cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23030011     EISSN : 27150690     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 545 Documents
Aplikasi hasil Eksperimen Pemadatan Tanah Untuk Konstruksi Embung Berdasarkan Metode Tekanan Rahmadani, Eria Zundi; Adha, Idharmahadi; Purwadi, Ofik Taufik
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i2.1315

Abstract

Peningkatan akan kebutuhan air untuk irigasi maupun kebutuhan air baku, membuat Pemerintah Provinsi Lampung perlu meningkatakan insfrastruktur pada bidang pengairan atau irigasi, maka perlu dilakukan pembuatan Bendungan. Di Universitas Lampung sendiri telah di bangun Embung digunakan untuk mengatur atau menampung aliran air hujan, meningkatkan kualitas air serta dapat menjaga kualitas air tanah dan mencegah banjir. Pada dasarnya untuk membangun sebuah konstruksi sangat berkaitan erat dengan sifat fisik dan mekanis pada tanah. Hal tersebut dikarenakan tanah adalah material yang berperan sangat penting sebagai pendukung suatu konstruksi. Pada penelitian ini menggunakan dua pemadatan, yaitu pemadatan dengan menggunakan tumbukan dan pemadatan dengan menggunakan tekanan yang menggunakan standard proctor. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui perbandingan  dengan menggunakan tumbukan dan  menggunakan metode tekanan. Pemadatan dilakukan berdasarkan metode tumbukan dan tekanan. Metode tekan digunakan alat tekan modifikasi dengan tekanan 5 MPa, 10 MPa, dan 15 MPa. Dari hasil penelitian dilaboratorium dengan metode tumbukan didapatkan berat volume kering sebesar 1,7 gr/cm³. bila dikonversi  terhadap uji tekan modifikasi didapatkan nilai sebesar 7 MPa. Kata Kunci : Pemadatan Metode Standard, Pemadatan Metode Tumbukan, Ydalik   
Pengaruh Perbedaan Jarak Kolom Terhadap Efisiensi Volume Beton dan Baja Tulangan Marcus, Angela Chikita; Bayzoni, Bayzoni; Alami, Fikri
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i2.1318

Abstract

Perencanaan elemen struktur harus dilakukan dengan matang untuk mendapatkan hasil yang optimal dalam hal kekuatan dan efisiensi bahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dimensi elemen struktur, volume beton dan baja tulangan, serta nilai biaya yang efisien, berdasarkan jarak optimal kolom. Penelitian ini dimulai dengan penghitungan preliminary design tiap elemen struktur, penghitungan gaya dalam yang bekerja dengan menggunakan SAP 2000, penghitungan tulangan yang dipakai, dan RAB dari tiap sampel jarak kolom. Penghitungan dilakukan dengan memenuhi kaidah keamanan dan kekuatan menurut standar SNI 2847:2013. Dari penelitian yang dilakukan, terdapat perbedaan yang signifikan pada struktur pelat dan balok antar bangunan. Perbedaan tersebut disebabkan oleh pemakaian balok anak pada bangunan dengan jarak kolom 8 meter. Sehingga didapatkan secara total pada jarak kolom 4 meter menggunakan volume beton yang paling sedikit yakni lebih efisien 13,61% jika dibandingkan  dengan jarak kolom 6 meter dan lebih efisien  19,52% dibanding jarak kolom  8 meter. Untuk volume baja tulangan, jarak kolom 6 meter lebih efisien, yakni lebih efisien 25,21% jika dibandingkan  dengan jarak kolom 8 meter dan lebih efisien 4,04% dibanding jarak kolom 4 meter. Pada perbandingan nilai biaya, yang paling ekonomis adalah bangunan dengan jarak kolom 6 meter dengan nilai RAB lebih kecil 5,07% dibanding nilai biaya untuk bangunan dengan jarak kolom 4 meter dan  lebih kecil 10,82% dibanding jarak kolom 8 meter.
Studi Hubungan Pengembangan (Swelling) dengan Tebal Perkerasan pada Subgrade Jalan Yang Dicampur dengan Material Pasir Rinaldi, M. Fahmi; Iswan, Iswan; Zakaria, Ahmad
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i2.1319

