesar 1,8287 %, S2 sebesar 6,0048 %, N2 sebesar 5,8659 %, K2 sebesar 15,7505 %, M4 sebesar 95,0682 % dan MS4 sebesar 94,9316 %. Dari analisa amplitudo data peramalan pasang surut diperoleh korelasi sebesar 0,9977.
Pengaruh perubahan ukuran partikel pada batuan lapuk akibat fenomena slaking Azis, M Irvani; Putra, Andius Dasa; Syah, Aminudin
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 8 No. 3 (2020): Edisi September 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i3.1485

Abstract

Salah satu penyebab batuan mengalami perubahan bentuk yaitu adanya Slaking. Slaking merupakan keadaan tanah atau batuan yang tidak dapat mempertahankan konsistensinya akibat adanya gangguan air. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui mineral penyusun batuan lapuk, dan mengetahui perubahan ukuran partikel batuan lapuk melalui uji Accelerated Slaking Test. Penelitian ini dilakukan dengan pengujian Accelerated Slaking Test melalui 5 siklus basah-kering (Wetting and Drying), dan pengujian X-Ray Diffraction (XRD). Sampel yang digunakan yaitu batuan lapuk di Kecamatan Lemong dan Kecamatan Pemancar (Kabupaten Pesisir Barat), Kecamatan Semaka (Kabupaten Tanggamus), Kecamatan Padang Cermin (Kabupaten Pesawaran), Kecamatan Teluk Betung (Kota Bandar Lampung), Kecamatan Bukit Kemuning (Kabupaten Lampung Utara), dan Kecamatan Poncowarno (Kabupaten Lampung Tengah). Berdasarkan pengujian Accelerated Slaking Test didapatkan batuan yang tahan terhadap Slaking secara berurutan yaitu batuan Lemong, Poncowarno (1), Teluk Betung Padang Cermin, Bukit Kemuning, Semaka (1), Pemancar, Poncowarno (2), dan Semaka (1). Ketahanan batuan terhadap Slaking dipengaruhi oleh jenis dan mineral penyusun batuan. Kata Kunci: Slaking, XRD, Accelerated Slaking Test, Wetting and Drying, Batuan Lapuk.
Analisis Struktur Bangunan Bawah Jembatan Kereta Api Way Pengubuan Vinandhitha, Aulia; Setyanto, Setyanto; Arifaini, Nur
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 8 No. 3 (2020): Edisi September 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i3.1487

Abstract

Jembatan merupakan salah satu konstruksi yang berguna untuk melancarkan proses pengiriman batu bara yang diangkut oleh KA Babaranjang. Tujuan dari penelitian ini adalah merencanakan struktur bawah jembatan kereta api dan mengetahui tingkat keamanan berdasarkan beban dari aksi tetap, aksi lingkungan, beban lalu lintas, dan aksi lainnya.  Berdasarkan penelitian analisis struktur bawah didapatkan dimensi abutment dengan tinggi 7,67 m dan panjang 6 m. Dengan dimensi abutment tersebut diperoleh angka aman untuk kontrol stabilitas guling arah x sebesar 2,5825 dan arah y sebesar 28,9128, dengan batas aman stabilitas guling sebesar 2,5. Kontrol stabilitas geser arah x sebesar 1,1003 dan arah y sebesar 1,9991, dengan batas aman stabilitas geser sebesar 1,1. Dimensi pile cap digunakan tebal 1,5 m, lebar 8,8 m, dan panjang 6 m. Pondasi yang digunakan adalah pondasi tipe bored pile dengan diameter sebesar 1 m dan kedalaman sebesar 6 m. Jumlah pondasi yang dipakai 12 buah dengan susunan 3 x 4. Dan diperoleh daya dukung aksial maksimum sebesar 1979,497 kN serta daya dukung aksial izin sebesar 3072,403 kN. Kata Kunci : Struktur Bawah Jembatan, Abument, Pile Cap, Bored Pile
Analisis struktur atas jembatan kereta api jalur tunggal pc i girder bentang 35 meter way pengubuan Wahyuddin, Muhammad Tri; Bayzoni, Bayzoni; Siregar, Amril Ma'ruf
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 8 No. 3 (2020): Edisi September 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i3.1490

Abstract

Beton prategang merupakan jenis beton dengan tulangan baja ditarik dan menghasilkan sistem kesetimbangan pada tegangan dalam tarik pada baja dan tekan pada beton yang dapat meningkatkan kemampuan beton menahan beban luar. Terdapat beragam bentuk profil gelagar beton prategang antara lain box girder, profil U, dan profil I. Pada analisis struktur atas jembatan ini digunakan gelagar profil I atau disebut juga PC I girder. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis struktur atas jembatan dengan gelagar profil I, menghitung dan melakukan kontrol keamanan terhadap besar lendutan, geser, tegangan serta momen ultimit.Berdasarkan analisis struktur atas jembatan diperoleh dimensi PC I girder dengan tinggi 2,17 m, lebar bidang bawah 0,75 m, lebar bidang atas 0,5 m, dan lebar bidang badan 0,25 m. Pada perhitungan gaya prategang didapatkan gaya prategang awal sebesar 13513,98 kN, gaya prategang saat jacking sebesar 15898,8 kN, dan total kehilangan gaya prategang sebesar 4291,811 kN atau sebesar 27%, sehingga diperoleh nilai gaya prategang efektif sebesar 11606,99 kN. Dan pada perhitungan momen ultimit dinyatakan aman karena diperoleh kapasitas momen ultimit pada balok prategang sebesar 21047,65905 kNm yang nilai nya lebih besar dari momen ultimit terbesar dari hasil kombinasi yaitu sebesar 13764,95 kNm.Kata Kunci : Struktur Atas Jembatan, PC I Girder, Beton Prategang
Stabilitas Campuran Aspal Berbahan Dasar Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) Akrom, Fatra Hariz; Putra, Sasana; Herianto, Dwi
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 8 No. 3 (2020): Edisi September 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i3.1495