Abstract

Tanah lempung dengan plastisitas tinggi, kohesifitas yang besar berakibat fluktuasi kembang susut yang relatif besar. Hal ini yang menyebabkan kondisi jalan yang dibangun diatas tanah lempung sering kali mengalami kerusakan. Untuk mengatasi masalah tanah tersebut, dalam merencanakan bangunan teknik sipil di Indonesia memerlukan beberapa perlakuan untuk membuat tanah menjadi lebih stabil. Oleh karena itu dalam penelitian ini dilakukan perbaikan tanah dengan cara memperbaiki gradasinya yaitu mencampur lempung (tanah asli) dengan pasir (gradasi lebih besar). Sampel tanah yang digunakan pada penelitian ini berasal dari Ruas Jalan R.A.Basyid, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan pada STA 3+100 dan variasi pasir yang digunakan yaitu 0, 5, 10 dan 15 % dari berat tanah. Adapun pengujian yang dilakukan pada penelitian ini adalah pengujian CBR dari efek pegembangan tanah, lalu dilakukan perhitungan tebal perkerasan dengan metode analisa komponen SKBI 2.3.26.1987. Pada penelitian inisampel tanah yang digunakan termasuk kelompok A-7-6atau jenis tanah yang buruk. Setelah penambahan variasi pasir, batas plastis tanah tersebut meningkat sedangkan batas cair dan indeks plastisitas menurun, hal ini mengakibatkan pengembangan tanah terjadi penurunan pada 15% kapur yaitu dari 0,65% menjadi 0,15%, sedangkan nilai CBR mengalami peningkatan yang signifikan pada pasir 15% yaitu dari 2,0% menjadi 25,4%. Dengan hal ini tebal lapis menjadi lebih tipis, pada 0% kapur yaitu tebal D1=7,5 cm, D2=25 cm dan D3=44 cm, sedangkan pada 15% kapur tebal D1=5 cm, D2=18 cm dan D3 tidak digunakan.Kata kunci : CBR, Pengembangan Tanah, Tebal Perkerasan, Stabilisasi, Pa
Studi Analisis Pemadatan Tanah Modified Proctor untuk Tanah Dasar pada Konstruksi Jalan Sitanggang, Suwita Febrina; Setyanto, Setyanto; Sulistuyorini, Rahayu
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i2.1321

Abstract

Dalam pembangunan infrastruktur jalan, salah satu hal yang harus di perhatikan adalah keadaan tanah pada lokasi konstruksi. Daya dukung tanah dasar pada konstruksi sebuah jalan merupakan salah satu faktor utama yang sangat berperan dalam menentukan kestabilan (kekuatan) dari kostruksi jalan tersebut. Tanah yang dipadatkan umumnya akan stabil dan mampu memberikan kuat geser yang cukup.Penelitian ini menggunakan tanah berbutir halus jenis lanau yang di ambil dari Desa Marga Kaya, Lampung Selatan. Metode yang digunakan yaitu dengan cara pengujian CBR Laboratorium dan pemadatan tanah modified proctor untuk mencari perbandingan menggunakan metode tumbukan dan alat modifikasi. Untuk beban yang digunakan pada pengujian CBR alat modifikasi adalah 5 Mpa dan 10 Mpa.  Dalam pemadatan tanah pada alat modifikasi adalah 5 Mpa, 10 MPa, 15 Mpa.Pada uji CBR dengan metode tumbukan didapat 9,6% dan berat volume kering optimum sebesar 1,6850 gr/cm3. Pemadatan tanah dengan metode tumbukan didapat kadar air optimum yaitu 15,2% dan nilai berat volume kering sebesar 1,78 gr/cm3. Pada metode tekanan dapat disimpulkan bahwa semakin besar tekanan maka semakim besar nilai kadar air dan berat volume keringnya. Kata kunci : Pemadatan Tanah, CBR, Metode Tekan 
Perbandingan Analisis Data Curah Hujan yang Hilang Menggunakan Metode Normal Ratio, Inversed Square Distance, Rata-Rata Al-jabar, dan Regresi Berganda Pelawi, Rinaldi; Zakaria, Ahmad; Khotimah, Siti Nurul
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i2.1322

Abstract

Data curah hujan bagian yang sangat penting untuk perencanaan teknik sumber daya air bisa juga digunakan untuk memprediksi kejadian hujan dimasa yang akan datang. Pencatatan data curah hujan terkadang terjadi suatu hal yang tidak diinginkan seperti terdapat kekosongan data curah hujan pada daerah tertentu, hal ini tentu sangat berdampak pada perhitungan analisis. Data hujan yang hilang bisadiprediksi dengan menggunakan metode rata-rata aljabar, inversed square distance, normal ratio dan regresi berganda.Pada penelitian ini tujuan untuk menghitung korelasi data curah hujan terukur dengan data curah hujan hasil perhitungan dengan masing-masing metode menggunakan lima stasiun. Serta menentukan membandingkan 4 metode tersebut dengan menggunakan 4 metode metode rata-rata aljabar, inversed square distance, normal ratio dan regresi berganda dengan data hujan maksimal untuk menggantikan data curah hujan yang hilang.Hasil yang dilakukan dapat diambil kesimpulan data terukur semakin dekat dengan 1 maka korelasi semakin tinggi, jika semakin dekat dengan -1 maka korelasi semakin rendah. Hal ini karena korelasi antara -1 dan 1 atau – 1 ≤ ? ≤ 1. Jadi, dari beberapa metode normal ratio, inversed square distance, rata-rata al-jabar, regresi berganda didapatkan hasil metode normal ratio dengan rata-rata korelasi setiap stasiun curah hujan senilai 0,365 yang dikategorikan korelasi cukup baik.  Kata kunci : curah hujan, metoderata-rata aljabar, metode inversed square distance, metode normal ratio, metoderata-rata regresi berganda, korelasi pearson, standar deviasi.
Studi Kinerja Pelat dan Balok Beton Bertulang di Gedung E Fakultas Teknik Universitas Lampung Akibat Getaran Resmonida, Dhea Yulia; Helmi, Masdar; Alami, Fikri
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i2.1348

Abstract

In General, the plate of building will restrain the live load from various activities on it. Furthermore, this live load may produce structural vibrations which cause the inconvenient condition for the users.  The study aims to evaluate the vibrations of the plate based on testing on fieldand numerical analysis using SAP2000 Software. The analysis calcutionsaccording to ISO 2631-2 : 2003 and steel design guide 11th series floor vibrations due to human activity The measurement on field shows that the compression strength of reinforced concrete for the plate and beams are between K-350 and K-400 which means both of them are medium quality concrete in addition. Thefrequencies of plate are between 12,94 - 23,29 Hz with the acceleration rates of 0,235 - 1,13 m/s². The numerical analysis results that the frequences of plate in 8,05 Hz and 8,13 Hz frequences due to walking load with the accelerations under 0,5% g. Based on both of analysis is concluded that the plate E building is a rigid structure. Keywords: Beam, Plate, Vibrations and Acceleration .
Kajian Permasalahan Getaran pada Pelat dan Balok Beton Bertulang di Gedung E Fakultas Teknik Universitas Lampung Firdasa, Silsila Jana; Alami, Fikri; Helmi, Masdar
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i2.1350

Abstract

The planning of a building has some criterias that need detailed attention which are the stiffness, strength, stability, flexibility and economical aspect. This result focus for building planner which is need the experimental method that use tools such as hammer test, Ultrasonic Pulse Velocity (UPV) and accelerator. Hence, the numerical method used SAP 2000 v.14.14.0.0. This result the frequency of the building was 1,953 Hz and the acceleration was 0,263 m/s2. Based on the SAP 2000 v.14.14.0.0 calculation, the building frequency was 7,078142 Hz and the acceleration was 0,001005 m/s2. The different results between those two methods were caused by unsatisfying building quality that caused the difference of result between those two methods. The building frequency fitted the specification attached on ISO 2631-2: 2003 but the acceleration was bigger 0,5% than the gravitation. The adding of BJ 37 IWF 350 mm x 175 mm could enhance the vibration frequency from 7,078142-7,3351 Hz as many as 3,630% and the acceleration from 0,001005-0,0009177 m/s2 as many as 8,6865%.Key words: Beam, Plate, Vibration, Frequency, Acceleration.
Analisis Percepatan Durasi Proyek Dengan Menggunakan Metode Crashing Pramana, I Dewa Made Agung; Siregar, Amril Ma'ruf; Herianto, Dwi
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i2.1354

Abstract

There are possible problems arise during construction of project that can cause delays. Delays can cause losses in the form of fines, overhead costs, additional salaries and rental tools and other. To overcome the problems, there are some ways to achieve project completion in due time. The purpose of this study was to analyze the acceleration of the project duration by utilizing crashing method and its impact on project cost. The object of the case study was the construction of Lampung Regional Police Headquarter. The scenario utilized was increased the number of workers by 35% and the added working hours by four hours. The results show by increasing the number of workers across eleven project activities, the project duration was crashed to 252 days or two days earlier than the scheduled time and the project cost was decrease to Rp. 23,964,647,646.00 or 0.908% lower than the scheduled cost. The results also show by adding four more working hours across ten project activities, the project duration was crashed to 253 days or one day earlier than the scheduled time and the project cost was decreased to Rp. 23,995,417,215.00 or 0.781% lower than the scheduled budget. Keywords: Project Acceleration, Crashing method, increase of the number of workers, the addition of working hours
Pengaruh Serat Kulit Kayu Gelam Terhadap Kuat Tarik Lentur Beton Menggunakan Semen OPC Awan, Herdi; DWSBU, Caterina Niken; Putra, Sasana
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i2.1356