Abstract

Metode penanganan kerusakan perkerasan jalan dapat dilakukan dengan prinsip greenroads, yaitu menggunakan material yang didaur ulang (recycle) yang bisa didapat dari hasil pengerukan atau pembongkaran lapis perkerasan jalan yang telah mengalami kerusakan atau RAP (Reclaimed Asphalt Pavement). Namun perlu dilakukan pengujian kembali untuk meninjau parameter marshall pada campuran aspal berbahan dasar RAP, mengingat material tersebut merupakan bahan daur ulang yang telah mengalami penurunan kekuatan. Hasil penelitian ini diperoleh nilai IKSbenda uji campuran AC-WC dengan persentase RAP 25%, 50%, 75% menggunakan KAO berturut-turut 5,8%, 5,6%, dan 5,4% sebesar 96,63%, 91,82%, dan 86, 27%. hal ini menunjukkan nilai IKS pada campuran RAP 25% dan 50% memenuhi persyaratan yang disyaratkan Bina Marga yaitu sebesar 90%, sedangkan RAP 75% tidak memenuhi standar.
Evaluasi Tata Guna Lahan Parkir Hotel Santika Bandar Lampung Gadwina, Ayura; Putra, Sasana; Herianto, Dwi
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 8 No. 3 (2020): Edisi September 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i3.1505

Abstract

Dampak dari perkembangan kota membuat pembangunan infrastruktur penunjang pun sudah terlihat,sepertiinfrastruktursepertihoteldanjalanmenujulokasiwisatapunsudahdiperbaiki serta diperlebar. Dari pembangunan tersebut memunculkan kebutuhan terhadap sarana ruang parkir yang memadai untuk menghindari kemacetan lalu lintas. Parkir merupakan keadaan tidak bergerak suatu kendaraan yang bersifat sementara. Salah satu bentuk kebutuhan parkir yaitu yang ada di Hotel Santika Bandar Lampung. Namun karena hotel yang berdekatan dengan jalan raya sehinggaperludiketahuiapakahlahanparkiryangdisediakanmampumenampungkendaraan parkir sehingga tidak menyebabkan kemacetan lalu lintas.  TujuandaripenelitianiniadalahuntukmenghitungkecukupanruangparkirpadaHotelSantika Bandar Lampung.  Hasil dari penelitian ini yaitu jumlah ruang parkir yang disediakan pihak Hotel Santika Bandar Lampung masih mengalami kekurangan, yaitu dari yang diperlukan sebanyak 54 SRP sedangkan yangtersediahanya18SRP.Keterbatasanlahandidugamenjadipenyebab kekuranganlahan parkir untuk kebutuhan ruang parkir di Hotel Santika Bandar Lampung.

Page 6 of 55 | Total Record : 545


Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2024): Edisi Maret 2024 Vol. 11 No. 4 (2023): Edisi Desember 2023 Vol. 11 No. 3 (2023): Edisi September 2023 Vol. 11 No. 2 (2023): Edisi Juni 2023 Vol. 11 No. 1 (2023): Edisi Maret 2023 Vol. 10 No. 4 (2022): Edisi Desember 2022 Vol. 10 No. 3 (2022): Edisi September 2022 Vol. 10 No. 2 (2022): Edisi Juni 2022 Vol. 10 No. 1 (2022): Edisi Maret 2022 Vol. 9 No. 4 (2021): Edisi Desember 2021 Vol. 9 No. 3 (2021): Edisi September 2021 Vol. 9 No. 2 (2021): Edisi Juni 2021 Vol. 9 No. 1 (2021): Edisi Maret 2021 Vol. 8 No. 4 (2020): Edisi Desember 2020 Vol. 8 No. 3 (2020): Edisi September 2020 Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020 Vol. 8 No. 1 (2020): Edisi Maret 2020 Vol. 7 No. 4 (2019): Edisi Desember 2019 Vol. 7 No. 3 (2019): Edisi September 2019 Vol. 7 No. 2 (2019): Edisi Juni 2019 Vol. 7 No. 1 (2019): Edisi Maret 2019 Vol. 6 No. 4 (2018): Edisi Desember 2018 Vol. 6 No. 3 (2018): Edisi September 2018 Vol. 6 No. 2 (2018): Edisi Juni 2018 Vol. 6 No. 1 (2018): Edisi Maret 2018 Vol. 5 No. 4 (2017): Edisi Desember 2017 Vol. 5 No. 3 (2017): Edisi September 2017 Vol. 5 No. 2 (2017): Edisi Juni 2017 Vol. 5 No. 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol. 4 No. 4 (2016): Edisi Desember 2016 Vol. 4 No. 3 (2016): Edisi September 2016 Vol. 4 No. 2 (2016): Edisi Juni 2016 Vol. 4 No. 1 (2016): Edisi Maret 2016 Vol. 3 No. 3 (2015): Edisi September 2015 Vol. 3 No. 2 (2015): Edisi Juni 2015 Vol. 3 No. 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol. 1 No. 1 (2013): Edisi Maret 2013 More Issue