Abstract

The load from vehicles received by rigid pavement is characterized as dynamic load that move and change quantitively, so the r2eaction accepted by rigid pavement is the combination of compressive and tensile strength. In the reaserch, as the effort to know the effect of flexural and split tensile strength on normal quality concrete with 0%, 0,4%, 0,6% and 0,8%. The samples of flexural tensile strength testimonial use 60 cm x 15cm x 15 cm beam and the sampes of split tensile and compressive strength test use 15 cm x 30 cm cylinder. As the result, the concrete sample with 0,4% of volume fraction has the most significant progress in the flexural tensile strength, split tensile strength and compressive strength. The result of this research also shows that the progress of flexural tensile test sample reach 9,42%, split tensile strength 7,5% and compressive strength 6,12% from concrete sample with 0% of volume fraction and it has decreased test result from 0,6% and 0,8% of volume fraction. The maximum of flexural tensile test, split tensile test, and compressive test are 6,62 MPa, 2,58 MPa, and 30,54 MPa. Key words : Melaleuca bark fiber, flexural tensil strength,split tensil strength, compressive strength, volume fraction, and rigid pavement.
Techincal Planning Of Strategical Bridge in Way Umpu Way Kanan Regency Aditya, I Gede Putu Indra; Diana, I Wayan; Sebayang, Surya
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i2.1363

Abstract

The Way Umpu Bridge is located in Blambangan Umpu District, Way Kanan Regency which ispart of the Trans-Central Sumatra road section. In the structural elements of the bridge damageoccurs in the structural elements on the bridge so that it can endanger road and bridge users.Therefore effective and efficient planning is needed for the design of the new bridge.Standards used as a reference in planning the Way Umpu Bridge are SNI 1725-2016, RSNI T-02-2005 and PUPR PERMEN NUMBER 28 / PRT / M / 2016. By using supporting software for thecalculation and design of AutoCAD 2017, Microsoft Excel 2013, Google Earth Pro and SAP 2000V 14.The results of this plan are (1) effective type of bridge top structure is a class A bridge framestructure with a span length of 60 m, (2) the type of effective lower structure used is a supportedT-type support and the foundation of the pre-cast concrete piles ( rotating) pile), and (3) totalconstruction costs provided by labor costs, supply of materials and equipment, heavy equipmentoperating and rental costs and taxes of Rp 16,644,725,377.

Page 4 of 55 | Total Record : 545


Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2024): Edisi Maret 2024 Vol. 11 No. 4 (2023): Edisi Desember 2023 Vol. 11 No. 3 (2023): Edisi September 2023 Vol. 11 No. 2 (2023): Edisi Juni 2023 Vol. 11 No. 1 (2023): Edisi Maret 2023 Vol. 10 No. 4 (2022): Edisi Desember 2022 Vol. 10 No. 3 (2022): Edisi September 2022 Vol. 10 No. 2 (2022): Edisi Juni 2022 Vol. 10 No. 1 (2022): Edisi Maret 2022 Vol. 9 No. 4 (2021): Edisi Desember 2021 Vol. 9 No. 3 (2021): Edisi September 2021 Vol. 9 No. 2 (2021): Edisi Juni 2021 Vol. 9 No. 1 (2021): Edisi Maret 2021 Vol. 8 No. 4 (2020): Edisi Desember 2020 Vol. 8 No. 3 (2020): Edisi September 2020 Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020 Vol. 8 No. 1 (2020): Edisi Maret 2020 Vol. 7 No. 4 (2019): Edisi Desember 2019 Vol. 7 No. 3 (2019): Edisi September 2019 Vol. 7 No. 2 (2019): Edisi Juni 2019 Vol. 7 No. 1 (2019): Edisi Maret 2019 Vol. 6 No. 4 (2018): Edisi Desember 2018 Vol. 6 No. 3 (2018): Edisi September 2018 Vol. 6 No. 2 (2018): Edisi Juni 2018 Vol. 6 No. 1 (2018): Edisi Maret 2018 Vol. 5 No. 4 (2017): Edisi Desember 2017 Vol. 5 No. 3 (2017): Edisi September 2017 Vol. 5 No. 2 (2017): Edisi Juni 2017 Vol. 5 No. 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol. 4 No. 4 (2016): Edisi Desember 2016 Vol. 4 No. 3 (2016): Edisi September 2016 Vol. 4 No. 2 (2016): Edisi Juni 2016 Vol. 4 No. 1 (2016): Edisi Maret 2016 Vol. 3 No. 3 (2015): Edisi September 2015 Vol. 3 No. 2 (2015): Edisi Juni 2015 Vol. 3 No. 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol. 1 No. 1 (2013): Edisi Maret 2013 More Issue